Ch 1 - Awal Cinta Bermula

(Flashback) Alma POV

Pada umur 15 tahun, Alma mulai mengenal cinta. Kehadiran pria itu bagaikan pangeran berkuda putih yang menyelamatkannya dalam kemiskinan. Pria itu datang di saat yang tepat.

Alma tinggal di rumah berdindingkan bambu berukuran kecil. Dia tinggal bersama ibu dan saudara kembarnya. Kakak perempuannya yang bernama Nisha pergi merantau, mengais rezeki demi menghidupi mereka bertiga. Ayahnya sudah meninggal ketika dia masih kecil, sementara ibunya sering sekali sakit-sakitan. Dengan mengandalkan uang kiriman dari kakaknya, mereka mencoba bertahan hidup.

Sering kali Alma maupun Akbar membantu ibu dalam menyelesaikan pekerjaan. Tanpa sepengetahuan Nisha, ibu sering kali menerima pekerjaan sampingan dari para tetangga-tetangga yang kasihan terhadap mereka. Biasanya ibu mencuci ataupun menyetrika baju. Terkadang juga membersihkan rumah.

Beberapa bulan ini Nisha selalu mengirimi mereka uang berlebih. Mereka bahagia, sekaligus juga khawatir. Mereka berharap Nisha selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam mengais rezeki. Mereka tidak bisa menghubungi Nisha langsung, karena mereka tidak memiliki ponsel. Setiap kali kakaknya transfer, mereka akan meminjam ponsel tetangga untuk menanyakan kabar kakaknya.

Sudah tiga bulan berlalu, namun kakaknya belum ada kabar. Meskipun uang transfer masih terus mengalir, tapi kabar tak kunjung datang. Keluarga mulai harap-harap cemas. Setiap hari ibunya yang bernama bu Rusmi selalu menangis. Mempertanyakan kabar putri sulungnya. Mereka bertiga tidak bisa apa-apa. Nomor Nisha tidak bisa di hubungi. Mau menyusul ke Jakarta pun, mereka tidak tahu pasti dimana kakaknya itu bekerja. Sebenarnya Niisha sedang berada dimana??

Di tengah-tengah kebingungan itu, seorang pangeran tampan datang ke rumah mereka. Kehadirannya menyilaukan mata. Alma jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Perkenalkan, nama Saya Daniel. Saya temannya Tanisha." Pangeran tampan bernama Daniel memperkenalkan diri. Mata Alma tak bisa berkedip. Dia begitu terpukau dengan apa yang di lihatnya. Selama lima belas tahun dia hidup, baru kali ini dia melihat pria yang menurutnya paling tampan.

"Ta-tanisha?!! Kamu temannya Nisha Nak? Dimana anak Ibu Nak??" Ibu langsung menggenggam tangan Daniel. Matanya tampak bersinar-sinar, menatap dengan penuh harap.

"Tenang Bu. Nisha sangat aman. Dia tinggal di Surabaya. Tujuanku kemari adalah untuk membawa ibu sekeluarga bertemu dengan Nisha..."

"Be-benarkah Ibu bisa bertemu dengan dia?! Kamu tidak bohong Nak?"

"Benar Bu. Untuk apa Saya berbohong?" Daniel diam sejenak, dan melanjutkan. "Nisha tinggal sendiri di Surabaya Bu, Saya ingin Ibu dan keluarga tinggal bersamanya..."

"Ya Nak, Ibu mau. Ibu mau ketemu dengan putri Ibu. Sudah tiga bulan dia tidak ada kabar Nak. Ibu sangat khawatir."

"Ya Bu, Saya mewakili Nisha datang untuk meminta maaf. Selama tiga bulan ini Nisha mengalami masa-masa berat, oleh karena itu dia tidak bisa menghubungi Ibu. Maafkan dia ya Bu."

"Ya Nak, tidak apa-apa. Asalkan Ibu bisa bertemu dengannya, Ibu akan memaafkan semua kesalahannya. Kapan Kita berangkat?"

"Saya berencana untuk memboyong Ibu sekeluarga. Kita akan menetap di Surabaya secara permanen. Tentunya banyak berkas yang harus Kita selesaikan. Misalnya berkas kepindahan anak manis ini." Daniel menatap Alma sembari mengedipkan mata dengan lucu. Alma menutup wajahnya. Dia malu karena Daniel memergokinya sedang melihatnya.

"Oh, Alma dan Akbar? Mereka baru saja lulus SMP Nak. Ibu ingin menyekolahkan mereka tapi belum ada biaya. Jadi untuk sementara waktu mereka masih menganggur dulu,"

"Waktu yang sangat tepat Bu. Saya akan menyekolahkan mereka di Surabaya. Kita bisa pindah secepat mungkin."

"Beneran Nak? Kalau begitu, Kita akan siap-siap dulu,"

"Tapi Bu, Ibu harus berjanji satu hal." Daniel menahan bu Rusmi.

"Janji apa Nak? Ibu akan melakukan apapun asal bisa bertemu dengan anak Ibu."

"Ibu di larang memberitahu siapapun mengenai kepindahan ini. Ini hanya akan menjadi rahasia Kita."

"Iya Nak, Ibu akan melakukannya. Ibu siap-siap dulu."

Dan semuanya berjalan dengan sangat cepat. Mereka pergi meninggalkan rumah di desa di waktu hari sudah mulai gelap. Mereka pergi tanpa diketahui oleh tetangga sekitar. Kepergian mereka bagai hilang ditelan bumi, tak berjejak.

Di sepanjang perjalanan Alma menatap wajah tampan di depannya. Dia tidak fokus dengan percakapan ibunya. Yang dia lihat hanya sosok itu. Laki-laki itu bertubuh tinggi dan berbadan kekar. Wajahnya sangat kebarat-baratan. Bila dilihat sekilas, orang-orang pasti akan mengira bahwa laki-laki itu bule. Tapi bila sudah mengobrol dengannya, orang-orang akan tahu bahwa wajah bule ini dilahirkan di Indonesia. Tutur katanya sopan dan sangat menghormati lawan bicaranya.

"Lihat apa?! Jangan ganjen. Kamu masih kecil, dia sudah tua." Akbar menyikut tulung rusuk Alma dengan sedikit keras. Membuat Alma mengaduh kesakitan.

"Apa-apaan sih Bar?!" Alma menjambak rambut Akbar. Mereka memang sering berkelahi, namun tetap saling menyayangi dan melindungi satu sama lain.

"Hei, lihat itu jenggotnya. Pria itu lebih cocok jadi paman Kita. Tutup matamu, jangan dilihat lagi." Akbar menutup mata Alma dengan kedua tangannya. Alma berusaha menyingkirkannya.

"Bukan urusanmu. Mau dia tua, mau muda yang jelas dia lebih tampan dari dirimu! Dasar cebol." Alma mencubiti lengan Akbar.

"Apa-apaan kalian ini. Tiap hari kok kerjaannya bertengkar terus?"

"Alma ganjen Bu. Dari tadi dia liatin om itu terus." Akbar mengadu.

"Ya wajar kalo dilihat toh Le, kan omnya ganteng. Iyo kan Nduk?"

"Hehe, enggeh Bu." Alma mesem-mesem nggak jelas. Daniel tersenyum lebar. Dia menyentuh kepala Alma dan Akbar secara bersamaan.

"Sekolah yang rajin ya."

"Iya Om."

"Iya Kak," Alma dan Akbar menjawab bersamaan. Keduanya saling berpandangan dengan tatapan bermusuhan. Daniel tertawa melihatnya.

"Iya, terserah kalian mau panggil dengan sebutan apa. Mulai saat ini, Aku akan menjaga kalian semua."

"Iya Kak, terima kasih Kak," (Jawaban Alma)

"Terserahlah." (Jawaban Akbar)

Mereka menempuh perjalanan selama kurang lebih empat jam. Menjelang tengah malam, mereka tiba di tujuan. Ibu tampak sangat antusias.

Mereka memasuki perumahan minimalis yang tertata dengan apik. Diam-diam Daniel membuka pintu. Sepertinya laki-laki itu ingin membuat kejutan terhadap kakaknya.

"Satu, dua, tiga, surpriseeee!!" Mereka berempat masuk secara bersamaan. Di ruang tamu Alma melihat kakaknya sedang duduk di depan TV. Kak Nisha tampak kaget melihat mereka semua. Dia berdiri dan menghampiri mereka.

Tiba-tiba mata Alma menangkap sesuatu yang sangat janggal. Kakaknya tampak gendutan, terlebih di bagian perutnya. Alma memperhatikan perut Nisha dengan seksama. Dugaannya tidak salah lagi. Kakaknya sedang HAMIL!!

Sejak kapan? Dengan siapa? Kapan menikah? Pertanyaan itu berputar-putar terus di kepala Alma. Tiba-tiba Alma menoleh pada pria tampan di sebelahnya. Apakah kakaknya sudah MENIKAH dengan bule pribumi ini?!! Apakah kakaknya HAMIL anak bule ini?!! Kapan? Dimana? Kenapa?!

Pertanyaan-pertanyaan itu terngiang-ngiang di kepala Alma. Tubuhnya menjadi lemas dan tak bertenaga. Cinta pertamanya yang baru saja bersemi, harus kandas di hari yang sama. Dia sudah jatuh cinta pada KAKAK IPARNYA sendiri!!

***

Happy Reading 🥰🤗

Terpopuler

Comments

Mommy Ken

Mommy Ken

Thor mau nostalgia dulu terkahir baca 2020 🤗😘

2025-01-11

0

Shinta Yanofa

Shinta Yanofa

aq balik lagi thor, pdhal udh berpa kali baca 😅

2024-12-15

1

VS

VS

pangeran tampan berkuda roda empat 2 pintu yaaa

2024-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!