Bimo dan Seno keluar dari dalam mobil dengan wajah yang kembali ke mode cool.Seperti itu lah mereka, kalau di depan orang lain, akan menampakkan wajah tanpa senyum.Akan tetapi kalau sudah tidak di depan orang lain, mereka pun secara ajaib akan berubah menjadi ubsurd.
Mereka berjalan melewati para karyawan, tanpa membalas sapaan karyawannya sama sekali. Mereka memasuki lift VIP,yang di khususkan buat orang-orang penting saja. Sesampainya di atas,Mia sang sekretaris otomatis berdiri dan sedikit membungkukkan badannya.
"Selamat siang pak Bimo,pak Seno" sapanya dengan senyuman yang cukup menggoda.
"Siang" sahut Bimo dan Seno Acuh dan langsung masuk ke ruangan.
"Aduh susah banget sih buat dapetin hati duo manusia kulkas tuh.Kurangnya aku apa coba? aku kan,cantik dan seksi, Mia membatin kecewa.Karena bagaimanapun usahanya untuk menarik perhatian Bimo dan Seno tetap selalu gagal. Mia berpikir, kalau tidak dapat pak Bimo, Seno pun gak pa-pa lah.
Samar-samar Mia mendengar ke dua atasannya sedang tertawa terbahak- bahak.Sehingga menimbulkan kecurigaannya " apakah benar gosip yang beredar di kantor ini? kalau sebenarnya pak Bimo dan Seno ada hubungan spesial? kalau iya? ihh.. Mia tiba-tiba bergidik ngeri.
Didalam ruangan
"Sen, kamu udah ada dapat kabar belum dari orang suruhan kita buat nyari keberadaan Tiara?"
"Belum bim,mereka kesusahan untuk melacak keberadaannya, karna photonya masih photo jaman SMA, Teman- teman SMA pun hampir semua tidak tau dimana Tiara.Lo kan tau sendiri, kalau dia ada di sekolah kita karna bea siswa.Dia kan cuma punya satu sahabat yaitu..
"Sinta" teriak dua-duanya bersamaan sambil membelalak kan matanya.
"Setahu aku Sinta itu orang Bandung Bim, Dia pasti tahu dimana Tiara berada.Atau jangan-jangan Tiara juga ada di Bandung?' tebak Seno antusias.
"Iya Sen aku yakin itu, kita harus segera ke Bandung Sen". Ucap Bimo semangat, karena mendapat titik terang dimana keberadaan Tiaranya.
"Sekarang Bim?"
"Ya iyalah sekarang,jadi mau kamu kapan?" Jawab Bimo sedikit kesal.
"Bandung itu luas Bimo, mau cari dimana? lagian besok kita kan ada janji pertemuan dengan klien.Dimas juga besok ke Jakarta dan dia ngajak kita ketemuan" ucap Seno mengingatkan.
" Jadi gimana dong Sen?" tanya Bimo frustasi.
"Bimo, bimo, kayanya kalau udah urusan Tiara, lo jadi bodoh ya? Lo kan punya banyak uang, jadi lo kan bisa nyewa detektif buat cari keberadaan Tiara di Bandung".
" Oh iya ya?" jawab Bimo nyengir malu menyadari kebodohanya.
Seno pun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kebodohan sahabat sekaligus atasannya itu.
***
Bandung
"Billa kamu di panggil sama pak Dimas ke ruangannya" panggil Karin dengan sedikit ketus.
Tiara, yang menggunakan nama Billa di tempat dia bekerja pun menyahut.
"Iya mba, tapi ada apa ya mba? tanya Tiara atau Billa bingung.
"Ya mana aku tahu" jawab Karin masih dalam mode ketus.Dia merasa Billa adalah saingan terberatnya untuk mendapatkan perhatian Dimas yang merupakan pemilik cafe tempat mereka bekerja.Sudah hampir 4 tahun dia bekerja di Cafe ini,dan bahkan dia sudah di percaya menjadi menejer Cafe.Akan tetapi Dimas tidak pernah meliriknya sekalipun, padahal selama ini, dia udah melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian Dimas. Sedangkan Tiara/Billa baru 2 tahun tapi sudah berkali-kali mendapat perhatian dari Dimas.
"Kalau begitu saya permisi mba" ucap Billa sopan.Sebenarnya Billa sudah tahu, kalau Karin tidak pernah menyukainya.Tapi Billa bodo amat,selama Karin gak berbuat macam-macam,dia mah bodo amat.
Tok tok tok
"masuk" perintah suara dari dalam.
"Ada apa pak? kata mba Karin, bapak manggil saya? Tanya Billa sopan.
"Billa,sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil saya bapak".
"Tapi maaf pak, ini kan di tempat kerja? gak sopan rasanya saya memanggil bapak dengan panggilan lain.Itu akan menyebabkan kecemburuan dengan karyawan-karyawan lain pak" ucap Billa tak enak hati.
" Ya udah terserah kamu lah Bil, tapi aku mau kalau udah diluar, kamu rubah panggilan kamu" tegas Dimas.
"oh ya , kamu ada acara nggak nanti malam?" tanya Dimas sambil memandang Billa,gadis yang sudah berhasil membuat seorang Dimas jatuh cinta.walaupun dia tahu, kalau Billa sudah mempunyai dua anak.Dimas merasa, kalau Billa beda dari wanita-wanita lain yang pernah ditemuinya.
"Kayanya tidak ada pak?, tapi emangnya ada apa ya pak?" tanya Billa bingung.
"Oh,aku mau mengajak kamu makan malam,malam ini, kamu gak keberatan kan?" tanya Dimas,deg deg an, berharap kali ini gadis pujaannya ini tidak menolak.
"emm, kalau boleh tau dalam rangka apa ya pak?"
"Nggak dalam rangka apa-apa sih bil,cuma besok saya mau kembali ke Jakarta karena ada urusan penting.Dan mungkin aku di Jakarta 2 mingguan bil, jadi sebelum saya berangkat besok,saya mau ngajak kamu Dinner.mau ya, mau ya?, kamu udah nolak ajakan ku berkali-kali lho bil, masa kali ini juga di tolak?" ucap Dimas sambil pura-pura sedih.
"Hmm iya deh pak,tapi boleh gak aku mengajak anak-anak ku juga?" tanya Billa yang tidak ingin pergi tanpa membawa ke dua anaknya.
"yah aku kan maunya berdua sama kamu bil!"batin Dimas lemas.
"Ya udah deh, kamu boleh bawa mereka, ya udah ntar kalian saya jemput ya" ujar Dimas yang akhirnya menyetujuinya walau sedikit keberatan.
"Gak usah pak, kita langsung ketemu di tempat aja, aku gak enak pak sama tetangga, kalau aku di jemput sama laki-laki" ucap Billa menolak,dia gak mau lagi orang-orang mencap dirinya murahan dan matreliastik.Karna itu pastinya akan berpengaruh ke mental dan phisikologis kedua anaknya.
"Nggak Bil,aku akan tetap menjemputmu".Ucap Dimas keukeh.
"Kalau bapak menjemputku, mending kita gak usah makan malam pa" Tegas Billa memberanikan diri.
"Ya udah lah kalau begitu,kita ketemu langsung di tempat makan aja.Nanti aku WA tempatnya" ucap Dimas mengalah dan sedikit kecewa, Akan tetapi dari pada gak jadi mending mengalah deh pikirnya.
"Kalau begitu saya permisi dulu pak, Saya mau lanjut kerja, gak enak sama karyawan-karyawan lain" pamit Billa sambil sedikit menundukkan badannya.
" Ya udah silahkan" Sampai jumpa nanti malam ya bil".Ucap Dimas sambil memamerkan senyuman mautnya.
"Iya pak".ucap Billa lalu melangkah keluar.Dan seperti biasa, kalau dia keluar dari ruangan itu,pasti ada mata,memandang dia dengan tatapan sinis walaupun tidak semua.karna ada juga sebagian yang cuek-cuek saja.
To be continue
Jangan lupa buat ninggalin jejaknya ya guys.please like, vote dan komen.mau kasih tip juga gak pa-pa.😁😁😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Ari_nurin
7th apa ya ga pernah gt kepikiran Tiara punya sahabat namanya Sinta. mosok br skrg ingatnya 🤨🤨
2024-12-11
0
guntur 1609
dimas ni. mau nya dama tiara..anaknya gak mau....terlihat bukan laki2 yg baik
2023-11-07
1
Weny safitri
huidjqi,jdjjc+'($hsihdho#8bxjjcjcjnnncnc
2021-05-19
1