Episode 19

Mereka semua tertawa bersama menyaksikan perdebatan antara dua saudara itu yang memang tidak pernah akur.

"Terimakasih an." ucap vino.

"Untuk apa, tumben sekali berterima kasih pada ku." tanya andy.

"Ya sudah jika tidak mau, aku tidak memaksa mu." jawab vino.

"Aku bercanda vin." ucap andy sambil memukul kaki vino.

Tawa mereka semua hilang seketika saat dokter yang menangani Vino masuk ke dalam ruangan itu. Stiven memeluk bella dari samping, ia tidak sanggup melihat vino tau kondisi nya saat ini.

Begitu juga dengan vira, perasaan nya kakak nya pasti akan hancur dan bisa di pastikan ia dapat merasakan nya. Dokter itu mendekati vino untuk memeriksa kondisi vino saat ini.

"Bagaimana vin, apa sudah enakan." tanya dokter.

"Sudah dok, hanya ada satu pertanyaan ku dok, kenapa kedua kaku seperti mati rasa. Bahkan aku tidak dapat merasakan apapun saat andy memukul kaki ku." tanya vino.

Pertanyaan itu sukses membuat ruangan itu hening seketika, pertanyaan yang sangat mereka takutkan. Tetapi vino juga berhak mengetahui semua kebenaran ini, jujur terkadang memang menyakitkan untuk sesaat dari pada berbohong yang membuat rasa sakit itu bertambah.

"Kenapa diam, apa ada yang kalian semua tutupi." tanya vino.

"Tidak vin, dok sebaik nya dokter menjelaskan semuanya pada vino." ujar vira.

"Baiklah semua akan saya jelaskan, saya harap kalian semua mendengar penjelasan ini dengan baik agar tidak ada yang salah paham." ucap dokter.

Citra yang sudah merasa ada yang tidak beres dengan semua ini, ia menggenggam tangan vino dengan erat.

"Menurut hasil pemeriksaan yang kami lakukan, akibat dari kecelakaan helikopter kemarin beberapa syaraf dan urat yang berada di kaki Vino tidak dapat berfungsi dengan baik lagi. Dan kemungkinan besar vino mengalami kelumpuhan untuk sementara waktu." jelas dokter.

Mereka yang tidak ikut keruangan dokter tadi terbelalak saat mendengar penjelasan dari dokter, Jantung vino terasa berhenti seketika kenyataan pahit ini membuat emosi nya naik seketika.

"Tidak, aku tidak lumpuh, aku tidak mungkin lumpuh." ucap vino dengan wajah yang berubah menjadi sedih seketika.

"Vin, tenang lah, kita akan siapkan dokter terbaik untuk mu." ucap bella yang berusaha menenangkan vino.

Vino tidak memperdulikan apa yang di katakan mommy nya itu, pikiran nya sudah terlanjur berfikir yang tidak-tidak. Ia menghempas tangan citra dari tangan nya, dan mencengkram rambut nya dengan sangat kuat.

"Keluar." teriak vino yang benar-benar sudah terbawa emosi.

"Sa..sayang." ucap citra dengan suara yang gemetar. Ini baru pertama kali nya ia melihat vino seemosi ini.

"Keluar." teriak vino dengan suara yang lebih keras, bahkan ia membanting benda yang berada di samping nya.

Mereka semua yang berada di dalam ruangan itu langsung keluar menuruti kemauan vino yang seperti nya butuh ketenangan.

Dengan berat hati citra keluar dari ruangan vino, mata nya masi tertuju pada vino yang sama sekali tidak memperhatikan nya.

"Mah, bagaimana ini." tanya citra.

"Kita beri waktu untuk vino memenangkan diri nya dulu sayang." jawab bella.

Dari luar ruangan vino terdengar suara benda yang berjatuhan dan pecah, itu yang membuat mereka semua takut, citra langsung berlari masuk kedalam ruangan vino kembali. Mata nya terteguh saat melihat semua berang sudah berada di lantai.

"Sa..sayang." ucap citra dengan suara yang gemar ketakutan.

"Keluar." teriak vino yang membuat citra tersentak.

"Tidak, aku tidak akan keluar." ucap citra.

"Keluar." teriak vino dengan suara yang lebih meninggi dan dengan tangan nya yang sudah memegang sesuatu untuk di lempar ke citra.

"Lempar, lempar..!! lempar jika itu membuat mu puas." teriak citra.

Tangan vino lemas sekita ia memalingkan wajah nya agar tidak menatap citra tak terasa air mata nya menetes jatuh dari ujung mata nya. Citra berlari memeluk vino dengan erat, ia tidak peduli banyak pecahan kaca yang berada di lantai.

"Aku tidak berguna, aku lumpuh. Aku sudah tidak berguna." ucap vino di selah-selah tangisannya.

"Kamu di mata ku tetap sama, ayah dari anak-anak ku, aku tidak perduli bagaiman kamu, lumpuh tidak nya kamu. Kamu tetap orang yang pertama kali aku kenal dulu, orang yang berhasil mengobrak-abrik hati ku saat pertama kali melihat kamu. Aku sayang kamu, kita jalani bersama, kita lalui bersama demi aku dan demi anak kita." ucap citra.

Vino memeluk citra dengan erat, ia sedikit tenang ketikan mendengar ucapan dari citra. Citra pun mengusap air mata yang berada di wajah vino, ia tidak ingin melihat vino hancur di hadapan nya karena itu membuat hati nya terasa sakit.

"Ingat sayang, dokter bukan tuhan, kita pasti bisa melalui ini semua. Kamu pasti bisa berjalan lagi." ucap citra sambil menatap vino dengan tatapan seduh nya.

"Terimakasih, selalu ada di sisi ku." ucap vino.

"Aku pasti selalu ada di sisi mu." ucap citra dan mendekati bibir vino untuk mencium nya.

Vira dan kevin juga ikut masuk kedalam ruangan itu, mereka berdua tersenyum saat melihat vino yang sudah tidak seperti tadi.

"Lihat lah, ciuman kak citra memang sangat dahsyat." ucap vira.

"Semoga kita bisa seperti mereka berdua, selalu bersama dan selalu setia sehidup semati." ucap kevin.

Author akan merilis ulang visual novel ini dengan tambahan karakter baru.

Terpopuler

Comments

Nurulfajriyah

Nurulfajriyah

haru

2021-06-29

0

Destra Vajrapratama

Destra Vajrapratama

banyak sekali org jahatnya thorr

2021-02-04

0

Nur Aziyah

Nur Aziyah

aksa itu siapa thor???

2021-01-08

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 85
85 Episode 86
86 Episode 87
87 Episode 88
88 Episode 89
89 Episode 90
90 Episode 91
91 Episode 92
92 Episode 93
93 Promo
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Terimakasih.
103 Info
104 Ekstra part 1
105 Pengumuman
106 Pengumuman lanjut
107 Ngidam di malam hari
108 Jatah Kevin dan Vino
109 Meminta Izin
110 Darah
111 Keguguran.
112 Tangis Vira
113 Perubahan Kevin
114 Kevin
115 Berbaikan
116 Lahiran Caitlin
117 Kepergian Vira dan Kevin
118 Rumah baru
119 Makan malam
120 Mark
121 Tatapan yang berbeda.
122 Kiana?
123 Kedatangan Vino
124 Vino pulang.
125 Flashback.
126 Kedatangan Kiana
127 Malam menjijikkan Kevin.
128 Kepergian Vira.
129 Kembali ke rumah.
130 Cerai
131 Benar-benar ingin berpisah.
132 Ingin berlibur
133 Pulau
134 Berpisah untuk selamanya.
135 Kekecewaan Vino.
136 Hamil?
137 Hamil dan pulang.
138 Menikah?
139 Tidak bisa.
140 Bertemu kembali.
141 kedatangan Mark.
142 Tes DNA
143 Bertemu
144 Fakta yang sebenarnya.
145 Kevin tidak bersalah?
146 Hamil.
147 Anak ku
148 Kevin sakit
149 memasak untuk Vira
150 Mark sakit
151 Menikah
152 Tidak bisa menolak
153 Jejak
154 will you marry me?
155 Mencintai berarti harus mengikhlaskan.
156 Pergi untuk melepaskan mu
157 Semua akan bahagia dengan cara mereka sendiri
158 Keseriusan Mark
159 Kepergian ibu Mark.
160 Salah tetap salah
161 Pernikahan
162 Kevin
163 Kebahagiaan
164 Gebetan ku pacar kakak ku
165 Lahiran Vira
166 Jodoh Mark
167 Langsung menikah saja.
168 Pangeran Sinchan dan Putri Cupang.
169 Menikah.
170 Gas lah sudah tanggung
171 Pusaka Mark
172 Musuh
173 Harimau tua
174 Hamil
175 Kuat di ranjang.
176 Berakhir bahagia.
177 promo
178 Pengumuman
179 Godaan sang Pelakor
180 Mampir yuk
Episodes

Updated 180 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 85
85
Episode 86
86
Episode 87
87
Episode 88
88
Episode 89
89
Episode 90
90
Episode 91
91
Episode 92
92
Episode 93
93
Promo
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Terimakasih.
103
Info
104
Ekstra part 1
105
Pengumuman
106
Pengumuman lanjut
107
Ngidam di malam hari
108
Jatah Kevin dan Vino
109
Meminta Izin
110
Darah
111
Keguguran.
112
Tangis Vira
113
Perubahan Kevin
114
Kevin
115
Berbaikan
116
Lahiran Caitlin
117
Kepergian Vira dan Kevin
118
Rumah baru
119
Makan malam
120
Mark
121
Tatapan yang berbeda.
122
Kiana?
123
Kedatangan Vino
124
Vino pulang.
125
Flashback.
126
Kedatangan Kiana
127
Malam menjijikkan Kevin.
128
Kepergian Vira.
129
Kembali ke rumah.
130
Cerai
131
Benar-benar ingin berpisah.
132
Ingin berlibur
133
Pulau
134
Berpisah untuk selamanya.
135
Kekecewaan Vino.
136
Hamil?
137
Hamil dan pulang.
138
Menikah?
139
Tidak bisa.
140
Bertemu kembali.
141
kedatangan Mark.
142
Tes DNA
143
Bertemu
144
Fakta yang sebenarnya.
145
Kevin tidak bersalah?
146
Hamil.
147
Anak ku
148
Kevin sakit
149
memasak untuk Vira
150
Mark sakit
151
Menikah
152
Tidak bisa menolak
153
Jejak
154
will you marry me?
155
Mencintai berarti harus mengikhlaskan.
156
Pergi untuk melepaskan mu
157
Semua akan bahagia dengan cara mereka sendiri
158
Keseriusan Mark
159
Kepergian ibu Mark.
160
Salah tetap salah
161
Pernikahan
162
Kevin
163
Kebahagiaan
164
Gebetan ku pacar kakak ku
165
Lahiran Vira
166
Jodoh Mark
167
Langsung menikah saja.
168
Pangeran Sinchan dan Putri Cupang.
169
Menikah.
170
Gas lah sudah tanggung
171
Pusaka Mark
172
Musuh
173
Harimau tua
174
Hamil
175
Kuat di ranjang.
176
Berakhir bahagia.
177
promo
178
Pengumuman
179
Godaan sang Pelakor
180
Mampir yuk

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!