Gibran duduk di sebelah Mayra dan melihat mama dan adiknya yang menatapnya penuh selidik.
"Kamu kenapa pulang cepat?! biasanya gak pernah pulang jam segini?!" tanya mama Gibran
"Ada berkas yang harus gibran ambil dirumah. Mama kenapa kerumah Gibran?!" tanya Gibran
"Lah, memangnya salah mama main kerumah kamu. Lagian nyimpen gadis dirumah bujang itu gak baik!" sindir mama Gibran
"Nyimpen gadis? maksud mama Mayra?!" tanya Gibran
"Yah siapa lagi??" jawab mama
"Oh,,, Gibran sebenernya mau kasih tau mama soal Mayra. Tapi belum sempat untuk kerumah, malah mama sudah kesini. Kenalin ma, dia Mayra calon istri Gibran" ucap Gibran
Semua yang ada diruangan itu begitu kaget dengan apa yang didengarnya. Apalagi Mayra yang begitu syok saat itu.
"Calon istri?!" ucap mama dan Natasya bersamaan
"Iya calon istri. Cantik kan?baik lagi" ucap Gibran saat melihat kearah Mayra yang wajahnya sudah pucat pasih saat itu. Gibran pun mengkerlingkan mata kirinya kepada Mayra untuk mengkodenya. Mayra bingung mengapa tuannya berkedip-kedip seperti itu
"Iya kan Ra?!" ucap Gibran penuh penegasan
"I...iya" jawab Mayra dengan gugup, Gibran pun tersenyum senang saat mendengar jawaban Mayra. Lalu Mayra tersenyum kaku dengan jantung berdetak sangat cepat.
"Baguslah kalau kamu sudah punya calon istri, jadi mama dan papa gak perlu maksa kamu buat nikah! kamu itu udah tua! harusnya segera menikah dan kasih mama cucu!!" ucap mama Gibran
"Tasya gak setuju! masak kak Gibran nikah dengan cewek seumuran tasya?! kayak gak ada cewek lain aja!! selera kak Gibran rendah banget sih, sampai mau nikah sama pelayan!" sarkas Tasya
"Jaga ucapanmu Tasnya!! jangan menilai orang dari luarnya! dan kamu gak perlu ngajarin kakak soal itu!" ucap Gibran, Natasya pun cemberut saat Gibran memarahinya. Sementara Mayra tidak bisa berkata apa-apa saat itu.
"Sudah-sudah! yang penting kamu gak jadi bujang tua! mau daun muda, mau dewasa yang penting kamu itu normal! suka sama perempuan!" sarkas mama
"Ma! Gibran aja baru 27 tahun ma dan itu masih terbilang muda kan?! " ucap Gibran sedikit meninggi
Mayra tidak mengerti dengan apa yang dimaksud mama tuan Gibran, Sementara Gibran sedikit kesal dengan ucapan mamanya yang seenaknya saja mengatainya seperti itu. Gibran bukan tidak suka terhadap wanita, tapi memang dirinya lebih memilih untuk menyibukkan dirinya sendiri dengan bisnisnya di bidang IT. Mama Jenny pun hanya mengkerucutkan bibirnya mendengar ucapan putranya.
Setelah perbincangan mereka, mama Gibran akan mengajak Mayra berbelanja. Sebelum Mayra dibawa mamanya Gibran lebih dulu mengajak Mayra ke atas, lalu membawa Mayra masuk kedalam kamarnya.
"Ra,,, aku tau kamu pasti bingung dengan semua ini kan?" ucap Gibran
"I...iya tuan, saya tidak mengerti maksud semua ini" jawab Mayra
"Ra, mama ku itu kepengen aku cepet nikah, dan aku belum menemukan gadis yang tepat. Kamu mau kan bantuin aku? setidaknya buat mamaku berhenti memaksaku untuk segera menikah" ucap Gibran
"Tapi tuan, kenapa harus saya tuan? saya bingung mau bagaimana?? saya tidak bisa akting" jawab Mayra
"Mulai hari ini kamu harus bisa. Anggap ini sebagai pekerjaan tambahan buat kamu" ucap Gibran
"Tapi tuan...."
"Cukup kamu menjadi dirimu sendiri, mama pasti percaya sama kamu" ucap Gibran, kemudian Mayra mengangguk pelan meski hatinya sangat bingung saat itu. Gibran tersenyum senang karena Mayra mau mengikuti kemauannya.
Lalu Mayra keluar dan masuk kedalam kamarnya untuk bersiap sebelum pergi bersama mam Gibran. Tidak membutuhkan waktu yang lama Mayra sudah siap kemudian ia turun kebawah bersama Gibran.
"Jagain Mayra ya ma" ucap Gibran
"Kamu tenang aja, dia bakal aman bersama mama " ucap Mama
Lalu Mama Gibran dan Adiknya mengajak Mayra untuk ke mall, pengujian pertama untuk calon mantu akan segera di mulai. Mama Gibran sudah menyusun berbagai macam ujian untuk Mayra, mama ingin melihat apakah Mayra adalah calon mantu yang tepat dikeluarganya.
Setelah kepergian Mayra, Gibran mengambil berkas di ruang kerjanya lalu ia kembali ke kantor. Gibran hanya bisa berdoa semoga saja Mayra baik-baik saja bersama mamanya.
.
.
.
Akankah Mayra mampu menghadapi setiap ujian sebagai calon istri Gibran????? kita lihat nanti
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
🌺awan's wife🌺
Mayra gak disekolahan lagi ya sama Gibran,,,ato di bab bawah
2023-07-14
0
🌺awan's wife🌺
kirain Gibran dah 30 an🤭🤭🤭
2023-07-14
0
꧁ 🇨 🇭 🇾 🇾 🇾 🇷 🇦 🇦 🇦 ꧂
lah adiknya jenni apa tasya😂
2022-02-07
0