Alma menatap kepergian Daniel
dengan sedih. Dia tahu Daniel melakukan pembicaraan serius dengan kakaknya. Dia
juga tahu bagaimana terpukulnya wajah Daniel ketika meninggalkan cafe.
Kesakitan di wajah Daniel membayang-bayangi pikiran Alma. Hatinya juga ikut
sakit. Dia tidak rela Daniel merasakan sakit seperti itu. Dia ingin Daniel
selalu bahagia dan ceria. Dia rela melakukan apapun asalkan Daniel bahagia,
meskipun itu tidak bersamanya.
"Onty, napa Onty nangis?"
"Hah? Nggak, Onty nggak
nangis kok sayang. Mata Onty kena debu."
"Onty, napa Uncle Niel nggak
sapa Zoey? Apa Uncle sudah nggak sayang Zoey kalena Zoey sudah punya Daddy?"
"Nggak Nak. Uncle Niel pasti
akan selalu sayang sama Zoey ya. Kok Zoey sekarang panggil Uncle Niel? Bukan
Daddy lagi?"
"Iyah. Kata Mommih, Daddy
Zi itu Daddy-nya Zoey. Kalo Uncle Niel itu Uncle-nya Zoey,"
"Jadi Zoey sekarang akan
panggil Uncle Niel seterusnya?"
"He'eh. Kan Zoey udah punya
Daddy,"
"Oh," Alma menelan
ludah. Begitu mudahnya anak kecil berpaling. Baru beberapa minggu kemarin Zoey
masih lengket dengan Daniel dan memanggil Daniel dengan panggilan Daddy. Tapi
hari ini Zoey sudah melupakan itu. Dia memanggil pria lain dengan panggilan
Daddy. Bagaimana perasaan Daniel bila mengetahui hal itu? Bayi yang dirawatnya
semenjak kecil dengan cepat melupakannya begitu saja.
Hati Alma sangat nyeri.
Seolah-olah dia sendiri yang merasakan perasaan itu. Tak terbayangkan rasa
sakitnya menjadi Daniel.
Alma kembali ke rumah. Dia
melihat Kakak dan prianya bersiap-siap untuk pulang. Alma menatap pria itu dari
ujung kepala sampai ujung kaki, berusaha untuk menilai. Setampan apapun pria
yang ditemuinya, tetap tidak ada yang mengalahkan Daniel di hatinya. Tak
terkecuali pria di depannya. Dia tetap menganggap Daniel yang paling tampan,
paling baik dan maha sempurna. Pria yang sangat patut untuk dicintai!!
Alma menatap pria itu dengan
tatapan tidak senang. Karena pria itu, Daniel harus merasakan sakit hati.
Rasanya sangat tidak adil. Orang yang seharusnya bahagia di sini adalah
Daniel!! Mengapa justru Daniel yang menjadi korban? Mengapa Tuhan membalas
kebaikan Daniel dengan cara seperti ini? Alma menjadi sedih bila mengingatnya.
Sepeninggal keluarga kecil Kak
Nisha, Alma segera mendekati Ibu. Dia berusaha mengorek-ngorek informasi dari
Ibu. Betapa terkejutnya Alma mengetahui Kak Nisha sudah menikah?!! Apakah
kakaknya sudah gila? Dalam waktu dua minggu dia sudah menikah tanpa
sepengetahuan keluarganya! Kebencian di
hati Alma terhadap pria bernama Zico menjadi semakin besar. Alma merasa senang
ketika mengetahui Ibu juga tidak menyukai Zico.
Alma berusaha menghubungi
Daniel. Dia begitu khawatir dengan kondisi pria itu. Setiap kali menelepon,
panggilannya selalu tak terjawab. Kekhawatiran di hati Alma semakin besar. Dia
takut Daniel melakukan hal yang aneh-aneh. Bukan tidak mungkin seorang pria
patah hati akan melakukan hal seperti itu bukan? Apalagi dia telah mengejar
wanita yang sama dalam jangka waktu yang lama.
Menjelang malam, Alma masih
tidak bisa menghubungi Daniel. Pikirannya menjadi semakin kalut. Dia bingung
harus menghubungi siapa. Tiba-tiba saja dia teringat bahwa dia pernah menyimpan
nomor asisten Tito. Alma segera mencari
nomor asisten Tito dan menghubunginya.
"Selamat malam."
"Assalamu'alaikum Pak."
"Ya, waalaikumsalam. Siapa?"
"Pak, Saya Alma. Adiknya Kak Nisha."
"Oh ya, Nona Alma. Ada yang bisa Saya bantu Nona?"
"Eh, Saya mau tanya Pak. Saya menghubungi nomornya Kak Daniel, tapi gak di angkat. Apa Bapak tahu Kak Daniel sedang ada dimana?"
Alma bertanya. Asisten Tito terdiam. Sepertinya sedang menimbang-nimbang, harus memberitahu Alma keberadaan Daniel atau tidak. Setelah puluhan detik menunggu, akhirnya asisten Tito
menjawab.
"Ya, Saya tahu. Tuan Muda sedang bersama Saya."
"Oh syukurlah. Apa kondisinya baik-baik saja?"
"Tidak. Tidak baik. Apa ada sesuatu yang terjadi?"
"Bapak sedang dimana? Saya akan segera menyusul,"
"Ehmm, ini-ini bukan
tempat yang baik untuk di kunjungi seorang wanita muda,"
"Saya yang memutuskan tempat itu baik atau tidak. Bapak dimana?"
Akhirnya asisten Tito mengalah
dan memberitahu Alma keberadaan bosnya.
***
Alma turun dari taksi online.
Dia menatap klub malam yang berdiri dengan megah di depannya. Banyak wanita
berpakaian minim berlalu lalang. Alma merasa sangat risih melihatnya. Dia tidak
terbiasa pergi ke tempat-tempat seperti ini. Timbul niatan dalam hatinya untuk
segera pergi dari tempat itu. Tapi kemudian dia ingat. Asisten Tito mengatakan
Daniel berada di tempat ini.
Alma melihat antrian yang
mengular. Sepertinya untuk masuk ke dalam klub, ada harga yang harus di bayar.
Dengan menebalkan muka, Alma ikut mengantri.
"Cewek, kenapa ke klub
pakai baju seperti ini? Ini baju untuk pengajian. Buka bajumu, hahaha."
Beberapa laki-laki hidung belang menggoda Alma. Alma takut, tapi dia berusaha
untuk memberanikan diri. Dia memelototi satu persatu laki-laki yang
mengelilinginya.
"Jangan ganggu Aku!!"
"Wew, galak juga dia. Jadi
semakin nafsu." Salah satu pria merengkuh bahu Alma, menariknya ke dalam pelukannya.
"Lepaskan Aku!!" Alma berteriak. Teriakannya tidak digubris. Mereka tetap menggodanya.
"LEPASKAN DIA!!" tiba-tiba terdengar suara yang sangat dalam dan mengancam. Alma menoleh untuk melihat siapa yang datang. Asisten Tito datang mendekatinya. Alma bernapas
lega. Setidaknya dia bisa bebas dari para lelaki mabuk yang menggodanya.
Asisten Tito menarik setiap
tangan yang memegang tubuh Alma dan mendorong tubuh-tubuh itu ke tanah sebelum
menghadiahi mereka dengan beberapa pukulan.
Selesai membereskan mereka
semua, asisten Tito menunjukkan jalan pada Alma.
"Silakan Nona, Tuan Muda ada di dalam." Alma mengikuti Tito.
Hingar-bingar musik menyambut
kedatangannya. Alma menutup telinga. Pencahayaan yang redup dan lampu ruangan
yang berpenjaran membuat Alma harus membuka mata lebar-lebar. Alma menelusuri
seluruh tempat. Berusaha mencari-cari keberadaan Daniel.
Dunia malam sangat asing
baginya. Di lantai dansa banyak orang sedang berjoget ria, mengikuti kerasnya
musik yang dimainkan. Sementara banyak orang yang juga duduk sembari menyesap
minuman keras yang dipesan. Ada yang duduk sendiri, namun ada juga yang sedang
berusaha menggoda wanita yang baru di kenalnya. Bahkan di sudut-sudut ruangan
banyak pasangan yang sedang bercumbu. Alma memalingkan wajahnya. Merasa sangat
risih melihat pemandangan itu.
"Tuan ada di sana Nona." Asisten Tito menunjuk seorang pria yang tengah menggoda seorang
wanita.
Alma menatap dengan amarah yang
mendidih. Dia kesal Daniel melakukan hal seperti itu. Meskipun dia sedang patah
hati, rasanya sangat menyebalkan melihat pria itu melampiaskannya dengan cara seperti ini.
"Saya akan kesana Pak.
Bapak boleh meninggalkan Kami."
"Nona yakin?"
"Iya Pak. Saya akan membawa
dia pulang." Sorot mata keteguhan memancar di mata Alma. Asisten Tito
tersenyum melihatnya. Dia tahu dari dulu adik kecil Nona Tanisha itu menyukai
tuannya. Mungkin ide bagus membiarkan mereka pulang bersama? Siapa tahu
keinginan chairman untuk mendapatkan cucu bisa segera terlaksana? Toh Tuan
Daniel juga tidak akan dirugikan. Tidak bisa mendapatkan kakaknya, apa
salahnya mendapatkan adiknya bukan? Hehe.
"Baiklah. Bila Nona Alma
memaksa. Tuan menginap di hotel Fo*r Season. Ini kartu akses beliau. Bila butuh
apa-apa, silakan hubungi Saya. Saya akan langsung datang."
Asisten Tito menyerahkan kunci
gesek hotel ke tangan Alma.
"Baik Pak." Dan Tito
pun pergi. Alma menatap pria yang di cintainya dengan tatapan kesal. Bagaimana
tidak kesal, dia melihat pria itu sedang menggoda wanita lain di depan
matanya!! Dia mengikhlaskan Daniel untuk Kak Nisha, tapi dia tidak akan
mengikhlaskan Daniel untuk wanita yang lain! Dia harus merebut Daniel dari
wanita itu! Dengan langkah mantap Alma berjalan mendekati mereka, bersiap-siap
untuk melabrak wanita itu.
***
Happy Reading ^^
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Nindi Silvana
nah kamu emng cocok SMA Alma Daniel soalnya Alma bar bar hehe🤭
2024-06-20
0
Nindi Silvana
kamu GK tau aja Alma btapa teganya Daniel bawa Nisha pergi dari Zico sampe dia harus menderita selama 5 tahun😡
2024-06-20
0
She Imoed
pas bgt Alma jodohnya Daniel
Alma yg bar² dan gk lemah dan Daniel yg suka slengean 🤭
2023-10-25
1