Aku baik-baik saja

Dua hari berlalu sejak Angela diizinkan melakukan aktivitas di luar, seperti mengurus perusahaannya yang sudah ia tinggalkan satu minggu lebih lamanya. Dan hal itu pun merupakan kabar yang melegakan bagi Rolando dan Marlin. Meskipun mereka tidak leluasa menemui putri mereka, namun mereka dapat bertemu di perusahaan jika tengah saling merindukan.

Zayn pun tidak pernah membatasi dirinya untuk bertemu dengan kedua orang tuanya selama dirinya masih berada di ruang lingkup perusahaan.

Seperti Rolando dan Marlin, Tasya pun begitu senang karena sahabatnya dapat kembali lagi bekerja dan mengurus perusahaan. Selama ini dirinya kewalahan mengurus perusahaan dan sesekali Paman Rolando datang untuk membantu dirinya dan mengambil alih perusahaan.

Kedua mata Tasya sejak tadi memperhatikan wajah Angela. Tak berpaling sedikitpun hanya untuk sekedar mengedipkan mata. Hal itu membuat Angela menghela napas kesal.

"Mau sampai kapan menatapku seperti itu, Tasya?" tanyanya. Menghentikan kegiatan dirinya yang tengah mengecek beberapa laporan terakhir semenjak dirinya tidak datang bekerja.

Mendapatkan angin segar dari Angela, Tasya tersenyum manis dengan memasang wajah polos, karena sejak tadi dirinya diabaikan. "Sampai kau mengatakan padaku apa yang sebenarnya terjadi? Aku penasaran kemana saja kau selama ini. Karena yang aku dengar dari Paman Rolando kalau kau diculik oleh pria yang menagih hutang pada paman dan pria itu berwajah menyeramkan!" seru Tasya menjelaskan. Ia tidak bisa membayangkan sahabatnya berada di tangan pria yang menurutnya menyeramkan dan ia penasaran akan hal itu, beruntung saja sahabatnya itu masih baik-baik saja dan pria itu tidak membunuhnya.

"Menyeramkan?" ulang Angela. Terdengar lucu saat kata menyeramkan itu keluar dari mulut sahabatnya. Dan Tasya menjawabnya dengan menganggukkan kepala. Angela tersenyum tipis mendengar perkataan Tasya yang mengira seorang pria yang menculiknya adalah pria yang menyeramkan. Bagaimana jika Tasya mengetahui bahwa yang menculik dirinya adalah pria berwajah tampan.

"Kau benar. Dia sangat menyeramkan. Tapi dia tidak membunuhku saja sudah keberuntungan untukku."

Mendengar jawab Angela membuat bulu kuduk Tasya menjadi merinding seketika. "Lalu apa benar kau masih harus tinggal bersamanya?"

"Iya, aku harus tinggal bersamanya. Seperti yang sudah kau ketahui, Daddy memiliki hutang yang besar padanya jadi aku harus tinggal dengannya." Angela menjawab seadanya tanpa dilebih-lebihkan.

"Apa seperti sebuah pertukaran, begitu?" Pertanyaan itu lolos begitu saja dari bibir Tasya. Membuat wanita itu meruntuki kebodohannya. "Maaf, bukan maksudku bicara seperti itu!"

Pertanyaan Tasya membuat Angela terbungkam seketika. Hubungan dirinya dengan Zyan memang terlihat seperti sebuah pertukaran. Ia ditawan demi kepentingan pria itu, dan dirinya tinggal disana dan menikah dengannya demi keselamatan keluarganya, juga demi kepentingannya. Jadi ia tidak akan tersinggung dengan pertanyaan Tasya.

Angela menarik kedua sudut bibirnya tipis. "Kau benar. Mungkin bisa dikatakan seperti itu. Keluarga ku yang tidak bisa membayar hutang, membuatku harus tinggal dengan pria itu sampai batas waktu yang telah ditentukan olehnya!"

Tasya mengamati wajah sahabatnya dengan seksama. Tak ada guratan kesedihan ataupun ketakutan yang melanda Angela. Sahabatnya itu terlihat tenang dan seperti menerima semua itu dengan mudah. Tasya yang merasa kasihan pun beranjak dari duduknya, dan berjalan mendekat ke arah Angela, sebelum kemudian memeluk sahabatnya itu.

"Pasti sangat berat untukmu. Bagaimana kalau kau kabur saja dari sana?" ucapnya menyarankan. Ia tidak ingin sahabatnya hidup sia-sia dengan tinggal bersama pria yang membawa paksa sahabatnya.

Melihat Tasya yang begitu mempedulikan dirinya, Angela kembali tersenyum tipis seraya mengusap lengan sahabatnya yang tengah memeluknya itu. "Aku tidak apa-apa, kau tenang saja. Tinggal bersama dengan pria itu, tidak buruk juga. Sejauh ini dia tidak melakukan apapun padaku."

Perkataan Angela membuat Tasya merasakan sedikit kelegaan. "Untunglah, pria itu masih mempunyai hati," cetus Tasya mengejek pria yang menculik sahabatnya. Ia melepaskan pelukannya dan kembali mendudukkan tubuhnya di atas sofa.

Angela hanya terkekeh mendengar ucapan Tasya. Bagaimana jika Zayn mendengar perkataan Tasya, mungkin ia akan mencekik sahabatnya itu.

***

Langkah kaki yang mengenakan highleels terdengar menggema saat lantai Lobby berbenturan dengan highleels wanita yang tak lain ialah Angela. Ia berjalan tergesa-gesa karena waktu sudah mengharuskan dirinya untuk kembali ke mansion, sebelum pria itu menghubungi dirinya.

Namun langkahnya terhenti saat tiba-tiba saja seseorang menarik tangannya, tanpa bermaksud untuk menyakitinya. Kedua mata Angela membelalak karena seseorang yang menarik dirinya itu adalah Samuel.

"Sam?" ucapnya tak percaya. "Kenapa kau berada disini?" Tasya sempat menceritakan Samuel yang beberapa hari yang lalu datang ke kantor, untuk mencari dirinya. Namun belakangan ini pria itu tidak terlihat lagi dan dari informasi yang ia dengar bahwa Samuel sedang melakukan perjalanan bisnis selama satu minggu.

Tanpa menjawab pertanyaan Angela, Sam menarik wanita itu ke dalam dekapannya. "Syukurlah, kau baik-baik saja. Aku sangat menghawatirkan mu. Semenjak aku tau kalau kau menghilang begitu saja, aku berusaha mencari tau yang sebenarnya, tapi Paman Rolando hanya memberitahu kalau kau berada di Kota Malibu. Tapi aku belum bisa tenang sebelum memastikannya sendiri kalau kau baik-baik saja," tuturnya dengan suara yang lembut.

Angela tak dapat berkata-kata. Pelukan Samuel begitu tiba-tiba, dan dirinya bingung harus menjelaskan apa kepada Samuel. Mengingat Samuel bukan pria yang mudah di bohongi. Ia pun dapat merasakan tubuh Samuel bergetar hebat. Apa pria itu begitu menghawatirkan dirinya. "Aku baik-baik saja Sam," ucapnya menenangkan dengan membalas pelukan Samuel.

Melepaskan pelukan. Samuel menatap lekat wajah Angela. "Ya, kau baik-baik saja. Dan itu membuatku merasa lega."

"Kau belum menjawab pertanyaan ku. Kenapa kau berada disini? Bukankah kau sedang melakukan perjalanan bisnis?" tanyanya bingung

"Benar. Tapi aku kembali, begitu aku tau tentang keberadaan mu."

Angela tersenyum mendengar hal itu. Pria dihadapannya itu, apa begitu memiliki banyak cinta untuk dirinya?

"Jangan seperti ini, Sam. Jangan menyusahkan dirimu hanya karena aku."

Samuel tertegun. "Apa maksudmu?" Karena ia masih gagal mencerna apa yang diucapkan oleh wanita dihadapannya itu.

Angela menghembuskan napas berat. "Aku tidak bisa menceritakannya padamu, Sam. Tapi mungkin cepat atau lambat kau akan mengetahuinya." Angela menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal. Menghindari kontak mata dengan Samuel. Sejujurnya ia ingin sekali menceritakan apa yang sebenarnya terjadi padanya. Tapi ia tidak ingin melibatkan siapapun, termasuk Samuel.

Samuel semakin dibuat penasaran. Keningnya berkerut dalam karena belum mengerti arti dari perkataan Angela. "Apa yang sebenarnya ingin kau katakan, Angel?"

"Hm tidak ada. Sudah ya, aku harus pulang. Supirku sudah menjemput ku." Dengan cepat, Angela berjalan meninggalkan Samuel.

"Tunggu Angel, hei!" Panggilan Samuel terbuang dengan percuma karena Angela sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil dan mobil itu pun sudah berlalu meninggalkan gedung perusahaan.

Samuel hendak mengejarnya namun dering ponsel mengurungkan niatnya. Dengan kesal ia mengangkat panggilan itu. "Ada apa?"

"Tuan, kau dimana? Kita sudah harus kembali ke Kota San Diego."

Mau tidak mau Samuel mengurungkan niatnya mengejar Angela dan kembali mengurus pekerjaan yang sempat tertunda. "Baiklah. Aku akan kembali dalam waktu 15 menit lagi."

Menutup sambungan teleponnya. Samuel masuk ke dalam mobil dan meninggalkan gedung Perusahaan Wilson. Ia harus menunda bertemu dengan Angela hingga proyeknya berjalan dengan baik di luar kota.

***

Di sepanjang perjalanan, Angela tengah gelisah. Wanita itu menggigit kuku ibu jarinya. Pandangannya yang kosong menatap keluar jendela. "Apa mereka akan melaporkan padanya? Tapi sebelumnya dia tidak mengatakan apapun selain aku tidak boleh kabur dan merugikannya," gumamnya.

Ya, Angela tengah gelisah karena khawatir pertemuannya dengan Samuel akan dilaporkan oleh kedua anak buah Zayn diperintahkan untuk mengawasi dirinya. Zayn memang memberitahu bahwa ia akan selalu diawasi oleh dua anak buah selama berada di luar.

"Nona, kita sudah sampai," ucap supir pribadi yang ditugaskan oleh Zyan untuk mengantar jemput dirinya.

Karena begitu sibuk dengan pikirannya sendiri, hingga Angela tidak sadar bahwa kini dirinya telah sampai di pelataran mansion. Angela tersentak kaget. "Ah iya sudah sampai." Tanpa menunggu lama lagi, Angela langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam mansion.

Angela menghentikan langkahnya saat melihat Molly yang tidak melihat keberadaannya lewat begitu saja. "Molly?" panggilnya.

Molly pun menoleh saat namanya dipanggil. "Iya nona?" Dengan cepat menghampiri nonanya.

"Apa tuan mu itu sudah kembali?" Angela berucap dengan berbisik. Padahal tanpa ia berbisik tidak akan ada yang mendengar ucapannya karena di dalam mansion hanya ada dirinya dan beberapa maid saja.

"Belum nona. Sejak tadi siang Master belum kembali," jawab Molly.

Perkataan Molly membuat Angela bernapas lega. "Untunglah. Kalau begitu aku ingin membersihkan tubuhku."

"Baik nona."

Karena Angela sedang ingin melihat wajah Zayn, sehingga ia harus masuk ke dalam kamar sebelum pria itu kembali. Setidaknya ia harus menghindar dengan tidak bertatap wajah dengan pria itu.

.

.

BERSAMBUNG

.

.

Dukung terus Bang Zayn ya... Like, komentar dan vote kalau berkenan.. terima kasih banyak 🤗

Terpopuler

Comments

Nabila

Nabila

wah wah ... cari mati kau sam , ..

2023-08-03

1

꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ❦꧂

꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ❦꧂

pastinya para pengawal akan melaporkan semua yang telah kamu lakukan dan bertemu sama siapa saja di luar mansion Angela

2022-06-27

0

Guan

Guan

wah... makin seru 😍😍

2021-09-28

0

lihat semua
Episodes
1 Meninggalkan Kota London
2 Di ambang kebangkrutan
3 Pengenalan Tokoh
4 Takdir berkata lain
5 Menolak perjodohan
6 Aku akan menunggu
7 Makan malam dan si penguntit
8 Wanita yang malang
9 Jangan melukai putriku!
10 Rahasia Rolando
11 Pria yang menyeramkan
12 Rencana
13 Tak ada pilihan
14 Tidak membiarkan menolak
15 Hari pernikahan
16 Sebagai istri dan tawanan
17 Aku baik-baik saja
18 Markas Red Dragon
19 Memperlihatkan sisi baik
20 Dunia benar-benar kecil
21 Menghadiri pesta (Pertemuan Angela dan Elleana)
22 Akhir acara (Pria misterius)
23 Terungkapnya jati diri
24 Dibalik sosok yang menyeramkan
25 Tapi aku peduli
26 Berdegup hebat
27 Bertanya saja
28 Kita akan baik-baik saja
29 Wanitaku, hanya boleh aku yang menyakiti
30 Tatapan penuh mendamba
31 Mataku ternodai
32 Dia istriku
33 Ada aku disini!
34 Tubuhku sakit semua
35 Tidak berarti apa-apa untukmu?
36 Salah paham
37 Zayn terluka
38 Merawat sepenuh hati
39 Kau istriku!
40 Sudah jatuh cinta?
41 Pertunangan Jessie
42 Malam yang panjang
43 Pelaku pemberi obat
44 Menyiksa hingga lenyap
45 Aku ingin memakanmu
46 Kau boleh melukaiku
47 Aku akan melenyapkanmu!
48 Rencana yang berhasil
49 Misi yang gagal
50 Menculikmu!
51 Berenang berdua lebih menyenangkan
52 Pria berhati malaikat
53 Florida - (Melepaskan masa lalu)
54 Memberi hukuman
55 Aku mencintaimu
56 Dia adalah suamiku
57 Cemburu Zayn tidak ada obatnya
58 Honeymoon
59 Let us be always
60 Apa kau ingin terbebas?
61 Las Vegas (Memantau)
62 Menyerang dadakan
63 Kau harus percaya
64 Dokter Tania
65 Mantan kekasih yang selalu dirindukan
66 Kedatangan Rachel
67 Kembali ke kediaman Wilson
68 Tidak mungkin mengkhianati
69 Zayn menghilang?
70 Yang sebenarnya terjadi (1)
71 Pernikahan Jessie & Lukas
72 Yang sebenarnya terjadi (2)
73 Menjelaskan (hamil)
74 Drama pemeriksaan USG
75 Aku percaya padamu
76 Pertemuan Tasya dan Anthony
77 Panik dan cemas
78 Bukan dokter kandungan
79 Hujan badai?
80 Chef Juna?
81 Aku baik-baik saja
82 Apa kau ingin membunuh suamimu?
83 Kau harus dihukum!
84 Keberadaan Tuan Besar
85 Bertemu Samantha
86 Jangan memanggilku seperti itu!
87 Siapa yang berusaha ingin mencelakai?
88 Ancaman surat kaleng
89 Dimana istriku?!
90 Zayn murka
91 Kau milikku, hanya milikku
92 Tamu tidak diundang
93 Penyerangan
94 Apa yang kau ketahui?!
95 Ingin makan sesuatu
96 Malang sekali nasib aktor itu!
97 Berlibur ke Miami
98 Apa pria itu Vin?
99 Menyerahlah!
100 Lama tidak bertemu?
101 Aku ingin kau memakainya
102 Tidak akan lama lagi!
103 Kau akan menyesal
104 Apa pria itu yang sudah membawa istriku?!
105 Dimana kau sembunyikan istriku?!
106 Dia adalah Pamanku yang pertama
107 Tertarik sejak pertama kali bertemu
108 Kita akhiri sampai disini!
109 Aku akan membawanya pergi dari sini!!
110 Tidak akan melupakan bantuan kalian!
111 Sayang, kau kenapa?
112 Aku akan selalu mencintai kalian
113 Welcome to the world
114 Dekorasi pesta
115 Perayaan baby twins
116 Perasaan bersalah
117 Tidak ingin memberikan harapan
118 Perasaan yang sebenarnya
119 Aku benar-benar menyesal
120 Sebuah cincin?
121 Membawa kembali dalam keadaan hidup
122 Pemandangan menyesakkan
123 Tunggu aku
124 Saling meluapkan perasaan
125 Masa lalu Jeff
126 Tidak sopan
127 Makan malam
128 Will you marry me?
129 Kenapa kau marah?
130 Kau hanya milikku!
131 Memiliki seutuhnya
132 Mencari informasi
133 Jeff murka, Red Dragon bertindak!
134 Akhir dari Johan
135 Baik-baik saja dan hubungan yang membaik
136 Tidak akan pernah puas
137 Do you will marry me?
138 Malam yang sebenarnya
139 Tidak bisa menahan diri
140 Hasrat yang mengambil alih
141 Berdamai dengan kehidupan
142 Mendebarkan dan membahagiakan
143 Happy ending (The End)
144 Bonus chapter (Pertemuan)
145 Bonus chapter (Harus bahagia)
146 Bonus chapter (Belum puas)
147 Bonus chapter (Berita bahagia)
148 Bonus chapter (Membuat bayi)
149 Bonus chapter (Albern dan Beryl)
150 Tawanan Bos Mafia
151 New story
Episodes

Updated 151 Episodes

1
Meninggalkan Kota London
2
Di ambang kebangkrutan
3
Pengenalan Tokoh
4
Takdir berkata lain
5
Menolak perjodohan
6
Aku akan menunggu
7
Makan malam dan si penguntit
8
Wanita yang malang
9
Jangan melukai putriku!
10
Rahasia Rolando
11
Pria yang menyeramkan
12
Rencana
13
Tak ada pilihan
14
Tidak membiarkan menolak
15
Hari pernikahan
16
Sebagai istri dan tawanan
17
Aku baik-baik saja
18
Markas Red Dragon
19
Memperlihatkan sisi baik
20
Dunia benar-benar kecil
21
Menghadiri pesta (Pertemuan Angela dan Elleana)
22
Akhir acara (Pria misterius)
23
Terungkapnya jati diri
24
Dibalik sosok yang menyeramkan
25
Tapi aku peduli
26
Berdegup hebat
27
Bertanya saja
28
Kita akan baik-baik saja
29
Wanitaku, hanya boleh aku yang menyakiti
30
Tatapan penuh mendamba
31
Mataku ternodai
32
Dia istriku
33
Ada aku disini!
34
Tubuhku sakit semua
35
Tidak berarti apa-apa untukmu?
36
Salah paham
37
Zayn terluka
38
Merawat sepenuh hati
39
Kau istriku!
40
Sudah jatuh cinta?
41
Pertunangan Jessie
42
Malam yang panjang
43
Pelaku pemberi obat
44
Menyiksa hingga lenyap
45
Aku ingin memakanmu
46
Kau boleh melukaiku
47
Aku akan melenyapkanmu!
48
Rencana yang berhasil
49
Misi yang gagal
50
Menculikmu!
51
Berenang berdua lebih menyenangkan
52
Pria berhati malaikat
53
Florida - (Melepaskan masa lalu)
54
Memberi hukuman
55
Aku mencintaimu
56
Dia adalah suamiku
57
Cemburu Zayn tidak ada obatnya
58
Honeymoon
59
Let us be always
60
Apa kau ingin terbebas?
61
Las Vegas (Memantau)
62
Menyerang dadakan
63
Kau harus percaya
64
Dokter Tania
65
Mantan kekasih yang selalu dirindukan
66
Kedatangan Rachel
67
Kembali ke kediaman Wilson
68
Tidak mungkin mengkhianati
69
Zayn menghilang?
70
Yang sebenarnya terjadi (1)
71
Pernikahan Jessie & Lukas
72
Yang sebenarnya terjadi (2)
73
Menjelaskan (hamil)
74
Drama pemeriksaan USG
75
Aku percaya padamu
76
Pertemuan Tasya dan Anthony
77
Panik dan cemas
78
Bukan dokter kandungan
79
Hujan badai?
80
Chef Juna?
81
Aku baik-baik saja
82
Apa kau ingin membunuh suamimu?
83
Kau harus dihukum!
84
Keberadaan Tuan Besar
85
Bertemu Samantha
86
Jangan memanggilku seperti itu!
87
Siapa yang berusaha ingin mencelakai?
88
Ancaman surat kaleng
89
Dimana istriku?!
90
Zayn murka
91
Kau milikku, hanya milikku
92
Tamu tidak diundang
93
Penyerangan
94
Apa yang kau ketahui?!
95
Ingin makan sesuatu
96
Malang sekali nasib aktor itu!
97
Berlibur ke Miami
98
Apa pria itu Vin?
99
Menyerahlah!
100
Lama tidak bertemu?
101
Aku ingin kau memakainya
102
Tidak akan lama lagi!
103
Kau akan menyesal
104
Apa pria itu yang sudah membawa istriku?!
105
Dimana kau sembunyikan istriku?!
106
Dia adalah Pamanku yang pertama
107
Tertarik sejak pertama kali bertemu
108
Kita akhiri sampai disini!
109
Aku akan membawanya pergi dari sini!!
110
Tidak akan melupakan bantuan kalian!
111
Sayang, kau kenapa?
112
Aku akan selalu mencintai kalian
113
Welcome to the world
114
Dekorasi pesta
115
Perayaan baby twins
116
Perasaan bersalah
117
Tidak ingin memberikan harapan
118
Perasaan yang sebenarnya
119
Aku benar-benar menyesal
120
Sebuah cincin?
121
Membawa kembali dalam keadaan hidup
122
Pemandangan menyesakkan
123
Tunggu aku
124
Saling meluapkan perasaan
125
Masa lalu Jeff
126
Tidak sopan
127
Makan malam
128
Will you marry me?
129
Kenapa kau marah?
130
Kau hanya milikku!
131
Memiliki seutuhnya
132
Mencari informasi
133
Jeff murka, Red Dragon bertindak!
134
Akhir dari Johan
135
Baik-baik saja dan hubungan yang membaik
136
Tidak akan pernah puas
137
Do you will marry me?
138
Malam yang sebenarnya
139
Tidak bisa menahan diri
140
Hasrat yang mengambil alih
141
Berdamai dengan kehidupan
142
Mendebarkan dan membahagiakan
143
Happy ending (The End)
144
Bonus chapter (Pertemuan)
145
Bonus chapter (Harus bahagia)
146
Bonus chapter (Belum puas)
147
Bonus chapter (Berita bahagia)
148
Bonus chapter (Membuat bayi)
149
Bonus chapter (Albern dan Beryl)
150
Tawanan Bos Mafia
151
New story

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!