Sesuai perjanjian siang tadi, malam ini Tiara/ Billa akan bertemu langsung di tempat yang sudah di janjikan. Dimas sangat exited sehingga dia sudah datang lebih awal dari jam yang sudah di tentukan.Ditangannya dia membawa 2 kantong hadiah yang akan di hadiahkan buat calon anak-anaknya kelak.Dengan hanya memikirkan kata calon anak-anak saja, sudah membuat seorang Dimas tak berhenti tersenyum,apalagi kalau itu benaran terjadi, mungkin bukan hanya tersenyum, mungkin Dimas akan melompat-lompat karna terlalu senang.Berlebihan memang, tapi itulah besarnya perasaan cinta Dimas ke Billa.
Waktu yang di janjikan pun tiba,dari kejahuan Billa sudah kelihatan datang bersama ke dua anak kembarnya.Dimas melambaikan tangannya, Jantungnya berdetak 2 kali lebih cepat dari sebelum gadis pujaan nya datang.
"Udah lama pak nunggunya" tanya Billa basa-basi dan duduk tepat di depan Dimas.
"Belum kok bil, baru 5 menit yang lalu" ucap Dimas yang malu mengakui kalau dia sudah ada disana lebih dari 30 menit yang lalu".
"Oh, tapi kita gak terlambat kan pak?" tanya Billa hati-hati.
"Nggak kok bil, tapi bisa gak Bil kamu jangan manggil aku bapak terus? kita kan gak lagi di tempat kerja.disini aku bukan atasan kamu".. tapi aku disini calon suami masa depan kamu, Amin"ucap Dimas yang tentunya hanya berani mengucapkan kata calon suami didalam hatinya saja".
"Jadi aku harus manggil apa ya?" panggil kaka aja boleh?" tanya Billa hati-hati.
" Emm boleh deh,not bad. Untuk sekarang gak pa-pa Bil kamu manggil aku kaka, tapi suatu hari panggilan kaka itu akan berubah menjadi sayang" batin Dimas sambil senyum-senyum.Sehingga alis Billa berkerut curiga".
"Ada apa pak,eh ka, kok senyum-senyum? apa ada yang lucu?" tanya Billa sambil memperhatikan penampilannya.
"Oh ng nggak ada apa-apa Bil," jawab Dimas gugup."Wah ini pasti anak -anak kamu ya Bil? dan calon anak-anak ku" lagi-lagi dalam hati.
"Iya ka,yang ini Aarash dan yang ini Aariz" ucap Billa memperkenalkan ke dua anaknya.
"Hallo om" sapa si kembar sambil menjabat tangan Dimas dan mencium pungggung tangannya.
"Hallo juga ganteng, ini ada hadiah kecil buat kalian berdua" ucap Dimas sambil meyerahkan ke dua kantong
yang sudah disediakannya tadi".
Aarash dan Aariz tidak langsung menerima,tapi mereka memandang bundanya dulu untuk meminta persetujuan.Setelah melihat bundanya mengangguk baru lah mereka berdua menerimanya dan tak lupa mengucapkan terima kasih.
"Harusnya kaka gak usah susah-susah bawa mereka hadiah ka" ucap Billa yang sebenarnya sedikit keberatan.
"Gak susah kok Bil,hanya hadiah kecil aja kok" Ucap Dimas tersenyum." oh ya kita pesan makan dulu ya, nanti kita lanjut ngobrolnya" ucap Dimas sambil memanggil seorang pramusaji. Kamu mau makan apa Bil? dan boys kalian mau om pesan kan apa?" ucap Dimas lembut berusaha untuk mengakrabkan diri sama ke dua anak gadis pujaannya.
"Terserah kaka aja, aku sama anak-anak mah ikut aja ka" ucap Tiara/Billa canggung.
"ka? om? berarti pemuda ini bukan Suaminya dong?" batin pramusaji yang sedang bertugas melayani mereka.Air mukanya langsung berubah ke mode muka sinis. melihat ke arah Billa.
" Ya uda, mba kami pesan steak aja ya" ucap Dimas." kamu mau yang sirloin, T,bone atau yang tenderloin Bil?"
"Yang tenderloin aja ka,anak-anak juga" jawab Billa.
"yang rare, medium well atau yang welldone?"
" yang welldone aja ka".
"minum nya apa?" tanya Dimas lagi.
" Air jeruk hangat aja 3"
"Ok, mba tolong bawakan steak tenderloin empat, yang medium well satu, dan yang well done 3. minumnya air jeruk hangat aja 4" ujar Dimas ke pramusaji tadi.
" Baik tuan, apakah ada tambahan lain tuan?" tanya pelayan tadi sebelum pergi.
" Udah itu aja dulu"
Suatu keuntungan buat Billa yang sudah lama bekerja dj Cafe dan hobby memasak, jadi untuk masalah nama makanan mewah dia gak terlalu bodoh.hanya memakannya aja yang mungkin bisa di hitung dengan jari
Sambil menunggu pesanan nya datang,Dimas berusaha akrab dengan si kembar.Si kembar yang mulai nyaman pun sudah tidak segan-segan lagi untuk banyak bertanya, dan Dimas akan menjawab pertanyaan mereka dengan senang hati, dan jawaban Dimans selalu cukup memuaskan si kembar.
Dari kejahuan mereka nampak seperti keluarga kecil yang bahagia,dan bagi orang yang tidak tahu, pasti akan merasa rasa iri dan kagum.
Setelah menyerahkan catatan pesanan tadi ke Chef restoran tersebut. Sambil menunggu, si pelayan langsung bergosip ria dengan pelayan lainnya.Dan seperti biasa, bukan tukang gosip namanya kalau tidak bisa menambahi bumbu-bumbu gosip agar keliatan semakin dramatis.
" masa sih mereka bukan suami istri?" tanya pelayan yang lain.
"Iya beneran tau,nih ya aku yakin perempuan itu perempuan penggoda, dan matre, lihat aja masa dia masih muda tapi udah punya anak sebesar itu? pasti dia perempuan gak bener"
" iya yah? tapi dari wajahnya kelihatan kaya wanita baik-baik ya?"
"ih jaman sekarang jangan lihat dari tampangnya.bisa aja tampangnya baik tapi kelakuan kaya se**n."
" Ehmm kalian di sini mau bekerja atau mau gosip?" tanya seseorang yang tiba- tiba muncul dari belakang.
"Eh bu Sinta, maaf bu" ucap ke duanya ketakutan"
"Kalian tau gak, kalau yang kalian ngomongin itu, sahabat ku?" Ucap Sinta marah, yang ternyata merupakan pemilik restoran ini dan ternyata dari tadi sudah mendengar pembicaraan ke dua karyawannya.Dan dia begitu kaget dan marah ketika dia tahu siapa yang sedang mereka bicarakan.
"Maaf bu, kami tidak tau"
"terlepas dari dia sahabatku atau tidak, kalian tetap tidak pantas untuk mengatai- ngatai orang, yang belum kalian tahu kebenarannya. Kalian berdua saya pecat, tinggalkan tempat ini sekarang juga.Aku tidak mau punya karwayan yang tukang gosip.
" Maaf bu, jangan pecat kami bu" mohon ke duanya memelas.
" keputusan saya tidak bisa di rubah, dan kalian tenang aja,kalian akan tetap dapat sisa gaji dan pesangon.sekarang kalian pergi dari sini" tegas Sinta.
"Chef, apa pesanan meja no 10 udah ready?,tanya Sinta kepada chef kepercayaannya.
"udah bu".
" Ya udah sini, biar saya aja yang ngantar" ucap Sinta sambil mengambil alih nampan berisi pesanan Tiara dan Dimas.
"Hai ra, eh Bil( tiba- tiba ingat kalau Tiara pernah bilang kalau dia di panggil Billa di tempat kerjanya dan dia yakin kalau pemuda itu adalah atasan Tiara yang serinh dj ceritakannya), ini pesanannya" Ucap Sinta yang senang melihat ekspresi kaget dari Tiara.
To be continue
Jangan lupa untuk tetap mendukung Author abal-abal ini ya guys.like ,komen dan vote
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Ernadina 86
kenapa di tiap novel pelayan suka sinis y..kenal jg enggak pdhal
2023-07-15
0
🍭ͪ ͩ𝐀𝐢𝐬𝐲𝐚𝐡👙B⃠ikini
sinta ama Dimas ajah😂😂😂😂
2022-02-05
0
desvika ice
dimas ama sinta aja.... sama2 pengusaha kafe..... 😊😊😊😊👍👍👍
2021-10-28
0