4 Tahun Kemudian
Banyak yang berubah dalam 4 tahun ini. Aldi dan Shie belum lulus sekolah dasar bukan karena mereka tidak bisa hanya ingin menunda kelulusan.
Aldi sibuk dengan bisnis jadi dia tidak mengikuti ujian 4 tahun ini dan jarang mengunjungi sekolah. Tinggi badannya sudah mencapai 163 cm dengan wajah tampan memuatnya tidak seperti anak berusia 9 tahun. Peringkat kekuatannya sudah mencapai 4 puncak sehingga selangkah lagi bisa naik tapi dia menundanya karena tubuhnya masih belum maksimal.
Bisnis yang dia jalankan sudah sangat berkembang. Toko HP dan komputernya sudah di bangun di 20 desa tetangga sedangkan jalur transportasinya sudah mencakup seluruh kota Pare. Bisnis sayuran dan telur ayamnya juga sudah berkembang sangat pesat sampai dia membeli tanah di belakang rumah seluas 10x lebih luas dari semua halamannya.
Shie tidak banyak berubah selain penampilannya yang sekarang seperti anak remaja bertinggi 170 cm. Usianya baru menginjak 10 tahun tapi sudah tampak seperti model profesional. Tubuh naga-nya sangat berperan dalam kekuatannya yang sekarang berada pada peringkat 3 akhir.
Alex sudah lulus sekolah menengah tahun ini dia mencari sekolah atas ternama. Dia lulus sekolah menengah di umurnya yang sangat muda yaitu 11 tahun. Genius generasi muda itulah julukannya di kalangan murid sebayanya.
“Aldi, ini laporan dari penjualan sayuran dan ayam,” kata Shie.
"Baiklah, terimakasih, Shie. Duduklah lebih dulu,” kata Aldi sambil menepuk kursi disebelahnya.
Aldi membaca laporan keuangan bisnis sayuran dan telurnya tersenyum puas.
“Aku tidak menyangka dalam 4 tahun penjualan telur meningkat sangat pesat,” kata Aldi.
“Benar, kau memulai bisnis ini dari awal hingga seperti ini,” kata Shie.
“Hi, Shie, kita sekarang adalah keluarga bisnisku juga termasuk bisnismu,” kata Aldi sambil tersenyum menatap Shie.
Laporan keuangan sayuran dan telur itu menunjukkan penjualan telur yang mendapat untung bersih 40 emas bulan ini. Bisnis sayuran meraih untuk bersih 25 emas bulan ini. Seluruh peternakan bos Elios sekarang di beli Aldi sehingga dia juga mendapatkan pemasukan dari daging ayam yang mendapat keuntungan bersih 50 emas bulan ini.
Toko serbaguna paman Hu sudah tidak ada karena sekarang berfokus pada penjualan sayuran. Menerima pasokan sayuran dari Aldi membuatnya berkembang sangat pesat bahkan dia menjadi orang terkaya di desa mengesampingkan Aldi dan bos Elios. Dia hanya memiliki 1 toko tapi banyaknya pesanan membuatnya kekurangan bahan. Hal itu membuat pemasaran sayuran Aldi terkuras habis di tokonya.
“Aldi, kamu tidak sekolah,” kata kakek Nui yang tiba-tiba datang dari pintu belakang.
“Iya, Kek. Hari ini ada ujian kelulusan aku dan Shie akan mengikutinya,” kata Aldi.
-Sekolah Dasar Kebonsari-
Brune, Elisabeth dan Roy sudah tidak pernah mengganggu juga mereka belum lulus ujian kedua.
Nona Han dan nona Tian sudah lulus tahun keduanya bersekolah bersama Alex. mereka berdua meneruskan sekolah menengahnya diluar kota.
“Tidak terasa kita sudah lebih dari 4 tahun bersekolah disini,” kata Aldi melihat Shie yang tampak dingin.
“Iya, semua berawal ketika kakek mendaftarkan kita,” kata Shie dengan mata penuh kenangan.
“Baiklah, mari lakukan yang terbaik,” kata Aldi dengan penuh semangat.
~TengTing bunyi bel sekolah menandakan ujian akan segera dimulai.
4 hari setelah ujian.
Papan pengumuman sudah ramai dengan para murid yang ingin melihat peringkatnya.
“Ayo kita ikut melihatnya, Shie” kata Aldi sambil merangkul pundak Shie.
Melihat papan pengumuman membuat Shie tercengang.
Rangking 1 Nui Shie 40 Poin
Rangking 2 Nui Aldi 36 Poin
Rangking 3 Angel Rose 33 Poin
“Wah, ternyata kamu menjadi yang pertama Shie” kata Aldi dengan nada menggoda.
“Aku tau kau tidak mengerahkan semua keahlian mu,” kata Shie.
Mendengar kata itu keluar dari Shie membuatnya tertawa. Benar yang di katakan Aldi tidak mengerjakan semua soalnya dengan benar dia membuat kesalahan di nomor yang sama selama 4 hari.
“Aldi, Shie kau di panggil kepala sekolah," kata seorang murid yang tidak mereka kenal.
“Baiklah,” jawab Aldi.
-Ruang Kepala Sekolah-
“Salam, Kepala Sekolah Zhou,” Aldi dan Shie memberi salam.
“Salam, duduklah,” kata kepala sekolah sambil mempersilahkan mereka duduk.
“Jadi begini nak Shie, kamu mendapatkan tawaran pendidikan dari walikota Pare,” kata kepala sekolah Zhou.
“Bisa jelaskan lebih lanjut pak” jawab Shie.
“Jadi walikota Pare sedang memberikan biaya pendidikan kepada siapapun yang berprestasi bapak melihat talentamu sangat baik,” jelas kepala sekolah Zhou.
“Aldi, saya juga mengajukan biaya pendidikan untukmu walau aku yakin kamu tidak membutuhkannya,” kata kepala sekolah Zhou.
“Bapak tau kamu sebenarnya bisa mendapatkan nilai sempurna tapi menjawab salah di nomor yang sama setiap hari,” lanjut penjelasan kepala sekolah Zhou.
“Terimakasih kepala sekolah tapi saya tidak berencana sekolah di kota Pare,” jawab Aldi mendengar tawaran kepala sekolah Zhou.
Kelapa sekolah zhou menghela nafas dan melanjutkan bertanya “Kota mana?”
“Saya berencana ke Ibu Kota Bandar,” kata Aldi dengan tegas.
“Bagaimana denganmu, Shie?” kata kepala sekolah sambil mengalihkan pandangannya kepada Shie.
“Aku akan ikut bersama, Aldi” kata Shie dengan muka serius.
“Baiklah, itu keputusan kalian aku akan menulis surat balasan kepada walikota,” kata kepala sekolah Zhou.
Setelah menolak tawaran kepala sekolah zhou mereka keluar ruangan.
“Dua anak ini merupakan harimau yang tidak bisa dikurung,” kata kepala sekolah sambil menyenderkan badannya ke kursi.
-Kebun Herbal Aldi-
Setelah 4 tahun tanaman herbal Aldi sudah berkembang pesat membuatnya tampak seperti kebun khusus.
“Shie, kau ikut aku ke Bandar?” kata Aldi.
“Tentu, aku akan mengikuti mu kemanapun, haha,” jawab Shie dengan tertawa.
“Baiklah, kita akan menyusun rencana. kita akan mendaftar di sekolah menengah 1. Aku dengar di sana merupakan sekolah terbaik dengan banyak murid genius,” kata Aldi.
“Baiklah, aku akan mengikuti rencana mu” kata Shie dengan santainya.
“Kita juga akan mendirikan bisnis yang kita dapat dijalankan,” kata Aldi.
“Kau pasti bisa aku sudah melihat memampukan mu,” kata Shie dengan senyuman.
Aldi serang mempunyai aliran uang yang sangat besar perkembangannya tidak dapat ditampung kota Pare. Dia harus mencari suasana baru agar bisnisnya berkembang lagi.
Uang Aldi sekarang lebih dari 2000 emas hasil dari semua bisnisnya di kota Pare. Rencananya dia akan mencari peluang bisnis dengan uangnya tapi ada permasalahan yang mendasar ‘Bagaimana membawa uangnya?’. Sebenarnya dia sudah tau ada Bank tapi harus minimal berumur 12 tahun.
“Perkembangan teknologi sengat pesat aku yakin teknologi internet akan meledak dalam beberapa tahun ke depan," kata Aldi sambil duduk di atas batu.
“Kau benar, Aldi. Sekarang HP yang dulu susah payah aku beli sekarang sudah jauh tertinggal padahal baru sekitar 4 tahun,” jawab Shie sambil duduk di batu depan Shie.
“Tidak hanya teknologi bahkan transportasi berkembang dengan cepat lihat sepeda kesayanganku sekarang banyak yang mengendari motor dari pada sepeda,” kata Aldi dengan senyuman.
“Benar, sepeda itu telah membawa kita keberbagai tempat,” kata Shie.
“Ayo, kita menyiapkan barang untuk keberangkatan besok,” kata Aldi sambil memegang pundak Shie.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 324 Episodes
Comments
Raptor
ewkwkwkwkw... desaku 😌
2023-08-25
0
isla僕和かわい
"sekarang" bukan "serang" y
2023-06-21
0
John Singgih
menolak beasiswa walikota pare...
2022-12-05
0