Senyum Senyum sendiri

Sore itu Mayra tengah membereskan kamar Gibran, dari tempat tidur, mengisi air di bathup, mempersiapkan pakaian Gibran dan menyiapkan pengharum ruangan seperti biasa sebelum Gibran pulang. Setelah pekerjaannya selesai, Mayra pun kekamarnya dan membersihkan dirinya.

Tak lama kemudian, Mobil Gibran baru saja berhenti didepan rumah. Saat mendengar suara mobil tuannya, Mayra pun segera berjalan cepat untuk menyambutnya. Tepat saat Gibran membuka pintu, sudah ada Mayra dan beberapa pelayan lainnya sudah berdiri tegak menyambut mereka.

"Selamat sore tuan" ucap semuanya

"Sore..." Jawab Gibran yang kemudian memberikan tas dan juga jasnya kepada Mayra.

Mayra pun mengikuti langkah Gibran menuju ke kamarnya.

"Tuan mau minum apa? biar saya buatkan" Ucap Mayra

"Bawakan saya air putih saja Ra" jawab Gibran

"Baik tuan, Oh iyaa saya sudah siapkan air di bathup jika tuan ingin mandi" Ucap Mayra

"Baiklah" jawab Gibran

Setelah Mayra meletakan tas dan jas Gibran di tempatnya masing-masing, Mayra pamit ke bawah untuk mengambilkan Gibran air minum, sementara Gibran masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Beberapa saat kemudian Mayra sudah berada didepan kamar Gibran, ingin masuk kedalam tapi takut kejadian waktu itu terulang lagi, kini dirinya sedikit ragu saat akan masuk kedalam kamar Gibran. Lalu Mayra mengetuk pelan pintu itu

Tok

Tok

"Masuk"

Ceklek

Mayra masuk kedalam dan melihat Gibran tengah duduk di tempat tidurnya sembari membaca buku. Mayra pun bisa bernafas lega saat itu

"Permisi tuan,, ini air minumnya" ucap Mayra

"Terima kasih" Jawab Gibran

"Oh iya Mayra,,, aku ingin belajar sholat sama kamu, apa kamu mau mengajari saya?" tanya Gibran

"Emmm... saya...saya sebenarnya mau tuan, tapi... apa tidak sebaiknya tuan mencari guru ngaji yang lebih Mengerti dibandingkan saya? karena saya masih fakir ilmu" ucap Mayra dengan menunduk

"Apa kamu punya kenalan?" tanya Gibran

Mayra menggeleng pelan, " tidak ada tuan, atau gak tuan bisa lihat di internet gitu. Ada ust. yang terkenal dan mengikuti sunnah" jawab Mayra

Kemudian Gibran mengambil laptopnya dan menyalakannya. Setelah itu Mayra merekomendasikan ustadz yang sering dirinya lihat ceramahnya. Beberapa saat keduanya pun mendengarkan ceramah ustadz tersebut, lalu Mayra pun menjelaskan sedikit tata cara berwudhu, lalu Gibran meminta untuk Mayra mengajarinya secara langsung. Mayra tidak ada pilihan lain selain menuruti perintah tuannya.

Gibran masuk kedalam kamar mandi dan menyalakan kran sementara Mayra berada di luar kamar mandi memberikan instruksi dan mencontohkan kepada Gibran. Perlahan tapi pasti Gibran pun mengikuti arahan dari Mayra. Setelah itu Mayra mengajarkan doa setelah berwudhu dan diikuti oleh Gibran. Meski tidak langsung hafal, Gibran mengikuti ucapan Mayra.

Kemudian Gibran meminta Mayra mengajarinya tata cara Sholat, dari niat, gerakan dan bacaan sholat. Tidak mudah bagi Gibran untuk menghafal semuanya secara Instan, tapi didalam hatinya sudah meniatkan untuk mempelajarinya. Gibran ingin mengenal Allah lebih dakat, dan mempelajari dan mempraktekkan semuanya.

Malam menjelang,,,,

Setelah berbincang bersama Mayra cukup lama membahas banyak hal, Gibran bersiap untuk keluar malam ini. Kemudian Gibran keluar dari kamar bersamaan dengan Mayra yang juga keluar dari kamarnya untuk mengambil minum didapur

"Tuan"

"Mayra,, belum tidur?" tanya gibran

"Belum, mau kebawah dulu ambil air minum. Emm tuan mau pergi ya?" tanya Mayra

"Iya, aku mau ketemu temenku" jawab Gibran

"Apa anda akan pergi ketempat hiburan tuan?" tanya Mayra

"Tempat hiburan?? kenapa kamu berfikir seperti itu??" Tanya Gibran penasaran

"Kata pelayan disini, tuan sering keluar malam dan pergi ke tempat hiburan. Tempat hiburan itu kan adalah tempat terlarang tuan, bukan maksud saya melarang, tapi hanya mengingatkan" ucap Mayra dengan tertunduk

Gibran tersenyum sesaat mendengar penuturan Mayra

"Mayra,, saya memang pernah ke tempat hiburan, tapi bukan untuk bersenang-senang dan itupun hanya 2 atau 3 kali saya pernah ketempat seperti itu. Malam ini saya mau ketemu dengan teman saya yang baru kembali dari Amerika. Kalau kamu gak percaya, kamu bisa ikut saya" Ucap Gibran

"Eh tidak usah tuan, saya dirumah saja. Maaf ya tuan saya tidak bermaksud apa-apa. Hanya mengingatkan" ucap Mayra

"Aku senang kamu mau mengingatkan ku, Aku pergi dulu ya" ucap Gibran yang kemudian turun kebawah bersama Mayra.

Mayra pun mengantarkan Gibran sampai di depan rumah.

"Hati-hati tuan" ucap Mayra

"Tentu. Aku tidak akan lama perginya, kamu jaga rumah ya. Assalamualaikum" ucap Gibran

"Wa'alaikumsalam" jawab Mayra

Lalu Gibran membawa Mobilnya meninggalkan rumah, sementara Mayra masuk kedalam rumah dan tak lupa menguncinya. Kemudian Mayra masuk kedapur untuk mengambil air putih, namun Mayra tidak kembali kekamar melainkan keruang keluarga untuk menunggu tuannya pulang sesuai amanahnya menjaga rumah. Mayra pun menghidupkan TV dan menonton disana.

2 jam kemudian.....

Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIb, Mobil Gibran baru saja tiba dirumah itu. Penjaga rumah membuka kan pintu untuk tuannya dan rumah itu tampak sudah sepi.

Gibran masuk kedalam rumah dan dilihatnya TV yang masih menyala dengan volume yang kecil, Gibran kaget saat melihat Mayra yang tertidur disofa dengan memeluk remote TV. Lalu Gibran berjongkok dan meniti wajah Mayra yang tampak tertidur pulas. Gibran pun menyangga dagunya dengan senyum-senyum sendiri saat melihat Mayra.

"Ra... Mayra... bangun" ucap Gibran

"Emm.." sayup sayup Mayra membuka matanya dan dilihat wajah tampan tuannya dengan senyum menawannya. Beberapa kali Mayra mengerjapkan matanya berusaha melihat dengan jelas orang dihadapannya.

"Tuan??" ucap Mayra dengan sangat terkejut. Lalu Mayra membenarkan duduknya

"Ketiduran ya??? kenapa gak tidur di kamar?" tanya Gibran yang kemudian duduk di samping Mayra

"Hehe tadi kata tuan saya disuruh nunggu rumah. Jadi saya nunggu disini" jawab Mayra

"Hahaaah ya ampunn Mayra,,, maksud saya bukan nyuruh kamu tidur disini.. Ya sudah ayo kita keatas. Udah malem waktunya tidur" ucap Gibran

"Baik tuan" jawab Mayra merasa malu karena ia ketiduran saat menunggu gibran pulang.

Kemudian Gibran bersama Mayra menuju ke kamar atas. Wajah Mayra sangat memerah saat itu, ia pun hanya bisa menunduk saat berjalan beriringan dengan Gibran.

"Selamat malam tuan, selamat istirahat" ucap Mayra dengan membungkukkan badanya

"Selamat malam Mayra, mimpi indah" Ucap Gibran saat membuka pintu.

Mayra tersenyum lalu berjalan ke samping dan membuka pintu kamarnya sendiri. Sebelum Gibran masuk pun di lihatnya lagi Mayra yang belum juga masuk kekamarnya. Saat pandangan mereka bertemu, terlihat Mayra gugup dan salah tingkah. Lalu Mayra segera masuk kedalam, begitu juga dengan Gibran yang melangkah masuk kedalam dengan senyum-senyum sendiri saat mengingat kegugupan Mayra, bahkan Gibran dapat melihat Jelas pipinya yang merona.

Keduanya pun membaringkan diri ditempat tidur masing-masing dan dengan fikiran mereka.....

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

f. jasmine girl 22

f. jasmine girl 22

ikutan senyum senyum sendiri

2022-04-29

0

Bidadarinya Sajum Esbelfik

Bidadarinya Sajum Esbelfik

🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭aqu jg senyum sendiri

2021-09-07

0

Shafira Novrianty

Shafira Novrianty

itu dia awal awalnya akan jatuh cinta

2021-06-12

1

lihat semua
Episodes
1 Mayra
2 Pria Misterius
3 Meminta Seorang Gadis
4 Kesedihan Mayra
5 Pria Asing Bagi Mayra
6 Sebuah penghianatan
7 Lakukanlah Mayra
8 Sesuatu yang berharga
9 Kenyataan pahit
10 Senyum Senyum sendiri
11 Kemarahan Gibran
12 Rahasia Besar Terbongkar Sudah!
13 Hadiah Kecil yang Berharga
14 Jagain Mayra
15 Ujian Calon Mantu 1
16 Ujian Calon Mantu 2
17 Mau Gak Nikah Sama Aku?
18 Kekhilafan Gibran
19 Rencana Busuk Darko
20 Jebakan Anton
21 Pengakuan Gibran
22 Patah Hati
23 Jangan Ngarep Jadi Ratu!
24 Balasan dari kebaikan
25 Kepanikan Mayra
26 Kembali Bersamaku
27 Oke Deal!!
28 Kita Belum ada Ikatan
29 Bakal Rindu Berat
30 Ancaman papa Gibran
31 Trauma Mayra
32 Rencana mama Jenny
33 Mengantar Kepergianmu.....
34 Kita Bertemu Lagi!
35 Siapa Gibran Sebenarnya?!
36 Penjara Bagi Mayra
37 Meski Jarak Kita Jauh
38 Menjaga Calon Istri
39 Terbongkar!
40 Mayra deg-degan
41 Kawin Lari??????
42 Meminta Restu Keluarga
43 Gibran Cemburu!
44 Sebelum Janur Kuning Melengkung
45 PENGHIANATAN!
46 Penjagaan Untuk Mayra
47 Cerobohnya Mayra
48 Double Date
49 Gelegat Jerry
50 Dasar tidak berguna!
51 Amukan Gibran!
52 Biarkan aku hidup bersamanya
53 Kegaduhan Dirumah Gibran
54 Menuju Hari Bahagia
55 Hari Bahagia
56 Bukan Honeymoon Biasa
57 Menghabiskan Waktu Berdua
58 Keceriaan Mayra
59 Menindas Istri Sendiri!
60 Mandi Bersama
61 Untuk Kakak Ipar
62 Lagi Kasmaran
63 Menyerah Dengan Hubungan Ini
64 I Love You istri kecilku
65 Pusing Sampai Keubun-Ubun
66 Tersiksa
67 Istri Seutuhnya
68 Akal Bulus Gibran
69 Dia Berhak Bahagia!
70 Kamu Tidak Sendiri
71 Terpojokkan!!
72 Menjadi Saksi Hidup
73 Sangat Beruntung
74 Kecil-kecil Pandai Menindas
75 Menyebalkan!
76 Surat Cerai
77 Bahagiaku Jika Bersamamu
78 Aku Mau kamu!
79 Situasi Genting
80 Kamu Takut?
81 Penggeledahan
82 KEJAR DIAAAAAA!!!!
83 Tanpa Ampun!!
84 Balasan Setimpal!!
85 Kecemasan Gibran
86 Apa kau akan mencintaiku?
87 Maaf Kelepasan
88 Tangisan Pilu
89 Kau Pembunuh!!
90 Jangan Pergi
91 Jangan Sentuh Aku!
92 Seperti Hantu
93 Jangan Lirik-lirik!!
94 Biar Gak Terbang!!
95 Roboh
96 Horor
97 Masih Basah ya?
98 Selembut Hati Ibunya
99 Gombalnya Hasan
100 Hari Pernikahan & Hari Kebahagiaan
101 Belum Pengalaman
102 Masssss Mau Itu,,,,,,,,,
103 Hangat kan?
104 Akhir Cinta Yang Bahagia
105 EXTRAPART
106 EXTRAPART
Episodes

Updated 106 Episodes

1
Mayra
2
Pria Misterius
3
Meminta Seorang Gadis
4
Kesedihan Mayra
5
Pria Asing Bagi Mayra
6
Sebuah penghianatan
7
Lakukanlah Mayra
8
Sesuatu yang berharga
9
Kenyataan pahit
10
Senyum Senyum sendiri
11
Kemarahan Gibran
12
Rahasia Besar Terbongkar Sudah!
13
Hadiah Kecil yang Berharga
14
Jagain Mayra
15
Ujian Calon Mantu 1
16
Ujian Calon Mantu 2
17
Mau Gak Nikah Sama Aku?
18
Kekhilafan Gibran
19
Rencana Busuk Darko
20
Jebakan Anton
21
Pengakuan Gibran
22
Patah Hati
23
Jangan Ngarep Jadi Ratu!
24
Balasan dari kebaikan
25
Kepanikan Mayra
26
Kembali Bersamaku
27
Oke Deal!!
28
Kita Belum ada Ikatan
29
Bakal Rindu Berat
30
Ancaman papa Gibran
31
Trauma Mayra
32
Rencana mama Jenny
33
Mengantar Kepergianmu.....
34
Kita Bertemu Lagi!
35
Siapa Gibran Sebenarnya?!
36
Penjara Bagi Mayra
37
Meski Jarak Kita Jauh
38
Menjaga Calon Istri
39
Terbongkar!
40
Mayra deg-degan
41
Kawin Lari??????
42
Meminta Restu Keluarga
43
Gibran Cemburu!
44
Sebelum Janur Kuning Melengkung
45
PENGHIANATAN!
46
Penjagaan Untuk Mayra
47
Cerobohnya Mayra
48
Double Date
49
Gelegat Jerry
50
Dasar tidak berguna!
51
Amukan Gibran!
52
Biarkan aku hidup bersamanya
53
Kegaduhan Dirumah Gibran
54
Menuju Hari Bahagia
55
Hari Bahagia
56
Bukan Honeymoon Biasa
57
Menghabiskan Waktu Berdua
58
Keceriaan Mayra
59
Menindas Istri Sendiri!
60
Mandi Bersama
61
Untuk Kakak Ipar
62
Lagi Kasmaran
63
Menyerah Dengan Hubungan Ini
64
I Love You istri kecilku
65
Pusing Sampai Keubun-Ubun
66
Tersiksa
67
Istri Seutuhnya
68
Akal Bulus Gibran
69
Dia Berhak Bahagia!
70
Kamu Tidak Sendiri
71
Terpojokkan!!
72
Menjadi Saksi Hidup
73
Sangat Beruntung
74
Kecil-kecil Pandai Menindas
75
Menyebalkan!
76
Surat Cerai
77
Bahagiaku Jika Bersamamu
78
Aku Mau kamu!
79
Situasi Genting
80
Kamu Takut?
81
Penggeledahan
82
KEJAR DIAAAAAA!!!!
83
Tanpa Ampun!!
84
Balasan Setimpal!!
85
Kecemasan Gibran
86
Apa kau akan mencintaiku?
87
Maaf Kelepasan
88
Tangisan Pilu
89
Kau Pembunuh!!
90
Jangan Pergi
91
Jangan Sentuh Aku!
92
Seperti Hantu
93
Jangan Lirik-lirik!!
94
Biar Gak Terbang!!
95
Roboh
96
Horor
97
Masih Basah ya?
98
Selembut Hati Ibunya
99
Gombalnya Hasan
100
Hari Pernikahan & Hari Kebahagiaan
101
Belum Pengalaman
102
Masssss Mau Itu,,,,,,,,,
103
Hangat kan?
104
Akhir Cinta Yang Bahagia
105
EXTRAPART
106
EXTRAPART

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!