Di SMA Internasional Shinjitsu
Jubei, Ataru dan Ryuga sedang menunggu Tazuya dan Inuya di dalam kelas sambil membicarakan pertarungan antara Dullart dan Rigel yang mereka saksikan melalui siaran langsung dari smartphone di ruang kelas mereka. Karena mereka bertiga percaya akan perkataan Tazuya dan Inuya bahwa mereka sedang kembali menghajar
kakak kelas mereka, mereka memutuskan untuk menunggu mereka berdua kembali ke kelas. Ryuga, Ataru dan Jubei tidak tahu bahwa Tazuya dan Inuya sebenarnya bukan melawan kakak kelas, melainkan penjahat tangguh yang merupakan musuh bebuyutan dari El-Fighter.
“ Lama yaaaaaaaaa~ Biasanya siiih. . . mereka agak cepat kalau soal menghajar kakak kelas. Setangguh apakah sih mereka ?! “ Gerutu Jubei
“ Sabar. Mereka pasti akan kesini kok “ Kata Ryuga
“ Ataru-san, bisakah kau gunakana mata masa depanmu itu untuk mengetahui dimana mereka sekarang ? “ Tanya Jubei
“ Eh. . . apa ?! “
“Melamun lagi ? Jubei-chan bertanya kepadamu apa kamu bisa menggunakan kemampuanmu untuk mencari dimana Hideyuki-san dan Namidashi-san ?! “ Kata Ryuga
“Entahlah. Aku juga tidak begitu pasti dimana mereka sekarang “ Kata Ataru sambil ragu
“ Bukankah kamu sendiri bilang kalau penglihatan masa depanmu bisa melihat apa saja ? “ Tanya Jubei
“ Iya sih. Tapi ini sangat aneh. Aku sama sekali tidak bisa memprediksi kepergian mereka dan mengetahui dimana mereka sekarang “ Jelas Ataru sambil kebingungan
“ Soal pertarungan tadi. . . benar-benar hebat. Tidak kusangka orang itu bisa memicukan hujan dengan kekuatan mereka. Apakah itu bagian dari kekuatan Fighter ? “ Tanya Jubei
“ Bisa jadi, ya “ Jawab Ryuga
Disaat yang bersamaan dimana Tazuya dan Inuya mengsinkronisasi pukulan mereka untuk menyelesaikan pertarungan dengan Hassan, mereka tiba-tiba merasakan sensasi yang kuat dan secara singkat mereka bisa merasakan dan melihat dimana Tazuya dan Inuya berada. Tentunya ini membuat mereka bertiga sangat kaget akan apa yang baru saja mereka alami
“ Apa itu barusan ? “ Tanya Ataru
“ Eh ?! “
“ A. . . apa ?! “
“ Apa kalian juga merasakan apa yang barusaja kurasakan ?! “ Ataru kembalibertanya kepada Ryuga dan Jubei
“Aku secara sekilas melihat. . .Tazuya dan . . . Inuya . . . sedang . . .bertarung “ Kata Jubei
“ Berarti itu bukan faktor dari kekuatanku. Apa ini ?! “ Kata Ataru
“ Sensasi ini. . . “ Kata Ryuga dalam hati sambil melihat kearah jendela
Di tempat pertarungan, Tazuya dan Inuya berhasil mengalahkan Hassan, yang membuat ia akhirnya terjatuh. Hassan kembali bangkit, karena ia sudah mulai kewalahan dan tidak bisa meneruskan pertarungan, ia memutuskan untuk melarikan diri dari mereka berdua. Tazuya ingin mengejarnya, tetapi terhenti karena ia tiba-tiba pingsan karena kelelahan. Inuya menangkap tubuhnya Tazuya, dan kemudian ia perlahan lahan ia juga kehilangan kesadarannya.
“ Cukup. . . Tazuya. . . Kita sudah “ Kata Inuya yang perlahan kehilangan kesadarannya
“Kurasa ini sangat mustahil jika kita membawa mereka kembali kesekolah dalam keadaan seperti ini “ Kata Dullart
“ Bawa saja kerumahku. Sekalian ada yg ingin kubicarakan kepada mereka disana. Kamu juga ikut aku, agar kamu bisa beristirahat disana.“ Kata Rigel sambil mengangkat tubuh Tazuya
Dullart menyetujui ide Rigel, dan ia mengangkat Inuya serta ikut membawanya ketempat Rigel. Saat mereka sampai kerumahnya Rigel, Dullart cukup takjub melihat rumahnya Rigel.
“ Waaaw. . . keren ! Kelihatannya anda sudah cukup lama tinggal disini “ Kata Dullart
“ Ya. FAIS ! Buka pintu ! “ Rigel memerintahkan FAIS untuk membukakan pintu rumahnya
“Selamat datang, Tuan Rigel Orionis “
Di tempat persembunyian Hassan dan komplotannya, terlihat mereka sedang berdiskusi tentang misi mereka yang gagal dan masih kesal akan kekalahan yang mereka alami. Tidak lama kemudian, Ramone Grace sudah kembali bersama si wanita misterius itu. Mereka melaporkan bahwa misi mereka gagal, dan tentunya Ramone mereka sangat tidak senang akan kinerja mereka
“ DASAR BODOH !!! BISA-BISANYA KALIAN BISA DIKALAHKAN OLEH PARA BOCAH ! “ Teriak Ramone mereka dengan kesal
“ Rasa tidak adil banget kenapa aku harus dikalahkan oleh bocah berandalan seperti mereka. Kalau tahu begini jadinya harusnya aku lebih memilih untuk membantu Chuckles “ Gerutu Rocco
“ Aku tidak nyangka bahwa dia akan meminta bantuan kepada bocah berandalan itu “ Kata Hassan
“Emang seperti apa bocah berandal yang kalian maksud ! “ Tanya Ramone
Wanita misterius itu menunjukan fotoTazuya dan Inuya kepada Ramone. Saat ia melihat foto tersebut, ia menjadi
sangat kaget. Wanita itu kemudian melihat ekspresi dari bossnya, dan bertanya apa ia mengenali mereka.
“Apa anda mengenali anak anak ini ?! “ Tanya Wanita tersebut
“Tidak! Aku tidak kenal mereka ! “ Ramone langsung menjawabnya dengan nada sedikit cemas
“ Jadi bagaimana dengan El-Fighter ? Apa kita masih mengincar-“
“Tentu Hassan ! Kita harus menemukannya secara hidup-hidup! Mereka tidak boleh dibiarkan lari dan aku harus menghabisi mereka sebelum mereka menjadi El-Fighter yang sesungguhnya di masa depan ! “ Jelas Ramone sambil kearah meja kerjanya
“Pendahulu mereka masih saja berkeliaran dikota ini “ Kata Rocco
“Kita akan menyusun rencana lain dan memperbaiki Biofuse-link ini secepatnya sebelum mereka muncul ! Hassan,
aku percayakan kau untuk menyusun rencana baru. Aku akan segera kembali “
“Baik, boss ! “ Kata Hassan
“Boss terlihat cemas ya ?! Ada apa dengan dia ?! “ Tanya Chuckles
“Entahlah. Tapi sekarang kita ngapain ?! “ Rocco bertanya dengan mereka bertiga
“Okeeee. . . .kelihatannya kita kehabisan dana. Bagaimana kalau kita mencari uang dulu sebelum mencari mereka ! “ Usul Wanita misterius tersebut dengan nada yang ceria
“Kau ini. . . uang terus yang ada di pikiranmu ! “ Gerutu Chuckles
“ Setidaknya aku tidak akan menjual kehormatanku dengan pria lain untuk mendapatkan uang ! ” Jawab wanita itu dengan senyuman menyeringai di wajahnya
Ramone mengeluarkan beberapa yang diperlukan untuk memperbaiki Biofuse-link. Saat kembali ke meja
kerjanya, ia kembali memperhatikan foto Tazuya dan Inuya yang ditangkap oleh wanita misterius itu.
“15 tahun kalian memberikan luka ini. . . tak kusangka kalian meninggalkan penerus yang menyedihkan “ Katanya sambil membukakan sarung tangannya, yang ditunjukan ia memiliki cybernatic-arm dilengan kanannya
Kembali di rumah milik Rigel, Tazuya perlahan lahan mulai terbangun, dan sontak ia kaget karena ia dan Inuya berada ditempat yang cukup steril dan sangat asing bagi mereka. Disaat Tazuya terbangun, FAIS menyambut mereka dengan senang dan mengatakan bahwa mereka berada dirumah milik Rigel
“Ekh ! Di. . .Dimana ini ?! “ Teriak Tazuya dengan panik
“Oh. Ternyata anda sudah bangun, Tuan Tazuya Hideyuki Iga “ Kata FAIS
“Wa. . . apa. . . siapa disana ?! Kok kamu tiba-tiba tahu nama panjangku ?! Dan dimana aku ?! “ Tazuya bertanya masih dalam keadaan panik
“Jangan panik Tuan Tazuya Hideyuki Iga, Tuan Rigel Orionis bersama temannya yang tidak diketahui namanya membawa anda kesini bersama dengan temanmu yang bernama Inuyari Namidashi karena anda kelelahan dan pingsan setelah bertarung dengan komplotan yang bernama Atraco “ Jelas FAIS kepada Tazuya
“Aku tahu soal itu. Dan nama komplotan itu Atraco ? Aku belum pernah dengar nama itu. Tapi bisakah anda menunjukan wajahmu sedikit saja. . . jujur siiih. . . aku sedikit tidak nyaman. . . ngomong sama suara asing yang tiba tiba tahu akan nama panjang kami. . . terus. . . terus. . . darimana kau tahu nama panjang kami. . . jangan jangan kamu ini malaikat maut ! “ Tazuya berbicara panjang lebar sambil panik kepada FAIS
“ Berisik lu ! “ Gerutu Inuya yang baru bangun sambil melemparkan bantal ke Tazuya
“INUYA ! Oooooh . . . .syukurlah~ Apa kau mati bersamaku ?! atau kau hanya bayanganku ?! Kenapa kau menatapku seperti itu ?! Jangan kau ini. . .MALAIKAT MAUT JUGA ! “ Tazuya bertanya dengan Inuya dalam keadaan penuh kepanikan
“Dih, kamu ini ! Banyak omong juga rupanya. Jangan panik~ kedua orang itu menyelamatkan kita dan membawa kita kesini “ Jelas Inuya dengan santai
“Tepat sekali, tuan Inuyari Namidashi. Tuan Rigel Orionis bersama dengan temannya yang tidak diketahui namanya yang membawa kalian kemari. Jadi, anda tidak perlu cemas atau panik “ jelas FAIS
“Serius. Anda mengucapkan nama panjang kami membuatku sangat tidak nyaman “ Gerutu Tazuya
“Sebenarnya yang berbicara dengan kalian adalah sistem A.I rumahku “ Jelas Rigel sambil tersenyum yang baru saja datang kekamar mereka
“Maaf membawa kalian kesini. Itu karena aku merasa bertanggung jawab telah membawa kalian kedalam bahaya. Dikarenakan tidak mungkin aku akan membawa kalian kesekolah dalam keadaan seperti ini. . . jadi aku bawa kalian kerumahku “ Rigel melanjutkan penjelasannya ke mereka berdua
“ Temanmu ? “ Tanya Inuya
“Tenang. . .Dia selamat dan baik baik saja “
Mereka terdiam sesaat. Tazuya,sambil menghela nafas, akhirnya mulai bertanya kepada Rigel tentang El-Fighter.
“Um. . . Tuan Rigel. Apa benar kami ini El-Fighter ? “ Tanya Tazuya
“Sebenarnya sulit untuk mengatakannya karena kalian masih anak-anak. Kurasa aku tidak punya pilihan lain selain berkata, ya. . . kalian adalah calon El-Fighter. Aku. . .sebagai El-Fighter pendahulu kalian memiliki ikatan spiritual dimana kami bisa merasakan keberadaan calon penerus kami oleh takdir. “ Jelas Rigel
“Lalu, jika anda masih berstatus El-Fighter. . . kenapa anda tidak meminta El-Fighter lain untuk membantumu ?! Ada apa dengan El-Fighter ? Bukan’kah anda sudah ditakdirkan untuk menjadi El-Fighter ?! “ Tazuya kembali bertanya kepada Rigel
“Mereka semua. . . sudah pergi “
Mendengar jawaban singkat dari Rigel, Tazuya dan Inuya kaget. Rigel tidak melanjutkan kata-katanya. Dari bahasa
tubuhnya saja, Tazuya melihat Rigel merasa sangat berat untuk melanjutkan perkataannya, memutuskan untuk tidak bertanya apa yang ia maksud.
“Kenapa tiba tiba kamu terdiam ? Apa kalian sudah paham akan penjelasanku “
“Tidak. Maaf telah menanyakan sesuatu yang membuat anda terluka “ Jawab Tazuya dengan nada yang pelan
“Tidak masalah. Kalian hanya bertanya. Dan kalian juga tidak tahu apa yang terjadi dengan kami. Jadi. . . bukan masalah besar “ Kata Rigel dengan ekspresinya yang tenang dan ramah
“ Jadi sekarang. . .apa yang harus kami lakukan sebagai calon El-Fighter ? “ Tanya Inuya
“ Sudah pasti kalian akan kulatih untuk membuka potensi kalian sebagai El-Fighter. Selain itu, kita juga harus
mencari Gamma, Delta dan Epsilon. Yang perlu kalian ketahui satu hal, El-Fighter punya ikatan spiritual untuk mencari anggota mereka atau mencari penerus mereka. Jika kalian merasakan sensasi tersebut dan mereka ternyata berada didekat kalian, cobalah untuk mendekati dan membujuk mereka, serta ceritakan kepada mereka seputar El-Fighter dan takdir mereka. “ Jelas Rigel
“Itu artinya, kami dilarang untuk melakukan aktivitas lain seperti sekolah dan bekerja ? “ Tanya Tazuya
“Jangan khawatir. Kalian masihdiperbolehkan untuk bersekolah atau melakukan aktivitas lain seperti yang lain.
Menjadi Fighter bukan berarti kita mendapatkan perlakuan sangat khusus secara berlebihan masyarakat. Orang orang di kota Shinjitsu, mereka terlihat seperti masyarakat biasa. Tetapi ada diantara mereka adalah seorang Fighter, yang siap membantu yang lain untuk menumpas kejahatan. “ Jelas Rigel
Diruangtamu dilantai bawah, Dullart terlihat sedang memperbaiki DECA-I, sebuah robot buddy yang dimaksudkan Rigel untuk melacak keberadaan calon El-Fighter lain yang belum ditemukan. Disaat ia menyelesaikan mengaktifkan DECA-I, ia menghampiri Rigel yang baru saja turun bersama Tazuya dan Inuya.
“Rigel ! “
“Dullart . Jadi, bagaimana dengan DECA-I ? “
“Teman kecilmu sudah bisa diaktifkan kembali “ Dullart memberikan DECA-I kepada Rigel
“Aku tidak menyangka anda menciptakan sesuatu yang sangat menggemaskan, Tuan Rigel “ Puji Tazuya yang takjub melihat DECA-I
“Nah. Sebenarnya ini milik temanku yang bernama Dennias. Robot ini dulunya adalah partner dan teman pertama miliknya, dan kami selalu mengandalkan DECA-I untuk observasi. Aku akan mempercayakan kalian untuk menjadi teman barunya “ Jelas Rigel sambil memberikan DECA-I kepada Tazuya
“U. . .Untuk apa ?! “
“Aku mempercayakan DECA-I untuk menjaga kalian. Dia akan membantuku untuk mencari informasi yang kuperlukan di sekitar kalian. DECA bukan sekedar robot kecil imut yang kalian pikirkan, ia punya keahlian untuk meretas kesegala jenis teknologi, melacak dan mengobservasi situasi di sekitar. Aku juga akan menggunakannya untuk memberi kalian transmisi jika kita berada di tempat yang jauh “ Jelas Rigel
Disaat Rigel selesai menjelaskan fungsi dari DECA-I, disaat yang bersamaan, DECA-I akhirnya mulai berfungsi.
“Salam sejahtera kalian semua. Aku DECA-I, aku akan membantu kalian dalam menjalankan misi sebagai El-Fighter “ DECA-I dengan senang hati memperkenalkan diri kepada mereka
“Woah. . . kamu memang robot yang keren “ Puji Inuya
“DECA-I, mereka adalah Tazuya dan Inuya, teman barumu. “ Rigel memperkenalkan Tazuya dan Inuya kepada DECA-I
“Teman baru ? “
“Yup. Kami adalah teman barumu. . . eeemm. . . DECA-I” Kata Tazuya kepada DECA-I
“Ooooh~ sudah 3 tahun ia menghilang, akhirnya aku kembali mendapatkan teman baru~ “ Kata DECA-I dengan penuh haru
“Baiklah Tuan Rigel dan Tuan Dullart. Terima kasih banyak sudah menolong kami. Jika anda memerlukan bantuan kami. . . kami siap membantu anda “
“Tidak tidak. Kamilah yang harus berterima kasih karena kalian mau membantu kami walau misi ini cukup berbahaya untuk kalian. Tapi syukurlah, kalian akhirnya bisa selamat dan melakukan aktivitas kalian masing-masing “ Kata Rigel dengan ekspresinya yang tulus dan lembut kepada mereka
Saat mereka kembali kesekolah, Dullart memutuskan untuk tinggal sementara di Shinjitsu untuk menghindari penangkapan oleh pihak dari spesiesnya. Ia sangat takjub dengan seisi rumah milik Rigel yang penuh akan teknologi yang keren. Dullart menghampiri dapur dan mengambil minuman kaleng yang ada dilemari es milik
Rigel, menawarkan minuman itu kepada Rigel yang sedang duduk santai di ruang tamunya
“Aku tidak menyangka kamu dengan cepatnya mencari lokasi dapur dan membawakan minuman ini kepadaku “
“Sudah 2 hari aku menahan lapar dan memakan pil makanan. Jadi saat aku melihat dapurmu, mataku langsung tertujuh ke kulkas dan memakan apa yang ada di freezer “ Jelas Dullart
“Hei! Itu makanan instan yang harus dipanaskan di microwave ! “
“Maklumkan saja~ aku ini baru beberapa jam yang lalu tinggal di planet ini. Paham ?! “
“Serah deh “ Kata Rigel sambil meminum minuman yang Dullart bawakan untuknya
(Mereka terdiam sesaat)
“Kelihatannya kamu sedang memikirkan sesuatu. Ada masalah ? “ Tanya Dullart
“ Um. Yaaa. . . aku hanya memikirkan soal DECA-I “
“ Kau mencemaskan anak-anak itu akan merusaknya ? “
“Bukan. Aku hanya cukup kaget melihat DECA-I terlihat lebih emosional tidak seperti robot ciptaannya yang lain. Karena terakhir aku melihat ia aktif sebelum Dennias pergi. . . . dia tidak seemosional seperti ini “
“Kenapa harus kaget melihat robot bisa memiliki emosi. Makhluk hidup seperti kita aja bisa tidak beremosi kalau sedang bad mood. Kamu sendiri juga tahu bahwa di era modern, banyak orang menciptakan robot yang memiliki emosi seperti kita.Mungkin kamu saja yang tidak tahu kalau temanmu pernah meng-upgrade robot itu secara rahasia “
“ Mungkin “ Jawab Rigel dengan singkat
“Oh ya. . . hari ini kita makan apa ? Apa kamu bisa masak ?! “ Tanya Dullart
“Tentu. Bagaimana dengan okonomiyaki dengan saus coklat dan mustard ? “ Rigel memberikan saran kepadanya
“Apa itu layak untuk dimakan ? “ Dullart kembali bertanya
“Aku tahu segala makanan manusia yang layak untuk dimakan. Jadi kamu tidak begitu khawatir “ Jelas Rigel
*****
Sorenya
Tazuya dan Inuya berjalan menuju asrama siswa SMA Internasional Shinjitsu. Ketika tiba disekolah, mereka sangat lega saat mendengar dari salah satu teman mereka bahwa tidak ada satupun guru yang datang kekelas mereka saat mereka membaca pesan dari Ataru yang dikirim dari smartphone mereka. Saat mereka sampai kesekolah,
hari sudah menunjukkan jam 4 sore, dan banyak siswa mulai kembali ke asrama mereka. Karena terlalu lelah untuk pergi kekelas mereka, Tazuya yang saat itu bersama Inuya sedang berada di gerbang belakang sekolah mereka, mencoba untuk menggunakan kekuatan psikokinesis untuk mengambil tas mereka berdua.
“Tunggu. Inuya . . . aku benar-benar capek untuk kelantai 2 “
“Kalau begitu biar aku yang ambil tas kita berdua “
“Tidak usah. Biar aku memakai kekuatan rahasiaku “
“Hooo. . . jadi kamu bisa melakukan teleportasi ?! Kenapa tidak kau gunakan sejak awal ! “ Tanya Inuya
“Bukan bukan. . . . ini psikokinesis. Akan ku jelaskan saat kita berada
diasrama. . .aku terlalu capek untuk menjelaskannya sekarang ! “
“Oke. Lakukan “
Tazuya terdiam dan berkonsentrasi. Ia akhirnya bisa merasakan keberadaan tas mereka berdua. Tazuya mengalami kesulitan untuk mengangktanya, dan meminta Inuya untuk tidak mengajaknya berbicara. Tazuya berhasil mengambilnya, tapi malah berakhir kepalanya terkena tas milik Inuya karena ia masih belum mampu mengontrol psikokinesisnya.
“Keren ! Tapi kelihatannya kau butuh banyak konsentrasi untuk bisa mengendalikan itu “ Kata Inuya kepada Tazuya yang terkapar pasca kepalanya terkena tas mereka
Dalam perjalanan menuju asrama mereka, Tazuya sepanjang jalan menggerutu soal ia masih belum mampu mengontrolkekuatannya. Karena penasaran mengapa Tazuya tidak pernah menceritakan kekuatannya kepadanya, Inuya akhirnya bertanya kepada Tazuya tentang kekuatanpsikokinesisnya.
“Aaaaaahhh sebel sebel sebel ! Kupikir aku sekarang sudah bisa mengontrol psikokinesisku ! Kenapa aku masih belum bisa mengendalikannya ! “ Gerutu Tazuya
“Apa kamu sering melatih kekuatanmu ? “ Tanya Inuya
“Errr. . . sebenarnya siiih. . . tidak “ Jawab Tazuya dengan ragu-ragu
“Kalau tidak kamu latih buat apa kamu keluhkan “ Celetuk Inuya yang dijawab Tazuya dengan tatapan jengkel kepadanya
“Oh ya. . . kenapa kamu tidak menceritakan soal kekuatanmu kepadaku ? “ Tanya Inuya
“Sebenarnya. . . ini bukanlah bagian dari kekuatan Fighter. Umm. . . aku mendapatkan kekuatan ini saat aku masih kecil. Awalnya aku menemukannya . . .ini sangat keren. Tapi saat aku tidak sengaja melukai Yoshino dan membuatnyatidak sadarkan diri selama 3 hari karena aku tidak sengaja mendorongnya dari
perosotan denga psikokinesis. . . aku memutuskan untuk tidak menggunakannya lagi “ Jelas Tazuya
“Uh Huuuh “
“Walau demikian. . . aku juga terkadang iseng menggunakannya kembali dan mencari cara kenapa aku tidak bisa mengontrolnya dengan baik “ Lanjutnya
Setelah Tazuya menjelaskan panjanglebar tentang psikokinesisinya, Inuya kemudian melihat sebuah minimarket
diseberang jalan yang tak jauh dari asrama mereka. Inuya memutuskan untuk pergi ke minimarket dan mengtraktirnya es krim untuk membuat Tazuya berhenti menggerutu.
“Tazuya. Kita mampir kesana yuk ! “ Ajak Inuya sambil menunjukan minimarket
“Tumben kita kesini. Mau beli sesuatu ? “
“Ambil sana yang kamu suka, dan berhentilah menggurutu sepanjang jalan. Biar aku yang bayarin.“ Kata Inuya sambil membawanya ke arah tempat es krim
“Iya iya~ “
“Mungkin kamu tadi kelaparan, makanya kenapa kekuatan sihirmu tidak bekerja dengan baik “
“Itu bukan sihir, itu psikokines ! Tapi makasih banyak atas traktirannya, bro~ Nanti sesekali traktirin anmitsu, oke ?!“
“Wokeeeeeh~ “
Saat keluar dari minimarket, mereka tidak sengaja bertemu dengan Jubei yang bersama dengan Vlada Himekaze. Vlada sendiri adalah aktris muda blasteran Jepang dan Rusia. Serta, ia dan Jubei sudah saling mengenal dan berteman akrab sejak kelas 1 SMP. Vlada sendiri adalah anak dari pemilik majalah fashion yang terkenal dengan krititkan yang pedas, dan juga seorang aktris yang sering bermain di acara drama keluarga dan komedi di televisi.
Walau ia adalah aktris yang sangat berbakat, tetapi Vlada belum pernah melakukan debutnya di layar lebar.
“Kalian baru mau pulang dari sekolah ?! “ Tanya Vlada
“Ummm. . .yah. . . he he he“ Jawab Tazuya dan Inuya secara bersamaan
“Bagaimana urusan lelaki jantan kalian ?! Sudah selesai ?” Jubei bertanya kepada mereka berdua
“Cukup menegangkan. Bahkan tadi kami menolong nenek-nenek yang kucingnya diambil oleh anak berandalan dan kami memutuskan untuk kembali berkelahi dengan mereka dan menyelamatkan kucingnya~ “ Tazuya dengan cerianya mengarang cerita untuk menutupi rahasia mereka sebagai Fighter
“Bukannya Inuyari-san tidak suka kucing ? “ Vlada kembali bertanya
“Tapi aku suka kucing~ “ Kata Tazuya sambil tersenyum lebar
Jubei dan Vlada terdiam sesaat dengan ekspresi yang meragukan perkataan Tazuya. Walau Jubei dan Vlada menaruh curiga kepada mereka berdua, mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan mereka baik kepada Tazuya maupun Inuya.
“Hmmm oke~ mendingan kalian buruan pergi keasrama siswa laki-laki. Dan aku baru saja dengar tadi ada keributan antara Vladimir-san dengan siswa lain saat kami lewat aseama kalian“ Kata Jubei
“Ah. Dia lagi “ Gerutu Tazuya
“Sejak masa orientasi siswa, aku sudah tidak menyukainya. “ Gerutu Inuya
“Vlada-chan. . . karena kamu udah jadi pacar dia 3 hari yang lalu, lebih baik kamu marahin dia. Dia menyebalkan sekali “ Lanjut Tazuya
“Heh. . . iya yaaaa. . . “
“Oke. Kami pulang dulu ya. Bye bye~ “ Kata Inuya sambil menarik lengan Tazuya dan berpamitan dengan mereka
Saat mereka sampai ke gerbang asrama laki-laki, Ataru dan Ryuga sudah menunggu mereka di depan gerbang, menyambut mereka sebelum masuk ke asrama.
“Akhirnya datang juga “ Sambut Ataru dengan santai, bersama dengan Ryuga yang ada disampingnya
“Kenapa kalian disini ? “ Tanya Inuya
“Hmmm. . . menghindari ocehan Vladimir-kun. Kami memutuskan untuk memanggil petugas utama asrama ini yang bernama Haruka Kujo, untuk menghentikan konfliknya Vladimir-kun dengan siswa dari kelas IPA-A “ Jelas Ataru sambil mengajak mereka masuk ke gerbang asrama siswa
“Masalah apa ? “ Tanya Inuya
“Biasa. Dia lagi katanya baaaad-mood , tiba-tiba ia melampiaskan kemarahannya di siswa lain dan bertindak sok edgy “ Jawab Ataru
“Bu. . .bukan begitu. Dia merasa siswa kelas IPA-A berbuat curang saat sedang sesi latihan klub american football. Pas bertemu kembali di asrama, mulai deh. . . mereka ributan disana “ Ryuga menjelaskan apa yang baru saja terjadi
“Jadi gimana ? Apa sudah selesai pertikaian mereka ? “ Tanya Tazuya
“ Lihat. Itu Kujo-san. Kalau dia menuju ke pos itu berarti pertikaian mereka sudah selesai. “ Kata Ataru saat ia melihat Haruka yang baru selesai menelpon seseorang dari smartphone-nya
“ Oh, kalian. Kupikir kalian ikut-ikutan memperkeruh suasana tadi “ Kata Haruka kepada mereka berempat saat selesai menelpon
“Vladimir-kun adalah orang yang keras kepala dan selalu serba salah kepada kita semua. Mau nolong dia, dia marah dan bilang tidak butuh bantuan. Kalau kita biarin, dia marah lagi dan bilang bahwa kita tidak setia kawan “ Gerutu Ataru
“ Ya ya ya. Sana buruan kembali dan bersihkan tubuh kalian dengan air hangat ! “ Perintah Haruka kepada mereka berempat
“Umm. . . Kujo-san. Apakah yang anda telpon barusan itu- “
“Oh ya. Kamu putranya tuan Hugo Mangetsu ‘kan. Beliau tadi berpesan kepadaku bahwa aku harus memberitahu segala kegiatanmu semasa di asrama untuk memastikan bahwa anda baik-baik saja kepada beliau “
“Oooh. . . begitu " Jawab Ryuga dengan singkat dengan ekpresi jengkelnya saat mengetahui bahwa orang yang menelpon Haruka ialah ayahnya sendiri
“ Beliau memang terlalu protektif ya. Tenang saja, akan kukatan bahwa anda baik-baik saja ketika beliau menghubungiku untuk mengetahui keberadaanmu “ Kata Kujo
“Terima kasih, Kujo-san. Aku berhutang budi kepadamu “ Kata Ryuga
“Tidak usah. Aku melakukan ini karena beliau pernah membebaskanku dari masa kecilku yang sulit. Jadi sebagai imbalannya, aku akan mengatakan kepada beliau bahwa anda baik-baik saja. Sekarang, kembalillah ke asrama “
Saat mereka sampai ke area asrama jurusan bahasa, mereka melihat Vladimir, Kiko, Alessander dan Shan Lee masih berada diluar asrama. Vladimir masih kesal karena pertikaiannya dihentikan oleh Haruka serta diancam olehnya akan melaporkan kejadian ini ke kepala sekolah. Vladimir kesal karena bukannya mereka membantu
untuk membelanya tetapi malah melapor Haruka untuk menghentikan pertikaian mereka, karena merasa dirinya dicurangi oleh siswa IPA.
“Kalian bukannya membantuku, tapi malah mengadu ke wanita gendut itu untuk menghentikanku seperti anak kecil! Apa kalian tidak tahu rasanya dicurangi oleh orang lain ?! “ Kata Vladimir kepada mereka semua
“Eeeeh itu’kan hanya permainan, jadi- “ Alessander berusaha untuk berbicara namun dipotong oleh Vladimir yang masih kesal
“ Dari tadi kalian pake kata-kata yang sama untuk ngeyel. Ga laki bener kalian ! Laki-laki itu harus punya jiwa kompetetif dan jangan pernah mau kalah dengan yang lain ! “ Vladimir melanjutkan perkataannya, ia masih tidak terima akan perkataan teman-temannya
“ Hei Vladimir-kun, lihat aku ! “ Ataru dengan santai memanggil Vladimir dan ia menoleh kearahnya
“ Diem lu,goblok ! “ Lanjutnya dengan ekspresi yang sama yang membuat Vladimir tersinggung
“Ho ! Jadi kamu yang melaporkan ini kepada Kujo-san ?! Sialan lu, Kurenai-san ! “ Kata Vladimir dengan kesal sambil mengambil kerah bajunya Ataru
“Woi Woi. . . Elu mau nyari gara-gara lagi sama dia ! “ Inuya berusaha untuk melerai mereka
“Jadi kamu mau berhadapan secara jantan, Vladimir-kun. Tidak masalah~ “ Kata Ataru akhirnya memegang pergelangan tangannya Vladimir, sontak membuat yang lain terdiam saat melihatnya
“Ayo. . . lakukan ! “ Perintah Ataru sambil menatap Vladimir
Suasana menjadi cukup tegang saat Ataru meminta Vladimir untuk menghajarnya, yang membuat lainnya terdiam. Disaat Vladimir bersiap untuk menghajarnya, ia tiba-tiba melepaskan cengkramannya di kerah baju Ataru dengan kesal. Ia masuk ke dalam asrama tanpa berkata apapun.
“Eits. . . langsung cabut ? “ Tanya Shan Lee
“Yaaa. . . mungkin “ Jawab Alessander
“Dih ga seru ah “ Gerutu Tazuya
“Hei, kau lupa waktu ia pertama kali mau menantang Ataru saat masa perkenalan dulu seperti orang stress ? Ia seketika kepincut karena aura intimidasinya Kurenai. Bener-bener epik liat dia seperti itu ! “ Kiko ikut-ikutan berkomentar tentang Vladimir
“ Sudah sudah ! Ayo cepat masuk ! Ini sudah keburu malam “ Ajak Ryuga kepada yang
lain untuk memasuk asrama mereka
Asrama milik siswa kelas 1-LA-A berada di dekat gerbang utama komplek asrama laki-laki. Asrama yang dihuni oleh Tazuya dan siswa lain memiliki 4 kamar yang masing-masing memiliki 2 ranjang yang terpisah, dapur, laundry room, 2 toilet, serta kamar mandi besar dengan empat shower, dan bak berendam yang lebar. Saat mereka memasuki asrama tersebut, Tazuya dan Inuya langsung memasuki kamar mereka di lantai 2.
“ Aaaaah. . . akhirnya santai~ “ Kata Tazuya yang langsung membaringkan tubuhnya
keatas kasur
“ Heeeii. . . keluarkan aku dari sini ! “Teriak DECA-I dari dalam tas Inuya
“Sssst jangan berisik. Nanti yang lain pada dengar! Niiih. . .selamat hidup udara bebas di kamar kami. “ Kata Inuya sambil mengeluarkan DECA-I dari tasnya
“Kamar yang bagus~ Ini rumah kalian ? “
“Bukan sih. Ini namanya asrama. Karena kami adalah siswa dari SMA Internasional Shinjitsu. . . maka kami diwajibkan untuk mengikuti program asrama ini sampai kami naik kelas 3 nanti “ Jelas Tazuya sambil mencari baju ganti besama handuknya
“ Lama banget. Apa nggak rindu sama keluarga kalian ? “
“ Tentu saja, tapi kami bisa kembali kerumah jika mengambil izin, dan itupun harus dalam keadaan darurat seperti sedang sakit dan butuh berobat, serta jika ada urusan keluarga yang mendadak. Oh ya. . . setiap libur musim panas dan musim dingin kami semua libur selama 1 bulan dan diizinkan pulang kerumah dan negara masing masing. “ Tazuya melanjutkan penjelasannya kepada DECA-I
“ Hoooo "
“ Oh ya tuan robot. Jadi untuk sementara kami belum memiliki misi Fighter yang harus dijalankan ?” Tanya Inuya kepada DECA-I
“ Sepertinya belum, karena Tuan Rigel belum mengirimkan arahannya kepadaku. Jadi, santai saja~ “ Jelas DECA-I kepada mereka berdua
Tidak lama kemudian, saat Tazuya dan Inuya bersiap untuk mandi, mereka melihat yang lain sedang mendengarkan sebuah berita Shinjitsu Headline di televisi. Saat Inuya bertanya kepada Shan Lee tentang berita tersebut, ia mengatakan bahwa semua stasiun televisi dan radio diretas oleh seseorang misterius dan mengirimkan pesan suara disetiap stasiun yang ada dikota Shinjitsu.
“Ada apa ? “
“Berita terbaru yang cukup menggemparkan. Katanya seluruh staisun televisi dan radio di Shinjitsu diretas oleh seseorang yang mengaku dirinya sebagai Fighter “ Jelas Shan Lee
“Itu . . . cukup . . . gila “ Kata Tazuya
“ Tentu saja gila. Hebat sekali ia bisa meretas semua stasiu televisi dan radio di kota Shinjitsu. Aku yakin dia adalah hacker terkenal yang punya kerajaan gelapnya di deep web “ Kata Kiko
“ Sok tahu elu, jangan percaya sama teori konspirasi “ Celetuk Vladimir
“ Ya ya ya, wahai ketua kelas yang selalu benar”
“ Sssst. . . udah mulai “ Shan Lee menyuruh mereka semua untuk diam
“Selamat malam, permisa. Kembali bersama saya, Miyoko Kobayashi dalam Shinjitsu Headline. Kota dihebohkan atas aksi peretasan massal yang dilakukan oleh sosok misterius yang tidak diketahui identitasnya. Menurut salah satu pakar teknologi kota Shinjitsu mengatakan, seseorang tersebut mengirimkan sebuah kode misterius
yang berisikan pesan “Kami kembali! Apa kalian merindukan kami ?” dan itu ditulis mengatas nama dirinya sebagai Fighter. kami juga- “ Tiba-tiba, siaran langsung berita tersebut mulai terganggu, dan kemudian muncul logo misterius di televisi tersebut beserta dengan suara seseorang saat logo itu perlahan menjadi jelas
“ Selamat malam, warga Shinjitsu ! Maaf sudah mengganggu acara malam favorit kalian, tapi kami disini untuk menyampaikan sebuah pesan penting yang wajib kalian dengarkan. Kami, El-Fighter. . . tidak pernah musnah. Jika kalian merasa senang atas penyandang julukan “sang pemusnah El-Fighter” silahkan berbahagia untuk sementara waktu. . . karena suatu saat. . . penerus mereka akan meneruskan tugas mereka sampai usia tua mereka memerintahkan mereka untuk pensiun. Ya, benar. . .Era kami sudah selesai. Tinggal kalian tunggu saja kapan kejayaan kalian bisa selesai karena kami akan membongkar segala kejahatan kalian dimata dunia. Sekian,
terima kasih. “ Ucap pemuda misterius tersebut dan tiba-tiba suasana di stasiun televisi Shinjitsu kembali normal
“ Testing. . . Testing. . . oh. . . sudah kembali normal. Kita mendapatkan pesan misterius dari seseorang yang mengaku dirinya sebagai Fighter, apa ini pertanda bahwa ada yang salah dengan El-Fighter ? Ada apa dengan mereka ? kita akan berbicara langsung dengan narasumber kita yang merupakan veteran Fighter yang juga ahli teknologi komunikasi terkenal di Asia “
Saat yang lain melanjutkan mendengarkan berita tersebut, Tazuya menarik lengan Inuya dan mengajaknya pergi
kekamar mandi.
“Ayo mandi mumpung yang lain sedang mendengarkan berita aneh itu “ Kata Tazuya
“Bagaimana menurutmu tentang- “
“Menurutmu yang bicara itu tuan Rigel ? “ Tazuya memotong pertanyaan Inuya dengan menanyakan pesan tesebut
“Umm. . kemungkinan besar. . . iya. Lagipula, dia juga mantan El-Fighter, jadi wajar jika ia mengumumkan itu secara publik “ Kata Inuya sambil pergi ke bak berendam yang disusul oleh Tazuya
“Jadi bagaimana . . . apa kamu siap menjadi El-Fighter dan mengubah masa depan, Inuya ? “ Tanya Tazuya
“ Sepertinya begitu. Sepertinya tidak ada pilihan lain. Kita harus menerima dan menjalankan misinya, dengan bimbingan dari Tuan Rigel. “
“Ya. Jika ini takdir kita, ayo kita jalankan bersama-sama, Inuya “ Kata Tazuya sambil menawarkan fist-bump ke Inuya, yang akhirnya ia balas dengan fist-bump sebagai tanda “iya” atas perkataannya
Disaat mereka menyelesaikan perbincangan mereka, Tazuya dan Inuya kembali mandi sambil membicarakan soal
Vladimir dengan penuh candaan. Tanpa mereka sadari, ada seseorang dari belakang pintu kamar mandi menguping pembicaraan mereka, dan perlahan ia meninggalkan tempat saat ia mengetahui bahwa Tazuya dan Inuya sudah mengakhiri pembicaraan mereka soal Fighter dan El-Fighter.
******
Di sisi lain kota Shinjitsu
Disaat yang bersamaan dimana Rigel memberitahu kepada masyarakat Shinjitsu tentang kembalinya El-Fighter, terlihat di hotel Grand Asia, para kepala keluarga dari empat keluarga yang berpengaruh di Shinjitsu sedang melakukan rapat tertutup tentang proyek baru untuk pembangunan kota Shinjitsu sebelum makan malam. Mereka
adalah Shirofumi Akashinya, Kabuto Kurokame, Ruki Byakkoshi dan Hugo Mangetsu. Shirofumi, yang bisa dipanggil Shiro adalah yang termuda diantara mereka. Karena ayahnya, Jō Akashinya, tidak punya waktu untuk datang ke meeting kepala keluarga karena pekerjaannya, sehingga ia memutuskan untuk mengutus Shiro menjadi penggantinya. Shiro belum hadir untuk ke rapat tersebut dan masih dalam perjalanan menuju hotel dari kantornya. Disaat Rigel meretas seluruh stasiun televisi dan radio dan menyampaikan pesan bahwa El-Fighter telah kembali, Shiro terlihat sedang memperhatikan pesan tersebut memalui smartphone miliknya didalam lift. Sementara yang lain sedang menunggunya di ruang pertemuan dilantai 20.
“Orang ini benar-benar gila ya! Tak kusangka dia bisa meretas seluruh stasiun televisi dan radio untuk menyampaikan bahwa ia kembali beraksi “ celoteh Kabuto
“Lebih gila darimu yang suka mengoleksi beberapa hewan langkah seperti piranha “ balas Ruki
“Tapi tidak kusangka Jō-san memutuskan untuk pensiun secepat ini. Padahal dia bisa saja menyampaikan sesuatu lewat video-call terlebih saat rapat. Aku benar-benar penasaran sebenarnya sesibuk apakah dia sampai akhirnya dia memutuskan untuk memberi jabatan kepala keluarga Akashinya kepada putra pertamanya “ Kabuto bertanya kepada Ruki dan Hugo
“ Nak Shiro juga sudah berusia 26 tahun. Usia yang cukup untuk menjadi seorang kepala keluarga “ Kata Hugo sambil membaca berita terkini dari tabletnya
“ Hugo, jika anda tahu dia sudah dewasa. . . berhentilah memanggilnya “nak” ! “ Celoteh Ruki
Tidak lama, Shiro akhirnya datang keruang pertemuan. Ruki menegur Shiro untuk tidak terlambat disuatu pertemuan dan ia mengingatkannya akan tugasnya sebagai pemimpin empat kepala keluarga terhormat, ia harus tegas dan menggunakan segala kemampuan dan statusnya untuk mencapai apa yang ia inginkan.
“Maaf ‘kan saya. . . tuan. . .dan Nyonya Byakkoshi ” Shiro meminta maaf dengan gugup
“Dengar, Shirofumi Akashinya. Karena ini adalah hari pertamamu sebagai penggantinya Jō-san, akan kuperingatkan bahwa anda tidak boleh datang terlambat disaat jam pertemuan atau dievent tertentu. Lagipula, keluarga Akashinya dikenal sebagai keluarga terkaya di kota ini dan pemimpin dari empat keluarga terhormat di kota Shinjitsu. Maka dari itu, mulai sekarang bersikaplah dewasa seperti seorang pemimpin dan gunakan segala kemampuan dan statusmu untuk mencapai keinginanmu dan misi. Paham ! “ Tegur Ruki dengan nada lantang
“ Baik, Nyonya Byakkoshi. Maaf’kan saya “ Kata Shiro sambil membungkuk kepada mereka bertiga
“ Ngomong-ngomong, bisa’kah kita membicarakan pesan misterius ini untuk sejenak. Aku benar-benar tidak menyangka bahwa El-Fighter generasi terkuat sepanjang sejarah yang konon dinyatakan hilang dalam misi. . . akhirnya mereka memberitahu bahwa era mereka sudah berakhir “ Lanjut Shiro kepada mereka bertiga
“ Aaaah ya. Aku ingat mereka. Mereka adalah sekelompok El-Fighter dengan organisasi mereka yang bernama MIRA. Mereka juga. . . memiliki kekuatan yang sangat mengerikan yang dirumorkan itu bisa menyebabkan kehancuran dunia dalam waktu yang singkat. Bayangkan saja. . . mereka berenam bisa menjatuhkan La-Sombra dengan mengikuti permainan mereka dan menantang pemerintah dunia untuk berkompetensi dalam mencari pemimpin La-Sombra. Mereka benar-benar nekat !“ Cerita Kabuto
“ Walau demikian, mereka terbukti berhasil menjatuhkan La-Sombra. Dan itu pantas untuk di apresiasi. Tapi sangat disayangkan. . . kenapa mereka bisa berakhir dengan waktu yang sangat cepat “ Tambah Hugo
“ Apa kamu sudah memberitahu ini kepada ayahmu ?! “ Tanya Ruki
“ Sudah, tapi hanya dibacanya saja “ Jawab Shiro sambil memperhatikan smartphone-nya
Di gedung Akashi-tech Corporation, Jō Akashinya yang sedang memerhatikan berita tentang pesan anonim dan aksi peretasan massal yang dilakukan oleh Rigel. Kemudian, ia mematikan televisinya saat sekretarisnya, Takaharu Shishi memasuki ruangannya untuk memberikan laporan kerjanya dan bertanya soal pesan tersebut.
“Selamat malam, Tuan Jō. Saya disini untuk memberikan laporan kerjaku dibulan kemarin untuk anda “
“ Letakan saja. Jika anda masih kurang enak badan, lebih baik jangan paksakan diri untuk kerja lembur “
“Baik tuan, terima kasih atas saran anda “ Kata Takaharu sambil meletakan laporannya
“ Anda juga melihat berita peretasan itu. Bagaimana menurut anda ? “ Tanya Takaharu
“Tidak ada yang spesial “ Jawab Jō dengan singkat sambil membalikkan kursinya kearah jendela dibelakang meja kerjanya
“ Maksud anda ? “
“ Ya. Jika El-fighter mengumumkan era mereka sudah berakhir karena Alpha dan Beta mereka sudah meninggal sambil memberitahu bahwa penerus mereka akan meneruskan untuk meneruskan tugas mereka. . . bukanlah sesuatu yang perlu dipermasalahkan.Jadi. . tidak ada hubungannya dengan kita. Itu memang sering terjadi oleh para El-Fighter sebelum mereka. “ Jelas Jō
“ Begitu, ya. Baik Tuan, saya permisi dulu “
Disaat Takaharu meninggalkan kantornya Jō, Jō masih memikirkan soal aksi Rigel dan pesan yang ia sampaikan disemua media di televisi dan radio yang terjadi beberapa menit yang lalu. Ekspresinya yang datar perlahan berubah menjadi tajam saat ia memikirkannya, ia terlihat cemas dan cukup gelisah.
Sementara itu, diluar angkasa . . .
Terlihat sebuah pesawat luar angkasa yang baru saja muncul melalui portal dimensi yang muncul di dekat planet Saturnus. Pesawat tersebut ternyata milik sekelompok alien dari galaksi Theta. Didalam pesawat, terlihat kaisar mereka yang bernama Zozo sedang santai sambil melihat beberapa daftar planet yang telah ia kuasai. Zozo ternyata adalah ayahnya Dullart dan merupakan kaisar ke 31 dari galaksi Theta yang terdiri dari 5 planet besar dan beberapa planetoid kecil yang tidak berpenghuni. Tidak puas akan keberhasilannya, ia memutuskan untuk menguasai planet lain yang lebih besar untuk menciptakan koloni-koloninya. Konon ia berhasil menguasai 10 planet besar yang berbeda di galaksi yang berbeda. Yang artinya ia sudah menguasai kurang lebih 15 planet. Prajuritnya
tidak hanya berasal dari spesies planetnya, tetapi juga ada beberapa dari mereka sebuah robot pembunuh dan cyborg.
“ Argus, apakah si anak durhaka itu sudah ditemukan ?! “ Tanya Zozo melalui layar monitornya
“ Belum, yang mulia. Menurut sinyal terakhirnya, Tuan Muda Dullart terlacak diplanet yang bernama planet Bumi “ Lapor Argus
“ Bumi ? Hmmmm. . . aku belum pernah dengar tentang planet itu bahkan planet-planet yang ada disekitar sini. . . termasuk planet yang bernama Bumi. Tapi sepertinya aku cukup tertarik untuk menjadikan planet itu sebagai koleksiku “
“ Anu. . . tunggu dulu, Yang Mulia. Katanya anda tidak tahu apa-apa soal planet itu. Lalu kenapa anda tidak utus salah satu dari kita untuk melihat planet itu dan mencari Tuan Muda disana. Kita tidak tahu apakah planet itu berbahaya atau layak untuk di huni “ Kata penasehatnya yang bernama Oxtoroo
“ Ide yang bagus. Kuperintahkan kau untuk pergi kesana ! “
“ Eh. . .uh. . . apa ?! Saya hanya menyampaikan ideku, bukan mengusulkan untuk mencari Tuan Muda ! “
“ Karena aku menyetujui idemu itulah kenapa aku menyuruhmu untuk melakukan idemu. Sana, pergi bersama Swift Polly “
“ Baik. . .lah. . . Yang Mulia “ Jawab Oxtoroo sambil bergegas menuju hangar bawah
Saat menuju hangar bawah, Oxtoroo memberi sinyal kepada Swift Polly untuk pergi ke hangar sekarang juga. Tapi disaat ia ingin mengirim pesannya, ia melihat bawa Swift Polly sudah ada di hangar sedang melihat perkembangan robot tempur dan pesawat kecil milik mereka.
“Polly-chan~ “ Panggil Oxtoroo dengan riang
“ Ughh. . . bisakah kamu berhenti memanggilku dengan nada seperti itu, pangkatku lebih tinggi dariku ! “ Gerutu Swift Polly
“ Hehe maafkan aku. Ngomong-ngomong aku disini ingin menyampaikan misi dari Yang Mulia untuk pergi ke planet yang bernama planet bumi. Itu karena Tuan Muda terlacak di planet tersebut dan Yang Mulia tertarik untuk menguasai planet itu. . .jadi ia menyuruhku dan kamu. . .untuk melihat-lihat planet itu “ Jelas Oxtoroo
“ Yang benar saja! Apa Yang Mulia lupa bahwa portal dimensi kita sedang dalam masalah karena Tuan Muda merusaknya ?! “
“ Apa sudah bisa dibenarkan ?
“ Entahlah. Tapi aku ingat bahwa pesawat kecil seri ke-TSP 03 memiliki fitur portal dimensi. Tapi aku kurang yakin jika ini masih bisa bekerja atau sudah- “
“ Kalau begitu ayo kita coba ! “
“ HEI, APA-APAAN INI ! AKU BELUM SELESAI BICARA ! “
Swift Polly dan Oxtoroo memasuki Pesawat kecil TSP-03. Swift Polly memasukan koodinat arah untuk pergi ke bumi sesuai dengan menurut posisi sinyalnya Dullart.
“ Oke. Aku adalah tipe orang yang suka mengebut dalam mengendarai. Jika kau tidak terbiasa dengan hal ini, maka kusarankan untuk kencangkan sabuk pengamanmu dan jangan mengotori pesawat ini ! “ Peringat Swift Polly
“ Robot, kerjakan tugas kalian dengan benar untuk memperbaikin dimentional gate utama miliki kita ! Usahakan harus selesai saat kami memutuskan untuk kembali ! “ Lanjutnya
“ Siap, Letnan Pertama Swift Polly ! “ Jawab si robot
“ Ayo! Kita berangkaaaaaaat~ “
Swift Polly mengaktifkan dimentional gate. Tidak lama, portal dimensi tersebut terbuka dan membawa pesawat itu pergi ke titik koordinasi yang dimaksudkan. Dalam pesawat, Swift Polly bertanya tentang planet tersebut dan hubungan Dullart dan Zozo kepada Oxtoroo. Namun disaat Oxtoroo memjelaskan kepadanya, tiba-tiba, sinyal di pesawat tersebut berbunyi, menandakan bahwa ada yang salah di portal dimensi tersebut.
“ Menurutmu seperti apa planet Bumi itu, Oxto ? “
“ Eh, aku juga belum tahu tentang planet tersebut. Bahkan Yang Mulia saja tidak tahu apa apa tentang planet itu. Makanya, saat sinyal Tuan Muda terlacak disana, Yang Mulia secara otomatis jadi tertarik dengan planet itu “ Jelas Oxtoroo
“ Hooo. . .begitu “
(Hening sesaat)
“ Aku penasaran kenapa hubungan mereka menjadi kacau seperti ini. Seingatku, Tuan Muda Dullart itu anak kesayangannya Yang Mulia. Bahkan ia berniat menjadikannya sebagai penerus tahta terkuatnya. Menurutmu apa penyebab hubungan kekeluargaan mereka meregang seperti itu ? “ Tanya Oxtoroo
“ Dia pasti dipengaruhi oleh teman-temannya karena pergaulan bebas. Yang Mulia benar-benar orang yang sangat memanjakannya, berbeda sekali dengan perlakuannya terhadap Komandan tertinggi Gretue dan-“ Jelas Oxtoroo
“ Ngomong-ngomong dimana komandan tertinggi Gretue ? “ Swift Polly memotong penjelasan Oxtoroo dengan menanyakan soal Gretue
“ Ummm. . . info terakhir yang kudapatkan- “
(Sinyal pesawat tiba-tiba berbunyi )
“ Polly-chan?! “
“ Sinyal ini. . . .tidak mungkin. . . ada masalah di portal dimensi ! “ Kata Swift Polly dengan penuh kepanikan
“ Apa ?! Bukannya Polly-chan bilang tidak ada yang masalah di portal dimensi dari pesawat ini ?! “ Tanya Oxtoroo dengan panik
“ Dasar peka! Aku tidak bilang . . . .bahwa portal dimensi di pesawatnya. . . ini. . . tidak ada . . . masalah ! Makanya. . . jangan sembarangan memotong. . . pembicaraan orang lain ! “ Jelas Swift Polly dengan nada keras dan sulit berbicara dengan lancar karena getaran dari pesawat tersebut
“ Apa mungkin. . . ini karena. . . “
“Sepertinya. . . Tuan Muda sengaja merusak . . . portal dimensi ini. . . dengan Nano Bomb ! “ Kata Swift Polly
“ Nano . . .Bomb ?! “
“ Ya. Bom kecil . . . yang bisa menghancurkan beberapa komponen terkecil suatu benda yang menyentuhnya. Tuan Muda pasti melarikan banyak. . . Nano Bomb saat pelarianya. . . dan menyebarkannya ke portal dimensi ini ! “ Jelas Swift Polly sambil melihat kearah monitor
“ Bagaimana ini. . . kalau bisa begini- “
“ Lihat ! Itu. . . “ Tunjuk Swift Polly kearah portal yang muncul dihadapan mereka
“ Mungkin itu. . . “
Tiba-tiba, sebuah portal dihadapan mereka muncul dan pesawat mereka memasuki portal tersebut. Portal tersebut membawa mereka ke Bumi, tepatnya di kota Shinjitsu. Namun karena pesawat mereka bermasalah karena efek
dari kerusakan di portal dimensi membuat pesawat mereka hilang kendali dan mendarat jauh dari titik koordinat yang ditentukan. Disaat yang bersamaan, Tazuya, Inuya dan Ataru sedang asyik beradu virtual reality game yang bernama Do the last Dance dikamar milik Tazuya dan Inuya.
“ Aakkkh. . . sialan kamu Inuya-kun ! “ Teriak Ataru
“ Ini adalah kemenanganku yang ke 7 “
“ Ya ! Itu karena kamu menang di permainan favoritmu karena kamu sendiri adalah dancer “ Gerutu Ataru
“ Bagaimanadenganku, aku malah tidak pernah menang sedikitpun. Kamu masih enak udah 4 kali menang ! “ Kata Tazuya
“ Yaaa yaa yaaaa “
“ Ehm, Kurenai-san. Ini sudah malam, ayo tidur “ Ajak Ryuga ke Ataru untuk pergi kekamarnya
“ Baru jam 10 loh~ ga begitu larut amat “ Kata Inuya
“ Apa boleh buat. Baiklah, kita lanjutkan lain hari saja. Kelihatannya Ryuga-san lagi takut jika ia akan diserang oleh monster kasur “ Celetuk Ataru sambil keluar kekamar mereka
“ Hmph ! Serah kamu deh, Kurenai-san “ Gerutu Ryuga
“ Oke oke. Terima kasih sudah mau main ya, Ataru. “ Kata Tazuya
“ Yosh ! “ Jawab Ataru sambil keluar dari kamar mereka berdua
“ Selamat malam. . . Namidashi-san. . .Hideyuki-san. . . “ Kata Ryuga
Disaat Ataru memutuskan untuk istirahat karena hari sudah menunjukan jam 10 malam, Tazuya mengeluarkan DECA-I dari lemari mereka. Tidak lama, mereka memperhatikan pesawat milik Swift Polly dan Oxtoroo jatuh kesuatu tempat. Mereka menyangka bahwa itu hanya bintang jatuh.
“ Apakah sudah aman ? “ tanya DECA-I dari lemari pakaian mereka
“ Ya. . . keluarlah “ Kata Tazuya sambil membukakan pintu
“ Tazuya, lihat itu !“ Kata Inuya sambil melihat sebuah cahaya kearah jendela
“ Itu apa ?! “ Lanjut Inuya
“ Mungkin itu. . . bintang jatuh ? “Tanya Tazuya kepada mereka berdua saat melihat pesawat angkasa milik Swift Polly dan Oxtoroo yang keluar dari portal dimensi
“ Tapi untuk bintang jatuh itu sepertinya sangat besar “ DECA-I menambahkan
“ Bintang yang asli sebenarnya sangat besar, looooh. Jangan-jangan kalian tidak tahu UY-Scuti “
“ Inuya, jangan bilang kamu berharap ada bintang sebesar UY-Scuti akan muncul ke bumi hanya ingin membuktikan kepada kami bahwa bintang itu aslinya besar” Kata Tazuya
“ Syukurlah jika kamu tahu tentang itu “
“ He he he “ Tazuya menjawabnya dengan tertawa yang sarkastis
Saat jam menunjukan jam 10.35, terlihat Tazuya dan Inuya sudah mulai tidur dengan lelap, dengan DECA-I yang tidur disamping Tazuya. Tidak lama kemudian, Tazuya kembali teringat saat ia berhasil mengalahkan Hassan. Saat itu, Tazuya tidak sengaja mendengar suara lain yang agak samar-samar. Saat Tazuya kembali meningatnya, ia terlihat cukup familiar dengan suara itu. Suara tersebut terdengar sedang bertanya tentang keberadaan mereka
bedua dan tentang pertarungan mereka. Ia berpikir bahwa suara tersebut mirip dengan suaranya Ryuga, Ataru dan Jubei.
“ Suara apa itu ?. . . . Atau mungkin. . . . “
“ Tazuya ?! Ternyata kamu belum tidur ya “ Inuya kemudian terbangun saat tidak sengaja mendengarkan Tazuya yang berbicara seorang diri
“ Errr. . .ya. . . aku tiba-tiba bermimpi sesuatu yang aneh. Tapi. . . saat aku terbangun. . . aku tiba-tiba lupa soal itu “ Jelas Tazuya
“ Hoooo. . . . padahal kamu barusan tidur 20 menit yang lalu. Tidak kusangka kamu sudah bermimpi yang aneh-aneh. Baiklah. . .selamat tidur “ Inuya mengakhiri perkataannya dan kembali melanjutkan tidurnya
“ Ya. Selamat malam. . . dan selamat tidur “ Balas Tazuya
*****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 156 Episodes
Comments
El_Tien
semangat
2022-04-18
0
𝕹𝖚𝖗𝖚𝖘𝖞𝖘𝖞𝖎𝖋𝖆
Gereget bacanya...
🙈🙈🙈
#PA
2021-12-20
1
mikakayy_
mungkin itu salah satu kelemahan
#penaautoon
2021-12-15
0