Malam Sebelum Badai (1/2)

Beberapa puluh menit sebelum Zeeta menemui Azure, di ibu kota kerajaan Aurora, kehidupan masyarakat di sana berjalan dengan meriah sebab festival yang sedang berlangsung saat ini. Festival tersebut selalu diadakan setiap tiga bulan sekali dan festival ini tidak terlalu melibatkan kemewahan. Hanya dengan pernak-pernik seperti bendera kerajaan, toko-toko yang memberi diskon, dan bermacam-macam acara kefestivalan. Delapan tahun terakhir, festival ini diadakan secara minimalis. Biasanya, festival ini begitu besar dan merata sampai pedesaan. Setelah kehilangan Ratu dan Raja-nya, pemimpin baru sementara mereka, Grand Duchess Ashley Alexandrita, tetap menghormati tradisi kerajaan.

Para penduduk ibu kota tetap menikmati festival ini meskipun rasanya berbeda. Senyuman yang terukir di masing-masing orang menghiasi hati redup sang Grand Duchess. Di malam yang seharusnya meriah secara minimalis, Ashley yang memutuskan untuk tetap berada di kediamannya yang besar dengan model khas bangunan kuno dengan batu bata berwarna hitam dan berbagai furnitur unik di dalamnya, bertemu dengan sosok yang sudah lama tak ia lihat, yaitu Peri.

Peri, seperti yang telah disebutkan oleh Sylva kepada Zeeta, selalu berhubungan dengan keluarga kerajaan. Setelah apa yang terjadi di antara Peri sejak lima hari yang lalu, situasinya berubah, dan kini Sylva akan menjelaskannya kepada Ashley.

Sylva yang telah masuk ke dalam kediaman Alexandrita, menemukan begitu banyak botol yang berisikan serbuk sihir, mirip seperti butiran yang jatuh dari kepakan sayapnya atau butiran mana yang keluar dari setiap Manusia. Serbuk sihir yang tersimpan aman dalam botol-botol itu berwarna-warni, ada yang biru gelap, merah muda, putih, dan warna lainnya. Tak hanya serbuk sihir, kediaman ini juga memiliki kupu-kupu dan tumbuhan hias yang memiliki mana unik terpajang di berbagai sudut ruang.

Furnitur yang ia saksikan di dalam rumah bak tower melebar ini cukup membuatnya terkesan. Selain botol berisi serbuk sihir, kupu-kupu dan tumbuhan, ada buku-buku yang tersimpan rapi di rak layaknya perpustakaan, dan ada juga botol-botol kimia di atas meja yang tampak digunakan untuk meracik serbuk sihir. Tempat ini tambah unik nan klasik dengan chandelier yang menggantung hampir di tiap atap ruangan, dan terdapat mangkuk transparan yang menyemburkan api kecil yang tak kalah terang dari chandelier-nya di pilar-pilar ruangaan.

Oh, ada satu hal lagi yang dapat membuatnya terkesan, Ashley memiliki peliharaan, yaitu sepasang kucing anggora berbulu putih. Mereka tampak tenang menikmati lelapnya di atas sofa karet berwarna merah marun di ruang yang sama dengan majikannya.

......................

Saat ini Ashley sedang menatap aktivitas festival melalui jendela model pintu berukuran besar dan lebar. Kaca jendela itu didesain memiliki banyak potongan di dua sisinya. Dari pantulan jendelanya, hanya tampak wajah lesu dari Ashley. Ia merasa begitu kosong ketika melihat festival tanpa adanya Ratu dan Raja. Ketika ia sedang gusar akan hal itu, ia mendengar ucapan selamat malam dari seseorang. Ia menolak menolehkan kepalanya lalu berkata, “Siapa kau malam-malam begini? Ikutilah festival itu dan biarkan aku sendiri. Aku sedang tidak ingin diganggu."

“Lihatlah dulu kepada siapa kau berbicara, dasar Manusia.” Ucapan ini langsung berpengaruh kepadanya.

Rambut pirang panjang sepunggung, mata cokelat, dan sedikit kerutan di sekitar bibir dan dahinya akhirnya tampak. Ashley, memakai one-piece warna merah gelap berkancing cokelat yang dilapisi blazer hitam.

“Pe-Peri?!” Ashley terkejut ada Peri sedekat dua puluh senti dari kepalanya.

“Ya. Ini darurat, dengarkan aku baik-baik.”

Ashley berdeham, “Ehem. Baiklah.”

“Langsung ke intinya. Kami para Peri hanya mengizinkan keluarga kerajaan melihat sosok kami sejak tiga ratus tahun yang lalu, apa kautahu itu?” Sylva memulai percakapan dan tetap terbang di tempatnya.

“Ya, aku tahu. Karena muridku adalah seorang keluarga kerajaan, aku pernah beberapa kali melihat sosok kalian yang tengah berbicara dengannya. Dan aku juga tahu, mereka mengizinkanku melihat karena diminta oleh muridku. Lalu, ada apa dengan hal itu?”

“Bagus, ini mempersingkat waktu. Sebenarnya situasi tersebut telah berubah sejak lima hari yang lalu. Meski aku tahu ini mendadak, Ratu Peri mengatakan keputusan ini diambil untuk langkah antisipasi.

"Setelah keputusan itu dibuat, Ratu Peri mengutus tiga Peri kepada tiga bangsawan utama, yaitu Cloxzar, Ophenlis, dan Dormant dengan alasan keselamatan seluruh makhluk hidup.” Sylva melanjutkan percakapannya.

Kening Ashley mengernyit. “Ha... hah? Apa maksudmu dengan keselamatan seluruh makhluk hidup?”

“Aku pun belum tahu dengan jelas mengapa Ratu Peri mengubahnya secara mendadak, tapi Ratu Peri juga bilang itu berkaitan dengan ramalannya tiga ratus tahun yang lalu.”

“Oh, ramalan itu....” Ashley tampak menangkap apa yang dibicarakan Sylva.

“Ratu Peri bilang, 'Percaya tidak percaya, meskipun semua keluarga kerajaan sampai saat ini telah melakukan banyak hal untuk mencegah ramalan itu terjadi, tetapi akhirnya selalu berujung di titik yang sama. Oleh karena itu, keputusan ini diambil meskipun mendadak.'"

“Begitu... lalu, apa yang membuatmu ke sini? Tidak mungkin kau hanya ingin memberitahuku itu.”

“Ya. Kau benar sekali. Untuk dua bangsawan lain, Rowing dan Alexandrita, menurut Ratu Peri, tidak memerlukan kami karena Alexandrita akan selalu setia terhadap Aurora, dan Rowing akan berakhir saat mereka bertemu keturunan Aurora yang kedua puluh satu, dan akulah yang diutus untuk bersama keturunan itu.” Mendengar bahwa ada keturunan dari Aurora, Ashley merasa dihantam petir.

“Tunggu tunggu tunggu!” tukas Ashley. Matanya terbelalak.

“Apa?”

“Keturunan Aurora?!”

“Ya. Karena itulah aku bilang ini berkaitan dengan ramalan Ratu Peri!”

"...." Ashley terdiam sejenak setelah mendengar ungkapan Sylva.

Beberapa saat kemudian dengan tatapan yang dibuang ke bawah, Ashley berkata, “Maaf ... aku masih belum bisa fokus. Bahkan aku saja tidak tahu apa yang terjadi di dalam istana, semuanya terlalu membingungkanku dan membuatku tidak tahu harus berbuat apa.”

“Yah, kau ada benarnya juga.” Sylva mengangguk, tetapi wajahnya acuh. “Tapi itu tidak penting, aku ada di sini untuk memberitahumu adalah bukti paling kuat dia adalah Aurora yang kedua puluh satu, dan dia saat ini butuh bantuanmu, Nyonya Penguasa Sementara.” Kali ini dia serius.

“Apa maksudmu?” dahi Ashley mengerut lagi.

Mendengarnya, membuat Sylva mengundang emosi. “Hei, kau tidak tahu apapun? Kau serius?! Rowing itu telah membunuh puluhan nyawa di Wilayah Selatan! Apa yang kaulakukan selama ini?!”

Mimik wajah Ashley berubah musam. “Cloxzar, Ophenlis, Dormant, termasuk Rowing, tidak terlalu senang kepada caraku memerintah sejak setelah tiga tahun aku jadi penguasa. Mereka juga telah membuat penghalang sihir melalui Buku Sihir mereka di tiap pintu masuk menuju wilayah kekuasaan mereka. Tanpa adanya seseorang yang benar-benar mampu menghilangkan sihir dari Buku Sihir, aku takkan bisa melakukan apapun. Jujur saja, hanya tinggal menunggu waktu kerajaan Aurora akan berakhir....” Ashley tampak pasrah terhadap keadaan yang sama sekali tidak mendukungnya.

Mendengar omong kosong dari Ashley, Sylva merasa kecewa. “Cih. Inikah yang harus kuharapkan pada seorang guru sihirnya Ratu? Jika kau hanya takut tidak bisa menghilangkan sihir dari Buku Sihir, maka kau kalah dari seorang anak kecil berusia delapan tahun yang masih melangkah maju demi kewajibannya sebagai Tuan Putri meskipun dia tidak ingin!”

Seketika, Ashley merasa campur aduk. Di dalam hatinya ia merasa senang bahwa seorang penerus tahta kerajaan masih hidup, namun disaat yang sama ia juga merasakan aneh. Ia merasa heran dengan dirinya sendiri, apa yang telah ia perbuat selama ini sampai keberadaan anak dari penguasa kerajaan itu lolos dari pengawasannya sebagai guru sihir seorang ratu? Embel-embelnya sebagai guru sihir tak cocok untuk dirinya yang sekarang. Jika ia memang seorang guru sihir seorang Ratu, Zeeta tidak akan harus melewati apa yang ia hadapi saat ini tanpanya. Dia terlalu galau dengan keselamatan keluarga kerajaan sampai mengentengkan tugas yang paling utama untuknya.

Meskipun Ashley merupakan wanita berusia empat puluhan tahun dan merupakan seorang Grand Duchess dengan tanggung jawab yang besar, ia tetaplah seseorang yang berperasaan. Kehilangan orang yang sudah dianggap anak sendiri olehnya secara tiba-tiba terlalu berat untuknya. Hal itu juga berlaku untuk sebagian rakyat kerajaan, tetapi dampak yang paling besar dirasakan oleh Ashley.

Setelah mengetahui bahwa anak dari muridnya itu selamat, ia bertekad ingin kembali menjadi dirinya sebelum saat ini. Menjadi diri dimana ia selalu dihormati oleh semua orang karena kharisma, keputusan, kekuatan, kecerdasan, dan kasih sayangnya. Ia ingin menjemput dan segera memastikan keamanan dan kesehatan Zeeta.

“Maaf, bisakah kaututup telingamu? Ini akan sedikit mengganggu,” kata Ashley, “aku akan membenahi diriku sendiri.”

“O-oke....” Sylva sedikit menjauh dari Ashley dan menutup telinganya.

Ashley menarik napasnya dalam-dalam, lalu berteriak. “APA YANG KAULAKUKAN DASAR ASHLEY?! Kau menjadi seseorang yang tidak berguna! Jadilah dirimu yang dulu lagi! Jadilah dirimu yang selalu dihormati orang-orang!” kemudian ia menampar pipinya berkali-kali hingga memerah. Apa yang ia lakukan sama sekali tak mencerminkan seorang Grand Duchess dan usianya yang telah menginjak empat dekade.

“Beritahu aku apa yang terjadi selama ini,” katanya meski ia menahan rasa sakit dari pipinya yang memerah.

Sylva pun menceritakan kepada Ashley saat pertama kali ia bertemu dengan Zeeta di Hutan Peri, sampai ke titik ia diambil paksa oleh Rowing.

......................

“Peri, aku akan bilang ini sekali lagi. Buku Sihir adalah sihir khusus milik seorang individu. Untuk seorang bangsawan sekali pun, membatalkan sihir dari Buku Sihir tidak semudah yang dibayangkan. Untuk membatalkannya, seseorang butuh imajinasi dan kejelian yang sangat jelas,” seru Ashley setelah menangkap apa yang terjadi selama delapan tahun ini di Wilayah Selatan.

“Kau terus saja menyebut Buku Sihir, memangnya sebegitu hebatkah buku itu?” tanya Sylva yang dibuat bertanda tanya.

“Buku Sihir adalah buku yang mencatat semua sihir yang pernah dibuat oleh seseorang, sekaligus memperkuat sihirnya. Saat kau menggunakan sihir yang ada di Buku Sihir, kau tidak perlu membayangkannya lagi—cukup buka saja halaman yang diinginkan.

"Dulu, ketika Buku Sihir pertama kali dicetuskan oleh Aurora Kesembilan, kegunaannya tidak untuk hal-hal seperti ini, dan kurasa Buku Sihir tidak akan berpengaruh pada sosok selain Manusia setelah tahu bahwa kau bisa keluar dari Wilayah Selatan.” Ashley menjelaskan lebih lanjut tentang merit dan demerit dari Buku Sihir kepada Sylva.

“Grrr... karena itulah aku masih memiliki benci terhadap Manusia!” gerutu Sylva.

“Jadi, apakah bisa kaupastikan desa Lazuli benar-benar lenyap?” tanya Ashley.

“Ya dan tidak,” jawab Sylva, “desanya lenyap, tetapi orang-orangnya selamat.”

Ashley mengerutkan dahinya. “Kenapa bisa begitu? Apakah Zeeta yang melakukannya?”

“Tidak, aku yang melakukannya. Sebelum Bastanil bertemu dengan Zeeta, aku menyamar menjadi Manusia, lalu masuk ke dalam mobil yang nantinya dimasukinya. Ketika Bastanil akan melancarkan serangannya, saat itulah sihirku kupakai. Tidak mungkin kubiarkan Manusia-Manusia berharga itu mati begitu saja di depan mataku.”

......................

Kilas balik ketika Sylva menyamar menjadi prajurit Bastanil....

Setelah Sylva meninggalkan Zeeta sendirian di kedai A n’ Z, Sylva yang juga telah melihat kedatangan rombongan Bastanil, mengepakkan sayapnya menuju mobil kodok perak. Setelah Sylva masuk, ia mendapati ekspresi yang dibuat sang supir kosong. Dia tampak hanya akan mengangguk apapun yang diperintahkan kepadanya.

“Hmmm... jadi begitu. Inilah yang tidak kusukai dari Manusia. Tapi, kali ini kubiarkan karena ini akan sedikit mempermudah peranku,” kata Sylva. Ia berbicara sendiri setelah melihat ekspresi si supir.

Sylva menyentuh bahu si supir dengan tangan kirinya, kemudian ia memposisikan tangan kiri itu ke bawah sayapnya. Setelah itu, ia sengaja mengepakkan sayapnya beberapa kali untuk menjatuhkan butiran sihir, lalu ia menggosok butiran sihir itu dengan kedua tangannya. Terakhir, ia melempar butiran sihir itu ke atas, dan ia menjadi kembaran si supir.

Setelah Sylva menyamar menjadi supir, ia menyihir kembali mobil ini agar berjalan sendiri dengan kecepatan yang tetap seperti sebelumnya. “Aku yang akan menyetir, kau beristirahatlah di sebelah,” kata Sylva dari jok penumpang.

“Baik,” jawab si supir tanpa sadar kepada siapa ia berbicara.

Tak lama setelah si supir berpindah tempat ke kursi sebelah, Sylva menggantikan tempatnya. Ketika rombongan telah sampai di desa, ia menyuruh si supir untuk pergi meninggalkan desa Lazuli, sementara Sylva mempersiapkan mana yang dibutuhkan untuk menyelamatkan desa sampai Zeeta melihat sendiri bola api menghanguskan desanya.

Saat rombongan Bastanil telah pulang ke kediaman Rowing, tanpa disadari Zeeta, Sylva mengembalikan wujudnya dan lekas terbang menuju kediaman Grand Duchess.

......................

“Hmm? Jika kau berbuat sejauh itu ... tapi, bukankah kau benci Manusia?” Ashley bertanya-tanya atas tindakan Sylva.

“A-aku benci, tapi mereka pengecualian! Ketika kau berada di sana, kau tidak akan resah seseorang akan keterlaluan padamu.”

“Begitu ya ... kembali ke pembahasan utamanya, jika Zeeta saat ini ada di kediaman Rowing, kauperlu memberi tahunya bahwa orang-orang desa itu selamat. Saat aku tahu Rowing semakin gila ketika kondisi kerajaan sedang seperti ini, aku semakin khawatir tentang keselamatan Zeeta.”

“Kau ada benarnya. Tapi apa aku harus segera ke Wilayah Selatan? Dengan sayapku pun, butuh waktu setengah jam, lo!”

“Tidak. Itu tidak perlu. Ucapkan pesanmu ke serbuk di dalam botol ini, aku akan mengutus seseorang dan mengirimnya lewat sihirku. Aku juga harus bertindak di tempat lain.” Ashley memberikan Sylva botol berserbuk sihir ungu gelap.

Ketika Sylva sudah menyampaikan pesannya dan memberikan botol berisi serbuk sihir itu kepada Ashley, Ashley segera bergegas ke jendela dan membukanya lebar-lebar. Ia membuat lingkaran sihir di depan mulutnya, lalu mulai mengucapkan sesuatu yang membuat semua orang terdiam dan menjadikan Ashley sebagai pusat mata.

“Semuanya, hentikan festivalnya dan dengarkan aku!” serunya dengan suara yang jadi membesar bak melalui toak.

“Delapan tahun yang lalu, ketika kita dihantui oleh akar raksasa yang tiba-tiba menyelimuti istana, kita dibuat khawatir akan keselamatan Raja dan Ratu kita....” Ashley sengaja memberi jeda.

“Hari itu benar-benar gila....” kata pria A yang langsung melesu.

“Padahal Ratu Alicia adalah Ratu yang begitu cantik dan baik, begitu juga dengan Raja... apa yang sebenarnya terjadi?” wanita A ikut menanggapi.

“Aku rindu dengan suasana saat Ratu Alicia memerintah... semuanya begitu menyenangkan!” wanita B yang di sebelah wanita A selaras.

Banyak respons dari penduduk yang masih mengingat sosok Ratu Alicia. Sesuai dugaannya.

“TAPI!” suaranya yang begitu lantang membuat semua orang terkejut. “Malam ini adalah malam membahagiakan untuk kita! Baru saja, aku mendengar kabar bahwa penerus tahta Aurora, selamat dari kejadian itu!”

“Paling itu hanya rumor belaka....” pria A memalingkan wajahnya.

“Tapi mungkin saja Nyonya Duchess benar....” wanita B melihat ke pria A.

“Kalian berdua!” Ashley menunjuk dua orang yang baru berkomentar itu. “Kabar ini tidak berasal dari sembarang orang, tapi dari Peri!”

“Peri?!” keduanya terkejut.

“Oleh karena itu, sekali lagi akan kukatakan. Malam ini adalah malam membahagiakan, di saat bulan purnama ini, Tuan Putri akan pulang ke rumahnya. Kalian yang sudah tahu Ratu Alicia, pasti tidak bisa membiarkan Tuan Putri kita merasa tidak nyaman di sini. Selagi kalian mempersiapkan ini dan itu, aku akan menjemputnya!”

Para penduduk diam. Mereka masih belum bisa percaya sepenuhnya. Merupakan hal yang wajar jika para penduduk tidak langsung percaya.

Bagaimana tidak, bangsawan-bangsawan utama yang sebelumnya selalu memihak Aurora memisahkan diri semenjak Ashley memerintah. Tapi hal tersebut adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari, ratu Alicia dan Ashley sudah seperti kerabat dekat. Kegalauannya terhadap ratu Alicia di balik istana membuat Ashley tidak begitu bijak dalam memerintah. Namun kini, hal itu tidak akan Ashley ulangi lagi, ia sudah membulatkan tekadnya.

“Ini adalah hasil dari kegagalanku memerintah kerajaan. Di saat aku galau sedangkan Zeeta sedang berjuang, aku tidak boleh kalah. Aku memiliki gelar Grand Duchess, dan aku merupakan guru sihir ratu Aurora kedua puluh. Menghancurkan penghalang sihir dari Buku Sihir seharusnya tidaklah sulit untukku!” batin Ashley setelah ia mendengar keraguan penduduk.

“Cih. Apa kalian tidak dengar?! AKU. AKAN. MENJEMPUTNYA!” Ashley mengepalkan tangan kanannya dengan kuat dan mengeluarkan aliran mana berwarna kuning di kepalannya. Ia memejamkan matanya dan fokus agar ia bisa memecah penghalang yang dipasang di gerbang menuju Wilayah Selatan, yang letaknya kebetulan ada tepat di depannya.

“HAA!!” teriaknya sembari meninjukan kepalannya menuju penghalang itu. Tak lama, muncul retakan di penghalangnya lalu perlahan penghalang itu hancur berkeping-keping dan kembali menjadi aliran mana berwarna merah.

Ashley segera melompat dari jendela itu lalu melakukan roll depan untuk mendarat. “Aku serius.” Serunya dengan wajah yang sudah lama tak mereka lihat.

“SEMUANYA, TUAN PUTRI KITA TELAH PULANG! Kita harus menyambutnya!” ujar seseorang yang telah melihat raut wajah Ashley.

“YA!!” balas semuanya serentak dan bersemangat.

Ashley melihat ke sekitar dan mendapati prajuritnya yang sedang bertugas menjaga festival. “Marcus! Kemarilah!” serunya memanggil dengan nada tegas seorang prajurit yang ada di belakangnya.

“I-ia, Nyonya Duchess!” Marcus segera berlari mendekat ke Ashley.

“Kita tak memiliki banyak waktu. Kau akan ke penjara bawah tanah Rowing, di sana ada Tuan Putri. Kau harus memberikan ini pada Tuan Putri dan jangan lupa bilang padanya bahwa ini dari Sylva, dia masih delapan tahun dan dia butuh pertolongan kita. Aku akan menyusul,” Ashley memberikan botol berisi serbuk sihir ungu gelap.

“Ta-tapi bagaimana aku bisa ke sana dengan cepat?”

“Tentu saja dengan sihirku!” Ashley mengarahkan tangannya ke kaki Marcus dan muncul lingkaran sihir di bawah kakinya. Dengan sekejap ia berpindah tempat ke dalam penjara bawah tanah kediaman Rowing.

“Uegh... langsung dipindah ke tempat menegangkannya?” gumam Marcus setelah melihat sekitarnya. Tak lama kemudian, ia melihat Zeeta digiring dua prajurit. Sama seperti reaksi Zeeta ketika melihat prajurit itu, Marcus merasa aneh. Tatapan dua prajurit itu kosong.

Sebelum mengikuti Zeeta dari belakang, ia mengganti kaus panjang putih berlapis rompi kulit tebal, sepasang sarung tangan cokelat, dan sepatu boots sewarna dengan sarung tangannya menjadi setelan prajurit Rowing dengan sihirnya.

Episodes
1 Prolog
2 Kehidupan Baru
3 Sihir
4 Peri
5 Impiannya
6 Buah dari Kerja Keras
7 Keinginan yang Muncul dari Kesempatan
8 Musim Semi yang Pedih
9 Dunia Asing
10 Wewenang atau Kekerasan?
11 Malam Sebelum Badai (1/2)
12 Malam Sebelum Badai (2/2)
13 Bangsawan Meja Bundar
14 Negeri yang Indah nan Kotor
15 Kewajiban Sang Putri (1/2)
16 Kewajiban Sang Putri (2/2)
17 Tuan Putri ke Ibu Kota
18 Sang Elf, Aria
19 Zeeta Aurora XXI
20 Eksekusi Mati
21 Langkah Awalnya
22 NAMAKU ADALAH ZEETA!
23 Rumor dan Fakta
24 Bibit Kejahatan
25 Ingatan Manis Hellenia (1/2)
26 Ancaman
27 Ambang Keputusasaan
28 Ingatan Manis Hellenia (2/2)
29 Kekuatan yang Hanya Dimiliki Manusia
30 Layaknya Nenek, Layaknya Cucu
31 Bertemu dengan Keluarga
32 Ikatan yang Terbentuk dari Kesan
33 Mana
34 Kengerian yang Merangkak Keluar
35 Sumbu dari Sebuah Legenda
36 Yang Akan Menuntunnya
37 Catastrophe Seal
38 Hutan Misterius
39 Benih Yggdrasil
40 Misi Selanjutnya
41 Sang Roh Yggdrasil, Luna
42 Sekutu
43 Rencana Sang Putri
44 Vivid Party
45 Rencana Penyelamatan Alicia (1/2)
46 Rencana Penyelamatan Alicia (2/2)
47 Rapat Keluarga Darurat
48 Kemampuan Sihirnya Tak Terbatas
49 [Bab Pengumuman] Kedudukan Kebangsawanan Kerajaan Aurora
50 Keberadaan Ras Lain
51 Kekalahannya
52 Manusia dan Makhluk Sihir yang Bentrok
53 Kekuatan Bangsawan Utama
54 Apa yang Menjadi Janjinya
55 Eclipse, Sekutu yang Tak Terduga
56 Sebuah Misteri yang Terkuak
57 Babak Baru
58 Kerja Sama Antar Ras
59 Melangkah ke Depan (1/2)
60 Melangkah ke Depan (2/2)
61 Klutzie dan Siren
62 Latihan untuk Menyusulnya
63 Percikan Api
64 Amarah dari Sebuah Kekonyolan
65 Pertanda?
66 Kegelapan yang Melindungi
67 Peran Keluarga
68 Teman dan Cinta
69 Kunci Kotak Harta Karun
70 Sebuah Kebenaran
71 Langkah Menuju Kebebasan
72 Bersama dengan Ibu, Mendengarnya
73 Ibu dan Ayah
74 Kebebasan
75 Kerajaan yang Berlibur
76 Azure dan Desa Lapis
77 Keluarga Baru
78 Waktu Bersama Keluarga
79 Karma yang Kejam
80 Dia yang Mengawasi
81 Zeeta dan Azure
82 Kekuatan Penuh Ashley 1
83 Willmurd Louis de Dormant
84 Kekuatan Penuh Ashley 2
85 Menuju Masa yang Diramalkan
86 Dunia yang Diramalkan
87 Bersiap Diri
88 Keputusan Azure
89 Layaknya Kotak Pandora
90 Awal dari Sang Pembalas Dendam, Marianna Aurora
91 Latihan yang Keras
92 Volten Sisters
93 Latihan Bersama Volten Sisters
94 Langit di Atas Langit
95 Tanah Ephemeral
96 "Mengakhiri Dunia"
97 Ketakutan yang Dibalut oleh Harapan
98 (Bab Pengumuman) Disclaimer - Sebelum Membaca Chapter (Arc) Selanjutnya
99 (Bab Pengumuman) Daftar Rune
100 Sihir Kuno Rune
101 Kekuatan Maisie
102 Bencana Besar yang akan Menghantam
103 Pertarungan yang Sudah Dimulai
104 Segel yang Dilepas Setelah Sekian Lama
105 Bala Bantuan
106 Janji Seorang Lelaki
107 Baru Dimulai
108 Tekad Kuat Gerda
109 Sampai Tetes Darah Terakhir
110 Wasiat Ratusan Tahun
111 Harta Karun untuk Masa Depan
112 Crescent Void
113 Kepercayaan yang Tulus
114 Menuju Perjalanan Selanjutnya
115 Bertekadlah Layaknya Kupu-Kupu
116 Arti dari Seorang Pemimpin
117 Penyihir Harapan
118 Sesuatu yang Berhasil Dilindungi
119 Dia yang Kembali Beraksi
120 Kepulangannya
121 Perbedaan Level
122 Tiada Waktu 'tuk Bersantai
123 Rapat Keluarga Darurat 2
124 Kunjungan
125 Pulangnya Tuan Putri ke Rumah
126 Luka di Hati
127 Hubungan Adik dan Kakak
128 Arti Sebuah Kerajaan
129 Menuju Kerajaan Nebula 1/3
130 Menuju Kerajaan Nebula 2/3
131 Menuju Kerajaan Nebula 3/3
132 Kedatangan Azure
133 Masa Lalu Suzy
134 Gugurnya Sebuah Harapan
135 Cinta Seorang Kakek
136 Perjuangannya
137 Ifrit Sang Api
138 Amarah
139 Ifrit vs. Ashley 1
140 Ifrit vs. Ashley 2
141 Jötunnheim dan Fyrriheim
142 Terdampar di Dunia Lampau, Fyrriheim
143 Klutzie vs. Jewel
144 Si Pelayan Klasik, Asteria
145 Identitas Sang Pria Misterius yang Mematikan, L'arc Darnmite
146 Rahasia Fyrriheim, Sebuah Dunia Lampau
147 Turning Point 1
148 Arti dari Hidup, Sebuah Awal dari Aurora
149 Sirkuit Sihir
150 Rencana Para Elf
151 Pertahanan Seluruh Tenaga demi Rakyat
152 Menuju Babak Selanjutnya
153 Pohon Chronos
154 Pertanggungjawaban yang Pantas
155 Penyesalan
156 Janji dalam Pelarian
157 Kebencian yang Terkunci Selama 200 Tahun
158 Bersama Senyum, Ditemani Oleh Senyum
159 Kembalinya Scarlet
160 Kepercayaan Diri
161 Pertarungan yang akan Mengubah Dunia
162 Guru dan Murid yang Menanggung Kebencian Besar
163 Para Penyintas
164 Kekuatan Tersembunyi Azure
165 Gelombang Pasang
166 Saksi Hidup Sejak Ribuan Tahun Silam
167 Harapan yang Berkilau
168 Zeeta vs. Marianna 1/4
169 Menguak Paksa Masa Lalu yang Pahit
170 Ketragisan yang Harus Diakhiri
171 Menerobos Kemustahilan
172 Zeeta vs. Marianna 2/4
173 Keadilan yang Tak Disesali
174 Zeeta vs. Marianna 3/4
175 Zeeta vs. Marianna 4/4
176 Keseharian Aurora yang Kembali Damai
177 Makhluk yang Kuat pun Lemah
178 Rekan Baru
179 Tamu Pembawa Teror
180 Dinding yang Tak Mudah Dihancurkan
181 Misi Baru Aurora
182 Tersirat
183 Penyusup
184 Keberadaan Masing-Masing Tim Ekspedisi
185 Serina dan Gerda
186 Keyakinan
187 Dalam Hitungan Detik
188 Masalahnya Masing-Masing
189 Kedatangan yang Tidak Diduga
190 Kecurigaan Pandang Pertama
191 Meremehkan Lawan yang Salah
192 "Belas Kasih"
193 Menantang Kemustahilan
194 Wajah Aurora yang Tercermin dari Sang Putri
195 Kemunculan Seseorang yang Tidak Diduga
196 Mau Tidak Mau
197 Sayap Menuju Esok
198 Yang Meyakinkannya
199 Ketika Tiada yang Menyadarinya
200 Menuju Tanah Kematian
201 Tanah Tanpa Kehangatan (1/2)
202 Tanah Tanpa Kehangatan (2/2)
203 Kambing Hitam
204 Sang Pelintas Waktu
205 Amarah Lloyd
206 Gadis yang Menyembunyikan Tujuannya
207 Demi Menjawab Harapan Sang Penyihir Harapan
208 Ancaman yang Dipatahkan
209 Roh Kuno Angin, Zephyr
210 Rahasia Dunia dan Ambisi untuk Menang
211 Alasan Belle
212 Dari Kematian, Menuju Kematian, Berakhir pada Kematian
213 Persiapan Menantang Kematian
214 Harapan Palsu
215 Trauma Zeeta
216 Kemunculan Tellaura, Sang Penyihir Pengutuk Dunia
217 Dark Elf yang Tak Segan Membunuh, Jourgan
218 High Elf Maniak Pertarungan, Bellaria
219 Pertanda Ragnarok
220 Gadis Seiryuu yang Bernasib untuk Mati
221 Rahasia Dibalik Senjata Suci
222 Turning Point 2
223 Pandangan Salah Seorang Dark Elf Pada Manusia
224 Titania, Sang Keturunan Raksasa
225 Sang Raksasa Teladan, Jeanne
226 Waktunya untuk Serius!
227 Pertempuran yang Singkat
228 Dunia Impian di Dalam Dunia Terkutuk
229 Dariku, 300 Tahun yang Lalu
230 Bersama-sama
231 Datangnya Perubahan Dunia
232 Burung yang Tersangkar dan Burung yang Terburu
233 Bangsawan, Pelayan, dan Rakyat Jelata
234 Merelakan Yang Tersayang
235 Kejamnya Dunia pada Mereka
236 Awal dari Semuanya 1
237 Alasan Seorang Tellaura Hidup
238 Gigih
239 Mereka yang Hidup di Dunia yang Berbeda
240 Ketakutan
241 Jiwa yang Tersesat
242 Ingatan yang Kembali
243 Keinginan Sang Raksasa
244 Kakak-Adik dan Putri-Pembunuh
245 Malam Sebelum Petaka
246 Jebakan
247 Bulan Darah
248 Pembalasan
249 Awal dari Semuanya 2
250 Tipu Muslihat
251 Menghilangkan Siklus Kebencian
252 Dua Gadis Berambut Perak
253 Sebelum Semuanya Tak Bisa Lagi Digenggam
254 Mimpi yang Tak Lagi Dapat Digapai
255 Putri Duyung dan Penyihir Harapan
256 Penyihir Harapan dan Penyihir Bintang
257 Menuju Hari Akhir 1
258 Lautan yang Marah
259 Masa Lalu Penyihir Bintang
260 Gadis yang Kuat
261 Malam yang Gila 1
262 Permintaan Roh Kuno Air
263 Malam yang Gila 2
264 Tirta Amarta 1
265 Tirta Amarta 2
266 Tirta Amarta 3
267 Aku dan Aku yang Lain
268 Ozy dan Jeanne
269 Keseriusan Zeeta
270 Bertemunya Dua Zeeta
271 Arata Akihiro
272 Menyeret ke Dalam Lubang Berbilah Tajam
273 Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 1
274 Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 2
275 Mereka yang Menyayanginya
276 Kedatangan Sosok yang (Pernah) Berharga Untuknya
277 Dua Gerbang yang Terbuka
278 Melodi dari Neraka
279 Turning Point 3
280 Kartu Truf
281 Bangkit
282 Jatuh dalam Kegelapan
283 Secercah Harapan
284 Sejarah Nebula 1
285 Sejarah Nebula 2
286 Jangan Remehkan Gadis yang Sedang Jatuh Cinta!
287 Barghest yang Misterius
288 The Power of Love
289 Gadis yang Menjadi Dunianya
290 Cermin Seorang Penguasa yang Dikagumi
291 Pangeran Cupu (?)
292 Putri Keemasan yang Dikutuk
293 Sejarah yang Saling Terhubung
294 Pertanyaan Demi Pertanyaan
295 Kerajaan Gala
296 Mereka yang Bangkit dari Keterpurukan
297 Menciptakan Legenda
298 Hati Baja yang Tidak Dimiliki Semua Orang
299 Catastrophe Seal dan Vanadust
300 Secercah Cahaya dari Dunia
301 Apakah Ini Sebuah Tekad? Atau Hanya Tegar?
302 Buah Perjuangannya
303 Tujuan Akhir Zeeta
304 Sahabat
305 Petunjuk
306 Negeri Para Raksasa
307 Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 1
308 Fana
309 Jawaban
310 Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 2
311 Zeeta dan Luna
312 Rapat Keluarga (Bangsawan)
313 (Bab Pengumuman) Desain Karakter Zeeta (Delapan Tahun)
314 Pengorbanan Tidaklah Selalu Buruk
315 (Bab Pengumuman) Desain Karakter Danny & Gerda (9/8 Tahun)
316 Hubungan dan Ikatan
317 Wejangan
318 Keroco Kuat yang Buta Tujuan
319 Terbukanya Dua Gerbang
320 Syarat
321 Angin Zephyr
322 Ragnarok, Pertempuran Akhir Dunia
323 Tujuan Tiga Dunia yang Berbeda
324 Demi Hari Esok
325 Sang Raksasa Alpha, Fenrir
326 Seiryuu dan Penyangganya
327 Masalah Hati Arata Akihiro
328 Naga Pengecut, Nidhogg
329 Menerima Apa Adanya dan Mencintainya
330 Naga yang Nyaris Kehilangan Arahnya
331 Pengkhianatan yang Tak Bisa Dimaafkan
332 Kegelapan yang Menerangi
333 Luluh Lantaknya Bumi
334 Bala Bantuan
335 Kehancuran
336 Dirimu yang Bagaikan Cahaya Untukku
337 Pertolongan Alam Kematian
338 Pengorbanan
339 Tombak Suci Rhongomyniad
340 Pertempuran Akhir 1
341 Yang Mengerti Dirinya
342 Mewujudkan Lagi Tír na nÓg
343 Cahaya Dari Bintang
344 Naga Dan Manusia
345 Keheningan Sebelum Badai
346 Jawaban Sang Penentu Dunia
347 Zeeta Alter vs. Si Kembar Levant
348 Mereka yang Mengutuk Dunia
349 Peran Terakhir Crescent Void
350 Quaternity Grandeur
351 Rival Gadis Itu
352 Tirai Penutup
353 Sang Penyihir Harapan [END]
354 Bab Bonus - True (Happy) Ending
Episodes

Updated 354 Episodes

1
Prolog
2
Kehidupan Baru
3
Sihir
4
Peri
5
Impiannya
6
Buah dari Kerja Keras
7
Keinginan yang Muncul dari Kesempatan
8
Musim Semi yang Pedih
9
Dunia Asing
10
Wewenang atau Kekerasan?
11
Malam Sebelum Badai (1/2)
12
Malam Sebelum Badai (2/2)
13
Bangsawan Meja Bundar
14
Negeri yang Indah nan Kotor
15
Kewajiban Sang Putri (1/2)
16
Kewajiban Sang Putri (2/2)
17
Tuan Putri ke Ibu Kota
18
Sang Elf, Aria
19
Zeeta Aurora XXI
20
Eksekusi Mati
21
Langkah Awalnya
22
NAMAKU ADALAH ZEETA!
23
Rumor dan Fakta
24
Bibit Kejahatan
25
Ingatan Manis Hellenia (1/2)
26
Ancaman
27
Ambang Keputusasaan
28
Ingatan Manis Hellenia (2/2)
29
Kekuatan yang Hanya Dimiliki Manusia
30
Layaknya Nenek, Layaknya Cucu
31
Bertemu dengan Keluarga
32
Ikatan yang Terbentuk dari Kesan
33
Mana
34
Kengerian yang Merangkak Keluar
35
Sumbu dari Sebuah Legenda
36
Yang Akan Menuntunnya
37
Catastrophe Seal
38
Hutan Misterius
39
Benih Yggdrasil
40
Misi Selanjutnya
41
Sang Roh Yggdrasil, Luna
42
Sekutu
43
Rencana Sang Putri
44
Vivid Party
45
Rencana Penyelamatan Alicia (1/2)
46
Rencana Penyelamatan Alicia (2/2)
47
Rapat Keluarga Darurat
48
Kemampuan Sihirnya Tak Terbatas
49
[Bab Pengumuman] Kedudukan Kebangsawanan Kerajaan Aurora
50
Keberadaan Ras Lain
51
Kekalahannya
52
Manusia dan Makhluk Sihir yang Bentrok
53
Kekuatan Bangsawan Utama
54
Apa yang Menjadi Janjinya
55
Eclipse, Sekutu yang Tak Terduga
56
Sebuah Misteri yang Terkuak
57
Babak Baru
58
Kerja Sama Antar Ras
59
Melangkah ke Depan (1/2)
60
Melangkah ke Depan (2/2)
61
Klutzie dan Siren
62
Latihan untuk Menyusulnya
63
Percikan Api
64
Amarah dari Sebuah Kekonyolan
65
Pertanda?
66
Kegelapan yang Melindungi
67
Peran Keluarga
68
Teman dan Cinta
69
Kunci Kotak Harta Karun
70
Sebuah Kebenaran
71
Langkah Menuju Kebebasan
72
Bersama dengan Ibu, Mendengarnya
73
Ibu dan Ayah
74
Kebebasan
75
Kerajaan yang Berlibur
76
Azure dan Desa Lapis
77
Keluarga Baru
78
Waktu Bersama Keluarga
79
Karma yang Kejam
80
Dia yang Mengawasi
81
Zeeta dan Azure
82
Kekuatan Penuh Ashley 1
83
Willmurd Louis de Dormant
84
Kekuatan Penuh Ashley 2
85
Menuju Masa yang Diramalkan
86
Dunia yang Diramalkan
87
Bersiap Diri
88
Keputusan Azure
89
Layaknya Kotak Pandora
90
Awal dari Sang Pembalas Dendam, Marianna Aurora
91
Latihan yang Keras
92
Volten Sisters
93
Latihan Bersama Volten Sisters
94
Langit di Atas Langit
95
Tanah Ephemeral
96
"Mengakhiri Dunia"
97
Ketakutan yang Dibalut oleh Harapan
98
(Bab Pengumuman) Disclaimer - Sebelum Membaca Chapter (Arc) Selanjutnya
99
(Bab Pengumuman) Daftar Rune
100
Sihir Kuno Rune
101
Kekuatan Maisie
102
Bencana Besar yang akan Menghantam
103
Pertarungan yang Sudah Dimulai
104
Segel yang Dilepas Setelah Sekian Lama
105
Bala Bantuan
106
Janji Seorang Lelaki
107
Baru Dimulai
108
Tekad Kuat Gerda
109
Sampai Tetes Darah Terakhir
110
Wasiat Ratusan Tahun
111
Harta Karun untuk Masa Depan
112
Crescent Void
113
Kepercayaan yang Tulus
114
Menuju Perjalanan Selanjutnya
115
Bertekadlah Layaknya Kupu-Kupu
116
Arti dari Seorang Pemimpin
117
Penyihir Harapan
118
Sesuatu yang Berhasil Dilindungi
119
Dia yang Kembali Beraksi
120
Kepulangannya
121
Perbedaan Level
122
Tiada Waktu 'tuk Bersantai
123
Rapat Keluarga Darurat 2
124
Kunjungan
125
Pulangnya Tuan Putri ke Rumah
126
Luka di Hati
127
Hubungan Adik dan Kakak
128
Arti Sebuah Kerajaan
129
Menuju Kerajaan Nebula 1/3
130
Menuju Kerajaan Nebula 2/3
131
Menuju Kerajaan Nebula 3/3
132
Kedatangan Azure
133
Masa Lalu Suzy
134
Gugurnya Sebuah Harapan
135
Cinta Seorang Kakek
136
Perjuangannya
137
Ifrit Sang Api
138
Amarah
139
Ifrit vs. Ashley 1
140
Ifrit vs. Ashley 2
141
Jötunnheim dan Fyrriheim
142
Terdampar di Dunia Lampau, Fyrriheim
143
Klutzie vs. Jewel
144
Si Pelayan Klasik, Asteria
145
Identitas Sang Pria Misterius yang Mematikan, L'arc Darnmite
146
Rahasia Fyrriheim, Sebuah Dunia Lampau
147
Turning Point 1
148
Arti dari Hidup, Sebuah Awal dari Aurora
149
Sirkuit Sihir
150
Rencana Para Elf
151
Pertahanan Seluruh Tenaga demi Rakyat
152
Menuju Babak Selanjutnya
153
Pohon Chronos
154
Pertanggungjawaban yang Pantas
155
Penyesalan
156
Janji dalam Pelarian
157
Kebencian yang Terkunci Selama 200 Tahun
158
Bersama Senyum, Ditemani Oleh Senyum
159
Kembalinya Scarlet
160
Kepercayaan Diri
161
Pertarungan yang akan Mengubah Dunia
162
Guru dan Murid yang Menanggung Kebencian Besar
163
Para Penyintas
164
Kekuatan Tersembunyi Azure
165
Gelombang Pasang
166
Saksi Hidup Sejak Ribuan Tahun Silam
167
Harapan yang Berkilau
168
Zeeta vs. Marianna 1/4
169
Menguak Paksa Masa Lalu yang Pahit
170
Ketragisan yang Harus Diakhiri
171
Menerobos Kemustahilan
172
Zeeta vs. Marianna 2/4
173
Keadilan yang Tak Disesali
174
Zeeta vs. Marianna 3/4
175
Zeeta vs. Marianna 4/4
176
Keseharian Aurora yang Kembali Damai
177
Makhluk yang Kuat pun Lemah
178
Rekan Baru
179
Tamu Pembawa Teror
180
Dinding yang Tak Mudah Dihancurkan
181
Misi Baru Aurora
182
Tersirat
183
Penyusup
184
Keberadaan Masing-Masing Tim Ekspedisi
185
Serina dan Gerda
186
Keyakinan
187
Dalam Hitungan Detik
188
Masalahnya Masing-Masing
189
Kedatangan yang Tidak Diduga
190
Kecurigaan Pandang Pertama
191
Meremehkan Lawan yang Salah
192
"Belas Kasih"
193
Menantang Kemustahilan
194
Wajah Aurora yang Tercermin dari Sang Putri
195
Kemunculan Seseorang yang Tidak Diduga
196
Mau Tidak Mau
197
Sayap Menuju Esok
198
Yang Meyakinkannya
199
Ketika Tiada yang Menyadarinya
200
Menuju Tanah Kematian
201
Tanah Tanpa Kehangatan (1/2)
202
Tanah Tanpa Kehangatan (2/2)
203
Kambing Hitam
204
Sang Pelintas Waktu
205
Amarah Lloyd
206
Gadis yang Menyembunyikan Tujuannya
207
Demi Menjawab Harapan Sang Penyihir Harapan
208
Ancaman yang Dipatahkan
209
Roh Kuno Angin, Zephyr
210
Rahasia Dunia dan Ambisi untuk Menang
211
Alasan Belle
212
Dari Kematian, Menuju Kematian, Berakhir pada Kematian
213
Persiapan Menantang Kematian
214
Harapan Palsu
215
Trauma Zeeta
216
Kemunculan Tellaura, Sang Penyihir Pengutuk Dunia
217
Dark Elf yang Tak Segan Membunuh, Jourgan
218
High Elf Maniak Pertarungan, Bellaria
219
Pertanda Ragnarok
220
Gadis Seiryuu yang Bernasib untuk Mati
221
Rahasia Dibalik Senjata Suci
222
Turning Point 2
223
Pandangan Salah Seorang Dark Elf Pada Manusia
224
Titania, Sang Keturunan Raksasa
225
Sang Raksasa Teladan, Jeanne
226
Waktunya untuk Serius!
227
Pertempuran yang Singkat
228
Dunia Impian di Dalam Dunia Terkutuk
229
Dariku, 300 Tahun yang Lalu
230
Bersama-sama
231
Datangnya Perubahan Dunia
232
Burung yang Tersangkar dan Burung yang Terburu
233
Bangsawan, Pelayan, dan Rakyat Jelata
234
Merelakan Yang Tersayang
235
Kejamnya Dunia pada Mereka
236
Awal dari Semuanya 1
237
Alasan Seorang Tellaura Hidup
238
Gigih
239
Mereka yang Hidup di Dunia yang Berbeda
240
Ketakutan
241
Jiwa yang Tersesat
242
Ingatan yang Kembali
243
Keinginan Sang Raksasa
244
Kakak-Adik dan Putri-Pembunuh
245
Malam Sebelum Petaka
246
Jebakan
247
Bulan Darah
248
Pembalasan
249
Awal dari Semuanya 2
250
Tipu Muslihat
251
Menghilangkan Siklus Kebencian
252
Dua Gadis Berambut Perak
253
Sebelum Semuanya Tak Bisa Lagi Digenggam
254
Mimpi yang Tak Lagi Dapat Digapai
255
Putri Duyung dan Penyihir Harapan
256
Penyihir Harapan dan Penyihir Bintang
257
Menuju Hari Akhir 1
258
Lautan yang Marah
259
Masa Lalu Penyihir Bintang
260
Gadis yang Kuat
261
Malam yang Gila 1
262
Permintaan Roh Kuno Air
263
Malam yang Gila 2
264
Tirta Amarta 1
265
Tirta Amarta 2
266
Tirta Amarta 3
267
Aku dan Aku yang Lain
268
Ozy dan Jeanne
269
Keseriusan Zeeta
270
Bertemunya Dua Zeeta
271
Arata Akihiro
272
Menyeret ke Dalam Lubang Berbilah Tajam
273
Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 1
274
Keluarga Berkekuatan Matahari, Levant 2
275
Mereka yang Menyayanginya
276
Kedatangan Sosok yang (Pernah) Berharga Untuknya
277
Dua Gerbang yang Terbuka
278
Melodi dari Neraka
279
Turning Point 3
280
Kartu Truf
281
Bangkit
282
Jatuh dalam Kegelapan
283
Secercah Harapan
284
Sejarah Nebula 1
285
Sejarah Nebula 2
286
Jangan Remehkan Gadis yang Sedang Jatuh Cinta!
287
Barghest yang Misterius
288
The Power of Love
289
Gadis yang Menjadi Dunianya
290
Cermin Seorang Penguasa yang Dikagumi
291
Pangeran Cupu (?)
292
Putri Keemasan yang Dikutuk
293
Sejarah yang Saling Terhubung
294
Pertanyaan Demi Pertanyaan
295
Kerajaan Gala
296
Mereka yang Bangkit dari Keterpurukan
297
Menciptakan Legenda
298
Hati Baja yang Tidak Dimiliki Semua Orang
299
Catastrophe Seal dan Vanadust
300
Secercah Cahaya dari Dunia
301
Apakah Ini Sebuah Tekad? Atau Hanya Tegar?
302
Buah Perjuangannya
303
Tujuan Akhir Zeeta
304
Sahabat
305
Petunjuk
306
Negeri Para Raksasa
307
Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 1
308
Fana
309
Jawaban
310
Cahaya yang Akan Bersinar Hingga Ujung Dunia 2
311
Zeeta dan Luna
312
Rapat Keluarga (Bangsawan)
313
(Bab Pengumuman) Desain Karakter Zeeta (Delapan Tahun)
314
Pengorbanan Tidaklah Selalu Buruk
315
(Bab Pengumuman) Desain Karakter Danny & Gerda (9/8 Tahun)
316
Hubungan dan Ikatan
317
Wejangan
318
Keroco Kuat yang Buta Tujuan
319
Terbukanya Dua Gerbang
320
Syarat
321
Angin Zephyr
322
Ragnarok, Pertempuran Akhir Dunia
323
Tujuan Tiga Dunia yang Berbeda
324
Demi Hari Esok
325
Sang Raksasa Alpha, Fenrir
326
Seiryuu dan Penyangganya
327
Masalah Hati Arata Akihiro
328
Naga Pengecut, Nidhogg
329
Menerima Apa Adanya dan Mencintainya
330
Naga yang Nyaris Kehilangan Arahnya
331
Pengkhianatan yang Tak Bisa Dimaafkan
332
Kegelapan yang Menerangi
333
Luluh Lantaknya Bumi
334
Bala Bantuan
335
Kehancuran
336
Dirimu yang Bagaikan Cahaya Untukku
337
Pertolongan Alam Kematian
338
Pengorbanan
339
Tombak Suci Rhongomyniad
340
Pertempuran Akhir 1
341
Yang Mengerti Dirinya
342
Mewujudkan Lagi Tír na nÓg
343
Cahaya Dari Bintang
344
Naga Dan Manusia
345
Keheningan Sebelum Badai
346
Jawaban Sang Penentu Dunia
347
Zeeta Alter vs. Si Kembar Levant
348
Mereka yang Mengutuk Dunia
349
Peran Terakhir Crescent Void
350
Quaternity Grandeur
351
Rival Gadis Itu
352
Tirai Penutup
353
Sang Penyihir Harapan [END]
354
Bab Bonus - True (Happy) Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!