Pagi hari ketika matahari memancarkan sinar hangatnya dan menjalar ke seluruh pepohonan menjadikan pertanda bahwa hari baru akan dimulai kembali. Ladang bunga lavender pun menyambut pancaran sinar matahari dengan ribuan bunga lavender baru setiap tahunnya.
Tak heran jika negeri Lavender memiliki julukan negeri surga karena tempat nya yang penuh kedamaian dan ketentraman membuat Vendrinna mau mengeluarkan banyak uang demi membeli rumah di negeri itu.
Didepan teras rumah terdapat roh Agra yang sedang duduk menatap daun-daun yang berguguran serta pandangan mata biru yang kosong membuat suasana menjadi hening.
"kenapa kau? Tumben diam saja?"
Vendrinna datang dengan membawa perban dan alat medis lainnya, menghampiri Agra yang sedang melamun dan duduk di sebelahnya.
"Huh? Kau sedang apa? Kenapa kau membawa perban banyak sekali?"
"Aku baru saja mengobati lukamu! Hari ini kau mengalami pendarahan lagi, sepertinya lukamu terlalu dalam sehingga terdapat beberapa robekan di organ dalammu yang kini terbuka kembali."
"Hah!? Benarkah!? Hm ... maaf selama ini aku merepotkanmu."
"Tidak apa-apa, santai saja ... ohya ... apa kau tidak merasakan apapun saat pendarahan tadi?"
"Hmm ... aku merasakannya tapi itu terasa samar, aku merasa sangat kosong dan aura ku semakin memucat."
"Sebenarnya aku ingin menanyakan sesuatu kepadamu, pertanyaan ini sudah lama kusimpan tapi aku belum berani menanyakannya kepadamu, aku takut jika masa lalumu membuatmu jadi tidak semangat untuk bertahan hidup."
"Katakan! Apa yang ingin kau tanyakan?"
"Emm ... itu ... dilihat dari parahnya lukamu ... sepertinya kau sebelumnya pernah bertarung dengan seseorang, karena ada bekas tusukan senjata tajam di perutmu."
"Memang iya."
"Hah! Lalu kau bertarung melawan siapa? Dan kau berasal dari klan mana?"
~aku tidak mungkin mengatakan sebenarnya kepada Vendrinna, aku tahu dia baik tapi aku tidak ingin melibatkan seseorang kedalam masalahku.
"Hey!? Kenapa kau diam saja?"
"Oh ... itu ... aku sedang bertarung melawan orang misterius yang sedang mengikutiku, hingga aku tiba di pinggir sungai dan dia menusukku dengan pedang, akhirnya aku terjatuh kesungai."
"Lalu?"
"Sudah itu saja."
"Kau belum menjawab pertanyaan keduaku! kau berasal dari klan mana!?"
Agra kini terdiam sejenak dan mencoba angkat bicara atas pertanyaan Vendrinna tadi.
"Kenapa kau begitu ingin tahu tentangku?"
"Karena aku tidak ingin berhubungan dengan seseorang tanpa identitas yang jelas, aku tidak mau jika nanti terjadi kesalahpahaman antara aku dan pemerintah dari negeri lavender."
"Intinya aku bukan berasal dari Redfire clan dan aku tidak berbahaya."
"Baiklah kalau kau merasa berat hati mengatakan asal klanmu, aku minta maaf telah membuatmu merasa tidak nyaman."
Vendrinna pun berdiri dan bergegas pergi dari tempat itu menuju kedalam rumah. Alih-alih ia membelokkan pandangannya ke arah Agra dari balik jendela dan memasang wajah penasarannya.
~siapa kau sebenarnya?
****
(On Casteel Cavalie Clan)
Saat penyerbuan 5 Wilayah Cavalie Clan.
Sementara itu prajurit dari Redfire Clan mulai bergerak menuju wilayah Cavalie Clan dan lagi-lagi kekuatan tempur dan persiapan prajurit Redfire Clan begitu kuat sehingga beberapa negeri di Cavalie Clan berhasil direbut oleh Redfire Clan.
Mendengar berita itu seluruh dunia pun mulai kacau dengan keberadaan Redfire Clan yang semakin menjadi-jadi dan mengklaim wilayah klan lain sebagai wilayahnya. Bendera peperangan pun mulai berkibar, kini dunia benar-benar berada di tangan Redfire Clan.
"Hidup Redfire Clan! Hidup raja klan! Hidup raja Leviathan!"
Suara sorakan prajurit Redfire Clan yang saat itu berhasil melumpuhkan raja klan dari Cavalie Clan, tanpa persiapan apapun the king of clans dari Cavalie Clan dibuat syok akan kedatangan Redfire Clan yang tiba-tiba muncul dan menyerang.
"Kalian sangat beruntung karena aku tidak akan menghabisi kalian semua, aku akan membebaskan kalian asal dengan satu syarat."
"Apa itu Leviathan!?"
Raja dari Cavalie Clan saat ini terlihat kewalahan menghadapi kekuatan dari Raja Leviathan yang semakin bertambah.
"Kalian harus menyerahkan seluruh wilayah Cavalie Clan dan apapun yang kalian hasilkan dari tempat produksi harus disetor ke kastil Redfire Clan, dan satu lagi kalian harus tunduk kepada klan Redfire jangan pernah kalian membantah apalagi melawan kami! bagaimana? Apa kau setuju?"
"Apaan ini! Apa kau mau memeras dan memperbudak kami?"
"Kau tidak punya pilihan lain Raja Cavalerie, kau mau nasibmu seperti raja Agruero? Kau pasti tidak mau klanmu hancur kan!?"
Dengan terpaksa Raja Cavalie Clan yang bernama lengkap Leinworf Cavalerie menyetujui perjanjian itu.
"Baiklah! aku menyetujuinya!" - Raja Cavalerie.
"Kenapa tuan menyerahkan wilayah kita sepenuhnya kepada klan licik seperti mereka, dulu mereka merebut satu wilayah yaitu negeri shiokai milik klan Loneblast, mereka juga membunuh seluruh anggota klan Blue yang jelas-jelas ditakdirkan sebagai perwujudan perdamaian serta merampas seluruh wilayah mereka dan sekarang giliran wilayah kita yang diincar, apakah itu masih kurang?" - bisik Panglima kerajaan Cavalie.
"Daripada kita yang mati panglima Shin, aku tidak mungkin mempertaruhkan apa yang diamanatkan leluhur Cavalie Clan terdahulu kepadaku!" - Raja Cavalerie.
"Saya tahu apa yang dipikirkan tuan Cavalerie, dalam kondisi seperti ini kita harus mundur terlebih dahulu jika nanti kita benar-benar kuat dan siap kita akan serang balik mereka dan mengambil kembali apa yang telah dirampas olehnya." - Almond Rein Dubes Keamanan kastil Cavalie Clan.
"Baiklah jika tuan berkehendak seperti itu." - Panglima Shin Shikki.
"Raja Leviathan aku akan menyerahkan segalanya kepadamu asal kau jangan merusak tempat peninggalan leluhur kami, melukai anggota klan kami, dan mencoba melakukan pembunuhan terhadap klan kami!" - Raja Cavalerie.
Raja Leviathan pun menyetujui permintaan dari Raja Cavalerie, dan mereka pun membuat surat perjanjian antar klan dengan dibubuhi cap telapak tangan dari pemimpin kedua klan tersebut.
****
Back to Vendrinna's Home.
"Vendrinna! Bahaya!"
Jessy memanggil Vendrinna dengan wajah panik dan penuh kekhawatiran, ia pun mencoba menenangkan dirinya karena dari tadi ia berlari dari acara bazar di pusat pemerintahan ke rumah Vendrinna dengan jarak yang cukup jauh. Vendrinna yang saat itu sedang mencoba menyadarkan Agra kini terganggu oleh teriakan Jessy dari luar.
"Ada apa sih jess? Kenapa kau terengah-engah seperti itu? Kau habis lari ya? Atur nafas dulu baru bicara, nanti sesak nafas trus pingsan aku lagi yang kena."
"Sudah lupakan itu! Ini sangat penting!"
"Apaan?"
"Prajurit suruhan ayahmu mengumumkan sesuatu kepada warga di sekitar bazar ...."
"Lalu?"
Vendrinna memasang wajah santai dan masih terfokus dengan penyembuhan luka Agra. Dengan waktu yang bersamaan roh Agra pun muncul di samping raganya yang terbujur lemah tak berdaya.
"Mereka mengumumkan tentang hilangnya dirimu kepada mereka! Dan atas imbalannya terdapat satu peti emas di pertambangan emas kastil Venderland jika ada seseorang menemukanmu."
"Apa!?"
Vendrinna terkejut dan membuyarkan konsentrasinya, ia serasa segalanya mulai begitu sulit untuk dilewati.
"Dan aku juga mendapatkan brosur edarannya."
"Coba berikan kepadaku."
..._________________________________________________...
...PENGUMUMAN!...
...Barangsiapa yang menemukan tuan putri Vendrinna Mighton putri raja Vedern Mighton dari kastil Venderland, maka kami umumkan bahwa :...
...Akan kami berikan satu peti emas dari pertambangan emas milik kastil Venderland sebagai imbalan bagi seseorang yang menemukannya....
...(Vedern Mighton)...
..._________________________________________________...
Setelah melihat brosur edaran dari Jessy, ia pun kemudian meneteskan air mata. Vendrinna tidak bisa menahan rasa sakit sekaligus rindu dari ayahnya.
"Selama ini alasanku pergi dari kastil Venderland karena sikap ayahku yang berubah."
Jessy pun menepuk bahu Vendrinna sebagai penguat hatinya agar tetap tersenyum dan menghilangkan kesedihannya.
Sementara roh Agra yang menyaksikan langsung berita dari Jessy merasa kebingungan tentang apa yang terjadi dengan Vendrinna dahulu. Begitu banyak misteri yang menyelimuti diri Vendrinna yang belum terbongkar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
anggita
sbuah rahasia👌
2021-03-24
1
👑Meylani Putri Putti
like lagi terus mendukung
2021-03-14
1
NinLugas
salam dari :
~ kisah cinta pangeran jayanaga : reinkarnasi
~ Sore tanpa selamat
~Aku belum 18 tahun
2021-02-26
1