Episode 9 ( First kiss)

Petir mulai bersautan tanda akan segera turun hujan. Senja mengambil ponselnya untuk menghubungi Sarah. Ya, dia bahkan lupa untuk memberi tahu sahabatnya tersebut soal kakeknya yang meninggal, karena semua serba mendadak. Namun, ternyata ponselnya mati kehabisan baterai.

Senja terus berjalan menapaki jalanan aspal yang sepi. Hujan pun mulai turun, menyamarkan air matanya yang keluar mengingat semua kejadian hari ini. Biasanya, jika ia sedang dalam masalah, ia akan meminta tolong kepada Niko ataupun kedua sahabatnya Mitha dan Sarah. Tapi kali ini? ia merasa sendiri. Benar-benar sendiri.

"Bos, hujan... Sebaiknya..." Kendra merasa khawatir dengan Senja.

"Hentikan mobilnya!" perintah Elang, ia mengambil payung. Namun, ia mengurungkan niatnya untuk turun dari mobil ketika melihat ada sebuah mobil berhenti tepat di depan Senja.

"Senja? Kenapa malam-malam begini kamu berjalan sendirian di sini?" tanya Niko setelah turun dari mobilnya.

"Apa lagi kalau bukan untuk mencari mangsa sayang. Kau kan sudah mencampakkannya, jadi dia pasti lagi nyari yang baru," ujar Mitha menyusul Niko turun dari mobil.

"Sebaiknya kamu ikut saja dengan kami, aku akan mengantarmu pulang," ucap Niko. Biar bagaimanapun ia masih ada rasa peduli terhadap Senja.

"Tak usah sok peduli!" seru Senja.

"Udahlah sayang, buat apa peduli sama dia. Palingan sebentar lagi dia dapat mangsa, om-om yang haus belaian wanita," cibir Mitha.

Sumpah demi apa, rasanya Senja ingin merobek mulut tak berakhlak milik Mitha.

"Hah, bilangin sama cewek kamu ini mas Niko. Aku bukan cewek murahan kayak dia yang mau di tiduri oleh pacar sahabatnya sendiri!" Senja melakukan serangan balik.

Tak terima dengan ucapan Senja, Mitha melayangkan tangannya untuk menampar Senja.

Elang langsung bereaksi ketika melihat Mitha hendak menampar Senja. Namun, ia kembali duduk tatkala melihat Senja menahan tangan Mitha dengan tangan kirinya dan menampar Mitha dengan tangan kanannya.

"Tangguh juga," gumam Elang.

"Berani sekali kamu menamparku!" teriak Mitha tak terima.

"Satu tamparan tidak cukup untuk memberi pelajaran kepada pengkhianat sepertimu! Hah, laki-laki tak setia seperti mas Niko, kau minta baik-baik bakal aku kasih! Hanya laki-laki brengsek, tak setia. Masih banyak lelaki yang lebih baik dari dia," kata Senja dengan tegas.

"Senja cukup! Aku sudah berbaik hati menawari kamu tumpangan, tapi kamu malah seperti ini. Bahkan kamu menampar Mitha, itu keterlaluan!" sentak Niko.

"Wow, sepasang pengkhianat saling membela. Makin hilang respect ku sama kalian. Benar-benar pasangan serasi," ucap Senja. Apa Niko buta? Jelas-jelas Mitha duluan yang ingin menampar Senja.

Dalam hatinya, Senja menangis meraung-raung. Tak tahukan dua orang yang kemarin menjadi orang paling dekat dengannya itu kalau Senja begitu terluka hatinya, tidak tahukah mereka Senja baru saja kehilangan kakeknya. Ia berharap semua ini hanya mimpi buruk yang begitu ia bangun semua akan berlalu. Namun, inilah kenyataannya. Bak jatuh tertimpa tangga, peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kondisi Senja saat ini.

Tak tahan lagi mendengar hinaan untuk Senja, Elang pun keluar dari mobilnya dan menghampiri mereka dengan membawa payung untuk memayungi Senja.

"Jangan pernah hina dia lagi, atau kalian akan tahu akibatnya!" ucap Elang dengan nada pelang namun Tegas.

Entah kenapa, Senja merasa aman di dekat Elang di saat-saat seperti ini. Meski cahaya saat ini hanya samar-samar, tapi Senja mengenali suara Elang.

"Kamu siapa? Senja, lebih baik ikut denganku. Biar bagaimanapun, kamu pernah menjadi kekasihku, aku tidak mau kau sembarangan mencari penggantiku. Aku tidak mau kamu menderita jika salah pilih," ucap Niko percaya diri.

"Hah, apa? Aku tidak salah dengar? Sepertinya kata-kata itu lebih cocok untuk kamu mas Niko," cebik Senja.

"Kau tak perlu repot-repot peduli, karena aku sudah memiliki penggantimu dan dia jauh lebih baik darimu," imbuh Senja.

"Secepat itu? Kau bergurau! Siapa orangnya? Dia?" Niko menunjuk Elang.

"Ya, saya calon suaminya!" tegas Elang menyodorkan diri.

"Kau pikir aku percaya? Aku tahu kau sangat mencintaiku Senja, tak mungkin secepat ini kau mendapat penggantiku. Atau jangan-jangan selama ini diam-diam kau main belakang dariku?" ucap Niko yang sebenarnya dalam hati tak terima jika Senja secepat itu move on dari dia.

"Jaga ucapanmu mas, aku bukan tukang selingkuh sepertimu!" teriak Senja.

"Lalu? Buktikan jika memang kalian adalah calon suami istri! Jika tidak selingkuh dariku, paling laki-laki ini hanya berpura-pura,"

Elang semakin tak tahan mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut Niko. Ia menjatuhkan payung yang ia pegang lalu kedua tangannya memegang tengkuk Senja dan menariknya menempel di mulutnya. Sontak saja Senja kaget, ia membulatkan kedua matanya karena tak percaya dengan apa yang di lakukan Elang. Ia berusaha memberontak tapi Elang terus menahan tengkuknya dengan kedua tangannya. Karena mengingat masih ada Niko di sana, akhirnya ia membalas ciuman Elang. Mereka berciuman beberapa saat di bawah guyuran air hujan.

Niko yang melihatnya mengepalkan kedua tangannya. Saat berpacaran dengannya saja, Senja tak pernah mau di cium meskipun hanya pipi. Tapi ini? Mereka berciuman bibir di hadapannya!.

Kendra yang melihat dari dalam mobil pun menghela napasnya panjang. Pasalnya selama berpacaran dengan Bianca, Elang juga paling pol hanya memeluknya saja jika lama tak bertemu. Tapi kali ini? benar-benar di luar dugaannya.

Mitha pun tak terima jika benar Elang adalah calon suami Senja, karena dalam kegelapan sekalipun terlihat jelas jika Elang jauh lebih baik dari pada Niko secara fisik, apalagi secara finansial. Jika Mitha tahu siapa laki-laki yang baru saja mencuri ciuman pertama mantan sahabatnya tersebut, pasti dia akan semakin tak terima.

"Udah percaya kan sekarang?" ucap Senja setelah mengakhiri ciumannya dengan Elang.

"Sayang, ayo kita pergi dari sini. Buat apa juga ngurusin mereka," ajak Mitha.

Niko dan Mitha pun kembali masuk ke dalam mobil dan pergi.

Senja langsung berbalik badan dan menatap tajam ke arah Elang. Tak terima dengan ciuman yang baru saja terjadi.

"Tidak usah berterima kasih," ucap Elang dingin.

"Tapi tak perlu ciuman juga kali!" seru Senja sambil mengusap bibirnya. Rasanya aneh, sangat aneh pikirnya.

"Lalu harus membuktikan dengan apa, sudah di bantu tidak tahu terima kasih!" ucap Elang.

"Mana itu ciuman pertamaku lagi," gumam Elang dan Senja bersamaan, membuat mereka berdua saling memandang satu sama lain.

"Bos, sebaiknya cepat masuk mobil. Kalian sudah basah kuyup, nanti bisa sakit," ucaP Kendra yang baru saja mengemudi mobil mendekati mereka.

"Ayo masuk!" perintah Elang kepada Senja.

"Tidak mau, nanti mobilmu basah,"

"Masuk!" Elang semakin meninggikan suaranya, membuat Senja cukup terkejut.

"Tidak, aku bisa jalan sendiri!" kekeh Senja. Ia berbalik badan dan hendak melangkahkan kakinya. Namun, tiba-tiba kepalanya terasa sangat pusing dan pandangannya perlahan kabur dan gelap. Badannya yang hampir jatuh ke jalan langsung di tangkap oleh Elang.

"Hei, bangunlah. Buka matamu!" Elang menggoyang-goyangkan tubuh Senja, namun ia tak bangun. Elang segera membopong tubuh Senja dan membawanya masuk ke mobil.

"Nona Senja pingsan, kita bawa ke rumah sakit atau bagaimana?" tanya Kendra.

"Ke apartemenku saja, lebih dekat dari sini," sahut Elang. Pasti gadis itu kelelahan dan syok dengan semua yang menimpanya, pikir Elang. Dipandanginya lekat wajah gadis yang sedang tidak sadarkan diri tersebut. Seandainya saja ia tidak menyebabkan kakek gadis itu meninggal, Perasaan bersalah lagi-lagi menyelimuti hatinya.

"Gadis yang malang," gumam Elang.

Kendra pun langsung melajukan mobilnya menuju apartemen Elang.

"Kend, lepaskan jasmu!" perintah Elang. Kendra menurutinya dan memberikan kepada Elang. Jas tersebut di gunakan untuk menyelimuti tubuh Senja yang basah kuyup.

🌼🌼🌼

💠Selamat membaca...jangan kupa like, komen dan vote seikhlasnya...Terima kasih 🙏🙏

Salam hangat author 𝓔𝓶𝓫𝓾𝓷 🤗❤️❤️💠

Terpopuler

Comments

Rita Darsono

Rita Darsono

ga usah gengsi gitu kaleee ...senja...senja....
oo jd elang itu ga punya ortu asli.....

2024-12-26

0

Mbr Tarigan

Mbr Tarigan

eh sama2 dihianati kekasih semoga kalian bersatu demi amanah kakek

2024-10-24

0

Febby Fadila

Febby Fadila

hadeeee mitha kau jalang ko teriak jalang siiiii

2024-08-02

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 (Pengenalan)
2 Episode 2 (Ketahuan selingkuh)
3 Episode 3 (Lebih mencintai karir daripada Elang)
4 Episode 4 ( Accident )
5 Episode 5 (Firasat seorang ibu)
6 Episode 6 (Permintaan terakhir kakek)
7 Episode 7 (Berpulangnya sang kakek)
8 Episode 8 (Tak berperasaan)
9 Episode 9 ( First kiss)
10 Episode 10 (Pernyataan mengejutkan Elang)
11 Episode 11 (Maafkan El mom, dad)
12 Episode 12 ( Jangan keras kepala)
13 Episode 13 (Menjemput calon menantu)
14 Episode 14 (Keluarga baru)
15 Episode 15 (Pasangan menjijikkan)
16 Episode 16 (Baiklah kita menikah...)
17 Episode 17 (As my hero)
18 Episode 18 (Jangan di tahan)
19 Episode 19 (H-1)
20 Episode 20 (Bagaimana Sah...?)
21 Episode 21 (Saaaahhh!)
22 Episode 22 (Semoga tetap waras)
23 Episode 23 (Amarah Elang)
24 Episode 24 ( Tanam Saham)
25 Episode 25 (After night, mencoba berdamai dengan keadaan)
26 Episode 26 (Nyamuk berambut hitam)
27 Episode 27 ( Kembali ke Jakarta)
28 Episode 28 ( Mari Memulai dengan Berteman)
29 Episode 29 (Mimpi Buruk)
30 Episode 30 (Obrolan di pagi hari )
31 Episode 31 (Apa kau akan merindukanku?)
32 Episode 32 (LDR)
33 Episode 33 (LDR 2, Ketahuan)
34 Episode 34( LDR 3, CLUB)
35 Episode 35 (LDR 4,Siap Kena Semprot)
36 Episode 36 (Menjemput hukuman)
37 Episode 37 (My Cherry)
38 Episode 38 (El yang menyebalkan!)
39 Episode 39 (Nyicil hukuman)
40 Episode 40 (Ada tidak gunanya juga ternyata)
41 Episode 41 (Trauma)
42 Episode 42 (Perang dingin)
43 Episode 43 (Melunasi hukuman)
44 Episode 44 (Kendra sama menyebalkannya dengan Elang)
45 Episode 45 (Cemburu)
46 Episode 46 (Claudia)
47 Episode 47 ( Ervan )
48 Episode 48 (Pantai)
49 Episode 49 (Masih samar)
50 Episode 50 (Aku suamimu, milikmu)
51 Episode 51 ( Jangan pergi dalam keadaan marah)
52 Episode 52 (Menemui papa David)
53 Episode 53 (Omelet setengah gosong)
54 Episode 54 ( Gossip pelakor)
55 Episode 55 (Terlambat mengetahui)
56 Episode 56 (Aku akan membereskan semuanya)
57 Episode 57 (Konferensi Pers)
58 Episode 58 (Pesan menyesakkan)
59 Episode 59 (Adu jotos)
60 Episode 60 (Bete kuadrat)
61 Episode 61 (Tentukan pilihanmu)
62 Episode 62 (Tidak sinkron )
63 Episode 63
64 Episode 64 (Sepenggal kisah masa lalu)
65 Episode 65 (Mengungkapkan Rasa)
66 Episode 66 (Makan malam dramatis)
67 Episode 67 (Sebesar apa cinta untuknya)
68 Episode 68 (Malam panas di kediaman Parvis)
69 Episode 69 (Menjenguk Bianca)
70 Episode 70 (Take and Give)
71 Episode 71( Otw Honeymoon)
72 Episode 72 (Welcome to Paris)
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episdoe 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episdoe 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138 (End)
139 Terima kasih
140 Novel baru rilis
141 Novel baru
142 Novel Rega & Gisel
143 NOVEL SEBATAS IBU PENGGANTI
144 One night mistake with calon ipar
145 Jenna (Pengasuh Ceo Lumpuh)
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Episode 1 (Pengenalan)
2
Episode 2 (Ketahuan selingkuh)
3
Episode 3 (Lebih mencintai karir daripada Elang)
4
Episode 4 ( Accident )
5
Episode 5 (Firasat seorang ibu)
6
Episode 6 (Permintaan terakhir kakek)
7
Episode 7 (Berpulangnya sang kakek)
8
Episode 8 (Tak berperasaan)
9
Episode 9 ( First kiss)
10
Episode 10 (Pernyataan mengejutkan Elang)
11
Episode 11 (Maafkan El mom, dad)
12
Episode 12 ( Jangan keras kepala)
13
Episode 13 (Menjemput calon menantu)
14
Episode 14 (Keluarga baru)
15
Episode 15 (Pasangan menjijikkan)
16
Episode 16 (Baiklah kita menikah...)
17
Episode 17 (As my hero)
18
Episode 18 (Jangan di tahan)
19
Episode 19 (H-1)
20
Episode 20 (Bagaimana Sah...?)
21
Episode 21 (Saaaahhh!)
22
Episode 22 (Semoga tetap waras)
23
Episode 23 (Amarah Elang)
24
Episode 24 ( Tanam Saham)
25
Episode 25 (After night, mencoba berdamai dengan keadaan)
26
Episode 26 (Nyamuk berambut hitam)
27
Episode 27 ( Kembali ke Jakarta)
28
Episode 28 ( Mari Memulai dengan Berteman)
29
Episode 29 (Mimpi Buruk)
30
Episode 30 (Obrolan di pagi hari )
31
Episode 31 (Apa kau akan merindukanku?)
32
Episode 32 (LDR)
33
Episode 33 (LDR 2, Ketahuan)
34
Episode 34( LDR 3, CLUB)
35
Episode 35 (LDR 4,Siap Kena Semprot)
36
Episode 36 (Menjemput hukuman)
37
Episode 37 (My Cherry)
38
Episode 38 (El yang menyebalkan!)
39
Episode 39 (Nyicil hukuman)
40
Episode 40 (Ada tidak gunanya juga ternyata)
41
Episode 41 (Trauma)
42
Episode 42 (Perang dingin)
43
Episode 43 (Melunasi hukuman)
44
Episode 44 (Kendra sama menyebalkannya dengan Elang)
45
Episode 45 (Cemburu)
46
Episode 46 (Claudia)
47
Episode 47 ( Ervan )
48
Episode 48 (Pantai)
49
Episode 49 (Masih samar)
50
Episode 50 (Aku suamimu, milikmu)
51
Episode 51 ( Jangan pergi dalam keadaan marah)
52
Episode 52 (Menemui papa David)
53
Episode 53 (Omelet setengah gosong)
54
Episode 54 ( Gossip pelakor)
55
Episode 55 (Terlambat mengetahui)
56
Episode 56 (Aku akan membereskan semuanya)
57
Episode 57 (Konferensi Pers)
58
Episode 58 (Pesan menyesakkan)
59
Episode 59 (Adu jotos)
60
Episode 60 (Bete kuadrat)
61
Episode 61 (Tentukan pilihanmu)
62
Episode 62 (Tidak sinkron )
63
Episode 63
64
Episode 64 (Sepenggal kisah masa lalu)
65
Episode 65 (Mengungkapkan Rasa)
66
Episode 66 (Makan malam dramatis)
67
Episode 67 (Sebesar apa cinta untuknya)
68
Episode 68 (Malam panas di kediaman Parvis)
69
Episode 69 (Menjenguk Bianca)
70
Episode 70 (Take and Give)
71
Episode 71( Otw Honeymoon)
72
Episode 72 (Welcome to Paris)
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episdoe 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episdoe 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138 (End)
139
Terima kasih
140
Novel baru rilis
141
Novel baru
142
Novel Rega & Gisel
143
NOVEL SEBATAS IBU PENGGANTI
144
One night mistake with calon ipar
145
Jenna (Pengasuh Ceo Lumpuh)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!