“Ternyata dia cantik memakai pakaian ini.” Gumam Noah melihat Irene yang memakai pakaian yang di berikan Silla.
“Bagaimana tuan Noah? Apa sudah sesuai?” Tanya Silla.
“Iya, sudah cocok.” Jawab Noah tersadar dari pandangan nya.
Irene menggantikan pakaian nya yang sebelum nya.
“Suami ku, memangnya kita mau kemana aku pakai pakaian itu?” Tanya Irene.
Noah melihat Irene.
“Dua hari lagi papa ku akan ulang tahun. Kau harus ikut dan pakai pakaian yang barusan. Dan jaga sikap mu jangan bikin malu aku.” Jawab Noah.
“Ooohhh…. Jadi bapak mertua ku akan ulang tahun ya. Sayang, aku akan menjadi menantu yang baik. Tenang saja.” Irene merangkul tangan Noah keluar dari mall.
********
Di kediaman rumah orang tua Noah, mereka duduk sambil minum kopi.
“Pa, apa kau yakin tidak masalah kalau Irene datang ke acara ulang tahun mu?” Tanya Dinda, mama nya Noah.
“Papa yakin. Kalau nanti dia tidak datang, pasti semua rekan rekan kerja papa akan menanyakan hubungan mereka.” Jawab Okta, papa nya Noah.
“Tapi kan papa tahu sifat menantu kita itu. Tidak normal seperti umur nya. Bagaimana kalau nanti dia malah bikin malu keluarga kita
seperti tahun lalu?”Tanya Dinda.
Suami nya tidak bisa memungkiri itu. karena tahun lalu Irene pernah melakukan nya.
Flashback on…
Setahun yang lalu saat menghadiri acara ulang tahun Okta Fredley, semua tamu penting ikut hadir dalam acara.
“Aku enggak mau makanan ini, menjijikkan… buang!!!” Irene membuang makanan yang ada di piring.
“Ba….Baik nyonya.” Jawab pelayan yang bekerja dalam acara itu.
Irene berjalan tanpa melihat orang yang ada di depan nya.
“Hey…. Apa kau tidak bisa melihat jalan? Apa kau buta? Kemana kau taruh mata mu??” teriak nya pada seorang wanita.
Membuat Noah marah dan merasa malu. Semua tamu melihat aksi itu.
“Maafkan saya nyonya, saya tidak sengaja.” Ucap wanita cantik yang tidak sengaja menumpahkan minuman di baju Irene.
“Ini pakaian yang mahal.. kau tidak akan bisa mengganti nya. Dasar orang miskin…” teriak Irene dengan suara yang sangat keras.
Flashback of…
“Papa harap tidak akan ada lagi kejadian seperti itu. Tapi kalau menantu kita tidak datang, kita juga yang akan malu ma.” Ucap Okta meminum kopi nya.
*******
Dua hari kemudian, di mana acara ulang tahun Okta Fredley yang ke 56 tahun akan segera di mulai. Irene sedang bersiap-siap berdandan dan memakai pakaian yang di belikan suami nya. Begitu juga dengan Noah di kamar nya.
Acara itu akan di adakan jam 7 malam.
Noah lebih dulu selesai dan keluar dari kamar nya.
“Apa dia sudah selesai?” ucap nya.
Tidak perduli dan turun seorang diri.
“Ternyata belum turun juga. Dasar lambat.” Gerutu Noah.
Di lihat nya jam tangan yang ada di tangan, di rasa sangat kesal.
“Elijah, suruh wanita itu segera turun, ngapain aja sih dia?” suruh Noah yang sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
“Baik tuan….
“Aku sudah selesai kok suami ku.” Irene turun perlahan menghampiri nya.
Noah berbalik melihat wanita itu.
“Bagaimana penampilan ku sayang? Aku yakin pasti tidak akan bikin kamu dan mertua ku malu kan?” Tanya Irene tersenyum.
“Ayo kita jalan. Cepat..” Noah tidak menjawab pertanyaan Irene, dia langsung menuju mobil yang sudah di siapkan.
Irene duduk di sisi kiri di bagian belakang.
“Minggir..” suruh Noah yang ternyata ingin duduk di belakang.
“Suami ku? Apa kau mau duduk di sini? Di samping ku? Berdua dengan ku? Apa…..
“Minggir cepat… kenapa banyak sekali pertanyaan mu?” paksa Noah.
“Iya…iya sayang, marah mulu. Nanti ganteng nya hilang loh.” Goda Irene mencubit dagu Noah pelan.
Noah merasa sangat kesal. Di tangkis nya tangan Irene.
“Cepat jalan pak Suryo.”suruh Noah.
“Baik pak.” Suryo yang sudah duduk di kursi kemudi.
Hari itu Noah mau tidak mau harus duduk di belakang bersama isteri nya itu.
Irene malah menempel dengan Noah, seperti sedang ingin menggoda nya.
“Lepaskan tangan mu ini, dan duduk yang benar.” Suruh Noah.
“Gak mau, kapan lagi aku bisa duduk dekat dengan suami ku ini. Paling nunggu tahun depan lagi kan?” gadis itu semakin merangkul lengan Noah yang sudah risih.
“Tch….. cepat lepaskan atau aku akan menurunkan mu di sini.” Ancam Noah.
“Suami ku, apa kamu berani menurun kan ku di tengah jalan ini?” tantang Irene.
“Kau menantangku ya? Kau pikir aku tidak berani.” Noah menatap Irene dengan tatapan sinis.
“Suryo berhenti di sini.” Suruh Noah.
“Jangan…jangan sayang, aku tidak mau turun di sini, aku akan duduk dengan benar.” Ucap Irene yang takut di turun kan.
Suryo tidak jadi berhenti, mereka melanjutkan perjalanan nya.
Irene diam, hanya melihat sisi jalan nya saja. Noah sesekali melirik nya.
“Ingat, jangan bikin malu. Aku akan menghukum mu kalau kau melakukan nya.” Ucap Noah memperingati nya.
“Iya, aku tahu..” jawab Irene yang masih melihat jalanan yang sudah memasuki malam itu.
“Wah… ternyata kalau jam segini lebih ramai ya. Kapan lagi aku bisa di ajak jalan malam kayak gini.” Gumam Irene.
“Oh ya, memang nya ini tanggal berapa? Dan papa ulang tahun yang ke berapa suami ku?” Tanya Irene serius.
“Papa? Dia tidak pernah memanggil sebutan ‘papa’” gumam Noah.
“Ini sudah tanggal 20 november 2020, ulang tahun yang…..
“Apa? Tahun 2020??? Apa kau tidak bohong????” Tanya Irene heran dan terkejut.
“Kau mau nya tahun berapa? Tolong kalau bertanya di pikirkan dulu, jangan asal di keluarkan.” Ucap Noah.
“Kenapa dia terkejut.” Tanya Noah.
“Ada apa dengan mu? Apa penyakit gila mu muncul lagi?” Tanya Noah.
Irene diam, dia seperti tidak percaya dengan ucapan suami yang masih penasaran dengan nya.
“Tahun 2020? Bukan kah ini harus nya tahun 2015???” gumam Irene.
“Tidak mungkin, ini tidak mungkin…” ucap Irene dengan suara pelan.
Noah mendengar suara Irene walaupun suara nya kecil.
“Apa nya yang tidak mungkin?” Tanya Noah.
Irene melihat Noah, ada air mata yang hampir jatuh membasahi pipi nya. Mata nya sangat berkaca-kaca.
“Ada apa dengan nya?” Tanya Noah penasaran.
“Ada apa? Kalau di Tanya itu di jawab.” Ucap Noah yang masih berusaha ketus.
Irene hanya menggelengkan kepala nya. Tidak menjawab. Lalu mengalihkan pandangan nya di sisi jalan sebelah kiri.
“Kenapa dia diam? Dari tadi dia sangat semangat sekali. Ada apa? Apa yang di pikirkan nya?” gumam Noah melihat diam nya Irene.
Sepanjang sisa perjalanan tidak ada lagi obrolan. Hanya tinggal menunggu untuk tiba di lokasi. Dan Noah masih penasaran dengan apa yang terjadi pada Irene yang diam mendadak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
Dewi Kania
seru...bkin penasaran
2022-12-07
0
DD😇
apa jgn2 Renata dl itu ngalamin kecelakaan yaa.. trus lupa ingatan gitu.. isshhh tp kan katanya itu bukan tubuhnya
heemmmmm masih dilema nih🤔🤔🤔 masih TTS
2022-09-09
0
Karebet
👍👍👍👍👍
2022-09-02
0