Part 5

"Dek, panggilin  Aisyah ya. Bilangin suruh cepatan, ini sudah terlambat"

Aqilah berseru pada Asma yg saat ini sedang menghafal Alfiyah nya.

"Ya..." jawab Asma

Asma berjalan menuju kamar kakaknya dan tetap fokus pada hafalannya, setelah sampai didepan kamar Aisyah. Asma mengetuk pintu namun pandangan nya masih tertuju pada kitab kecil yg ada di tangannya. saat ia mengetuk kembali, ternyata pintu sudah di buka.

"Mbak Aisyah, kata Mbak Aq..... Ustadz?" Asma melotot tak percaya karena yg membukakan pintu adalah Bilal.

"Astaghfirullah... Ustadz ngapain di kamar Mbak Aisyah?" Asma bertanya setengah berteriak. Namun bukannya menjawab Bilal malah menunjuk ke arah samping, Asma mengikuti arah Bilal menunjuk dan ia baru sadar kamar Aisyah ada di sebelah nya.

"Duh, salah kamar" Ucapnya kemudian beralih mengetuk pintu kamar Aisyah.

"Mbak... kata Mbak Aqilah di suruh cepatan,  sudah terlambat "

"Ya. Tunggu sebentar " terdengar suara nyaring Aisyah dari dalam.

"Oke." jawab Asma sembari berjalan meninggalkan kamar Aisyah. Namun saat menyadari sesuatu, ia menghentikan langkahnya. "Loh, kok Ustadz tampan itu tinggal disini?" Asma pun kembali ke depan kamar Bilal dan mengetuk pintu nya. Tak lama kemduian pintu terbuka dan Bilal keluar.

"Ustadz, kok... bisa ada di kamar ini?" Bilal memutar otak mencari jawabannya namun entah kenapa otaknya menjadi blank.

"Ustadz buru buru, Zahra" Bilal keluar kamar dan berjalan cepat meninggalkan Asma, tak lama kemudian Aisyah keluar dengan pakaian rapi tak lupa pula cadarnya.

"Mbak, kok Ustadz tampan...eh Ustadz Bilal itu ada di kamar ini?" Asma bertanya sambil mengikuti langkah Aisyah dari belakang.

"Em itu... Asma tanya aja sama Kak Adil ya. Mbak buru buru " Asma mengerutkan keningnya dan ia pun segera menemui Adil di kamarnya.

"Kak Adil..." teriaknya sambil membuka pintu kamar Adil, Asma melihat Adil sedang membaca buku di dekat jendela.

"Kenapa, Asma?" tanya kakaknya itu tetap fokus pada bukunya.

"Kok Ustadz Bilal bisa tinggal di samping kamarnya Mbak Aisyah? Bukannya yg tinggal disini cuma anggota keluarga?"

"Oh itu... Bilal menutup bukunya dan berjalan mengambil kunci mobil yg ada di atas meja "Asma tanya aja sama Ummi. Kakak mau kerumah mertua Kakak,  mau jemput Yasmin sama Fatimah"

"Hah?" Asma menggaruk kepalanya yg tak gatal, ia semakin merasa aneh dengan semua ini. Karena Abi nya lah yg membuat aturan bahwa orang asing tidak boleh tinggal dengan mereka, apa lagi mereka punya tiga anak perempuan,  meraka harus menghindari fitnah dan menjaga diri.

Asma pun segera mencari Ummi nya di kamar, namun tidak ada, ia pun pergi ke dapur dan mendapati Umminya sedang membuat kue.

"Ummi... Asma mau tanya dong" seperti biasa, ia berkata dengan suara full volume nya. Asma mengambil kue yg ada di nampan dan memasukkan kedalam mulutnya.

"Asma, coba sekali aja nak, bicara tuh pelan, jangan teriak. Disini semua orang punya pendengaran yg baik"

"Hehehe " Asma hanya cengengesan dan kembali mengambil kue kemudian memasukannya kedalam kantong gamis nya untuk ia makan nanti "Ummi, Kenapa Ustadz Bilal tinggal sama kita?. Disamping kamar Mbak Aisyah lagi" Asma bertanya penasaran.

Ummi nya terdiam beberapa saat dan mencari jawabannya. Tapi jawaban apa yg harus dia berikan?

"Emm itu....hmmm... Asma tanya sama Abi aja ya. karena Abi yg memutuskan siapa yg tinggal disini. Dia pasti punya alasan yg bagus"

Asma semakin mengerutkan kening nya. Ia sudah bertanya pada semuanya tapi semua orang melemparnya pada yg lain.

"Tapi Ummi..."

"Asma... mending sekarang kamu pergi belajar ya. Jangan ganggu Ummi. Ummi lagi sibuk" Asma memperhatikan dapur yg memang berantakan dan ada banyak sekali kue kering dan bahkan ia melihat Bibi Ida sedang membuat Adonan lagi.

"Ada acara apa Ummi? Kue nya banyak amat?"

"Ummi bilang,  pergi belajar. Atau kamu engga akan lulus. Malu sama usia Asma, teman teman kamu sekarang sudah di pesantren besar dan melanjutkan pendidikannya. Eh kamu malah masih disini" mendengar itu, wajah Asma berubah menjadi muram.

"Iya, Ummi. Maaf ya, Asma belum bisa membuat Ummi dan Abi bangga sama Asma" Asma memeluk Ummi nya dari belakang dengan erat. Ummi nya berbalik dan mencium pipi Asma.

"Makanya, belajar yg serius. Sudah sana, belajar sama Lita "

"Ya"

.

.

"Demi apa????"

"Serius????"

"Masak sih???"

Lita, Arini dan Marwah tak bisa menyembunyikan keterkejutan nya saat mendengar cerita Asma, dari Bilal makan malam dirumah nya, sholat malam bersama Bilal, hingga Bilal yg tinggal bersama keluarga nya.  Asma mengangguk lesu, dan ia masih sangat penasaran kenapa Abi nya memperlakukan Bilal begitu istimewa.

"Jangan jangan...." Arini tampak berfikir sembari mengetukan jarinya di dagu.

"Jangan jangan apa?" Tanya Marwah.

"Mungkin Ustadz Bilal serius menanggapi waktu Asma bilang mungkin Abi nya akan menjodohkan Asma dengannya"

"Engga mungkin." Asma segera menyela dengan panik "Aku kan cuma bercanda"

"Ya makanya, Nona Asma. Jangan bercanda yg begituan. Kalau di tanggapi serius bisa bisa berabe" Lita memperingatkan.

"Ya Engga mungkin di tanggapi serius, Ta. Usia nya aja sudah 30 tahun. Masak iya mau sama aku yg masih kecil"

"Oh, Asma sayang. Coba lihat sini!" Marwah membawa Asma ke depan cermin. "Lihat!. Apa itu terlihat seperti anak kecil?" Asma memperhatikan dirinya sendiri beberapa saat. dan menyadari ia telah tumbuh dewasa.

"Ya masih remaja, kan? Aku aja belum genap 18 tahun "

"Tapi beberapa hari lagi sudah 18 tahun kan?"

"Iya sih. Sebentar lagi aku ulang tahun " Asma kembali duduk di ranjang dan ia tampak khawatir.

"Tunggu...tunggu..."serunya kemudian sambil berdiri "Kenapa kita bicara seolah olah Ustadz Bilal benar benar menanggapi candaan ku? Itu kan cuma teori" Lita dan yg lainnya yg baru menyadari itu pun tertawa geli sendiri.

"Ya udah... Sekarang kita belajar, sisa 3 hari ujian kita. Selain itu, aku dan Asma harus menyetor hafalan  Alfiyah sebagai salah satu syarat kelulusan" Ucap Lita sambil menghela nafas berat.  Arini dan Marwah menyemangati Asma dan Lita. Namun mereka juga harus menyetor hafalan sebagai syarat untuk naik kelas.

"Kamu sudah hafal berapa, Ta?" tanya Asma.

"800. Nanti sore mau nyetor lagi 50. Jadi total nya 850"

"Ops...." Asma memijat kepalanya dan ia tampak meringis.

"Asma, jangan bilang kamu belum hafal juga?"

"Hehe..." Asma menggaruk tengkuknya. "Baru 500 bait"

"Astaghfirullah, Asma. Gimana Tante Kulsum engga marah, kamu kebanyakan nonton film sih"

"Ck, sekarang engga lagi. Laptop nya di ambil sama Kak Adil "

"Baguslah" Asma mendelik kesal karena Lita malah mendukung Adil. tapi dia sadar kalau dia membuang waktu dengan film, mau bagaimana lagi, dia hanya sedikit malas dengan namanya belajar.

.

.

.

Sementara itu, Bilal sedang video  call dengan istri nya.

"Aku senang melihat mu senang, Mas" Seru sang istri menyunggingkan senyum manisnya.

"Bagaimana keadaan mu?. jangan begadang, jangan terlalu lelah, oke?. harus jaga kesehatan"

"Mas Bilal jangan khawatir, aku bisa jaga diri kok"

"Jujur aku benar benar Khawatir, Khadijah. Aku takut kamu kenapa napa kalau aku engga ada disana"

"Tapi kan ada Bi Mina, kalau pun aku kenapa napa. Rumah Abi engga jauh dari sini, ada banyak orang yg jagain aku disini, Mas."

"Syukurlah"

"Ya udah, nanti aku telepon lagi ya. sekarang  mau Sholat dulu "

"Ya, jaga diri ya sayang"

"Ya, Mas  Bilal juga. salam buat madu kecil ku "

"Salam? Bagaimana aku bisa nyampein salam mu, Khadijah? Masak aku harus bilang, istri pertama ku nitip salam buat kamu, Zahra. Kan engga mungkin " Khadijah tertawa mendengar itu.

"Ya juga. haha. Ya udah, engga usah kalo gitu "

"Ya udah, kita bicara lagi nanti, Assalamualaikum "

"Waalaikumsalam,  Mas Bilal"

▪️▪️▪️▪️

Tbc...

Terpopuler

Comments

syamsul anam

syamsul anam

/Cry//Cry//Cry//Cry/

2024-04-01

0

Narti Gendeng

Narti Gendeng

knpa hrs ad poligami😭😭😭

2024-03-24

0

Asih S Yekti

Asih S Yekti

penasaran dengan poligami , alasan apa utk pologami

2024-03-20

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15 - Flashback
16 Part 16 - Flashback
17 Part 17 - Flashback
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Promo Cerita Calon Makmum
94 Cast of My Ustadz My Husband
95 Part 93 - Extra Part (TAMAT)
96 Promo Cerita Menikah Karena Sebuah Tantangan
97 Promo Cerita True Love Never Ends
98 Numpang Promo
99 Promo Cerita Lentera Don Gabriel Emerson
100 Promo Cerita Baru - (Bukan) Sang Pengganti
101 Promo - AFTER DARKNESS
102 Promo Cerita : Berbagi Cinta - Hati Perempuan
103 Promo Cerita - A DREAMER
104 Promo Cerita Author RirinRohman
105 Promo Novel Baru SkySal
106 Cinta Yang Di Abaikan By Mama Reni
107 Promo Cerita Baru SkySal
108 Promo Author Rini Sha
109 Promo Novel SkySal - Married With Daddy's Friend
110 Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson
111 Promo Rini Sha
112 Pengumuman Terbit Novel My Ustadz My Husband
113 Promo Novel Baru SkySal
114 Promo Menggoda My Sexy Bodyguard
115 Promo Dijodohkan Dengan Ustaz Tampan
116 Promo Merebut Kembali Suamiku
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15 - Flashback
16
Part 16 - Flashback
17
Part 17 - Flashback
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Promo Cerita Calon Makmum
94
Cast of My Ustadz My Husband
95
Part 93 - Extra Part (TAMAT)
96
Promo Cerita Menikah Karena Sebuah Tantangan
97
Promo Cerita True Love Never Ends
98
Numpang Promo
99
Promo Cerita Lentera Don Gabriel Emerson
100
Promo Cerita Baru - (Bukan) Sang Pengganti
101
Promo - AFTER DARKNESS
102
Promo Cerita : Berbagi Cinta - Hati Perempuan
103
Promo Cerita - A DREAMER
104
Promo Cerita Author RirinRohman
105
Promo Novel Baru SkySal
106
Cinta Yang Di Abaikan By Mama Reni
107
Promo Cerita Baru SkySal
108
Promo Author Rini Sha
109
Promo Novel SkySal - Married With Daddy's Friend
110
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson
111
Promo Rini Sha
112
Pengumuman Terbit Novel My Ustadz My Husband
113
Promo Novel Baru SkySal
114
Promo Menggoda My Sexy Bodyguard
115
Promo Dijodohkan Dengan Ustaz Tampan
116
Promo Merebut Kembali Suamiku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!