Bangsawan Meja Bundar

Usai Marcus disihir oleh Zeeta untuk pulang ke kediaman Alexandrita—tepatnya di ruang kerja Ashley—ia berhasil sampai dengan selamat. Kebetulan, ia membelakangi Grand Duchess yang menganga atas kedatangannya melalui sihir teleportasi yang persis dilakukan oleh orang nomor satu sekerajaan untuk sementara tersebut..

“Marcus!” pekik Ashley. Suaranya mengagetkan Marcus hingga terjatuh. “Bagaimana kau ... apa yang...?” Ashley kebingungan sendiri, dengan matanya yang menyipit.

Marcus segera berdiri lalu berhormat. “Y-ya, Nyonya Duchess! Aku telah kembali dari misi 'pemberian botol pesan kepada Tuan Putri' dan kembali membawa pesan darinya!”

“Pesan...? Yang lebih penting, apa si Tuan Putri juga yang menyihirmu untuk kembali ke sini?”

“Ya! Itu benar sekali, Nyonya Duchess!”

“Ini gila!" batin Ashley, "untuk melakukan sihir teleportasi, kejelian imajinasinya ketika membawa seluruh bagian tubuh seseorang menuju tempat satu ke tempat lain secara instan tidaklah mudah! Bisa saja Marcus salah tempat, atau yang terburuknya Marcus kehilangan bagian tubuhnya... dan yang melakukan ini hanyalah anak kecil usia delapan tahun? Anaknya Alicia? Tidak mungkin...."

Ashley memutari tubuh prajuritnya itu dengan mata yang jeli untuk memastikan ucapan batinnya sendiri.

“Jelaskan padaku bagaimana hasil pertemuan kalian!” sambung Ashley memerintah.

“Baik!” Marcuspun menceritakan semuanya.

......................

“Kudeta, ya... untunglah aku sudah menghubungi bangsawan utama lain dan mereka bersedia membuka penghalang sihirnya....

"Marcus, sampaikan kepada prajurit lain bahwa semua kepala keluarga bangsawan utama akan turun menjemput Tuan Putri. Ketika semuanya sudah tahu, katakan pada anakku agar sampaikan ini kepada rakyat. Kami akan segera bergegas.”

Ashley memakai sarung tangan berwarna putih dan bercorak pohon maple.

“Anu... Nyonya Duchess... bolehkah aku bertanya?"

“Apa itu?”

“Mengapa semua bangsawan utama harus turun?”

“Hahah. Apa kau serius menanyakan itu? Tentu saja untuk menghukum pengkhianat.” Ashley tersenyum kecil lalu pergi dengan sihir teleportasinya. Tanpa diketahui Marcus, Sylva yang sebelumnya baru saja berbincang dengan nyonya-nya, ikut pergi bersama.

Marcus menggumam, “Jika dipikir-pikir lagi, kejahatan yang dilakukan Rowing selama beberapa tahun ini hanya akan bisa ditebus dengan nyawanya sendiri... semua bangsawan utama sudah pasti akan mengambil keputusan untuk mengeksekusi satu keluarga itu. Tapi, mengingat Tuan Putri seperti itu... apakah beliau mampu untuk menjatuhkan hukuman seperti eksekusi?” selagi pergi meninggalkan kediaman Alexandrita menuju markas pasukan.

......................

Ashley menginjakkan kakinya di kediaman Ophenlis. Ophenlis merupakan salah satu dari enam bangsawan utama yang bertanggung jawab untuk memerintah masing-masing wilayah yang diwakilkannya.

Ophenlis sendiri bertanggung jawab pada Wilayah Timur. Tak kalah unik dari kediaman Alexandrita, Ophenlis memiliki kediaman yang mencintai kristal. Hampir seluruh furnitur sampai lantai dan dindingnya adalah kristal. Kristal-kristal ini terdiri dari berbagai macam bentuk. Ada yang prisma, segi empat, tongkat, bahkan ada juga yang berbentuk hati. Kristal ini tidak didapat melalui pertambangan, melainkan sihir milik Ophenlis sendiri, itu berarti kristal-kristal ini dapat dibentuk sesuka hati.

Kediaman Ophenlis sebenarnya sederhana, tidak ada yang begitu menarik selain furnitur dan keseluruhan rumahnya yang dibuat dari kristal. Kediamannya jauh lebih kecil daripada bangsawan utama lain, tanpa memiliki tingkatan lantai dan halaman rumah yang luas. Kediamannya hanya cukup untuk ditinggali keluarga dengan tiga anggota keluarga dan tiga sampai empat pelayan. Kristal yang menjadi rumahnya pun bermacam-macam warna. Ada yang berwarna ungu, merah, ataupun transparan.

Calon penerusnya akan mewarisi nama Ophenlis yang kesembilan. Kepala keluarganya adalah seorang pria berbadan kekar dengan rambut pirang kecokelatan dengan gaya dibelah tengah dan memiliki mata berwarna hijau gelap. Nama pria itu adalah Count Porte von Ophenlis VIII.

Porte sudah menerima kedatangan seekor Peri dua hari yang lalu. Peri itu merupakan rekan Sylva, yang bernama Yuuvi. Meskipun Porte sudah tahu apa yang dilakukan Rowing dua hari lebih awal daripada Ashley, ia bersikeras tak ingin bertindak sebelum Ashley turun tangan terlebih dahulu.

Mengapa?

Alasannya adalah Porte sadar bahwa Ashley akan menjadi kunci penting untuk Zeeta dan ia tidak ingin melangkahi sang Grand Duchess. Disaat yang sama, Porte juga telah memberitahu rakyatnya tentang keselamatan Tuan Putri mereka, dan mereka bersuka cita atasnya.

Keluarga Ophenlis merupakan keluarga pedagang. Selain memproduksi sendiri kristal berharga untuk kediamannya, mereka juga menjual kristal tersebut untuk bahan perhiasan dan juga bangunan untuk siapa saja yang mampu. Porte dikenal sebagai pemimpin yang dermawan dan rendah hati, berbeda jauh dengan penampilan fisiknya. Begitu juga dengan sifat putrinya. Mereka berdua dikenal dengan baik oleh rakyat mereka.

Bisa dibilang Ophenlis telah berhasil memerintah dan mensejahterakan rakyat di Wilayah Timur.

Bukan tanpa alasan Ashley berkunjung ke kediaman Porte. Ashley telah meminta Porte untuk menyiapkan tempat untuk rapat dadakan.

Menerima permintaan ini, Porte merasa senang bahwa Ashley telah kembali menjadi dirinya lagi dan segera melaksanakan permintaan tersebut—untuk merapikan ruang yang tidak terpakai sejak delapan tahun yang lalu, di kediamannya sendiri.

Ruang itu terakhir kali dipakai saat rapat untuk menggantikan posisi Raja dan Ratu untuk sementara. Meskipun setelah delapan tahun lamanya, ruang ini masih dijaga bersih oleh Porte, dan ia tahu waktu seperti ini akan datang. Ruang ini memiliki meja bundar dan luasnya hanya cukup untuk enam kepala saja. Sesuai namanya, para kepala bangsawan utama akan duduk sesuai arah wilayah kekuasaan mereka dalam bentuk lingkaran.

......................

Porte telah menunggu di Ruang Meja Bundar bersama Yuuvi yang duduk di bahu lebar sebelah kanannya. Di masing-masing kursi, terdapat secangkir teh hangat. Porte sudah benar-benar siap untuk mendengar apa yang akan disampaikan sang Grand Duchess.

Tak lama kemudian, Ashleypun datang melalui teleportasinya. Porte segera memberi hormat ala bangsawan kepada Ashley.

“Di mana yang lain?” tanya Ashley setelah memberi hormat balik kepada Porte.

“Kurasa sebentar lagi....” belum tiga detik ia menjawab, dua bangsawan utama lain datang.

“Willmurd Louis de Dormant XVI, datang menghadap, Grand Duchess!” kepala bangsawan Dormant memberi hormat.

“Hellenia von Cloxzar IX, juga datang menghadap, Grand Duchess!” kepala keluarga Cloxzar juga melakukan hal yang sama persis seperti Dormant.

“Terima kasih sudah datang dalam waktu yang singkat. Kalau begitu, mari kita mulai rapatnya.” Ashley duduk lalu diikuti tiga bangsawan lain.

......................

Count Willmurd Louis de Dormant XVI, adalah bangsawan utama penguasa Wilayah Utara. Dia merupakan pria di atas usia primanya. Matanya hanya bekerja sebelah kanan, mata kirinya tak dapat dipakai lagi sebab luka sayatan yang ia terima. Matanya berwarna biru, rambutnya yang sudah memutih diikat satu di balik tengkuknya. Poni depannya dibelah dua. Willmurd memakai setelan jas berwarna hitam, kemeja putih polos dan dasi kupu-kupu berwarna biru, dan hitam di ujungnya. Ia juga membawa pedang rapier di pinggang kirinya.

Willmurd dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan keras. Di wilayah kekuasaannya, ia membuka sekolah prajurit sihir dan sudah cukup banyak pelajarnya. Willmurd juga memiliki penerus yang telah memiliki anak berusia tiga tahun.

Marchioness Hellenia von Cloxzar, adalah wanita lain yang menjadi kepala bangsawan utama layaknya Ashley. Ia bertanggung jawab atas Wilayah Barat. Hellenia, atau biasa dipanggil Hellen, memiliki penampilan yang mempesona. Rambutnya kelabu panjang hingga punggung, matanya berwarna hijau terang. Ia memakai gaun putih panjang berenda. Pada rendanya, terdapat aksesoris berbentuk kupu-kupu berwarna biru dan ungu. Gaunnya dilapisi oleh jaket sweater berwarna krem.

Hellen merupakan wanita yang modis di waktu santainya, dia juga sering cerewet soal penampilan orang-orang di sekitarnya. Meskipun begitu, dia dapat diterima dengan baik oleh rakyatnya karena kepemimpinannya yang tanggap dan selalu logis sampai saat ini. Hellen merupakan wanita di usia tiga puluhan, memiliki adik perempuan yang masih belasan tahun, tetapi ia tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusi adik atau bahkan orang tuanya.

......................

“Tak perlu kujelaskan lebih lanjut lagi mengapa aku mengumpulkan kalian di sini. Para Peri yang ikut bersama kalian sudah menjelaskan alasannya, bukan?” tanya Ashley, yang membuka diskusi.

“Ya, itu benar," jawab Porte, yang dilanjutkan dengan anggukan dari bangsawan lain.

“Aku akan jelas pada kalian. Aku tidak akan memberi keringanan pada Rowing atas perbuatannya, meskipun Tuan Putri kita akan menolak, aku tetap akan mengeksekusi mereka.”

“Grand Duchess,” sahut Willmurd. Ia mengangkat tangan kiri bersarung tangan putihnya.

“Apa, Count Will?” tanya Ashley.

“Lagi pula, semua ini tidak akan terjadi apabila Anda tidak terlalu terbawa perasaan. Walaupun Ratu Alicia adalah murid Anda, dan Beliau juga merupakan mantan muridku, rakyat seharusnya selalu menjadi nomor satu!" Willmurd menatap tajam Ashley.

“Itu benar. Jika Anda tetap tegas seperti ini, apa yang Tuan Garren lakukan di Wilayah Selatan tidak akan terjadi.” Hellen yang setuju menutup matanya.

Porte menyanggah Willmurd dan Hellen. "Tuan Willmurd, Nona Hellen, bukankah kalian juga tahu sendiri bahwa Tuan Garren selalu kita curigai ingin melakukan sesuatu di balik pengawasan Ratu?”

“Sudah, Count Porte. Aku mengerti maksud Count Will dan Marchioness Hellen. Jika kalian menginginkannya, aku tidak segan turun jabatan atau bahkan menuntaskannya dengan nyawaku.

"Tapi saat ini, aku ingin kita fokus kepada Tuan Putri.

"Bisakah kita tunda masalahku setelah Tuan Putri selamat?”

Willmurd dan Hellen setuju dan mengangguk atas ucapannya.

“Terima kasih," sambung Ashley.

“Menurut prajuritku yang telah kukirim ke kediaman Count Garren, kondisi dirinya dan istrinya di luar akal sehat sebab seorang anak berusia sebelas tahun bernama Azure, yang berasal dari desa Lapis, mengutuk mereka dengan sihirnya.”

“Ho? Desa Lapis, kah?” Willmurd tersenyum kecil.

“Kulanjutkan. Anak mereka, Bastanil, lolos dari sihirnya Azure, sebab ketika ia menyihir keduanya, ia tak mengetahui mereka telah memiliki anak. Oleh karena itu, setelah pembunuhan massal yang dilakukan Count Garren dan Bastanil demi mencari Tuan Putri, Azure merasa bertanggung jawab.

"Untuk anak bernama Azure ini, meskipun dia sudah mengutuk seorang bangsawan utama, aku ingin pengecualian dari kalian.”

“Pengecualian? Apa maksud Anda?” tanya Hellen.

"Itu—"

“Tuan Putri kalian masih di usia belianya!" tegas Falmus, yang menyerobot Ashley. "Ia membutuhkan teman di ibu kota agar ramalan Ratu Peri bisa dicegah. Apa pun tindakan kalian kepada Tuan Putri akan memengaruhi masa depan kerajaan ini!”

Falmus diutus oleh Ratu Peri kepada Dormant.

“Kuingatkan pada kalian, pria bernama Arthur yang menjadi ayah angkat Tuan Putri kalian, selalu mengingatkan bahwa Rowing adalah bangsawan yang licik. Apa kalian tidak berpikir jika kalian hanya membuang waktu kalian di sini?” Falmus bertolak pinggang.

“Arthur?” Willmurd membatin.

"A-A-Arthur, katanya?!" batin Hellen gelagapan. Ia berusaha keras agar rona merahnya tidak tampak. "Bukankah Arthur pergi ke desa dimana Tuan Putri datang...? Jangan-jangan...."

"Peri, kau ada benarnya, tapi sebagai Grand Duchess dan atas perjanjian kami, aku tidak bisa—“ Ashley yang belum selesai berbicara, dipotong oleh Peri perempuan yang ikut dengan Hellenia.

“Kalian sudah terlambat.” Peri perempuan itu memiliki rambut seputih salju, mata biru yang tak mencerminkan cahaya, dan tampak sedih.

Tak lama setelah Si Peri Perempuan mengatakannya, sebuah ledakan terjadi dan menggetarkan seluruh kerajaan.

“A-apa yang terjadi?!” Hellenia bangkit dari kursinya dan membuka jendela kristal di belakangnya. Saat mendapati apa yang terjadi, keempat bangsawan utama itu menganga. Mereka tak dapat percaya apa yang sedang mereka saksikan.

Sebuah pilar cahaya berwarna putih, dan biru di bagian luarnya menjulang tinggi hingga langit. Atas kemunculan pilar yang muncul secara mendadak itu, angin menerpa daratan dengan dahsyat sebagai dampaknya. Porte segera bertindak untuk melihat lebih dekat apa yang terjadi. Ia menciptakan kristal melalui tangan kirinya menjadi sebuah teropong. Ketika sudah melihatnya, ia berkata, "Gawat...!"

“Grand Duchess!” Porte harus berteriak akibat angin yang masih menghembus kencang. “Cahaya itu berasal dari kediaman Rowing!”

“Apa katamu?! Kalian, kembalilah ke Wilayah kalian masing-masing dan pasang penghalang untuk keselamatan warga! Aku akan menyusul Tuan Putri!”

“Baik!” tiga bangsawan utama itu segera memakai teleportasi mereka, sementara para Peri tetap tinggal di sisi Ashley.

“Peri? Ada apa?” tanya Ashley.

“Ramalannya...." Yuuvi menatap tanah, seakan pasrah.

Ashley terbelalak, kemudian dengan yakin berkata, “Tidak! Tidak akan kubiarkan meskipun nyawa taruhanku!” Ashley segera menyusul Zeeta dengan teleportasinya.

......................

“Haaah ... padahal aku sudah melarangnya... Zeeta malah mengabaikanku...,” kata Peri perempuan yang ikut memandangi pilar cahaya itu.

“Tunggu... siapa kau? Kau ... bukan peri, ‘kan?” Falmus menarik mundur Sylva dan Yuuvi agar menjauh darinya.

“Ahaha... akhirnya ketahuan, ya?” Peri perempuan itu tersenyum. “Tidak perlu khawatir, aku ada di pihak kalian, kok. Untuk saat ini.”

“Bagaimana bisa tidak khawatir di situasi yang seperti ini, dasar bodoh?! Siapa kau?!” hardik Falmus.

“Untuk apa kalian khawatir? Lagi pula para Peri tidak diizinkan untuk terlalu ikut campur dalam masalah Manusia, bukan? Ratu Peri hanya memberi kalian misi untuk menyampaikan perbuatan Rowing kepada bangsawan-bangsawan itu agar si Grand Duh atau apalah itu bisa dipercaya dengan mudah lagi oleh mereka, dan memberitahu perubahan situasi di antara Peri.” Peri perempuan itu masih dalam senyumnya.

“Aku tidak tahu siapa kau dan mengapa kau berbicara sok hebat seperti itu... tapi jika Zeeta tetap dalam kondisinya di sana, maka nyawamu pun akan ikut hilang.” Sylva ikut menimbrung percakapan.

“Oh, kau ada benarnya. Lalu? Apa yang bisa ku... tidak, kalian lakukan? Kalian bukan teman atau bahkan keluarga Zeeta, untuk apa mengkhawatirkannya?

"Jika kalian MEMANG mengkhawatirkan Zeeta, kalian tidak akan hanya fokus pada bangsawan-bangsawan itu.

"Kalian seharusnya tetap bisa membantu Zeeta, seperti aku yang mencoba mencegahnya masuk menemui Garren.”

Tiga Peri itu terpojok atas ucapannya.

“Sylva, aku tidak akan mengecualikanmu. Kau tetap tak melakukan apapun disaat Zeeta benar-benar butuh bantuan. Kau merahasiakan keselamatan keluarganya dan membuat dia jatuh menangis? Untuk apa memangnya? Apa tujuanmu? Memangnya kalian pikir kalian siapa? Hanya dengan tingkat sihir berbeda jauh dan memiliki keistimewaan tersendiri, kalian pikir kalian hebat?” Peri perempuan itu melempar pertanyaan demi pertanyaan.

“Hahaha ... sudahlah, lebih baik aku ikut mengawasi mereka. Tidak seperti kalian, aku TIDAK terikat perjanjian!” Peri perempuan itu terbang menjauhi Sylva, Yuuvi dan Falmus.

“Cih! Siapa dia sebenarnya?!” Falmus masih terbawa emosi.

“Kenapa Ratu Peri merahasiakan sesuatu dari kita?” Yuuvi bertanya-tanya.

“Kita juga bahkan tidak menyadari dia menyamarkan dirinya menjadi Peri... apa yang sebenarnya terjadi? Ini tak ada dalam ramalan yang diceritakan Ratu.” Sylva menduga-duga.

Terpopuler

Comments

anggita

anggita

trus, berkarya.,👏💪

2021-06-26

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Kehidupan Baru
3 Sihir
4 Peri
5 Impiannya
6 Buah dari Kerja Keras
7 Keinginan yang Muncul dari Kesempatan
8 Musim Semi yang Pedih
9 Dunia Asing
10 Wewenang atau Kekerasan?
11 Malam Sebelum Badai (1/2)
12 Malam Sebelum Badai (2/2)
13 Bangsawan Meja Bundar
14 Negeri yang Indah nan Kotor
15 Kewajiban Sang Putri (1/2)
16 Kewajiban Sang Putri (2/2)
17 Tuan Putri ke Ibu Kota
18 Sang Elf, Aria
19 Zeeta Aurora XXI
20 Eksekusi Mati
21 Langkah Awalnya
22 NAMAKU ADALAH ZEETA!
23 Rumor dan Fakta
24 Bibit Kejahatan
25 Ingatan Manis Hellenia (1/2)
26 Ancaman
27 Ambang Keputusasaan
28 Ingatan Manis Hellenia (2/2)
29 Kekuatan yang Hanya Dimiliki Manusia
30 Layaknya Nenek, Layaknya Cucu
31 Bertemu dengan Keluarga
32 Ikatan yang Terbentuk dari Kesan
33 Mana
34 Kengerian yang Merangkak Keluar
35 Sumbu dari Sebuah Legenda
36 Yang Akan Menuntunnya
37 Catastrophe Seal
38 Hutan Misterius
39 Benih Yggdrasil
40 Misi Selanjutnya
41 Sang Roh Yggdrasil, Luna
42 Sekutu
43 Rencana Sang Putri
44 Vivid Party
45 Rencana Penyelamatan Alicia (1/2)
46 Rencana Penyelamatan Alicia (2/2)
47 Rapat Keluarga Darurat
48 Kemampuan Sihirnya Tak Terbatas
49 [Bab Pengumuman] Kedudukan Kebangsawanan Kerajaan Aurora
50 Keberadaan Ras Lain
51 Kekalahannya
52 Manusia dan Makhluk Sihir yang Bentrok
53 Kekuatan Bangsawan Utama
54 Apa yang Menjadi Janjinya
55 Eclipse, Sekutu yang Tak Terduga
56 Sebuah Misteri yang Terkuak
57 Babak Baru
58 Kerja Sama Antar Ras
59 Melangkah ke Depan (1/2)
60 Melangkah ke Depan (2/2)
61 Klutzie dan Siren
62 Latihan untuk Menyusulnya
63 Percikan Api
64 Amarah dari Sebuah Kekonyolan
65 Pertanda?
66 Kegelapan yang Melindungi
67 Peran Keluarga
68 Teman dan Cinta
69 Kunci Kotak Harta Karun
70 Sebuah Kebenaran
71 Langkah Menuju Kebebasan
72 Bersama dengan Ibu, Mendengarnya
73 Ibu dan Ayah
74 Kebebasan
75 Kerajaan yang Berlibur
76 Azure dan Desa Lapis
77 Keluarga Baru
78 Waktu Bersama Keluarga
79 Karma yang Kejam
80 Dia yang Mengawasi
81 Zeeta dan Azure
82 Kekuatan Penuh Ashley 1
83 Willmurd Louis de Dormant
84 Kekuatan Penuh Ashley 2
85 Menuju Masa yang Diramalkan
86 Dunia yang Diramalkan
87 Bersiap Diri
88 Keputusan Azure
89 Layaknya Kotak Pandora
90 Awal dari Sang Pembalas Dendam, Marianna Aurora
91 Latihan yang Keras
92 Volten Sisters
93 Latihan Bersama Volten Sisters
94 Langit di Atas Langit
95 Tanah Ephemeral
96 "Mengakhiri Dunia"
97 Ketakutan yang Dibalut oleh Harapan
98 (Bab Pengumuman) Disclaimer - Sebelum Membaca Chapter (Arc) Selanjutnya
99 (Bab Pengumuman) Daftar Rune
100 Sihir Kuno Rune
101 Kekuatan Maisie
102 Bencana Besar yang akan Menghantam
103 Pertarungan yang Sudah Dimulai
104 Segel yang Dilepas Setelah Sekian Lama
105 Bala Bantuan
106 Janji Seorang Lelaki
107 Baru Dimulai
108 Tekad Kuat Gerda
109 Sampai Tetes Darah Terakhir
110 Wasiat Ratusan Tahun
111 Harta Karun untuk Masa Depan
112 Crescent Void
113 Kepercayaan yang Tulus
114 Menuju Perjalanan Selanjutnya
115 Bertekadlah Layaknya Kupu-Kupu
116 Arti dari Seorang Pemimpin
117 Penyihir Harapan
118 Sesuatu yang Berhasil Dilindungi
119 Dia yang Kembali Beraksi
120 Kepulangannya
121 Perbedaan Level
122 Tiada Waktu 'tuk Bersantai
123 Rapat Keluarga Darurat 2
124 Kunjungan
125 Pulangnya Tuan Putri ke Rumah
126 Luka di Hati
127 Hubungan Adik dan Kakak
128 Arti Sebuah Kerajaan
129 Menuju Kerajaan Nebula 1/3
130 Menuju Kerajaan Nebula 2/3
131 Menuju Kerajaan Nebula 3/3
132 Kedatangan Azure
133 Masa Lalu Suzy
134 Gugurnya Sebuah Harapan
135 Cinta Seorang Kakek
136 Perjuangannya
137 Ifrit Sang Api
138 Amarah
139 Ifrit vs. Ashley 1
140 Ifrit vs. Ashley 2
141 Jötunnheim dan Fyrriheim
142 Terdampar di Dunia Lampau, Fyrriheim
143 Klutzie vs. Jewel
144 Si Pelayan Klasik, Asteria
145 Identitas Sang Pria Misterius yang Mematikan, L'arc Darnmite
146 Rahasia Fyrriheim, Sebuah Dunia Lampau
147 Turning Point 1
148 Arti dari Hidup, Sebuah Awal dari Aurora
149 Sirkuit Sihir
150 Rencana Para Elf
151 Pertahanan Seluruh Tenaga demi Rakyat
152 Menuju Babak Selanjutnya
153 Pohon Chronos
154 Pertanggungjawaban yang Pantas
155 Penyesalan
156 Janji dalam Pelarian
157 Kebencian yang Terkunci Selama 200 Tahun
158 Bersama Senyum, Ditemani Oleh Senyum
159 Kembalinya Scarlet
160 Kepercayaan Diri
161 Pertarungan yang akan Mengubah Dunia
162 Guru dan Murid yang Menanggung Kebencian Besar
163 Para Penyintas
164 Kekuatan Tersembunyi Azure
165 Gelombang Pasang
166 Saksi Hidup Sejak Ribuan Tahun Silam
167 Harapan yang Berkilau
168 Zeeta vs. Marianna 1/4
169 Menguak Paksa Masa Lalu yang Pahit
170 Ketragisan yang Harus Diakhiri
171 Menerobos Kemustahilan
172 Zeeta vs. Marianna 2/4
173 Keadilan yang Tak Disesali
174 Zeeta vs. Marianna 3/4
175 Zeeta vs. Marianna 4/4
176 Keseharian Aurora yang Kembali Damai
177 Makhluk yang Kuat pun Lemah
178 Rekan Baru
179 Tamu Pembawa Teror
180 Dinding yang Tak Mudah Dihancurkan
181 Misi Baru Aurora
182 Tersirat
183 Penyusup
184 Keberadaan Masing-Masing Tim Ekspedisi
185 Serina dan Gerda
186 Keyakinan
187 Dalam Hitungan Detik
188 Masalahnya Masing-Masing
189 Kedatangan yang Tidak Diduga
190 Kecurigaan Pandang Pertama
191 Meremehkan Lawan yang Salah
192 "Belas Kasih"
193 Menantang Kemustahilan
194 Wajah Aurora yang Tercermin dari Sang Putri
195 Kemunculan Seseorang yang Tidak Diduga
196 Mau Tidak Mau
197 Sayap Menuju Esok
198 Yang Meyakinkannya
199 Ketika Tiada yang Menyadarinya
200 Menuju Tanah Kematian
201 Tanah Tanpa Kehangatan (1/2)
202 Tanah Tanpa Kehangatan (2/2)
203 Kambing Hitam
204 Sang Pelintas Waktu
205 Amarah Lloyd
206 Gadis yang Menyembunyikan Tujuannya
207 Demi Menjawab Harapan Sang Penyihir Harapan
208 Ancaman yang Dipatahkan
209 Roh Kuno Angin, Zephyr
210 Rahasia Dunia dan Ambisi untuk Menang
211 Alasan Belle
212 Dari Kematian, Menuju Kematian, Berakhir pada Kematian
213 Persiapan Menantang Kematian
214 Harapan Palsu
215 Trauma Zeeta
216 Kemunculan Tellaura, Sang Penyihir Pengutuk Dunia
217 Dark Elf yang Tak Segan Membunuh, Jourgan
218 High Elf Maniak Pertarungan, Bellaria
219 Pertanda Ragnarok
220 Gadis Seiryuu yang Bernasib untuk Mati
221 Rahasia Dibalik Senjata Suci
222 Turning Point 2
223 Pandangan Salah Seorang Dark Elf Pada Manusia
224 Titania, Sang Keturunan Raksasa
225 Sang Raksasa Teladan, Jeanne
226 Waktunya untuk Serius!
227 Pertempuran yang Singkat
228 Dunia Impian di Dalam Dunia Terkutuk
229 Dariku, 300 Tahun yang Lalu
230 Bersama-sama
231 Datangnya Perubahan Dunia
232 Burung yang Tersangkar dan Burung yang Terburu
233 Bangsawan, Pelayan, dan Rakyat Jelata
234 Merelakan Yang Tersayang
235 Kejamnya Dunia pada Mereka
236 Awal dari Semuanya 1
237 Alasan Seorang Tellaura Hidup
238 Gigih
239 Mereka yang Hidup di Dunia yang Berbeda
240 Ketakutan
241 Jiwa yang Tersesat
242 Ingatan yang Kembali
243 Keinginan Sang Raksasa
244 Kakak-Adik dan Putri-Pembunuh
245 Malam Sebelum Petaka
246 Jebakan
247 Bulan Darah
248 Pembalasan
249 Awal dari Semuanya 2
250 Tipu Muslihat
251 Menghilangkan Siklus Kebencian
252 Dua Gadis Berambut Perak
253 Sebelum Semuanya Tak Bisa Lagi Digenggam
254 Mimpi yang Tak Lagi Dapat Digapai
255 Putri Duyung dan Penyihir Harapan
256 Penyihir Harapan dan Penyihir Bintang
257 Menuju Hari Akhir 1
258 Lautan yang Marah
259 Masa Lalu Penyihir Bintang
260 Gadis yang Kuat
261 Malam yang Gila 1
262 Permintaan Roh Kuno Air
263 Malam yang Gila 2
264 Tirta Amarta 1
265 Tirta Amarta 2
266 Tirta Amarta 3
267 Aku dan Aku yang Lain
268 Ozy dan Jeanne
269 Keseriusan Zeeta
270 Bertemunya Dua Zeeta
271 Arata Akihiro
272 Menyeret ke Dalam Lubang Berbilah Tajam
273 Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 1
274 Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 2
275 Mereka yang Menyayanginya
276 Kedatangan Sosok yang (Pernah) Berharga Untuknya
277 Dua Gerbang yang Terbuka
278 Melodi dari Neraka
279 Turning Point 3
280 Kartu Truf
281 Bangkit
282 Jatuh dalam Kegelapan
283 Secercah Harapan
284 Sejarah Nebula 1
285 Sejarah Nebula 2
286 Jangan Remehkan Gadis yang Sedang Jatuh Cinta!
287 Barghest yang Misterius
288 The Power of Love
289 Gadis yang Menjadi Dunianya
290 Cermin Seorang Penguasa yang Dikagumi
291 Pangeran Cupu (?)
292 Putri Keemasan yang Dikutuk
293 Sejarah yang Saling Terhubung
294 Pertanyaan Demi Pertanyaan
295 Kerajaan Gala
296 Mereka yang Bangkit dari Keterpurukan
297 Menciptakan Legenda
298 Hati Baja yang Tidak Dimiliki Semua Orang
299 Catastrophe Seal dan Vanadust
300 Secercah Cahaya dari Dunia
301 Apakah Ini Sebuah Tekad? Atau Hanya Tegar?
302 Buah Perjuangannya
303 Tujuan Akhir Zeeta
304 Sahabat
305 Petunjuk
306 Negeri Para Raksasa
307 Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 1
308 Fana
309 Jawaban
310 Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 2
311 Zeeta dan Luna
312 Rapat Keluarga (Bangsawan)
313 (Bab Pengumuman) Desain Karakter Zeeta (Delapan Tahun)
314 Pengorbanan Tidaklah Selalu Buruk
315 (Bab Pengumuman) Desain Karakter Danny & Gerda (9/8 Tahun)
316 Hubungan dan Ikatan
317 Wejangan
318 Keroco Kuat yang Buta Tujuan
319 Terbukanya Dua Gerbang
320 Syarat
321 Angin Zephyr
322 Ragnarok, Pertempuran Akhir Dunia
323 Tujuan Tiga Dunia yang Berbeda
324 Demi Hari Esok
325 Sang Raksasa Alpha, Fenrir
326 Seiryuu dan Penyangganya
327 Masalah Hati Arata Akihiro
328 Naga Pengecut, Nidhogg
329 Menerima Apa Adanya dan Mencintainya
330 Naga yang Nyaris Kehilangan Arahnya
331 Pengkhianatan yang Tak Bisa Dimaafkan
332 Kegelapan yang Menerangi
333 Luluh Lantaknya Bumi
334 Bala Bantuan
335 Kehancuran
336 Dirimu yang Bagaikan Cahaya Untukku
337 Pertolongan Alam Kematian
338 Pengorbanan
339 Tombak Suci Rhongomyniad
340 Pertempuran Akhir 1
341 Yang Mengerti Dirinya
342 Mewujudkan Lagi Tír na nÓg
343 Cahaya Dari Bintang
344 Naga Dan Manusia
345 Keheningan Sebelum Badai
346 Jawaban Sang Penentu Dunia
347 Zeeta Alter vs. Si Kembar Levant
348 Mereka yang Mengutuk Dunia
349 Peran Terakhir Crescent Void
350 Quaternity Grandeur
351 Rival Gadis Itu
352 Tirai Penutup
353 Sang Penyihir Harapan [END]
354 Bab Bonus - True (Happy) Ending
Episodes

Updated 354 Episodes

1
Prolog
2
Kehidupan Baru
3
Sihir
4
Peri
5
Impiannya
6
Buah dari Kerja Keras
7
Keinginan yang Muncul dari Kesempatan
8
Musim Semi yang Pedih
9
Dunia Asing
10
Wewenang atau Kekerasan?
11
Malam Sebelum Badai (1/2)
12
Malam Sebelum Badai (2/2)
13
Bangsawan Meja Bundar
14
Negeri yang Indah nan Kotor
15
Kewajiban Sang Putri (1/2)
16
Kewajiban Sang Putri (2/2)
17
Tuan Putri ke Ibu Kota
18
Sang Elf, Aria
19
Zeeta Aurora XXI
20
Eksekusi Mati
21
Langkah Awalnya
22
NAMAKU ADALAH ZEETA!
23
Rumor dan Fakta
24
Bibit Kejahatan
25
Ingatan Manis Hellenia (1/2)
26
Ancaman
27
Ambang Keputusasaan
28
Ingatan Manis Hellenia (2/2)
29
Kekuatan yang Hanya Dimiliki Manusia
30
Layaknya Nenek, Layaknya Cucu
31
Bertemu dengan Keluarga
32
Ikatan yang Terbentuk dari Kesan
33
Mana
34
Kengerian yang Merangkak Keluar
35
Sumbu dari Sebuah Legenda
36
Yang Akan Menuntunnya
37
Catastrophe Seal
38
Hutan Misterius
39
Benih Yggdrasil
40
Misi Selanjutnya
41
Sang Roh Yggdrasil, Luna
42
Sekutu
43
Rencana Sang Putri
44
Vivid Party
45
Rencana Penyelamatan Alicia (1/2)
46
Rencana Penyelamatan Alicia (2/2)
47
Rapat Keluarga Darurat
48
Kemampuan Sihirnya Tak Terbatas
49
[Bab Pengumuman] Kedudukan Kebangsawanan Kerajaan Aurora
50
Keberadaan Ras Lain
51
Kekalahannya
52
Manusia dan Makhluk Sihir yang Bentrok
53
Kekuatan Bangsawan Utama
54
Apa yang Menjadi Janjinya
55
Eclipse, Sekutu yang Tak Terduga
56
Sebuah Misteri yang Terkuak
57
Babak Baru
58
Kerja Sama Antar Ras
59
Melangkah ke Depan (1/2)
60
Melangkah ke Depan (2/2)
61
Klutzie dan Siren
62
Latihan untuk Menyusulnya
63
Percikan Api
64
Amarah dari Sebuah Kekonyolan
65
Pertanda?
66
Kegelapan yang Melindungi
67
Peran Keluarga
68
Teman dan Cinta
69
Kunci Kotak Harta Karun
70
Sebuah Kebenaran
71
Langkah Menuju Kebebasan
72
Bersama dengan Ibu, Mendengarnya
73
Ibu dan Ayah
74
Kebebasan
75
Kerajaan yang Berlibur
76
Azure dan Desa Lapis
77
Keluarga Baru
78
Waktu Bersama Keluarga
79
Karma yang Kejam
80
Dia yang Mengawasi
81
Zeeta dan Azure
82
Kekuatan Penuh Ashley 1
83
Willmurd Louis de Dormant
84
Kekuatan Penuh Ashley 2
85
Menuju Masa yang Diramalkan
86
Dunia yang Diramalkan
87
Bersiap Diri
88
Keputusan Azure
89
Layaknya Kotak Pandora
90
Awal dari Sang Pembalas Dendam, Marianna Aurora
91
Latihan yang Keras
92
Volten Sisters
93
Latihan Bersama Volten Sisters
94
Langit di Atas Langit
95
Tanah Ephemeral
96
"Mengakhiri Dunia"
97
Ketakutan yang Dibalut oleh Harapan
98
(Bab Pengumuman) Disclaimer - Sebelum Membaca Chapter (Arc) Selanjutnya
99
(Bab Pengumuman) Daftar Rune
100
Sihir Kuno Rune
101
Kekuatan Maisie
102
Bencana Besar yang akan Menghantam
103
Pertarungan yang Sudah Dimulai
104
Segel yang Dilepas Setelah Sekian Lama
105
Bala Bantuan
106
Janji Seorang Lelaki
107
Baru Dimulai
108
Tekad Kuat Gerda
109
Sampai Tetes Darah Terakhir
110
Wasiat Ratusan Tahun
111
Harta Karun untuk Masa Depan
112
Crescent Void
113
Kepercayaan yang Tulus
114
Menuju Perjalanan Selanjutnya
115
Bertekadlah Layaknya Kupu-Kupu
116
Arti dari Seorang Pemimpin
117
Penyihir Harapan
118
Sesuatu yang Berhasil Dilindungi
119
Dia yang Kembali Beraksi
120
Kepulangannya
121
Perbedaan Level
122
Tiada Waktu 'tuk Bersantai
123
Rapat Keluarga Darurat 2
124
Kunjungan
125
Pulangnya Tuan Putri ke Rumah
126
Luka di Hati
127
Hubungan Adik dan Kakak
128
Arti Sebuah Kerajaan
129
Menuju Kerajaan Nebula 1/3
130
Menuju Kerajaan Nebula 2/3
131
Menuju Kerajaan Nebula 3/3
132
Kedatangan Azure
133
Masa Lalu Suzy
134
Gugurnya Sebuah Harapan
135
Cinta Seorang Kakek
136
Perjuangannya
137
Ifrit Sang Api
138
Amarah
139
Ifrit vs. Ashley 1
140
Ifrit vs. Ashley 2
141
Jötunnheim dan Fyrriheim
142
Terdampar di Dunia Lampau, Fyrriheim
143
Klutzie vs. Jewel
144
Si Pelayan Klasik, Asteria
145
Identitas Sang Pria Misterius yang Mematikan, L'arc Darnmite
146
Rahasia Fyrriheim, Sebuah Dunia Lampau
147
Turning Point 1
148
Arti dari Hidup, Sebuah Awal dari Aurora
149
Sirkuit Sihir
150
Rencana Para Elf
151
Pertahanan Seluruh Tenaga demi Rakyat
152
Menuju Babak Selanjutnya
153
Pohon Chronos
154
Pertanggungjawaban yang Pantas
155
Penyesalan
156
Janji dalam Pelarian
157
Kebencian yang Terkunci Selama 200 Tahun
158
Bersama Senyum, Ditemani Oleh Senyum
159
Kembalinya Scarlet
160
Kepercayaan Diri
161
Pertarungan yang akan Mengubah Dunia
162
Guru dan Murid yang Menanggung Kebencian Besar
163
Para Penyintas
164
Kekuatan Tersembunyi Azure
165
Gelombang Pasang
166
Saksi Hidup Sejak Ribuan Tahun Silam
167
Harapan yang Berkilau
168
Zeeta vs. Marianna 1/4
169
Menguak Paksa Masa Lalu yang Pahit
170
Ketragisan yang Harus Diakhiri
171
Menerobos Kemustahilan
172
Zeeta vs. Marianna 2/4
173
Keadilan yang Tak Disesali
174
Zeeta vs. Marianna 3/4
175
Zeeta vs. Marianna 4/4
176
Keseharian Aurora yang Kembali Damai
177
Makhluk yang Kuat pun Lemah
178
Rekan Baru
179
Tamu Pembawa Teror
180
Dinding yang Tak Mudah Dihancurkan
181
Misi Baru Aurora
182
Tersirat
183
Penyusup
184
Keberadaan Masing-Masing Tim Ekspedisi
185
Serina dan Gerda
186
Keyakinan
187
Dalam Hitungan Detik
188
Masalahnya Masing-Masing
189
Kedatangan yang Tidak Diduga
190
Kecurigaan Pandang Pertama
191
Meremehkan Lawan yang Salah
192
"Belas Kasih"
193
Menantang Kemustahilan
194
Wajah Aurora yang Tercermin dari Sang Putri
195
Kemunculan Seseorang yang Tidak Diduga
196
Mau Tidak Mau
197
Sayap Menuju Esok
198
Yang Meyakinkannya
199
Ketika Tiada yang Menyadarinya
200
Menuju Tanah Kematian
201
Tanah Tanpa Kehangatan (1/2)
202
Tanah Tanpa Kehangatan (2/2)
203
Kambing Hitam
204
Sang Pelintas Waktu
205
Amarah Lloyd
206
Gadis yang Menyembunyikan Tujuannya
207
Demi Menjawab Harapan Sang Penyihir Harapan
208
Ancaman yang Dipatahkan
209
Roh Kuno Angin, Zephyr
210
Rahasia Dunia dan Ambisi untuk Menang
211
Alasan Belle
212
Dari Kematian, Menuju Kematian, Berakhir pada Kematian
213
Persiapan Menantang Kematian
214
Harapan Palsu
215
Trauma Zeeta
216
Kemunculan Tellaura, Sang Penyihir Pengutuk Dunia
217
Dark Elf yang Tak Segan Membunuh, Jourgan
218
High Elf Maniak Pertarungan, Bellaria
219
Pertanda Ragnarok
220
Gadis Seiryuu yang Bernasib untuk Mati
221
Rahasia Dibalik Senjata Suci
222
Turning Point 2
223
Pandangan Salah Seorang Dark Elf Pada Manusia
224
Titania, Sang Keturunan Raksasa
225
Sang Raksasa Teladan, Jeanne
226
Waktunya untuk Serius!
227
Pertempuran yang Singkat
228
Dunia Impian di Dalam Dunia Terkutuk
229
Dariku, 300 Tahun yang Lalu
230
Bersama-sama
231
Datangnya Perubahan Dunia
232
Burung yang Tersangkar dan Burung yang Terburu
233
Bangsawan, Pelayan, dan Rakyat Jelata
234
Merelakan Yang Tersayang
235
Kejamnya Dunia pada Mereka
236
Awal dari Semuanya 1
237
Alasan Seorang Tellaura Hidup
238
Gigih
239
Mereka yang Hidup di Dunia yang Berbeda
240
Ketakutan
241
Jiwa yang Tersesat
242
Ingatan yang Kembali
243
Keinginan Sang Raksasa
244
Kakak-Adik dan Putri-Pembunuh
245
Malam Sebelum Petaka
246
Jebakan
247
Bulan Darah
248
Pembalasan
249
Awal dari Semuanya 2
250
Tipu Muslihat
251
Menghilangkan Siklus Kebencian
252
Dua Gadis Berambut Perak
253
Sebelum Semuanya Tak Bisa Lagi Digenggam
254
Mimpi yang Tak Lagi Dapat Digapai
255
Putri Duyung dan Penyihir Harapan
256
Penyihir Harapan dan Penyihir Bintang
257
Menuju Hari Akhir 1
258
Lautan yang Marah
259
Masa Lalu Penyihir Bintang
260
Gadis yang Kuat
261
Malam yang Gila 1
262
Permintaan Roh Kuno Air
263
Malam yang Gila 2
264
Tirta Amarta 1
265
Tirta Amarta 2
266
Tirta Amarta 3
267
Aku dan Aku yang Lain
268
Ozy dan Jeanne
269
Keseriusan Zeeta
270
Bertemunya Dua Zeeta
271
Arata Akihiro
272
Menyeret ke Dalam Lubang Berbilah Tajam
273
Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 1
274
Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 2
275
Mereka yang Menyayanginya
276
Kedatangan Sosok yang (Pernah) Berharga Untuknya
277
Dua Gerbang yang Terbuka
278
Melodi dari Neraka
279
Turning Point 3
280
Kartu Truf
281
Bangkit
282
Jatuh dalam Kegelapan
283
Secercah Harapan
284
Sejarah Nebula 1
285
Sejarah Nebula 2
286
Jangan Remehkan Gadis yang Sedang Jatuh Cinta!
287
Barghest yang Misterius
288
The Power of Love
289
Gadis yang Menjadi Dunianya
290
Cermin Seorang Penguasa yang Dikagumi
291
Pangeran Cupu (?)
292
Putri Keemasan yang Dikutuk
293
Sejarah yang Saling Terhubung
294
Pertanyaan Demi Pertanyaan
295
Kerajaan Gala
296
Mereka yang Bangkit dari Keterpurukan
297
Menciptakan Legenda
298
Hati Baja yang Tidak Dimiliki Semua Orang
299
Catastrophe Seal dan Vanadust
300
Secercah Cahaya dari Dunia
301
Apakah Ini Sebuah Tekad? Atau Hanya Tegar?
302
Buah Perjuangannya
303
Tujuan Akhir Zeeta
304
Sahabat
305
Petunjuk
306
Negeri Para Raksasa
307
Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 1
308
Fana
309
Jawaban
310
Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 2
311
Zeeta dan Luna
312
Rapat Keluarga (Bangsawan)
313
(Bab Pengumuman) Desain Karakter Zeeta (Delapan Tahun)
314
Pengorbanan Tidaklah Selalu Buruk
315
(Bab Pengumuman) Desain Karakter Danny & Gerda (9/8 Tahun)
316
Hubungan dan Ikatan
317
Wejangan
318
Keroco Kuat yang Buta Tujuan
319
Terbukanya Dua Gerbang
320
Syarat
321
Angin Zephyr
322
Ragnarok, Pertempuran Akhir Dunia
323
Tujuan Tiga Dunia yang Berbeda
324
Demi Hari Esok
325
Sang Raksasa Alpha, Fenrir
326
Seiryuu dan Penyangganya
327
Masalah Hati Arata Akihiro
328
Naga Pengecut, Nidhogg
329
Menerima Apa Adanya dan Mencintainya
330
Naga yang Nyaris Kehilangan Arahnya
331
Pengkhianatan yang Tak Bisa Dimaafkan
332
Kegelapan yang Menerangi
333
Luluh Lantaknya Bumi
334
Bala Bantuan
335
Kehancuran
336
Dirimu yang Bagaikan Cahaya Untukku
337
Pertolongan Alam Kematian
338
Pengorbanan
339
Tombak Suci Rhongomyniad
340
Pertempuran Akhir 1
341
Yang Mengerti Dirinya
342
Mewujudkan Lagi Tír na nÓg
343
Cahaya Dari Bintang
344
Naga Dan Manusia
345
Keheningan Sebelum Badai
346
Jawaban Sang Penentu Dunia
347
Zeeta Alter vs. Si Kembar Levant
348
Mereka yang Mengutuk Dunia
349
Peran Terakhir Crescent Void
350
Quaternity Grandeur
351
Rival Gadis Itu
352
Tirai Penutup
353
Sang Penyihir Harapan [END]
354
Bab Bonus - True (Happy) Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!