7. Negeri Lavender

Byurrrr ....

"Hah aku terlalu bodoh, aku tidak bisa menjaga amanah kalian, karena aku tidak punya pilihan lain, kecuali dengan membawa chakra ini mati bersamaku agar mereka gagal menguasai chakra 5 simbol clonning ini. Nekko?! Apa kau pun juga akan mati? haha, kuharap kau selamat dengan kelebihanmu itu."

(Self talk by Agra)

Mata dengan pancaran aura biru kini mulai tertutup, mulut dan hidungnya yang menyumbat tekanan masuknya air sungai kini terbuka dan membiarkan airnya masuk ke paru-paru.

Deras nya air sungai membuat nya hanyut dan terseret jauh dari tempat jatuhnya.

Akankah ia harus mati?

(Negri Lavender)

At Morning.

Suara kemercik air sungai Hollow Vender terdengar jelas hingga ke ladang bunga lavender, keindahan nya pun tidak kalah dengan ladang-ladang lainnya.

Angin yang sayup-sayup berpadu dengan aroma bunga lavender asli mampu memanjakan mata, hati dan pikiran. jarak tempuhnya pun dari pemukiman ke ladang hanya berkisar 500 meter saja.

Tidak heran gadis belia berumur 18 tahun ini sering pergi ke ladang dengan ciri khas nya yang memakai pita kupu-kupu di rambut bagian belakangnya.

"Apa kau akan pergi ke ladang itu lagi?"

Tanya teman gadis itu dengan rasa heranya.

"Tentu."

"Kenapa kau sering pergi kesana? padahal kau sendiri yang bilang bahwa kau akan tetap dirumah dan tidak keluar sampai ayahmu tidak mencari-cari mu?"

"Tenanglah Jessy disana jarang ada orang yang mengunjungi tempat itu, lagipula aku kesana dengan penampilan seperti ini, mereka pasti tidak mengenaliku."

"Terserah kau saja tapi jika kau tertangkap oleh orang suruhan dari ayahmu aku tidak mau disalahkan lagi huh ... enak saja kau selalu menyalahkan hal itu kepadaku, salah sendiri sudah diingatkan tapi malah tidak didengarkan bikin boros ucapanku saja."

"Sudahlah kau ini pagi-pagi sudah berisik aku pergi dulu."

Gadis itu keluar dari rumahnya dan pergi menuju ladang lavender, dengan perasaan senang dan riang mengiringi langkahan kecil di setiap perjalanannya.

Sesampai di ladang ia pun duduk di bawah pohon tepat di tepi sungai Hollow Vender, disanalah gadis itu sering merelaksasikan dirinya dengan tenang dan menikmati pemandangan jutaan bunga lavender.

Beban, masalah dan aura negatifnya ia keluarkan hanya dengan cara duduk santai di bawah pohon itu.

"Hmm ... nyaman sekali disini hidupku yang penuh beban ini mungkin bisa hilang satu per satu."

Tiba-tiba beberapa menit kemudian Jessy teman gadis itu datang menghampirinya dengan tergesa-gesa.

"Hey Vendrinna ... ada gosip yang sedang beredar saat ini."

"Kau ini ... datang kesini hanya mengatakan hal yang tidak penting, pergi sana!!"

"Hey hey, aku bawa kabar penting kali ini, kau tahu tidak ada rumor yang beredar kalau para anggota Blue Clan saat ini sudah musnah dan seluruhnya telah mati hingga tak tersisa."

Mendengar ucapan Jessy gadis bernama Vendrinna Mighton ini seketika melotot dan wajahnya berubah tegang seakan tak percaya dengan rumor yang sedang beredar.

"Apa yang kau ucapkan itu benar?"

"Ya gatau namanya juga rumor, pasti sudah tersetting oleh para penyebar berita yang sudah menambahkan bumbu-bumbu sedap agar terlihat mengejutkan banyak orang."

Wajah Vendrinna tiba-tiba kusut seakan sedang kehilangan harapan.

"Kenapa wajahmu tiba-tiba berubah aneh?"

"Tidak apa-apa, hmm ... Jika ini benar-benar terjadi maka–"

Vendrinna pun memotong ucapannya.

"Maka apa?"

Tiba-tiba burung-burung berterbangan dari sisi utara sungai, seakan memberitahu bahwa terjadi sesuatu disana.

Tidak lama kemudian disusul suara kucing dari arah yang sama dengan burung-burung tersebut.

"Hey kau dengar suara itu?" tanya Vendrinna.

"Seperti suara kucing jangan-jangan ada kucing yang tenggelam lagi disana, kenapa akhir-akhir ini banyak kucing yang terpeleset jatuh kesungai ya?" Jawab jessy dengan heran.

"Namanya juga kucing cari makan, kan banyak ikan disana. Jadi wajar saja mereka terjebur kesungai. Ayo kita cek!" -Vendrinna

Mereka pun menyusuri suara itu, hingga sampailah mereka dimana pusat suara kucing itu berasal.

"Astaga!!" Terkejut Jessy

*****

On Casteel Redfire Clan.

"Apa kau sudah memberi pesan kepada 3 klan lainnya" - Leviathan

"Tentu tuan." -Panglima Zein

"Apa tanggapan mereka terhadap berita ini?" -Leviathan

"Mereka sempat tidak percaya tuan, tapi setelah mereka mengetahui bahwa tanda kekuasaan 5 klan yang sudah kita rebut dari klan blue ada ditangan kita mereka baru mempercayainya" - Panglima Zein

"Hmm ... bagus ... bagus ... lalu kau tidak mengatakan apapun tentang bocah itu kepada mereka kan?" -Leviathan

"Tidak tuan" -Panglima Zein

"Baiklah, biarkan itu menjadi urusanku saja setelah dia menjeburkan diri kita jadi sulit melacaknya, entah dia mati atau masih hidup yang terpenting kita temukan jasadnya terlebih dahulu, panglima Zein perintahkan pasukan kita untuk menyebar ke berbagai penjuru klan cari dia sampai ketemu, hidup atau mati!" -Leviathan

"Siap tuan!" -Panglima Zein

*****

(Back to the Hollow Venders River)

"Astaga!" teriak jessy

Blughh ....

Jessy tersandung dan terjatuh diatas bebatuan hingga siku bagian kanannya terluka.

"Sudah kubilang hati-hati disini banyak batu apalagi alas kakimu itu sudah menganga hahaha ...." -Vendrinna

"Jangan mengejekku kau." - Jessy

"Huh ... cengeng (sringg) aduh mataku ehh ... cahaya apa itu?" - Vendrinna

"Miauww ... Miauw ...."

"Suara kucing itu lagi dan ada cahaya juga disana ayo kita telusuri!" -Vendrinna.

Tak lama setelah mengikuti sumber suara mereka mulai melihat sesuatu.

"Ya ampun kucing itu lagi sudah berapa kali dia tenggelam? Untung saja dia tertahan oleh bebatuan."

Jessy yang saat itu melihat anak kucing yang terjebak oleh arus sungai mencoba membantunya dan membawanya ke tepi sungai, kucing itu bercorak putih dengan warna dominannya abu-abu. Sedangkan cahaya tadi bersinar akibat serpihan kaca yang terkena sinar matahari.

"Hmm ... Sepertinya sudah 10 kali ini." Jawab Vendrinna, sambil membawa kain kering untuk mengeringkan bulu kucing tersebut.

"Ehh ... Tunggu ada kucing yang hanyut lagi!"

Vendrinna seketika menunjuk ke arah tempat dimana kucing tersebut hanyut.

"Hah mana?" -Jessy

"Itu disana ayo cepat angkat kucing itu!" -Vendrinna

"Astaga apa harus aku lagi yang mengangkatnya?" - Jessy

"Kalau bukan kamu siapa lagi? kau kan sudah basah kuyup sekalian aja. " -Vendrinna

"Hadehhh ... jika kau bukan temanku mungkin aku tidak mau melakukan semua ini."

Jessy kemudian turun dan berenang ke sebrang sungai untuk menyelamatkan kucing yang hanyut tadi.

"Hey ... Vendrinna sepertinya kucing ini butuh pertolongan medis, ada luka di bagian kaki dan punggungnya." teriak Jessy dari kejauhan.

"Coba bawa kesini, biar aku periksa apakah dia masih hidup?" - Vendrinna.

"Baiklah."

Jessy berenang lagi membawa kucing itu menyebrangi sungai dan kembali ke tempat semula. Kucing itu kini di serahkan ke Vendrinna untuk di obati.

"Jess ... sepertinya kucing ini masih hidup, sungguh keajaiban yang luar biasa selama ini aku melihat kucing-kucing yang bernasib sama seperti dia tapi nyawanya tidak berhasil ku selamatkan." - Vendrinna.

"Iya aku pun berfikir seperti itu lukanya juga terlalu parah ditambah lagi dia hanyut di sungai, jika kucing biasa pun pasti sudah mati, tapi kucing ini masih hidup? Ajaib! Ohya ... anak kucing yang tadi kau kemanakan?" - Jessy.

"Tuh ... dijemput ibunya biarkan mereka pergi, ibunya mencarinya tadi." -Vendrinna.

"Sungguh kucing yang melebihi akal manusia." Jessy yang seketika ternganga melihat perilaku hewan itu.

"Hmm ... aku akan mencoba menyembuhkannya."

Vendrinna mulai memejamkan matanya dan menjulurkan tangannya ke tubuh hewan tersebut.

Dengan kekuatan sinar bunga Lavender, kini ku memanggil alam untuk mengobati luka-luka yang ada disetiap makhluk hidup di dunia ini, izinkan aku untuk menjadi volunteer mu !

Seketika tumbuhan-tumbuhan di sekitarnya bergerak dan menjalar menuju tubuh kucing tersebut hingga melilitnya.

Tiba-tiba kucing tersebut membuka matanya, tumbuhan yang tadi melingkar ditubuhnya mulai melepaskan lilitanya dan kembali ke asalnya.

"Huh! Kucing oyen bergerak, dia sudah sadarkan diri!" Jessy seketika merasa senang sekaligus kagum.

"Dia masih lemah, mungkin butuh waktu untuk benar-benar pulih, lebih baik kita bawa saja kerumah." - Vendrinna.

"Hmm ... baiklah." - Jessy.

****

(On Vendrinna's House)

At Night.

Meong ... meong ... meong ...

"Kenapa kucing ini terus mengeong? Apa dia lapar? Perasaan tadi aku sudah mengambil makanan untuknya." Jessy di buat heran oleh nekko.

"Tidak! Sepertinya bukan masalah itu, dilihat dari tingkah lakunya sepertinya ia sedang mencari sesuatu." - Vendrinna.

"Apa itu?" - Jessy.

"Entahlah, coba besok kita selidiki." - Vendrinna.

"Hm ... baiklah lagi pula aku agak meriang setelah berenang dua kali gara-gara kau! Jadi aku butuh istirahat." - Jessy.

"Haha ... maaf jika merepotkan tapi tenang saja akan kubuatkan makanan yang enak untukmu besok." - Vendrinna.

"Yayaya ... kucingnya amankan jika tidur di situ?" - Jessy

"Aman, tenang saja aku sudah memberinya selimut hangat di ranjang khusus kucing, dia pasti nyaman tidurnya." - Vendrinna.

"Yasudah ... ayo tidur! selamat malam kucing oyen." - Jessy

Mereka pun menuju kekamar masing-masing dan meninggalkan nekko sendirian di dekat perapian.

****

(In Vendrinna's House)

At morning.

Keesokan harinya kondisi nekko mulai membaik dan mampu berdiri dan berjalan, lukanya pun sudah mulai tertutup.

"Wih ... pagi-pagi sudah bisa jalan saja kucing oyen?" - Jessy.

"Dia luar biasa sembuh secepat itu, apa kau kucing istimewa ya?" Vendrinna merasa heran.

Miaw ... miaw ...

"Apa yang ingin kau cari? Sejak malam kau seperti ini?" Jessy terlihat bingung dengan nekko.

Miaw ... miauw ...

"Mau kemana kau?" - Jessy.

"Sepertinya dia ingin menunjukkan sesuatu, ayo kita ikuti saja kucing ini." - Vendrinna.

Nekko pun berhasil mengambil perhatian mereka dengan kode-kodenya. Vendrinna dan Jessy mengikuti perginya nekko, nekko pun mengarahkan mereka menuju sungai Hollow Vender.

"Kok dia mengarah ke sungai ini lagi, apa yang dicarinya?" - Jessy.

"Sepertinya ada sesuatu yang tidak kita ketahui sebelumnya, kucing ini mencoba memberitahu kita bahwa ada sesuatu di sekitar sini, lebih baik ayo kita selidiki." - Vendrinna.

Nekko pun mencoba menyusuri ke tepian sungai, Jessy dan Vendrinna yang awalnya kebingungan kini mulai menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.

****

(On Casteel Venderland)

At morning.

sementara itu di kastil Venderland.

"Apa yang akan kita lakukan tuan, berita ini sudah menyebar di seluruh negeri bahkan berita ini juga mengejutkan seluruh klan di dunia clonning." - panglima Askaria.

"Aku juga bingung menanggapi berita ini, di satu sisi Raja Agruero adalah raja yang dikenal baik dan tangguh ia selalu menolong dan melindungi orang-orang yang lemah, aku begitu sedih mendengar berita ini, tapi harus bagaimana lagi? Aku harus fokus mencari putriku terlebih dahulu." - Raja Vedern Mighton.

"Hm ... tuan Vedern ... jika boleh saya menyanggah anda juga harus memikirkan masalah ini juga selama ini tuan Agruero yang memimpin kelima klan ini dengan adil, namun setelah Blue Clan hancur Redfire Clan mengambil alih segalanya sebentar lagi mereka akan mengumumkan Orde Baru untuk dunia Clonning ini, saat ini status dunia clonning sedang  darurat. " - Panglima Askaria.

"Aku juga memikirkan hal yang sama, namun pencarian putriku lebih penting dari apapun, dia adalah anakku satu-satunya urusan itu biarlah menjadi belakangan." - Raja Vedern Mighton.

"Maaf, Putri anda pergi dengan kemauan dirinya sendiri, kami sampai saat ini sulit menemukannya mungkin tuan putri tidak mau kita mencarinya." - Panglima Askaria.

"Mau tidak mau dia harus segera pulang sekarang!! Kesabaranku sudah mulai hilang apa yang dia lakukan benar-benar melanggar aturan yang telah ku beri, panglima Askaria cepat perluas pencarian Putri Vendrinna sekarang, kalian bisa menyebar lukisan wajah putriku agar orang-orang mengetahui dimana keberadaannya sekarang!" Perintah Raja Vedern Mighton.

"Baiklah tuan!" - Panglima Askaria.

"Dan satu lagi, umumkan kepada penduduk Venderland dan seluruh Negeri Lavender barangsiapa yang bisa menemukan putriku dalam keadaan selamat tanpa lecet sedikitpun aku akan memberi nya imbalan satu peti emas dari tambang kastil Venderland." Imbuh Raja Vedern Mighton.

"Siap tuan! Saya mohon pamit." - Panglima Askaria.

Panglima Askaria pun pergi meninggalkan Raja Vedern Mighton.

****

(On Hollow Venders River)

At towards dusk.

Waktu menjelang senja pun tiba, di sungai Hollow Vender terlihat matahari mulai menampakkan warna jingganya semakin lama warna itu semakin pudar bersamaan dengan tenggelamnya matahari dari arah barat.

sungai yang berjarak 50 meter dari ladang bunga Lavender membawa sensasi sendiri di sungai tersebut, disana Vendrinna dan Jessy masih mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sempat memutar  otaknya itu, apalagi sikap Nekko yang tak pernah lelah menunggu dan mencari sesuatu yang menurutnya penting.

Tiba-tiba insting nekko pun mulai bereaksi dan seketika nekko berlari ke arah barat dimana matahari itu tenggelam, perilaku aneh nekko pun mulai terlihat saat ia berlari dengan kencangnya seakan-akan ada hal yang sangat penting yang ingin dia tunjukkan kepada Vendrinna dan Jessy.

#BERSAMBUNG

Apa yang sebenarnya terjadi di sungai itu?

*Volunteer \= Relawan

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

Nekko kucing🤔

2021-03-16

1

👑Meylani Putri Putti

👑Meylani Putri Putti

aku mampir thor salam dari #ketika takdir menyatukan aku dan mereka .
Mencintai mu dalam gelap

2021-03-08

1

👑Meylani Putri Putti

👑Meylani Putri Putti

7like thor dan 5 rate di tunggu ya folback nya

2021-03-01

1

lihat semua
Episodes
1 1. Bertahan Hidup
2 2. Goresan Luka
3 3. Sebuah Perpisahan
4 4. Melarikan Diri
5 5. Blood Moon
6 6. Nekko
7 7. Negeri Lavender
8 8. Takdir
9 9. First Love
10 10. Different World
11 11. Two Sister
12 12. Sebuah Rahasia
13 13. Dunia Roh
14 14. Dunia Roh II
15 15. Fight Up
16 16. Tipuan
17 17. Perdebatan
18 18. Pengepungan
19 19. Tanggung Jawab Besar
20 20. Seuntai Janji
21 21. Menyelundup
22 22. Misi Pembebasan
23 23. Misi Pembebasan II
24 24. Masa Lalu Axcel
25 25. Kemunculan Sosok Misterius
26 26. Ledakan Kedua
27 PENGUMUMAN
28 27. Dalam Incaran
29 28. Organisasi Perancang Sistem Clonning
30 29. Ketulusan Hati Sang Putri
31 30. Rencana Baru Leviathan
32 31. Pergerakan Awal
33 32. Jatuh Cinta Kedua Kalinya
34 33. Pohon Suci Vedernight
35 34. Pedang Siner Storm
36 35. Ingatan Yang Hilang
37 36. Bersaing
38 37. Hari Ulang Tahun
39 38. Memories
40 39. Jalur Ganda
41 40. Siasat Baru
42 41. Diri Yang Hilang
43 42. Pembebasan Raja Cavalerie
44 43. Gerbang Awan Putih
45 44. Bayangan Kegelapan
46 45. Kedamaian
47 46. Sejarah Dunia Clonning
48 47. Menjelang Transformasi Chakra
49 48. Ritual Transform Chakra
50 49. Kegagalan yang Fatal
51 50. Musuh Terselubung
52 51. Insiden di Bukit Sealer Blue
53 52. Putri Sadis
54 53. Overprotektif
55 54. Keluarga Resmi
56 55. Transformasi Nekko
57 56. Kebersamaan Terasa Hangat
58 57. POV Samuel I
59 58. POV Samuel II
60 59. POV Samuel III
61 60. POV Samuel IV
62 61. POV Samuel V
63 62. POV Samuel VI
64 63. POV Samuel VII
65 64. Organisasi Encenty
66 Author Comeback!!!
67 65. Festival di Balai Kota
68 66. Misi Baru
69 67. Negeri Shinzou I
70 68. Negeri Shinzou II
71 69. Negeri Shinzou III
72 70. Misi Langkah Bayangan
73 71. Misi Langkah Bayangan II
74 72. Misi Langkah Bayangan III
75 PENGUMUMAN UPDATE BAB BARU
76 Siner Storm Sword : Lightning Storm
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Bertahan Hidup
2
2. Goresan Luka
3
3. Sebuah Perpisahan
4
4. Melarikan Diri
5
5. Blood Moon
6
6. Nekko
7
7. Negeri Lavender
8
8. Takdir
9
9. First Love
10
10. Different World
11
11. Two Sister
12
12. Sebuah Rahasia
13
13. Dunia Roh
14
14. Dunia Roh II
15
15. Fight Up
16
16. Tipuan
17
17. Perdebatan
18
18. Pengepungan
19
19. Tanggung Jawab Besar
20
20. Seuntai Janji
21
21. Menyelundup
22
22. Misi Pembebasan
23
23. Misi Pembebasan II
24
24. Masa Lalu Axcel
25
25. Kemunculan Sosok Misterius
26
26. Ledakan Kedua
27
PENGUMUMAN
28
27. Dalam Incaran
29
28. Organisasi Perancang Sistem Clonning
30
29. Ketulusan Hati Sang Putri
31
30. Rencana Baru Leviathan
32
31. Pergerakan Awal
33
32. Jatuh Cinta Kedua Kalinya
34
33. Pohon Suci Vedernight
35
34. Pedang Siner Storm
36
35. Ingatan Yang Hilang
37
36. Bersaing
38
37. Hari Ulang Tahun
39
38. Memories
40
39. Jalur Ganda
41
40. Siasat Baru
42
41. Diri Yang Hilang
43
42. Pembebasan Raja Cavalerie
44
43. Gerbang Awan Putih
45
44. Bayangan Kegelapan
46
45. Kedamaian
47
46. Sejarah Dunia Clonning
48
47. Menjelang Transformasi Chakra
49
48. Ritual Transform Chakra
50
49. Kegagalan yang Fatal
51
50. Musuh Terselubung
52
51. Insiden di Bukit Sealer Blue
53
52. Putri Sadis
54
53. Overprotektif
55
54. Keluarga Resmi
56
55. Transformasi Nekko
57
56. Kebersamaan Terasa Hangat
58
57. POV Samuel I
59
58. POV Samuel II
60
59. POV Samuel III
61
60. POV Samuel IV
62
61. POV Samuel V
63
62. POV Samuel VI
64
63. POV Samuel VII
65
64. Organisasi Encenty
66
Author Comeback!!!
67
65. Festival di Balai Kota
68
66. Misi Baru
69
67. Negeri Shinzou I
70
68. Negeri Shinzou II
71
69. Negeri Shinzou III
72
70. Misi Langkah Bayangan
73
71. Misi Langkah Bayangan II
74
72. Misi Langkah Bayangan III
75
PENGUMUMAN UPDATE BAB BARU
76
Siner Storm Sword : Lightning Storm

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!