Sabotase

Ataru beranjakndari bangku tersebut, dan mengajak Tazuya ketaman asrama tersebut. Ia mengatakan ada sesuatu yang ingin ia bicarakan kepadanya, dan tidak ada niat untuk menyakitinya. Tazuya yang penasaran akan kemauannya langsung menyetujui ajakan Ataru untuk pergi ketaman asrama

“ Umm. . . sebenarnya sih, aku tidak hanya kebetulan baru saja kembali keasrama karena ada suatu urusan. Itu karena. . .ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu, Tazuya-kun. Saat aku menggunakan penglihatan masa depanmu untuk menebak dimana keberadaanmu saat ini dan langsung tahu bahwa kamu baru saja “ Jelas Ataru sambil menggaruk pipi kirinya dengan jari telunjuknya

“ Eh ? “

“ Oh. . .jangan khawatir. Aku tidak akan menyakitimu, aku hanya ingin bicara sesuatu denganmu. Ayo, kita ketaman saja ! Agar tidak ada yang tahu soal ini “

Ataru langsung pergi kearah taman asrama, yang akhirnya diikuti oleh Tazuya tanpa sepepatah perkataan dan pernyataan dilontar kepadanya

“ Apa kamu haus sehabis perjalanan dari suatu tempat ? Ambilah ! “ Kata Ataru sambil membelikan minuman dari mesin minuman di taman tersebut

“ Terima kasih ! “

“ Mana Inuya-kun ? “

“ Hooo. . . dia sedang ada urusan mendadak distudio tempat ia menari “ Jelas Tazuya

“ Begitu. Oke deh. Kurasa sama kamu saja sudah cukup. Ayo. . .duduk disini ! “ Ajak Ataru sambil menunjukan bangku kecil yang ada ditaman tersebut

Tazuya duduk didepan Ataru. Sambil meminum minuman yang ia belikan, akhirnya Ataru bertanya maksud tujuan ia mengajak Tazuya kemari

“ Haaaa. . .hari yang cerah ya~ Bunga sakuranya juga masih bermekaran. Dan dimalam hari pemandangan taman ini benar-benar cantik ya “ Puji Ataru

“ Kau benar, Ataru. Ini mengingatkan aku saat kita tidak sengaja pulang malam karena lupa waktu saat ada festival di taman kota 3 tahun yang lalu “ Tambah Tazuya

“ Ehehehe. . . kamu ternyata masih ingat soal itu ya. Ngomong-ngomong aku masih menyimpan kalung Magatama yang kita beli sebagai tanda persahabatan kita. Kamu masih menyimpannya ? “

“ Tentu. Aku menggantungnya di tasku “

“ Dan aku menggantung magatama itu di Smartphoneku “ Kata Ataru sambil menunjukan kalung magatama berwarna merah yang digantung di smartphone-nya

(Hening sesaat)

“ Oh ya. . . ngomong-ngomong saat kita ke karaoke itu sebenarnya adalah ideku, loh. Karena ada sesuatu yang ingin kutanyakan kepada kalian. Namun karena kita terlalu bersemangat untuk bersenang-senang, aku memutuskan untuk mengurung niatku untuk bertanya tentang sesuatu kepadamu “Jelas Ataru

“ Eh. . . jadi sebenarnya itu adalah idemu ? “

“ Ya ! Kamu tahu, sejak kejadian dimana si El-Fighter berambut perak tersebut, aku. . . dan kemungkinan Ryuga-san serta Jubei-chan bisa melihat kalian sedang bertarung dengan orang asing yang sudah pasti pencipta monster tersebut. Lalu, aku juga bisa tahu kamu ada diruang klub anggar karena aku tidak sengaja melihat dirimu dan Haku-chan bertanding anggar. . .serta aku bisa mendengar percakapan kalian dengan orang berambut perak itu, terlebih tentang calon El-Fighter “

Saat mendengarkan perkataan Ataru tentang calon El-Fighter, Tazuya menjadi kaget, terlebih karena ia harus menjaga identitasnya sebagai calon El-Fighter kepada siapapun. Saat Tazuya berusaha menyangkal semua perkataan, Ataru kembali berbicara bahwa ia tidak bisa menyembunyikannya kepada mereka bertiga, serta bertanya kenapa harus mereka yang bisa merasakan dan mendengarnya.

“ Ataru. . .yang kau dengar itu pasti-“

“ Halusinasi ? Kalau itu hanya halusinasi, kenapa hanya kita berlima yang bisa merasakannya! Ini bukanlah halusinasi, Tazuya-kun. . . ini ada hubungannya dengan yang namanya calon El-Fighter tersebut. Hei. . .Tazuya-kun. . .tolong jawab aku ! Apa kamu tahu soal ini, Tazuya ?! Aku yakin kamu pasti tahu maksud dari kegilaan ini ! Apa itu benar, Tazuya Hideyuki Iga ?! “

Ataru mendekati Tazuya, dan memegang kedua pundaknya untuk meminta jawaban semua pertanyaannya. Tiba-tiba, mereka kembali tidak sengaja mengaktifkan kontak spiritual mereka, yang juga berbenturan dengan kemampuan penglihatan masa depannya Ataru, membuat Ataru tidak sengaja melihat seperti apa masa depan mereka selanjutnya

( Sriiiiiiiiiiiiiiing )

“ AH !

“ UWAAA !”

“ La. . .Lagi ?! “ Kata Inuya yang kebingungan

“ Huh ? “

“ A. . .Apa apaan ini ? “ Kata Jubei yang kebingungan saat ia sedang memasak didapur asrama siswi dan langsung jatuh terduduk didepan kompor

Ternyata bukan hanya kontak spiritual Tazuya dan Ataru saja yang terbuka, tetapi juga milik Inuya, Ryuga dan juga Jubei. Ataru bisa melihat seperti apa masa depan mereka saat menjadi El-Fighter. Salah satunya mereka akan mengetahui rahasia El-Fighter tahap ke-3, mengetahui identitas Ramone Grace yang akan membuat mereka terkejut, Wendigo, perang besar Fighter dan umat Spezialist, yang diakhiri sebuah ledakan misterius yang berpotensi mengakhiri umat manusia

“ Uwaaaaaaaaa ugh ! “

Ataru yang melihat hal itu melepaskan tangannya dari pundak Tazuya, dan kaget bukan main yang membuat mereka berdua terjatuh. Tidak hanya Ataru, Tazuya yang melihat ini juga sangat kaget dan napasnya memburu karena kecemasan

“ Haaah. . .Haaah . . . Apa. . .Apa-apaa tadi ?! “

“ Itu. . . apa itu akan terjadi kalau kita akan menjadi El-Fighter ?! “ Tanya Ataru sambil kebingungan dan memegang kepalanya

“ Mungkin. . . aku juga tidak tahu. Tapi ini adalah pertama kalinya aku melihat hal mengerikan itu dimataku. . . walau hanya sekali lewat dan terlihat samar “ Jelas Tazuya

“ Apa Inuya-kun dan yang lain juga bisa melihat ini ?! ”

Tazuya tidak menjawab pertanyaannya Ataru, masih terdiam akan apa yang ia lihat barusan. Tanpa ia sadari, Spidaro ketiga yang tidak dikirim Swift Polly memperhatikan mereka dari jauh, merekam semua pembicaraan dan menganalisa status spesies dari Ataru.

“ Tidak ketahui ?! Hmm. . .aneh sekali. Kita sudah 2 mendapati komplotan si Prisman itu dengan spesies yang tidak diketahui. Kira-kira mereka ini apa ?” Pikir Swift Polly

Ataru membantu Tazuya untuk berdiri. Sambil berjalan menuju asrama mereka, Ataru memutuskan untuk menggantikan topik pembicaraan mereka dengan memberitahu identitas aslinya

“ Baiklah. . . jika kamu tidak tahu, kita lupakan saja. Yaaa. . .semoga saja kita akan tahu apa itu “ Kata Ataru sambil membantu Tazuya untuk berdiri

“ Yeah “

“ Oh ya, Tazuya-kun. Kita sebenarnya tidak luput dari yang namanya bohong dan juga kebohongan. Kadang-kadang, kita berbohong untuk menutupi sisi kita yang lain. Yaaaa contohnya saja kalian merahasiakan status kalian sebagai calon El-Fighter “ Kata Ataru

“ Yaaa. . .karena itu sudah peraturannya “

“ Kau tahu. . . aku terkadang sama sekali tidak terganggu yang namanya kematian. Karena kematian dan hukuman

adalah sesuatu yang wajar yang akan dialami umat manusia. Karena tugas kami hanya menghukum manusia yang berdosa serta memasuki mereka ke neraka dan membimbing manusia yang benar untuk pergi ke surga. Dan aku. . .tidak menyukai pekerjaan itu !  “

Ataru kemudian menunjukan auranya kepada Tazuya, ia memilik aura berwarna putih. Ia mengatakan bahwa auranya menandakan bahwa ia sebenarnya makhluk spiritual yang bernama dewa kematian dengan nama asli Joyce Lee Ray

“ Aura putih ?! “

“ Aku Joyce Lee Ray ! Dewa kematian dari divisi “perlindungan” ! "Ataru memperkenalkan identitas aslinya kepada Tazuya

" Joyce... Dewa Kematian.... jadi nama "Joyce" diakunmu adalah... nama aslimu ? "

" Yaaa~ Tugasku ialah memastikan bahwa dunia manusia dan dunia spiritual tetap seimbang. Karena itu, aku tidak mempermasalahkan aspek kematian manusia selama itu tidak merusak keseimbangan dua dunia “ Cerita Ataru sambil kembali memadamkan auranya

“ Itu artinya, kamu lahir lebih dulu dari kami ? Apa kamu ingat tahun berapa kamu dilahirkan ? “ Tazuya bertanya

“ Oh. . .umm. . .sebentar. . . aku tidak begitu ingat. Tapi aku ingat saat itu aku meninggal tahun 1893. Sayangnya, aku tidak tahu kehidupanku sebelum aku mati pada waktu itu “

“ Begitu.  . .lalu apa yang membuatmu memutuskan untuk membaur dengan manusia ? Apa kamu senang menakut-nakuti orang lain seperti hantu-hantu pada umumnya ? “

“ Itu karena. . .aku ingin kembali menikmati masa-masa yang tidak pernah kurasakan sebelum aku mati sebagai

manusia “ Jawab Ataru sambil menundukan kepalanya saat ia ingin membuka pintu asrama mereka

Tanpa mereka sadari, Spidaro masih berada dibelakang mereka. Swift Polly yang mendengarkan percakapan mereka menjadi semakin penasaran tentang keberadaan Tazuya dan teman-temannya.

“ Dewa kematian ? Kazenoid ? Spezialist ? “ Kata Swift Polly sambil memperhatikan layar kedua dari Spidaro yang berada didekat Inuya dan Ryuga

“ Hmm. . . tapi kurang satu yang belum diketahui statusnya. Kemana si perempuan berambut biru itu ? Tanya Swift Polly sambil memperhatikan foto Jubei Fujieda

Di asrama siswi, Rattana yang baru saja kembali dari mini market bersama dengan Elma. Tiba-tiba, semua siswi kelas 1-LA-A yang ada didalam gedung asrama mereka mendengar teriakan Jubei yang ternyata ia berteriak karena roti bawang yang ia masak untuk pesta makan pastanya hangus

“ Kami pulang~ “

“ Oh Busaba-chan. . . Shizuka-chan. . . akhirnya kalian kembali “ Sambut Vlada

“ Heyyyyyyyy~ Ngomong-ngomong kalian beli ap-“

“ Hyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah “

“ Ekh ?! Jubei kenapa tuh ?! “ Kata Rattana dengan panik

“ Mungkin ada kecoak yang terbang kearahnya ? “ Pikir Elma

“ Errr. . .kalau itu beneran kecoak kalian saja deh yang lihat dia ! Aku ga berani ! “ Rengek Hikari

“ Hei, tadi itu Kak Jubei yang teriak ‘kan ? Ayo kita lihat ! “ Ajak Haku yang segera pergi kedapur

(Sementara itu didapur )

“ Jubei-chan ! “

“ Uwaa. . .ekh. . err. . .maaf. . . tadi aku tidak sengaja melihat ledakan dan kemudian. . .roti bawangnya hangus~“ Kata Jubei yang berusaha menjelaskan semuanya kepada siswi lain

“ Ledakan ? “

Elma mengecek kompor, oven dan toaster, dan ia tidak menemukan apapun yang mencurigakan atau kerusakan didapur tersebut. Para siswi menyimpulkan bahwa Jubei dengan cerobohnya melamun saat memasak, dan memutuskan untuk merayakan pesta makan pasta tanpa roti bawang tersebut

“ Hmm. . . tidak ada yang janggal ? Tidak ada kerusakan apapun ?” Kata Elma

“ Jubei, bilang saja kamu dengan cerobohnya melamun soal cowok saat kamu sedang memasak. Kami tidak akan marah kok “ Kata Machiko

“ Uhuuuuuuuuy. . . aku penasaran siapa sih cowok yang dipikirkan Jubei-chan . . . pasti itu Kak Gummy kalau tidak Kak Yukiharu “ Goda Hikari

“ Ekh. . . .err. . .enak saja. . .tadi aku benar-benar mendengar ada ledakan loh~ “

“ Oke oke. Ayo kita lanjutkan masak-masaknya, terlebih kita tidak bisa membiarkan Jubei-chan untuk masak seorang diri “ Kata Vlada kepada siswi lainnya

“ Baiklaaah~ Kurasa kita akan merayakan pesta pastanya tanpa pakai roti bawang “ Gerutu Hikari

Siswi lain akhirnya memutuskan untuk membantu Jubei. Saat kembali melanjutkan tugas memasaknya, Jubei masih kepikiran akan kontak spiritual yang ia terima. Karena ia berpikir itu berasal dari Tazuya dan Inuya, ia memutuskan untuk bertanya kepada mereka soal apa yang ia alami besok pagi. Karena jika ia bicara dengan

siswi lainnya, sudah pasti mereka tidak langsung percaya, dan berpikir itu hanya haluannya saja

*****

Keesokan siangnya, terlihat Tazuya dan yang lain sedang belajar Bahasa Inggris. Kali ini, Pak guru Raymundo Gracia akhirnya muncul dihadapan seluruh siswa-siswi kelas 1-LA-A. Pak Gracia memiliki tubuh yang tegap serta dagu yang lonjong, berkulit gelap karena dia seorang Hispanik,  memiliki rambut keabuan yang kemungkinan dulunya hitam karena faktor usia, serta ia selalu memakai jaket dan sarung tangan karena ia merasa ini membuatnya terlihat keren. Saat sedang menjelaskan dirinya dan juga kurikulumnya, ia melihat Tazuya dan juga Inuya sedang tidak konsentrasi karena masih memikirkan perkatannya Ryuga dan Ataru semalam, yang membuat ia menegurnya sambil menganggap mereka sedang memikirkan cewek yang mereka taksir

“ Aaahh. . .permisi, Iga-san dan Namidashi-san. Aku tahu kalian sedang mengalami masa pubertas sambil memikirkan cewek yang kalian taksir. Tapi bisakah kalian memperhatikan penjelasanku untuk sehari saja ? “

Mendengar perkataannya, semua siswa-siswi tertawa. Tazuya yang tersadar akan lamunannya hanya bisa tersenyum malu dan menepuk pundak Inuya yang juga tidak konsen sama seperti dirinya

“ Eh . . . apa ?  Umm. . . Maafkan saya, Pak “ Kata Inuya kepada Pak Gracia

“ Baiklah. Semuanya, diam. Tidak baik menertawakan mereka terus. Aku yakin mereka juga adalah pelajar yang

tergolong rajin belajar setiap malam. Now, attention please! Return to hear the simple conversation from projector“ Kata Pak Gracia sambil menepuk tangan untuk meminta kelas menjadi kondusif

Beberapa menit kemudian, jam tanda istirahat siang berbunyi. Pak Gracia meminta Tazuya dan Inuya untuk membawa tas dan buku pegangannya ke kantor guru.

“ Letakan disini saja ! Baiklah, terima kasih Iga-san. . . Namidashi-san “ Kata Pak Gracia dengan senyuman hangatnya

“ Oh, Selamat siang, Pak Gracia. Aku senang melihat anda kembali dalam keadaan sehat selalu “ Sapa Ibu Mei Xia Ping, sang guru Bahasa Mandarin

“ Selamat siang juga, Ibu Ping “ Sapa Pak Gracia

“ Baik, Pak Gracia. Kami permisi dulu. Kami berjanji tidak akan melamun lagi dikelas “ Kata Inuya

“ Baiklah. Selamat menikmati istirahat kalian~ “

Saat Tazuya dan Inuya ingin meninggalkan kantor guru, Pak Gracia masih memerhatikan mereka, dan kemudian ia mengecek pesan yang masuk dari smartphonenya saat mereka sudah pergi. Spidaro terlihat sedang memperhatikan Tazuya dan Inuya yang sedang beristirahat dibawah pohon sambil memakan Yakisoba. Robot tersebut mendekati mereka dan bersembunyi balik pohon tempat Inuya bersandar

“ Eh, Inuya ! Sebenarnya apa yang kamu pikirkan dikelas tadi ? “ Tanya Tazuya

“ Oh. . . um. . . Tazuya, kamu tahu soal Spezialist ? “

“ Huuh ? Apa itu ? “

“ Ummm. . . aku tahu kamu pasti tahu soal kedatangan monster laba-laba kemarin malam. Saat itu, aku tidak sengaja lewat ditempat itu, dan hampir diserang olehnya. Dan yang menyelamatkan aku

adalah Ryuga Mangetsu. Ia mengatakan bahwa ia tahu kita adalah Fighter, sambil mengatakan bahwa ia adalah Spezialist, ras yang ditakdirkan menjadi musuh Fighter “

Mendengar penjelasan Inuya, Tazuya menjadi kaget. Terlebih, Ryuga adalah salah satu teman mereka yang sudah cukup lama. Inuya akhirnya menceritakan semua apa yang dikatakan Ryuga kemarin malam tentang ras Spezialist

“ Jangan bercanda, Inuya ! Itu tidak mungkin ! Kita sudah mengenal Ryuga sejak SMP. Jadi itu tidak mungkin kalau dia adalah musuh kita ‘kan ! Apa kita perlu menghubungi Tuan Rigel untuk bertanya soal Spezialist ?! “

“ Tidak. Kupikir ini bisa diselesaikan dengan damai, terlebih ia tidak terlihat sangat membenci kita. Ryuga mengatakan bahwa Spezialist dan Fighter sudah salin bermusuhan sejak lama. Bahkan sejak El-Fighter pertama muncul dibumi. Ia juga menambahkan, bahwa keluarga Mangetsu, yang dulunya bernama keluarga Taysikuu, masih memendam kemarahan dengan El-Fighter atas apa yang dialami leluhur mereka, Marie Taysikuu “ Jelas Inuya

“ Apa yang dilakukan El-Fighter kepada dia ? “

“ Ia bilang, El-Fighter lalai untuk melindunginya dan tidak datang untuk menghentikan eksekusinya oleh para rakyat yang mempercayainya sebagai penyihir jahat “

Tazuya masih tidak mempercayai akan apa yang dikatakan Inuya. Dari Spidaro, Swift Polly beserta Argus dan Oxtoroo mendengar semua pembicaraan mereka, yang membuat mereka bertiga semakin penasaran akan apa yang mereka katakan.

“ Begitu. Jadi manusia juga memiliki sub-spesies ? “ Tanya Oxtoroo

“ Spezialist. . .hmm. . .aku pernah mendengar tentang mereka. Konon mereka adalah spesies yang memiliki kemampuan khusus seperti mengendalikan energi dan juga sihir. Tapi aku baru tahu bahwa ada diantara mereka tinggal di bumi, kupikir mereka hanya ada di dimensi lain “ Jelas Argus

“ Jenderal, lihat ! Itu sigadis berambut biru ! “ Tunjuk Swift Polly sambil menunjukan Jubei yang berjalan ketaman utama SMA Internasional Shinjitsu

Di taman sekolah, Jubei terlihat sedang mencari keberadaan Tazuya dan Inuya. Saat berniat untuk menelpon mereka, ia melihat mereka berdua sedang duduk didekat pohon yang tidak jauh dari air mancur sekolah. Jubei yang melihat mereka langsung pergi menghampiri mereka

“ Hei, kalian ! “

“ Eh ? Jubei ? Tumben kamu kemari, ada apa ? “ Tanya Tazuya

“ Eeeeeeh~ Sebenarnya ada yang ingin kutanyakan sama kalian berdua siih~ Jika kalian tidak keberatan bolehkan aku bertanya sesuatu dengan kalian ? “

“ Tentu ! Silahkan “

“ Fuaaaah. . . kalian tahu, aku akhir-akhir ini merasa selalu mendapatkan hal yang aneh-aneh yang selalu menyerang kepalaku. Itulooh. . . sejujurnya. . . waktu penyerangan monster tikus itu, aku bisa melihat kalian bertarung dengan orang tinggi berkulit gelap serta aku bisa tahu bahwa dua kostum badut yang menyelamatkan Tuan Fighter itu adalah kalian. Apa itu benar ? “

Tazuya dan Inuya menjadi kaget, dan saling melirik satu sama lain. Tazuya berusaha mengatakan kepada Jubei bahwa apa yang ia katakan pasti bercanda akan apa yang ia katakan. Tetapi Jubei mengatakan bahwa apa yang ia katakan adalah nyata, dan ia juga berpikir bahwa ia merasakan tidak hanya Tazuya dan Inuya saja yang mengalami, tetapi juga Ryuga dan Ataru

“ Ehehe. . . kamu bicara apa sih, Jubei ? Mungkin kamu tahu itu semua karena Ataru cerita sama kamu ‘kan ? “ Kata Tazuya

“ Tidak ! Ataru pada waktu itu tidak menggunakan kemampuan mata masa depannya untuk mengetahui kemana kalian. Bahkan saat itu, ia juga ikut menghubungi kalian. Lalu saat pertarungan kalian dengan orang berkulit gelap itu, aku tidak sengaja mendengar perkataan sang Tuan Fighter dan temannya itu bahwa kalian adalah calon El-Fighter. Jadi. . .apa itu El-Fighter ? “

Mendengar perkataan Jubei, Tazuya dan Inuya memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya. Terlebih, mereka merasa bahwa Jubei hanya ingin tahu tentang apa yang ia alami, dan tidak ada niat bermaksud untuk berbuat yang aneh-aneh

“ Baiklah, kurasa kita tidak punya pilihan selain mengakuinya. Ya Jubei, bukan hanya kamu saja yang mengalami hal itu. Ketahuilah Jubei, yang baru saja  sering kita alami itu adalah “ kontak spiritual”. Kemampuan yang hanya

dimiliki oleh El-Fighter beserta dengan penerusnya. Dan aku yakin kamu juga melihat penglihatan masa depan Ataru yang tidak sengaja berbentur dengan kontak spiritual kita berlima “ Jelas Tazuya

“ Tunggu. Jadi apa yang kami lihat kemarin malam itu karena kamu bersentuhan dengan Ataru ? “ Tanya Inuya yang agak kaget

“ Errr. . . iyah. Kemarin saat aku kembali ke Asrama, Ataru menghampiriku dan ia penasaran tentang kontak spiritual itu. Dan saat ia mendekatiku, kemampuan penglihatan masa depannya tidak sengaja berbenturan dengan kontak spiritual kita “ Jelas Tazuya

“ Hooooooooooooo. . .jadi ledakan aneh lalu sesuatu yang mengerikan yang kulihat kemarin malam itu karena dari kekuatannya Ataru. Sudah kuduga !” Kata Jubei

“ Dan kemungkinan besar Ryuga, walau ia tidak bisa melihat kita, aku yakin ia bisa merasakannya “ Tambah Inuya

Spidaro langsung menganalisa Jubei. Saat hasil analisanya keluar, ternyata status spesies Jubei adalah manusia, tidak seperti Tazuya dan yang lain. Walau demikian, Argus merasa bahwa Jubei bukan sembarang manusia biasa dan percaya ia memiliki kemampuan bertarung yang baik.

“ Manusia ? Hmmm. . .si cewek ini kayaknya bukan ancaman “ Kata Oxtoroo

“ Aku tidak begitu yakin. Kalau gadis itu berteman dengan si pendek itu, aku yakin dia bukan sembarang manusia biasa dan bisa kukatakan ia sama baiknya dengan mereka berdua “ Jelas Argus

“ Dan sudah pasti bahwa ia juga berbahaya sama seperti mereka berempat. Apa yang harus kita lakukan, Jenderal? “

“ Swift Polly, aktifkan portal dimensinya. Aku akan menghubungi Kepala Laboratorium untuk mengaktikan empat

B.R.O, kita akan mengetes seberapa hebatnya anak-anak ini ! “ Jelas Argus dengan nada tegas

“ Dan ketiga robot itu ? “

“ Untuk sementara mereka libur dalam misi mereka. Aku ingin menikmati pertarungan kelima anak-anak ini dengan para B.R.O. Aku ingin melihat apa mereka pantas disebut ancaman “ Jawab Argus

Swift Polly dan Oxtoroo yang mendengar hal itu tidak bisa berkata apa-apa. Mereka semua langsung pergi ke portal dimensi untuk membawa Argus kembali kekapal induk untuk menemui sang Kepala Laboratorium

“ Kalian berdua tetaplah disini ! Beritahu aku jika ada ancaman lain dari Prisman itu, Tuan Muda, dan juga anak-anak itu ! Aku akan segera kembali ! “ Pesan Argus kepada mereka berdua

“ BAIK JENDERAL ! “

Jenderal Argus kembali ke kapal induk dengan menggunakan portal dimensi. Tidak lama kemudian, ia sampai ke kapal induk yang tentu saja membuat para pekerja yang ada disana kaget akan kedatangannya yang mendadak

“ Eh ? Jenderal ?! Selamat datang kembali, Jenderal ! “

“ Mana Kepala Laboratorium ? “ Tanya Argus

“ Beliau ada diruang kerjanya, eh. . .kenapa anda terburu-buru begi- “

“ Aku butuh tambahan bala bantuan untuk misi kami ! “

*****

Sementara itu, Ataru Kurenai terlihat berhasil secara diam-diam meninggalkan sekolah disaat jam istirahat

tanpa sepengetahuan orang lain bahkan Tazuya dan yang lain. Disana, ia terlihat memasuki sebuah rumah penginapan tua yang tidak begitu jauh dari SMA Internasional Shinjitsu untuk menemui rekan sesama Dewa Kematian yang bernama Brock sebagai resepsionis, dan Hilo yang berkerja dibagian room service. Penginapan itu cukup kecil dibandingkan dengan hotel lain yang ada di kota Shinjitsu. Agar para pelancong tidak ketakutan akan suasana kuno dari rumah penginapan tersebut, mereka selalu memperbaikinya dan menjaga agar hotel tersebut tetap mengikuti zaman. Disamping itu, rumah penginapan tersebut terkadang digunakan sebagai ruang pertemuan para Dewa Kematian yang bertugas dikota tersebut

“  Jadi begitu, Joyce-san ? Eeeeeh. . .aku tidak tahu banyak soal El-Fighter dan itupun aku baru mengetahuinya sejak aku berada didunia manusia “ Kata Brock saat ia mendengar semua penjelasan Ataru tentang kejadian kemarin malam

“ Apakah posisi itu bisa ditolak ? Maksudku, sebagai Dewa Kematian, kamu tidak boleh terikat apapun yang berhubungan dengan manusia. Walau kita diperbolehkan untuk membaur dengan mereka, tapi itu hanya untuk menutupi identitas kita “ Jelas Hilo

“ Yaaa. . . apalagi tidak semua manusia peduli dengan dunia spiritual ataupun kita. Jadi untuk apa kamu menawar posisi yang seharusnya tidak dimiliki oleh makhluk spirirtual ? “ Tanya Brock

“ Entahlah. Aku juga tidak begitu tahu. Lagipula, aku juga tidak bisa melihat masa depanku sendiri bahwa suatu saat aku akan menjadi salah satu bagian dari mereka “

Mendengar penjelasan Ataru, Brock dan Hilo terdiam sesaat. Tidak lama kemudian, Dewa Kematian yang bernama Mitch datang dari dapur sambil membawakan minuman plasma kepada Ataru. Hilo teringat bahwa pendahulunya Ataru masih ada dikota ini, dan ia menyarankannya untuk pergi menemuinya tentang posisi El-Fighter

“ Eheiii. . . ini dia plasma-mu, Joyce ! “

“ Oh. Terima kasih, Mitchy~ “

“ Hmmm. . . bukan ‘kah masih ada mantan El-Fighter yang tinggal disini ? Kenapa kamu tidak tanya saja sama dia tentang posisi El-Fighter ini kepada dia ?! “ Usul Hilo

“ Iya ya. Tapi apa kamu tahu dimana keberadaan si El-Fighter itu  ? “ Tanya Brock

“ Aku mungkin tidak tahu keberadaannya. Tapi aku yakin, Tazuya-kun dan Inuya-kun tahu tentang dia “

Sementara itu, Argus kemudian kembali ke pesawat TSP-03 bersama dengan keempat robot B.R.O yang berdiri dibelakangnya. Argus kembali mendatangi Swift Polly dan Oxtoroo, dan meminta mereka untuk mencari titik koordinasi keberadaan Tazuya dan yang lain agar ia bisa mengirimkan keempat B.R.O untuk menghadapi mereka

“ Oh, selamat datang kembali. Jenderal “ Sambut Oxtoroo

“ Swift Polly. Berikan titik koordinasi dimana anak-anak itu berada ! “

“ Baik, Jenderal ! “

Swift Polly mengaktifkan sistem pencarian di komputer tersebut. 3 menit kemudian, ia berhasil melacak keberadaan Tazuya dan yang lain. Tazuya, Inuya dan Jubei terlihat masih berada disekolah, Ryuga sedang menuju kembali kesekolah saat ia dipanggil oleh ayahnya untuk pergi kegedung Tsuki Entertaintment, sedangkan Ataru masih berada di rumah penginapan tersebut.

“ Ketemu ! “

“ Bagus ! Kalian bertiga pergilah ketempat itu. Semenetara kau B.R.O Nomor 4 aku ingin kau untuk menjaga situasi dikota ini “

“ Baik, Jenderal ! “ Kata para B.R.O

Robot B.R.O dengan sigap langsung berpencar dan mencari keberadaan mereka. Sementara itu, Rigel yang sedang duduk dibawah pohon sakura dibelakang rumahnya sambil melihat kearah batu nisannya Nigulas dan Rikka, ia kemudian mendapat panggilan dari Dullart melalui smartphonenya, memintanya untuk keruang pantauan

“ Rigel-san ! Rigel-san ! “

“ Ada masalah ? “

“ Aku melihat ada 4 pendatang baru dikota ini. Saat aku periksa, ternyata mereka adalah robot B.R.O milik para Thetoid ! Kelihatannya. . . mereka sedang mencari Tazuya dan teman-temannya ! “

Mendengar hal itu, Rigel langsung kaget. Ia kemudian bergegas menuju ruang pemantau dan memberi pesan kepada Tazuya dan Inuya melalui smartphonenya untuk berhati-hati akan kedatangan keempat robot petaurng tersebut

“ Celaka ! Dullart, tetap disana ! Aku segera kesana dan memberi peringatan kepada anak-anak ! “

Di SMA Internasional Shinjitsu, Tazuya terlihat masih bersama dengan Inuya dan Jubei ditaman utama sekolah tersebut. Setelah menjelaskan tentang status mereka sebagai calon El-Fighter, Tazuya dan Inuya memutuskan untuk membawa Jubei beserta Ataru untuk menemui Rigel sehabis pulang sekolah, agar mereka tahu tentang El-Fighter lebih dalam. Saat bercerita, Tazuya dan Inuya tidak tahu akan pesan yang dikirimkan Rigel karena Smartphone mereka dalam keadaan suaranya mati

“ Jadi bagaimana, Jubei ? Apa kamu mau ikut kami sehabis pulang sekolah untuk menemui Tuan Rigel ? “ Ajak Tazuya

“ Eeeeh. . . siapa dia ? “

“ Itu, dia adalah orang yang bertarung melawan monster tikus beberapa hari yang lalu. Tuan Rigel juga adalah

El-Fighter pendahulu kita 15 tahun yang lalu. Jika kamu mau tahu tentang El-Fighter, kurasa kamu dan Ataru bisa ikut kami untuk pergi menemuinya sehabis pulang sekolah “ Jelas Tazuya

“ Umm. . . bagaimana dengan Ryuga ? “ Tanya Inuya

“ Eh ? Jadi Ryuga-kun juga calon El-Fighter sama seperti kita ?! “ Mendengar pertanyaan Inuya, Jubei dengan semangat bertanya tentang itu

“ Err. . . sebenarnya. . . agar ragu untuk mengatakan dia memang sama seperti kita atau apa. . . tapi yang jelas, tidak ada salahnya ‘kan jika kita bawa dia untuk menemui Tuan Rigel ? “

“ Inuya, apa kau yakin Ryuga akan setujuh untuk ikut dengan kita ? Maksudku. . .dia itu. . . “ Tanya Tazuya

“ Ryuga-kun memang agak susah kalau diajak pergi sama kita karena yaaa. . .papa-nya memang orang yang keras kepala “ Kata Jubei sambil meningat Hugo Mangetsu

“ Emmm. . . yaaa. . .kita tahu itu. Tapi ada masalah lain yang kemungkinan Ryuga bakal menolak ajakan kita “ Kata Tazuya sambil menggaruk kepala bagian belakangnya

Mendengar perkataan Tazuya, Jubei menjadi bingung. Tanpa mereka bertiga sadari, B.R.O No.1 berada diatas mereka dan sedang memantau gerak-gerik mereka, sambil menganalisa data mereka untuk memastikan apakah mereka adalah target yang dimaksud oleh Argus. Saat ia melihat dari analisanya bahwa mereka adalah target

yang dimaksud, B.R.O No.1 langsung mengubah tangan kanannya menjadi sebuah meriam, dan bersiap untuk menembak kearah mereka bertiga.

“ Target ditemukan ! “

( ZYUNG )

( BUUUUM )

“ UAH ! “

Tembakan tersebut cukup kuat yang membuat para guru beserta siswa-siswi lainnya bisa mendengar suara tembakan tersebut. B.R.O No.1 ternyata sengaja menembak mereka tidak langsung kearah mereka, karena ia ingin Tazuya dan yang lain menyadari kedatangannya dari atas. Karena itu, untungnya Tazuya, Inuya dan Jubei tidak

mengalami cidera serius. Saat mereka bertanya darimana asal serangan itu, B.R.O No.1 datang tepat didepan mereka, yang membuat mereka sangat kaget akan kedatangan robot setinggi 2 Meter tersebut

“ Uhhh. . . . tadi itu apa ?! “ Tanya Jubei yang berusaha bangun

“ Jubei ! Kamu tidak apa-apa ?! “ Inuya langsung menghampirinya

“ Uh. . .ya. . .mungkin sedikit lecet “

“ Apakah ini ulah dari ketiga robot sialan itu ?! “ Tazuya bertanya-tanya darimana asal serangan itu

( Zyuuuuuuuuuuuuuung )

“ Eh ? “

“ Jadi benar apa yang dikatakan Jenderal Argus. Pantas saja anak-anak seperti kalian menjadi sasaran utamanya untuk dimusnahkan ! “

“ A-Apa ? “ Tanya Jubei yang ketakutan saat mendengarkan perkataannya

(ZYUUUNG !)

“ Oh tidak ! “

(BUUUUM )

B.R.O No.1 kembali mengarahkan meriamnya kearah mereka bertiga, dan dengan cepat mereka berhasil

menghindar dari serangan tersebut. B.R.O yang melihat mereka langsung mengejarnya. Mereka bertiga langsung pergi kelapangan trek untuk menghadapi robot tersebut agar tidak ada siswa atau guru lain yang terluka Saat berlari, Tazuya dan Inuya meminta Jubei untuk menghindar dari mereka berdua dan bersembunyi ketempat yang aman.

“ Jubei ! Lari dari sini ! Biar kami yang akan menghadapinya ! “ Kata Tazuya

“ Kalian gila ! Apa kalian yakin bisa mengalahkan robot besar itu ! “ Kata Jubei kepada mereka berdua dengan

nada kecemasan

“ Percayalah dengan kami ! Menyingirlah dari sini ! Kalau bisa, tolong panggil Ataru untuk membantu kami ! Cepat !“ Perintah Tazuya dengan tegas

Jubei akhirnya mau tidak mau mengikuti peringatan dari Tazuya dan Inuya, dan langsung berlari pergi dari lapangan tersebut. Sementara itu, disisi lain, Ryuga terlihat hampir sampai ke SMA Internasional Shinjitsu. Tanpa sepengetahuan ia dan Kokoda, B.R.O No.2 mengikuti mobil mereka sambil menganalisa keberadaan Ryuga. Disaat Ataru ingin kembali ke sekolah, B.R.O No.3 terlihat sedang mengawasinya dari jarak jauh, dan bersiap mengerahkan serangan kejutan dari jarak jauh.

*****

Terpopuler

Comments

Santai Dyah

Santai Dyah

siapa perempuan berambut biru itu ya
# pena Autoon

2021-12-14

1

Mr.blue Erotis

Mr.blue Erotis

lah kok langsung kesini? kayaknya aku ngelompatin satu chapter deh

2021-04-21

1

lihat semua
Episodes
1 Prologue : Memasuki 2100
2 Hari Pertama
3 Pertarungan
4 Sebuah Kabar Besar
5 Pendekatan
6 Pembalasan Atraco
7 Adaptasi I : Permainan Dimulai
8 Adaptasi II : Selidik
9 Masalah Besar
10 Hentikan Mereka
11 Seperti Waktu Itu
12 Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13 Sabotase
14 Serang Mereka I : EPSILON
15 Serang Mereka II : DELTA
16 Serang Mereka III : GAMMA
17 Peran Kita
18 Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19 Pelatihan I : Guru vs Murid
20 Pelatihan II : Semangat
21 Bersekongkol Dengan Para Manusia
22 V-FIGHTER
23 Fighter Possession I : Bangkit
24 Fighter Possession II : Tantangan
25 Hasil
26 Sisi Lain
27 Atraco vs Theta
28 Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29 Manusia Sialan Yang Kutemui
30 Operasi Pencarian Dilanjutkan
31 Invasi Thetoid I : Superbia-07
32 Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33 Invasi Thetoid III : Tumbukan
34 Invasi Thetoid IV : Astraser
35 Harapan Baru
36 Malam Setelah Penyerangan
37 Petaka
38 Tak Terduga
39 Jangan Bercanda !
40 Hukuman
41 Keingintahuan
42 Latihan Dilanjutkan
43 Mencari Batasan dan Potensi
44 Our Real Enemy
45 When People Can’t Accept Something
46 Mereka Datang !
47 Keluarga
48 Descendant Of The Untouchable Huntress
49 Kita Tidak Sama !
50 A Light from Inner Spirit
51 (VISUAL Part 1) Main Character
52 (Kepo Session) Part.1
53 51. Kelemahan
54 52. Operasi Pencarian di Festival
55 53. Masalah Ganda I
56 54. Masalah Ganda II
57 55. Masalah Ganda III
58 56. Not Worth To Kill
59 57. Bond Between Sister I
60 58. Bond Between Sister II
61 59. Ajakan dari Karin
62 60. True Feeling
63 61. Can’t Have Same Feeling With You
64 62. Salah Perhitungan I
65 63. Salah Perhitungan II
66 64. Salah Perhitungan III
67 65. Salah Perhitungan IV
68 66. Kecerobohan
69 66. Kecerobohan
70 67. Aksi Bodohmu
71 68. Overthinking
72 69. Cara Lain I
73 70. Cara Lain II
74 71. Gedung markas MIRA
75 72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76 73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77 74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78 75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79 76. Ku Hargai Keputusanmu
80 77. Wondering
81 78. Something You Hide
82 79. No Right To Know
83 80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84 81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85 82. Friendly Fight
86 83. Something Impossible Can Be Possible
87 84. Unbelievable
88 85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89 86. Hide and Seek
90 87. Playtime is OVER !
91 88. Tepat Waktu
92 89. From This, Im Decide to... I
93 90. From This, Im Decide to... II
94 91. Senja itu
95 92. Pandangmu
96 93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97 94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98 95. Hadapi atau Hindari I
99 96. Hadapi atau Hindari II
100 97. Hadapi atau Hindari III
101 98. Daddy Long Legs
102 99. Nekad I
103 100. Nekad II
104 (VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105 101. Visitors of Dormitory I
106 102. Visitors of Dormitory II
107 103. Hasil Perundingan
108 104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109 105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110 106. MISSION START
111 107. Be Careful
112 108. FOILED
113 109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114 110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115 111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116 112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117 113. MEREKA SUDAH SADAR !
118 114. Belum Terlambat
119 115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120 116.(RE) ENTER
121 117. WELCOME BACK !
122 118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123 119. How Silly !
124 120. TREMBLE I
125 121. TREMBLE II
126 122. Hesitate Can Kill You
127 123. A Man With Bold Action I
128 124. A Man With Bold Action II
129 125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130 126. Countdown To Second Invasion I
131 127. Countdown To Second Invasion II
132 128. Countdown To Second Invasion III
133 129. The Promise I
134 130. The Promise II
135 131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136 132. No Time To Waste (Just Do it !)
137 133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138 134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139 135. Sting And Swarm I
140 136. Sting And Swarm II
141 137. Sting And Swarm III
142 138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143 139. Sting And Swarm V
144 140. I' am strong
145 141. (No) Honor Among Soldier I
146 142. (No) Honor Among Soldier II
147 143. Worthiness
148 144. Yes ! We Are Still Worthy
149 145. Fallen
150 146. Kesempatan Terakhir
151 147. Retake The Sword And Mantel
152 148. What A Tough Day
153 149. A Peaceful and Silent Night
154 150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155 [EPILOGUE] And The World Know Us
156 [BIG NEWS]
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Prologue : Memasuki 2100
2
Hari Pertama
3
Pertarungan
4
Sebuah Kabar Besar
5
Pendekatan
6
Pembalasan Atraco
7
Adaptasi I : Permainan Dimulai
8
Adaptasi II : Selidik
9
Masalah Besar
10
Hentikan Mereka
11
Seperti Waktu Itu
12
Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13
Sabotase
14
Serang Mereka I : EPSILON
15
Serang Mereka II : DELTA
16
Serang Mereka III : GAMMA
17
Peran Kita
18
Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19
Pelatihan I : Guru vs Murid
20
Pelatihan II : Semangat
21
Bersekongkol Dengan Para Manusia
22
V-FIGHTER
23
Fighter Possession I : Bangkit
24
Fighter Possession II : Tantangan
25
Hasil
26
Sisi Lain
27
Atraco vs Theta
28
Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29
Manusia Sialan Yang Kutemui
30
Operasi Pencarian Dilanjutkan
31
Invasi Thetoid I : Superbia-07
32
Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33
Invasi Thetoid III : Tumbukan
34
Invasi Thetoid IV : Astraser
35
Harapan Baru
36
Malam Setelah Penyerangan
37
Petaka
38
Tak Terduga
39
Jangan Bercanda !
40
Hukuman
41
Keingintahuan
42
Latihan Dilanjutkan
43
Mencari Batasan dan Potensi
44
Our Real Enemy
45
When People Can’t Accept Something
46
Mereka Datang !
47
Keluarga
48
Descendant Of The Untouchable Huntress
49
Kita Tidak Sama !
50
A Light from Inner Spirit
51
(VISUAL Part 1) Main Character
52
(Kepo Session) Part.1
53
51. Kelemahan
54
52. Operasi Pencarian di Festival
55
53. Masalah Ganda I
56
54. Masalah Ganda II
57
55. Masalah Ganda III
58
56. Not Worth To Kill
59
57. Bond Between Sister I
60
58. Bond Between Sister II
61
59. Ajakan dari Karin
62
60. True Feeling
63
61. Can’t Have Same Feeling With You
64
62. Salah Perhitungan I
65
63. Salah Perhitungan II
66
64. Salah Perhitungan III
67
65. Salah Perhitungan IV
68
66. Kecerobohan
69
66. Kecerobohan
70
67. Aksi Bodohmu
71
68. Overthinking
72
69. Cara Lain I
73
70. Cara Lain II
74
71. Gedung markas MIRA
75
72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76
73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77
74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78
75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79
76. Ku Hargai Keputusanmu
80
77. Wondering
81
78. Something You Hide
82
79. No Right To Know
83
80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84
81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85
82. Friendly Fight
86
83. Something Impossible Can Be Possible
87
84. Unbelievable
88
85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89
86. Hide and Seek
90
87. Playtime is OVER !
91
88. Tepat Waktu
92
89. From This, Im Decide to... I
93
90. From This, Im Decide to... II
94
91. Senja itu
95
92. Pandangmu
96
93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97
94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98
95. Hadapi atau Hindari I
99
96. Hadapi atau Hindari II
100
97. Hadapi atau Hindari III
101
98. Daddy Long Legs
102
99. Nekad I
103
100. Nekad II
104
(VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105
101. Visitors of Dormitory I
106
102. Visitors of Dormitory II
107
103. Hasil Perundingan
108
104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109
105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110
106. MISSION START
111
107. Be Careful
112
108. FOILED
113
109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114
110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115
111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116
112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117
113. MEREKA SUDAH SADAR !
118
114. Belum Terlambat
119
115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120
116.(RE) ENTER
121
117. WELCOME BACK !
122
118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123
119. How Silly !
124
120. TREMBLE I
125
121. TREMBLE II
126
122. Hesitate Can Kill You
127
123. A Man With Bold Action I
128
124. A Man With Bold Action II
129
125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130
126. Countdown To Second Invasion I
131
127. Countdown To Second Invasion II
132
128. Countdown To Second Invasion III
133
129. The Promise I
134
130. The Promise II
135
131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136
132. No Time To Waste (Just Do it !)
137
133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138
134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139
135. Sting And Swarm I
140
136. Sting And Swarm II
141
137. Sting And Swarm III
142
138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143
139. Sting And Swarm V
144
140. I' am strong
145
141. (No) Honor Among Soldier I
146
142. (No) Honor Among Soldier II
147
143. Worthiness
148
144. Yes ! We Are Still Worthy
149
145. Fallen
150
146. Kesempatan Terakhir
151
147. Retake The Sword And Mantel
152
148. What A Tough Day
153
149. A Peaceful and Silent Night
154
150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155
[EPILOGUE] And The World Know Us
156
[BIG NEWS]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!