Part 2

Ujian berikutnya.

Asma dan teman temannya sudah duduk rapi di kelas menunggu sang guru. Yg mereka dengar, hari ini bukan Ustadzah Ranti yg akan mengawasi ujian mereka, Ustadzah Ranti yg juga adalah wali kelas mereka sedang cuti karena akan segera melahirkan.

Saat terdengar langkah kaki mendekati kelas, semua murid begitu antusias melihat siapa pengganti Ustadzah Ranti. Dan semua terkejut karena pengganti nya adalah seorang pria tampan dengan mata hitam, tubuhnya tinggi, kulit nya agak kecoklatan, begitu mempesona dengan pakaian koko nya yg serba putih. Namun Asma yg sibuk menulis sesuatu di tangannya tak tertarik dengan kedatangan sang guru.

"Assalamualaikum" sapa sang guru dengan suara beratnya.

" Waalaikumsalam, Ustadz" semua murid serempak menjawab begitu juga Asma meskipun ia tetap fokus pada tulisan tangannya tanpa sedikit pun tertarik pada guru baru nya.

"Hari ini ujian kalian adalah Hadits, bukan?"

"Benar, Ustadz" semua murid sekali lagi serempak menjawab, kecuali Asma.

Sang Ustadz memperhatikan Asma sekilas, kemudian ia berjalan mendatangi murid nya satu persatu untuk membagikan lembar ujiannya,

hingga sampai pada Asma.

"Apa tulisan ditangan mu itu adalah contekan?" terkejut dengan suara yg tiba tiba itu, Asma langsung meletakkan pena nya di meja dan mendongak. Dalam beberapa saat ia tertegun melihat gurunya yg sangat tampan dan berkharisma, apa lagi mata hitam nya itu seolah ingin menyesatkan Asma.

"Apa contekan, Zahra?" tanya sang guru sekali lagi dengan suara berat nya.

" Zahra?" Asma mengerutkan keningnya sambil mengucapkan kembali nama belakang nya "Nama saya Asma, Ustadz" jawabnya kemudian.

"Asma Azzahra, bukan?" Asma mengangguk "Tunjukan tanganmu!" Asma sedikit terkejut dengan nada bicara Ustadz baru nya itu, karena selama hidup, tidak pernah ada orang asing yg berbicara dengan nada tinggi dan tegas padanya, semua orang bahkan gurunya selalu berbicara dengan nada yg rendah. Asma pun menunjukan tangannya, dan itu bukan sebuah tulisan, ia menggambar bunga mawar di punggung tangannya.

"Asma tidak menyontek, Ustadz" serunya kesal. Sang Ustadz pun meninggalkan nya dan kembali ke depan tanpa sepatah kata pun.

"Silahkan mulai mengisi lembar soal itu, jangan lupa berdoa "

"Ustadz..." salah satu santri laki laki mengangkat tangannya dan ingin bertanya.

"Ada pertanyaan?"

"Ustadz, biasanya Ustadz baru selalu memperkenalkan diri terlebih dahulu" Ustadz itu mengambil spidol dan menuliskan namanya di papan.

Muhammad Yusuf  Bilal.

"Sekarang mulai ujian kalian" ia berkata tegas. Namun kali ini Asma malah mengangkat tangannya.

"Ada pertanyaan lain, Zahra?" Asma sedikit bingung kenapa Ustadz nya itu memanggilnya Zahra namun ia mencoba mengabaikan hal itu.

"Nama panggilan nya siapa, Ustadz?"

"Bilal"

"Hm baiklah, Ustadz Bilal usia nya berapa?" Bilal terdiam sesaat dan memandangi satu persatu muridnya. Semua nya tampak antusias ingin tahu tentang ny, ia pun duduk di sebuah kursi yg sudah di sediakan.

"30 tahun."

"Oh ya?" Asma bertanya seolah kecewa dengan jawaban sang Ustadz apa lagi dengan dahi yg mengkerut dan alis nya turun, tampak sangat kecewa.

"Kenapa? Apa ada yg salah?"

"Tidak, Ustadz. Tapi seandainya usia Ustadz Bilal 25 tahun, mungkin Abi bisa menjodohkan Ustadz dengan Asma" ucap Asma menahan senyum geli dengan candaan nya sendiri.

"Asma..." tegur Lita yg mendengar candaan Asma yg sudah sering dia lakukan pada Ustadz lain.  Sementara Asma terkikik dan mulai membaca soal soal yg tertera di lembar ujiannya itu.

Teman teman yg lain pun hanya bisa menahan senyum geli melihat ekspresi Bilal yg tercengang dengan mata melotot lebar, melihat Asma membuat seorang guru tercengang itu bukan hal baru bagi mereka.

"Silahkan mulai ujian nya, jika masih ada yg ingin berbicara, keluar dari kelas sekarang juga"

semua siswa pun langsung kembali fokus pada lembaran ujian mereka.

Bilal mengawasi setiap siswa nya dengan seksama, sesekali ia berjalan mengitari murid murid nya. Mereka semua begitu serius, terutama saat ia mendekat Isti, Bilal bisa langsung menebak Isti adalah gadis yg pintar.

Ujian berlangsung selama 1,5 jam. Dan Semua murid mulai mengumpulkan ujiannya di meja guru satu persatu di mulai dari murid laki laki.

Namun beda halnya dengan Asm yg masih terlihat mengisi ujiannya.

"Berapa lama lagi, Zahra? Ujian berikutnya setengah jam lagi"

"Hanya beberapa menit lagi, Ustadz" jawab Asma sambil tetap fokus pada ujiannya. Ia melakukan semua ini demi laptop dan ponselnya, ia tidak mau kalau sampai nilainya rendah lagi dan Abi nya akan menyita ponsel dan laptop nya.

"Baiklah, aku beri waktu 15 menit. Selesai atau tidak dalam 15 menit, kumpulkan itu!"

"Mengerti, Ustadz tampan" jawab Asma enteng dan sekali lagi membuat Bilal tercengang dengan tingkah gadis ini.

Bilal menyusun lembar ujian itu sambil sesekali melirik Asma yg nampak sangat serius menjalankan ujiannya, Bilal melirik arlojinya.

"5 menit lagi, Zahra"

"Kenapa Ustadz selalu memanggil Asma dengan Zahra?"

"Kenapa kamu memanggil ku Ustadz tampan?" Asma terkikik karena ustadz nya malah balik bertanya.

"Karena Ustadz memang tampan, kan?"

"Ya karena nama mu juga Zahra, kan?"

Asma melirik Bilal sekilas, dia merasakan sesuatu yg berbeda pada Bilal.

"Sudah selesai" seru Asma bangkit dari kursi nya kemudian berjalan ke depan dan meletakkan lembar ujian nya di meja.

"Terimakasih" ucap Asma diiringi senyum lebar dan melangkah keluar dari kelas. Namun seketika ia berbalik dan mengambil kembali kertas ujian nya yg sudah berada di tangan Bilal begitu saja, tentu membuat Bilal terkejut.

"Ada apa?" tanya Bilal

"Lupa, belum di kasih nama" Asma pun menuliskan nama nya disana "Semoga kali ini Asma dapat nilai tinggi" gumamnya dengan wajah ceria.

"Apa sikap mu memang selalu seperti itu?" Bilal bertanya serius, Asma terdiam dan menatap Bilal tak percaya. Selama ini, hanya keluarga nya lah yg selalu mempertanyakan tentang sikapnya. Orang lain tidak pernah berani menanyakan hal itu.

"Memang apa yg salah dengan sikap Asma?"

"Tidak sopan, terutama sama guru mu. Seharusnya kamu bisa bersikap lebih lembut dan juga serius. Kamu juga menggoda guru mu, itu sama sekali tidak mencontohkan seorang santri, apalagi kamu putri Kiai di sini. Kakak kakak mu juga seorang guru"

"Hmm itu..." Asma hanya bisa menggumam, ia tak menyangka guru baru nya itu bisa menceramahinya panjang lebar "Asma cuma bercanda, Ustadz. Supaya kelas tidak terlalu tegang, apa lagi saat ujian seperti ini, ya kan?" tanya Asma dengan senyum lebarnya "Ya sudah sekarang Asma harus belajar untuk ujian berikutnya. Asma cuma punya waktu kurang dari 10 menit. Assalamualaikum, Ustadz tampan" seru Asma sambil tertawa kecil dan berlari keluar kelas meninggalkan Bilal yg hanya bisa menggeleng tak mengerti dengan gadis itu.

Asma duduk di halaman depan kelasnya sambil menghafal kembali materi nya, ia tampak sangat serius. Ia memejamkan mata, sesekali membuka matanya dan mengintip kitab yg di pegang nya.

Bilal yg baru keluar dari kelas memperhatikan Asma sambil berjalan menuju ruang guru.

Hingga tiba tiba kupu kupu yg cantik terbang dan hinggap di sebuah bunga yg berada di halaman kelasnya, Asma menghentikan aktifitas belajar nya dan ia malah mengambil ponsel dari sakunya kemudian bergerak perlahan mendekati bunga itu dan memotret kupu kupu itu beberapa kali.

Hingga suara bel tanda kelas akan di mulai mengagetkan nya dan kupu kupu itu terbang jauh entah kemana. Asma mendesah kesal dan mencebikkan bibir nya.

Sementara Bilal yg sudah berada di ruang gurunya, memperhatikan Asma dari balik jendela dengan seksama. Ia tertawa saat Asma terlihat begitu kesal.

"Gadis itu, benar benar gila."

▪️▪️▪️

Tbc...

Terpopuler

Comments

wit 9🌳🌲🌹

wit 9🌳🌲🌹

q bacanya nyicil dl

2024-06-01

1

💞pejuang🤑🤑🤑

💞pejuang🤑🤑🤑

cukup menarik

2024-05-15

0

Umi Maryam

Umi Maryam

ustadz bilal itu suami nya asma ya allah hor? wah lucu nih cerita aku suka nih.👍👍

2024-04-20

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15 - Flashback
16 Part 16 - Flashback
17 Part 17 - Flashback
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Promo Cerita Calon Makmum
94 Cast of My Ustadz My Husband
95 Part 93 - Extra Part (TAMAT)
96 Promo Cerita Menikah Karena Sebuah Tantangan
97 Promo Cerita True Love Never Ends
98 Numpang Promo
99 Promo Cerita Lentera Don Gabriel Emerson
100 Promo Cerita Baru - (Bukan) Sang Pengganti
101 Promo - AFTER DARKNESS
102 Promo Cerita : Berbagi Cinta - Hati Perempuan
103 Promo Cerita - A DREAMER
104 Promo Cerita Author RirinRohman
105 Promo Novel Baru SkySal
106 Cinta Yang Di Abaikan By Mama Reni
107 Promo Cerita Baru SkySal
108 Promo Author Rini Sha
109 Promo Novel SkySal - Married With Daddy's Friend
110 Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson
111 Promo Rini Sha
112 Pengumuman Terbit Novel My Ustadz My Husband
113 Promo Novel Baru SkySal
114 Promo Menggoda My Sexy Bodyguard
115 Promo Dijodohkan Dengan Ustaz Tampan
116 Promo Merebut Kembali Suamiku
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15 - Flashback
16
Part 16 - Flashback
17
Part 17 - Flashback
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Promo Cerita Calon Makmum
94
Cast of My Ustadz My Husband
95
Part 93 - Extra Part (TAMAT)
96
Promo Cerita Menikah Karena Sebuah Tantangan
97
Promo Cerita True Love Never Ends
98
Numpang Promo
99
Promo Cerita Lentera Don Gabriel Emerson
100
Promo Cerita Baru - (Bukan) Sang Pengganti
101
Promo - AFTER DARKNESS
102
Promo Cerita : Berbagi Cinta - Hati Perempuan
103
Promo Cerita - A DREAMER
104
Promo Cerita Author RirinRohman
105
Promo Novel Baru SkySal
106
Cinta Yang Di Abaikan By Mama Reni
107
Promo Cerita Baru SkySal
108
Promo Author Rini Sha
109
Promo Novel SkySal - Married With Daddy's Friend
110
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson
111
Promo Rini Sha
112
Pengumuman Terbit Novel My Ustadz My Husband
113
Promo Novel Baru SkySal
114
Promo Menggoda My Sexy Bodyguard
115
Promo Dijodohkan Dengan Ustaz Tampan
116
Promo Merebut Kembali Suamiku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!