Pagi hari nya setelah Andhika memarahi Nissa semalam. Andhika merasakan sakit kepala yang tidak biasa. Ada rasa menyesal karena telah bersikap keterlaluan pada Istri nya, namun harga dirinya yang tinggi tidak akan membiarkan nya mengakui kesalahan yang Ia perbuat.
Malam itu Andhika hanya kebetulan membawa Ros karena ingin membuat Ibu nya kesal. Selama ini ibu nya selalu mengatur semua hal di hidup Andhika dari sekolah, makanan, pakaian, wanita yang akan dinikahi nya termasuk resepsi pernikahan dan bulan madu nya. Andhika merasa hidupnya selalu ada dalam bayang - bayang Ibu nya.
Ros adalah teman kuliah Andhika sekaligus wanita pertama yang Andhika cintai sepenuh hatinya. Mereka selalu memiliki kesamaan dalam berbisnis. Ibu nya sudah tidak menyukai Ros sejak awal bertemu Ros, biasanya dalam keluarga kaya jika anaknya menikah dengan keluarga terpandang akan menganggap nya sebagai anugerah, tetapi tidak dengan Ibu nya, Ibu nya mencari bukti dan menemukan bahwa Ros tidak tulus menyukai Andhika.
Andhika tentu saja tidak keberatan, Harta kekayaan keluarga nya juga banyak, tidak akan habis untuk satu wanita saja. Andhika berpikir selama Ros mau bersama nya, hal lain tidak akan jadi masalah, namun empat tahun yang lalu saat mereka berlibur ke Paris, Ros menghilang tanpa kabar, Andhika berusaha mencari Ros selama 2 tahun terakhir dan setelah usaha nya tak membuahkan hasil, Andhika pun menyerah.
Hati nya hampa dan kosong dengan kepergian Ros. Namun akhir-akhir ini hati nya seperti merasakan berbagai hal setiap harinya, terutama ketika ia melihat istrinya dan ekspresi yang istrinya buat untuk nya.
-Kemarin, pukul 18.00-
Sebuah pesan masuk, Andhika membuka pesanan itu, yang berisi...
"Andhika datang lah ke acara lelang dari Royal Garden, Ibu akan membawa Annisa, sudah waktunya Nissa berkenalan dengan kolega kita, undangan sudah Ibu titipkan pada sekertaris mu"
Andhika selalu kesal dengan tingkah Ibu nya yang selalu seenaknya itu, sedang kan meeting perusahaan masih berjalan. Dengan berat hati, Andhika membubarkan rapat itu. Saat ingin menuju ke Royal Garden, ada sebuah panggilan masuk.
Meskipun tak lagi ia simpan nomor itu, kepala nya masih mengingat nomor itu, nomor yang telah ribuan kali ia telfon tanpa pernah tersambung sedikit pun. Dengan suara bergetar andhika pun menjawab...
"Halo?"
"Andhika apakah itu dirimu? apakah Kau merindukanku?" Tanya wanita di telfon itu.
"Kau dimana? Aku akan kesana!'
"Aku di bandara, Andhika Aku merindukan mu" lalu telfon itu terputus.
Andhika melaju dengan kecepatan tinggi dengan mobil nya menuju bandara. Benak nya kacau,Ia ingin marah dan menanyakan mengapa Ros melakukan hal itu pada dirinya, banyak hal yang ingin ia bicara kan.
Sesampainya di Bandara.Ros langsung berlari dan memeluk Andhika.
Ini aneh!
Ucap Andhika dalam hatinya. Mengapa ia tidak berbunga-bunga atau bahagia ketika Ros memeluk nya? Kemana rasa bahagia dan cinta yang ia rasakan untuk wanita ini?.
Andhika melepas pelukan itu dan berkata..
"Jangan seperti ini, sekarang Aku sudah beristri, tolong jaga sikapmu"
Wanita itu tersenyum dengan sangat manis dan menjawab...
"Memang nya kenapa?, bukankah Kau juga merindukanku? Aku sangat merindukanmu sayang"
Ini aneh teriak nya dalam batin. Mengapa hati nya tidak merasakan apapun kepada Ros melihat senyum nya dan panggilan sayang nya.Andhika merasakan hati nya tidak berdetak sedikit pun. lalu telfon masuk, telfon dari Ibu nya memecahkan suasana.
"Andhika Kau dimana? Ibu dan Nissa sudah sampai, apa sekarang Kau sudah tidak mau menuruti Ibu mu ini?"
"Baik saya akan datang"
Tanpa basa-basi Andhika membawa Ros ke Royal Garden. Sepanjang perjalanan di mobil Andhika hanya diam bahkan tidak melirik ke arah Ros. Saat itu Ros sudah menyadari tidak ada perasaan lagi di hati Andhika untuk nya, namun demi tujuan yang dimiliki Ros, segala cara harus Ia lalui.
Andhika masih belum menanyakan alasan kembalinya Ros dan mengapa wanita itu meninggalkannya.
"Sayang kita akan kemana?"
"Acara lelang di Royal Garden" jawaban singkat dari pria saat masih sibuk menyetir.
"Tidak bisakah Kita....tidak pergi? Aku terlalu lelah, Aku hanya ingin berudaan bersama Mu"
Ros membisikkan kalimat itu tepat di telinga Andhika. Dulu Andhika akan merasakan gairah pada setiap sentuhan Ros tapi tidak dengan sekarang.
"Jangan main-main!! Aku lagi menyetir!" bentak Andhika sambil melepaskan genggaman tangan Ros.
"Sayang selama Aku pergi, mengapa kau jadi semakin dingin?" tanya Ros dengan manis namun tak ada tanggapan dari Andhika.
Hingga akhirnya mereka sampai di parkiran bawah tanah Royal Garden. Saat Andhika melepas kan sabuk pengaman nya dengan sigap Ros memegang wajah Andhika dengan kedua tangan nya. Wanita itu menatap Andhika dengan wajah cantik dan tatapan manisnya.
"Sayang Aku ingin sekali saja, melakukan hal nakal kepadamu" Ros mencium Andhika dengan lembut.
"Ros lepas! jangan bertindak seenaknya!" Bentak Andhika.
Lalu mereka pun keluar dari mobil. Ros merangkul lengan Andhika, Andhika berusaha melepaskan nya.
"Jika Kau tidak memperbolehkan Aku merangkul Mu, maka Aku akan mencium Mu di dalam!"
Ancaman yang ditujukan Ros Andhika mengetahui nya bahwa jika wanita ini sudah bertekad maka dia akan melakukan nya.
Sesampainya di dalam Royal Garden pandangan mata tertuju kepada mereka, tidak ada yang tidak mengenal putri tertua dari Daebak Grup Rosaline Adinata yang terkenal akan kecantikan dan paras nya yang indah. Hingga peristiwa penyiraman itu terjadi. Andhika hanya memberikan handuk kecil dalam mobilnya dan mengantarkan Ros ke hotel terdekat lalu pergi tanpa bicara sedikit pun.
Perusahaan Adinata adalah perusahan tekstil terbesar namun sejak ayahnya Rosaline meninggal dunia kepemilikan menjadi milik Rosaline. Tidak seperti Andhika Rosaline tidak memiliki kewibawaan dan kekuatan seperti Andhika dalam mencari investor dan akhirnya perusahaan itu mengalami kebangkrutan. Tetapi berkat bantuan Andhika, perusahaan itu menjadi maju semenjak Ros pergi. Karena semenjak Ros pergi pengambil Alihan perusahan Adinata di bawah kekuasaan Andhika.
Pagi harinya berita di acara Royal Garden menjadi trending topik, terutama di kalangan pebisnis. Semua artikel menyoroti Andhika dan ibu nya. berbagai macam judul artikel dari mulai....
"Pewaris HD grup membawa kekasihnya"
"perkelahian antara ibu mertua dan kekasih nya" dan masih banyak lagi.
Andhika sibuk membungkam media agar berita itu tidak terlalu menyebar. Di tengah kesibukannya hari ini terdapat pesan masuk dari smartphone nya,yang berbunyi....
"Kepada pak Andhika yang terhormat, Saya Reno pengacara dari almarhum kakek Budijaya. Melihat dari situasi dan berita yang ada pagi ini, Dimohon kedatangan Bapak sore ini ke kantor Saya untuk membahas masalah kepemilikan saham, bila Bapak terlambat datang atau tidak hadir tanpa alasan, maka kepemilikan saham akan berpindah. Dimohon kehadiran nya terimakasih."
Pesan itu juga berlaku, dan dikirimkan juga kepada Nissa. Nissa lalu menelfon suami nya dan bertanya apakah Ia perlu hadir bersama atau datang secara terpisah. Andhika mengatakan bahwa ia akan menjemput Nissa dan pergi bersama ke kantor pengacara Reno.
~Penyesalan selalu datang terlambat,ketika sadar hal yang paling penting buatmu telah jauh meninggalkan dirimu~
-bersambung-
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 360 Episodes
Comments
Puan Harahap
hadir kk thor
2021-10-05
0
Queenaca
Semangat kak🤗
2021-09-04
0
Eko Yuyun Luji Jadi
Terbukalah mata dan hati Andika
2021-08-13
0