Adaptasi II : Selidik

Jam 9.45

Terlihat Inuya bersama dengan Ryuga dan Ataru terlihat sedang berada disekolah mereka. Tepatnya mereka berada digedung pusat, dimana semua ruang klub sekolah berada. Mereka bertiga bersama dengan siswa lain sedang berkumpul disuatu ruang pertemuan, dan sedang mendengarkan pembicaraan oleh salah satu guru disekolah tersebut tentang serba-serbi klub yang ada disekolah tersebut dan juga OSIS. Di SMA Internasional Shinjitsu terdapat 15 klub sekolah. Klub tersebut yaitu karate, kerajinan tangan, memasak, drama, berkebun, fotografi dan jurnalistik, memasak, sainstek, komputer, basket, musik, kendo, drumben, American football dan anggar. Sambil mendengarkan penjelasan dari sang guru, mereka bertiga sedang berdiskusi tentang klub sekolah tersebut.

“ 15 klub ? Lumayan banyak ya “ Kata Ataru

“ Hu,uh.  Aku jadi bingung harus memilih yang mana ?“ Kata Ryuga kepada mereka berdua

“ Bebas sih. Sesuai dengan minat kamu. Berhubung kamu jago dalam biola, masuk saja ke klub musik “ Inuya memberikan saran kepada Ryuga

“ Kalian sendiri apa ? “ Ryuga bertanya kepada mereka berdua

“ Entahlah. Aku masih menunggu jadwal dari pihak Howling Star tentang kapan latihannya dimulai. Kalau jadwalnya sudah tetap, aku mungkin tertarik ikut klub basket “ Jelas Inuya

“ Hooooo. . . jadi kamu sudah diterima di Howling Star ? Keren ! Aku tidak menyangka orang seperti dirimu bisa masuk agensi tim penari tingkat internasional “ Kata Ryuga

“ Tunggu. Kata Tazuya-kun kamu masih menunggu pengumumannya. Kenapa tidak bilang ke kami kalau kamu sudah diterima disana ?! “ Tanya Ataru

“ Yaaa. . . tadi pagi barusan diumumkan melalui situs resminya. Untuk alur seleksinya. . .sebenarnya sangat

ketat. Bahkan saat pengurutan para calon penari terbaik diseleksi bagian terakhir, aku berada diposisi terakhir. . . yaitu rangking 50 “ Jelas Inuya sambil sedikit malu-malu saat ia menyebut peringkat dan jumlah sisa peserta yang diseleksi bagian terakhir

“ Kamu kelewatan beruntung ya, Inuya-kun “ Puji Ataru

“ Ngomong-ngomong. . . mana Hideyuki ?” Ryuga bertanya kepada Inuya saat ia menyadari bahwa Tazuya tidak bersama mereka

Tidak lama saat Ryuga bertanya soal Tazuya, ia pun kemudian kembali keruang pertemuan. Tazuya menjelaskan kepada mereka bahwa Pamannya, Hideo, barusan menelponnya untuk bertanya soal kabarnya.

“ Hei. Aku disini~ “

“ Darimana saja kamu ? “ Tanya Ataru

“ Err. . . tadi Paman Hideo menelponku. Bertanya tentang keberadaanku gara-gara kejadian yang kemarin. Aku

menjelaskan kepada beliau bahwa aku hanya mengalami cidera ringan. Saat aku bertanya keberadaan semua adikku . . ia berkata bahwa mereka semua sehat dan selamat. Oh ya. . . apa aku ketinggalan sesuatu disini ? “

“ Ini masih membahas tentang semua ke-15 klub sekolah. Soal infonya kamu bisa lihat dibuku panduan klub sekolah ini “ Kata Inuya sambil memberikan buku panduan kecil seputar klub sekolah

“ Woah “

Sementara itu dimobilnya Rigel, terlihat Rigel dan Dullart masih dalam perjalanan ketempat pesawatnya Swift Polly dan Oxtoroo. Mereka baru saja keluar dari kota Shinjitsu dalam kecepatan mobil yang tidak begitu cepat karena Rigel tidak suka mengebut saat berkendaraan.

“ Kamu tahu Rigel-san, pesawat tersebut memiliki teknologi yang bisa mengelabui siapapun yang akan mendekatinya. Itu bisa diaktifkan bersamaan dengan program kamuflase. Maka, jika ada yang mendekatinya. . . .program manipulasi optik itu akan bekerja dengan sendirinya. Yang tentunya bisa mengelabui orang tersebut “ Jelas Dullart

“ Hebat juga ya perkembangan teknologi kalian “

“ Tapi untungnya. . . kamu membawaku untuk penyelidikian ini. Karena hanya kami yang bisa melacaknya dan tidak akan terpengaruh dengan itu. Lagipula. . . seluruh keturunan kaisar memiliki kemampuan penglihatan khusus untuk melacak sesuatu yang ganjal disekitar kami. Kemampuan itu jauh lebih kuat dibandingkan dengan yang lain “ Lanjut Dullart

“ Oke. Kuharap kita bisa mendapatkan info yang berharga saat kita menyelediki pesawat itu. Sebelum mereka berdua. . . dan juga Atraco mendekatinya “

Setelah menjelaskan tentang pesawat tersebut, mereka berdua terdiam. Rigel sepertinya terlalu fokus dengan

mengemudi mobil tersebut. Bosan karena Rigel tidak bertanya apapun kepadanya, Dullart akhirnya bertanya kepada Rigel tentang kehidupannya di kota Shinjitsu.

“ Jadi. . . sudah berapa lama kamu tinggal disini ? “ Tanya Dullart

“ 20 tahun “

“ Lumayan lama yaaa~ Oh ya. . .  gadis-gadis dikota ini cantik-cantik ya~ “

“ Tidak semua yang cantik wajahnya belum tentu cantik di dalamnya “ Rigel membalasanya dengan nada yang sedikit jengkel

“ Jadi kamu belum pernah berkencan dengan mereka ? “ Dullart tiba-tiba melontarkan pertanyaan ini kepada Rigel

“ Mau secantik apapun mereka, aku tidak tertarik dengan ce- HEI ! Kenapa kau bertanya itu kepadaku ! “ Kata Rigel dengan jengkel sambil wajahnya memerah

“ Apa salahnya aku bertanya kepadamu tentang hubungan romantismu ? Kalau tidak ada’kan cukup bilang “aku belum pernah berkencan”. Tidak sulit kok ! “ Jelas Dullart dengan nada ngeyel

“ Eeggghh. . . pertanyaanmu bikin aku gelisah, Dullart. Jangan sesekali memberikan pertanyaan yang aneh-aneh ! “

Gerutu Rigel dengan wajah memerah

“ Rigel-san, awas ! “

Rigel kehilangan konsentrasinya saat mengendarai mobil karena pertanyaannya Dullart. Hal ini membuat mereka hampir ditabrak oleh mobil yang melintas didepan mereka. Untungnya, Rigel berhasil menghindarinya dan berhenti sementara ditepi jalan. Sebelum melanjutkan perjalanan, Rigel memperingatkannya untuk tidak bertanya hal yang dianggapnya aneh kepadanya dan mengizinkan Dullart untuk menyetel sebuah lagu yang ada dimobil miliknya.

“ Hah. . . hah. . .hah. . . Oi Dullart! Kamu boleh bertanya sesuatu denganku, tapi jangan sesekali bertanya

tentang masalah hubungan romantisme denganku! Aku benar-benar tidak nyaman karena pertanyaan itu ! “ Rigel memperingati Dullart sambil kelelahan pasca panik saat melihat mobil lain didepan mereka

“ Iya yaaa ! Maafkan aku karena aku tidak tahu kamu tidak suka ditanyain soal itu”

“ Huff. . . Kalau kamu bosan diatas mobil, akan kuputarkan lagu untukmu. Kamu bisa menyetel lagu kesukaanmu “

“ Eeeh Baiklah. Inikan tombolnya, Rigel-san “

“ Ya. Ayo kita lanjut ! “

Kembali ke SMA Internasional Shinjitsu, terlihat Tazuya, Inuya, Ryuga, dan Ataru baru saja keluar dari ruang pertemuan. Setelah mendengarkan penjelasan dari sang Pak Guru, Tazuya memutuskan untuk bergabung dengan klub kerajinan tangan. Tentunya mendengar perkataannya Tazuya membuat mereka bertiga sedikit kaget. Terlebih,

Tazuya juga jebolan dari Akademi Olahraga Shinjitsu dari jurusan Kendo. Serta disekolah mereka juga terdapat dua klub pedang yang berbeda

“ Okeeeee~ Sudah kuputuskan aku akan mengikuti klub kerajinan tangan “ Kata Tazuya

“ Heeeh, kamu yakin ?! Padahal kamu ini sangat ahli dalam kendo. Dan kamu juga tahu disini ada klub kendo dan juga anggar. Daripada bakat kendomu disia-siakan untuk hal lain, mending kamu salurkan lagi bakatmu disana “ Jelas Inuya

“ Ya, Tazuya-kun. Sangat disayangkan jika kamu tidak ikut kendo atau anggar “ Tambah Ataru

“ Aku hanya ingin mencoba sesuatu yang baru. Lagipula. . .aku juga tidak hanya ahli dalam melukis, loh. Aku juga

sempat diajari ayah cara memahat dan menjahit baju. Bahkan, semua baju seragamku saja aku kecilkan karena masih agak kebesaran walau aku memakai ukuran S “ Jelas Tazuya

Tidak lama, Ryuga mendapatkan pesan suara dari ayahnya. Ia memintanya untuk kegedung Tsuki

Entertainment karena sebuah urusan bisnis. Saat Ryuga izin untuk  pergi, mereka bertiga berpapasan dengan

Alessander Hartoless, yang sedang terburu-buru untuk mengikuti seseorang.

“ Ho. Maafkan aku. . . ayahku baru saja mengirimkan pesan suara untukku. Ia memintaku untuk ke gedung Tsuki Entertainment karena urusan bisnis “ Kata Ryuga sambil mematikan earpod smartphonenya saat ia selesai mendengarkan pesan suara tersebut

“ Oooo oke. Hati-hati dijalan ya ! “ Kata Ataru

“ Kalau kalian bertemu Jubei-san dan bertanya aku kemana, katakan saja kalau aku ada urusan mendadak dari ayah ! “

“ Oke, sip ! “

“ Oh. . . hei, Hartoless. Lagi ngapain ? “ Tazuya menyapa Alessander yang terlihat sedang terburu-buru untuk mengikuti seseorang

“ Er. . . aku disini sedang mencari seseorang. . .yang pirang. . . tinggi. . .tampan. . . dan memiliki wajah yang sangat manis. . . dan dia ada di- AAAAH~ “

Saat Alessander mendefinisikan orang yang ia maksud, ia tiba-tiba melihat orang tersebut dibelakang mereka bertiga, sedang keluar dari ruang pertemuan dan kelihatannya ia akan pergi menuju area rumah kaca. Ia bernama Edward Rozenberg, seorang siswa 1-SCI-A. Siswa dari kelas Saintek yang berasal dari UES-Jerman. Dirumorkan Alessander dan Elma Shizuka saling tidak menyukai satu sama lain karena Edward.

“ Edo ~ Darling~ “ Sapa Alessander sambil melambaikan tangannya dan Edward membalasnya dengan balik melambaikan tangan dan pergi meninggalkan mereka

“ Jadi kamu sudah jadian dengan dia ? “ Tanya Ataru

“ Belum sih. Tapi dia masih temanku, kok !Aku yakin suatu saat. . . dia pasti akan menikahiku~ “ Kata Alessander

dengan penuh semangat dan meninggalkan mereka demi bisa memantau aktifitas klubnya

“ Kupikir Rozenberg dan Shizuka-san sudah jadian satu sama lain “ Kata Inuya sambil memerhatikan Alessander

“ Mereka bertiga punya konflik hubungan yang sangat rumit. Terlebih Edward Rozenberg terkenal sangat baik dan kelewatan pasif. Jadi dia masih menerima Alessander-kun dan memberikannya kesempatan kedua “ Jelas Ataru

“ Tak kusangka didunia ini masih ada pria yang seperti Rozenberg “ Kata Tazuya kepada mereka berdua

“ Haha. . . ya. . . kau benar ! “

*****

Disisi lain kota Shinjitsu, terlihat ketiga robot milik pasukan Theta sedang mencari titik koordinasi dari pesawat

tersebut. Swift Polly meminta mereka untuk berpencar ke pelosok kota Shinjitsu dan daerah sekitarnya agar bisa mempermudah misi mereka. Sambil mencari keberadaan pesawat tersebut, Mag-Ni5 kembali teringat akan perintah yang dikatakan oleh Swift Polly sebelum menjalani misi mereka.

“ Tuan muda ada disini. Mungkin kalian pikir ini adalah misi yang mudah. Tapi ketahuilah, diplanet ini ada sang Prisman Beta yang melindunginya. Tidak hanya dia, tapi juga ada kelompok yang bernama El-Fighter. Sang Fighter terkuat diplanet ini “ Jelas Swift Polly

“ Prisman Beta ? El-Fighter ? “

“Ya. Meele-function. Misi kalian akan menjadi agak berat karena mereka. Dan Prisman Beta yang menemui kita. . . ialah Prisman tipe-es “ Lanjut Swift Polly

“ Kalian mau tahu apa yang lebih buruk ? Kelihatannya Tuan Muda melepaskan alat pelacaknya ! “ Kata Oxtoroo dengan panik

“ Apa ?! Astagaaaaaaa “ keluh Swift Polly sambi mengelus kepalanya sendiri

“ Jadi bagaimana ini, kapten ?” Tanya Eva-Q8

“ Haaah. . . ada-ada saja. Baik, begini saja ! Kalian selidiki TSP-03 ketitik koordinasi ini. Semua persenjataan dan teknologi pelacak lain juga ada disana. Tapi didaerah sekitar sana, banyak manusia yang sedang melihat ketempat tersebut. Jadi saat kalian disana, carilah cara untuk mengusir mereka “ Jelas Swift Polly

“ Baiklah, Kapten Swift Polly “

Sambil memikirkan tersebut, sebuah sinyal dari Eva-Q8 berbunyi. Mag-Ni5 membukakan panggilan tersebut. Eva-Q8 mengatakan bahwa ia melacak keberadaan pesawat tersebut dan meminta ia dan Melee-Function untuk pergi menemuinya.

“ Mag-Ni5. . . Melee-Function. Aku menemukan titik koordinasi pesawatnya. Ikut aku, sekarang ! “ Pesan Eva-Q8

“ Baiklah ! “

Sambil menunggu mereka, ia tidak sengaja melihat mobil milik Rigel melintas dibawahnya. Karena ia pikir tidak ada ancaman dari mobil tersebut, ia memutuskan untuk tidak mengejarnya. Karena Dullart sengaja mengnon-aktifkan pelacaknya, ia tidak sadar bahwa Dullart sebenarnya ada di dalam mobil tersebut.

Rigel dan Dullart sampai ketempat tujuan. Pesawat tersebut terletak disebuah lapangan yang berada ditengah sebuah hutan yang tidak begitu jauh dari kuil shinto. Mereka memakirkan mobil tersebut ke pinggir jalan, dan Rigel memerintahkan sistem AI pada mobilnya bernama Go4 untuk memaksimalkan sistem keamanan yang ada didalam mobil.

“ Go4, aktifkan sistem keamanan maksimal ! “ Perintah Rigel

“ Dimengerti, Tuan Rigel Orionis “

“ Ayo. . .kita pergi !“ Kata Rigel kepada Dullart sambil turun dari mobil

“ Baik, Rigel-san “

Mereka berdua berjalan melewati kuil tersebut. Sambil berjalan, kelihatannya Dullart benar-benar takjub dengan arsitektur kuil dan juga pemandangan disekitarnya. Sesampainya ditempat tujuan, mereka memperhatikan banyaknya kendaraan roda dua milik para militer dan wartawan disana. Mereka masih mencari pesawat tersebut,

yang tidak mereka sadari bahwa pesawat itu masih ada disana. Namun, karena efek dari teknologi manipulasi optikal milik alien galaksi Theta, mereka berpikir bahwa benda yang jatuh tersebut benda asing lain seperti meteorit.

“ Ramai, ya~ “

“ Kau benar, Dullart. Kelihatannya pesawat itu ada ditempat itu “ Kata Rigel sambil bergegas menuju ke pesawat tersebut dan menarik tangan Dullart

Di daerah tersebut, mereka bisa melihat ada 3 tenda kecil putih dimana para peneliti dan penjaga militer sedang berjaga disana. Juga, mereka melihat beberapa wartawan yang sedang melakukan wawancara kepada salah satu pihak militer dan peneliti. Demi mengetahui perkembangan penemuan mereka.

“ Dullart, apakah pesawa tersebut masih ada disana ?” Tanya Rigel

“ Ya. Masih ada disana. Lalu pintu bagian belakangnya tidak tertutup dengan rapat. Kelihatannya saking paniknya, mereka berdua lupa untuk menutup pintu tersebut dan juga mereka tidak kembali memeriksa keadaan pesawat ini “ Jelas Dullart

“ Oh ya. Ngomong-ngomong. . . bagaimana kita bisa masuk kesana tanpa dilihat orang-orang ini ? “ Dullart bertanya kepada Rigel

“ Aku sudah memasang chip peledak untuk mengalihkan perhatian orang-orang ini. Aku memasang 3 chip tersebut

disepanjang jalan yang kita lewati. Dan akan meledakannya untuk mengalihkan perhatian mereka “ Jelas Rigel tentang idenya

“ Tunggu ! Apa kamu yakin idemu ini tidak melukai orang disekitar sana ? “ Tanya Dullart

“ Mungkin kamu sudah tahu kenapa dalam perjalanan kemari aku memilih untuk menghindari orang lain ‘kan. Saat kamu sedang sibuk melihat-lihat kuil tersebut, aku melemparkan chip itu didekat area yang agak jauh dari pengunjung yang ada disini. Juga. . .sebenarnya ini bukanlah peledak asli. Tapi chip ini bisa menghasilkan suara yang keras yang serupa dengan ledakan “ Jelas Rigel sambil mengingat chip yang ia lemparkan sebelum mereka sampai kepesawat tersebut

“ Hmmm sepertinya tidak ada yang perlu aku khawatirkan disini. Baiklah. Ayo . . . kita mulai saja, Rigel-san “

Rigel

mengaktikan chip tersebut dari jarak jauh yang diprogramkan dari jam tangannya.

Secara serentak, chip itu mengeluarkan suara yang cukup kuat yang membuat orang

yang ada disekita kuil dan pesawat tersebut terkejut.

(BUM !)

“ A-APA ?! “

“ Heeeeee ?! “

“ Komandan. . . suara apa itu ?! “ Tanya sang tentara militer kepada Komandannya

“ Aku juga tidak tahu. Mungkin saja bunyi tersebut ada keterkaitannya dengan benda asing yang menghilang ini “ Kata sang Komandan

“ Ayo. Kita kesana untuk menginvestigasi suara tersebut ! “ Lanjut sang Komandan yang memerintahkan anak buahnya untuk mencari sumber suara

“ Heee ! Si Komandan mau kemana ? “ Tanya si wartawan STV

“ Kau peka ! Kau tidak dengar tadi ada suara dentuman kuat disekitar sini ! Mungkin saja ada keterkaitan dengan

benda asing ini ! Ayo kita periksa “ Kata si teman wartawan tersebut mengajak teman-temannya untuk mengikutinya

Rigel dan Dullart melihat banyak para pihak militer, peneliti dan wartawan satu per-satu meninggalkan pesawat tersebut. Melihat idenya Rigel berhasil, Dullart langsung mendekati pesawat tersebut. Ia meraba untuk mencari tombol rahasianya. Saat ia berhasil mencari tombolnya, Dullart membukakan pintu pesawat tersebut. Ia memberi aba-aba ke Rigel untuk memasuki pesawat sebelum ada orang lain yang melihat mereka. Saat Rigel telah memasukinya, Dullart kembali menutup pintu pesawat dan kembali mengaktifkan program kamuflase dan manipulasi optikal tersebut. Secara otomatis, saat mereka berdua memasuki pesawatnya, penerangan dari dalam pesawat tersebut menyalah dengan sendirinya.

“ Wow. Keren ! “ Puji Rigel sambil memperhatikan pesawat tersebut

“ Rigel-san. . . kalau anda ingin melakukan penyelidikan dipesawat ini, ayo kita keruang kontrol pesawat “ Ajak Dullart

“ Ya ! “

Mereka berdua menuju ruang kontrol pesawat. Disana, Dullart mengaktifkan semua sistem yang ada dipesawat tersebut dan membukakan sandi pengaman sistem tersrbut. Dikarenakan Rigel sangat ahli dalam memeriksa segela sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, Dullart mempercayai Rigel untuk melakukan penyelidikan lebih dalam didalam pesawat tersebut sebelum pihak Swift Polly datang.

“ Kerusakan pada pesawat ini sebesar 35%. Kerusakan yang mencolok terdapat pada program portal dimensi, program Magnum Laser, Rain Bullet, dan program komunikasi. Sisanya masih bisa

berfungsi dengan normal, termasuk dengan sistem keamanan didalam. . .

kamuflase. . . manipulasi optikal dan lain-lain “ Kata Rigel

“ Penyebabnya ? “

“ Kelihatannya ini bukanlah karena disebabkan oleh pendaratan yang keras. Kondisi pesawatnya juga baik-baik saja.Dan yang rusak hanyalah sistem program dipesawat tersebut “ Jelas Rigel

“ Mungkin. . . itu karena. . . disebabkan oleh Nano-Bomb “ Kata Dullart sambil teringat akan pelariannya ke portal dimensi sambil menyebarkan Nano-Bomb disekitar portal tersebut

Disaat yang bersamaan, saat Eva-Q8 dan kedua robot lainnya sedang menuju ke titik koordinasi dari pesawat tersebut, tiba-tiba pelacak mereka semua berbunyi. Mag-Ni5 memeriksa pelacak tersebut. Saat ia lihat, ia sangat terkejut saat tahu bahwa ada yang telah memasuki pesawat TSP-03. Ia meminta Eva-Q8 dan Melee-Function untuk bergegas kepesawat tersebut .

(BIIIP BIIIP BIIIP)

“ Apa ini ?! “ Tanya Melee-Function saat merasakan pelacaknya berbunyi

“ Ini. . . berasal dari pesawat TSP-03 ! Oh. . . uh. . . tidak. . . jangan bilang kalau ada seseorang yang menyelinap masuk kesana ! “ Kata Mag-Ni5 yang terkejut saat mengetahui ada yang masuk kedalam pesawat tersebut

“ Apa ?! Siapa ?! “

“ Entahlah, Eva-Q8! Tapi kita harus cepat sebelum terlambat ! Ayo ! “

Sementara itu, di SMA Internasional Shinitsu, Inuya sedang menonton para senior bertanding bola basket bersama dengan Ataru. Inuya juga terlihat sedang memandangi smartphonenya, masih menunggu jadwal latihan dari pihak Howling Star.

“ Oh ya Inuya-kun, di Howling Star kamu ngambil di divisi yang mana, ya ? “ Tanya Ataru

“ Bagian acrodance. Sebelumnya, aku sering latihan gimnastik sejak SD kelas 1.Aku pernah mendapat juara pertamasaat bertanding dengan siswa-siswi di kota Shinjitsu saat kelas 6 SD. Dan juga aku juga juara kedua saat bertanding dengan seluruh siswa di Neo-Jepang saat kelas 3 SMP. . . saat itu lawanku ialah si Hikari Ichinose. Dan tidak lama setelah tes masuk SMA, aku mendapat tawaran dari tetangga untuk mengikuti agensi Howling Star “ Jelas Inuya

“ Ternyata sejak dulu kamu memang sudah ada bakat di gimnastik ya “

“ Sebenarnya siih. . . aku maunya ikut klub bela diri. Yaaa. . .apa saja sih. . . mau itu krav maga, jujitsu, kung fu, karate, muay tai, pencak silat. . . aku tertarik semuanya. Tapi ibu melarangku hanya karena itu sangat berbahaya. . . katanya siiiih~ “ Lanjut Inuya

“ Hooo. . . kelihatannya. . . kamu tahu cara bertarung itu dari si Tazuya-kun, ya “

“ Ya, Ataru. Dia benar-benar mengajariku banyak hal soal ilmu bela diri “

“ Mana Tazuya-kun ? “

“ Tadi kamu tidak dengar ia izin ke toilet?! “ Jawab Inuya

“ Dia sudah disana selama kurang lebih 6 menit, loh. Kemana dia ? “

Tazuya terlihat baru saja keluar dari toilet pria dilantai dasar. Disaat ia ingin pergi ketempat Inuya, Tazuya tiba-tiba tidak sengaja melihat aktivitas klub anggar yang sedang melatih juniornya yang ingin menjadi bagian dari klub

mereka. Junior memiliki tubuh kecil dan jika dibandingkan dengan Tazuya, ia lebih tinggi darinya sepanjang 5cm. Walau demikian, si junior tersebut terbukti sangat jago dalam anggar, dan kelihatannya sama seperti Tazuya, telah dilatih sejak kecil. Tazuya yang melihatnya sangat terpukau dengan keahliannya. Jubei yang sedang keluar dari klub memasak melihat Tazuya yang berdiri didepan pintu klub anggar menghampirinya sambil menepuk pundaknya. Yang membuat Tazuya yang terlalu fokus memperhatikan aktifitas klub tersebut menjadi kaget.

“ Hei ! “

“ Uwa ! Ekh ! Jubei ! Oi . . . jangan ngagetin kaya gitu ! “ Gerutu Tazuya

“ Iya iyaaaa~ Kamu ngapain berdiri disini. . . kalau tertarik untuk bergabung dengan klub anggar yaaaa silahkan masuk saja. Lagipula. . . disana juga ada- “

“ Eeeeeeh Jubei. . .aku sudah resmi menjadi anggota klub kerajinan tangan. Kalau mau mencoba menjadi anggota klub anggar. . . ‘kan bisa menunggu akhir bulan. Dimana ada hari pertukaran klub dengan anggota lain selama 2 hari “ Jelas Tazuya

“ Tumben sekali kamu ngambil klub lain “

“ Itu karena aku ingin mencari pengalaman baru. Ngomong-ngomong. . . kamu habis selesai kegiatan klubmu ? “

“ Oh ya. Baru saja selesai. Sekarang aku mau jalan dulu dengan Hikari, Vlada dan juga Rattana pergi ke mall dulu ya. Byeeee~ “

“ Ya ! Hati-hati disana ! “

Saat Jubei meninggalkannya, Tazuya kembali memantau kegiatan di klub anggar tersebut. Tidak lama Tazuya kembali melihat mereka, salah satu senior dari kelas 3-SOCIO-A melihat Tazuya. Ia tahu Tazuya adalah mantan pemain Kendo jebolan dari Akademi Olahraga Shinjitu, dan menawarnya untuk bergabung dengan mereka jika ia tertarik.

“ Hei kamu ! “ Kata si senior yang tiba-tiba menghentikan latihannya saat melihat Tazuya

“ Eh. . .iya “

“ Aku dengar kamu adalah salah satu alumni terbaik dari kelas Kendo yang setara dari Yukiharu Yagyu. Jika kamu

tertarik untuk belajar anggar. . . bergabunglah dengan kami. Aku yakin kamu adalah salah satu orang yang cepat tanggap dalam mempelajari sesuatu yang baru “ Tawar si senior

“ Eeeer. . . Tidak masalah jika satu hari saja aku mencoba untuk berlatih anggar ? Itu karena. . . yaaa. . .aku

sudah diterima di klub lain. Tapi sebenarnya aku juga agak tertarik untuk belajar tentang anggar“ Tazuya bertanya kepada mereka

Sang senior berpikir sebentar untuk mempertimbangkan permintaan Tazuya. Tiba-tiba, sang junior yang berbakat tersebut menyetujui permintaannya, dan dengan senang hati ia menantang Tazuya untuk beradu pedang sekaligus mempelajari anggar.

“ Boleh ! Akan kuajari dirimu tentang anggar sambil bertarung satu lawan satu “

“ Baiklah ! “ Tazuya menyetujuinya sambil memasuki ruangan tersebut

Salah satu senior memberikan Tazuya perlengkapan anggar termasuk helm, baju pelindung, pads dan sebuah sabre kepadanya. Junior lain yang memerhatikannya terlihat antusias untuk melihat pertarungan mereka.

“ Ini bakal kereeeeeeeeeeeen “ Kata si Junior dari kelas 1-SCI-B

“ Ingat ! Anggar berbeda dengan Kendo “ Kata si senior kepada Tazuya

“ Ya, kak ! “

“ Bisakah kita mulai ? “ Si senior bertanya kepada si junior berbakat tersebut

“ Ya ! “

“ Baiklah. . . kita mulai saja, ya. En garde. . . Prêt . . . allez! “

Tazuya sedikit kewalahan karena ini pertama kalinya ia mencoba anggar. Namun, ia cukup bersemangat untuk mempelajarinya. Di ronde pertama, si junior tersebut menang dengan mudah.

“ Keren ! “ Puji Tazuya

“ Untuk pertama kali mencoba, kuakui kamu memang cepat tangkap ya ! Si junior tersebut balik memujinya

“ Ayo ! Bagaimana dengan ronde ke-2 ? “ Tantang Tazuya

“ Boleh ! “

“ Naaah ! Itu baru semangatnya, Juniorku. En garde. . . Prêt . . . allez !”

Tazuya dan si junior melanjutkan pertarungan mereka di ronde ke-2. Para junior dan senior yang ada diruang tersebut menyemangati mereka dan antusias melihat pertarungan mereka. Senyuman diwajah Tazuya membuktikan bahwa ia sangat menikmati pertarungan tesebut, walau itu hanya bersifat sementara.

*****

Inuya dan Ataru terlihat masih memperhatikan klub basket yang sedang bertanding. Disaat yang bersamaan saat Tazuya dan si junior sedang memasuki ronde ke-2 di pertarungan mereka, Tazuya secara tidak sengaja mengaktifkan kontak telepatinya, yang membuat Inuya dan juga Ataru bisa merasakan dan melihat dimana ia berada. Inuya  menyadari bahwa ini adalah sensasi kontak telepatinya Tazuya familiar dengan Rigel. Namun, disaat ia berpikir apakah Tazuya sengaja melakukan ini, Ataru tiba-tiba menggagetkannya, dan berkata kepadanya untuk menebak dimana keberadaan Tazuya.

“ Sensasi ini. . . ini serupa dengan Tuan Rigel. . . Tapi Tazuya sedang tidak dalam bahaya. . .apa dia tahu-“

“ Okeeeeeeee ! Ayo kita main tebak-tebakkan dimana Tazuya-kun beradaaa~ “ Ataru tiba-tiba bicara dengan nada

yang cukup kuat disamping Inuya

“ Hei ! Apa-apaan sih tiba-tiba kamu semangat kamu kaya gitu ! “

“ Inuya-kun. Daripada kita bengong disini, mending kita tebak-tebakkan untuk mencari tahu dimana si Tazuya-kun ! “Kata Ataru

“ Heee. . . hmmm. . .baiklah. . .tapi jangan pakai kemampuan mata ajaibmu ya “

“ Oke oke. . . menurutmu. . . Tazuyak-kun sekarang ada dimana ? “

“ Kalau menurutku sih. . . dia masih di ada ditoilet. . . kalau tidak ia kembali keruang klub kerajinan tangan. Kalau kau ? “ Inuya menebak dimana Tazuya walau sebenarnya ia sudah tahu dimana Tazuya sesungguhnya berada

“ Kalau aku. . . dia ada diruang klub anggar ! “

“ Heeeeh ! Kok kamu. . . tidak. . . kau yakin Tazuya ada disana ?! “

“ ‘Kan hanya tebak-tebakan. Jadi manaku tahu dimana dia sekarang. Kalau kamu mau tahu, ayo kita cari diruang klub kerajinan tangan. . . toilet pria dan klub anggar. Bagaimana ? Kita taruhan Unicorn-shake di kedai minum My Fluffy Shake ! “ Ajak Ataru

“ Setujuh ! Ayo kita cari Tazuya ketiga tempat itu ! “

Mereka berdua pergi menuju keruang klub kerajinan tangan. Disaat itu, Inuya kembali berpikir tentang kontak telepati yang diaktifkan Tazuya. Saat ia merasakan sensasi tersebut, ia juga merasakan sensasi yang sama di Ataru. Kemungkinan besar, ia juga dapat merasakan kontak telepatinya Tazuya. Membuat Inuya berpikir apakah ia juga calon El-Fighter sama seperti dirinya

“ Benar juga. Jika Ataru menggunakan kemampuan khususnya untuk mencari tahu dimana Tazuya, harusnya dia sudah tahu sejak awal bahkan saat ia menemuiku disini. Saat kontak telepati itu aktif. . .aku juga merasakan sensasi yang sama di Ataru. Kelihatannya. . .dia juga merasakan kontak itu. Jangan-jangan . . . apa Ataru juga calon El-Fighter seperti kami ? “ Kata Inuya dalam hati

Sementara itu, terlihat Eva-Q8, Melee-Function dan Mag-Ni5 telah sampai ketempat titik koordinasi pesawat. Dari atas, mereka melihat banyak dari anggota militer, peneliti dan wartawan tadi yang mencari sumber dentuman yang dibuat oleh Rigel kembali ke lokasi pesawat tersebut.

“ Itu dia. Pesawatnya ada disana ! “ Kata Melee-Function sambil melihat pelacak X-Ray miliknya

“ Tunggu ! Lihat ! Kelihatannya itu pihak militer di planet ini ! “ Mag-Ni5 menghentikan Melee-Function sambil menunjukan beberapa pihak militer dibawah mereka

“ Mereka hanya manusia yang lemah, jadi tidak ada yang perlu kita khawatirkan untuk tahu seberapa hebatnya mereka. Karena itu, ini sangat mudah untuk menyingkirkan mereka ketempat itu !  Lihat ini ! “ Melee-Function menyingkirkan tangannya Mag-Ni5

Sementara itu,  Rigel dan Dullart masih melakukan penyelidikan didalam pesawat tersebut. Mereka berdua kelihatannya belum menyadari kedatangan ketiga robot tersebut dan rombongan pihak militer. Dullart berada diruang persenjataan untuk memeriksa beberapa senjata yang masih bisa digunakan untuknya. Dan Rigel terlihat masih berada diruang kontrol sedang mencari informasi tentang para alien dari galaksi Theta lebih mendalam.

“ Hmmm. . . Kekaisaran Thetos. Zozo Thetos XXI juga dikenal sebagai Kaisar yang paling berhasil diibandingkan Kaisar lain pendahulunya. Itu karena sang Kaisar ke 31 dari galaksi Theta yang terdiri dari 5 planet besar dan beberapa planetoid kecil yang tidak berpenghuni, Dan kelihatannya, ia sangat tertarik untuk menguasai planet yang ada disistem tata surya untuk memperluas planet kolonisasinya. Hmph. . . . dasar kaisar rakus ! “ Rigel membaca info tentang si Zozo sambil mengejeknya.

Melee-Function mengubah tangannya menjadi mode meriam laser, dan bersiap untuk menembaki orang orang

yang ada dibawah mereka. Dari bawah, salah satu tentara militer menyadari kedatangan mereka dengan melihat bayangan mereka dari bawah. Tentara tersebut melihat mereka. Disaat mereka bertiga melihat si tentara tersebut, Melee-Function menjawabnya dengan langsung menembak kearahnya.

“ Ka-kalian ! “

“ DOR ! “

( BLAAAARRR ! )

“ Lagi ?! Suara apa lagi itu ! “ Kata Si Komandan yang panik

(BLAAARRR !)

“ Uwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa “

Didalam pesawat, sinyal bahaya di ruang kendali mulai berbunyi karena ulah dari tembakannya Melee-Function. Rigel yang melihatnya langsung mengecek dari layar. Betapa terkejutnya ia melihat banyak orang disana terluka parah dari serangan tersebut. Para pihak militer yang memiliki persenjataan bersiap untuk melakukan serangan balasan, sedangkan para peneliti dan wartawan yang disana mengevakuasi diri mereka dibantu oleh tentara militer.

“ Haloooooooooooooooooo para manusia~ Senang bisa bertemu kalian ! Jika kalian ingin selamat, menghindarlah dari pesawat itu ! “ Sapa Melee-Function sambil kembali menembakkan mereka secara bertubi-tubi

“ Rigel-san ! Rigel-san ! “ Dullart berlari kearah ruang kontrol saat ia merasakan getaran dan mendengar suara keributan diluar pesawat

“ Sepertinya kita kembali dapat masalah serius ! “ Rigel memperbesar salah satu layar pemantau untuk ditunjukan kepada Dullart

“ Mereka ?! Oh Tidak ! “ Kata Dullart yang kaget saat ia melihat ketiga robot tersebut

“ Dullart ! Apakah persenjataan disana masih bisa berfungsi dengan baik ?! “

“ Ya. Beberapa senjata laser. . . pisau panas. . .  tombak listrik. . . semuanya masih bisa digunakan “ Jawab Dullart

Mereka berdua lari keruang persenjataan, dan mengambil sebuah tombak listrik dan senjata laser untuk menghadapi ketiga robot tersebut.

“ Rigel-san ! Izinkan aku untuk membantumu ! “

“ Ya. Ayo cepat sebelum banyak korban yang berjatuhan “

Pihak militer yang dipimpin oleh komandan mereka menyerang ketiga robot tersebut. Melihat mereka juga meminta

bala bantuan melalui helikopter, Eva-Q8 dan Mag-Ni5 tidak punya pilihan lain selain menyerang mereka.

“ Tembaaaaaaaaaaak ! “

“ Cih ! Jika kau tidak bertindak seenaknya. . . ini tidak akan terjadi ! “ Gerutu Mag-Ni5

“ Ayolah! Mereka ini mau mendekati pesawatnya ! Jadi kita akan melakukan pembersihan daerah sekitar jika tidak mau diganggu oleh mereka ! “ Kata Melee-Function sambil pergi kebawah untuk mengangani mereka

“ Dasar ! Bikin repot saja !  Ayo. . .Eva-Q8 ! “

“ Ya ! “

Saat mereka berdua melihat 2 helikopter pihak militer telah sampai, mereka berdua menembakan senjata laser kearah baling-baling helikopter, yang membuat kedua helikopter tersebut terjatuh. Petugas militer yang ada didalam helikopter tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari helikopter tersebut

“ Buds Drone ! Aktifkan AISDIS ! “ Eva-Q8 mengeluarkan 10 drone yang berbentuk kuncup bunga berwarna pink dan menembak kearah pihak militer

“ Apa-apaan ini, Komandan ?! “ Kata salah satu tentara yang panik kepada komandannya

“ Ini tidak bisa- “

“ Kalian lengah ! “ Mag-Ni5 berada didepannya, dan menebasnya dengan  pedang dari lengan kirinya

“ UAGH ! “

“ KOMANDAN ! “

“ TEMBAK DIAAAA ! “ Perintah komandan

“ Jangan coba-coba ! “ Mag-Ni5 menebas senjata mereka

Melee-Function melihat kearah si komandan yang dievakuasi oleh salah satu tentaranya. Saat ia ingin menembaknya, Mag-Ni5 memperingatkannya untuk pergi ke pesawat tersebut.

“ Heeeiiiiiii Pak Komandan. . . jangan lari kau “

“ Melee-Function ! Pesawatnya ! “

“ Oh. Oke oke ! “

Disaat Melee-Function ingin mendekati pesawat tersebut, tiba-tiba, gerakannya dihentikan oleh Rigel dan Dullart. Sambil mematikan program kamuflase pesawat tersebut, mereka berdua siap untuk melawan mereka.

“ Tuan Muda Dullart ! “ Kata Mag-Ni5 saat ia melihatnya

“ Eh ? Dia ada disini ?! “ Tanya Eva-Q8

“ Dan dia. . . bersama sang El-Fighter dan juga Prisman Beta ! “ Kata Melee-Function sambil memperhatikan Rigel

“ Hei ! Maaf telah mengganggu pesawat kalian ! Tapi karena kalian telah menyakiti orang-orang disekitar sini. . . aku tidak bisa tinggal diam begitu saja ! “ Kata Rigel dengan nada tegas kepada mereka bertiga sambil mengarahkan Anthemusanya

*****

Terpopuler

Comments

𝕹𝖚𝖗𝖚𝖘𝖞𝖘𝖞𝖎𝖋𝖆

𝕹𝖚𝖗𝖚𝖘𝖞𝖘𝖞𝖎𝖋𝖆

Semangat bacanya ...

🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️

2021-12-20

0

mikakayy_

mikakayy_

semangat Kakak

#penaautoon

2021-12-15

0

Santai Dyah

Santai Dyah

bagus Reigel tindak mereka

2021-12-14

0

lihat semua
Episodes
1 Prologue : Memasuki 2100
2 Hari Pertama
3 Pertarungan
4 Sebuah Kabar Besar
5 Pendekatan
6 Pembalasan Atraco
7 Adaptasi I : Permainan Dimulai
8 Adaptasi II : Selidik
9 Masalah Besar
10 Hentikan Mereka
11 Seperti Waktu Itu
12 Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13 Sabotase
14 Serang Mereka I : EPSILON
15 Serang Mereka II : DELTA
16 Serang Mereka III : GAMMA
17 Peran Kita
18 Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19 Pelatihan I : Guru vs Murid
20 Pelatihan II : Semangat
21 Bersekongkol Dengan Para Manusia
22 V-FIGHTER
23 Fighter Possession I : Bangkit
24 Fighter Possession II : Tantangan
25 Hasil
26 Sisi Lain
27 Atraco vs Theta
28 Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29 Manusia Sialan Yang Kutemui
30 Operasi Pencarian Dilanjutkan
31 Invasi Thetoid I : Superbia-07
32 Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33 Invasi Thetoid III : Tumbukan
34 Invasi Thetoid IV : Astraser
35 Harapan Baru
36 Malam Setelah Penyerangan
37 Petaka
38 Tak Terduga
39 Jangan Bercanda !
40 Hukuman
41 Keingintahuan
42 Latihan Dilanjutkan
43 Mencari Batasan dan Potensi
44 Our Real Enemy
45 When People Can’t Accept Something
46 Mereka Datang !
47 Keluarga
48 Descendant Of The Untouchable Huntress
49 Kita Tidak Sama !
50 A Light from Inner Spirit
51 (VISUAL Part 1) Main Character
52 (Kepo Session) Part.1
53 51. Kelemahan
54 52. Operasi Pencarian di Festival
55 53. Masalah Ganda I
56 54. Masalah Ganda II
57 55. Masalah Ganda III
58 56. Not Worth To Kill
59 57. Bond Between Sister I
60 58. Bond Between Sister II
61 59. Ajakan dari Karin
62 60. True Feeling
63 61. Can’t Have Same Feeling With You
64 62. Salah Perhitungan I
65 63. Salah Perhitungan II
66 64. Salah Perhitungan III
67 65. Salah Perhitungan IV
68 66. Kecerobohan
69 66. Kecerobohan
70 67. Aksi Bodohmu
71 68. Overthinking
72 69. Cara Lain I
73 70. Cara Lain II
74 71. Gedung markas MIRA
75 72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76 73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77 74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78 75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79 76. Ku Hargai Keputusanmu
80 77. Wondering
81 78. Something You Hide
82 79. No Right To Know
83 80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84 81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85 82. Friendly Fight
86 83. Something Impossible Can Be Possible
87 84. Unbelievable
88 85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89 86. Hide and Seek
90 87. Playtime is OVER !
91 88. Tepat Waktu
92 89. From This, Im Decide to... I
93 90. From This, Im Decide to... II
94 91. Senja itu
95 92. Pandangmu
96 93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97 94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98 95. Hadapi atau Hindari I
99 96. Hadapi atau Hindari II
100 97. Hadapi atau Hindari III
101 98. Daddy Long Legs
102 99. Nekad I
103 100. Nekad II
104 (VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105 101. Visitors of Dormitory I
106 102. Visitors of Dormitory II
107 103. Hasil Perundingan
108 104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109 105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110 106. MISSION START
111 107. Be Careful
112 108. FOILED
113 109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114 110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115 111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116 112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117 113. MEREKA SUDAH SADAR !
118 114. Belum Terlambat
119 115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120 116.(RE) ENTER
121 117. WELCOME BACK !
122 118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123 119. How Silly !
124 120. TREMBLE I
125 121. TREMBLE II
126 122. Hesitate Can Kill You
127 123. A Man With Bold Action I
128 124. A Man With Bold Action II
129 125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130 126. Countdown To Second Invasion I
131 127. Countdown To Second Invasion II
132 128. Countdown To Second Invasion III
133 129. The Promise I
134 130. The Promise II
135 131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136 132. No Time To Waste (Just Do it !)
137 133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138 134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139 135. Sting And Swarm I
140 136. Sting And Swarm II
141 137. Sting And Swarm III
142 138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143 139. Sting And Swarm V
144 140. I' am strong
145 141. (No) Honor Among Soldier I
146 142. (No) Honor Among Soldier II
147 143. Worthiness
148 144. Yes ! We Are Still Worthy
149 145. Fallen
150 146. Kesempatan Terakhir
151 147. Retake The Sword And Mantel
152 148. What A Tough Day
153 149. A Peaceful and Silent Night
154 150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155 [EPILOGUE] And The World Know Us
156 [BIG NEWS]
Episodes

Updated 156 Episodes

1
Prologue : Memasuki 2100
2
Hari Pertama
3
Pertarungan
4
Sebuah Kabar Besar
5
Pendekatan
6
Pembalasan Atraco
7
Adaptasi I : Permainan Dimulai
8
Adaptasi II : Selidik
9
Masalah Besar
10
Hentikan Mereka
11
Seperti Waktu Itu
12
Menemukan Sesuatu Yang Sulit Dipercaya
13
Sabotase
14
Serang Mereka I : EPSILON
15
Serang Mereka II : DELTA
16
Serang Mereka III : GAMMA
17
Peran Kita
18
Apa Yang Terjadi Di Dermaga Shinjitsu ?
19
Pelatihan I : Guru vs Murid
20
Pelatihan II : Semangat
21
Bersekongkol Dengan Para Manusia
22
V-FIGHTER
23
Fighter Possession I : Bangkit
24
Fighter Possession II : Tantangan
25
Hasil
26
Sisi Lain
27
Atraco vs Theta
28
Suatu Saat Mereka Akan Tahu
29
Manusia Sialan Yang Kutemui
30
Operasi Pencarian Dilanjutkan
31
Invasi Thetoid I : Superbia-07
32
Invasi Thetoid II : Gagalkan Rencana Mereka !
33
Invasi Thetoid III : Tumbukan
34
Invasi Thetoid IV : Astraser
35
Harapan Baru
36
Malam Setelah Penyerangan
37
Petaka
38
Tak Terduga
39
Jangan Bercanda !
40
Hukuman
41
Keingintahuan
42
Latihan Dilanjutkan
43
Mencari Batasan dan Potensi
44
Our Real Enemy
45
When People Can’t Accept Something
46
Mereka Datang !
47
Keluarga
48
Descendant Of The Untouchable Huntress
49
Kita Tidak Sama !
50
A Light from Inner Spirit
51
(VISUAL Part 1) Main Character
52
(Kepo Session) Part.1
53
51. Kelemahan
54
52. Operasi Pencarian di Festival
55
53. Masalah Ganda I
56
54. Masalah Ganda II
57
55. Masalah Ganda III
58
56. Not Worth To Kill
59
57. Bond Between Sister I
60
58. Bond Between Sister II
61
59. Ajakan dari Karin
62
60. True Feeling
63
61. Can’t Have Same Feeling With You
64
62. Salah Perhitungan I
65
63. Salah Perhitungan II
66
64. Salah Perhitungan III
67
65. Salah Perhitungan IV
68
66. Kecerobohan
69
66. Kecerobohan
70
67. Aksi Bodohmu
71
68. Overthinking
72
69. Cara Lain I
73
70. Cara Lain II
74
71. Gedung markas MIRA
75
72. Cara Damai Akhirnya Gagal
76
73. V-FIGHTER vs Elite Soldier I
77
74. V-FIGHTER vs Elite Soldier II
78
75. V-FIGHTER vs Elite Soldier III
79
76. Ku Hargai Keputusanmu
80
77. Wondering
81
78. Something You Hide
82
79. No Right To Know
83
80.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat I
84
81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II
85
82. Friendly Fight
86
83. Something Impossible Can Be Possible
87
84. Unbelievable
88
85.Mencoba Menikmati Yang Kita Benci
89
86. Hide and Seek
90
87. Playtime is OVER !
91
88. Tepat Waktu
92
89. From This, Im Decide to... I
93
90. From This, Im Decide to... II
94
91. Senja itu
95
92. Pandangmu
96
93. Menciptakan Suatu Sejarah I
97
94. Menciptakan Suatu Sejarah II
98
95. Hadapi atau Hindari I
99
96. Hadapi atau Hindari II
100
97. Hadapi atau Hindari III
101
98. Daddy Long Legs
102
99. Nekad I
103
100. Nekad II
104
(VISUAL Part 2) Karakter Thetoid
105
101. Visitors of Dormitory I
106
102. Visitors of Dormitory II
107
103. Hasil Perundingan
108
104. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) I
109
105. Golden Week (Sehari Sebelum Misi) II
110
106. MISSION START
111
107. Be Careful
112
108. FOILED
113
109. AKIBAT TERLALU NEKAT I
114
110. AKIBAT TERLALU NEKAT II
115
111. AKIBAT TERLALU NEKAT III
116
112. AKIBAT TERLALU NEKAT IV
117
113. MEREKA SUDAH SADAR !
118
114. Belum Terlambat
119
115. Kembalilah Dalam Keadaan Selamat
120
116.(RE) ENTER
121
117. WELCOME BACK !
122
118. Pertimbangkan dan Putuskanlah
123
119. How Silly !
124
120. TREMBLE I
125
121. TREMBLE II
126
122. Hesitate Can Kill You
127
123. A Man With Bold Action I
128
124. A Man With Bold Action II
129
125. Jangan Lari ! Hadapi Aku !
130
126. Countdown To Second Invasion I
131
127. Countdown To Second Invasion II
132
128. Countdown To Second Invasion III
133
129. The Promise I
134
130. The Promise II
135
131. Ayo ! Kita Harus Menuntaskannya !
136
132. No Time To Waste (Just Do it !)
137
133. No Time To Waste (Or Let me kill you first)
138
134. No Time To Waste (Think About Quick Action now ! )
139
135. Sting And Swarm I
140
136. Sting And Swarm II
141
137. Sting And Swarm III
142
138. Sting And Swarm IV (Queen Bee)
143
139. Sting And Swarm V
144
140. I' am strong
145
141. (No) Honor Among Soldier I
146
142. (No) Honor Among Soldier II
147
143. Worthiness
148
144. Yes ! We Are Still Worthy
149
145. Fallen
150
146. Kesempatan Terakhir
151
147. Retake The Sword And Mantel
152
148. What A Tough Day
153
149. A Peaceful and Silent Night
154
150. [THE END] Keep Moving Toward The Bright Side
155
[EPILOGUE] And The World Know Us
156
[BIG NEWS]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!