"Katakan dengan jelas, apa maksud anda sesungguhnya?" tanya Juan dengan wajah datar, menunjukkan ketidak sukaan nya.
"Lepaskan putriku, aku tidak mau dia menderita lagi." ucapnya.
"Tidak akan, aku tidak akan pernah melepaskan istriku, walau pun anda tidak merestui hubungan kami, aku akan tetap mempertahankannya. Dia istriku, dan selamanya akan tetap jadi istri Juan Alfiansyah." ucap Juan tegas.
"Maafkan aku tuan Hartanto yang terhormat, aku akan membawa istriku pergi, aku datang kesini hanya untuk meminta ijin mu untuk membawanya tinggal di rumahku. Tapi sepertinya aku salah, aku tidak akan pernah datang lagi kesini. Permisi." ucap Juan.
Juan berdiri dan berjalan keluar ruangan.
"Aku akan mencabut semua fasilitas yang aku berikan padanya?" ucap Hartanto.
"Aku suaminya dan aku mampu membiayai hidup istriku. Dia adalah Istriku jadi sudah menjadi tanggung jawabku menafkahi nya dan anda tidak perlu khawatir, dia tidak akan kekurangan hidup denganku. Aku pastikan akan membahagiakan dirinya." jawab Juan kali ini dia terus melangkah tanpa menoleh lagi ke belakang.
Hartanto merasa tertampar dengan ucapan Juan. Apakah aku salah, apa dia benar benar mencintai putriku, tapi Siska mengatakan jika dia hanya menginginkan harta kekayaan putriku, dia tidak tulus mencintai nya. Mengapa ucapannya dan Siska berbeda?
Hartanto larut dalam pemikiran nya sendiri. Dia menjadi ragu dan bimbang. Benarkah Juan tulus mencintai putrinya bukan karena putri Hartanto yang kaya raya.
"Apakah dugaanku salah?" ucapnya pelan dan menarik nafas berat.
Sementara Zira menunggu dengan resah di dalam kamarnya, Berjalan mondar mandir dengan perasaan gelisah.
Juan membuka pintu dan masuk ke dalam kamar, Zira langsung mendekatinya.
Belum juga Zira bertanya, Juan sudah lebih dulu berbicara.
"Ayo, kita pulang sekarang." ucap Juan dengan nada datarnya.
"Tapi..."
Juan tak menanggapi Zira ,dia menarik koper Zira dan berjalan lebih dulu. Zira terpaksa mengikutinya.
"Kak Anis, mau kemana kak?" tanya Dean pada Zira.
Dean sangat menyayangi kakaknya, walaupun bukan kakak kandung tapi baginya Zira sangatlah berarti. Dirinya selalu bersikap manja pada Zira.
"Dean, kakak mau pulang ke rumah kakak sendiri. Besok kita masih bisa bertemu kembali," ucap Zira pada adiknya.
"Tapi kak Dean masih kangen. Dean juga sudah lama nggak ketemu kakak. Kaka besok aja pulang nya ya?" ucap Dean.
"Sayang, suami kakak besok harus bekerja jadi kakak harus pulang. Begini saja, besok Dean datang aja ke rumah kakak dan kita bisa main sepuasnya, gimana?" rayu Zira.
Kak Juan, Dean boleh kan datang ke rumah kakak?" tanya Dean lada Juan. Sebab sedari tadi Juan hanya diam dan mendengarkan mereka berbicara.
Juan hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Horee, besok Dean akan main ke rumah kak Anis. Makasih kak" ucapnya kegirangan.
"Ma, Danish pamit pulang dulu. Oh ya ma dimana papa." tanya Zira.
"Papa ada diruangannya." jawab Siska.
Zira berjalan menuju ruangan kerja papanya untuk berpamitan dan Juan menarik kopernya menuju mobil.
"Sayang, aku tunggu di mobil." ucap Juan pada Zira.
"Pa.." panggil Zira di depan pintu.
Tampak pak Hartanto sedang melamun hingga dia tidak menyadari kehadiran putrinya.
"Pa, Danish pamit, Danish akan tinggal di rumah suami Anish." ucap Zira pada papa nya.
"Apa kamu yakin akan hidup dengannya?" tanya Hartanto.
"Danish yakin, pa." jawab Zira.
"Danish papa ragu dengan pilihan mu, tapi papa tidak memaksa, semua terserah padamu. Kau yang menjalaninya, papa berdoa semoga kau bahagia nak." ucapnya.
"Danish pergi dulu, pa." ucap Zira.
Zira keluar dari ruangan kerja papanya, dengan airmata yang menetes. Papanya tidak menanyakan kabarnya, bagaimana perasaan nya, Danish sedih dan kecewa.
Dia menuruni tangga dan berjalan keluar menemui Juan yang sudah sejak tadi menunggunya.
Siska tidak menemui Zira, dia hanya mengintip dari lantai atas rumahnya.
akhirnya dia keluar dari.rumah ini, satu langkah rencana ku berhasil. Hanya tinggal meyakinkan mas Hartanto jika Juan adalah orang yang tidak baik , Sehingga dia mau membantu ku memisahkan kedua nya. dan aku akan dengan mudah menjalankan semua rencanaku.
Kencengin like and vote nya, kita up satu episode lagi 😊
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 141 Episodes
Comments
Radiah Hassan
Ibu tiri jahat
2024-10-31
0
Wati_esha
Tq ya update nya.
2023-08-09
0
Wati_esha
Hertanto memang tak merasa punya anak!
2023-08-09
0