Ujian Calon Mantu 1

Mobil Mama Jenny sudah sampai di pusat perbelanjaan terbesar dikota itu. Kemudian Mama Jenny, tasya dan Maura turun dari mobil lalu berjalan masuk kedalam mall. Tampak Mayra jadi tambah gugup ketika ia pergi bersama mama Gibran.

Mama Jenny mengajak Tasya dan Mayra masuk kedalam sebuah butik, yang bisa dilihat dari barang-barang yang dijual pasti harganya mahal. Dengan langkah anggun mama Jenny masuk kedalam butik dan para pegawai disana pun menyapa ramah. Langkah mama Jenny pun diikuti Tasya yang tidak kalah anggun, sementara Mayra hanya biasa-biasa saja tanpa tertarik sedikit pun.

"Mayra, kamu pilih saja semua yang kamu mau" ucap mama Jenny

Mayra hanya mengangguk lalu berjalan melihat-lihat barang-barang di butik itu. Sementara Mama Jenny dan Tasya sibuk dengan memilih barang untuk dirinya sendiri. Mayra tampak bingung melihat barang-barang disana semuanya tidak ada yang seharga di bawah 500ribu dan Mayra pun tidak membawa satupun barang kekasir saat mama Jenny dan Tasya akan membayar barang yang di belinya

"Loh mana barangmu?" tanya mama

"Tidak ada bu" jawab Mayra

"Kenapa gak pilih? tadi kan saya suruh memilih yang kamu suka" ucap mama Jenny

"Emm,,, disini pakaiannya terbuka semua bu, saya gak bisa pakaianya. Maaf ya bu" ucap Mayra dengan menunduk.

Kemudian Mama dan Tasya pun membayar belanjaannya. Setelah itu mereka pergi ke butik sebelah yang menjual pakaian syari, namun lagi-lagi Mayra di buat kaget dengan harga pakaian disana bisa untuk membeli baju 10 pasang di pasar biasa. Mayra sangat bingung mau memilih barang apa, lalu ia melihat sebuah gamis polosan namun tampak sangat cantik dengan bahannya yang adem, Mayra pun mengambilnya dan melihat harga yang tertera Rp. 1.500.000. Kemudian Mayra mengembalikannya lagi ke gantungan. Namun kali ini Mayra tidak ingin dengan tangan kosong, ia pun mengambil sebuah hijab berwarna navy polos dan membawanya kekasir.

"Hanya itu saja?!" tanya Tasya

"Iya ini saja" ucap Mayra

Lalu mama Jenny membayar belanjaan Mayra dan mengajaknya pergi ke toko sepatu,toko tas, toko perhiasan, toko make up, dan terakhir ke salon. Mereka pun melakukan perawatan disana. Sementara Mayra izin sebentar untuk sholat Zuhur di tempat itu.

"Tasya, kenapa barang kita banyak banget ya jadinya?!" tanya mama

"Ya iya lah ma, dari tadi kita belanja ini dan itu. Tapi si Mayra cuma beli jilbab sama sepatu ket butut itu. Ish gak banget!!" ucap tasya

Mama Jenny hanya diam dan memikirkan semuanya. Ternyata Mayra bukan type perempuan yang suka belanja. Buktinya dia tidak membeli barang banyak meskipun dia menyuruhnya untuk memilih barang yang dia suka. Mama Jenny pun akan melakukan rencana selanjutnya setelah ini.

Tak lama kemudian Mayra sudah selesai dan menghampiri keduanya.

"Mbak, tolong ya,,, ini si Mayra sekalian perawatan" ucap mama Jenny

"Ehh gak usah bu,,," ucap Mayra

"Gak papa, duduklah" ucap Mama Jenny

Mayra tidak bisa menolak, lalu mereka bertiga pun melakukan perawataan saat itu.

Begitu selesai mama Jenny mengajak Tasya dan mayra untuk makan siang bersama. Mama Jenny ingin melihat cara Mayra makan, apakah bisa Mayra berlaku seperti orang kaya dengan tata kramanya saat di meja makan. Mama Jenny tidak tau jika Mayra sudah pernah diajarkan oleh kepala pelayan saat awal Mayra datang kerumah Gibran. Dengan santainya Mayra dapat menghabiskan makannya tanpa sedikitpun merasa kesusahan saat memotong steak.

Waktu berlanjut, kini ketiganya memutuskan untuk kembali kerumah Gibran sore itu. Sepertinya ujian calon mantu yang pertama ini Mayra dapat mengatasinya dengan baik. Begitu sampai dirumah, Gibran sudah menunggu mereka didepan rumah. Saat Mayra keluar dari mobil, Gibran merasa kaget melihat Mayra yang tampak sangat cantik, meski hanya pakaian sederhana namun dari wajahnya terpancar cahaya berseri-seri.

"Mayra" ucap Gibran

"Yang di sapa cuma mayra?" sahut mama didalam mobil yang hanya menurunkan kaca mobilnya

Gibran hanya tersenyum kaku saat mama menyahuti dirinya. Mama Jenny tidak masuk kerumah karena waktu sudah sore, bisa-bisa papa Gibran memarahinya karena seharian pergi meninggalkan rumah bersama putrinya. Setelah kepergian mama Jenny, Gibran masuk kedalam rumah bersama Mayra dan mereka berjalan menuju kekamar atas

"Tadi kalian kemana saja?" tanya Gibran

"Ke mall tuan" Jawab Mayra

Gibran melihat Mayra hanya mententeng 1 paperbag saja sementara ia mendapati notif di ponselnya berkali-kali dengan jumlah pembayaran yang nilainya sudah menyentuh angka 50juta.

"Kamu beli apa Ra?? kok dikit banget barangnya??" tanya Gibran

"Ohh,,, tadi saya menemani Nyonya dan mbak Tasya berbelanja tuan, dan tadi saya di suruh beli pakaian tapi saya bingung mau pilih yang mana. Mana lagi harganya mahal-mahal jadi saya cuma pilih ini Jilbab dan sandal hehe " jawab Mayra

"Itu aja??" tanya Gibran dan Mayra mengangguk

"Eh tadi saya juga di ajaki Nyonya buat kesalon deng" jawab Mayra

"Pantes wangi, aku suka " ucap Gibran

"Maksud tuan?" tanya Mayra

"Eh maksudku gak papa,, kamu sering-sering ke salon juga gak papa Ra" ucap Gibran

"Hehe saya kan cuma pelayan tuan, kerjanya kasar jadi gak perlu kesalon. dirumah saja bisa lebih hemat" jawab Mayra

"Ya Allah saya hampir lupa, tuan sudah mandi??? maaf ya tuan saya belum menyiapkan air untuk tuan, tunggu sebentar, saya letakkan ini dulu " ucap Mayra merepet, ia pun langsung masuk kedalam kamarnya dan meletakkan paperbagny di pinggir pintu. Setelah itu Mayra membungkuk masuk kedalam kamar Gibran yang sudah terbuka. Mayra masuk kedalam kamar mandi Gibran dan menyiapkan air hangat untuknya sementara Gibran hanya berdiri dengan tertawa geli melihat tingkah Mayra.

Setelah air hangat siap Gibran masuk kedalam kamar mandi membawa handuknya.

"Permisi tuan, maaf saya terlambat mengisi airnya" ucap Mayra menunduk dan akan pergi dari kamar mandi

"Ra, kamu mau gak gosokin punggungku?" tanya Gibran yang sengaja menggoda Mayra

"Apa tuan?! gosok punggung?! maaf tuan saya tidak bisa karena kita gak halal. Maaf ya tuan,,, bukan maksuda saya menolak, tapi......"

"Tapi kan kamu calon istri aku" ucap Gibran

"Eh tuan,,, itu kan cuma pura-pura tuan" jawab Mayra cepat

Gibran tertawa geli melihat raut wajah Mayra memerah, ntah karena malu atau marah yang bersamaan. Lalu Mayra buru-buru pergi untuk menetralkan debaran jantungnya

"Bisa-bisanya tuan nyuruh aku gosokin punggung!! kenapa ini lagi jantung debar-debar terus!! bener-bener gak bisa diajak kompromi!!" Ucap Mayra yang ngedumel sendiri saat tengah menyiapkan pakaian untuk Gibran. Sementara Gibran hanya mendengar samar-samar ucapan Mayra.

Setelah Mayra selesai menyiapkan pakaian untuk Gibran, ia pun keluar dari kamar untuk mengecek apakah makan malam untuk tuannya sudah siap apa belum. Mayra harus memastikan semuanya beres tanpa hambatan.

30 menit kemudian Gibran keluar dari kamarnya setelah sholat maghrib untuk makan malam bersama Mayra. Seperti layaknya seorang suami yang dilayani istrinya, Mayra menjalankan tugasnya mengambilkan makanan untuk Gibran lalu menemaninya makan malam.

Mungkin saja suatu hari nanti ketika Mayra sudah cukup dewasa, Gibran akan menjadikannya istri sungguhan. Yah kita lihat saja nanti😁

.

.

.

Kalau suka klik 'Love' yah, komen jangan lupa, Vote dukungannya juga😊

Terpopuler

Comments

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

TUNGGU 18 TH, LO NIKAHIN AZA MAYRA SPRTI DOKTER HISYAM KE MITA.

2023-04-19

0

꧁ 🇨 🇭 🇾 🇾 🇾 🇷 🇦 🇦 🇦 ꧂

꧁ 🇨 🇭 🇾 🇾 🇾 🇷 🇦 🇦 🇦 ꧂

diimbau Sik Ben Mateng😂

2022-02-07

0

Bidadarinya Sajum Esbelfik

Bidadarinya Sajum Esbelfik

18tahun udh bisa x thor dijadiin istri 😆

2021-09-07

0

lihat semua
Episodes
1 Mayra
2 Pria Misterius
3 Meminta Seorang Gadis
4 Kesedihan Mayra
5 Pria Asing Bagi Mayra
6 Sebuah penghianatan
7 Lakukanlah Mayra
8 Sesuatu yang berharga
9 Kenyataan pahit
10 Senyum Senyum sendiri
11 Kemarahan Gibran
12 Rahasia Besar Terbongkar Sudah!
13 Hadiah Kecil yang Berharga
14 Jagain Mayra
15 Ujian Calon Mantu 1
16 Ujian Calon Mantu 2
17 Mau Gak Nikah Sama Aku?
18 Kekhilafan Gibran
19 Rencana Busuk Darko
20 Jebakan Anton
21 Pengakuan Gibran
22 Patah Hati
23 Jangan Ngarep Jadi Ratu!
24 Balasan dari kebaikan
25 Kepanikan Mayra
26 Kembali Bersamaku
27 Oke Deal!!
28 Kita Belum ada Ikatan
29 Bakal Rindu Berat
30 Ancaman papa Gibran
31 Trauma Mayra
32 Rencana mama Jenny
33 Mengantar Kepergianmu.....
34 Kita Bertemu Lagi!
35 Siapa Gibran Sebenarnya?!
36 Penjara Bagi Mayra
37 Meski Jarak Kita Jauh
38 Menjaga Calon Istri
39 Terbongkar!
40 Mayra deg-degan
41 Kawin Lari??????
42 Meminta Restu Keluarga
43 Gibran Cemburu!
44 Sebelum Janur Kuning Melengkung
45 PENGHIANATAN!
46 Penjagaan Untuk Mayra
47 Cerobohnya Mayra
48 Double Date
49 Gelegat Jerry
50 Dasar tidak berguna!
51 Amukan Gibran!
52 Biarkan aku hidup bersamanya
53 Kegaduhan Dirumah Gibran
54 Menuju Hari Bahagia
55 Hari Bahagia
56 Bukan Honeymoon Biasa
57 Menghabiskan Waktu Berdua
58 Keceriaan Mayra
59 Menindas Istri Sendiri!
60 Mandi Bersama
61 Untuk Kakak Ipar
62 Lagi Kasmaran
63 Menyerah Dengan Hubungan Ini
64 I Love You istri kecilku
65 Pusing Sampai Keubun-Ubun
66 Tersiksa
67 Istri Seutuhnya
68 Akal Bulus Gibran
69 Dia Berhak Bahagia!
70 Kamu Tidak Sendiri
71 Terpojokkan!!
72 Menjadi Saksi Hidup
73 Sangat Beruntung
74 Kecil-kecil Pandai Menindas
75 Menyebalkan!
76 Surat Cerai
77 Bahagiaku Jika Bersamamu
78 Aku Mau kamu!
79 Situasi Genting
80 Kamu Takut?
81 Penggeledahan
82 KEJAR DIAAAAAA!!!!
83 Tanpa Ampun!!
84 Balasan Setimpal!!
85 Kecemasan Gibran
86 Apa kau akan mencintaiku?
87 Maaf Kelepasan
88 Tangisan Pilu
89 Kau Pembunuh!!
90 Jangan Pergi
91 Jangan Sentuh Aku!
92 Seperti Hantu
93 Jangan Lirik-lirik!!
94 Biar Gak Terbang!!
95 Roboh
96 Horor
97 Masih Basah ya?
98 Selembut Hati Ibunya
99 Gombalnya Hasan
100 Hari Pernikahan & Hari Kebahagiaan
101 Belum Pengalaman
102 Masssss Mau Itu,,,,,,,,,
103 Hangat kan?
104 Akhir Cinta Yang Bahagia
105 EXTRAPART
106 EXTRAPART
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Mayra
2
Pria Misterius
3
Meminta Seorang Gadis
4
Kesedihan Mayra
5
Pria Asing Bagi Mayra
6
Sebuah penghianatan
7
Lakukanlah Mayra
8
Sesuatu yang berharga
9
Kenyataan pahit
10
Senyum Senyum sendiri
11
Kemarahan Gibran
12
Rahasia Besar Terbongkar Sudah!
13
Hadiah Kecil yang Berharga
14
Jagain Mayra
15
Ujian Calon Mantu 1
16
Ujian Calon Mantu 2
17
Mau Gak Nikah Sama Aku?
18
Kekhilafan Gibran
19
Rencana Busuk Darko
20
Jebakan Anton
21
Pengakuan Gibran
22
Patah Hati
23
Jangan Ngarep Jadi Ratu!
24
Balasan dari kebaikan
25
Kepanikan Mayra
26
Kembali Bersamaku
27
Oke Deal!!
28
Kita Belum ada Ikatan
29
Bakal Rindu Berat
30
Ancaman papa Gibran
31
Trauma Mayra
32
Rencana mama Jenny
33
Mengantar Kepergianmu.....
34
Kita Bertemu Lagi!
35
Siapa Gibran Sebenarnya?!
36
Penjara Bagi Mayra
37
Meski Jarak Kita Jauh
38
Menjaga Calon Istri
39
Terbongkar!
40
Mayra deg-degan
41
Kawin Lari??????
42
Meminta Restu Keluarga
43
Gibran Cemburu!
44
Sebelum Janur Kuning Melengkung
45
PENGHIANATAN!
46
Penjagaan Untuk Mayra
47
Cerobohnya Mayra
48
Double Date
49
Gelegat Jerry
50
Dasar tidak berguna!
51
Amukan Gibran!
52
Biarkan aku hidup bersamanya
53
Kegaduhan Dirumah Gibran
54
Menuju Hari Bahagia
55
Hari Bahagia
56
Bukan Honeymoon Biasa
57
Menghabiskan Waktu Berdua
58
Keceriaan Mayra
59
Menindas Istri Sendiri!
60
Mandi Bersama
61
Untuk Kakak Ipar
62
Lagi Kasmaran
63
Menyerah Dengan Hubungan Ini
64
I Love You istri kecilku
65
Pusing Sampai Keubun-Ubun
66
Tersiksa
67
Istri Seutuhnya
68
Akal Bulus Gibran
69
Dia Berhak Bahagia!
70
Kamu Tidak Sendiri
71
Terpojokkan!!
72
Menjadi Saksi Hidup
73
Sangat Beruntung
74
Kecil-kecil Pandai Menindas
75
Menyebalkan!
76
Surat Cerai
77
Bahagiaku Jika Bersamamu
78
Aku Mau kamu!
79
Situasi Genting
80
Kamu Takut?
81
Penggeledahan
82
KEJAR DIAAAAAA!!!!
83
Tanpa Ampun!!
84
Balasan Setimpal!!
85
Kecemasan Gibran
86
Apa kau akan mencintaiku?
87
Maaf Kelepasan
88
Tangisan Pilu
89
Kau Pembunuh!!
90
Jangan Pergi
91
Jangan Sentuh Aku!
92
Seperti Hantu
93
Jangan Lirik-lirik!!
94
Biar Gak Terbang!!
95
Roboh
96
Horor
97
Masih Basah ya?
98
Selembut Hati Ibunya
99
Gombalnya Hasan
100
Hari Pernikahan & Hari Kebahagiaan
101
Belum Pengalaman
102
Masssss Mau Itu,,,,,,,,,
103
Hangat kan?
104
Akhir Cinta Yang Bahagia
105
EXTRAPART
106
EXTRAPART

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!