Peran Kita

Saat memperhatikan semua B.R.O berhasil dikalahkan dengan mudah oleh Tazuya dan yang lain, Swift Polly menjadi kecewa dengan kinerja robot yang dirancang untuk bisa bertarung dengan baik. Walau demikian, ia cukup bangga dengan hasil yang ia dapatkan dari keempat robot tersebut

“ Haaaaah “

“ Bagaimana ?! “ Tanya Argus

“ Bagus ! Walau mereka sudah dikalahkan, tapi semuanya sesuai dengan rencana, Jenderal ! “

“ Kalau dilihat dari mereka bertarung, kelihatannya mereka benar-benar sebuah ancaman untuk kita. Prisman itu benar-benar melatih mereka dengan sangat baik ! “ Tambah Oxtoroo

“ Sudah pasti. Terlebih. . .mereka adalah Fighter ! “ Kata Argus

Argus kemudian melirik kearah EVA-Q8, dan memerintahkannya untuk kembali kekota Shinjitsu dan melanjutkan misinya untuk mencari Dullart dan memantau apa yang ada dikota tersebut

“ EVA-Q8, kembalilah kekota itu. Lanjutkan misimu dan menyamarlah sebagai manusia ! Pantau kembali anak-anak itu dan juga cari Tuan Muda sampai ketemu“ Perintah Argus

“ Baik, Jenderal ! “ Kata EVA-Q8 langsung menerima misinya dan pergi meninggalkan mereka

“ Aku akan kembali kekapal induk “

“ Eh ? Ada apa ? “ Tanya Oxtoroo

“ Pangeran Morsdantaque sebentar lagi akan kembali kekapal “

Mendengar jawabannya Argus, Swift Polly dan Oxtoroo menjadi kaget. Mereka berpikir bahwa Morsdantaque sudah mendengar semua misi mereka dan berniat akan menghancurkan manusia di Bumi. Argus meminta mereka untuk tetap didalam pesawat selagi Morsdantaque belum mengetahui perkembangan misinya

“ Pangeran. . . “

“ Akan kembali ?! “

“ Jenderal ! Apa kami harus kembali juga kesana ?! “ Tanya Oxtoroo

“ Tidak usah. Tetaplah disini ! Lagipula kelihatannya dia belum tahu apa-apa soal misi ini. Aku akan kembali

untuk membuat ia tidak langsung bertanya tentang apa yang kalian lakukan. Aku pergi dulu ! “

Dikapal induk Thetoid, Argus sudah sampai disana melalui portal dimensi. Ia kemudian bertanya kepada salah satu kadetnya tentang Morsdantaque. Anak buahnya berkata bahwa sang pangeran bersama para kaki tangannya akan segera tiba beberapa menit lagi.

“ Ah, Jenderal ! Senang bisa melihat anda kembali “ Sambut sang kadet

“ Aku dengar Pangeran Morsdantaque akan kembali kekapal. Apa itu benar? ”

“ Ya, Jenderal ! Pangeran dan rombongannya akan datang beberapa saat lagi ”

“ Bagus. Aku akan segera kehanggar ! Ikut aku ! Kita harus berada di posisi! ”

“ Baik, Jenderal ! “

Dihanggar, terlihat pesawat milik rombongan Morsdantaque telah tiba. Argus dan para kadetnya sudah ada diposisi. Saat turun, ia terlihat bersama dengan anak buahnya yang bernama Enegarteez, Rough Polly, Galaztis dan Meteoralez

“ Senang bisa bertemu dengan, Pangeran Morsdantaque. Bagaimana dengan perjalanan anda ? “ Sambut Argus sambil memberikan hormat kepadanya

“ Ya. Aku cukup menikmatinya. Planet Gaa-Naz benar-benar dihuni oleh orang-orang yang keras kepala. Tapi untungnya, aku dan para prajurit bisa mengalahkan mereka dan membuat mereka bertekuk lutut “ Jelas Morsdantaque

“ Itu sangat hebat ! “

“ Mana ayah ? Aku ingin memberikan laporan ini kepada beliau ! “

“ Beliau terakhir berada diruang pemantau. Silahkan ikut aku ! “

Rough Polly kemudian melihat disekitarnya, ia sadar bahwa adiknya, Swift Polly sedang tidak ada bersama Argus.

“ Mana Swift ? “

“ Um. Dia sedang menjalankan misi khusus dari Kaisar. Hanya misi pemantauan disalah satu koloni kita “ Jelas Argus

“ Haaah. . . Aku tidak menyangka Kaisar mengutus dia untuk menjalankan misi pemantauan dan meninggalkan banyak pekerjaan rumah diruangannya. Merepotkan ! Sungguh merepotkan ! “ Gerutu Rough Polly yang langsung pergi keruangan milik Swift Polly

“ Ayo, Pangeran ! “ Ajak Argus

Argus menghubungi Zozo yang sedang mempelajari tentang Planet Bumi. Saat Argus menghubunginya dan mengatakan bahwa Morsdantaque ingin menemuinya, ia langsung menutup semua layar tentang Bumi dan mengizinkan Argus untuk mengajak putranya untuk menemuinya

“ Kaisar. Pangeran Morsdantaque sudah kembali ! Ia ingin menemui anda “ Kata Argus dari layar monitor ruang pemantau

“ Ho. Dia sudah kembali ? Baiklah ! Suruh ia masuk ! “

“ Dimengerti ! “

Kembali di kota Shinjitsu, terlihat Rocco Maarten baru saja menjemput Ramone dari tempat kerjanya untuk kembali ke tempat persembunyiannya. Tempat persembunyian Ramone agak jauh dari kota Shinjitsu, dan tempat itu berupa rumah besar yang cukup megah.

“ Selamat datang kembali, Boss ! “ Sambut Hassan

“ Errr. . .Boss. . .apa anda sudah lihat berita barusan tentang serangan robot misterius dikota dan sekolahan itu ? “ Tanya Chuckles

“ Ya ! Lagipula Aku juga mendapatkan berita yang sangat mengejutkan dari Zi ! “

“ Eeeeh. . .apa itu, Boss ?! Ehehe “

“ Apa kau tidak baca pesan dari Zi ?! Dasar bodoh ! Ia memberitahu kepada kita tentang siapa yang melawan robot tersebut. Mereka ialah si bocah bernama Tazuya Hideyuki Iga dan Inuyari Namidashi. Mereka dibantu dengan ketiga teman-temannya dan juga bersama dengan sang mantan Delta ! “ Jelas Ramone dengan nada agak kesal kepada Chuckles

“ Jadi. . . calon El-Fighter selanjutnya adalah anak sekolahan ? Hmph. . . kelihatannya menarik “ Kata Rocco dengan nada remeh

“ Lalu. . . soal robot itu . . . apa anda tahu darimana asal mereka ? “ Tanya Hassan

“ Kalau menurut perkiraanku, kemungkinan besar mereka ada hubungannya dengan alien dari pesawat asing itu “ Kata Ramone

“ Jadi sekarang. . . apa yang harus kita lakukan ? “ Tanya Rocco

“ Aku akan mencari info tentang keberadaan robot tersebut. Soal anak-anak itu adalah urusan yang mudah ! “ Kata Ramone sambil memasuki ruang kerjanya dan meninggalkan mereka bertiga didepan pintu ruang kerja tersebut

“ Kalian tahu ? Aku memiliki perasaan bahwa Boss berencana untuk kerjasama dengan si Alien pemilik robot tersebut. Apa menurut kalian itu ide yang gila ? “ Tanya Chuckles

“ Dia pernah bersatu dengan Wendigo 15 tahun yang lalu. Jadi tidak usah berlagak heran jika Boss benar-benar ingin bekerja sama dengan mereka. Jika ia berhasil ” Kata Hassan

Sementara itu dirumah Rigel, Tazuya perlahan membuka matanya saat kesadarannya kembali turun pasca merasakan kontak spiritual milik Inuya, Ryuga dan Ataru. Ia mendengar suara disampingnya, ternyata itu adalah suara dari keempat teman-temannya, yang ternyata Inuya, Ryuga dan Ataru baru saja sampai kerumahnya Rigel. Sambil mengobati luka yang dialami Ryuga, Rigel menjelaskan tentang robot tersebut. Saat Tazuya terbangun dan mulai mengenal suara tersebut, ia langsung menghampiri mereka

“ Menurut info yang diberikan oleh Dullart, robot yang kalian hadapi itu ialah robot milik para Thetoid. Umm. . . jika kalian ingat berita tentang pesawat jatuh yang didekat kota ini, itu adalah pesawat milik mereka “ Jelas Rigel

“ Robot B.R.O adalah robot petarung yang selalu diandalkan militer Thetoid. Aku yakin Swift Polly atau tidak

Jenderal Argus mengirim mereka untuk mengetes seberapa besar tingkat kekuatan kalian “ Dullart menambahkan

“ Mengetes kekuatan ? Tapi yang mereka lakukan ialah berusaha mau membunuh kami ! “ Gerutu Inuya

“ Itu benar “ Jawab Ryuga dengan singkat

“ Apakah robot-robot setipe mereka masih berkeliaran dikota ini ? “ Tanya Ataru

“ Kalau untuk hasil pantauan aku dan Dullart-san sepertinya tidak ada “ Jawab DECA-I

“ Eeeeh. . .  Jadi robotnya Tazuya ini bisa tahu segalanya juga yaaa “ Tanya Jubei

“ Hehe. . .ya. . . itu karena dia adalah ciptaan dari salah satu temanku “ Jawab Rigel

“ KALIAN ! “ Teriak Tazuya dengan nada kaget saat mendatangi mereka

“ Eh ?! “

Tazuya, dalam keadaan kebingungan, melihat kearah Ryuga. Ternyata Tazuya masih kepikiran soal pernyataan Ryuga tentang Spezialist. Ini membuat kelima remaja tersebut terlibat argumen tentang pernyataan tersebut

“ Kau ! Hei ! Kasih tahu kepada kami soal Spezialist ! Apa benar kau sebenarnya berencana untuk memusuhi kami ?! “ Tanya Tazuya sambil menunjukan tangannya ke Ryuga

“ Tazuya ! Kamu bicara apa ? “ Tanya Jubei yang kebingungan

“ Aaah. . . Ryuga ! Ceritakan kepada kami soal Spezialist yang katanya ditakdirkan untuk menjadi musuh El-Fighter!

Aku yakin dibalik semua pertemanan kita, kau pasti punya maksud lain dibalik semua ini ‘kan ?! “ Kata Tazuya

“ Ryuga-san. . . musuh kita ?! Jangan bercanda, Tazuya-kun ! “ Kata Ataru sambil berusaha menenangkan Tazuya

Ryuga yang awalnya terdiam kemudian beranjak dari ranjang dan kemudian memegang kerah bajunya Tazuya karena muak akan dituduh sebagai penusuk dalam pertemanan mereka. Sebelum Tazuya dan Ryuga benar-benar akan berkelahi, Inuya dan Rigel melerai mereka berdua , serta mengajak mereka untuk keruang pemantau agar semuanya bisa dibicarakan disana dengan baik-baik

“ Sudah Cukup ! Aku lelah dituduh sebagai penusuk hanya karena aku seorang Spezialist ! “ Kata Ryuga dengan nada tingginya sambil memegang kerah baju Tazuya

“ Apa ?! Kenapa tiba-tiba marah jika kau tahu itu sudah takdir ?! “ Tanya Tazuya dengan ekspresi amarahnya kepada Ryuga

“ Jadi KAU berpikir aku akan melakukan itu ! “

“ Kalau kau berpikir bahwa kau bisa melawan takdir dari rasmu. . . BUKTIKAN, RYUGA MANGETSU ! “

“ Hentikan ! Jangan cari gara-gara disini ! “ Kata Inuya sambil melepaskan cengkraman mereka berdua

“ Inuya. . .aku hanya. . . “

“ Namidashi ! Apa yang dilakukan Hideyuki ini sudah. . . “

“ CUKUP ! “ Kata Rigel dengan nada tegas yang membuat mereka semua memperhatikannya

“ Baiklah ! Kelihatannya kalian semua belum siap untuk menerima peran dan takdir kalian sebagai El-Fighter ! Jika kalian ingin semuanya dibicarakan baik-baik, mari. . .ikut aku keruang pemantauan ! Kita bicarakan semuanya disana ! “

Mendengar ajakan Rigel, Tazuya dan Ryuga akhirnya berhenti berargumen. Mereka berdelapan akhirnya pergi keruang pemantau. Sambil berjalan,Tazuya terlihat masih belum sepenuhnya pulih dari epilepsinya yang membuat ia sedikit kesulitan untuk berjalan. Inuya yang melihatnya langsung membantunya untuk berjalan

“ Inuya. . .apa aku salah berkata itu didepan Ryuga ? “ Tanya Tazuya

“ Sebenarnya. . .Iya. Tapi aku bisa memahaminya, Tazuya. Kamu memang orang yang keras yang selalu mengkhawatirkan orang yang kamu peduli. Jadi. . .wajar kalau kamu bertingkah seperti ini “ Jelas Inuya

Ryuga yang tidak sengaja mendengarkan mereka tidak berkata apa-apa. Namun, ia memasang ekspresi

khawatirnya karena ia takut bahwa mereka benar-benar akan memusuhinya akan apa yag baru saja terjadi

*****

Di SMA Internasional Shinjitsu, terlihat semua siswa-siswi kelas 1-LA-A sedang berada didalam kelas sedang mencemaskan keberadaan Tazuya dan yang lain. Itu dikarenakan ada siswa senior tidak sengaja melihat mereka bertiga bertarung melawan B.R.O No.1 dan No.4 dari kejauhan.

“ Aduuuuhh. . . nomornya Mangetsu-san juga tidak diangkatnya ! “ Gerutu Vladimir dengan nada kecemasan

“ Bukan’kah dia sedang ada kesibukan di Tsuki Entertaiment ? “ Tanya Elma

“ Kamu tidak tahu ada berita bahwa mobil milik keluarga Mangetsu diserang oleh robot asing ? Kemungkinan besar

Mangetsu juga menjadi target robot besar itu karena dia melarikan diri dari mobil milinya “ Jelas Shan Lee sambil memperhatikan Smartphonenya

“ Bagaimana dengan Kurenai ? “ Tanya Rattana

“ Sama saja “ Jawab Kenneth

Vlada kemudian angkat bicara dan mengusulkan untuk mencari mereka diklinik atau rumah sakit terdekat. Namun Vladimir mengatakan bahwa Pak Raymundo Gracia sedang mencari keberadaan mereka disana dan menunggu kepastian dari guru mereka tersebut tentang keberadaan mereka

“ Bagaimana jika kita cari mereka berlima keklinik atau tidak rumah sakit dikota ini ? Mungkin saja mereka terluka dan sedang dirawat disalah satu tempat itu “ Usul Vlada

“ Ide yang bagus ! “ Jawab Dan

“ Bukan’kah Pak Gracia bilang kekita bahwa ia sedang mencari mereka keseluruh rumah sakit dan klinik dikota ini ?

Beliau juga berpesan untuk menunggu jawaban darinya. Jadi yaaa. . . kita tunggu saja kepastiannya. Lagipula ini masih jam 3 loh “ Jelas Vladimir

“ Hei hei ! Jadi kita berdiam disini saja dan tidak ngapa-ngapain, gitu ? “ Tanya Kiko

“ Ayo deeeh. . . kau tidak ingat tugas yang diberikan Ibu Xia Ping ? Kerjakan sekarang jika kau tidak mau mengerjakannya dirumah dan mau berdiskusi dengan siswa lain ! “ Kata Alessander

“ Alaaaa tugas Ibu Xia Ping tidak begitu susah loh~ “ Kata Kiko sambil melanjutkan memainkan game online di tabletnya

Saat semua siswa sedang membicarakan Tazuya dan yang lain, Haku yang duduk dibangkunya tidak berkata apa-apa dan hanya bisa memperhatikan mereka. Dan kemudian ia memperhatikan jendela, sambil berpikir kemana mereka berlima pergi

“ Mereka kemana ? “ Kata Haku dalam hati

Sementara itu di rumah milik Rigel, Tazuya dan yang lain sudah ada diruang pemantauan sambil mendengarkan semua penjelasan Rigel tentang Fighter dan El-Fighter. Saat Rigel selesai menjelaskan tentang El-Fighter, Tazuya dan yang lain kemudian terdiam karena ragu untuk menerima posisi baru mereka

“ Jadi. . . pemilihan calon El-Fighter itu bersifat acak ya ? “ Tanya Jubei

“ Ya. Calon El-Fighter dipilih karena takdir mereka. Dan itu sudah pasti ada alasan terkuat kenapa kalian bisa

terpilih. Hanya saja. . . kelihatan kalian belum tahu apa yang membuat kalian menjadi El-Fighter “ Jelas Rigel

“ Tunggu sebentar. Anda bilang sebagai sebelum kita tahu siapa calon El-Fighter sebelum kita melihat wajah mereka, kita hanya bisa mendeteksi mereka dari suara mereka. Tapi. . . kenapa kami bisa melihat satu sama lain walau kami belum tahu kalau Ryuga, Ataru dan Jubei adalah calonnya ? “ Tanya Inuya

“ Mungkin itu karena ada pengaruhnya dengan kekuatan melihat masa depanku. Aku yakin kalian masih ingat kejadian dimana aku tidak sengaja menyentuh Tazuya kemarin malam, yang membuat kita mendapat penglihatan aneh beberapa hari yang lalu” Jelas Ataru

“ Hoooh. . . jadi apa yang kulihat waktu itu bukan hanya karena aku sudah terlalu gila untuk memikirkan sesuatu ? Sudah kuduga itu pasti adalah semua darimu, Ataru” Kata Jubei sambil menunjukan tangan kearah Ataru

“ Ya, itu benar Nak Inuya. Aku lupa ingin memberitahu hal itu karena aku pikir tidak semua Fighter yang memiliki

kekuatan pengendali waktu akan mengalami hal yang sama seperti Nak Ataru “ Kata Rigel

“ Itu benar. Kami belum tahu apa alasan kenapa kami terpilih menjadi El-Fighter. Lagipula, aku pernah dengar

dari almarhum ayahku kalau kebanyakan para El-Fighter itu terpilih saat usia mereka 18 tahun “ Jelas Tazuya

“.Penciptanya DECA-I, Dennias Aditya, seorang Hacker termuda yang sangat ditakuti oleh orang lain, menjadi El-Fighter diusia 15 tahun. Usia yang sama dengan kalian berlima. Lalu temanku, Nigulas. . .ia menjadi El-Fighter diusia 45 tahun. Sepertinya pemilihan El-Fighter sudah tidak memperdulikan usia berapa harus menjadi penerus yaaa“ Tambah Rigel sambil memeluk DECA-I

“ Umm. . . kelihatannya aku yang paling tua disini yaaa~ “ Kata Ataru

“ Hah ! Iya ya “ Kata Inuya

“ Dan. . . bagaimana dengan sekolah kita ? “ Tanya Jubei

( Tiba-tiba suasana menjadi hening)

“ Eeeeehh. . .Eeeeh. . . kok kalian tiba-tiba jadi termenung seperti ini~ “ Tanya DECA-I yang kebingungan

“ Maaf. . . kami hanya. . . sedikit ragu untuk menerima posisi ini “ Kata Tazuya

Rigel memahami apa yang Tazuya maksud. Ia kemudian bercerita bahwa tidak semua calon El-Fighter dengan senang hati menerima posisi terbaru mereka. Namun perlahan, berkat latihan dan kerjasama yang mereka lalui, cepat atau lambat El-Fighter akan saling memahami akan takdir mereka satu sama lain

“ Begitu ya. Tenang. . . sebenarnya bukan hanya kalian saja kok yang ragu untuk menerima ini “ Kata Rigel

“ Yaaa. . . itu karena kami semua masih berstatus sebagai pelajar “ Kata Inuya

“ Dan dua diantara kami berasal dari ras yang sebenarnya sangat tabu untuk berhubungan baik dengan Fighter “ Ataru menambahkan

“ Aku sebenarnya bukanlah manusia atau ras yang berasal dari bumi. Pada awalnya, aku bisa berada diplanet ini

murni karena sebuah kecelakaan. Kecelakan itu membuat aku berada disini dan mempelajari apa yang ada diplanet ini. Dunia manusia ternyata tidak ada bedanya dengan planet di Galaksi Prism. . . hanya saja, ini masih lebih baik dari di Prism “ Jelas Rigel tentang asal usulnya

“ Jadi. . .tidak ada alien yang menjadi El-Fighter sebelum anda ? “ Tanya Tazuya

“ Ya. Tapi aku yakin, suatu saat ada hibrida manusia yang memiliki darah Alien akan menjadi penerusku “ Kata Rigel sambil melirik kearah Tazuya

“ Dan itu membuatku semakin tidak paham kenapa aku. . . berasal dari ras yang ditakdirkan menjadi musuh Fighter akhirnya menjadi Spezialist pertama dalam sejarah yang menjadi El-Fighter “ Kata Ryuga yang masih menundukan kepalanya

“ Ayolah Ryuga-san. Jika memang benar Spezialist dan Fighter memiliki hubungan yang sangat buruk, aku yakin ada maksud tertentu kenapa kamu ditakdirkan untuk menjadi Fighter. Mungkin saja. . .ini adalah pertanda baik “ Jelas Ataru yang mendekati Ryuga

Mendengar penjelasannya Ataru, semua orang didalam ruangan tersebut tersenyum, termasuk Tazuya yang awalnya jengkel dengan kebenaran tersebut. Ryuga berpikir sejenak, dan ia merasa bahwa apa yang dikatakan Ataru ada benarnya. Ia kemudian tersenyum dan berterima kasih kepada teman-temannya

“ Mungkin kamu benar, Kurenai-san. Terima kasih. . .karena kalian masih memberikan kesempatan kedua untukku “ Kata Ryuga

“ Yaaa. . .itu karena kamu adalah teman kami. Jika memang itu bisa diubah, mari. . . kita lakukan ! “ Kata Tazuya

“ Ya ! “

“ Itu baru namanya semangat anak muda ! “ Kata Dullart dengan penuh semangat

“ Aku suka dengan semangat kalian ! Baiklah anak-anak, mari lihat kesini “ Kata Rigel sambil membukakan komputer yang ada dibelakangnya

Rigel kemudian menunjukan rancangan battlesuit mereka. Ia mengatakan bahwa Tazuya dan Inuya sudah menduga bahwa Ryuga, Ataru dan Jubei adalah calon El-Fighter lainnya, dan karena itu ia sudah menyiapkan rancangan untuk mereka. Saat melihat rancangan tersebut, Tazuya teringat tentang Fighter Possession yang ia katakan dan meminta untuk kembali menjelaskan itu kepada mereka berlima

“ Woah ! Ini apa ?! “ Tanya Jubei

“ Battlesuit. Saat kalian dalam menerima misi, kalian akan memakai ini untuk melindungi identitas kalian sebelum kalian menjadi El-Fighter yang sesungguhnya “ Jawab Rigel

“ Kereeen. . . ini jadi seperti di film Tokusatsu dan juga komik super hero ! Oh ya Tuan Rigel. . . kalau kita

jadi El-Fighter apa kita dapat banyak penghargaan ?! “ Jubei kembali bertanya dengan penuh semangat

“ Woow Woow. . .Nak Jubei. Aku sebenarnya tidak enak mengatakannya. Tetapi yang harus kamu tahu bahwa menjadi El-Fighter itu tidak sama seperti apa yang kamu harapkan seperti tokoh-tokoh di komik atau televisi. Kami masih mendapatkan penghargaan, tapi jangan terlalu banyak mengekpetasi yang berlebihan “ Jelas Rigel

“ Ooooh. . .Oke “ Jawab Jubei dengan singkat

“ Um. . . Tuan Rigel. Anda belum sempat membahas soal Fighter Possession. Kira-kira. . . itu apa, ya ? “ Tanya Tazuya sambil teringat perkataan Rigel beberapa hari yang lalu

“ Oh, aku hampir lupa. Fighter Possession ialah sebuah senjata pertarungan andalan mereka yang biasanya itu melambangkan ciri khas para Fighter dan El-Fighter. Possession memiliki empat tahap untuk El-Fighter. Tahap 1 yaitu dinamai “tahap segel”. Lihatlah Anthemusaku ini. Saat sedang tidak bertarung, ia akan selalu berada ditahap ini. Dan saat aku ingin bertarung-“

( SRIIING)

“-Anthemusa akan berubah wujud. Inilah yang disebut tahap 2, yaitu “tahap lanjutan”. Fighter kelas-A serta para

El-Fighter yang sering berlatih Possession mereka akan bisa bisa pergi ke tahap ke-3. Tapi untuk mendapatkannya, kalian harus sering berlatih dan memahami takdir kalian sebagai seorang Fighter. Kalian tidak bisa memaksakan diri untuk mendapatkannya” Jelas Rigel sambil menunjukan Anthemusanya kepada mereka berlima

“ Woaaah. . . keren ! “ Kata Tazuya berdecak kagum

“ Satu lagi!  Fighter hanya memiliki 3 tahap. Tapi untuk El-Fighter sendiri. . . kalian harus bisa mendapatkan 4 tahap. Di tahap keempat, ini adalah tahap yang sangat sulit. Setiap El-Fighter memiliki cara yang berbeda untuk mendapatkan tahap tersebut. Biasanya ini berhubungan dengan mereka untuk saling percaya dan memahami satu sama lain “ Jelas Rigel

“ Begitu ya. Jadi sekarang. . .kita harus berlatih untuk mendapatkan Fighter Possession ? “ Tanya Inuya

“ Tepat sekali ! Selagi kalian berlatih untuk mendapatkan Possession dan meningkatkan kemampuan Fighter

kalian. . . kalian juga akan menjalankan sebuah misi untuk melindungi masyarakat disekitar kota ini “ Jawab Rigel

“ Nah. . . ikut aku “

Rigel kemudian beranjak dari kursinya dan mengajak mereka berlima untuk pergi keruangan latihan. Diruangan tersebut, mereka takjub dengan apa yang mereka lihat diruang latihan. Ruangan tersebut sangat luas dan memiliki gaya yang futuristik. Didepan mereka, terdapat sebuah arena yang bernama “digital arena”. Arena tersebut digunakan untuk mengetes seberapa jauh hasil kemampuan dan kekuatan mereka. Sesuai namanya, arena tersebut bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan bahwa bisa mengatur jumlah hologram musuh yang akan diciptakan untuk latihan

“ Anak-anak. . . ini adalah ruangan kalian untuk melakukan latihan. Seperti yang kalian lihat, ini adalah “digital

arena”. Jika kalian ingin mencoba seberapa jauh tingkat kemampuan dan kekuatan kalian, cobalah disini. Kalian tinggal mengatur dipengarutan ini atau minta saja kepada FAIS untuk mengatur arena dan jumlah hologram musuhnya “ Jelas Rigel

“ FAIS ? “ Tanya Ryuga

“ Ya. Sistem pintar dirumahku “

Jawab Rigel

“ Salam kenal anak-anak ! Namaku adalah Fighter Artificial Intelligence System. Tapi penciptaku selalu memanggilku FAIS “ Sambut FAIS

“ Jadi. . . kapan kita memulai pelatihannya ? “ Tanya Tazuya

“ Kita akan kembali bertemu disini dua hari yang akan datang. Karena ada beberapa yang harus menyelesaikan rancangan battlesuit ini. Aku ingin kalian semua datang dalam keadaan siap untuk melakukan pelatihan ini. Sampai disini apa ada yang ingin ditanyakan ? “ Jelas Rigel yang diakhiri kembali bertanya kepada Tazuya dan yang lain

“ Untuk sementara tidak ada, tuan “ Kata Tazuya

“ Begitu ya. Baiklah, jika kalian sudah paham ! Aku akan menunggu kesiapan kalian dua hari kemudian. Aku

berharap. . . kalian secepatnya bisa memahami takdir kalian dan alasan kenapa kalian menjadi El-Fighter “

Mendengar hal itu, Tazuya dan yang lain hanya bisa terdiam. Tazuya berpikir sejenak, ia kemudian berterima kasih kepada Rigel karena bersedia untuk membimbing dan menyelamatkan mereka dari bahaya yang menimpa mereka

“ Terima kasih, Tuan Rigel. Kami memang belum tahu apa takdir kami. Tapi aku sangat berterima kasih. . . karena anda benar-benar bersedia untuk menjadi pembimbing kami dan telah meyelamatkan kami ! “

Mendengar hal itu, Rigel menjadi terharu. Ia kemudian tersenyum kepada mereka berlima. Dullart, walaupun ia bukan seorang Fighter, juga ikut tersenyum kepada mereka

“ Aaaah ! Aku merasa tidak enak dengan kalian semua ! Tapi tenang saja, walau aku seorang Thetoid, tapi aku

akan membantu kalian agar tidak diserang oleh umatku ! ” Kata Dullart sambil memegang pundak Rigel

*****

Dikapal induk Thetoid, terlihat Argus masih berada diruang pemantau sambil mendengar semua laporan Morsdantaque kepada Kaisar Zozo. Zozo yang mendengar semua cerita dari putra sulungnya merasa sangat bangga dengan usahanya. Kemudian Morsdantaque bertanya apa yang sedang ia lakukan diruang pemantau. Zozo menjelaskan bahwa putra bungsunya, Dullart, melarikan diri dari mereka dan sedang diburu oleh Argus bersama dengan Swift Polly dan Oxtoroo di bumi

“ Aaaaaahhh. . . begitu ya. Bagus ! Aku sangat senang  karena kamu bisa menaklukkan planet itu dengan mudah ! “ Puji Zozo

“ Sebenarnya aku sangat tidak menyukai Planet Gaa-Naz. Tidak hanya penduduknya yang keras kepala, tetapi juga ternyata Planet itu agak gersang untuk dijadikan koloni kita “ Gerutu Morsdantaque

“ Apa kamu menemukan sesuatu yang cukup berharga dari Planet itu ? “

“ Tambang batu lava. Kalau dilihat ini bisa jadi bahan yang bagus untuk persenjataan kita seperti pedang dan tombak kita “ Jelas Morsdantaque sambil mengeluarkan sample batu dari celananya

“ Hooo. . . baiklah jika begitu ! Jika memang Planet tersebut tidak cocok untuk dihuni oleh umat kita, kurasa tidak ada salahnya kita mengambil benda itu untuk persenjataan ! Nanti kamu kirimkan para pekerja untuk ke Planet itu dan ajak Gretue untuk melakukannya ! “ Perintah Zozo

“ Anda. . .apa yang sedang anda lakukan disini ? “ Tanya Morsdantaque

“ Hooo. . . jadi kamu tidak tahu Dullart kembali menjadi anak nakal dan melarikan diri ke Planet bumi ?! “

“ Planet bumi ? Dimana itu ? “

“ Aaaah. . . sebenarnya masih jauh dari Planet yang berada didekat kapal induk ini. Tapi aku sudah mengutus Argus, Swift Polly dan juga Oxtoroo Jr. Untuk pergi mencarinya sekaligus menganalisa kehidupan diplanet tersebut “ Jelas Zozo

Mendengar penjelasannya Zozo, Argus menjadi agak panik. Ia mendapatkan perasaan yang tidak enak tentang keputusan Morsdantaque. Dan benar saja, sang pangeran tersebut tertarik untuk mencari tahu tentang Planet tersebut dan meminta izin kepada Zozo untuk pergi ke Bumi. Namun, Zozo tidak memberikannya izin karena dia harus menuntaskan perintahnya untuk kembali ke Planet Gaa-Naz

“ Apa ? “ Kata Argus dalam hati

“ Sepertinya menarik untuk dilihat sekaligus untuk mencari dan menghukum si anak durhaka itu ! “ Kata Morsdantaque

“ Hei ! Kau belum menjalankan apa yang aku perintah, Morsdan ! Aku tidak akan mengizinkanmu untuk kesana sebelum aku melihat hasil kerjamu bersama Gretue ! Lagipula, misi ini sedang dijalankan oleh Argus dan yang lain. Jadi biarkan mereka yang mengerjakannya ! Paham ! “ Jelas Zozo dengan nada tegas

“ Baiklah ! Maafkan aku, ayah ! “

“ Bagus ! Sekarang temui Gretue diruangannya ! Dan Argus, kembalilah kebumi !” Perintah Zozo sambil mengakhiri pembicaraannya bersama Morsdantaque

“ Baik, yang mulia ! “

Morsdantaque dan Argus keluar dari ruang pemantau, sedangkan Zozo kembali mempelajari tentang Planet Bumi. Sambil berjalan, Morsdantaque memberi peringatan kepada Argus bahwa jika ia mendengar bahwa misi yang mereka jalankan mengalami masalah, ia tidak segan akan mengambil tindakan serius dan mengeluarkan “solusi terakhir” untuk menuntaskan misi mereka dengan cepat

“ Jadi. . .bagaimana dengan misi kalian, Jenderal ? “ Tanya Morsdantaque

“ Berjalan dengan lancar, Pangeran ! “

“ Jenderal, aku merasa jawabanmu itu bukanlah jawaban yang tepat untuk menjelaskan tentang Planet itu. Tapi yaaa. . .kurasa aku tidak punya pilihan selain mempercayakannya kepadamu dan juga Swift Polly dan Oxtoroo “ Jelas Morsdantaque

“ Tapi ! Jika aku mendengar bahwa kamu mendapatkan masalah serius. . . aku tidak akan segan mengeluarkan solusi terakhir untuk menuntaskan misinya ! Aku pergi dulu, Jenderal ! “ Peringatnya sambil membisikannya ketelinga Argus

Saat Morsdantaque pergi meninggalkannya, Argus yang mendengar ini menjadi sangat jengkel akan apa yang ia katakan kepadanya. Sambil menggertak, ia kemudian pergi ke portal dimensi dan kembali kebumi. Sementara itu, Morsdantaque pergi menemui Rough Polly diruangannya. Ia meminta Rough Polly untuk menghubungkan sistem pengamat yang ada di EVA-Q8, Melee-Function dan Mag-Ni5 untuk dihubungkan kesistem kapalnya. Agar ia bisa memperhatikan semua apa yang dilakukan mereka dibumi

“ Rough Polly ! “ Panggil

Morsdantaque

“ Pangeran ? “

“ Kira-kira robot apa yang digunakan

Argus untuk misi rahasianya ! “

“ Kalau dilihat, robot yang beliau gunakan ialah EVA-Q8, Melee-Function dan Mag-Ni5. Oh. . .aku juga lihat mereka

menggunakan empat B.R.O, dan mereka semua dihancurkan oleh seseorang misterius yang belum aku identifikasikan ! “ Jelas Rough Polly sambil memperhatikan monitor

“ Hah ! Jadi begitu ya ! Sekarang aku tahu kenapa Argus dari tadi hanya bisa terdiam semasa pembincangan aku dengan ayah. Baiklah, retas sistem pengamatan ketiga robot itu. Aku ingin tahu apa yang mereka lakukan diplanet tersebut ! “

“ Baik, Pangeran ! “

Sementara itu, EVA-Q8 terlihat kembali kekota Shinjitsu untuk kembali melanjutkan misinya sambil mengubah penampilannya dengan  program “Holo-skin” seperti manusia agar tidak ada yang mencurigainya

“ Baiklah ! Misi kembali dilanjutkan ! “

Disaat yang bersamaan, Tazuya dan yang lain sedang berjalan pulang kembali keasrama mereka. Sambil melihat sunset dari jembatan dikota tersebut, Tazuya masih berpikir tentang peran mereka sebagai El-Fighter dan cita-cita mereka.

“ Sudah lama ya kita tidak kesini. Kalian ingat pertama kali kita mampir ketepi sungai itu ? “ Tanya Tazuya

“ Ya. Aku teringat Inuya-kun hampir tenggelam disini walau sungainya bisa dikatakan agak dangkal  “ Kata Ataru

“ Ia tenggelam karena kebodohannya sendiri “ Kata Ryuga dengan nada yang pedas

“ Hei ! Sudahlah jangan diingatkan lagi ! “ Gerutu Inuya

“ Dan dari sana aku pikir hanya aku yang dikatakan aneh dikelompok kita “ Jubei ikut-ikutan berkomentar

“ Menurut kalian. . . seperti apa kita nanti saat kita resmi menjadi El-Fighter ? “ Tazuya bertanya kepada mereka berempat

“ Apa nanti orang lain mau menerima kita sebagai El-Fighter ? Apalagi termasuk teman sekelas dan juga keluarga kita. Ya. . .itulah yang sedang kupikirkan sekarang, Tazuya “ Kata Inuya

“ Dan apa ini berpengaruh dengan cita-cita kita ? “ Lanjut Tazuya

“ Cita-cita ya. . . kalian tahu, ada banyak sekali yang ingin kulakukan dimasa depan. Aku ingin jalan-jalan keluar

negeri. . . bisa mencoba masakan yang mahal. . . bekerja ditempat yang bergengsi. . .dan tidur dihotel berbintang. Dan aku sama sekali tidak menyangka bahwa aku juga bagian dari kelompok penyelamat masa depan umat manusia” Jelas Jubei

“ Aku bisa berharap aku konsisten dengan cita-citaku. Seperti yang kalian tahu, kita sedang melewati masa dimana kita terkadang tidak konsisten dengan apa yang kita inginkan sejak awal “ Kata Inuya

“ Aku malah. . . berpikir apa aku bisa menjadi lebih bebas. Aku masih memikirkan apa yang bisa kulakukan agar ayah dan ibu bisa mengizinkan aku untuk menjadi seperti kalian “ Jelas Ryuga

Tidak lama kemudian, Kenneth dan Kiko tidak sengaja melihat mereka dijembatan. Saat Kenneth yakin bahwa itu Tazuya dan yang lain, ia memanggil dan menghampiri mereka

“ Oiiiiiii “

“ Itu. . . Kiko. . .Glenn-san ! “ Kata Ataru

“ Hei ! Hei ! Darimana saja kalian ? Siswa lain banyak cerita bahwa kalian diserang oleh robot aneh yang menyerang sekolah kita ! “ Tanya Kiko

“ Itu benar ! Kami diserang robot itu ! Tapi jangan khawatir, sang El-Fighter itu menolong kami dan membawa kami

ke klinik terdekat “ Jelas Tazuya

“ Jadi, kalian tidak bertemu dengan Pak Gracia ? Beliau berusaha mencari kalian di rumah sakit dan klinik sekitar kota “ Tanya Kenneth

“ Ah. . .um. . . belum. Kami belum bertemu beliau “ Kata Inuya

“ Ya. .  nanti suduh Golomanov-san saja yang melapor kebeliau. Ayo, kita kembali. Semua sudah menunggu kalian!“ Ajak Kenneth

“ Ya ! “

Mereka bertujuh akhirnya kembali ke asrama bersama-sama. Di Asrama siswa, terlihat siswa-siswi kelas 1-LA-A lainnya sedang menunggu didepan gerbang asrama tersebut, melapor kepada Vladimir akan pencarian mereka. Saat Tazuya memanggil mereka, semua siswa-siswi tersebut melihat kearahnya dan menghampiri mereka bertujuh. Mereka lega akhirnya Tazuya dan yang lain bisa kembali dengan selamat. Melihat hal itu, Vladimir langsung memberikan pesan teks kepada Pak Gracia bahwa Tazuya dan yang lain sudah ditemukan dan kembali dengan selamat

*****

Terpopuler

Comments

Desshio08

Desshio08

makhluk bumi dalam bahaya. dipenuhi robot-robot penghancur.

2021-05-10

2

lihat semua
Episodes
1 Prologue : Memasuki 2100
2 Hari Pertama
3 Pertarungan
4 Sebuah Kabar Besar
5 Pendekatan
6 Pembalasan Atraco
7 Adaptasi I : Permainan Dimulai
8 Adaptasi II : Selidik
9 Masalah Besar
10 Hentikan Mereka
11 Seperti Waktu Itu
12 Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13 Sabotase
14 Serang Mereka I : EPSILON
15 Serang Mereka II : DELTA
16 Serang Mereka III : GAMMA
17 Peran Kita
18 Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19 Pelatihan I : Guru vs Murid
20 Pelatihan II : Semangat
21 Bersekongkol Dengan Para Manusia
22 V-FIGHTER
23 Fighter Possession I : Bangkit
24 Fighter Possession II : Tantangan
25 Hasil
26 Sisi Lain
27 Atraco vs Theta
28 Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29 Manusia Sialan Yang Kutemui
30 Operasi Pencarian Dilanjutkan
31 Invasi Thetoid I : Superbia-07
32 Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33 Invasi Thetoid III : Tumbukan
34 Invasi Thetoid IV : Astraser
35 Harapan Baru
36 Malam Setelah Penyerangan
37 Petaka
38 Tak Terduga
39 Jangan Bercanda !
40 Hukuman
41 Keingintahuan
42 Latihan Dilanjutkan
43 Mencari Batasan dan Potensi
44 Our Real Enemy
45 When People Can’t Accept Something
46 Mereka Datang !
47 Keluarga
48 Descendant Of The Untouchable Huntress
49 Kita Tidak Sama !
50 A Light from Inner Spirit
51 (VISUAL Part 1) Main Character
52 (Kepo Session) Part.1
53 51. Kelemahan
54 52. Operasi Pencarian di Festival
55 53. Masalah Ganda I
56 54. Masalah Ganda II
57 55. Masalah Ganda III
58 56. Not Worth To Kill
59 57. Bond Between Sister I
60 58. Bond Between Sister II
61 59. Ajakan dari Karin
62 60. True Feeling
63 61. Can’t Have Same Feeling With You
64 62. Salah Perhitungan I
65 63. Salah Perhitungan II
66 64. Salah Perhitungan III
67 65. Salah Perhitungan IV
68 66. Kecerobohan
69 66. Kecerobohan
70 67. Aksi Bodohmu
71 68. Overthinking
72 69. Cara Lain I
73 70. Cara Lain II
74 71. Gedung markas MIRA
75 72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76 73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77 74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78 75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79 76. Ku Hargai Keputusanmu
80 77. Wondering
81 78. Something You Hide
82 79. No Right To Know
83 80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84 81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85 82. Friendly Fight
86 83. Something Impossible Can Be Possible
87 84. Unbelievable
88 85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89 86. Hide and Seek
90 87. Playtime is OVER !
91 88. Tepat Waktu
92 89. From This, Im Decide to... I
93 90. From This, Im Decide to... II
94 91. Senja itu
95 92. Pandangmu
96 93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97 94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98 95. Hadapi atau Hindari I
99 96. Hadapi atau Hindari II
100 97. Hadapi atau Hindari III
101 98. Daddy Long Legs
102 99. Nekad I
103 100. Nekad II
104 (VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105 101. Visitors of Dormitory I
106 102. Visitors of Dormitory II
107 103. Hasil Perundingan
108 104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109 105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110 106. MISSION START
111 107. Be Careful
112 108. FOILED
113 109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114 110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115 111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116 112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117 113. MEREKA SUDAH SADAR !
118 114. Belum Terlambat
119 115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120 116.(RE) ENTER
121 117. WELCOME BACK !
122 118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123 119. How Silly !
124 120. TREMBLE I
125 121. TREMBLE II
126 122. Hesitate Can Kill You
127 123. A Man With Bold Action I
128 124. A Man With Bold Action II
129 125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130 126. Countdown To Second Invasion I
131 127. Countdown To Second Invasion II
132 128. Countdown To Second Invasion III
133 129. The Promise I
134 130. The Promise II
135 131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136 132. No Time To Waste (Just Do it !)
137 133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138 134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139 135. Sting And Swarm I
140 136. Sting And Swarm II
141 137. Sting And Swarm III
142 138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143 139. Sting And Swarm V
144 140. I' am strong
145 141. (No) Honor Among Soldier I
146 142. (No) Honor Among Soldier II
147 143. Worthiness
148 144. Yes ! We Are Still Worthy
149 145. Fallen
150 146. Kesempatan Terakhir
151 147. Retake The Sword And Mantel
152 148. What A Tough Day
153 149. A Peaceful and Silent Night
154 150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155 [EPILOGUE] And The World Know Us
156 [BIG NEWS]
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Prologue : Memasuki 2100
2
Hari Pertama
3
Pertarungan
4
Sebuah Kabar Besar
5
Pendekatan
6
Pembalasan Atraco
7
Adaptasi I : Permainan Dimulai
8
Adaptasi II : Selidik
9
Masalah Besar
10
Hentikan Mereka
11
Seperti Waktu Itu
12
Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13
Sabotase
14
Serang Mereka I : EPSILON
15
Serang Mereka II : DELTA
16
Serang Mereka III : GAMMA
17
Peran Kita
18
Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19
Pelatihan I : Guru vs Murid
20
Pelatihan II : Semangat
21
Bersekongkol Dengan Para Manusia
22
V-FIGHTER
23
Fighter Possession I : Bangkit
24
Fighter Possession II : Tantangan
25
Hasil
26
Sisi Lain
27
Atraco vs Theta
28
Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29
Manusia Sialan Yang Kutemui
30
Operasi Pencarian Dilanjutkan
31
Invasi Thetoid I : Superbia-07
32
Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33
Invasi Thetoid III : Tumbukan
34
Invasi Thetoid IV : Astraser
35
Harapan Baru
36
Malam Setelah Penyerangan
37
Petaka
38
Tak Terduga
39
Jangan Bercanda !
40
Hukuman
41
Keingintahuan
42
Latihan Dilanjutkan
43
Mencari Batasan dan Potensi
44
Our Real Enemy
45
When People Can’t Accept Something
46
Mereka Datang !
47
Keluarga
48
Descendant Of The Untouchable Huntress
49
Kita Tidak Sama !
50
A Light from Inner Spirit
51
(VISUAL Part 1) Main Character
52
(Kepo Session) Part.1
53
51. Kelemahan
54
52. Operasi Pencarian di Festival
55
53. Masalah Ganda I
56
54. Masalah Ganda II
57
55. Masalah Ganda III
58
56. Not Worth To Kill
59
57. Bond Between Sister I
60
58. Bond Between Sister II
61
59. Ajakan dari Karin
62
60. True Feeling
63
61. Can’t Have Same Feeling With You
64
62. Salah Perhitungan I
65
63. Salah Perhitungan II
66
64. Salah Perhitungan III
67
65. Salah Perhitungan IV
68
66. Kecerobohan
69
66. Kecerobohan
70
67. Aksi Bodohmu
71
68. Overthinking
72
69. Cara Lain I
73
70. Cara Lain II
74
71. Gedung markas MIRA
75
72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76
73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77
74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78
75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79
76. Ku Hargai Keputusanmu
80
77. Wondering
81
78. Something You Hide
82
79. No Right To Know
83
80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84
81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85
82. Friendly Fight
86
83. Something Impossible Can Be Possible
87
84. Unbelievable
88
85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89
86. Hide and Seek
90
87. Playtime is OVER !
91
88. Tepat Waktu
92
89. From This, Im Decide to... I
93
90. From This, Im Decide to... II
94
91. Senja itu
95
92. Pandangmu
96
93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97
94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98
95. Hadapi atau Hindari I
99
96. Hadapi atau Hindari II
100
97. Hadapi atau Hindari III
101
98. Daddy Long Legs
102
99. Nekad I
103
100. Nekad II
104
(VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105
101. Visitors of Dormitory I
106
102. Visitors of Dormitory II
107
103. Hasil Perundingan
108
104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109
105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110
106. MISSION START
111
107. Be Careful
112
108. FOILED
113
109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114
110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115
111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116
112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117
113. MEREKA SUDAH SADAR !
118
114. Belum Terlambat
119
115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120
116.(RE) ENTER
121
117. WELCOME BACK !
122
118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123
119. How Silly !
124
120. TREMBLE I
125
121. TREMBLE II
126
122. Hesitate Can Kill You
127
123. A Man With Bold Action I
128
124. A Man With Bold Action II
129
125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130
126. Countdown To Second Invasion I
131
127. Countdown To Second Invasion II
132
128. Countdown To Second Invasion III
133
129. The Promise I
134
130. The Promise II
135
131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136
132. No Time To Waste (Just Do it !)
137
133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138
134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139
135. Sting And Swarm I
140
136. Sting And Swarm II
141
137. Sting And Swarm III
142
138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143
139. Sting And Swarm V
144
140. I' am strong
145
141. (No) Honor Among Soldier I
146
142. (No) Honor Among Soldier II
147
143. Worthiness
148
144. Yes ! We Are Still Worthy
149
145. Fallen
150
146. Kesempatan Terakhir
151
147. Retake The Sword And Mantel
152
148. What A Tough Day
153
149. A Peaceful and Silent Night
154
150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155
[EPILOGUE] And The World Know Us
156
[BIG NEWS]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!