Hari yang paling ditunggu-tunggu pun telah tiba, hari ini adalah hari pengumuman kelulusan untuk Mayra dan teman-temannya. Terlihat disekolah begitu ramai merayakan kelulusan mereka, namun tidak bagi Mayra. Mayra terlihat murung mengingat perkataan kakak nya beberapa waktu lalu.
"Mayra, nanti setelah kamu lulus, kamu harus meninggalkan kota ini! kamu cari kerja diluar kota saja dan jangan pernah kembali kekota ini lagi!"
Ucapan Miranti kakaknya selalu terngiang- ngiang di memori ingatannya. Mana lagi Miranti tidak memberikan alasan apapun terkait ucapannya. Mayra tidak tau mau pergi kemana setelah ini, dia bingung karena keluarga satu-satunya hanyalah Miranti setelah kepergian kedua orang tua mereka untuk selamanya.
"Mayra, kamu kok ngelamun aja" ucap salah satu teman Mayra
"Hehe gak papa, ayo kita kesana" ucap Mayra mengalihkan pembicaraan
Kemudian Mayra mengajak temannya untuk bergabung dengan yang lain. Begitu acara di sekolah selesai, Mayra akan pulang kerumahnya. Sebelum pulang, Mayra mampir ke rental buku untuk mengembalikan buku yang di pinjamnya. Setelah itu ia pun pulang berjalan kaki karena tidak jauh dari rumah kakaknya.
Saat Mayra melewati lorong-lorong tembusan rumahnya, keluarlah sosok pria dengan berpakaian serba hitam dengan memakai topi dari sebuah Gang sempit dan berjalan tergesa-gesa lalu menabrak Mayra
DUG
"Aw!!!" Ucap Mayra saat oleng dan jatuh ke aspal, Pria yang menggunakan masker hitam itu menatap Mayra dengan tajam, lalu Mayra berdiri tanpa bantuan pria itu
"Jalan pake mata dong om!" sarkas Mayra yang tidak takut sama sekali dengan tatapan pria misterius dihadapannya.
"Itu dia!!" Terdengar teriakan beberapa pria yang tampaknya agak jauh dari mereka.
Lalu Pria itu pun menarik Mayra dan membawa nya ke tempat yang aman. Mayra berontak namun percuma, tubuhnya yang lebih kecil dibandingkan pria itu tentu nya dia lebih kuat dari tenaga Mayra. Kemudian Pria itu membekap mulut Mayra saat mereka bersembunyi di depan rumah kosong yang tertutup sebuah drum besar.
"Lebih baik kau diam jika ingin tetap hidup!" Hardik pria itu membuat Mayra terdiam sepenuhnya.
Sementara tak jauh dari mereka terdengar orang tengah berbincang dan sepertinya mencari pria di dekat Mayra.
"Ayo kita kesana!!" sebuah teriakan kepada anak buahnya.
Lalu pria itu pun melepaskan Mayra, dan begitu terkejutnya Mayra saat melihat pakaian sekolahnya berlumur darah, ia pun jadi syok bukan main
"Kau boleh pergi!!" Ucap Pria itu
"Tapi om terluka!" ucap Mayra
"Jangan perduli kan aku!! pergilah sebelum kau dalam bahaya!!" ucap pria itu
Mayra melihat tangan kanan pria itu terus mengalir darah segar, lalu dengan beraninya Mayra menarik tangan pria itu dan melihat di telapak tangannya tampak tergores dalam sebuah benda tajam. Dengan cepat Mayra melepaskan tasnya dan mengambil sapu tangannya lalu ia membalutkan di tangan pria itu dan menalinya.
"Setidaknya ini bisa menghambat pendarahan di tangan Om, setelah ini Om harus segera kedokter agar mendapat pertolongan pertama ya " ucap Mayra yang tengah membalut luka pria itu. Pria misterius itu hanya menatap wajah Mayra tanpa berbicara apapun.
"Sudah selesai, aku pulang dulu ya om!" ucap Mayra yang kemudian pergi meninggalkan Pria itu, namun langkahnya tertahan saat pria itu bicara
"Tapi baju dan tutup kepalamu penuh darah!" ucap Pria itu
"Gak papa, nanti aku bisa bersihkan dirumah. Lagian aku sudah lulus SMA jadi gak akan pake baju ini lagi" Ucap Mayra yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
Mayra berlari cepat menuju rumah kakaknya berharap dirumah tidak ada orang yang melihat. Sementara Pria itu pergi meninggalkan tempat persembunyiannya.
Setelah sampai dirumah, begitu terkejutnya Mayra saat melihat kakaknya Miranti akan keluar dari rumah
"Mayra!!! kamu kenapa?!" ucap kakaknya terkejut bukan main ketika melihat pakaian sekolah Mayra penuh darah
"Ini bukan seperti yang kakak fikirkan. Tadi Mayra nolongin temen kak, dia lagi luka dan darahnya nempel di baju dan jilbab Mayra" ucap Mayra
"Huh!! kakak kira kamu buat ulah!, ya sudah cepat bersihkam dirimu. Kakak mau pergi sebentar" ucap Miranti
"Mau ketemu klien ya kk?" tanya Mira
"Iya,,," jawab Miranti singkat lalu ia masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan rumah itu. Sementara Mayra segera masuk dan membersihkan dirinya.
Miranti selalu mengatakan kepada Mayra jika dirinya bertemu kliennya diluar, tanpa Mayra tau apa sebenarnya pekerjaan kakaknya Miranti yang jarang ada dirumah, sama seperti kakak iparnya juga seperti itu.
.
.
.
.
Siapa pria misterius itu???
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 106 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
APA KRJAAN KK IPAR NYA MAYRA, BRSEKUTU SAMA SETAN, ATAU JDI GERMO DGN JUAL ISTRINYA SENDIRI, SKRG INGIN JUAL MAYRA..
2023-04-18
0
Aisyah Ahmad
Baru mulai nyimak
2022-03-01
0
Mbah Edhok
masih meraba-raba ... lanjut menyimak thor ...
2021-10-01
1