Liburan sambil bekerja

Pagi

"ma, pa Ara pergi kerja dulu assalamualaikum" mencium kedua tangan orang tuanya. Ara merupakan anak kedua dari 3 bersaudara, kakaknya bekerja di perusahaan ekspor impor di Jakarta, sudah menikah dan sudah memiliki seorang anak laki-laki berusia 2 tahun sedangkan adeknya laki-laki masih SMA kelas 1. jarak Ara dan kakaknya 4 tahun sedangkan adeknya 7 tahun.

***

"Ara" sapa kak putri di parkiran.

"udah sembuh kak?"

"udah, tapi masih agak lemas dikit. Makasih ya udah kerjakan tugas kakak, ini kakak bawakan kamu roti" memberikan sekantong plastik putih kepada Ara.

"cuma daftar nama kok kak, makasih banyak kak repotkan kakak jadinya" menerimanya sambil tersenyum

Tak terasa hari sudah siang waktunya shalat zhuhur. karyawan di sini berganti-gantian untuk shalat.

" kak Gita nggak shalat?" kak Gita bekerja di bidang keuangan, ia memiliki badan yang cukup gemuk dengan pipi cabi dan ia suka mendengarkan musik tentang percintaan.

"nggak Ra, lagi datang bulan" memainkan handphone nya, stalking artis idolanya.

karena sebentar lagi akan dilaksanakan nya study tour, kak putri dan kawan-kawan guidenya mempersiapkan semua kebutuhan yang diperlukan. sebenarnya aku ingin ikut tour ke Yogyakarta tapi apa daya aku nggak diajak. (author nangis mendengarnya, yang sabar hayati)

perjalanan study tour ada 2 perjalan karena ada 2 sekolah. yang pertama jalan-jalan daerah Yogyakarta dan yang kedua jalan-jalan ke 3 negara Asia rute Malaysia, Singapura, dan Thailand.

pukul 14:00

"Ra, kamu mau nggak jadi tour guide?" kak putri langsung bertanya didepan meja kerjaku.

" ha?" terkejut karena aku sedang mengisi MOU.

"mau nggak? tapi nggak ke Yogyakarta, tapi ke Malaysia. kamu punya paspor kan?" ngomong kak putri panjang lebar sedangkan Ara mendengarnya masih dalam keadaan syok. memang Ara mempunyai paspor, karena sebelumnya ia pernah ke Singapura ketika masih kuliah.

"punya kak, kok Ara yang diajak kak? kenapa nggak yang lain? "

"kalau nggak mau yasudah, kakak cari yang lain aja." berlalu dihadapan ku

"tunggu kak, Ara tanya sama orang tua Ara dulu boleh?" mengejar kak putri dengan tergesa-gesa

"besok keputusannya kakak tunggu"

"jadi apa kerja Ara disana kak, jadi tour guide? kok deg-degan nya." antusias

"nggak, kamu pantau aja bareng kakak"

"nantik kerjaan Ara gimana? nggak papa sama atasan kak?"

"udah kakak kasih tau atasan, katanya setuju kalau kamu jadi yang ikut. trus kerjaan kamu bisa digantikan sama kak Dinda sekalian anak magang. tapi ingat ajarin anak magang benar-benar biar kerjaan kamu beres"

"oke siap, laksanakan" mengangkat tangannya seperti tentara.

Malam

sehabis shalat Maghrib keluargaku makan malam bersama dimeja makan. seperti biasa kami akan menceritakan apa saja kegiatan yang kami lalui.

"ma, pa, Ara dikasih tugas jadi tour guide"

"tour guide dimana?" papa

"ke 3 negara Malaysia, Singapura, sama Thailand" jawabku semangat

"wih keren, Kahfi mau pula dong kak jalan-jalan. em.. em.. tong lap lap, me hang map" menirukan gaya orang Thailand bebicara, kedua orang tua ku hanya tersenyum melihat tingkah adek ku.

"papa izinkan, tapi harus jaga diri" jawabnya dengan tenang dan wibawa.

(memang the best lah papa ku batin ara)

"mama juga izinkan, jaga diri jangan lupa shalat"

" oke makasih banyak pa, ma" berdiri meletakkan piring ke wastafel.

"oh ya kapan perginya nak?"

"katanya lusa pa."

"kok buru-buru gitu kasih taunya?" mama

"Ara juga baru di kasih tau sama kak putri tadi ma, jadi besok semuanya di urus." Sekadau makan Ara langsung ke tempat cuci piring.

"ya lah." mama melanjutkan makannya.

"kak, jangan lupa oleh-oleh" teriak Kahfi di meja makan

"aman" teriak ku di wastafel sambil mencuci piring.

(siap cuci piring langsung WA kak putri batin Ara)

Ara langsung menelfon kak putri bahwa ia di izinkan oleh kedua orang tuanya. Ara sangat bergembira sekali karena izin kedua orang tuanya.

"assalamualaikum kak."

"wa'alaikumussalam Ra, gimana dapat izin nggak?" kata kak putri

"Alhamdulillah kak, Ara dapat izin." dengan senyuman.

"Alhamdulillah, kakak senang dengarnya, kamu tenang aja surat-surat kamu udah kakak siapkan semuanya jadi besok tinggal bawa paspor aja."

"wih mantap, kapan kakak selesaikan."

"sebenarnya kakak mau kasih tau kamu, tapi lupa terus, hahahhaha. Tadi juga baru ingat pas lihat kamu jadi langsung kasih tau aja."

"hahahaha."

"kalau gitu kamu siap-siap aja baju, nantik ada pula yang ketinggalan.

"aman tu kak."

"*ya udah kakak tutupnya assalamualaikum."

"wa'alaikumussalam kak." mengklik tanda merah*.

esok harinya Ara bekerja seperti biasa, tetapi ada tambahan sedikit mengenai pekerjaannya yaitu mengumpulkan id card dirinya dan peserta tour. Agar anak-anak yang ikut tour mudah di kenali satu sama lain dan tidak hilang.

selain itu tour guide yang akan mendampingi study tour ini ada 5 orang yaitu 2 orang dari kota Ara dan 3 orang lagi sudah berada di Thailand. Memang tujuan mereka pertama adalah Thailand terlebih dahulu.

"baju, jilbab, sama rok sudah semuanya." Ara berbicara sendiri menyusun pakaiannya.

peralatan yang akan di bawa pun sudah selesai, koper Ara pun sudah tertata rapi di dalam kamar yang berisi pakaiannya. Kak putri pun sudah memberikan beberapa hal-hal yang harus di lakukan Ara ketika menjadi tour guide.

Tok Tok Tok

"udah siap beberes Ra?" kata mama.

"udah ma."

"ini di bawa, jangan lupa di makan." mama Ara memberikan Vitamin C dan madu. " kamu udah bawa obat-obatan?"

"udah ma."

"ya udah cepat tidur nantik bangun besok lambat, kamu udah shalat?."

"udah ma, siap ini Ara langsung tidur."

"papa mana ma?"

"papa tadi pergi rapat warga di rumah pak RT."

"oh patutlah Ara nggak lihat tadi."

"kalau gitu mama keluar dulu."

" ya ma." menyusun barang yang akan ia bawa besok mulai dari surat identitas nya, agar tidak payah ketika di bawa.

Ara membersihkan tempat tidur dan mengambil air sebotol untuk jaga-jaga. Kebiasaan Ara yaitu tengah malam selalu kehausan jadi air minum harus sedia di dalam kamar. Terkadang ia berjalan sambil tutup mata mengambil air, orang yang melihatnya pasti mengiri Ara tidur berjalan, sebenarnya bukan, sebenarnya ia malas membuka mata kalau tidak membawa botol minum ke kamar jadi ia harus ke dapur tengah malam dengan keadaan mengantuk berat.

Tour Guide \= Pemandu Wisata

Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

segitu dulu ya....

yang penasaran silahkan tinggalkan jejak 😁

dan jangan lupa komen juga kawan

Terimakasih 🙏🏻

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!