Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar

Mereka pergi ke ruang makan. Ruangan itu sangat luas. Hampir keseluruhan tempat itu dipenuhi dengan ornamen berwarna emas. Ini sangat sesuai dengan karakter ibunya, yang sangat menyukai kemewahan.

Di ruang makan tampak ayah, kakak, dan kakak ipar sudah menunggu. Daniel mendekati ayahnya dan memeluknya.

"Papa, bagaimana kabarnya? Apa pinggang Papa tetap encok?" Daniel berbisik usil.

"Dasar anak nakal! Kalau tidak disuruh kemari, tidak datang menjenguk orang tuanya!" Papa memukul punggung Daniel.

"Papa tidak butuh Aku. Yang Papa butuhkan hanya Nyonya cantik itu." Daniel mengerling pada ibunya yang juga membalasnya dengan senyum lebar.

"Dasar anak nakal. Kelakuanmu tidak berubah. Ayo duduk, sudah lama Kita tidak berkumpul seperti ini." Daniel mendekati kakaknya dan memeluknya.

"My brother, bagaimana kabarmu dan kakak ipar?"

"Ya, Kabar Kami tetap sama." Dareen membalas pelukan Daniel dengan kaku. Ya, perbedaan umur mereka cukup jauh. Usia Daniel dan Dareen terpaut tujuh tahun. Karena Dareen merupakan pewaris utama perusahaan keluarga, sifat Dareen menjadi lebih kaku dan serius di bandingkan Daniel.

"Ayo duduk semua. Sudah lama keluarga Kita tidak berkumpul seperti ini. Sayangnya Mommy, duduk disini. Duduk disebelah Mommy." Nyonya Katherine menarik kursi di sebelahnya.

"Kate, jangan manjakan dia. Dia sudah dewasa."

"Bagiku, dia tetap bayi manisku. Sini my little baby, duduk di sebelah Mommy." Nyonya Kate tak mengindahkan teguran suaminya. Daniel menuruti perintah Kate. Dia duduk di samping ibunya.

Selama jamuan makan, Kate tak henti-hentinya memanjakan Daniel. Mengambilkan makan dan minum. Dia melupakan suaminya yang juga butuh untuk dilayani. Papa Edwin menatap dengan cemburu.

Pertemuan pertama Papa Edwin dan Mommy Katherine terjadi di Inggris. Mereka bertemu ketika Papa Edwin sedang menempuh pendidikan S2-nya di Inggris. Bermula dari sekedar menjadi teman satu kampus, akhirnya mereka menjadi dekat dan berlanjut ke hubungan yang lebih serius.

Edwin membawa Kate ke Indonesia. Awal mulanya hubungan mereka mendapat tentangan sangat keras dari keluarga Edwin yang masih tradisional. Bagi keluarga besar, pantang hukumnya untuk membiarkan orang berkebangsaan lain masuk ke dalam keluarga besar mereka. Ya, Katherine merupakan perempuan berkebangsaan Inggris.

Setelah melalui drama yang panjang, akhirnya keluarga besar menerima hubungan mereka dengan syarat Kate mau memeluk agama yang mereka anut. Kate setuju. Mereka menikah dan dikaruniai dua anak laki-laki yaitu Dareen dan Daniel. Dareen sudah menikah sementara Daniel belum.

"Ehem, bagaimana kabarmu Dan?"

"Seperti yang Papa lihat, Aku baik-baik saja."

"Bagaimana perusahaan?"

"Jangan menanyakan perusahaan padaku Pa. Tentu Papa sudah mendapat laporannya dari Kakak."

"Ya, Kamu tahu Papa hanya basa-basi." Papa Edwin tersenyum lebar. "Kapan Kamu bawa pacarmu kemari? Atau jangan-jangan Kamu masih mengejar wanita yang sama?"

"Uhuk!! Ba-bagaimana Papa tahu?"

"Semua orang di rumah ini tahu. Dasar pria bodoh! Kapan Kamu membawanya kemari?"

"Be-belum tahu Pa..." Daniel masih tersedak. Dia tidak menyangka keluarga besar akan mengetahui kelakuannya di luaran.

"Bawa dia kemari Darling. Mommy juga ingin mengenalnya. Mommy ingin tahu wanita seperti apa yang membuat anak Mommy yang playboy jadi seperti ini."

"Iy-ya Mom. Kapan-kapan akan Aku bawa kemari."

"Jangan lama-lama. Kamu tahu kakakmu. Dia sudah tujuh tahun menikah, tapi masih belum mendapatkan keturunan. Papa harap Kamu bisa segera memberi Papa cucu. Pikirkan juga nasib perusahaan bila belum ada penerus kecil di keluarga Kita, akhh!" Kate menyikut tulang rusuk suaminya. "Apa-apaan Kate!"

"Sudah diam. Ini momen yang sangat jarang terjadi. Keluarga Kita berkumpul lengkap. Jangan menodai pertemuan ini dengan perkataan seperti itu." Kate menyela.

"Belum lengkap kalau belum ada cucu di keluarga Kita!" Papa Edwin mengomel. Daniel tidak berani memandang wajah Dareen dan kakak ipar. Dia yakin kakak dan istrinya akan sangat tersinggung dengan ucapan ayahnya.

Sudah tujuh tahuh mereka menikah, tapi mereka belum memiliki anak. Berbagai cara telah dilakukan. Dari program bayi tabung, konsumsi obat kesuburan, inseminasi buatan, suntik hormon, pola hidup sehat, bahkan akupuntur. Timbul ide untuk melakukan donor sel telur, namun Dareen tidak menyetujuinya. Dia ingin sel telur langsung dari istrinya, bukan dari wanita lain.

Ketidakberhasilan mereka dalam menghasilkan keturunan membuat kecewa keluarga besar terutama Papa Edwin. Beliau menginginkan segera ada pewaris, sehingga selalu mendorong Dareen untuk segera mendapat keturunan. Mungkin kali ini beliau sudah lelah melihat usaha Dareen yang tak kunjung berhasil, sehingga sasaran selanjutnya adalah Daniel.

"Jangan khawatir Pa. Papa pasti akan segera mendapat cucu, Aku yakin itu..."

"Iya, Papa harap Kamu segera memberi Papa cucu. Cepat bawa wanita itu kesini. Akan Papa nikahkan kalian segera! Apa perlu Papa yang membawanya kemari?!"

"Uhuk!!" Daniel kembali tersedak. "Ti-tidak perlu Pa. Aku pasti akan membawanya kesini. Papa santai-santai saja disini. Orang yang sudah tua dan pensiun harusnya bersantai-santai. Papa cukup menjaga kolesterol Papa agar tidak naik dan encok tidak kumat. Urusan yang lain akan Aku selesaikan sendiri..."

"Dasar anak nakal!! Kamu pikir Papa sudah tua?! Sembarangan!" Papa Edwin memukul punggung Daniel dengan keras.

"Aauuuwww, hahaha!!" Daniel mengaduh. Papa Edwin dan Mommy Kate tertawa keras. Sementara Dareen dan istrinya melihat mereka dengan hampa.

Hari itu Daniel menghabiskan waktu bersama keluarga. Menjelang sore hari Dareen dan istrinya pamit pulang. Daniel melakukan hal yang sama, namun segera ditahan oleh Papa dan Mommynya. Pada akhirnya Daniel tinggal di villa itu lebih lama. Orangtuanya selalu menyibukkannya dengan segala aktivitas. Mommy Kate meminta Daniel untuk menemani belanja, nyalon, dan memamerkan Daniel pada teman-teman sosialitanya. Papa Edwin mengajak Daniel berkuda, memancing, bermain golf dan lain-sebagainya. Kegiatan Daniel yang padat sedikit banyak membuat Daniel melupakan Nisha dan Zoey. Tujuh hari sudah berlalu tanpa terasa.

Daniel memohon pamit kemudian dia kembali berkutat pada pekerjaan yang ditinggalkannya selama seminggu. Kesibukannya sangat luar biasa. Hampir setiap hari Daniel lembur. Tidak jarang dalam waktu sehari dia mengunjungi dua sampai tiga negara untuk melakukan kesepakatan bisnis.

Tanpa Daniel sadari, sudah dua minggu dia tidak menghubungi Nisha dan Zoey. Biasanya meskipun dia jarang bertemu dengan mereka, dia akan tetap menghubungi mereka. Timbul niatan dalam hati Daniel untuk memberikan kejutan. Dia akan ke Surabaya tanpa sepengetahuan mereka.

Keluarganya sudah tahu mengenai Nisha. Keluarga memintanya agar membawa Nisha bersamanya. Dia harus berbicara serius dengan wanita itu. Apa dia harus melamar Nisha? Mungkin dengan melakukan hal itu Nisha akan yakin bahwa perasaannya benar-benar tulus dan dia serius dengan Nisha? Tapi bagaimana kalau lamarannya di tolak? Apa yang akan dilakukannya selanjutnya?

Hah, ini benar-benar dilema baginya. Di satu sisi keluarga menuntutnya untuk membawa pasangan yang ingin dinikahinya. Di sisi lain dia tidak yakin wanita yang ingin dinikahinya mau menerima lamarannya. Apa yang harus dilakukannya?

Setelah beberapa saat berpikir akhirnya Daniel memutuskan untuk pergi ke Surabaya. Untuk memastikan perasaan Nisha terhadapnya.

***

Hai readers sayang 🥰

Semoga masih setia menunggu novel ini update ya 🤗

^ErKa^

Terpopuler

Comments

Sweet Girl

Sweet Girl

Waduh waduh.... Ndak safek Niel....???

2024-12-07

1

Borahe 🍉🧡

Borahe 🍉🧡

anak bungsu kesayangan

2023-11-28

1

Supartini

Supartini

dan jawabannya di tolak kasian daniel

2023-10-07

0

lihat semua
Episodes
1 VISUAL PEMAIN
2 Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3 Ch 2 - Cinta dalam Diam
4 Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5 Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6 Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7 Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8 Ch 7 - Hati yang Patah
9 Ch 8 - Membawamu Pulang
10 Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11 Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12 Ch 11 - Perasaan Bersalah
13 Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14 Ch 13 - H-1
15 Ch 14 - Hari H
16 Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17 PENGUMUMAN
18 Ch 16 - Ingin Bertemu
19 Ch 17 - Bekal Makan Siang
20 Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21 Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22 Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23 Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24 Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25 Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26 Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27 Dia adalah EZRA
28 Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29 Ch 26 - Jangan Menjemputku
30 Ch 27 - Perasaan Marah
31 Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32 Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33 Ch 30 - Tubuhku Panas
34 Ch 31 - Karyawan Baru
35 Ch 32 - Makan di Kantin
36 Ch 33 - Amarah
37 Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38 Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39 Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40 Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41 Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42 Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43 Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44 Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45 Ch 42 - Nonton Film
46 Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47 Ch 44 - Maldives?
48 Ch 45 - Honeymoon
49 Ch 46 - Malam Kita
50 Ch 47 - Kecewa
51 Ch 48 - Menunggumu Pulang
52 Ch 49 - Lepaskan!!
53 Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54 Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55 Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56 Ch 53 - Aku Membencimu
57 Ch 54 - Menghindarimu
58 Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59 Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60 Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61 Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62 Ch 59 - Hamil??
63 Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64 Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65 Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66 Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67 Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68 Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69 Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70 Ch 67 - Cintai Aku
71 Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72 Ch 69 - Berdamai
73 Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74 Ch 71 - Mencintaimu
75 BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76 Ch 72 - My Hubbie
77 Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78 Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79 Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80 Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81 Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82 Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83 VISUAL LAGI
84 Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85 Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86 Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87 Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88 Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89 Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90 Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91 Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92 Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93 Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94 Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95 Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96 Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97 Ch 94 - Jujur Padaku
98 Ch 95 - Cupang
99 Ch 96 - Menemani Meeting
100 Ch 97 - Insecure?
101 Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102 Ch 99 - Permintaan Dareen
103 Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104 Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105 Ch 102- Direktur Terpilih
106 Ch 103 - Perasaan Dareen
107 Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108 Ch 105 - Sebuah Rahasia
109 Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110 Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111 Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112 Ch 109 - Positif
113 Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114 Ch 111 - Pertolongan Pertama
115 Ch 112 - Operasi
116 Ch 113 - Hasil Operasi
117 Ch 114 - Kondisi Daniel
118 Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119 Ch 116 - Calon Tersangka
120 Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121 Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122 Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123 Ch 120 - Metode Lain
124 Ch 121 - Melahirkan
125 Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126 Ch 123 - Perasaan Haru
127 Ch 124 - Belajar Memaafkan
128 Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129 VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130 Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131 Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132 Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133 Side Story 4 : Dareen & Allea
134 Side Story 5 : Princess Alice
135 Side Story 6 : Jordan & Mitha
136 Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137 Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138 Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139 Side Story 10 : Final (END)
140 PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141 NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!
Episodes

Updated 141 Episodes

1
VISUAL PEMAIN
2
Ch 1 - Awal Cinta Bermula
3
Ch 2 - Cinta dalam Diam
4
Ch 3 - Aku Ingin Kamu Menjadi Milikku
5
Ch 4 - Kapan Aku Mendapat Perlakuan Seperti Itu?
6
Ch 5 - Aku Lega Mendengar Kabarmu
7
Ch 6 - Permintaan Keluarga Besar
8
Ch 7 - Hati yang Patah
9
Ch 8 - Membawamu Pulang
10
Ch 9 - Aku Tidak akan Meninggalkanmu
11
Ch 10 - Aku akan Menikahimu
12
Ch 11 - Perasaan Bersalah
13
Ch 12 - Pertemuan Keluarga
14
Ch 13 - H-1
15
Ch 14 - Hari H
16
Ch 15 - Malam Pertama Kita?
17
PENGUMUMAN
18
Ch 16 - Ingin Bertemu
19
Ch 17 - Bekal Makan Siang
20
Ch 18 - Kamu Sakit Apa?
21
Ch 19 - Aku Akan Membantumu
22
Ch 20 - Sejak Kapan Kamu Tumbuh Menjadi Wanita Cantik?
23
Ch 21 - Aku Akan Memandikanmu
24
Ch 22 - Cara Untuk Dekat Denganmu
25
Ch 23 - Sekretaris Pribadi
26
Ch 24 - Tolong Jangan Beritahu Yang Lain
27
Dia adalah EZRA
28
Ch 25 - Menginap di Rumah Kakak
29
Ch 26 - Jangan Menjemputku
30
Ch 27 - Perasaan Marah
31
Ch 28 - Akhirnya Kamu Pulang
32
Ch 29 - Rencana Mommy Kate??
33
Ch 30 - Tubuhku Panas
34
Ch 31 - Karyawan Baru
35
Ch 32 - Makan di Kantin
36
Ch 33 - Amarah
37
Ch 34 - Apa Kamu Menyesal Menikah Denganku?
38
Ch 35 - Aku Tidak Menyesal
39
Ch 36 - Menangkap si Pembuat Masalah
40
Ch 37 - Mengapa Menciumku?!!
41
Ch 38 - Mari Kita Mencobanya
42
Ch 39 - Bagaimana Memperlakukanmu?
43
Ch 40 - Apa yang Kamu Harapkan?
44
Ch 41 - Aku Tidak Suka Istri Kurus
45
Ch 42 - Nonton Film
46
Ch 43 - Kencan Ala Anak Muda?
47
Ch 44 - Maldives?
48
Ch 45 - Honeymoon
49
Ch 46 - Malam Kita
50
Ch 47 - Kecewa
51
Ch 48 - Menunggumu Pulang
52
Ch 49 - Lepaskan!!
53
Ch 50 - Hari Terakhir Magang
54
Ch 51 - Hari Pertama di Kampus
55
Ch 52 - Menjilat Ludah Sendiri
56
Ch 53 - Aku Membencimu
57
Ch 54 - Menghindarimu
58
Ch 55 - Menangkap Istri Licik
59
Ch 56 - Merindukan Istri Licikku
60
Ch 57 - Kamu Sangat Bau!
61
Ch 58 - Meminta Bantuan Ibu Mertua
62
Ch 59 - Hamil??
63
Ch 60 - Aku Mencintaimu Sayang
64
Ch 61 - Aku Benar-benar Hamil!!
65
Ch 62 - Terima Kasih, Aku Bahagia
66
Ch 63 - Mengungkapkan Perasaan
67
Ch 64 - Kamu Imut Kalau Tidur
68
Ch 65 - Kelakuan Istri Labilku
69
Ch 66 - Mengapa Kamu Sangat Tampan?
70
Ch 67 - Cintai Aku
71
Ch 68 - Apa Kalian Masih Sering Melakukannya?
72
Ch 69 - Berdamai
73
Ch 70 - Bisa dilakukan dan Aman
74
Ch 71 - Mencintaimu
75
BIAR NGEHALUNYA SEMAKIN LANCAR
76
Ch 72 - My Hubbie
77
Ch 73 - Berkumpul Bersama Keluarga
78
Ch 74 - Aku Tidak Bisa Menahannya
79
Ch 77 - Sejak Kapan Mencintaiku?
80
Ch 78 - Pertemuan Lagi?
81
Ch 79 - Pertemuan Tak Terduga
82
Ch 80 - Aku Merasa Aman Ketika Bersamamu
83
VISUAL LAGI
84
Ch 81 - Kedatangan Allea Part 1
85
Ch 82 - Kedatangan Allea Part 2
86
Ch 83 - Kedatangan Allea Part 3
87
Ch 84 - Membawakanmu Bekal, Lagi
88
Ch 85 - Apa Yang Kamu Sembunyikan?
89
Ch 86 - Mengapa Bisa Mencintaiku Sebesar Itu?
90
Ch 87 - Dirimu Terlalu Berharga
91
Ch 88 - Jangan Ganggu Istriku!!
92
Ch 89 - Perasaan Takut dan Gelisah
93
Ch 90 - Siapa Kamu Sebenarnya?
94
Ch 91 - Jordan Satrya Sanjaya
95
Ch 92 - Ada Hubungan Apa?
96
Ch 93 - Katakan Kamu Milikku
97
Ch 94 - Jujur Padaku
98
Ch 95 - Cupang
99
Ch 96 - Menemani Meeting
100
Ch 97 - Insecure?
101
Ch 98 - Jenis Kelamin Bayi
102
Ch 99 - Permintaan Dareen
103
Ch 100 - Semakin Besar Ya?
104
Ch 101 - Rapat Umum Pemegang Saham
105
Ch 102- Direktur Terpilih
106
Ch 103 - Perasaan Dareen
107
Ch 104 - Malam di Tepi Pantai
108
Ch 105 - Sebuah Rahasia
109
Ch 106 - Pergi ke Luar Negeri
110
Ch 107 - Aku Menyayangimu, Lil Bro!
111
Ch 108 - Kak Nisha Melahirkan
112
Ch 109 - Positif
113
Ch 110 - Kejadian Tak Terduga
114
Ch 111 - Pertolongan Pertama
115
Ch 112 - Operasi
116
Ch 113 - Hasil Operasi
117
Ch 114 - Kondisi Daniel
118
Ch 115 - Kondisi Mencurigakan
119
Ch 116 - Calon Tersangka
120
Ch 117 - Isi Surat Wasiat
121
Ch 118 - Terima Kasih Karena Sudah Hadir Dalam Hidup Kami
122
Ch 119 - Bangunlah Sayang, Aku Merindukanmu
123
Ch 120 - Metode Lain
124
Ch 121 - Melahirkan
125
Ch 122 - Terjaga Dari Tidur Panjang
126
Ch 123 - Perasaan Haru
127
Ch 124 - Belajar Memaafkan
128
Ch 125 - Aku Hanya Ingin Hidup Bahagia Bersama Keluarga Kecilku
129
VISUAL SEMUA TOKOH NOVEL DANIEL & ALMA
130
Side Story 1 : Hari-hari Bersama Baby Ziel
131
Side Story 2 : Sudah 40 Hari Belum?
132
Side Story 3 : Jodoh untuk Firda??
133
Side Story 4 : Dareen & Allea
134
Side Story 5 : Princess Alice
135
Side Story 6 : Jordan & Mitha
136
Side Story 7 : Sedikit Lagi, Kamu Pasti Akan Melihatku
137
Side Story 8 : Daddy Niel & Baby Ziel
138
Side Story 9 : Akhirnya Menikah Juga
139
Side Story 10 : Final (END)
140
PENGUMUMAN NOVEL LOVE ME PLEASE, HUBBY TERBIT CETAK!!
141
NOVEL DANIEL & ALMA TELAH TERBIT CETAK!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!