Setiap malam Irene dan Noah tidur beda kamar. Karena Noah tidak memiliki perasaan pada Irene. Dan Irene tahu kalau mereka tidak tidur seranjang, dia tidak keberatan karena sebenar nya dia sangat risih tidur dengan
orang yang tidak dia kenal sebeblum nya.
Sama seperti Noah, Irene juga tidak memiliki perasaan apapun pada suami si pemilik tubuh. Tapi dia berusaha agar si pemilik tubuh dan suami nya bisa lebih dekat dan harmonis. Dia yakin kalau suatu saat si Irene asli kembali ke tubuh nya, dan pada saat itu mereka akan hidup bahagia.
Renata Aurel yang berada di dalam tubuh Irene, memiliki keluarga dan tunangan yang sangat tampan. Dia berpikir kalau saat ini Irene asli berada di dalam tubuh nya.
Beberapa kali Irene melihat ponsel nya, berharap ada balasan pesan yang dia kirim ke nomor-nomor keluarga dan tunangan nya. Tapi masih saja kosong.
Noah setelah menyelesaikan pekerjaan nya dia beristirahat dengan membaringkan tubuh nya di ranjang. Masih teringat kejadian-kejadian yang membuat nya bingung dengan perubahan isteri nya Irene yang biasa nya bersikap kekanak-kanakkan dan cengeng.
************
Seperti biasa nya, Irene sudah bangun, cuci muka, gosok gigi dan menyisir rambut nya. Lalu turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan buat suami nya sebelum bekerja. Bukan karena terpaksa dia melakukan itu, tapi jiwa yang berada dalam tubuh Irene sudah terbiasa bangun pagi.
“Bianca, bangun. Si Idiot itu sudah bangun, kau juga cepat ikut dia ke dapur.” Enika yang mendengar suara dari pintu kamar Irene segera membangunkan anak gadis nya Bianca.
Bianca tidak bangun, masih nyenyak tidur.
“Bianca…” Enika masih terus membangun kan putri nya.
“Apaan sih ma, masih ngantuk ini.” Jawab Bianca dengan nada mengantuk.
“Jangan tidur lagi, cepat bangun, apa kau lupa apa yang mama ucapkan tadi malam?” Tanya Enika.
“Sebentar lagi ma, Bianca masih sangat ngantuk sekali.” Bujuk Bianca.
“Tidak boleh, pokok nya sekarang bangun. Atau mama akan siram kamu pakai air kamar mandi nih?” ancam Enika.
Dengan kesal dan sedikit marah Bianca bangun.
“Ngapain sih si idiot itu bangun cepat? Ganggu orang lagi tidur aja.” Gerutu nya kesal.
“Udah gak usah ngeluh, cepat susul dia. Biar nanti Noah simpati pada mu. Cepat lah nak.”desak Enika.
“Iya…iya… ah bawel.” Bianca turun dari ranjang dengan marah.
Dia ingin mandi.
“Kamu mau ngapain? Gak usah mandi. Gitu aja langsung turun.” Suruh Enika.
“Ya ampun ma, pasti bau donk.” Jawab Bianca.
“Kamu gosok gigi sama cuci muka aja, gak usah mandi, kamu paling lama kalau mandi.” Ucap Enika.
Dengan berat hati Bianca menuruti perintah mama nya yang masih berbaring di ranjang.
Irene yang sudah berada di dapur sibuk membersihkan sayuran di bantu pelayan lain nya.
“Vira, nanti kamu belanja kebutuhan dapur ya. Banyakin stokkan ikan dan daging. Sayuran kita masih banyak.” Suruh Irene.
“Iya nyonya.” Jawab Vira.
“Nyonya mau bikin apa pagi ini?” Tanya Vira.
“Aku mau bikin bubur kacang ijo, tadi malam udah aku rendam kacang ijo nya.” Jawab Irene dengan semangat.
“Oh… kau udah di bawah idiot?” hina Bianca yang kesal.
Irene mendengar suara itu, tapi dia diam mengabaikan.
“Wooyy, aku lagi bicara sama kamu.” Bianca mendorong pelan tubuh Irene.
“Oh…. Bicara pada ku ya? Tapi aku gak merasa idiot, gimana donk?” balas Irene menahan kesal.
“Kau idiot, *****, **** dan bodoh. Semua ada pada mu.” Caci Bianca dengan wajah sinis nya.
Karena kesal nya, Irene memasukkan daun pandan ke mulut Bianca.
“Apa yang kau lakukan?” teriak Bianca membuang daun pandan yang di masukkan ke mulut nya.
“Mulut mu kotor dan bau, maka nya aku masukkin daun pandan.” Jawab Irene kembali fokus pada persiapan nya.
“Eh…. Jangan menantang ku ya, aku bisa menghukum mu nanti. Apa kau lupa hukuman yang aku berikan pada mu? Hah?” ancam Bianca menarik tangan Irene secara paksa.
Irene mengernyitkan dahi nya, tidak mengerti apa maksud dari adik si pemilik tubuh.
“Lepaskan aku…” Irene memaksa melepaskan tangan Bianca.
Bianca melihat apa yang sedang di kerjakan Irene.
“Ooohh… aku pikir apa yang akan kau masak, ternyata ini ya?” ledek Bianca.
Panci yang berisi kacang ijo yang sudah di letakkan di atas kompor yang menyala di angkat Bianca dan di lepaskan sehingga jatuh ke lantai. Semua isi kacang ijo yang yang hampir matang itu tumpah.
Pelayan dan yang lain nya terkejut dengan ulah Bianca.
“Apa yang kau lakukan? Kenapa kau membuang nya? Kau sudah gila?” Tanya Irene kesal.
“Terserah ku, Noah tidak cocok makan makanan murahan yang gak bergizi seperti ini.” Jawab Bianca sombong.
Karena kesal Irene menarik rambut Bianca, terjadi perkelahian.
“Lepaskan rambut ku idiot.” Paksa Bianca yang masih di tarik rambut nya.
“Kurang ajar, aku akan merontokkan rambut mu semua sampai kau botak. Bre****k…” balas Irene kesal.
Elijah dan pelayan lain nya segera melerai mereka.
“Eehhh… ada apa ini? Kenapa kalian menyerang putri ku?” teriak Enika yang turun dari tangga.
Dengan cepat di hampiri dan berusaha menyerang Irene.
Ibu dan anak itu mengeroyok Irene.
“Tolong berhenti nona, nyonya. Nanti tuan Noah marah. Tolong berhenti.” Ucap Elijah yang masih berusaha memisahkan mereka.
Suara teriakan mereka terdengar ramai.
“Lepaskan Bianca idiot….” Enika menarik rambut Irene, mencakar wajah Irene.
Irene mendorong Enika hingga membuat nya jatuh terduduk di lantai.
Enika kesal dan melihat Bianca yang hampir lemas karena rambut nya masih di tarik Irene. Enika mengambil sendok goreng dan memukul kepala Irene dengan keras.
“Aawwwhhh…..” Irene memegang kepala yang terasa sakit.
“Rasain…” ucap Bianca.
Mereka berdua kembali menyerang Irene yang menahan kesakitan.
“Ada apa ini?” Tanya Noah yang berjalan turun tangga.
“Apa yang sedang kalian lakukan? Berisik sekali. Kenapa berantakan seperti ini?” Tanya Noah melihat keadaan dapur.
“Kakak ipar, kak Irene penyakit nya kumat lagi, dia menyerang ku dan mama. Tolong kami kak, rambut ku sampai rontok begini.” Bianca
memegang lengan Noah yang sudah memakai pakaian rapi untuk bekerja.
Noah melihat memang banyak rambut yang rontok di tangan Bianca. Dan dia juga melihat kondisi Irene dengan wajah memiliki goresan
seperti cakaran.
“Dia yang salah, dia menumpahkan bubur kacang ijo ku. Lihat itu.” balas Irene menunjukkan bubur kacang ijo yang berantakkan di lantai.
Noah melihat dan merasa heran.
“Bohong kak, aku ingin membantu nya, tapi dia marah dan membuang panci yang berisi kacang ijo nya. Bukan aku yang membuang.” Ucap Bianca berbohong
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
dani
tolol banget sih yg bikin novelnya
2023-11-16
0
Nanik Lestari
Oon bener Irene ngadepin Bianca sama maknya
2022-12-08
0
Dewi Kania
gereget aku penen tabok tuh si Bianca dan ibunya...😖
2022-12-07
0