13.Sinta Vs Dimas

Sinta? kok kamu ada disini? tanya Tiara kaget.

" Kamu lupa ya ra,eh Bil kalau tempat ini restaurant ku?.

"Bukan lupa Sin, cuma aku kirain kamu udah pulang, biasanya kamu kan sore udah pulang?" jawab Tiara sambil menggigit bibirnya.Kali ini dia merasa seperti pencuri yang ketangkap.

"Ya kebetulan aja aku pengen pulang agak malam,ternyata Tuhan mau aku ngelihat sahabatku lagi kencan" ucap Sinta sedikit menyindir.

"Ka kami gak lagi kencan kok Sin, ini cuma makan malam biasa, iya kan kak Dim?" ujar Tiara sedikit gugup dengan wajah yang sudah memerah.

"Iya nona" jawab Dimas sedikit kecewa, karna Billa menganggap makan malam mereka, hanya makan biasa.

"Iya lah tu, aku percaya deh ra eh Bil ,udah gak usah malu, tuh makan makananmu, entar keburu dingin" Ucap Sinta untuk mencairkan situasi yang akward.

"Boleh aku duduk disini" Tanya Sinta basa-basi,soalnya dari tadi kayanya gak ada yang nawarin dia untuk duduk bersama.

"Gak boleh, enak aja mau ganggu acara makan malam kami," Dimas membatin,karna Dimas tidak punya cukup nyali untuk berterus terang.

"Tentu boleh dong Sin" kamu duduk aja, lagian yang mau keberatan siapa?"

"Kamu mungkin gak keberatan Sin kalau aku gabung, tapi kayanya ada seseorang yang tidak senang dengan kehadiran ku di sini" ucap Sinta sambil melirik Dimas, yang terlihat sedikit cemberut.

"Bagus deh kalau lo sadar, hush hush pergi sono lu" ucap Dimas lagi-lagi dalam hati.

"Gak ada yang keberatan kok Sin, iya kan ka Dim?"

"Iya nona"jawab Dimas setengah hati.

"Apakah anda yakin tuan? tanya Sinta memastikan.

"Nona kalau saya sudah bilang iya, berarti gak apa-apa, jadi anda jangan terlalu banyak bertanya lagi"ucap Dimas yang setengah emosi.

" Saya kan cuma sekedar memastikan aja tuan, jadi gak usah pake marah-marah dong" ucap Sinta sedikit kesal.

"Saya langsung pulang aja deh Bil, maaf kalau sudah mengganggu waktu anda tuan" ucap Sinta sedikit menekan kata mengganggu ke arah Dimas.

"Lho kok langsung pulang Sin? gak pa-pa kok kamu di sini" ucap Tiara/ Billa gak enak hati.

"Ga usah Bil, lagian aku capek banget hari ini.Aku pengen istirahat aja di rumah".

"Bye Bil, bye boys, makan yang banyak ya,jagoan-jagoan aunty" Ucap Sinta sambil mengelus rambut si kembar.

"Jadi aunty gak ikut makan bareng kami?" tanya Aarash dan Aariz hampir bersamaan.

"Nggak boys aunty lagi kenyang, aunty capek dan pengen istirahat" Ucap Sinta tersenyum.

"Saya pamit dulu ya tuan Dimas yang terhormat" ucap Sinta sambil beranjak pergi.Tiba-tiba dia berhenti dan berbalik

" Oh ya, makanannya gak usah bayar ya" anggap aja hadiah dari aku buat kencan mu" ujar Sinta tersenyum penuh arti sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Tiara.

"Eh nona, anda kira aku tidak sanggup buat bayar? kesal Dimas merasa sedikit tersinggung.

"Aku yakin tuan pasti sanggup untuk bayar, tapi ini aku lakukan buat sahabatku, Jika anda mau bayar, bayarlah makanan anda sendiri,kalau untuk makanan mereka gratis".Saya pamit dulu. Bye..

" Bye Sin hati-hati di jalan". Ucap Tiara sambil melambaikan tangannya.

Setelah kepergian Sinta situasi jadi agak sedikit canggung, untung ada si kembar yang bisa mencairkan suasana.

***

Malam ini,.Tiara/Billa gak bisa lagi menolak untuk diantar pulang oleh Dimas karna alasan sudah malam dan anak- anak sudah mulai mengantuk.

"Bil maaf tadi sudah buat sahabatmu kesal" Ucap Dimas mencoba memecah keheningan.

"Gak pa- pa kok ka Dim, justru aku yanginta maaf, karna dengan hadirnya Sinta,ka Dimas merasa gak nyaman".

"Bukan gak nyaman Bil, cuma teman mu itu sungguh cerewet".

"Dia memang cerewet, bukan Sinta namanya kalau tidak cerewet," kekeh Billa. "tapi walaupun dia cerewet, dia sungguh baik hati ka Dim.Dia tidak pernah malu dan untuk berteman dengan orang susah sepertiku.Dia selalu jadi tameng kalau ada orang yang menghina saya".Karna dia lah aku bisa sekuat ini.Dia bukan hanya sekedar sahabat buat saya, tapi dia juga sekaligus saudara buat saya." Ucap Tiara/ Billa dengan mata berkaca-kaca, mengingat semua pengorbanan Sinta.

Mendengar cerita Billa,Dimas merasa makin tidak enak hati dan merasa sedikit bersalah karna sudah bersikap ketus tadi ke Sinta.

"Kalau bertemu lagi,kayanya aku harus minta maaf sama dia," batin Dimas.

***

Bu Sumi membuka pintu dan sedikit terkejut melihat Tiara pulang diantar seorang laki-laki yang dikenalnya.Dan bahkan laki-laki itu menggendong salah satu si kembar, sedangkan Tiara menggendong satunya lagi.

" Den Dimas kan? sahabatnya Dem Bimbim? Tanya Bu Sumi memastikan.

" Eh iya mbok, ini mbok Sumi kan? Bu Sumi apa kabar? tanya Dimas kaget sekaligus senang.

" iya den, ini mbok Sumi"seperti yang aden lihat, mbok mah sehat-sehat aja".

"Oh iya den, Aariznya kamu letakkan di sofa itu aja , ntar biar bundanya yang menggendong ke dalam kamar" ujar bu Sumi yang gak mau Dimas menghantarkan cucunya sampai ke kamar.

"Oh iya mbok" ucap Dimas sedikit canggung serta meletakkan Aariz ke sofa.

"Lho ibu kenal sama kak Dimas?" tanya Tiara heran.

" Ya kenal lah nak, dia ini sahabat anak majikan ibu dulu di Jakarta" jawab ibu Sumi sumringah

" Silahkan duduk dulu den Dimas, biar mbok ambilkan minum dulu"

"Maaf mbok, lain kali saja, sudah malam soalnya.terima kasih buat tawarannya mbok,Lagian besok saya mau ke pulang ke Jakarta mbok,ada urusan penting" ujar Dimas menolak secara halus.

" Oh ya udah lah kalau begitu den, hati-hati aja di jalan" .

" Baik mbok, terima kasih"

" Bill say pamit ya, sampai jumpa dua minggu ke depan" pamit Dimas lalu beranjak menuju mobilnya.

"Hati-hati ka Dim di jalan" ucap Billa sambil melambaikan tangan.

"Nak apakah kamu ada hubungan dengan nak Dimas?" tanya bu Sumi yang dari tadk sudah diselimuti rasa penasaran.

"Nggak bu, ka Dimas cuma atasan Tiara aja di tempat kerja, gak lebih".

" Kok tadi dia manggil kamu Bill?"

"di tempat kerja aku memang di panggil Billa bu, kan nama ku Tiara Salsabilla" ujar Tiara

menjelaskan.

"Oh ibu kirain kamu ada hubungan nak, padahal ibu tadi udah sempat senang karna nak Dimas itu dari dulu baik nak" ucap bu Sumi sedikit kecewa.

"Bu, maaf udah ngecewain ibu, tapi Tiara belum siap bu untuk membuka hati sama pria, Tiara tahu ka Dimas orang baik dan sering perhatian sama Tiara, Tapi Tiara masih takut bu, untuk membuka hati".

"Apalagi yang kamu takutkan nak?ibu yakin kayanya Dimas cinta sama kamu,dan ibu yakin dia juga pasti nerima ke dua anakmu.Sudah saat nya kamu bahagia nak.Setidaknya kamu memikirkan si kembar, mungkin di depan mu mereka terlihat baik-baik saja,tapi tidak di belakangmu.Setiap hari sehabis pulang sekolah, wajah mereka selalu murung nak, setelah ibu nanya kenapa? ternyata mereka selalu di ejek di sekolah, mereka selalu di katain anak haram oleh teman-temannya.Mereka selalu melarang ibu untuk memberi tahumu, karena mereka takut kamu sedih.Mereka juga butuh figur seorang ayah nak" ucap bu Sumi panjang lebar.

"bu, bukannya Tiara tidak mau bu, tapi Tiara tidak ada rasa ke Ka Dimas.Tiara gak mau mempunyai hubungan karna terpaksa" ucap Tiara mulai menangis.

" bukannya tidak mencintai nak, cuma belum aja" coba kamu jalanin aja dulu, pasti seiring waktu kamu akan bisa mencintai nak Dimas" ucap bu Sumi meyakinkan.

"Maaf bu, kayanya itu mustahil,ini bahkan sudah 7 tahun berlalu,tapi aku bahkan belum bisa melupakan ayah anak-anak ku" batin Tiara.

" Bu, boleh saja Dimas menerima aku dan anak-anak, tapi bagaimana dengan keluarganya?Aku itu bukan seorang janda,. tapi juga bukan seorang gadis.Aku hanya seorang ibu, yang memiliki anak di luar nikah.Kalau seorang janda setidaknya pernah menikah, ini aku tidak sama sekali bu.Tiara yakin kalau keluarga kak Dimas tidak akan mau menerima orang seperti aku bu, yang statusnya tidak jelas.Janda bukan, gadis juga bukan" ujar Tiara mengungkapkan ketakutannya selama ini.

Bu Sumi hanya bisa terdiam tak bisa berkata-kata,setelah mendengar kata-kata Tiara.

"Bu Tiara pamit masuk kekamar dulu ya, ibu juga harus istirahat.selamat malam bu" ucap Tiara sambil berlalu.

" selamat malam nak" sahut bu Sumi pelan seperti berbisik.

to be continue

Terpopuler

Comments

zakiya f moriuchi 🇯🇵

zakiya f moriuchi 🇯🇵

widiiiiiihh keren tuh saingan ma temen sendiri...bahaya ini KLO si Bimbim alias Bimo ke Bandung

2022-08-19

0

🍭ͪ ͩ😜👙🅡ᴬᶦˢʸᵃʰ🌱

🍭ͪ ͩ😜👙🅡ᴬᶦˢʸᵃʰ🌱

🥺🥺🥺🥺

2022-02-05

0

ꪶꫝMeitha.V.Aꪶꫝ

ꪶꫝMeitha.V.Aꪶꫝ

Bu Sumi pasti mantan pelayan di rumah keluarga Bimo kayanya makanya kenal sm Dimas yg notabene sahabatnya Bimo

2021-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 1.prolog(pengenalan tokoh)
2 2.Awal kisah
3 3.I hate you Bimo
4 4.Hamil?
5 5.Kabur dan bertemu Sinta
6 6.Bertemu dengan ibu Sumi
7 7.Rasa syukur Tiara
8 8.Kekesalan Bimo.
9 9.Masa lalu Bimo
10 10.Si edan Seno
11 11.Ajakan Makan Malam
12 12. Diner
13 13.Sinta Vs Dimas
14 14.Ide jail Seno
15 15.Reunian singkat 3 sahabat.
16 16.Tawaran Sinta
17 17.Kedatangan Ibu Sarah
18 18.Pers konfrence
19 19.Amarah Dimas
20 20. apakah itu Tiara???
21 21.Saya bukan Tiara
22 Ancaman Ibu Sarah
23 Pertemuan pertama Bimo dan si kembar
24 pertemuan Bimo dan si kembar part 2
25 kecemburuan Dimas
26 Amira mendatangi kantor Bimo
27 Kesepakatan Bimo dan Amira
28 Segera Menikah
29 Dimas Mabuk
30 untitled
31 Bimo mengantar si kembar pulang
32 Aarash Kecelakaan
33 Dugaan Amira dan Seno.
34 Bimo bertemu dengan Tiara
35 Aarash Sadar
36 Spesial Seno dan Amira
37 Apakah mereka Anakku?
38 Tingkah konyol Bimo
39 Dimas tidak akan mundur
40 Hasil test DNA
41 Keluarga sebenarnya.
42 Cobalah untuk ikhlas
43 Keputusan Dimas
44 Bimo mundur
45 Tembak-tembakan
46 Aarash sayang Om Bimo
47 Pulang
48 Kekesalan Amira
49 mengakhiri salah paham
50 Akhirnya
51 Bimo bucin
52 Kebenaran yang terungkap
53 Mungkin sudah saatnya
54 Hah Serius?
55 Masa Kecilku jauh dari kata Bahagia
56 Akhir perjalanan pak Samsul dan ibu Surti.
57 Apakah ayah akan meninggalkan kami lagi?
58 Bianglala
59 cara yang salah
60 Ditekan dengan surat perjanjian
61 Acara pertunangan 1
62 Acara pertunangan 2
63 Terima kasih sayang.
64 Keputusan
65 Ingin yang tertutup
66 Dalang yang menyebabkan kecelakaan Aarash
67 Hari H (You are my destiny)
68 Dimas Cemburu
69 Kado yang membuat kesal
70 Melaksanakan kewajiban
71 Hari H -1 ( Road to Seno's wedding)
72 Seno's Wedding
73 Hadiah Bimo
74 Cicilan
75 Wanita selalu benar
76 Gladys (Tiara hilang)
77 Amarah Gladys.
78 Mengkerut
79 Kadang di atas kadang di bawah
80 Surprise buat Seno
81 Akibat istilah pelunasan cicilan
82 Akhirnya
83 Menghadiri Acara
84 Aku tidak mungkin melakukannya.
85 Maaf yang tak terucap
86 Gerakan Gladys
87 Aku tidak perduli dengan reputasi
88 Terbongkar
89 Kejujuran itu penting
90 Kabar bahagia 1
91 Kabar bahagia 2
92 Triple Happiness
93 Dimas jatuh sakit
94 Curahan hati Sinta
95 Jangan paksa aku untuk mengikhlaskan kamu
96 Dimas Sinta
97 Orangtua rese
98 Acara 4 bulanan Tiara
99 Aarash,Aariz dan Laura.
100 Dimas Wedding
101 Pisang raja VS kue lapis
102 Panik berjemaah
103 persalinan penuh drama
104 Baby Lea
105 Kejutan buat Amira.
106 Epilog (Ending)
107 Pengumuman/ Novel baru sudah terbit
108 Ayu ( YAMD 2)
109 Kehadiran lo buat hidup gue apes. (YAMD 2)
110 Makan Malam dengan keluarga Hartono( YAMD 2 )
111 Penolakan Aarash ( YAMD 2)
112 Kamu bukan tipe ku
113 Kegalauan Aariz
114 Hargai diri kamu! (YAMD 2)
115 Apakah Vina datang?
116 Vina dijodohkan?
117 Mau bertemu Laura
118 Dibawah pengaruh obat
119 Nikahi Ayu!
120 Keputusan Aarash
121 Keputusan Vina
122 Gantungan Kunci
123 Penyelidikan Seno
124 Ayu itu Laura
125 Laura Pingsan
126 Laura yang menyebalkan is back
127 pelajaran untuk mengerti wanita
128 Kekalutan Aariz
129 Please batalkan perjodohan Vina
130 Aku akan menyusul Vina ke London
131 Dewa dan Vina
132 Aku akan ke London
133 Tiara menyindir Sherly.
134 Kembalinya ingatan Laura
135 Penangkapan Deni dan Sherly
136 Kekesalan Aariz
137 Rencana Aariz
138 Vina, I'm coming
139 Pergilah kejar cintamu!
140 Jangan terlalu percaya sama Dewa!
141 Dewa mulai melancarkan aksinya
142 Si otong yang tidak nyaman.
143 Hal yang tidak sanggup Aariz bayangkan.
144 Itu Karena aku mencintaimu
145 Ungkapan Cinta Aariz
146 Kita jual aja ya
147 Tunangan Vina sebenarnya
148 Menginap di apartemen Galang (Visual)
149 Kebahagiaanmu tidak akan bertahan lama.
150 Dimas tiba di London
151 Dewa bebas
152 Sana, balik ke hotel!
153 Tiara dan Laura diculik
154 Penyelamatan Tiara dan Laura.
155 Kondisi Laura.
156 Kembali ke Jakarta
157 Shakira dan Shakila
158 Pernikahan itu tidak gampang
159 Drama membuat Cilok
160 Melamar Vina secara resmi
161 Gagal kaya mendadak
162 Resepsi Aarash dan Laura.
163 Rejeki buat Dion
164 Aariz's Wedding.
165 Dia adikku.
166 Memberikan hak Aariz.
167 Liontin
168 Hasil Test DNA
169 Mari ikut pulang!
170 Arti persaudaraan.
171 Curahan hati Dimas.
172 Kejutan Buat Laura
173 Keanehan Aariz.
174 Positif
175 Curhatan si kembar
176 Surprise buat Vina
177 Si kembar lahir
178 Welcome, baby Avaro dan Alisha.
179 Aariz jadi bayi lagi
180 Ardan dan Ardi
181 Tamat.
182 Pengumuman.
183 Pengumuman.
184 Pengumuman
185 Pengumuman lagi
186 Cerita baru
Episodes

Updated 186 Episodes

1
1.prolog(pengenalan tokoh)
2
2.Awal kisah
3
3.I hate you Bimo
4
4.Hamil?
5
5.Kabur dan bertemu Sinta
6
6.Bertemu dengan ibu Sumi
7
7.Rasa syukur Tiara
8
8.Kekesalan Bimo.
9
9.Masa lalu Bimo
10
10.Si edan Seno
11
11.Ajakan Makan Malam
12
12. Diner
13
13.Sinta Vs Dimas
14
14.Ide jail Seno
15
15.Reunian singkat 3 sahabat.
16
16.Tawaran Sinta
17
17.Kedatangan Ibu Sarah
18
18.Pers konfrence
19
19.Amarah Dimas
20
20. apakah itu Tiara???
21
21.Saya bukan Tiara
22
Ancaman Ibu Sarah
23
Pertemuan pertama Bimo dan si kembar
24
pertemuan Bimo dan si kembar part 2
25
kecemburuan Dimas
26
Amira mendatangi kantor Bimo
27
Kesepakatan Bimo dan Amira
28
Segera Menikah
29
Dimas Mabuk
30
untitled
31
Bimo mengantar si kembar pulang
32
Aarash Kecelakaan
33
Dugaan Amira dan Seno.
34
Bimo bertemu dengan Tiara
35
Aarash Sadar
36
Spesial Seno dan Amira
37
Apakah mereka Anakku?
38
Tingkah konyol Bimo
39
Dimas tidak akan mundur
40
Hasil test DNA
41
Keluarga sebenarnya.
42
Cobalah untuk ikhlas
43
Keputusan Dimas
44
Bimo mundur
45
Tembak-tembakan
46
Aarash sayang Om Bimo
47
Pulang
48
Kekesalan Amira
49
mengakhiri salah paham
50
Akhirnya
51
Bimo bucin
52
Kebenaran yang terungkap
53
Mungkin sudah saatnya
54
Hah Serius?
55
Masa Kecilku jauh dari kata Bahagia
56
Akhir perjalanan pak Samsul dan ibu Surti.
57
Apakah ayah akan meninggalkan kami lagi?
58
Bianglala
59
cara yang salah
60
Ditekan dengan surat perjanjian
61
Acara pertunangan 1
62
Acara pertunangan 2
63
Terima kasih sayang.
64
Keputusan
65
Ingin yang tertutup
66
Dalang yang menyebabkan kecelakaan Aarash
67
Hari H (You are my destiny)
68
Dimas Cemburu
69
Kado yang membuat kesal
70
Melaksanakan kewajiban
71
Hari H -1 ( Road to Seno's wedding)
72
Seno's Wedding
73
Hadiah Bimo
74
Cicilan
75
Wanita selalu benar
76
Gladys (Tiara hilang)
77
Amarah Gladys.
78
Mengkerut
79
Kadang di atas kadang di bawah
80
Surprise buat Seno
81
Akibat istilah pelunasan cicilan
82
Akhirnya
83
Menghadiri Acara
84
Aku tidak mungkin melakukannya.
85
Maaf yang tak terucap
86
Gerakan Gladys
87
Aku tidak perduli dengan reputasi
88
Terbongkar
89
Kejujuran itu penting
90
Kabar bahagia 1
91
Kabar bahagia 2
92
Triple Happiness
93
Dimas jatuh sakit
94
Curahan hati Sinta
95
Jangan paksa aku untuk mengikhlaskan kamu
96
Dimas Sinta
97
Orangtua rese
98
Acara 4 bulanan Tiara
99
Aarash,Aariz dan Laura.
100
Dimas Wedding
101
Pisang raja VS kue lapis
102
Panik berjemaah
103
persalinan penuh drama
104
Baby Lea
105
Kejutan buat Amira.
106
Epilog (Ending)
107
Pengumuman/ Novel baru sudah terbit
108
Ayu ( YAMD 2)
109
Kehadiran lo buat hidup gue apes. (YAMD 2)
110
Makan Malam dengan keluarga Hartono( YAMD 2 )
111
Penolakan Aarash ( YAMD 2)
112
Kamu bukan tipe ku
113
Kegalauan Aariz
114
Hargai diri kamu! (YAMD 2)
115
Apakah Vina datang?
116
Vina dijodohkan?
117
Mau bertemu Laura
118
Dibawah pengaruh obat
119
Nikahi Ayu!
120
Keputusan Aarash
121
Keputusan Vina
122
Gantungan Kunci
123
Penyelidikan Seno
124
Ayu itu Laura
125
Laura Pingsan
126
Laura yang menyebalkan is back
127
pelajaran untuk mengerti wanita
128
Kekalutan Aariz
129
Please batalkan perjodohan Vina
130
Aku akan menyusul Vina ke London
131
Dewa dan Vina
132
Aku akan ke London
133
Tiara menyindir Sherly.
134
Kembalinya ingatan Laura
135
Penangkapan Deni dan Sherly
136
Kekesalan Aariz
137
Rencana Aariz
138
Vina, I'm coming
139
Pergilah kejar cintamu!
140
Jangan terlalu percaya sama Dewa!
141
Dewa mulai melancarkan aksinya
142
Si otong yang tidak nyaman.
143
Hal yang tidak sanggup Aariz bayangkan.
144
Itu Karena aku mencintaimu
145
Ungkapan Cinta Aariz
146
Kita jual aja ya
147
Tunangan Vina sebenarnya
148
Menginap di apartemen Galang (Visual)
149
Kebahagiaanmu tidak akan bertahan lama.
150
Dimas tiba di London
151
Dewa bebas
152
Sana, balik ke hotel!
153
Tiara dan Laura diculik
154
Penyelamatan Tiara dan Laura.
155
Kondisi Laura.
156
Kembali ke Jakarta
157
Shakira dan Shakila
158
Pernikahan itu tidak gampang
159
Drama membuat Cilok
160
Melamar Vina secara resmi
161
Gagal kaya mendadak
162
Resepsi Aarash dan Laura.
163
Rejeki buat Dion
164
Aariz's Wedding.
165
Dia adikku.
166
Memberikan hak Aariz.
167
Liontin
168
Hasil Test DNA
169
Mari ikut pulang!
170
Arti persaudaraan.
171
Curahan hati Dimas.
172
Kejutan Buat Laura
173
Keanehan Aariz.
174
Positif
175
Curhatan si kembar
176
Surprise buat Vina
177
Si kembar lahir
178
Welcome, baby Avaro dan Alisha.
179
Aariz jadi bayi lagi
180
Ardan dan Ardi
181
Tamat.
182
Pengumuman.
183
Pengumuman.
184
Pengumuman
185
Pengumuman lagi
186
Cerita baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!