Ch 8 - Membawamu Pulang

Alma menatap kepergian Daniel

dengan sedih. Dia tahu Daniel melakukan pembicaraan serius dengan kakaknya. Dia

juga tahu bagaimana terpukulnya wajah Daniel ketika meninggalkan cafe.

Kesakitan di wajah Daniel membayang-bayangi pikiran Alma. Hatinya juga ikut

sakit. Dia tidak rela Daniel merasakan sakit seperti itu. Dia ingin Daniel

selalu bahagia dan ceria. Dia rela melakukan apapun asalkan Daniel bahagia,

meskipun itu tidak bersamanya.

"Onty, napa Onty nangis?"

"Hah? Nggak, Onty nggak

nangis kok sayang. Mata Onty kena debu."

"Onty, napa Uncle Niel nggak

sapa Zoey? Apa Uncle sudah nggak sayang Zoey kalena Zoey sudah punya Daddy?"

"Nggak Nak. Uncle Niel pasti

akan selalu sayang sama Zoey ya. Kok Zoey sekarang panggil Uncle Niel? Bukan

Daddy lagi?"

"Iyah. Kata Mommih, Daddy

Zi itu Daddy-nya Zoey. Kalo Uncle Niel itu Uncle-nya Zoey,"

"Jadi Zoey sekarang akan

panggil Uncle Niel seterusnya?"

"He'eh. Kan Zoey udah punya

Daddy,"

"Oh," Alma menelan

ludah. Begitu mudahnya anak kecil berpaling. Baru beberapa minggu kemarin Zoey

masih lengket dengan Daniel dan memanggil Daniel dengan panggilan Daddy. Tapi

hari ini Zoey sudah melupakan itu. Dia memanggil pria lain dengan panggilan

Daddy. Bagaimana perasaan Daniel bila mengetahui hal itu? Bayi yang dirawatnya

semenjak kecil dengan cepat melupakannya begitu saja.

Hati Alma sangat nyeri.

Seolah-olah dia sendiri yang merasakan perasaan itu. Tak terbayangkan rasa

sakitnya menjadi Daniel.

Alma kembali ke rumah. Dia

melihat Kakak dan prianya bersiap-siap untuk pulang. Alma menatap pria itu dari

ujung kepala sampai ujung kaki, berusaha untuk menilai. Setampan apapun pria

yang ditemuinya, tetap tidak ada yang mengalahkan Daniel di hatinya. Tak

terkecuali pria di depannya. Dia tetap menganggap Daniel yang paling tampan,

paling baik dan maha sempurna. Pria yang sangat patut untuk dicintai!!

Alma menatap pria itu dengan

tatapan tidak senang. Karena pria itu, Daniel harus merasakan sakit hati.

Rasanya sangat tidak adil. Orang yang seharusnya bahagia di sini adalah

Daniel!! Mengapa justru Daniel yang menjadi korban? Mengapa Tuhan membalas

kebaikan Daniel dengan cara seperti ini? Alma menjadi sedih bila mengingatnya.

Sepeninggal keluarga kecil Kak

Nisha, Alma segera mendekati Ibu. Dia berusaha mengorek-ngorek informasi dari

Ibu. Betapa terkejutnya Alma mengetahui Kak Nisha sudah menikah?!! Apakah

kakaknya sudah gila? Dalam waktu dua minggu dia sudah menikah tanpa

sepengetahuan keluarganya!  Kebencian di

hati Alma terhadap pria bernama Zico menjadi semakin besar. Alma merasa senang

ketika mengetahui Ibu juga tidak menyukai Zico.

Alma berusaha menghubungi

Daniel. Dia begitu khawatir dengan kondisi pria itu. Setiap kali menelepon,

panggilannya selalu tak terjawab. Kekhawatiran di hati Alma semakin besar. Dia

takut Daniel melakukan hal yang aneh-aneh. Bukan tidak mungkin seorang pria

patah hati akan melakukan hal seperti itu bukan? Apalagi dia telah mengejar

wanita yang sama dalam jangka waktu yang lama.

Menjelang malam, Alma masih

tidak bisa menghubungi Daniel. Pikirannya menjadi semakin kalut. Dia bingung

harus menghubungi siapa. Tiba-tiba saja dia teringat bahwa dia pernah menyimpan

nomor  asisten Tito. Alma segera mencari

nomor asisten Tito dan menghubunginya.

"Selamat malam."

"Assalamu'alaikum Pak."

"Ya, waalaikumsalam. Siapa?"

"Pak, Saya Alma. Adiknya Kak Nisha."

"Oh ya, Nona Alma. Ada yang bisa Saya bantu Nona?"

"Eh, Saya mau tanya Pak. Saya menghubungi nomornya Kak Daniel, tapi gak di angkat. Apa Bapak tahu Kak Daniel sedang ada dimana?"

Alma bertanya. Asisten Tito terdiam. Sepertinya sedang menimbang-nimbang, harus memberitahu Alma keberadaan Daniel atau tidak. Setelah puluhan detik menunggu, akhirnya asisten Tito

menjawab.

"Ya, Saya tahu. Tuan Muda sedang bersama Saya."

"Oh syukurlah. Apa kondisinya baik-baik saja?"

"Tidak. Tidak baik. Apa ada sesuatu yang terjadi?"

"Bapak sedang dimana? Saya akan segera menyusul,"

"Ehmm, ini-ini bukan

tempat yang baik untuk di kunjungi seorang wanita muda,"

"Saya yang memutuskan tempat itu baik atau tidak. Bapak dimana?"

Akhirnya asisten Tito mengalah

dan memberitahu Alma keberadaan bosnya.

***

Alma turun dari taksi online.

Dia menatap klub malam yang berdiri dengan megah di depannya. Banyak wanita

berpakaian minim berlalu lalang. Alma merasa sangat risih melihatnya. Dia tidak

terbiasa pergi ke tempat-tempat seperti ini. Timbul niatan dalam hatinya untuk

segera pergi dari tempat itu. Tapi kemudian dia ingat. Asisten Tito mengatakan

Daniel berada di tempat ini.

Alma melihat antrian yang

mengular. Sepertinya untuk masuk ke dalam klub, ada harga yang harus di bayar.

Dengan menebalkan muka, Alma ikut mengantri.

"Cewek, kenapa ke klub

pakai baju seperti ini? Ini baju untuk pengajian. Buka bajumu, hahaha."

Beberapa laki-laki hidung belang menggoda Alma. Alma takut, tapi dia berusaha

untuk memberanikan diri. Dia memelototi satu persatu laki-laki yang

mengelilinginya.

"Jangan ganggu Aku!!"

"Wew, galak juga dia. Jadi

semakin nafsu." Salah satu pria merengkuh bahu Alma, menariknya ke dalam pelukannya.

"Lepaskan Aku!!" Alma berteriak. Teriakannya tidak digubris. Mereka tetap menggodanya.

"LEPASKAN DIA!!" tiba-tiba terdengar suara yang sangat dalam dan mengancam. Alma menoleh untuk melihat siapa yang datang. Asisten Tito datang mendekatinya. Alma bernapas

lega. Setidaknya dia bisa bebas dari para lelaki mabuk yang menggodanya.

Asisten Tito menarik setiap

tangan yang memegang tubuh Alma dan mendorong tubuh-tubuh itu ke tanah sebelum

menghadiahi mereka dengan beberapa pukulan.

Selesai membereskan mereka

semua, asisten Tito menunjukkan jalan pada Alma.

"Silakan Nona, Tuan Muda ada di dalam." Alma mengikuti Tito.

Hingar-bingar musik menyambut

kedatangannya. Alma menutup telinga. Pencahayaan yang redup dan lampu ruangan

yang berpenjaran membuat Alma harus membuka mata lebar-lebar. Alma menelusuri

seluruh tempat. Berusaha mencari-cari keberadaan Daniel.

Dunia malam sangat asing

baginya. Di lantai dansa banyak orang sedang berjoget ria, mengikuti kerasnya

musik yang dimainkan. Sementara banyak orang yang juga duduk sembari menyesap

minuman keras yang dipesan. Ada yang duduk sendiri, namun ada juga yang sedang

berusaha menggoda wanita yang baru di kenalnya. Bahkan di sudut-sudut ruangan

banyak pasangan yang sedang bercumbu. Alma memalingkan wajahnya. Merasa sangat

risih melihat pemandangan itu.

"Tuan ada di sana Nona." Asisten Tito menunjuk seorang pria yang tengah menggoda seorang

wanita.

Alma menatap dengan amarah yang

mendidih. Dia kesal Daniel melakukan hal seperti itu. Meskipun dia sedang patah

hati, rasanya sangat menyebalkan melihat pria itu melampiaskannya dengan cara seperti ini.

"Saya akan kesana Pak.

Bapak boleh meninggalkan Kami."

"Nona yakin?"

"Iya Pak. Saya akan membawa

dia pulang." Sorot mata keteguhan memancar di mata Alma. Asisten Tito

tersenyum melihatnya. Dia tahu dari dulu adik kecil Nona Tanisha itu menyukai

tuannya. Mungkin ide bagus membiarkan mereka pulang bersama? Siapa tahu

keinginan chairman untuk mendapatkan cucu bisa segera terlaksana? Toh Tuan

Daniel juga tidak akan dirugikan. Tidak bisa mendapatkan kakaknya, apa

salahnya mendapatkan adiknya bukan? Hehe.

"Baiklah. Bila Nona Alma

memaksa. Tuan menginap di hotel Fo*r Season. Ini kartu akses beliau. Bila butuh

apa-apa, silakan hubungi Saya. Saya akan langsung datang."

Asisten Tito menyerahkan kunci

gesek hotel ke tangan Alma.

"Baik Pak." Dan Tito

pun pergi. Alma menatap pria yang di cintainya dengan tatapan kesal. Bagaimana

tidak kesal, dia melihat pria itu sedang menggoda wanita lain di depan

matanya!! Dia mengikhlaskan Daniel untuk Kak Nisha, tapi dia tidak akan

mengikhlaskan Daniel untuk wanita yang lain! Dia harus merebut Daniel dari

wanita itu! Dengan langkah mantap Alma berjalan mendekati mereka, bersiap-siap

untuk melabrak wanita itu.

***

Happy Reading ^^

Terpopuler

Comments

Nindi Silvana

Nindi Silvana

nah kamu emng cocok SMA Alma Daniel soalnya Alma bar bar hehe🤭

2024-06-20

0

Nindi Silvana

Nindi Silvana

kamu GK tau aja Alma btapa teganya Daniel bawa Nisha pergi dari Zico sampe dia harus menderita selama 5 tahun😡

2024-06-20

0

She Imoed

She Imoed

pas bgt Alma jodohnya Daniel
Alma yg bar² dan gk lemah dan Daniel yg suka slengean 🤭

2023-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!