Elang yang di peluk momminya tersenyum. Melihat ke arah pintu, "Bie..."
"Bie... Bisa nggak geser sedikit. Aku mau lihat wajah yang terus nangisin aku, katanya matanya sampai bengkak, nggak doyan makan sama minum..." ucap Elang dengan suara lemah.
Bianca tersenyum, ia lalu sedikit menggeser tubuhnya, memperlihatkan wanita yang kini sedang menunduk dan sudah terisak sejak di depan pintu tadi karena mendengar suara suaminya.
Suasana hening, hanya suara isak Senja yang terdengar, perempuan itu merasa semua orang kini sedang memperhatikannya. Pelan-pelan, ia mengangkat kepalanya, memberanikan diri menatap suaminya, ia takut kalau ini hanya mimpinya di siang bolong.
Tapi, senyum itu nyata. Ya, senyum hangat yang ia rindukan itu kini terlihat sangat nyata, air matanya semakin membanjiri wajah ayunya.
"Cengeng! Sini peluk!" ucap Elang tersenyum. Wajah pucatnya tak menghilangkan ketampanannya.
"Nggak mau, kalau cuma mimpi aku nggak mau hiks," Senja masih berpikir ini hanya imajinansinya. Ia terlalu senang hingga terlalu takut kalau semua ini hanya mimpi. Pasalnya, dokter sendiri yang bilang hanya sebuah keajaiban yang bisa membuat Elang sadar kembali. Nyawanya sudah di ujung tanduk. Dokter juga sudah mewanti-wanti mereka harus siap untuk kemungkinan terburuk.
"Ya coba sini rasakan, beneran atau cuma mimpi. Sini, cepat!" ucap Elang tak sabar.
Senja menoleh ke semua orang, dan semuanya menganggukkan kepala kepadanya dengan wajah mereka yang terlihat lega.
"My Cherry!" Elang sedikit meninggikan suaranya karena kesal, meskipun tetap saja masih terdengar sangat lemah, namanya juga baru berperang melawan maut. Apa salahnya sih tinggal peluk saja, emangnya cuma dia doang yang rindu, yang baru sadar dari koma juga kali, pikirnya.
Senja sedikit berjengit lalu ia langsung berlari menubruk tubuh suaminya. Tak bicara apapun, hanya bisa memeluknya erat dengan derai air mata bahagia. Elang tersenyum, ia mengusap punggung Senja dengan sisa tenaga yang ia miliki. Pelan, namun bisa Senja r…
Senja Untuk Elang
Episode 125
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 145 Episodes
Comments
Isabela Devi
semoga El bisa terapi dan jalan lagii
2025-01-10
0
Rohana Nana
aaaa sediiiih😭😭😭😭
2024-12-27
0
Mbr Tarigan
sebentar lagi baik 2 saja ini ujian terberat bagi senja supaya dia lebih tangguh lagi
2024-10-29
0