Tertarik dengan Kemuning

Kemuning merasa bahwa dirinya di ikuti dia berjalan dan terus menoleh ke arah belakang, namun dirinya tidak sengaja menabrak pangeran Abimayu, kakak puteri Kirana.

Kemuning terjatuh, dengan sigap pangeran Sanjaya menghampiri dan membantu Kemuning berdiri.

"Aauuh..."

gumam Kemuning.

"Kamu tidak apa-apa?"

tanya Pangeran Sanjaya yang membantu Kemuning berdiri.

"Maaf ya Ning, aku tidak lihat"

seru pangeran Abimayu.

"Tidak apa-apa pangeran, saya pergi dulu"

sahut Kemuning yang kemudian berlalu.

"Siapa Dia?"

tanya Sanjaya kepada Abimayu.

"Dia anaknya mbok Mirah, pengasuh kami ketika kecil, namanya Kemuning"

jelas pangeran Abimayu.

"Kemuning"

kata Sanjaya yang rasa penasarannya telah terjawab.

"Ada apa memang nya?"

tanya Abimayu kepada Sanjaya.

"Tidak ada"

jelas Sanjaya.

"Baiklah, ayo kita lihat persiapan pestanya"

seru Abimayu merangkul Sanjaya.

Persahabatan kedua kerajaan ini juga mempererat persahabatan pangeran Sanjaya dan Abimayu.

...💞💞💞...

Kemuning terus berjalan menuju rumah Bramasena, tidak ada pikirannya untuk membuka dan membaca isi surat dari puteri Kirana untuk Bramasena. Sebagai rakyat yang mengabdi terhadap pimpinan Kemuning berusaha menjalankan tugasnya dengan baik.

Sampailah dia dirumah Bramasena, rumahnya tampak sepi, bahkan tidak ada tanda-tanda Bramasena berada di rumahnya.

Kemuning ingat, mungkin Bramasena sedang mencari tumbuhan obat di hutan, Kemuning kemudian berlalu dan berharap bertemu Bramasena.

Kemuning terus mencari Bramasena, siang berganti sore sampai masuk kedalam hutan, dia tidak peduli dengan dirinya sendiri, bahkan sampai kakinya tertusuk tanaman beracun, dia tidak peduli.

"Auuhh..."

Kemuning yang tidak sengaja menginjak sesuatu yang tajam, diangkat dan dilihatnya kaki sebelah kanan, benar saja kakinya tertancap duri tanaman seperti jelatang, rumput liar yang bila terkena kulit akan terasa panas kemudian membengkak.

Kemuning terus berjalan, sakit di kakinya tidak dia rasa, dia berjalan sempoyongan dengan wajah pucat, Kemuning akhirnya berjumpa dengan Bramasena.

"Mas Bramasena..."

panggil Kemuning.

Kelelahan Kemuning yang melihat Bramasena seperti berputar-putar di kepalanya, akhirnya hanya bisa ambruk.

"Kemuning !!!!"

seru Bramasena langsung menghampiri.

Kemuning tidak sadarkan diri, Bramasena melihat luka di kaki Kemuning, bergegas Bramasena menggendong Kemuning ke rumahnya untuk segera di obati, baru juga dirinya sembuh, Kemuning memang sedikit ceroboh, gadis yang tidak mengerti apa-apa.

Untungnya racun hanya akan menyebabkan ruam di kulit, tidak mengalami luka yang serius, Perlahan Kemuning membuka matanya, dilihatnya Bramasena sedang meramu obat, Kemuning yang terbangun segera duduk, dirinya merasa baikan dengan obat yang di berikan Bramasena.

"Kamu tidak apa-apa"

kata Bramasena menoleh ke arah Kemuning.

"Aku tidak apa-apa, aku hanya ingin menyampaikan surat dari puteri Kirana"

jelas Kemuning kepada Bramasena.

"Aku telah membacanya, kamu minum lah ini dulu"

kata Bramasena yang memberikan ramuan jamu untuk luka Kemuning.

"Terimakasih..."

sahut nya kemudian meminum ramuan jamu buatan Bramasena.

"Aku pulang dulu, takut si mbok nyariin"

Kemuning yang takut ibunya mencari dirinya.

"Biar aku antar kamu pulang"

kata Bramasena bersiap menolong Kemuning berdiri.

"Tidak usah, aku tidak mau merepotkan mu mas."

"Ini bukan masalah merepotkan, kamu terluka Ning"

seru Bramasena.

"Ini hanya luka kecil, aku mencoba mengobati luka yang lebih dalam dan sakit, tetap saja tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya"

sahut Kemuning yang membuat Bramasena terdiam.

"Maksudnya??"

"Lebih baik aku berusaha sendiri, permisi mas..."

seru lagi Kemuning yang kemudian berlalu melewati Bramasena yang tengah berpikir keras apa maksud perkataan Kemuning.

"Baiklah...hati-hati"

ucap Bramasena.

...💞💞💞...

Perlahan Kemuning berjalan tertatih, kakinya benar-benar terasa sakit dan linu, namun Kemuning berusaha agar dirinya sampai di rumah tidak ke malam an, takut si mbok khawatir.

Jalan menuju rumahnya selalu melewati jembatan kecil dimana Sanjaya bertemu Kemuning pertama kali. Malam ini pun terlihat cerah, bintang dan bulan memancarkan cahaya terang, Kemuning terkejut mendapati sosok pria berdiri sambil menikmati cahaya bulan.

Pangeran Sanjaya, entah apa yang dilakukannya sepertinya dirinya menunggu Kemuning disana. Jalan itu satu-satunya menuju rumahnya, mau tidak mau Kemuning harus melewati pangeran Sanjaya. Dengan cueknya Kemuning berjalan tertatih sambil menahan rasa sakit di kakinya.

"Hai..akhirnya aku bertemu kamu lagi"

seru pangeran Sanjaya.

Seperti biasa Kemuning hanya diam dan meneruskan jalannya menuju rumah.

"Kemuning...itu nama kamu?"

tanya Sanjaya terus memperhatikan Kemuning.

Tetap saja Kemuning hening, dirinya terus berjalan wajahnya semakin pucat, reaksi obat nya memang belum bekerja, Kemuning harus segera sampai dirumahnya.

"Kamu kenapa?"

tanya Sanjaya menghalangi jalan Kemuning yang tertatih.

"Maaf pangeran, bisa ijinkan saya pulang?"

tanya Kemuning yang terengah-engah, dirinya hanya ingin segera berbaring di kamarnya, memejamkan mata sampai esok hari dan dirinya akan baik-baik saja.

"Tapi...."

Belum juga selesai berkata Kemuning terus berlalu melewati sang pangeran, merasa cemas dan khawatir Sanjaya mengikutinya, hingga Kemuning sampai di suatu tempat.

Rumah peninggalan sang ayah untuk dirinya dan ibunda nya, rumah yang tidak jauh dari istana. Sanjaya bersyukur Kemuning sampai di rumah dengan selamat, sekarang Sanjaya telah mengetahui rumah Kemuning.

Sanjaya pulang kembali ke istana Amartha dengan perasaan riang, wajahnya di hiasi senyum yang manis, seperti ada rasa di hatinya, rasa sedang jatuh cinta, perasaan yang baru pertama kali di rasakannya, selembut ini kah cinta yang menghampiri seorang insan, Sanjaya menemukan cinta pada Kemuning.

"Sepertinya ada yang sedang kasmaran?"

sahut senopati Wirakha yang tiba-tiba datang mengagetkannya.

"Paman...kasmaran apa?"

tanya Sanjaya pura-pura tidak tahu.

"Saya kenal pangeran bukan hari ini saja, jadi bagaimana? sudah mendapatkan namanya?"

tanya Senopati yang tersenyum.

"Sudah lah paman, aku mau istirahat dulu"

jelas Sanjaya yang memang sedikit tertutup akan kehidupan asmaranya.

Walau Sanjaya tidak pernah bercerita, tapi senopati tahu betul akan hati pangeran, dirinya yang telah mengajari banyak hal sebagai guru Wirakha sangat peduli dan perhatian kepada Sanjaya.

...💞💞💞...

Keesokan paginya, Sanjaya meminta sang senopati ikut menuju rumah Kemuning untuk memastikan keadaan Kemuning baik-baik saja. Bramasena juga masih kepikiran tentang luka Kemuning. Senopati yang juga belajar ilmu pengobatan, yang mana bisa membuatkan ramuan obat.

Tok..tok...tok...

Sanjaya mengetuk pintu rumah Kemuning, perlahan sang ibunda membukakan pintu dan di lihat sang ibu, pangeran Sanjaya yang berpostur tinggi 185cm.

"Pangeran...maaf hamba tidak mengenali anda"

kata ibunda Kemuning yang perlahan membuka kan pintu.

"Kemuning ada mbok?"

tanya sang pangeran Sanjaya.

"Ada cuma tidak enak badan badan katanya"

seru ibunda yang berjualan.

"Silahkan pangeran, maaf rumah saya kecil"

seru sang bunda.

"Tidak apa-apa bu, saya hanya ingin melihat keadaan Kemuning"

jelas pangeran Sanjaya.

"Itu kamarnya"

sahut bunda Kemuning sambil menunjuk bilik no.2.

Sanjaya pun bergegas masuk kedalam bilik, di dapatinya Kemuning tertidur.

"Paman tolong periksa lah dia?"

pinta sang pangeran.

Senopati pun memeriksa keadaan Kemuning, ibunya heran bagaimana pangeran dari Jayanaga bisa perhatian terhadap puterinya.

"Sebenarnya ada apa pangeran?"

tanya sang bunda.

"Maaf saya lancang, kemarin saya lihat Kemuning berjalan sempoyongan, saya khawatir"

jelas Sanjaya kepada ibunda Kemuning.

"Gadis ini tidak apa-apa pangeran, demamnya memang sudah mulai sembuh"

jelas senopati Wirakha.

"Ning kalau jalan suka nda lihat-lihat, tapi lukanya sudah di obati mas Bramasena, tabib istana Amartha"

jelas mbok Mirah kepada Sanjaya dan senopati.

"Syukurlah kalau begitu, kami pamit dulu mbok"

kata sang pangeran berpamitan.

Hatinya terasa lega, dirinya tidak khawatir lagi sekarang. Sanjaya tengah sibuk pendekatan dengan seorang gadis dan Rendra juga sibuk pendekatan dengan Kirana.

...💞💞💞...

*note :

Mencintai seseorang tanpa pamrih..

sesakit apapun yang dirasa, kalau untuk bisa bahagia kenapa tidak?

toh melihatnya tersenyum adalah hal bahagia untuk ku.

Terpopuler

Comments

💐Novi_Naira💐

💐Novi_Naira💐

gak bisa berkata kata. masih menikamti😊 lanjut ah

2021-07-29

0

Hiat

Hiat

yuhuuuuu

2021-07-26

0

👑

👑

cemungut 😘
Salam dari my Mr ice 🏃🏃

2021-07-23

0

lihat semua
Episodes
1 #Prolog dan Perkenalan
2 Memilih calon suami
3 Tertarik dengan Kemuning
4 Pesta Pernikahan
5 Rindu
6 Dag dig dug
7 Cemburu
8 First Kiss
9 Pergi ke Jayanaga
10 Perkenalan
11 Hari mendebarkan
12 Malam pertama
13 Ikut Berburu
14 Kehilangan si calon
15 Kejutan untuk Kemuning
16 Cerita di balik pernikahan Kirana
17 Di balik Pernikahan Kirana 2
18 Kenangan romantis
19 Berkecamuk !!!
20 Yang Sebenarnya
21 Perasaan sesungguhnya
22 Daryadana
23 Niat Jahat Rendra
24 Resah
25 Bertemu Kembali
26 Amarah Sanjaya
27 Amarah Sanjaya 2
28 Kisah Bramasena !!!
29 Pertempuran_01
30 Masa Pertempuran_02
31 Masa Pertempuran_03
32 Masa Pertempuran_04
33 Masa Pertempuran_05
34 Akhir Pertempuran
35 Akhir Pertempuran 02
36 Extra part
37 Season Reinkarnasi Sekarang !!!
38 SR. Selesai Bertapa
39 SR. Kenagan Yang Terkubur !!!
40 SR. Masih penasaran
41 SR. Ayo menikah !!!
42 SR. Ayo menikah 2
43 SR. Berusaha mengingat
44 SR. Seperti Mimpi
45 SR. Memilih mencintai mu sebagai Ayu
46 SR. Jangan Ragu
47 SR. Titik awal Pertemuan Bramasena dan Kemuning.
48 SR. Perlahan semua mulai jelas
49 SR. Pertemuan dengan Pria misterius
50 SR. Sakit di dada Ayu
51 SR. Itu Benar adalah Cinta
52 SR. Manusia Licik
53 SR. Pengakuan ibunda Bella
54 SR. Rahasia San
55 SR. Makhluk Siluman
56 SR. Syarat Pernikahan
57 SR. Syarat Pernikahan 2
58 SR. Dendam Rico
59 SR. Dendam Rico 2
60 SR. Pernikahan yang Mendadak
61 SR. Daryadana is Back
62 SR. Pertemuan Rahasia
63 SR. Latihan Pertama
64 SR. Ayu Dalam Bahaya !!!!
65 SR. Ayu Terjebak !!!
66 SR. Adik Sanjaya
67 SR. Adik yang Berkhianat !!
68 SR. Kenyataan pahit
69 SR. Bertemu dengan Mbok !!!
70 SR. Menemukan Karla
71 SR. Tidak ada hari bahagia
72 SR. Memilih jalan yang salah
73 SR. Dunia indah Daryadana
74 SR. Dunia indah Daryadana 2
75 SR. Persiapan Pernikahan
76 SR. Pernikahan VS Melahirkan
77 SR. Malam pengantin dengan si bayi
78 SR. Hari Pertama Menjadi isteri mu
79 SR. Setelah Kejadian itu
80 SR. Segitiga Bermuda (yang dibawah umur jangan baca)
81 SR. Kisah anak bernama Ben
82 SR. Keseruan Ben di istana
83 SR. Hari pertama menjadi Ayah
84 SR. Hal Aneh tapi Nyata
85 SR. Jamuan makan malam
86 SR. Antara Trauma Ayu dan Kemuning
87 SR. Memori yang pahit
88 SR. Bertemu kembali dengan penolong itu.
89 SR. Memutukan untuk Hamil
90 SR. Proses Cepat
91 SR.1 hari = 1 Bulan
92 SR. Bayi Kembar
93 SR. Musibah part-1
94 SR. Musibah part-2
95 SR. Sebenarnya !!!
96 SR. Akhir Kisah Mereka !!
97 SR. Percobaan Bunuh diri
98 SR. Konseling
99 SR. Tamat Season Reinkarnasi !
100 SR. Berdamai dengan semua hal
101 SR. Ayu masih merasakannya
102 SR. 10 menit saja !
103 SR. Kembali Ke asal kamu berada !
104 SR. Menemukan Gerbang
105 SR. Ingin selalu bersama
106 SR. Fisik Sempurna
107 SR. Hanya ingin bersama San
108 SR. Masa depan yang salah
109 SR. Cinta yang masih diragukan
110 SR. Niat jahat
111 SR. Niat jahat part 2
112 SR. Pemulihan
113 SR. Jalan-jalan di Jayanaga
114 SR. Pertumbuhan Ben
115 SR. Pengangkatan Putera mahkota
116 SR. Mengapa di pertemukan jika hanya untuk berpisah.
117 SR. Taktik Alingg
118 SR. Pengaturan Pernikahan Alingga
119 SR. Pesta Yang Ramai
120 SR. Bulan Madu ke ??????
121 SR. Pertemuan dengan Viona
122 SR. Misi Tubagus Resma
Episodes

Updated 122 Episodes

1
#Prolog dan Perkenalan
2
Memilih calon suami
3
Tertarik dengan Kemuning
4
Pesta Pernikahan
5
Rindu
6
Dag dig dug
7
Cemburu
8
First Kiss
9
Pergi ke Jayanaga
10
Perkenalan
11
Hari mendebarkan
12
Malam pertama
13
Ikut Berburu
14
Kehilangan si calon
15
Kejutan untuk Kemuning
16
Cerita di balik pernikahan Kirana
17
Di balik Pernikahan Kirana 2
18
Kenangan romantis
19
Berkecamuk !!!
20
Yang Sebenarnya
21
Perasaan sesungguhnya
22
Daryadana
23
Niat Jahat Rendra
24
Resah
25
Bertemu Kembali
26
Amarah Sanjaya
27
Amarah Sanjaya 2
28
Kisah Bramasena !!!
29
Pertempuran_01
30
Masa Pertempuran_02
31
Masa Pertempuran_03
32
Masa Pertempuran_04
33
Masa Pertempuran_05
34
Akhir Pertempuran
35
Akhir Pertempuran 02
36
Extra part
37
Season Reinkarnasi Sekarang !!!
38
SR. Selesai Bertapa
39
SR. Kenagan Yang Terkubur !!!
40
SR. Masih penasaran
41
SR. Ayo menikah !!!
42
SR. Ayo menikah 2
43
SR. Berusaha mengingat
44
SR. Seperti Mimpi
45
SR. Memilih mencintai mu sebagai Ayu
46
SR. Jangan Ragu
47
SR. Titik awal Pertemuan Bramasena dan Kemuning.
48
SR. Perlahan semua mulai jelas
49
SR. Pertemuan dengan Pria misterius
50
SR. Sakit di dada Ayu
51
SR. Itu Benar adalah Cinta
52
SR. Manusia Licik
53
SR. Pengakuan ibunda Bella
54
SR. Rahasia San
55
SR. Makhluk Siluman
56
SR. Syarat Pernikahan
57
SR. Syarat Pernikahan 2
58
SR. Dendam Rico
59
SR. Dendam Rico 2
60
SR. Pernikahan yang Mendadak
61
SR. Daryadana is Back
62
SR. Pertemuan Rahasia
63
SR. Latihan Pertama
64
SR. Ayu Dalam Bahaya !!!!
65
SR. Ayu Terjebak !!!
66
SR. Adik Sanjaya
67
SR. Adik yang Berkhianat !!
68
SR. Kenyataan pahit
69
SR. Bertemu dengan Mbok !!!
70
SR. Menemukan Karla
71
SR. Tidak ada hari bahagia
72
SR. Memilih jalan yang salah
73
SR. Dunia indah Daryadana
74
SR. Dunia indah Daryadana 2
75
SR. Persiapan Pernikahan
76
SR. Pernikahan VS Melahirkan
77
SR. Malam pengantin dengan si bayi
78
SR. Hari Pertama Menjadi isteri mu
79
SR. Setelah Kejadian itu
80
SR. Segitiga Bermuda (yang dibawah umur jangan baca)
81
SR. Kisah anak bernama Ben
82
SR. Keseruan Ben di istana
83
SR. Hari pertama menjadi Ayah
84
SR. Hal Aneh tapi Nyata
85
SR. Jamuan makan malam
86
SR. Antara Trauma Ayu dan Kemuning
87
SR. Memori yang pahit
88
SR. Bertemu kembali dengan penolong itu.
89
SR. Memutukan untuk Hamil
90
SR. Proses Cepat
91
SR.1 hari = 1 Bulan
92
SR. Bayi Kembar
93
SR. Musibah part-1
94
SR. Musibah part-2
95
SR. Sebenarnya !!!
96
SR. Akhir Kisah Mereka !!
97
SR. Percobaan Bunuh diri
98
SR. Konseling
99
SR. Tamat Season Reinkarnasi !
100
SR. Berdamai dengan semua hal
101
SR. Ayu masih merasakannya
102
SR. 10 menit saja !
103
SR. Kembali Ke asal kamu berada !
104
SR. Menemukan Gerbang
105
SR. Ingin selalu bersama
106
SR. Fisik Sempurna
107
SR. Hanya ingin bersama San
108
SR. Masa depan yang salah
109
SR. Cinta yang masih diragukan
110
SR. Niat jahat
111
SR. Niat jahat part 2
112
SR. Pemulihan
113
SR. Jalan-jalan di Jayanaga
114
SR. Pertumbuhan Ben
115
SR. Pengangkatan Putera mahkota
116
SR. Mengapa di pertemukan jika hanya untuk berpisah.
117
SR. Taktik Alingg
118
SR. Pengaturan Pernikahan Alingga
119
SR. Pesta Yang Ramai
120
SR. Bulan Madu ke ??????
121
SR. Pertemuan dengan Viona
122
SR. Misi Tubagus Resma

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!