Sinta? kok kamu ada disini? tanya Tiara kaget.
" Kamu lupa ya ra,eh Bil kalau tempat ini restaurant ku?.
"Bukan lupa Sin, cuma aku kirain kamu udah pulang, biasanya kamu kan sore udah pulang?" jawab Tiara sambil menggigit bibirnya.Kali ini dia merasa seperti pencuri yang ketangkap.
"Ya kebetulan aja aku pengen pulang agak malam,ternyata Tuhan mau aku ngelihat sahabatku lagi kencan" ucap Sinta sedikit menyindir.
"Ka kami gak lagi kencan kok Sin, ini cuma makan malam biasa, iya kan kak Dim?" ujar Tiara sedikit gugup dengan wajah yang sudah memerah.
"Iya nona" jawab Dimas sedikit kecewa, karna Billa menganggap makan malam mereka, hanya makan biasa.
"Iya lah tu, aku percaya deh ra eh Bil ,udah gak usah malu, tuh makan makananmu, entar keburu dingin" Ucap Sinta untuk mencairkan situasi yang akward.
"Boleh aku duduk disini" Tanya Sinta basa-basi,soalnya dari tadi kayanya gak ada yang nawarin dia untuk duduk bersama.
"Gak boleh, enak aja mau ganggu acara makan malam kami," Dimas membatin,karna Dimas tidak punya cukup nyali untuk berterus terang.
"Tentu boleh dong Sin" kamu duduk aja, lagian yang mau keberatan siapa?"
"Kamu mungkin gak keberatan Sin kalau aku gabung, tapi kayanya ada seseorang yang tidak senang dengan kehadiran ku di sini" ucap Sinta sambil melirik Dimas, yang terlihat sedikit cemberut.
"Bagus deh kalau lo sadar, hush hush pergi sono lu" ucap Dimas lagi-lagi dalam hati.
"Gak ada yang keberatan kok Sin, iya kan ka Dim?"
"Iya nona"jawab Dimas setengah hati.
"Apakah anda yakin tuan? tanya Sinta memastikan.
"Nona kalau saya sudah bilang iya, berarti gak apa-apa, jadi anda jangan terlalu banyak bertanya lagi"ucap Dimas yang setengah emosi.
" Saya kan cuma sekedar memastikan aja tuan, jadi gak usah pake marah-marah dong" ucap Sinta sedikit kesal.
"Saya langsung pulang aja deh Bil, maaf kalau sudah mengganggu waktu anda tuan" ucap Sinta sedikit menekan kata mengganggu ke arah Dimas.
"Lho kok langsung pulang Sin? gak pa-pa kok kamu di sini" ucap Tiara/ Billa gak enak hati.
"Ga usah Bil, lagian aku capek banget hari ini.Aku pengen istirahat aja di rumah".
"Bye Bil, bye boys, makan yang banyak ya,jagoan-jagoan aunty" Ucap Sinta sambil mengelus rambut si kembar.
"Jadi aunty gak ikut makan bareng kami?" tanya Aarash dan Aariz hampir bersamaan.
"Nggak boys aunty lagi kenyang, aunty capek dan pengen istirahat" Ucap Sinta tersenyum.
"Saya pamit dulu ya tuan Dimas yang terhormat" ucap Sinta sambil beranjak pergi.Tiba-tiba dia berhenti dan berbalik
" Oh ya, makanannya gak usah bayar ya" anggap aja hadiah dari aku buat kencan mu" ujar Sinta tersenyum penuh arti sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Tiara.
"Eh nona, anda kira aku tidak sanggup buat bayar? kesal Dimas merasa sedikit tersinggung.
"Aku yakin tuan pasti sanggup untuk bayar, tapi ini aku lakukan buat sahabatku, Jika anda mau bayar, bayarlah makanan anda sendiri,kalau untuk makanan mereka gratis".Saya pamit dulu. Bye..
" Bye Sin hati-hati di jalan". Ucap Tiara sambil melambaikan tangannya.
Setelah kepergian Sinta situasi jadi agak sedikit canggung, untung ada si kembar yang bisa mencairkan suasana.
***
Malam ini,.Tiara/Billa gak bisa lagi menolak untuk diantar pulang oleh Dimas karna alasan sudah malam dan anak- anak sudah mulai mengantuk.
"Bil maaf tadi sudah buat sahabatmu kesal" Ucap Dimas mencoba memecah keheningan.
"Gak pa- pa kok ka Dim, justru aku yanginta maaf, karna dengan hadirnya Sinta,ka Dimas merasa gak nyaman".
"Bukan gak nyaman Bil, cuma teman mu itu sungguh cerewet".
"Dia memang cerewet, bukan Sinta namanya kalau tidak cerewet," kekeh Billa. "tapi walaupun dia cerewet, dia sungguh baik hati ka Dim.Dia tidak pernah malu dan untuk berteman dengan orang susah sepertiku.Dia selalu jadi tameng kalau ada orang yang menghina saya".Karna dia lah aku bisa sekuat ini.Dia bukan hanya sekedar sahabat buat saya, tapi dia juga sekaligus saudara buat saya." Ucap Tiara/ Billa dengan mata berkaca-kaca, mengingat semua pengorbanan Sinta.
Mendengar cerita Billa,Dimas merasa makin tidak enak hati dan merasa sedikit bersalah karna sudah bersikap ketus tadi ke Sinta.
"Kalau bertemu lagi,kayanya aku harus minta maaf sama dia," batin Dimas.
***
Bu Sumi membuka pintu dan sedikit terkejut melihat Tiara pulang diantar seorang laki-laki yang dikenalnya.Dan bahkan laki-laki itu menggendong salah satu si kembar, sedangkan Tiara menggendong satunya lagi.
" Den Dimas kan? sahabatnya Dem Bimbim? Tanya Bu Sumi memastikan.
" Eh iya mbok, ini mbok Sumi kan? Bu Sumi apa kabar? tanya Dimas kaget sekaligus senang.
" iya den, ini mbok Sumi"seperti yang aden lihat, mbok mah sehat-sehat aja".
"Oh iya den, Aariznya kamu letakkan di sofa itu aja , ntar biar bundanya yang menggendong ke dalam kamar" ujar bu Sumi yang gak mau Dimas menghantarkan cucunya sampai ke kamar.
"Oh iya mbok" ucap Dimas sedikit canggung serta meletakkan Aariz ke sofa.
"Lho ibu kenal sama kak Dimas?" tanya Tiara heran.
" Ya kenal lah nak, dia ini sahabat anak majikan ibu dulu di Jakarta" jawab ibu Sumi sumringah
" Silahkan duduk dulu den Dimas, biar mbok ambilkan minum dulu"
"Maaf mbok, lain kali saja, sudah malam soalnya.terima kasih buat tawarannya mbok,Lagian besok saya mau ke pulang ke Jakarta mbok,ada urusan penting" ujar Dimas menolak secara halus.
" Oh ya udah lah kalau begitu den, hati-hati aja di jalan" .
" Baik mbok, terima kasih"
" Bill say pamit ya, sampai jumpa dua minggu ke depan" pamit Dimas lalu beranjak menuju mobilnya.
"Hati-hati ka Dim di jalan" ucap Billa sambil melambaikan tangan.
"Nak apakah kamu ada hubungan dengan nak Dimas?" tanya bu Sumi yang dari tadk sudah diselimuti rasa penasaran.
"Nggak bu, ka Dimas cuma atasan Tiara aja di tempat kerja, gak lebih".
" Kok tadi dia manggil kamu Bill?"
"di tempat kerja aku memang di panggil Billa bu, kan nama ku Tiara Salsabilla" ujar Tiara
menjelaskan.
"Oh ibu kirain kamu ada hubungan nak, padahal ibu tadi udah sempat senang karna nak Dimas itu dari dulu baik nak" ucap bu Sumi sedikit kecewa.
"Bu, maaf udah ngecewain ibu, tapi Tiara belum siap bu untuk membuka hati sama pria, Tiara tahu ka Dimas orang baik dan sering perhatian sama Tiara, Tapi Tiara masih takut bu, untuk membuka hati".
"Apalagi yang kamu takutkan nak?ibu yakin kayanya Dimas cinta sama kamu,dan ibu yakin dia juga pasti nerima ke dua anakmu.Sudah saat nya kamu bahagia nak.Setidaknya kamu memikirkan si kembar, mungkin di depan mu mereka terlihat baik-baik saja,tapi tidak di belakangmu.Setiap hari sehabis pulang sekolah, wajah mereka selalu murung nak, setelah ibu nanya kenapa? ternyata mereka selalu di ejek di sekolah, mereka selalu di katain anak haram oleh teman-temannya.Mereka selalu melarang ibu untuk memberi tahumu, karena mereka takut kamu sedih.Mereka juga butuh figur seorang ayah nak" ucap bu Sumi panjang lebar.
"bu, bukannya Tiara tidak mau bu, tapi Tiara tidak ada rasa ke Ka Dimas.Tiara gak mau mempunyai hubungan karna terpaksa" ucap Tiara mulai menangis.
" bukannya tidak mencintai nak, cuma belum aja" coba kamu jalanin aja dulu, pasti seiring waktu kamu akan bisa mencintai nak Dimas" ucap bu Sumi meyakinkan.
"Maaf bu, kayanya itu mustahil,ini bahkan sudah 7 tahun berlalu,tapi aku bahkan belum bisa melupakan ayah anak-anak ku" batin Tiara.
" Bu, boleh saja Dimas menerima aku dan anak-anak, tapi bagaimana dengan keluarganya?Aku itu bukan seorang janda,. tapi juga bukan seorang gadis.Aku hanya seorang ibu, yang memiliki anak di luar nikah.Kalau seorang janda setidaknya pernah menikah, ini aku tidak sama sekali bu.Tiara yakin kalau keluarga kak Dimas tidak akan mau menerima orang seperti aku bu, yang statusnya tidak jelas.Janda bukan, gadis juga bukan" ujar Tiara mengungkapkan ketakutannya selama ini.
Bu Sumi hanya bisa terdiam tak bisa berkata-kata,setelah mendengar kata-kata Tiara.
"Bu Tiara pamit masuk kekamar dulu ya, ibu juga harus istirahat.selamat malam bu" ucap Tiara sambil berlalu.
" selamat malam nak" sahut bu Sumi pelan seperti berbisik.
to be continue
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
zakiya moriuchi 🇯🇵
widiiiiiihh keren tuh saingan ma temen sendiri...bahaya ini KLO si Bimbim alias Bimo ke Bandung
2022-08-19
0
🍭ͪ ͩ𝐀𝐢𝐬𝐲𝐚𝐡👙B⃠ikini
🥺🥺🥺🥺
2022-02-05
0
ꪶꫝMeitha.V.Aꪶꫝ
Bu Sumi pasti mantan pelayan di rumah keluarga Bimo kayanya makanya kenal sm Dimas yg notabene sahabatnya Bimo
2021-11-15
0