Ch 11 - Perasaan Bersalah

“Apakah keputusan Kita untuk membuat Daniel menikahi gadis itu sudah benar?”

“Sudah benar Sayang."

“Tapi Daniel tidak mencintai gadis itu,”

“Cinta akan datang dengan sendirinya. Lambat laun Daniel pasti akan mencintai gadis itu. Lagi pula Kita sudah tidak punya pilihan lain. Wanita yang dicintai Daniel selama bertahun-tahun ternyata masih memiliki suami dan dia kembali pada suaminya. Gadis ini adalah adik dari wanita itu. Sedikit banyak dia pasti memiliki sifat-sifat seperti kakaknya. Daniel pasti akan mencintai gadis kecil ini.”

“Tapi usia mereka terpaut jauh. Gadis ini masih kuliah. Sedangkan Daniel sudah kepala tiga,”

“Usia bukan menjadi halangan Sayang. Aku dengar dari Tito, Alma sudah menyukai Daniel semenjak lama. Alma pasti akan bisa meluluhkan hati Daniel dan membuatnya melupakan wanita itu.”

“Benarkah seperti itu Kate? Aku takut keputusan Kita akan membuat anak Kita tidak bahagia,” Papa Edwin bertanya dengan ragu.

“Daniel pasti akan bahagia Sayang. Jangan khawatirkan hal itu. Sekarang Kita harus banyak-banyak berdoa, siapa tahu beberapa bulan ke depan Kita bisa mendengar berita bahagia?” Kate mengerlingkan matanya. Dia memeluk Papa Edwin dan mencium pipinya.

“Aku juga berharap seperti itu Sayang,” Papa Edwin balas mencium istrinya. Bayangan akan ada Daniel junior di tengah-tengah keluarga mereka membuat wajahnya tersenyum penuh pengharapan.

Papa Edwin dan Nyonya Kate kembali ke Jakarta. Tidak sia-sia mereka menyuruh asisten mengikuti Daniel. Mereka bisa menyudutkan Daniel dan membuat putra bungsu mereka menikah. Memang terdengar licik, tapi itu harus mereka lakukan agar Daniel junior hadir di tengah-tengah mereka.

***

Daniel mengantar Alma pulang. Di sepanjang perjalanan hanya terdapat keheningan. Mereka berdua sama-sama bingung harus berkata apa. Asisten Tito yang menjadi supir mereka ikut terdiam.

Sesampainya di depan rumah, tampak Akbar dan Ibu sudah berdiri di depan rumah mereka. Sepertinya mereka sedang menunggu-nunggu kedatangan Alma. Melihat Alma turun dari mobil, Ibu langsung menghampirinya dan memukul punggungnya.

“Teko endi ae Nduk? Cah wedhok jam sakmene kok buru balek?! (Darimana saja Nduk? Anak perempuan kok jam segini baru pulang?)

“Aku-aku nginep di rumah temen Bu,”

“Kok gak ngasih kabar Ibu?! Kamu tahu, Ibu dan adikmu khawatir!”

“Iy-iya, maafin Alma Bu,” Alma mencium tangan ibunya. Merasa sangat bersalah. Karena terlalu khawatir pada Daniel, dia sampai melupakan ibu dan adiknya. Mereka pasti bingung mencari-cari keberadaannya.

“Kenapa Kamu pulangnya sama Nak Daniel?” Ibu bertanya dengan bingung.

“Iy-ya Bu. Tadi Alma meminta tolong Saya untuk menjemputnya,”

“Dasar anak bandel. Kenapa minta tolong Nak Daniel? Ada adikmu di rumah. Kamu bisa minta jemput dia. Nak Daniel sangat sibuk. Dasar gadis tidak sopan.” Ibu kembali menepuk punggung Alma. “Ayo Nak, masuk dulu. Ibu sudah masak enak,”

“Maaf Bu, Saya harus kembali ke Jakarta. Ada pekerjaan yang harus Saya selesaikan.”

“Oh begitu, sayang sekali. Terima kasih Nak, sudah membawa Alma pulang. Maaf ya, kalau dia merepotkan.”

“Iya bu, tidak apa-apa. Kalau begitu, Saya permisi dulu Bu.” Setelah berbasa-basi sejenak, akhirnya Daniel pergi meninggalkan rumah itu.

Akbar mendekati Alma. Dari tadi dia sudah memperhatikan tingkah laku Alma dan Daniel. Timbul kecurigaan di dalam hatinya.

“Al, Kamu gak nginep di rumah temenmu kan? Kamu nginep bareng paman itu kan?”

“Apa-apaan Kamu Bar!!”

“Jujur saja Al. Kamu pasti senang kan Kak Nisha sudah nikah. Jadi Kamu bisa memiliki kesempatan untuk mendekati paman itu. Iya kan?”

“Jangan ngaco Kamu!!” Alma menjewer telinga Akbar kuat-kuat.

“Auuwww!” Akbar mengaduh-ngaduh kesakitan.

***

Malam itu Alma sedang terbaring di kamarnya. Matanya tidak bisa dipejamkan. Masih terngiang-ngiang di telinganya perkataan Daniel.

“Aku akan menikahimu.”

Aaakhhh!!! Benarkah dia akan menikah dengan Daniel? Apakah ini hanya mimpi? Alma mencubit pipinya keras-keras.

“Auuuww!” Dia mengaduh kesakitan.

Ya, dia sedang tidak bermimpi. Daniel benar-benar akan menikahinya. Apakah mimpinya selama ini untuk menjadi pengantin Daniel akan menjadi kenyataan? Dia sangat bahagia. Benar-benar sangat bahagia. Meskipun cara yang ditempuhnya salah, tapi dia benar-benar bahagia. Tidak ada yang mampu mengungkapkan bagaimana perasaannya saat ini. Rasanya dia ingin terbang ke awang-awang!!

Tapi, bagaiman dengan Daniel? Laki-laki itu pasti terpaksa menikahinya. Daniel pasti tidak bahagia. Haruskah dia bersikap egois dan menutup mata dengan perasaan Daniel? Alma tahu Daniel tidak mencintainya. Yang dicintai Daniel hanya Kak Nisha. Tapi Kak Nisha sudah kembali pada suaminya. Sudah tidak ada kesempatan bagi Daniel untuk bisa bersatu dengan kakaknya. Bila Daniel tidak bisa menikah dengan kakaknya, maka dia tidak akan membiarkan Daniel untuk menikah dengan wanita lain. Daniel harus menikah dengannya!!

Mungkin saat ini Daniel belum mencintainya. Tapi dia akan membuat Daniel lambat laun mencintainya. Dia akan membuat Daniel melupakan Kak Nisha! Dia akan menunjukkan pada Daniel cintanya yang besar. Alma yakin suatu saat nanti Daniel akan luluh hatinya.

*Al, sudah tidur? (tiba-tiba ponsel Alma berbunyi, ada pesan dari Daniel)

-Belum Kak

*Al, pikirkan ucapanku baik-baik. Aku serius dengan ucapanku.

-Iya Kak

*Aku benar-benar minta maaf dengan kelakuanku. Aku tidak bermaksud untuk merusak masa depanmu. Aku terlalu mabuk untuk sadar bahwa itu Kamu.

-Iya Kak

Alma menghela napas. Daniel mengira telah terjadi sesuatu antara dirinya dan Daniel. Laki-laki itu benar-benar lupa dengan apa yang terjadi kemarin malam. Malam itu sebenarnya tidak ada yang terjadi. Selepas Daniel menghiba-hiba untuk tidak ditinggalkan, Alma memutuskan untuk menemaninya. Alma memeluk Daniel dengan sayang. Selebihnya, Daniel tertidur dalam pelukannya. Pada akhirnya Alma ikut tertidur. Paginya Alma mendapati dirinya tertidur dalam pelukan Daniel.

*Katakan padaku waktu yang tepat. Aku akan datang ke rumahmu untuk memintamu langsung pada Ibu.

-Iya Kak

*Baiklah, selamat tidur Al. Sekali lagi Aku benar-benar minta maaf.

Pesan itu membuat Alma merasa bersalah. Daniel menikahinya karena menyangka dia sudah merusak kehormatannya. Padahal pada kenyataannya tidak. Haruskah dia mengatakan pada Daniel bahwa malam itu tidak terjadi apa-apa antara mereka? Tapi bila dia melakukannya, akankah Daniel masih mau menikahinya?

Alma begitu dilema. Sepanjang malam dia berpikir dan menimbang-nimbang. Setelah semalaman tidak tertidur, akhirnya Alma memutuskan. Jiwa egoisnya menang. Dia tidak akan memberitahu Daniel kejadian yang sebenarnya!!

Selama beberapa hari selanjutnya, Alma selalu memperhatikan emosi ibunya. Emosi bu Rusmi naik turun. Itu karena kedatangan menantu yang tak diinginkannya. Setiap hari suami Kak Nisha datang ke rumah mereka, namun Ibu tidak pernah mengijinkannya untuk masuk. Ibu belum memaafkannya. Emosi bu Rusmi yang seperti itu membuat Alma mengundurkan niatnya untuk memberitahu niat Daniel terhadapnya.

Seminggu pun berlalu. Tiba-tiba Bu Rusmi sudah akrab dengan pria bernama Zico. Ibunya itu bahkan ikut Zico ke Jakarta. Meninggalkan Alma bersama Akbar. Lagi-lagi niat Alma untuk berbicara pada ibunya harus kandas.

Dua minggu pun berlalu. Daniel masih terus menunggu jawabannya. Alma menjadi tidak enak hati dibuatnya. Akhirnya Bu Rusmi pulang ke Surabaya. Alma melihat suasana hati ibunya sedang bahagia. Mungkin Bu Rusmi sudah merestui hubungan kakaknya. Ibu pasti bahagia karena bisa berkumpul dengan anak, cucu dan menantu. Mungkin ini saat yang tepat bagi dirinya untuk mulai melakukan pembicaraan serius dengan ibunya.

“Ibu, ada yang mau Alma bicarain sama Ibu. Ibu ada waktu kah?”

***

Happy Reading 🥰🤗

Terpopuler

Comments

Supartini

Supartini

gak papa alma nti lambat laun daniel akan cinta

2023-10-08

0

Lindaaja Linda

Lindaaja Linda

Alhwmdulillah Ibu Rusmi sdh memberi restu buat Zico dan mudah-mudahan ibu Rusmi juga memberi restu huat Alma juga

2023-07-04

0

Rania Rafaella

Rania Rafaella

Daniel.,.. kamu gentlemen sekali. love you Daniel 😘😘

2023-05-05

1

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!