Bekerja Untukku Bukan Untukmu

Kediaman Nansen Adreyan ....

"Jadi ini asisten yang kamu maksud?" katanya pada nyonya Allea tanpa ada nada ramah pada istrinya.

"Begitulah ...." Walau suaminya terkesan tak bersahabat tak ada sedikit pun nyonya Allea terganggu.

Anitha merasa ada yang aneh dalam hubungan tuan dan nyonya muda tersebut, tetapi dia tak sempat berpikir jauh, karena suara tuannya terdengar merendahkan Anitha. "Apa kamu bisa mengurus rumah sebesar ini sendiri?"

"Bisa Pak." Begitu percaya dirinya Anitha menjawab, meski dalam hatinya berkata, "Walau aku akan sangat-sangat kesulitan."

"Kamu yakin? atau kamu hanya menjadikan rumah ini tempat persembunyian?" Uhh sakit rasa hati Anitha dituduh seperti itu.

Walau tidak sepenuhnya tuduhan tuannya salah, tapi bukan berarti dia akan melakukan secara gratis.

"Maas ... kamu selalu kelewatan dengan semua orang!" kata nyonya Allea.

"Kamu juga aneh Allea ... boneka wanita ini yang kamu minta jadi asisten rumah tangga." Dia membalas istrinya dengan sinis.

"Mas jangan keterlaluan! Dia bekerja untukku bukan untukmu." Teriak wanita elegan yang tak lain nyonya Allea.

Jika tak menimbang semua, ingin dia berontak pada tuan nan sombong hati ini. Bisa- bisanya dia mengatakan boneka. Jika dia menganggap begitu, itu artinya dia dibilang tidak bisa apa-apa. "Dasar keterlaluan kamu Nansen Adreyan. Awas saja kamu suatu hari kelak. Akan aku perlihatkan siapa Anitha sebenarnya. Kamu akan menyesali penghinaanmu hari ini," umpat batin Anitha.

Namun dia harus ingat posisi dan kondisinya. Untuk sekarang ini mengalah bukan berarti kalah, dia harus sabar dan bertahan demi bisa keluar dari masalahnya sekarang. Terserah dia mau dianggap tak bisa apa-apa. Seiring waktu dia akan tahu siapa Anitha.

"Terserah kamu. Namun ingat! Jangan dia sampai ada didekat aku. Aku alergi sama boneka." Pedas sekali kata-kata Nansen Adreyan. Membuat Anitha terperangah. Begitu kental terlihat rasa tidak sukanya pada Anitha.

Jika Nansen memasang raut kesal, Anitha juga sama seperti tuannya, berbeda dengan Allea dan Melly.

Si nyonya elegan dan adiknya, Melly saling bertukar pandang. Jika Anitha tidak lagi dalam mode kesal menggunung dia akan dapat mengetahui ada yang ganjil dengan Allea dan Melly.

"Anitha ... mari saya antar ke kamarmu," ucap Allea.

"Terima kasih Bu." Dengan santun Anitha berucap.

"Aku pulang ya Mbak, aku pinjam mobil dan meminta tolong jasa sopirmu," ucap Melly.

Di kamar ....

"Anitha ... kamu gadis yang cerdas kata adikku Melly, apa kamu tidak merasa aneh aku mecari asisten rumah tangga sepertimu?" Nyonya Allea bertanya to the point.

"Pastinya Bu. Tetapi Ibu juga tahukan alasan saya sampai ke sini untuk apa?"

"Ya kamu mencari selamat diri."

"Jadi apa tugas saya Bu?" tanya Anitha.

"Aku minta bagaimanapun caranya kamu bisa merebut perhatian tuan Nansen dan buat dia jatuh hati padamu. Usahakan simpati tuan dengan cara halus. Intinya buat dia jatuh hati padamu!"

Perkataan tegas dan terus terang Allea membuat Anitha terperangah sekali lagi. Anitha tahu ada yang aneh tapi yang lebih aneh keinginan nyonya Allea.

"Untuk apa Bu?"

"Saya ingin dia meninggalkan saya!"

"Lalu Ibu ingin berpisah tetapi tetap menyandang status wanita yang tidak bersalah?" Anitha semakin berani menyudutkan sang nyonya elegan.

"Benar!"

"Ibu yakin?"

"Yakin untuk apa?" nyonya Allea meminta kepastian lebih dulu sebelum menjawab.

"Yakin untuk semuanya, berpisah dan kehilangan dia selamanya?"

"Kamu yang yakin bisa menaklukkannya? Sama saya saja dia dingin bertahun."

"Saya tidak berani jamin Bu, tapi saya usahakan bisa. Namun apa untungnya bagi Ibu dan bagi saya?" Keuntungan dua belah pihak yang ditanyakan Anitha.

"Saya ada perjanjian pranikah, jika saya yang berselingkuh atau meninggalkannya saya kehilangan apa yang jadi hak saya," kata si nyonya.

"Bagi saya?" kata Anitha bertanya.

"Jika kamu berhasil bisa hidup dengan pria tampan tapi hartanya paling tidak sebanyak sekarang karena dia diambang kebangkrutan."

"Lalu dari ibu tidak memberikan kontribusi apa pun bagiku? Saya tak ingin menikah dengannya atau dengan pria lain lagi."

Nyonya Allea tersenyum, "Baik, saya akan memberikan seperempat aset saya."

"Beri saya waktu sampai malam Bu untuk mempertimbangkannya."

"Oke, saya keluar."

Malamnya Anitha berpikir, nasib seperti apalagi yang akan dijalankannya sekarang. Namun setelah sekian banyak yang dia lalui mulai dari keluar rumah suaminya tanpa uang sampai hendak dijual sahabat sendiri, Anitha mulai merubah cara pandangnya pada uang.

Nyonya Allea menjanjikan akan memberi seperempat asetnya. Itu sudah bisa jadi modal awal untuknya menata hidup dan membawa ibunya tinggal bersamanya.

Sekarang yang harus dia pikirkan bagaimana cara menaklukkan singa jantan yang sombong itu. Anitha tak punya wawasan dalam soal pria. Jika dia punya seribu trik tidak mungkin dia terusir keluar rumah oleh mantan suaminya.

Anitha sudah memutuskan mengikuti permainan sang nyonya.

Tok ... tok ... tok ....

Anitha membukakan pintu, lalu nyonya Allea masuk dan duduk di ranjang yang sudah Anitha tempati.

"Bagaimana? Saya tahu kamu pasti sudah ada keputusan?"

"Ndeh ibu ini kenapa tidak sabar sekali?" Anitha sudah rileks jika berbicara dengan nyonya Allea. Feel-nya sudah dapat.

"Kamu tahu Anitha saya sudah hampir dua tahun mencari orang untuk bisa membantu saya menyelesaikan ini semua. Namun kita juga tidak bisa munafik. Kita memerlukan uang untuk bertahan hidup. Apalagi saya hampir tidak pernah hidup susah."

Semua perkataan nyonya Allea ada benarnya. Anitha sendiri sudah merasakan bagaimana susahnya hidup tanpa uang.

"Apa karena bapak akan bangkrut, Ibu ingin berpisah? Apa tak ada cinta di hati Ibu lagi untuk bapak?" tanya Anitha beruntun.

"Saya ingin berpisah karena saya tidak pernah dicintainya, dan sekarang dia akan bangkrut saya tidak mau kehilangan apa yang jadi hak saya. Untuk apa berkorban kepada suami yang tidak pernah cinta sama istrinya. Buang waktu buang energi."

Anitha masih tidak memahami sepenuhnya apa yang terjadi. Namun dia sudah bisa ambil kesimpulan bahwa nyonya Allea mau haknya untuk menyambung hidupnya. Anitha mendukung keputusan nyonya Allea.

"Saya akan ke luar negeri bersama teman saya selama seminggu. Ambilah kesempatan ini untuk langkah awal mendapatkan simpatinya. Terserah kamu caranya bagaimana, yang saya perlu hanya hasilnya," kata nyonya Allea tanpa ada beban, dan alasan ke luar negeri hanya akal-akalannya saja.

"Bapak izin Ibu pergi selama itu?"

"Saya pernah pergi selama sebulan bermain- main dengan teman saya menghabiskan hartanya yang saat itu masih selalu mengalir deras. Sebulan saya pergi tak pernah dia menelpon saya."

Anitha tak habis pikir apa yang ada dalam pikiran tuannya. Jika tak cinta kenapa tak dia lepaskan istrinya. Anitha tak paham gaya hidup bos besar.

Sambil menepuk paha Anitha, nyonya Allea berucap." Oke besok pagi kamu sudah harus berjuang. Misi ada dua, satu yang kasat mata satu lagi tidak. Tentang rumah kamu tidak perlu terlalu fokus, saya sudah menyiapkan orang untuk membantumu ketika tuan tidak ada. Jadi kamu tidak mudah lelah dan melalaikan tugas utamamu."

"Oke Bu, tapi apa bapak bisa mengusir saya?"

"Apapun yang kamu lakukan dia tidak bisa mengusir kamu, karena bukan dia yang menggaji kamu. Kami punya peraturan dari awal nikah, tidak mengganggu orang masing - masing. Kecuali yang punya badan sendiri ingin pergi dari rumah ini," nyonya Allea menjelaskan.

Kata-kata nyonya Allea sudah mampu menerbitkan senyum licik di bibir Anitha. Entah kapan seorang Anitha yang tersenyum hangat dan polos jadi memiliki senyum licik.

***/

Terpopuler

Comments

Ova

Ova

berasa pulang kampuang...

2023-01-08

1

herdaize

herdaize

Tantangan level 4 😀😀😀

2021-08-26

1

🥰🥰 Si Zoy..Zoy..🤩🤩

🥰🥰 Si Zoy..Zoy..🤩🤩

Menarik..Masih nyimak untuk baca sampe episode berikutnya...👍

2021-08-21

2

lihat semua
Episodes
1 Pergilah
2 Selamat Tinggal
3 Lepaskan dia
4 Di Jual
5 Asisten Rumah Tangga
6 Setuju
7 Bekerja Untukku Bukan Untukmu
8 Tutup Mulut
9 Menyadarinya.
10 Wanita Boneka.
11 Upik Abu
12 Biarkan Saja Apa Maunya.
13 Apa Kabar Ibu?
14 SEMENTARA SILENT MODE
15 Predator Berbahaya.
16 Seperti Apa Dia!
17 Hidup Butuh Perubahan.
18 Makan Malam
19 Tanggung Bohong Berdusta sekalian
20 Tukar Posisi.
21 Aku Mencintainya
22 Terakhir Kalinya
23 Pengalaman Pertama
24 Selagi Bumi Berputar di Porosnya
25 Jual Memori
26 Aku Bisa Mencintaimu
27 Debar Manis di Hatinya
28 Jatuh Hati Padamu
29 Aura Yang Menggelap
30 Tiba-tiba Gelisah
31 Menguasai Diri
32 Memancing Dia Muncul
33 Menumpang Kasihku
34 Hanya Upik Abu
35 Aku Akan Membantu
36 Original Black Card
37 Ingin Memiliki Tanpa Cinta
38 Hati Kosong Anitha
39 Menyerahkan Hatimu Padaku
40 Malam Naas
41 Membuka Tabir Masa Lalu.
42 Bisa Aku Menjumpaimu
43 Melarikan Diri
44 Kehilangan Jejak Anitha
45 Siksa
46 Apa Kabar Sayang?
47 Kembali Ke Masa Lalu
48 Buktinya Surat Perceraiannya
49 Posisi Nyonya CEO
50 Kau Ada Ide?
51 Berhak Atas Dirimu
52 Aku Pasti Melenyapkanmu
53 Melampaui batas
54 Ditawarkan Jadi CEO
55 Pantai Air Manis Saksi Bisu
56 Cara Yang Sama Menghancurkannya
57 Nostalgia Singapura
58 Double Date Berkesan
59 Rencana Perkenalan
60 Perkenalan dan Penolakan
61 Semua Ada Hikmahnya
62 Mengenalkan Dunia Malam
63 Penyesalan Terdalam
64 Respon Anitha
65 Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan
66 Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan.
67 Sekelumit Penjelasan Bab 65 66
68 Membangun Mimpi
69 Tak Ada Faktor Kebetulan
70 Ambisi di Balik Gaun Pengantin
71 Harusnya Jadi Artis Bukan CEO
72 Atas Dasar Latar Belakang
73 Maafi Diriku Readers
74 Rahasia Hati Anitha
75 Ujian Terakhir Cinta Nansen
76 Meminta Memajukan Hari
77 Rintangan Setelah Lamaran
78 Tuan Nan Tercengang
79 Bermain-main Dengan Penghianat
80 Ijab Kabul dan Resepsi
81 Planning Honeymoon
82 Rembulan Malam
83 Tali Nyawa
84 Tak Disangka-sangka
85 Tak Berubah
86 Kabar Terbaru Sahrul
87 Beri Satu Kesempatan
88 Sehati Sejiwa
89 Cemburu Pertama
90 Posesif
91 Tuan dan Wanita Boneka
92 Rencana Pengalihan
93 Anitha Berlapang Hati
94 Cemburu Itu Masih Berlanjut
95 Anitha Memanggil Ajeng
96 Mengajak Ajeng Berbicara
97 Saling Berdamai Dari Masa Lalu
98 Resah
99 Akhir Dari Dendam
100 Wanita Masa Lalu
101 Rencana Ke Dokter
102 Hanya Teman Lama
103 Kesedihan Anitha
104 Menyesal
105 Mujur Belum Bisa Diraih
106 Kesedihan Dalam Diam
107 Rindu Tiada Bertepi
108 Rahasia Jeffy
109 Bersatu dan Saling Menerima
110 Memulai Program
111 Uang dan Kebahagiaan
112 Bukan Karena Bawaan
113 Buah Hati
114 Baby Blues
115 Berlarut dan Berhalusinasi.
116 Postpartum Depression
117 Kesempurnaan Bukan Milik Kita
118 Prinsip
119 Menyambut Suami
120 Kepanikan Tuan Nan
121 Rencana Akhir Pekan.
122 Kabar Bahagia
123 Buat Readers ter love.
124 Mampir donk Sayang. Hihaaaa
Episodes

Updated 124 Episodes

1
Pergilah
2
Selamat Tinggal
3
Lepaskan dia
4
Di Jual
5
Asisten Rumah Tangga
6
Setuju
7
Bekerja Untukku Bukan Untukmu
8
Tutup Mulut
9
Menyadarinya.
10
Wanita Boneka.
11
Upik Abu
12
Biarkan Saja Apa Maunya.
13
Apa Kabar Ibu?
14
SEMENTARA SILENT MODE
15
Predator Berbahaya.
16
Seperti Apa Dia!
17
Hidup Butuh Perubahan.
18
Makan Malam
19
Tanggung Bohong Berdusta sekalian
20
Tukar Posisi.
21
Aku Mencintainya
22
Terakhir Kalinya
23
Pengalaman Pertama
24
Selagi Bumi Berputar di Porosnya
25
Jual Memori
26
Aku Bisa Mencintaimu
27
Debar Manis di Hatinya
28
Jatuh Hati Padamu
29
Aura Yang Menggelap
30
Tiba-tiba Gelisah
31
Menguasai Diri
32
Memancing Dia Muncul
33
Menumpang Kasihku
34
Hanya Upik Abu
35
Aku Akan Membantu
36
Original Black Card
37
Ingin Memiliki Tanpa Cinta
38
Hati Kosong Anitha
39
Menyerahkan Hatimu Padaku
40
Malam Naas
41
Membuka Tabir Masa Lalu.
42
Bisa Aku Menjumpaimu
43
Melarikan Diri
44
Kehilangan Jejak Anitha
45
Siksa
46
Apa Kabar Sayang?
47
Kembali Ke Masa Lalu
48
Buktinya Surat Perceraiannya
49
Posisi Nyonya CEO
50
Kau Ada Ide?
51
Berhak Atas Dirimu
52
Aku Pasti Melenyapkanmu
53
Melampaui batas
54
Ditawarkan Jadi CEO
55
Pantai Air Manis Saksi Bisu
56
Cara Yang Sama Menghancurkannya
57
Nostalgia Singapura
58
Double Date Berkesan
59
Rencana Perkenalan
60
Perkenalan dan Penolakan
61
Semua Ada Hikmahnya
62
Mengenalkan Dunia Malam
63
Penyesalan Terdalam
64
Respon Anitha
65
Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan
66
Hukuman Untuk Nyonya Bangsawan.
67
Sekelumit Penjelasan Bab 65 66
68
Membangun Mimpi
69
Tak Ada Faktor Kebetulan
70
Ambisi di Balik Gaun Pengantin
71
Harusnya Jadi Artis Bukan CEO
72
Atas Dasar Latar Belakang
73
Maafi Diriku Readers
74
Rahasia Hati Anitha
75
Ujian Terakhir Cinta Nansen
76
Meminta Memajukan Hari
77
Rintangan Setelah Lamaran
78
Tuan Nan Tercengang
79
Bermain-main Dengan Penghianat
80
Ijab Kabul dan Resepsi
81
Planning Honeymoon
82
Rembulan Malam
83
Tali Nyawa
84
Tak Disangka-sangka
85
Tak Berubah
86
Kabar Terbaru Sahrul
87
Beri Satu Kesempatan
88
Sehati Sejiwa
89
Cemburu Pertama
90
Posesif
91
Tuan dan Wanita Boneka
92
Rencana Pengalihan
93
Anitha Berlapang Hati
94
Cemburu Itu Masih Berlanjut
95
Anitha Memanggil Ajeng
96
Mengajak Ajeng Berbicara
97
Saling Berdamai Dari Masa Lalu
98
Resah
99
Akhir Dari Dendam
100
Wanita Masa Lalu
101
Rencana Ke Dokter
102
Hanya Teman Lama
103
Kesedihan Anitha
104
Menyesal
105
Mujur Belum Bisa Diraih
106
Kesedihan Dalam Diam
107
Rindu Tiada Bertepi
108
Rahasia Jeffy
109
Bersatu dan Saling Menerima
110
Memulai Program
111
Uang dan Kebahagiaan
112
Bukan Karena Bawaan
113
Buah Hati
114
Baby Blues
115
Berlarut dan Berhalusinasi.
116
Postpartum Depression
117
Kesempurnaan Bukan Milik Kita
118
Prinsip
119
Menyambut Suami
120
Kepanikan Tuan Nan
121
Rencana Akhir Pekan.
122
Kabar Bahagia
123
Buat Readers ter love.
124
Mampir donk Sayang. Hihaaaa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!