11. Two Sister

Perasaan apa ini? Aku tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya? Semenjak bertemu dengannya hatiku merasa tenang dan aman.

Biasanya aku canggung dengan seseorang untuk mencurahkan isi hatiku, termasuk sahabat ku Jessy yang sudah tau segalanya tentang diriku saja belum tentu mengetahui apa yang sedang kurasakan, karena aku selalu menyendiri dan pergi ke ladang jika aku sedang bersedih. Aku tidak ingin kesedihanku diketahui banyak orang.

Namun kini dengan gampangnya aku mencurahkan isi hatiku dengan pria yang baru kukenal. Mata biru nya itu memandangku dengan hangat saat aku sedang bersedih.

Tangannya pun terasa hangat saat menembus pipi ku yang berkelinang air mata, ia seakan ingin menghapus air mataku namun dunia antara aku dan dia saat ini tidak bisa di samakan. Dia terpaksa harus beradabtasi oleh dunia roh selama beberapa bulan kedepan sambil menunggu waktu bersatunya roh dengan tubuhnya.

Dia ternyata bernama Agra, sungguh nama yang bagus. Sepertinya dia laki-laki yang baik.

Darimana asalmu sebenarnya?

Dan siapa kau sebenarnya?

Apakah kau orang yang selama ini kunanti?

(On Vendrinna's House)

"Kau sudah pulang?" - Jessy.

"Hmm ... iya ... ohya kau sudah mengganti luka calon pangeranku?" - Vendrinna.

"Hah!?" - Jessy.

Saat itu roh Agra yang masih disampingnya memasang mata melotot.

"Hey! Apa maksutmu?" - Agra.

"Maaf bercanda, hehe ..." - Vendrinna.

"Kau itu aneh sekali." - Jessy.

"Jangan bilang kau gadis yang agresif." - Agra.

"Memang benar yang kau ucapkan." - Vendrinna.

"Apa!? Sepertinya kau demam deh! Jadi otakmu agak miring." - Jessy.

"Hahaha ... dia kira kau sedang bicara dengannya." - Agra.

"Diam kau bodoh! Jangan meledekku!" - Vendrinna.

"Apa katamu!? Aku bodoh!? Beraninya kau bicara seperti itu padaku." - Jessy dengan tangan menghantam pipi Vendrinna.

Brugh ...

Vendrinna pun terjatuh ke lantai.

"Aduh ... Bukan kau yang kumaksud Jessy, tapi dengan biawak komodo itu." Sambil menunjuk kearah roh Agra yang sedang berdiri di belakang Jessy.

"Biawak komodo katamu! Kau menunjuk ke arah ku dengan sebutan biawak komodo!"

Jessy pun mengamuk dan menghancurkan lantai rumah Vendrinna yang terpasang dengan rapi.

"Lantaiku!?"

"Dalam kondisi seperti ini kau masih memikirkan lantaimu tanpa berfikir perasaanku!? Masih beruntung aku hanya menghancurkan lantai mu bukan rumahmu."

"Bukan kau yang ku maksud!?"

"Lalu siapa hah?"

"Yaa intinya bukan kau!"

Nekko pun datang untuk menenangkan Jessy yang sedang mengamuk bak gunung berapi terlempar granat 12 ton.

"Untung ada kucing ini, jika tidak kau akan ku jadikan bahan material pembuatan lantai untuk mengganti lantaimu yang rusak."

"Ampun neng jago!"

Tiba-tiba nekko mengusap tubuhnya ke kaki Jessy dan memasang wajah imutnya.

"kyaa imut sekali kau ching enak nya ku panggil apa ya?"

Agra pun membisikkan nama "nekko" ke Vendrinna.

"Nekko." Jawab Vendrinna.

"Hm ... nama yang bagus, oke kupanggil kau nekko."

~ Sepertinya dia kembali normal, untunglah aku tidak dijadikan koral ... hehe ...

"Ayo nekko! Kita ke dapur, untuk memasakkan mu makanan."

"Lohh ... aku bagaimana!? Aku lapar?"

"Masak sendiri!"

Jessy pun beranjak ke dapur bersama nekko. Agra yang masih berdiri disitu menahan tawa melihat Vendrinna yang sedang mengalami penurunan nyali.

"Puas kau ketawa!?"

"Jika aku tidak menyuruh nekko menghentikan temanmu itu, entah apa yang akan terjadi nanti padamu, haha ..."

"Tunggu dulu! Kau menyuruh nekko? Jadi selain aku ada lagi yang bisa melihat roh-mu?"

"Ya, Ada."

"Nekko si kucing itu."

"Ya."

"Bagaimana bisa? Dia kan hewan?"

"Ikut aku."

"Kemana?"

"Ikuti saja. Jangan banyak tanya."

Agra pun pergi mengarah ke dapur dan disusul oleh Vendrinna di belakangnya. Didapur terlihat Jessy dan nekko sedang memasak.

"Lihat."

"Huh!?"

"Kau paham maksudku?"

"Belum"

"Hadehh ...." Agra sambil menepuk jidat sebagai tanda dia lelah menjelaskan.

"Amati saja apa yang dilakukan nekko!"

"Hmm ... huh! Bagaimana mungkin?"

Vendrinna terkejut setelah melihat apa yang terjadi di dapur, ia baru sadar kalau nekko sedang menggunakan kekuatan sihir nya untuk membantu jessy mengambilkan sayuran dari atas meja tanpa disentuhnya. Tidak hanya sayuran bahkan ia bisa menggunakan sihirnya untuk menyapu, mengepel dan merapikan rumah.

"Apa ini sungguhan?"

"Sekarang kau baru tahu? Nekko memiliki kemampuan diatas rata-rata hewan lainnya. Kekuatannya mampu membantu manusia dan ia juga memiliki insting tajam lebih tajam dari ular oleh sebab itu dia bisa merasakan keberadaanku."

"Oh ... jadi dia bisa melihatmu?"

"Bukan, lebih tepatnya dia bisa merasakan dan mendengarkan. Makanya jangan banyak menghabiskan waktu diladang, ohya ... aku juga ingin memberitahu suatu hal padamu ... lihatlah teman mu itu, ia melakukan pekerjaan dirumah sendirian, kau pun tidak mau membantunya. Memang benar kalau dia menginap dirumahmu, tapi kau juga harus turut bertanggung jawab atas kenyamanan rumah ini?"

Vendrinna pun terdiam.

"Kasihan temanmu! Sebenarnya dia selalu ada untukmu! Saat kau pergi dia memikirkan apa yang akan dimasak untuk makananmu ketika pulang, apakah kau suka masakannya, dia pun juga mekhawatirkanmu saat kau pulang malam."

"Bagaimana kau tahu?"

"Aku terkadang menyusuri sudut-sudut rumahmu dan aku melihat temanmu sedang membersihkan seisi rumah, dia kelihatan kelelahan, aku sebenarnya ingin membantunya tapi kondisi ku tidak memungkinkan hingga akhirnya aku kusuruh saja nekko untuk membantunya."

Mendengar penjelasan Agra, ia pun merasa dirinya telah dikuasai oleh keegoisan hingga ia tidak bisa merasakan suara lirihan sahabatnya yang setiap saat memikirkannya. Matanya pun berbinar penuh air mata, Vendrinna kemudian bergegas menghampiri Jessy, memegang tangannya dan memeluknya.

"Huh ... kenapa kau ...."

"Maafkan aku, selama ini aku egois."

"Hah ... Baru sadar kau!?"

Kedua tangan Jessy pun terangkat dan mulai memeluk bagian punggung Vendrinna.

"Mungkin kau menganggapku hanya sebatas teman, namun bagiku kau adalah saudaraku."

Jessy seketika tersenyum kemudian ia teringat saat pertemuan pertamanya dengan Vendrinna.

•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Flashback On.

Dimalam hari ketika hujan turun begitu derasnya, aku yang saat itu sendirian sebatang kara tanpa orang tua dan rumah merasa benar-benar kehilangan kelayakan untuk hidup.

Setiap hari aku tidur di jalanan dan mencari makan dengan menjual bahan rajutan buatanku sendiri. Benang nya pun kudapatkan dari sisa hasil potongan pengrajin rajut rumahan yang terbuang. Biasanya ku pungut dan ku sambung lagi menjadi satu.

Hanya inilah mata pencaharianku sekarang, karena sejak kecil aku sudah diajari merajut oleh ibuku sebelum ia meninggal.

Hah ... mungkin aku adalah gadis yang kurang beruntung, ibuku meninggal setelah ayahku gugur dalam perangnya.

Semua berawal dari peperangan yang tak kunjung selesai antara Loneblast Clan melawan Redfire Clan atas konflik klaim wilayah. Sejak kecil aku dibesarkan di negeri shiokai dari klan Loneblast. Dengan nama asliku adalah Shoju Fukushi orang tuaku memberi nama itu dengan harapan agar aku bisa menjadi gadis yang selalu membawa kemakmuran.

Ayahku seorang prajurit dari kerajaan shiokai, saat itu negeri shiokai menjadi tempat perebutan wilayah antara Redfire Clan dan Loneblast Clan karena tempatnya yang strategis untuk kegiatan produksi tekstil dan penghasil tekstil terbesar dari wilayah-wilayah lainnya, serta laut yang kaya dengan kerang putihnya menjadi incaran para penjajah dari klan Redfire.

Perang pun terjadi dan ayahku gugur dalam medan tempurnya meninggalkan aku dan ibuku yang saat itu masih berumur 10 tahun. Negeri shiokai pun sukses menjadi tempat jajahan pertama oleh klan Redfire. Bala bantuan pun datang dari klan Blue namun mereka terlalu kejam dan licik sehingga banyak prajurit dari klan Blue mati dan jumlah anggota seluruh klan Blue pun mulai menipis sepanjang harinya. Hingga akhirnya Blue Clan bekerja sama dengan pasukan klan lain.

Aku dan ibuku pergi dari tempat itu karena ibuku berfikir kalau di negeri shiokai sekarang sudah tidak ada harapan lagi. Setengah perjalanan menuju perbatasan kami pun diserang oleh prajurit Redfire Clan dan mereka membunuh ibuku dengan senjata terkutuk mereka.

Sedangkan aku selamat berkat seseorang yang menarikku dengan kekuatan anehnya yang bisa menggerakkan akar-akar pohon, dan melindungiku dengan jutaan kupu-kupu beracun. Kupu-kupu itu menghadang prajurit Redfire Clan dan meletakkan racun ke tubuhnya sehingga mereka dalam hitungan detik mati tanpa sentuhan tangan.

Orang itu ternyata hanyalah seorang gadis sebaya yang dikirim dari Vander Clan atas permintaan Blue Clan untuk mengamankan penduduk Shiokai dari jajahan Redfire Clan. Namanya Vendrinna Mighton, ia putri dari raja Vedern Mighton dari kastil Venderland, raja Vedern Mighton masuk dalam daftar raja besar klan "the king of clans".

Pertemuanku dengan tuan putri Vendrinna membuatku bangkit dari kesedihanku, ia selalu menguatkanku dan berkat dia aku bisa menjadi seperti yang diharapkan orangtuaku dan tidak merasa takut menghadapi sesuatu.

Aku dibawa pergi jauh dari tempat tinggalku menuju penampungan, dan terpisah oleh tuan putri Vendrinna. Seluruh penduduk negeri shiokai akhirnya berhasil diselamatkan berkat kerjasama dari Blue Clan dan Vander Clan.

Setelah 3 tahun hidup di tempat penampungan aku pun memutuskan pergi dan mencari hidupku sebenarnya. Aku menyusuri setiap jalan dan menjadi gadis pengelana selama kurang lebih 4 tahun. Dan saat itu aku sudah berumur 17 tahun, dengan modal bakat perajut aku menghasilkan uang untuk makananku setiap harinya.

Setelah bertahun-tahun berkelana ke berbagai tempat yang begitu asing, aku akhirnya benar-benar berada di wilayah kerajaan Venderland tempat putri Vendrinna tinggal.

Hingga disuatu malam dengan curah hujan yang tinggi aku terpaksa mencari tempat peneduh untuk ku singgahi sambil menunggu hujan reda.

Aku ingat suasana malam itu, rasanya benar-benar kesepian dan kedinginan. Aku mendekap tubuhku sendiri agar terasa hangat, saat itu jalanan mulai begitu sepi dan sunyi semua terlihat begitu menghindar dari rintikan hujan yang perlahan jatuh dengan derasnya.

Namun aku melihat sosok gadis berambut ungu dengan pita kupu-kupu yang sedang berjalan di tengah derasnya hujan dan menuju kearahku, ditangan kirinya ia memegang payung dan tangan kanannya seakan mengulurkan bantuan kepadaku.

Awalnya aku sempat menduga bahwa gadis itu adalah Vendrinna, dan ternyata benar Ia pun juga masih mengingatku, pertemuan yang sejak dari dulu terjadi pun kini terulang kembali. Ia mengajakku tinggal bersama di rumah yang baru dibelinya di negeri Lavender, ia menceritakan segalanya kepada ku atas masalah yang ditimpanya sekarang. Ia saat itu sedang melarikan diri dari kastil Venderland karena ia memiliki masalah dengan ayahnya. Oleh sebab itu ia merubah penampilannya saat keluar rumah agar prajurit suruhan ayahnya tidak mengenalinya.

Namaku pun telah diganti menjadi Jessy agar Vendrinna mudah memanggilku dan lama kelamaan aku pun mulai terbiasa memanggilnya dengan sebutan nama saja.

Semua berjalan dengan baik bahkan sampai sekarang saat kami telah beranjak usia 18 tahun. Sudah satu tahun kami tinggal bersama di negeri Lavender, aku merasa memiliki keluarga baru lagi. Dia sudah ku anggap sebagai saudari ku sendiri, oleh sebab itu aku selalu mengkhawatirkannya setiap ia keluar rumah.

Flashback Off.

•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Jessy pun masih memeluk Vendrinna dengan eratnya.

"Aku menyayangimu seperti saudariku sendiri Vendrinna, jangan pernah kau beranggapan kalau aku akan terbebani ketika kau bercerita tentang kesedihanmu."

"Hiks ... hiks ... baiklah ..."

I Love U my sister.

#BERSAMBUNG

~THANKS FOR READING❤~

JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMEN😊

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

two sister🤗

2021-03-24

1

👑Meylani Putri Putti

👑Meylani Putri Putti

semangat thor

2021-03-10

1

NinLugas

NinLugas

2like m drt kk


salam dari :
~ kisah cinta pangeran jayanaga : reinkarnasi
~ Sore tanpa selamat
~Aku belum 18 tahun ❤️

2021-02-26

0

lihat semua
Episodes
1 1. Bertahan Hidup
2 2. Goresan Luka
3 3. Sebuah Perpisahan
4 4. Melarikan Diri
5 5. Blood Moon
6 6. Nekko
7 7. Negeri Lavender
8 8. Takdir
9 9. First Love
10 10. Different World
11 11. Two Sister
12 12. Sebuah Rahasia
13 13. Dunia Roh
14 14. Dunia Roh II
15 15. Fight Up
16 16. Tipuan
17 17. Perdebatan
18 18. Pengepungan
19 19. Tanggung Jawab Besar
20 20. Seuntai Janji
21 21. Menyelundup
22 22. Misi Pembebasan
23 23. Misi Pembebasan II
24 24. Masa Lalu Axcel
25 25. Kemunculan Sosok Misterius
26 26. Ledakan Kedua
27 PENGUMUMAN
28 27. Dalam Incaran
29 28. Organisasi Perancang Sistem Clonning
30 29. Ketulusan Hati Sang Putri
31 30. Rencana Baru Leviathan
32 31. Pergerakan Awal
33 32. Jatuh Cinta Kedua Kalinya
34 33. Pohon Suci Vedernight
35 34. Pedang Siner Storm
36 35. Ingatan Yang Hilang
37 36. Bersaing
38 37. Hari Ulang Tahun
39 38. Memories
40 39. Jalur Ganda
41 40. Siasat Baru
42 41. Diri Yang Hilang
43 42. Pembebasan Raja Cavalerie
44 43. Gerbang Awan Putih
45 44. Bayangan Kegelapan
46 45. Kedamaian
47 46. Sejarah Dunia Clonning
48 47. Menjelang Transformasi Chakra
49 48. Ritual Transform Chakra
50 49. Kegagalan yang Fatal
51 50. Musuh Terselubung
52 51. Insiden di Bukit Sealer Blue
53 52. Putri Sadis
54 53. Overprotektif
55 54. Keluarga Resmi
56 55. Transformasi Nekko
57 56. Kebersamaan Terasa Hangat
58 57. POV Samuel I
59 58. POV Samuel II
60 59. POV Samuel III
61 60. POV Samuel IV
62 61. POV Samuel V
63 62. POV Samuel VI
64 63. POV Samuel VII
65 64. Organisasi Encenty
66 Author Comeback!!!
67 65. Festival di Balai Kota
68 66. Misi Baru
69 67. Negeri Shinzou I
70 68. Negeri Shinzou II
71 69. Negeri Shinzou III
72 70. Misi Langkah Bayangan
73 71. Misi Langkah Bayangan II
74 72. Misi Langkah Bayangan III
75 PENGUMUMAN UPDATE BAB BARU
76 Siner Storm Sword : Lightning Storm
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Bertahan Hidup
2
2. Goresan Luka
3
3. Sebuah Perpisahan
4
4. Melarikan Diri
5
5. Blood Moon
6
6. Nekko
7
7. Negeri Lavender
8
8. Takdir
9
9. First Love
10
10. Different World
11
11. Two Sister
12
12. Sebuah Rahasia
13
13. Dunia Roh
14
14. Dunia Roh II
15
15. Fight Up
16
16. Tipuan
17
17. Perdebatan
18
18. Pengepungan
19
19. Tanggung Jawab Besar
20
20. Seuntai Janji
21
21. Menyelundup
22
22. Misi Pembebasan
23
23. Misi Pembebasan II
24
24. Masa Lalu Axcel
25
25. Kemunculan Sosok Misterius
26
26. Ledakan Kedua
27
PENGUMUMAN
28
27. Dalam Incaran
29
28. Organisasi Perancang Sistem Clonning
30
29. Ketulusan Hati Sang Putri
31
30. Rencana Baru Leviathan
32
31. Pergerakan Awal
33
32. Jatuh Cinta Kedua Kalinya
34
33. Pohon Suci Vedernight
35
34. Pedang Siner Storm
36
35. Ingatan Yang Hilang
37
36. Bersaing
38
37. Hari Ulang Tahun
39
38. Memories
40
39. Jalur Ganda
41
40. Siasat Baru
42
41. Diri Yang Hilang
43
42. Pembebasan Raja Cavalerie
44
43. Gerbang Awan Putih
45
44. Bayangan Kegelapan
46
45. Kedamaian
47
46. Sejarah Dunia Clonning
48
47. Menjelang Transformasi Chakra
49
48. Ritual Transform Chakra
50
49. Kegagalan yang Fatal
51
50. Musuh Terselubung
52
51. Insiden di Bukit Sealer Blue
53
52. Putri Sadis
54
53. Overprotektif
55
54. Keluarga Resmi
56
55. Transformasi Nekko
57
56. Kebersamaan Terasa Hangat
58
57. POV Samuel I
59
58. POV Samuel II
60
59. POV Samuel III
61
60. POV Samuel IV
62
61. POV Samuel V
63
62. POV Samuel VI
64
63. POV Samuel VII
65
64. Organisasi Encenty
66
Author Comeback!!!
67
65. Festival di Balai Kota
68
66. Misi Baru
69
67. Negeri Shinzou I
70
68. Negeri Shinzou II
71
69. Negeri Shinzou III
72
70. Misi Langkah Bayangan
73
71. Misi Langkah Bayangan II
74
72. Misi Langkah Bayangan III
75
PENGUMUMAN UPDATE BAB BARU
76
Siner Storm Sword : Lightning Storm

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!