Konser

"Gimana?" tanya seorang lelaki kepada temannya, ia adalah seorang penyanyi sekaligus aktor. Usianya 29 tahun, ia sudah merintis karier nya sejak ia berumur 17 tahun. Ia anak dari Dr Fendy Nugroho dan Dr Citra Febia pemilik rumah sakit swasta terbesar di kotanya. Ia bernama Ferdiansyah Ramdhan. Ia memiliki Kakak yang bernama Dinda Juwita yang merupakan seorang desainer dan sudah memiliki anak yang berusia 4 tahun dengan Gema Alhabsy

"semuanya sudah beres, tinggal go..." ucap manajer yang bernama Haikal Nadhif

"okelah, nunggu 3 hari lagi"

Hari H

setelah sarapan bersama, aku mempersiapkan barang-barang yang kubawa.

"Pa, Ara berangkat assalamualaikum"

"wa'alaikumussalam, kamu berangkat ke bandara dengan siapa?"

"sama kak putri pa, pa lihat mama nggak?"

"lagi didapur"

***

"ma, Ara berangkat ya "

"udah dijemput nak?"

"udah ma, kak putri udah nunggu di depan"

kedua orang tuaku dan adikku mengantarkan ku sampai didepan, mereka sempat berbicara dan memberikan pesan agar berhati-hati berkendara. Sesampainya di Bandara *** aku dan petugas lainnya mengambil tugas masing-masing, ada yang bertugas sebagai dokumentasi, pengawas, pembicara dan mendata. Aku hanya pengawas sedangkan kak putri memberikan arahan kepada peserta tour dan menjelaskan agenda, setelah menjelaskan. sebelumnya kami memperkenalkan diri terlebih dahulu agar peserta tour bisa mengetahuinya, apabila ada masalah atau accident bisa menghubungi petugas.

Day 1 : Jakarta – Singapore – Thailand (Hadyai) (Makan Malam)

perjalan pertama kami akan menuju Singapura

Sesampainya di Singapore, kita akan mengunjungi Merlion Park (patung singa, simbol negara Singapore), Esplanade, Duty Free Shop, Bugis Street, dan Orchard Road. Sore harinya kita akan melanjutkan perjalanan ke Thailand dengan Bus Express Executive dengan bus pariwisata Executive.

karena hari pertama, aku sangat merasakan yang namanya lelah. Dan aku bersyukur peserta tour mengikuti sesuai arahan.

Day 2 : Thailand (Hadyai) Shopping Tour (Makan Pagi, Siang)

Setibanya di Hadyai kita akan langsung menuju hotel. Acara bebas dapat berjalan kaki di keramaian hotel diantar untuk shopping ke Lee Garden, Kimyong Market, Central Mall untuk shopping oleh-oleh khas Thailand yang murah. Setelah itu kita akan makan siang khas Thailand, pada malam hari nya anda bisa menonton Cabaret show (waria)

Bermalam di Hotel ***

seharian jalan-jalan aku hanya mendapatkan sebuah tas yang menurutku bagus untuk pergi ke tempat kerja.

Thailand terkenal dengan gajahnya, dan warnanya bagus, untuk yang Oren aku akan memberikannya untuk mama ku. Aku sekamar dengan kak putri.

Day 3 : Thailand (Hadyai) City Tour (Makan Pagi, Siang)

Setelah sarapan pagi, kita akan mengunjungi Toko Local Product & Souvernir Shop, dan Toko Madu. Perjalanan dilanjutkan mengunjungi Bukit dewi Kwan im Reclining/Sleeping Budha & Four faces budha, Tang Kuan Hill (with cable lift) atau dikenal dengan menara pagoda, disini kita naik ke puncak gunung Songkhla untuk melihat pemandangan kota Hadyai dari atas, bagi yang mempunyai permintaan, menurut kepercayaan setempat mengitari pagoda sambil membunyikan lonceng sebanyak 7x permintaan anda bisa terkabul. Lalu makan siang spesial Thailand (Tom Yam Kung). Sore harinya kita akan mengunjungi Pantai Samila. Setelah makan malam, acara bebas.

Bermalam Hotel ***

Day 4 : Thailand (Hadyai) – Malaysia (Kuala Lumpur) (Makan Pagi, Siang)

Setelah sarapan pagi kita akan melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur dengan Bus Express Executive. Setibanya langsung check-in hotel. Acara bebas dapat shopping di sekitar hotel.

Bermalam hotel B******** / setaraf.

setelah memastikan semua peserta mendapatkan kamar masing-masing waktunya untuk kami membagi kamar.

"Ara ini card kamar kita, kamu masuk aja duluan kakak mau keluar sebentar."

"oke kak"

ketika hendak menuju lift tanpa sengaja ada seseorang yang bertabrakan denganku. orang tersebut mengambil card yang berjatuhan dilantai dengan cepat, begitu pula dengan card ku.

"maaf, saya sedang buru-buru" langsung berlalu cepat

"ya, sepertinya orang Indonesia" gumam,

ketika aku masuk kedalam lift, aku lupa menanyakan nomor brapa, aku membuka kertas card tersebut tertera nomor 1220

karna memakai card jadi untuk menuju lantai kamar kita hanya perlu menempelkan card ketempat nya dan lift langsung menuju nomor lantai tersebut.

"baiklah kita akan cari nomor 1217, 1218, 1219, dan tada........ 1220, i am coming. Bismillah, assalamualaikum" menyeret kopernya

"nggak salah nih? ruangan sebesar ni biasanya nggak kayak gini" berlari ke depan dan memastikan apakah card-nya sesuai dengan nomor yang di pintu.

"benar kok kalau nggak benar berarti pintunya nggak bisa kebuka. Waktunya istirahat dan bersiap-siap untuk esok harinya." Ara mulai merasa lega karena kunci dengan nomor kamarnya sama tetapi ia masih kepikiran pasalnya kamarnya terbilang mewah untuk seorang tour guide. Ara terus mengingat-ingat tentang kejadian tabrakan dengan seorang laki-laki ketika di loby.

POV Haikal

"Alhamdulillah, acaranya lancar." duduk dikamar hotel VVIP yang telah disediakan oleh panitia.

"astaghfirullah, Hp gue tinggal Fer. Gue ambil dulunya bye" lari tergesa-gesa dengan membawa card kamar.

"ya" Ferdiansyah keluar kamar, ia ingin menjumpai seseorang.

ketika hendak keluar lift tanpa sengaja ada seseorang yang bertabrakan denganku. orang tersebut mengambil card yang berjatuhan dilantai dengan cepat, begitu pula dengan card ku. Orang tersebut adalah haikal Nadhif.

"maaf, saya sedang buru-buru"sedikit berteriak mengambil card yang dekat denganku.

***

Ara sedang menikmati suasana didalam kamar, sambil memikirkan apakah card kamarnya tertukar atau tidak karena sudah terlalu lelah Ara tertidur dengan menutup seluruh badannya dengan selimut. Beberapa menit berlalu seseorang masuk kedalam kamar tanpa memencet bel, Ara yang berada di dalam kamar tidak terganggu dengan suara pintu yang terbuka.

"Cepat banget datangnya, udah tepar aja. mending gue mandi udah gerah badan gue"berlalu ke kamar mandi, seseorang tersebut berfikir bahwa yang tidur itu adalah manager nya.

sekitar 10 menit seseorang memencet bel yang membuat tidur Ara menjadi terganggu. Awalnya ia mengira itu hanyalah kerjaan teman sekamarnya tetapi bunyi tersebut tidak henti-henti.

Ting Ting Ting

Ara merasa terganggu akibat suara tersebut, dengan wajah bantal dan jilbab yang berantakan ia membuka pinta tanpa melihat siapa yang memencet bel terlebih dahulu.

"permisi ape betul pemilik bilik ni bername tuan Ferdiansyah?" 2 orang polisi dan 3 polwan karena melihat pakaian mereka Ara mengetahui nya.

"tidak pak buk, kena.." Ara masih belum sadar 100% tiba-tiba saja suara pintu kamar mandi terbuka

"hey" teriak seseorang yang berada diambang pintu kamar mandi

sekian dulu ceritanya

ini cerita perdana Ku jadi harap maklum kalau ada kata-kata yang salah dalam penulisannya.

jangan lupa vote dan follow

terimakasih 🙏🏻

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!