Bara berhenti dan mencari asal suara itu.
"Eeh ..non Yola, maaf ..saya mau kembali ke kosan saya," jawab Bara.
"Heii..emang siapa yang mengijinkan kau pergi..?, emang di sini tugasmu sudah selesai..?," Yolanda kembali berkata dengan sadis.
"Tugas...?? Lha ...tugas ..apa lagi..?," Bara merenung sesaat memikirkan perkataan Nona muda keluarga Santosa itu.
Melihat Bara hanya terdiam, Yolanda kembali berteriak.
"Heii...jangan berpikir yang macam macam ya..apalagi mesum..dasar orang kampung."
"Emang siapa..? yang mikir macam macam..? mesum..? emang apa sih yang ada di otakmu..?, enak saja ngatain aku orang kampung yang suka ..mesum..!! Huh..!! menyebalkan," batin Bara dalam hati.
"Aku tidak mikir macam macam nona, aku hanya memikirkan tugas apalagi yang belum aku selesaikan..?emangnya nona mikir apa..?," Bara balik bertanya.
Bluuuss..wajah Yolanda yang kini memerah dengan pertanyaan Bara.
Pikirannya kembali teringat dengan pemandangan saat melihat Bara keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggang.
"Non..nona Yolanda..?," panggil Bara begitu melihat Yolanda yang hanya diam termangu.
"Eeh..ya..?," jawab Yolanda tergagap dan merah wajahnya, malu karena malah dirinya yang seakan tertangkap basah berpikir mesum.
"Tugas apa lagi yang harus saya kerjakan..?," tanya Bara kembali
"Ya ..nanti kalau ada tamu terus menanyakan pengantin pria nya bagaimana..? bukankah tugasmu pura pura menjadi pengantin pria kan..?," cecar Yolanda.
Bara menghela nafasnya, melihat keangkuhan dari nona muda keluarga Santosa itu.
"Maaf nona.., tadi saya sudah meminta izin kepada tuan Hendrawan dan beliau membolehkan saya kembali ke kosan saya, sampai saya kembali di jemput untuk tugas berikut nya," jawab Bara.
Gadis cantik itu hanya mendengus mendengar jawaban Bara.
"Sudah..sudah..sana pergi, aku..bosan melihatmu," teriak gadis itu lagi.
"Hmm..," Bara hanya mendengus pelan menghadapi gadis kaya itu.
Kembali phobia nya terhadap wanita kaya yang sombong makin meningkat kadarnya.
Bara berlalu dari gadis itu, namun baru beberapa langkah gadis itu kembali memanggilnya.
"Hei..hei...!! Bara..!."
Bara kaget dan membalikkan badannya.
"Eeh...ternyata nona Yolanda juga tahu nama ku..?," batin Bara.
Nampak gadis kaya itu menutup mulutnya dengan kedua tangannya setelah memanggil namanya.
Gadis itu nampak salah tingkah, setelah ketahuan memanggil nama Bara.
"Ada apa lagi nona..?," tanya Bara setelah melihat gadis itu hanya menutup mulutnya dengan salah tingkah.
"Kapan..kamu balik kesini..?," tanya gadis itu pelan.
"Nanti kalau ada tugas lagi nona," jawab Bara sambil melangkahkan kaki keluar dari rumah itu.
Ya...lima hari lagi akan di adakan acara resepsi di salah satu hotel keluarga itu, itulah "tugas" Bara.
**
POV Yolanda
Akhirnya acara ijab qobul selesai, namun banyaknya tamu undangan yang mengajak salaman dan mengucapkan selamat seakan tak ada habisnya.
Kakiku sampai pegal pegal rasanya, untung saja tadi aku sempat bertumpu di badan pemuda itu, bila tidak sudah pingsan aku.
Selesai acaranya kami di minta istirahat di salah satu kamar yang ada di depan, kamar itu biasa untuk para tamu dan sanak famili bila berkunjung.
Kami istirahat di sana untuk menunggu apabila ada tamu dan handai taulan yang masih ingin bertemu kami.
Kakiku sungguh pegal sekali, uh..andai saja ada tukang urut disini, aku pasti minta di pijit.
Ku pijit pijit sendiri kakiku biar mengurangi pegalku.
"Apa mau saya pijit nona..?."
Eeh..pemuda itu menawari ku untuk di pijit, sorry..ya..gak sudi kakiku kamu gerayangi ...enak saja mau mengelus elus kakiku..huh dasar mesum.
"Enggak usah..," jawabku dengan jengkel, sambil aku masih memijat kakiku sendiri.
Eeh.. malah pemuda itu... malah mendekatiku, berjongkok di depanku mengambil kakiku di taruhannya di atas pahanya yang kekar dan dipijit nya.
"Heii..apa yang kau..." aku tak meneruskan ucapanku karena ternyata pijitannya enak sekali.
kayaknya dia mijitnya pakai hati deh, rasanya enak sekali sampai aku terdiam menikmati pijatan itu.
Hingga tiba -tiba opa masuk kamar kami yang memang tak ditutup pintunya.
Lagian mau ngapain coba di tutup pintunya, kami kan pengantin bo'ongan.
"Eeh..pengantinnya masih mesra mesraan ni," goda opa Santosa yang masuk tiba-tiba tersebut.
Aku cemberut..masih mau menikmati pijitan gratis malah opa gangguin aja.
"Huh..sebel deh.." batinku.
Entah kenapa aku merasa cocok sama pemuda ini, eh tadi ada yang manggil nama nya "Bara" ya, soalnya aku enggak memperhatikan saat acara tadi.
Apakah ini yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama..?
Atau karena aku masih kecewa dengan Leon yang ternyata b*jing*n...entahlah.
Setelah opa memberikan sedikit wejangan dan berlalu dari kamar itu, akupun berniat berganti pakaian.
Sumpah...gerah banget rasanya, dan ingin segera ganti baju biasa.
Akupun keluar berniat ke kamarku dan berganti pakaian, mungkin karena tergesa gesa, aku lupa membawa telepon genggam ku yang ketinggalan di kamar itu.
Aku kembali ke kamar depan mengambil handphone ku
Eeh...sialan ...pemuda itu keluar dari kamar mandi dengan handuk di pinggang nya.
Aku kaget dan spontan teriak sambil melempar nya dengan bantal.
"Dasar...mesum....cabul.!!", dan kata sumpah serapahku muncul mengumpatnya.
Tapi dianya malah diam dan sok cool mau pamer body.
Iya ..sih body nya emang bagus, sampai deg degan aku bila mengingatnya.
Akupun pergi dari kamar itu untuk kembali ke kamarku berganti pakaian.
Selesai berganti pakaian aku ke kamar depan lagi, penasaran aja kira kira apa yang akan di lakukan di rumah ku.
Eeh..kok malah nampaknya dia mau pergi.
Dan kamipun berdebat, kok aneh aja ...di sini di rumahku yang sudah kayak istana enak, malah mau kembali ke kosan.
Entah kenapa ..meski kami baru ketemu pagi ini tapi kok rasanya berat kalau dia mau pergi, tapi malu kan kalau harus mengakui itu.
ya..tapi nampaknya dia memang bersikeras pergi ..ya udah lah, besok kan ketemu lagi
_____________
**Happy reading....jangan lupa tinggalkan jejak...
selamat membaca**...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 158 Episodes
Comments
Lina Lain
ini jadi panjang mungkin karna ngulang pov yaa...🤔
2023-05-12
0
Sulaiman Efendy
GOBLOKNYA BARA, YA YOLAN PSTI TAULH NAMA LO, KN WAKTU IJAB QABUL NMA MMPELAI PRIA DISEBUTKN..
KYKNYA YOLANDA YG AKAN JATUH CINTA DLU SAMA BARA...
TPI PSTI HENDRAWAN GK MAU ANAKNYA BNAR2 JDI SUAMI ISTRI BENARAN DGN BARA.. TPI SEMOGA OPA SANTOSA MMBANTU KISAH CINTA MREKA
2023-01-10
0
Eugenia Turquel
tolong jangan di ulang 2 terus baca jd malas
2021-10-24
1