Jullian berdehem, mengalihkan fikiran dan rasa gugup nya, dan ini mungkin adalah hal yang di nanti Dilvi saat Jullian akan memulai pembicaraan, wanita itu menoleh melampirkan senyuman yang begitu tipis namun tetap saja Jullian tidak tau harus memulai apa dan keadaan pun kembali lengang.
Dilvi kembali melihat ke jalanan, namun entah kenapa ia merasakan sensasi berbeda pada diri nya ia merasa darah nya berdesir hebat, apa lagi dia melihat cincin simbol pernikahan mereka yang selalu melekat pada jemari Jullian benda berwarna perak itu seakan bersinar membuat jantung nya bertalu-talu menjalari hangat hingga ke hati nya
“Apa kabar ibu mu Dilvi, apakah dia pernah ke Manila?” ya seperti nya ini pertanyaan yang lumayan sebagai permulaan,fikir Jullian.
“Hemm baik, Mama di Singapura sekarang, Sandri sedang hamil besar”
“Oh ya, anak ke tiga nya!” lelaki itu antusias benar ada nya tidak di buat-buat.
Dilvi tertawa, “Iya, anak nya bahkan sudah tiga” dan aku masih saja hidup tidak jelas sama sekali.
“Tidak masalah, pencapaian orang berbeda-beda, bisa jadi itu adalah sebuah pencapaian nya dan kau, ini lah pencapaian mu ya karir mu”
Dilvi menarik nafas nya. “Mempunyai anak itu bukan pencapaian tidak bisa di sandingkan dengan karir!”
Dilvi mendesah pelan sekali, menyandar ke headboard, “Gadis tua kelebihan matang, ah nasib mu”
Jullian terlonjak, Dilvi menampar nya dengan sebuah ingatan lalu, hati nya berdenyut dia pun segera meminggirkan mobil nya dan berhenti.
Dilvina terperangah, menoleh pada nya.
“Kenapa berhenti, rumah kita masih jauh!”
Manik Jullian melemah Ia menatap lirih Dilvi, “Aku harus lakukan apa untuk menebus nya!“ padahal itu adalah ucapan nya sendiri namun ia merasa ngilu saat ingatan itu menyadarkan lagi.
Dilvi terawa menutup mulut nya, “Kau lucu sekali aku bahkan ingin melihat kesangaran mu dulu! ayo tunjukkan lagi kepada ku, Ah… sebentar ponsel ku bergetar” Dilvi merogoh ke dalam tas, mengambil benda pipih yang bergetar itu kemudian menggeser pada nya,
“Ya Rich?”
“Kau dimana Dill? Kata mu ada yang ingin kau tanyakan, apakah kau ingin mempercepat pertemuan kita?”
“Ah, aku sedang di luar membeli sesuatu, ku rasa tidak perlu di percepat nanti malam saja Rich”
“Baik lah, sampai jumpa nanti malam bye!”
“Bye!”
Jullian sudah berulang kali mencelus, perasaan nya bagai di genggam lalu di lemparkan, ia pun segera melajukan lagi mobil nya, rasa nya ia seperti lelaki bodoh, istri nya dan lelaki lain sedang dalam sebuah hubungan.
Bagaimana bisa ia membiarkan istri nya menjalin hubungan dengan lelaki lain dan ia membiarkan itu? .
Namun kali ini beda, ini bukan alur sebuah kisah istri ku mendua, atau istri ku selingkuh, namun ini jelas kesalahan nya, fikiran bodoh yang entah bagaimana bisa dia pernah meminta hal yang terjadi saat ini, ya hal ini pernah dia minta untuk Dilvi mendapatkan kekasih yang tulus pada nya saat itu.
Ternyata dia salah dia hanya tidak mengenal perasaan nya sendiri saat itu.
Jullian mengenggam kuat stir mobil menggengam kuat sekuat kekesalan nya, situasi kembali hening Dilvi kembali pada fikiran nya sendiri, Jullian pun menjadi enggan berbicara lagi setelah mendapati percapakan Richard dan Dilvi.
Hingga tidak terasa perjalanan panjang pun akhir nya membawa kedua nya sampai dikawasan tempat tinggal mereka, Jullian memperlambat laju mobil kala memasuki jalan sempit itu.
Dilvina memajukan duduk nya, wajah nya seperti melihat sesuatu yang tidak baik.
Dilvi mendeca kesal.“Ada Damian!” Kenal Dilvi mobil Jeep keluaran terbaru itu adalah milik lelaki yang Sophia katakan adalah suami nya.
Jullian menoleh, “Siapa Damian, apa dia saudari Sophia?” selidik lelaki itu, menatap serius kini sudah memberhentikan mobil nya.
“Suami Sophia kata nya!” Dilvi melemah ia sangat tidak ingin bertemu Damian lelaki itu menyeramkan, penuh tattoo di tubuh nya ia juga seperti tidak menyukai jika ada Dilvi di sana.
“Sophia sudah menikah?” terkesiap Jullian.
“Aki tidah tahu kapan pasti nya, tapi dia mengatakan itu suami nya, hemm…aku akan kembali ke café, pergi lah bersihkan diri mu!”
Jullian berkerut dahi, “Kenapa kau tidak masuk saja, jika mereka suami istri bukan nya kamar kalian berbeda!”
“Aku takut dia sangat menyeramkan, aku fikir dia tidak menyukai ada orang lain di rumah itu, dia sangat kasar aku sering mendengar mereka berkelahi, dia sering memukuli Sophia, dia sering mengancam akan membunuh Sophia, dia physco ku rasa, Coco saja hampir di bunuh nya”
“Kau pernah bertemu dengan nya?”Jullian mulai meninggikan kalimat nya.
“Pernah beberapa kali, dia menganggap ku pengganggu mungkin, aku selalu berteriak jika mereka ribut! Ah sudah lah, aku takut, tetap saja jika dia kesal pada ku selalu saja Sophia sasaran nya!’
“Pindah dari sana, kita cari tempat tinggal baru!”
Dilvi terperangah. “Kita?”
“Kenapa? Ada masalah, kau istri ku! Apapun yang sedang kau lakukan untuk mengakhiri ini terserah, selama kau masih bersetatus istri ku, kau akan di bawah perlindungan ku, tetap lah di sini aku akan membersihkan diri!”
“Jull!”
Tatapan Jullian seketika berubah serius mengunci pada manik Dilvina, “Kau jangan bantah aku Dilvi, aku bisa saja melarang mu berhubungan dengan Richard! kau ingat aku punya hak atas mu!”
Aku punya hak atas mu, sungguh kalimat itu kali ini membuat Dilvina meremang apa lagi jika lagi-lagi mengingat malam tadi.
Dilvi mendesah pelan, ia menyandar pasrah, membiarkan Jullian turun dari mobil, namun sedetik kemudian lelaki yang baru turun itu berbalik lagi membuka pintu.
“Kenapa lagi?” terkesiap Dilvi.
“Pastikan kau tidak pergi ketika aku masuk ke dalam!” kecam Jullian menutup pintu lagi.
“Ahg, bahkan sama sekali aku tidak memikirkan itu!”
Tidak ada mobil Felix di carport, ia pergi entah kemana, tidak kembali nya Jullian semalam, sama sekali ia tak menghubungi nya, tidak ada kecurigaan Jullian pada teman nya itu sudah biasa ia hilang tiba-tiba dan datang tanpa di undang, apa lagi jika tentang pekerjaan nya, itu adalah hal biasa.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Juliezaskia
aku langsung nangis thir saat dilvi bilang gadis tua kelewat matang,, sedih dan nyesek rasanya😭😭😭
2022-03-21
0
Dalbonercuri
klo udah terjadi br nyesel mau diperbaiki jg percuma ttp ada bekasnya
2022-03-06
0
raramanda
felix kan ke jelangkung datang tak di undang pulangpun tak di antar wkwkwk
2022-02-03
0