Hamil diusia 18 Tahun, dan memiliki anak laki-laki kembar di usia 19 tahun, sangat jauh dari ekspektasi yang di angan-angkankan Tiara dari dia kecil.Dulu Tiara atau yang sering di panggil Ara,sangat ingin sukses menjadi chef terkenal dan memiliki restoran dimana-mana. Akan tetapi, impian itu hanya tinggal angan-angan saja.Dengan hanya bermodalkan izasah SMA nya, Tiara kini harus puas dengan hanya menjadi seorang pelayan di sebuah cafe.
Walaupun kejadian yang menyakitkan itu sudah 7 tahun berlalu, tapi masih teringat jelas di benaknya bagaimana dia diperkosa, dan di tinggalkan begitu saja oleh laki-laki tampan, yang merupakan idola di SMA tempat dia sekolah .Dan sialnya laki-laki brengsek itu merupakan cinta pertamanya. Bimo, ya itu lah nama laki-laki brengsek, yang membuat semua harapan dan cita-cita Tiara, yang terkenal pintar dan pendiam menjadi hancur lebur, seperti kaca yang hancur menjadi partikel-partikel kecil, yang mustahil bisa diperbaiki kembali.Di cemoh, di hina dan dipandang rendah,Tiara sudah kenyang dengan itu semua.
Flash back
Tiara begitu bahagia, karena bisa menginjakkan kakinya di salah satu hotel ternama di Jogja.Ini kali pertama dia berada di tempat semegah ini.Dengan senyum dan wajah yang sumringah, Tiara dan Sinta sahabatnya memasuki ballroom dimana pesta perpisahan kelas 3 SMA dharma bakti diadakan.Sebenarnya, Tiara kurang PD dengan penampilannya.Tiara merasa risih dengan gaun yang agak terbuka dan melekat membentuk tubuhnya.Gaun itu di pinjamkan Sinta sahabatnya, karena dia tidak memiliki satu gaun pun yang pantas untuk dipakai.Sinta mengatakan kalau Tiara tampak cantik dan anggun memakai gaun itu. Dan gaun seperti itu sudah biasa di pakai di acara-acara yang di adakan di hotel.
Semua mata laki-laki tak terkecuali Bimo, melotot dan seakan mau keluar dari wadahnya, begitu melihat perubahan penampilan Tiara, yang dalam kesehariannya selalu berpenampilan sederhana. Bukan hanya laki-laki saja yang kaget, bahkan gadis-gadis remaja yang ada di ruangan itu juga, seakan ikut terhipnotis.Gladys gadis populer di sekolah, dan merupakan pacar Bimo merasa tidak senang, karna merasa tersaingi dengan kehadiran Tiara.
"Cihh, sok kecakepan banget sih dia!"umpat Gladys sinis.
"Tapi dia emang cantik lho dys." timpal Luna.
"Sekali lagi lo ngomong gitu,gue sumpal mulut lo! Gak ada yang lebih cantik dari gue. Pokokny gue tetap ratunya di sini ! "marah Gladys sambil menghunuskan tatapan tajam ke arah Luna.
"Iya ,iya,Tiara emang cantik. Tapi, kamu tenang aja, lo itu tetap lebih cantik kok! " sahut Luna ketakutan.
"Bim,Tiara cantik banget malam ini! " ucap Seno sahabat Bimo.
"Emm" sahut Bimo cuek.
"Dia ngelirik-ngelirik kamu tuh Bim! kayanya dia naksir kamu deh".
"Seno bisa gak kamu diam?! " intonasi suara Bimo terdengar sedikit meninggi,menyahuti ucapan Seno.
"Eits, eits,0 tenang dulu Bro! Kok kamu jadi marah-marah gak jelas begini sih?" tanya Seno, bingung melihat sikap Bimo yang tiba-tiba tersulut emosi.
"Maaf Sen,aku gak apa-apa kok!" sahut Bimo, setelah tersadar dengan emosinya yang tidak beralasan.
*******
"Sin aku mau buang air kecil, toiletnya dimana ya? " tanya Tiara buru-buru dengan sedikit berbisik. Dia ingin segera mengeluarkan sesuatu, yang sangat mendesak dibawah sana.
"Ya ,udah ayo aku antar! " jawab Sinta.
"Gak usah Sin, aku bisa sendiri. Kamu tunjukkan aja arah toiletnya di mana." sahut Tiara, yang tidak mau mengganggu Sinta, yang sedang asyik mengobrol dengan teman-teman yang lain.
"Ya, udah toiletnya ke arah sana! kamu lurus aja dari sini, nanti di situ ada gang kecil, kamu tinggal belok kiri aja,sampai deh! ".
"Ok,thank you Sin!. Aku tinggal bentar ya! pamit Tiara.
"Ok Ara" sahut Sinta sambil menyunggingkan seulas senyuman di bibirnya.
Tiara berjalan sesuai petunjuk yang di berikan Sinta.
"Nah itu dia toiletnya" batin Tiara. Dia pun buru-buru masuk ke dalam toilet.
Setelah Tiara selesai dengan kegiatannya, Tiara mencuci tanganya,lalu mengayunkan kakinya untuk keluar dari toilet. Tapi, tiba-tiba seseorang membekap mulutnya dan membawa paksa Tiara, ke dalam sebuah kamar yang cukup mewah.
Sipenculik tadi pun cepat-cepat mengunci pintu.
"Ka - kamu siapa? dan ma -mau ka- kamu apa?" tanya Tiara ketakutan,pada orang yang masih dalam posisi membelakanginya itu.Dari pakaian dan postur badannya, Tiara seperti mengenalinya.Akan tetapi, Tiara gak cukup yakin dengan itu.Sampai tiba-tiba si penculik memutar badannya dan menghadap ke arah Tiara.Pandangan matanya sangat tajam ke arah Tiara, seperti ada kilatan yang penuh amarah di dalam manik mata berwarna hitam kecoklatan itu.
Kedua netra Tiara, membesar dengan sempurna. Mulut Tiara sedikit terbuka,karena dia sangat kaget melihat sosok laki-laki yang ada di dahadapnya. Ternyata orang yang ada dihadapannya ,adalah orang yang sama dengan orang yang tadi dalam pikirannya.
Tiara terdiam tidaj bergeming sama sekali.Kalau boleh jujur, seandainya dia ada di dalam kamar ini dengan cara baik-baik,mungkin ini adalah hal terindah yang selama ini di impikan Tiara. Dimana dia bisa berduaan dengan orang yang dia sayang. Orang yang selama ini di idam-idamkan oleh seorang Tiara. Akan tetapi, kondisi sekarang berbeda.Dia sekarang ada di sini, bukan dengan cara yang baik. Tanpa disadari, Tiara beringsut mundur ketakutan sampai tubuhnya berhenti,karena tertahan oleh tembok.Tiara seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
Tiara melihat wajah orang yang dia kagumi itu,seperti halnya melihat seorang setan.Tiara gak menyangka, orang yang selalu tersenyum, dan sudah berkali-kali menolongnya, bisa berubah semenakutkan itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
🍭ͪ ͩ𝐀𝐢𝐬𝐲𝐚𝐡👙B⃠ikini
🙄🙄🙄..waduh langsung d perkaos si Tiaranya😬😬
2022-02-05
0
Yeni Eka
Mungkin ending nya bakalan jodoh ya ka
2021-07-09
0
Meylin
ko Bimo bisa mksa gtu bukan bilng baik2 pke klembutan biar tiara mau😇
2021-07-05
0