Biarkan Saja Apa Maunya.

Hati manusia siapa yang tahukan. Cinta juga tidak tahu kapan datang berlabuh dan kapan dia hilang. Semua datang terkadang tanpa diduga.

Cinta pembahasan yang tak pernah bisa dibahas habis, dia datang ketika dibahas dia juga bisa hilang saat kita bahas. Pusingkan? ya cinta memang buat pusing. Tak tahu apa maunya.

Begitu juga dengan cinta tuan Nansen, ketika ada yang mencintai dirinya dia tak menyambut rasa itu. Tuan Nansen Adreyan justru rela mengejar cintanya pada seorang janda yang patah hati.

Tak masuk logika bukan? Itulah cinta, seperti lagu yang populer ... cinta kadang tak butuh logika cukup butuh rasa.

***

"Halloooo Biiii ... " Anitha menyambut kedatangan bi Sum dan bi Rum yang datang lagi barengan.

"Non kok senang banget nampaknya?" tanya bi Rum penasaran.

" Adalah ... ayo kita makan dulu, belum sarapan bukan?? Pasti tagihkan dengan masakan aku? ayo ngaku?" kata Anitha menggoda kedua sang bibi.

"Belum ...." jawab mereka berbarengan.

"Iya bibi nagih, habis gratis sih," kata bi Sum bercanda.

"Sudah berani ya sama saya??" kata Anitha menirukan intonasi tuannya.

"Ampun Nyonya," ucap bi sum ikut bercanda.

"Biii ... kok bisa datang barengan terus?" sambil menuju dapur Anitha bertanya penasaran.

"Kami dikontrakkan satu rumah berdua sama nyonya, Non."

"Bibi bukan asli sini?"

"Kami dari desa di Solo sana Non," ucap bi Rum.

" Ohhh ya sudah aku cuma ingin tahu saja. Enak gak Bi masakan aku?" Senyum manis bertengger indah di bibir Anitha.

"Enak banget Non."

"Seriuuuus Bi??? bukan karena gratiskan?"

"Iya Non Anitha sayang, bukan karena gratis," jawab bi Sum.

"Huaaaaahh ... aku senang banget Biii." Anitha kegirangan lupa umur. Andai tuan Nan melihat sudah pasti senyum indahnya akan menghias bibirnya.

"Non beneran senang banget nampaknya ... " bi Sum bertanya curiga.

"Iya Bi, aku senang kalian panggil sayang. Rasa ada ibu dekatku." Seketika Anitha berubah sedih teringat ibunya sedang apa sekarang.

Anitha ingin meminjam ponsel bibi namun Anitha lebih baik menggunakan ponsel tuan Nan nanti. Walau dia sudah mengatakan Anitha bebas, dia tidak berani ambil resiko lagi.

"Non ... kenapa jadi sedih?"

"Ingat ibuku Bi."

"Bi sebentar aku buat susu hangat ya. Bibi berdua mau?" Anitha berusaha menepis rasa sedihnya.

"Bibi gak suka Non, bibi lebih suka kopi," kata bi Rum.

"Bi sum?"

"Sama Non."

"Oke ... bentar ya aku buat.

Asyiknya jadi asisten di rumah nyonya Allea. Mereka diperbolehkan makan dan minum apa yang juga mereka makan dan minum.

***

Di kantor Tuan Nansen ....

"Bagaimana? Benarkan istriku sama kekasihnya lagi Jeff?" Tanya tuan Nansen pada tangan kanan yang bernama Jeffy.

"Benar Nan ...."

Jeffy adalah orang kepercayaan tuan Nan yang kini berusia 41 tahun, sedangkan tuan Nan berusia 40 tahun. Ayah Jeffy adalah bodyguard tuan Nan semasa kecil. Jeffy kecil sudah diperintahkan oleh ayahnya untuk membantu Nan kecil yang bawaannya pendiam namun bermulut tajam.

Dulu Jeffy sangat kesusahan mengawasi Nan, namun seiring bertambah usia Nan mulai mau terbuka dengan Jeffy. Hingga pada suatu hari Nan melanjutkan studi di Amerika, ayah Jeffy diminta mengawasi dan mengikuti tuan Nansen. Mau tidak mau semua keluarga Jeffy dibawa serta pindah. Di Amerika hubungan mereka semakin dekat dan Nan telah menganggap saudara pada Jeffy dan keluarganya.

"Biarkan saja apa maunya sekarang Jeff. Aku ingin menaklukkan seseorang wanita yang aku anggap menarik di hatiku," ucap tuan Nansen sanggup membuat Jeffy tersedak kopi yang baru akan diseruput.

"Kenapa kamu Jeff?"

"Kau sedang jatuh cinta?"

"Iya, aku jatuh cinta pada pandangan pertama sama wanita boneka itu?"

"Wanita boneka??" Jeffy memastikan penuh rasa tidak percaya.

Tuan Nansen tergelak. "Awalnya aku menyangka dia cuma boneka istriku. Aku memanggilnya wanita boneka untuk menyindirnya yang aku anggap tidak bisa kerja."

"Ternyata kau salah?"

"Ternyata aku salah besar, wajah cantik dia tidak hanya sekedar pajangan. Biasanya wanita cantik pemikiran tak ikut cantik. Dia cantik dan juga cerdas ditambah pintar masak." Tuan Nansen begitu semangat bercerita pada Jeffy.

"Terus?"

"Terus ... dia mampu memporak-porandakan hatiku Jeff. Aku sangat menyukainya."

Jeffy membelalakkan matanya, semakin tak percaya mendengar keterusterangan tuan Nansen. Seumur hidup Jeffy baru ini dia mendengar pengakuan keluar dari mulut Tuan Nansen tentang perasaan.

Jeffy masih ingat berapa banyak gadis yang patah hati sewaktu tuan Nansen sekolah dan duduk di bangku kuliah. Tuan Nansen menolak dengan dinginnya wanita-wanita yang menyatakan cinta padanya.

"Jadi??"

"Jadi aku akan melepaskan Allea jika Anitha sudah berhasil aku dapatkan."

"Dapatkan?"

"Iya, selicik apapun dia, masih kalah pengalaman sama aku Jeff," kata tuan Nan dengan percaya dirinya.

"Maksudnya?"

"Maksudnya ... aku kasih dia tawaran satu miliar jika dia berhasil menaklukkan hatiku. Padahal aku yang akan diam-diam membuat dia jatuh dalam pelukanku."

"Yakin??"

Tuan Nansen sadar sudah dikerjai Jeffy dengan mengatakan satu-satu kata dan malah tuan Nan yang mengeluarkan banyak kata. Tuan Nan melayangkan majalah yang ada di meja ke dada Jeffy.

"Aduuuh ... dasar tak perasaan kau Nan!" Jeffy bersungut.

"Kau yang mulai," kata tuan Nansen tak mau kalah.

"Kenapa dengan aku?" Jeffy pura-pura protes. Padahal dia tahu persis yang dikesali tuan Nan.

"Kau sengajakan?" dibalas Jeffy dengan tertawa lebar.

"Kau puber kali di usiamu yang 40 tahun," kata Jeffy.

"Bisa jadi."

"Balas ni!"

"Nanti sambung, aku mau rapat." Senyum tuan Nansen bertengger indah. Menunjukkan suasana hatinya.

"Wajah tolong dikondisikan, jangan sampai banyak saingan wanita bonekamu itu!" Jeffy protes.

"Aman ... beginikan? "Wajah hangat tuan Nansen sudah berubah jadi angkuh. Jeffy hanya mengacungkan jempol.

"Tugasmu apa hari ini?" tuan Nansen bertanya sembari mulai bangkit dari kursi eksekutif.

"Duduk santai, menunggu kau siap rapat. Sekali-kali aku bebas tugas tak jadi masalahkan olehmu."

"Ya sudah tunggu aku di sini." Tuan Nansen pun melangkah menuju ruang rapat yang sudah dikonfirmasikan oleh sekretaris, bernama Helmi.

***

Hari sudah sore, kedua bibi sudah pulang ke rumahnya. Anitha juga sudah membekali lauk pauk untuk makan malam kedua sang bibi- bibi.

Dia tinggal memikirkan cara untuk menaklukkan hati tuannya. Anitha sungguh tergiur untuk mendapatkan tawaran dari tuan dan nyonya.

Anitha sudah mandi lebih awal dan sudah berpakaian rapi. Berjaga-jaga jika tuan Nansen yang angkuh itu pulang lebih awal. Anitha tidak ingin lagi kecolongan untuk kedua kalinya. Dia juga sudah menyiapkan menu untuk dimasak malam ini.

Ternyata benar dugaannya. Jam menunjukkan pukul 6 sore. Terdengar suara deru mobil. Lalu langkah demi langkah tapak sepatu mulai terdengar menapak memasuki rumah.

Anitha sengaja pura-pura sibuk membuat minuman di dapur. Ibarat kata menaklukkan pasangan Anitha harus membuat kenyang perutnya. Anitha sangat yakin tuannya akan menghampirinya. Entah itu sekedar untuk menghinanya atau untuk memerintahkan.

Anitha sudah menyediakan segelas coklat panas dan sepiring kue pastei isi keju yang dibuatnya setelah memasak makanan siang. Terdengar langkah menuju mendekatinya.

Anitha menoleh dan memberikan senyum manisnya. "Tuan mau coklat panas dan kue pastei isi keju?" Anitha mulai cari simpati. Jika saja Anitha tahu yang sebenarnya, tuannya yang sedang mencari simpatinya, tak perlu dia bersusah payah begini.

"Apakah itu trik untuk menaklukkan diriku Wanita Boneka?" Nadanya sarat dengan ejekan.

"Bisa jadi iya bisa jadi tidak. Tuan mau?" kata Anitha dengan santai.

"Antar ke ruang kerjaku. Aku ingin tahu apa aku tidak sakit perut setelah makan kue yang kau buat!" Masih dengan ejekan tajam. Tanpa menunggu dia memutar badan menuju kamar. Lagi-lagi dia tersenyum setelah berbalik badan.

Anitha membawa coklat panas dan sepiring pastei ke ruang kerja tuannya. Dia meletakkan dengan hati-hati di atas meja.

Saat Anitha hendak keluar dia bertabrakan dengan tuannya yang hendak masuk. "Aduhhh." Anita mengeluh, kepalanya menabrak dada bidang tuannya.

***/

Terpopuler

Comments

Farhah Ali basebe

Farhah Ali basebe

jangan jangan suami Anitha yg jadi selingkuhan Ibu Bos nya????

2023-05-10

0

🥰🥰 Si Zoy..Zoy..🤩🤩

🥰🥰 Si Zoy..Zoy..🤩🤩

Anitha Modus nih..😄😄
Tuan Nan mulai jatuh Cinta..🤭🤭

2021-08-21

1

Sinsin Nur Syifa Karimah

Sinsin Nur Syifa Karimah

wow ternyata tuan umurnya 40 😆 kaget aku Thor. wkwkk

2021-06-05

0

lihat semua
Episodes
1 Pergilah
2 Selamat Tinggal
3 Lepaskan dia
4 Di Jual
5 Asisten Rumah Tangga
6 Setuju
7 Bekerja Untukku Bukan Untukmu
8 Tutup Mulut
9 Menyadarinya.
10 Wanita Boneka.
11 Upik Abu
12 Biarkan Saja Apa Maunya.
13 Apa Kabar Ibu?
14 SEMENTARA SILENT MODE
15 Predator Berbahaya.
16 Seperti Apa Dia!
17 Hidup Butuh Perubahan.
18 Makan Malam
19 Tanggung Bohong Berdusta sekalian
20 Tukar Posisi.
21 Aku Mencintainya
22 Terakhir Kalinya
23 Pengalaman Pertama
24 Selagi Bumi Berputar di Porosnya
25 Jual Memori
26 Aku Bisa Mencintaimu
27 Debar Manis di Hatinya
28 Jatuh Hati Padamu
29 Aura Yang Menggelap
30 Tiba-tiba Gelisah
31 Menguasai Diri
32 Memancing Dia Muncul
33 Menumpang Kasihku
34 Hanya Upik Abu
35 Aku Akan Membantu
36 Original Black Card
37 Ingin Memiliki Tanpa Cinta
38 Hati Kosong Anitha
39 Menyerahkan Hatimu Padaku
40 Malam Naas
41 Membuka Tabir Masa Lalu.
42 Bisa Aku Menjumpaimu
43 Melarikan Diri
44 Kehilangan Jejak Anitha
45 Siksa
46 Apa Kabar Sayang?
47 Kembali Ke Masa Lalu
48 Buktinya Surat Perceraiannya
49 Posisi Nyonya CEO
50 Kau Ada Ide?
51 Berhak Atas Dirimu
52 Aku Pasti Melenyapkanmu
53 Melampaui batas
54 Ditawarkan Jadi CEO
55 Pantai Air Manis Saksi Bisu
56 Cara Yang Sama Menghancurkannya
57 Nostalgia Singapura
58 Double Date Berkesan
59 Rencana Perkenalan
60 Perkenalan dan Penolakan
61 Semua Ada Hikmahnya
62 Mengenalkan Dunia Malam
63 Penyesalan Terdalam
64 Respon Anitha
65 Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan
66 Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan.
67 Sekelumit Penjelasan Bab 65 66
68 Membangun Mimpi
69 Tak Ada Faktor Kebetulan
70 Ambisi di Balik Gaun Pengantin
71 Harusnya Jadi Artis Bukan CEO
72 Atas Dasar Latar Belakang
73 Maafi Diriku Readers
74 Rahasia Hati Anitha
75 Ujian Terakhir Cinta Nansen
76 Meminta Memajukan Hari
77 Rintangan Setelah Lamaran
78 Tuan Nan Tercengang
79 Bermain-main Dengan Penghianat
80 Ijab Kabul dan Resepsi
81 Planning Honeymoon
82 Rembulan Malam
83 Tali Nyawa
84 Tak Disangka-sangka
85 Tak Berubah
86 Kabar Terbaru Sahrul
87 Beri Satu Kesempatan
88 Sehati Sejiwa
89 Cemburu Pertama
90 Posesif
91 Tuan dan Wanita Boneka
92 Rencana Pengalihan
93 Anitha Berlapang Hati
94 Cemburu Itu Masih Berlanjut
95 Anitha Memanggil Ajeng
96 Mengajak Ajeng Berbicara
97 Saling Berdamai Dari Masa Lalu
98 Resah
99 Akhir Dari Dendam
100 Wanita Masa Lalu
101 Rencana Ke Dokter
102 Hanya Teman Lama
103 Kesedihan Anitha
104 Menyesal
105 Mujur Belum Bisa Diraih
106 Kesedihan Dalam Diam
107 Rindu Tiada Bertepi
108 Rahasia Jeffy
109 Bersatu dan Saling Menerima
110 Memulai Program
111 Uang dan Kebahagiaan
112 Bukan Karena Bawaan
113 Buah Hati
114 Baby Blues
115 Berlarut dan Berhalusinasi.
116 Postpartum Depression
117 Kesempurnaan Bukan Milik Kita
118 Prinsip
119 Menyambut Suami
120 Kepanikan Tuan Nan
121 Rencana Akhir Pekan.
122 Kabar Bahagia
123 Buat Readers ter love.
124 Mampir donk Sayang. Hihaaaa
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Pergilah
2
Selamat Tinggal
3
Lepaskan dia
4
Di Jual
5
Asisten Rumah Tangga
6
Setuju
7
Bekerja Untukku Bukan Untukmu
8
Tutup Mulut
9
Menyadarinya.
10
Wanita Boneka.
11
Upik Abu
12
Biarkan Saja Apa Maunya.
13
Apa Kabar Ibu?
14
SEMENTARA SILENT MODE
15
Predator Berbahaya.
16
Seperti Apa Dia!
17
Hidup Butuh Perubahan.
18
Makan Malam
19
Tanggung Bohong Berdusta sekalian
20
Tukar Posisi.
21
Aku Mencintainya
22
Terakhir Kalinya
23
Pengalaman Pertama
24
Selagi Bumi Berputar di Porosnya
25
Jual Memori
26
Aku Bisa Mencintaimu
27
Debar Manis di Hatinya
28
Jatuh Hati Padamu
29
Aura Yang Menggelap
30
Tiba-tiba Gelisah
31
Menguasai Diri
32
Memancing Dia Muncul
33
Menumpang Kasihku
34
Hanya Upik Abu
35
Aku Akan Membantu
36
Original Black Card
37
Ingin Memiliki Tanpa Cinta
38
Hati Kosong Anitha
39
Menyerahkan Hatimu Padaku
40
Malam Naas
41
Membuka Tabir Masa Lalu.
42
Bisa Aku Menjumpaimu
43
Melarikan Diri
44
Kehilangan Jejak Anitha
45
Siksa
46
Apa Kabar Sayang?
47
Kembali Ke Masa Lalu
48
Buktinya Surat Perceraiannya
49
Posisi Nyonya CEO
50
Kau Ada Ide?
51
Berhak Atas Dirimu
52
Aku Pasti Melenyapkanmu
53
Melampaui batas
54
Ditawarkan Jadi CEO
55
Pantai Air Manis Saksi Bisu
56
Cara Yang Sama Menghancurkannya
57
Nostalgia Singapura
58
Double Date Berkesan
59
Rencana Perkenalan
60
Perkenalan dan Penolakan
61
Semua Ada Hikmahnya
62
Mengenalkan Dunia Malam
63
Penyesalan Terdalam
64
Respon Anitha
65
Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan
66
Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan.
67
Sekelumit Penjelasan Bab 65 66
68
Membangun Mimpi
69
Tak Ada Faktor Kebetulan
70
Ambisi di Balik Gaun Pengantin
71
Harusnya Jadi Artis Bukan CEO
72
Atas Dasar Latar Belakang
73
Maafi Diriku Readers
74
Rahasia Hati Anitha
75
Ujian Terakhir Cinta Nansen
76
Meminta Memajukan Hari
77
Rintangan Setelah Lamaran
78
Tuan Nan Tercengang
79
Bermain-main Dengan Penghianat
80
Ijab Kabul dan Resepsi
81
Planning Honeymoon
82
Rembulan Malam
83
Tali Nyawa
84
Tak Disangka-sangka
85
Tak Berubah
86
Kabar Terbaru Sahrul
87
Beri Satu Kesempatan
88
Sehati Sejiwa
89
Cemburu Pertama
90
Posesif
91
Tuan dan Wanita Boneka
92
Rencana Pengalihan
93
Anitha Berlapang Hati
94
Cemburu Itu Masih Berlanjut
95
Anitha Memanggil Ajeng
96
Mengajak Ajeng Berbicara
97
Saling Berdamai Dari Masa Lalu
98
Resah
99
Akhir Dari Dendam
100
Wanita Masa Lalu
101
Rencana Ke Dokter
102
Hanya Teman Lama
103
Kesedihan Anitha
104
Menyesal
105
Mujur Belum Bisa Diraih
106
Kesedihan Dalam Diam
107
Rindu Tiada Bertepi
108
Rahasia Jeffy
109
Bersatu dan Saling Menerima
110
Memulai Program
111
Uang dan Kebahagiaan
112
Bukan Karena Bawaan
113
Buah Hati
114
Baby Blues
115
Berlarut dan Berhalusinasi.
116
Postpartum Depression
117
Kesempurnaan Bukan Milik Kita
118
Prinsip
119
Menyambut Suami
120
Kepanikan Tuan Nan
121
Rencana Akhir Pekan.
122
Kabar Bahagia
123
Buat Readers ter love.
124
Mampir donk Sayang. Hihaaaa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!