Darko baru saja sampai di sebuah kantor besar kemudian ia segera masuk kedalam dan menuju ruangan CEO. Begitu sampai disana Darko pun langsung di sambut oleh CEO di kantor itu
"Selamat datang adik tingkatkuuu,,, bagaimana kabarmu" tanya Anton
"Baik bang, abang gimana kabarnya???" tanya Darko
"Baik,,, duduklah" ucap Anton
"Ada apa bang memanggilku kemari? ada yang penting kah?" tanya Darko langsung
"Aish kau ini tidak sabaran sekali. Aku ada perlu sama kamu" ucap Anton
"Soal perempuan? atau yang lain??" tanya Darko
"Aku baru tau jika kau punya adik ipar yang cantik!" ucap Anton
Deg!
"Tapi bang, Mayra sudah aku jual kepada Gibran. Bagaimana caraku mengambilnya lagi?!" tanya Darko kaget. Darko bingung kenapa Mayra diperebutkan dua pria yang sangat kaya raya itu, apa sebenarnya keistimewaan Mayra.
"Kau taulah, Gibran dan aku memiliki bisnis yang sama, dan aku ingin mengembangkan salah satu systemku yang sama dengan perusahaan Gibran. Aku tau jika Gibran sudah membeli adik iparmu, tapi Darko,,,, aku bisa memberikanmu lebih dari yang Gibran berikan untuk mu, Aku janji jika kamu mau membantuku mendapatkannya" ucap Anton
Darko masih tidak mengerti maksud dari Anton,
"Caranya bagaimana bang?" tanya Darko
Kemudian Anton membisikan sesuatu kepada Darko, menjelaskan rencana yang akan di kerjakannya nanti secara detail kepada Darko.
"Bagaimana alu bisa membawa Mayra ke tempat itu?? sedangkan dia dijaga 3 orang dirumah itu" ucap Darko
"Kau tentu tau caranya, karena kau kakak iparnya! Yang aku inginkan hari ini kamu harus membawanya ke tempat itu! Jika tidak, siap-siap saja kau akan terpendam didalam tanah!" ancam Anton.
Darko terdiam sesaat, namun kemudian ia ingat, kelemahan Mayra ada pada kakaknya. Darko ingat ketika akan menjualnya kepada Gibran, dia juga menggunakan kakaknya Mira dan itu berhasil. Setelah menemukan ide Darko pun pamit untuk segera menjalankan misinya.
Setelah kepulangan Darko dari kantor, ia pun langsung kerumah dan menemui Mira. Disaat Darko masuk kedalam rumah, didapatinya Mira yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Mas, udah pulang??" tanya Mira
"Iya, cepatlah bersiap-siap, kita ada kerjaan bareng diluar" ucap Darko
"Tapi mas, aku baru aja balik dari pesona. Aku capek" jawab Mira
"Gak ada bantahan Mira!" sarkas Darko
Mira pun tidak bisa membantah lagi, lalu dia bersiap-siap dan ikut suaminya pergi tanpa tau akan di bawa kemana.
"Kita mau kemana mas??" tanya Mira saat merasa memasuki jalanan asing
"Nanti kamu juga tau!" ucap Darko.
Tak lama mereka sudah sampai di gedung tua dan disana sudah ada banyak pria yang berdiri ditempat itu. Lalu Darko mengajak Mira keluar dari mobilnya, dan Darko melemparkan istrinya kepada pria-pria itu.
"Kerjakan tugas kalian!" Sarkas Darko
Mira meronta-ronta minta dilepaskan namun tidak ada belas kasihan pada diri darko. Baginya uang diatas segala-galanya. Kemudian pria- pria itu membawa Mira masuk kedalam Gedung dan mensekapnya disana. Pria-pria itu membuat sebuah Video seperti penculikan lalu dikirimkan nya kepada Darko. Setelah mendapatkan video itu, Darko pun langsung menuju ke rumah Gibran untuk membawa Mayra.
Beberapa menit kemudian Darko sampai dirumah besar Gibran. Saat Darko akan bertemu Mayra, ketiga penjaga melarang Darko untuk menemuinya. Namun Darko bersikeras untuk menemui Mayra
"Mayraaaa!!! keluar Mayraaaa!!! ada hal penting terkait Mira!!" teriak Darko dari halaman depan.
Mayra pun yang berada lantai diatas mendengar jelas apa yang dikatakan oleh Darko
"Kak Mira?!"
Kemudian Mayra berlari turun kebawah dan menemui Darko.
"Ada apa kak?! apa yang terjadi dengan kak Mira?" tanya Mayra
"Mira di culik!, aku baru pulang dari sini dan dia sudah tidak ada dirumah. Kemudian aku dikirimi Video ini. Dia tidak meminta uang tapi dia ingin kamu yang menyelamatkannya! tolong Mayra, kasihan Mira disana" ucap Darko memohon
Mayra begitu kaget saat melihat video itu, disana terlihat Pria-pria besar dan kasar tengah memukuli kakaknya.
"Kita harus lapor polisi kak!" ucap Mayra
"Kamu baca sendiri pesannya, Kalau kita lapor polisi makan Mereka akan membunuh Mira detik itu juga. Kamu pasti tidak mau hal itu terjadi kepada kakakmu" ucap Darko berpura-pura sedih.
Timbul rasa iba di hati Mayra saat melihat kakaknya disiksa bukan seperti memperlakukan manusia. Ia pun menangis cemas saat itu.
"Ayo kak, kita kesana" ucap Mayra
"Tapi non, tuan Gibran melarang anda pergi dari rumah" ucap penjaga Mayra
"Tapi kakakku dalam bahaya!" sarkas Mayra yang panik
Lalu Darko dan Mayra masuk kedalam mobil dan meninggalkan rumah Gibran. Sementara penjaga Mayra menghubungi Gibran dan memberitahukan semuanya.
"Krng ajrr!! beraninya darko membawa Mayra!! Kalian ikuti kemana perginya Mayra dan Darko!" perintah Gibran kepada anak buahnya.
Kemudian Ketiga penjaga Mayra pun masuk kedalam mobil dan menyusul kepergian Mayra. Saat Gibran akan menyusul, sebuah panggilan masuk di ponselnya.
"Hallo" Ucap Gibran
"Hallo Gibran, Kau pasti akan mencari keberadaan Mayra bukan?! Mayra ada di tanganku! jika kau ingin menyelamatkan dia, temui aku di pelabuhan karena aku akan membawa Mayra pergi" ucap Anton
"Krng Ajr!! berani kau sentuh mayra sedikitpun, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!" sarkas Gibran
"Hahaha.... begini saja, kita barter! kau berikan aku system Smartfly dan aku akan kembalikan Mayra kepadamu!" ucap Anton yang kemudian langsung mematikan sambungan telfonnya.
Gibran begitu kesal dan marah saat mendengar penawaran dari Anton. SmartFly adalah sistem yang diciptakan oleh IT di perusahaan Gibran dan system itu banyak di incar oleh perusahaan-perusahaan besar. Lalu Gibran menghubungi semua anak buahnya segera mengepung pelabuhan untuk meringkus Anton dan kawanannya. Berharap Gibran tidak terlambat menyelamatkan Mayra!
.
.
.
Kok jadi ikutan tegang😒
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Tia Mart Djatnika
hhhhh mulai tegange nih
2021-09-05
0
Dwi Lina Ningsih
masak rumah segede itu org teriak2 masih kedengeran 🤭🤭🤭
2021-08-22
0
Louisa Janis
teganya Darko orang nggak punya akhlak
2021-08-12
0