Serigala & penyerangan

***Dua hari kemudian....***

Hari ini para prajurit sedang mengawasi area tempat mereka berlatih, ingat kan? Jika para taror*s akan menyerang mereka seperti yang dikatakan Axila dua hari yang lalu?

Hari ini, satu truk yang penuh dengan para prajurit terlatih datang ketempat pelatihan di hutan tempat biasa mereka melakukan latihan tahunan.

Mereka akan berperang melawan para pemberontak negara, entah itu langsung menembak mati atau hanya dilukai dengan timah panas yang keluar dari senjata api yang mereka kenakan.

Sedangkan seorang gadis yang mengenakan baju kaos hitam dan celana prajurit sedang mengelus bulu serigala yang akan menjadi miliknya, yah karena setelah ini dia akan membawa serigala itu ke kota, soal surat-surat nya akan dia selesaikan nanti dengan cepat.

Yah, serigala. Karena semalam satu ekor serigala mendatangi tempat mereka setelah seorang gadis selesai bernyanyi. Semalam beberapa orang prajurit sedang berjaga, kemudian Axila yang tak bisa tidur menemui mereka dan disanalah dia bernyanyi setelah selesai permainan yang mereka mainkan agar tak ngantuk.

Serigala yang sedang berburu mangsa mendengar nyanyian Axila dari jarak ya g sangat jauh, karena suara itu dibawa oleh angin sehingga membuat beberapa penghuni rimba mendekati area para prajurit. Salah satunya serigala yang sedang bersama Axila saat ini.

Serigala yang muncul tiba-tiba membuat para prajurit mengangkat senjata mereka lalu mengarahkan pada serigala itu, namun Axila memerintahkan mereka untuk menurunkan senjata mereka tapi tak dilaksanakan oleh para pria gagah itu.

Dengan langkah pelan, Axila mulai mendekati serigala yang sedang menatapnya. Axila mengulurkan tangannya pada serigala itu, dan nampak dia seperti menunduk dan memberikan hormat pada Axila.

"Nona!!"

Pekik mereka dengan keras, membuat beberapa prajurit yang belum terlelap terbangun dengan cepat, dan yang sudah berada dialam mimpi mereka ditarik paksa untuk segera membuka matanya. Salah satunya adalah Putra.

Mata Putra terbelalak saat melihat Axila ya g sedang berhadapan dengan seekor serigala berbulu lebat dan bergigi taring, "Axila!! Axila menjauh, cepat!!" Teriaknya.

Axila tak mempedulikan mereka, dia terus melangkah dan mengelus rambut serigala itu yang nampak sangat tenang dan merasa bahagia. "Dia tak berbahaya, Gege. Dia baik hati." Ujar Axila tenang, dia bahkan tersenyum pada para prajurit terlebih pada Putra yang nampak sangat panik.

Putra tak mendengar ucapan Axila, dia malah berjalan mendekat, membuat serigala itu menatapnya dengan tajam dan serigai ingin menerkam Putra, membuat Putra bergelidik ngeri.

"Jangan, dia kakakku. Tenanglah." Ujar Axila menenangkan Serigala itu, dan semua itu tak pernah luput dari tatapan kagum para prajurit yang sedang menyaksikan mereka.

Serigala itu mulai tenang, dia malah menjilati tangan Axila dan ingin bermain dengan Axila. Sedangkan Putra menatapnya dengan semakin panik, karena merasakan apa yang dirasakan oleh putra saat ini, Axila menatapnya sambil mengayunkan tangannya menyuruh Putra mendekat. "Kemarilah, Gege. Dia jinak dan tak akan menyerangmu"

Mau tak mau Putra melangkah mendekat, dia tak ingin terjadi sesuatu pada Axila juga.

"Apa kau yakin, Lila? Aku takut dia menyerangmu."

"Tidak, Ge. Dia jinak."

Dan kini, semakin yakinlah mereka. Jika Axila adalah seorang agen rahasia yang bekerja dibawah pengawasan negara, karena semua yang dilakukan oleh Axila selama dua hari ini membuat mereka kagum.

Dari latihan menembak, adu kekuatan, latihan fisik. Dan semua latihan yang dilakukan oleh para prajurit dilakukan oleh gadis itu. Semua itu juga dibaritahu oleh Kapten Ronal dan menyaksikan secara langsung bagaimana Axila beraksi saat latihan.

**********

Suara senjata api saling bersahutan sudah terdengar beberapa menit yang lalu, ternyata apa yang dikatakan oleh Axila memang benar. Para musuh negara sudah melakukan apa yang mereka rencanakan selama beberapa bulan, bahkan mungkin saja bertahun-tahun.

'Dorr... Dorr... Dorr'

Suara pekikan dan jeritan kesakitan mulai terdengar, para prajurit bersembunyi dibalik pohon sambil menyerang musuh, ada pula yang bersiap dengan senjata mereka dari jarak jauh. Para penembak jitu selalu memberikan yang terburuk untuk mereka, para pemberontak. Tentu saja yang terburuk, karena menjadi penembak jitu adalah profesi yang sangat dikagumi oleh kebanyakan orang. Salah satunya author, heheheh....

Menjadi penembak jitu haruslah melalui latihan yang sangat melelahkan, mengendalikan senjata dengan sebaik mungkin.

Axila? Dia berada dibarisan paling depan, bersama beberapa prajurit tim elite lainnya, bahkan dia yang mengarahkan apa yang harus mereka lakukan. Tentu saja tak ada bantahan dari mereka, karena apa yang diperintahkan Axila selalu didasari oleh alasan yang kuat.

Mereka bahkan melihat sendiri, bagaimana Axila membuat para pemberontak bertekuk lutut, sangat mengerikan. Ternyata yang datang menyerang tak lebih dari 150 orang, dan prajurit yang sedang berlatih saat ini berjumlah 100 orang, ditambah dengan para bantuan yang berjumlah 20 orang, mereka sudah pasti akan kalah.

Tapi, hal itu tak akan terjadi jika Axila berada disana. Sang Dewi Perang yang memimpin pasukan dan tak pernah ada kata dalam sejarah hidupnya jika dia mengalami kekalahan. Axila itu selalu menang, entah di zaman dulu, ataupun sekarang. Axila.harus selalu menjadi pemenang.

Cara Axila melumpuhkan lawan terlihat sangat keren, dia selalu melayang di udara saat salah satu timah dari pihak musuh hampir mengenainya. Lalu mulai mengembalikan serangan mereka.

"Cihhh...yang datang hanyalah para kecoak menjiji*kan, aku bahkan tak mencium aroma.yang keluar dari tubuh mereka." Ujarnya dengan santai. Ketika peluru hampir habis,.Axila akan mengambilnya dengan cepat......

Terpopuler

Comments

Liani purnafasary☺

Liani purnafasary☺

semoga beruntung klian pra musuh, kerennn aqila kmu hebat

2024-12-09

0

Ayu Dani

Ayu Dani

wow keren

2025-02-09

0

Elok Fauziah

Elok Fauziah

yang (n) nya kurang

2025-01-27

0

lihat semua
Episodes
1 Berpindah Dimensi
2 Ikan Bakar
3 Harta Karun
4 Menangkap Mata-mata
5 Prajurit Cantik
6 Harta Karun Berjalan
7 Mendapat Kakak Baru
8 Serigala & penyerangan
9 Kembali ke Kota
10 Koin Emas
11 Ruang Dimensi Teratai Emas
12 Bertemu Lagi
13 AL/Axila Lian.
14 Bermain Drama
15 Salah Paham
16 Club Malam
17 Pelelangan
18 Pelelangan 2
19 Lee Shin-Young
20 Meninggalkan Mu.
21 Pacar Pura-pura
22 Aku bukan orang yang kalian maksud
23 Menyembuhkan orang lain
24 Aku Harus Pergi
25 Berpisah untuk sementara
26 Kita bertemu lagi, Dokter Robin
27 Kalian saling kenal?
28 Kembali
29 Makan Malam Keluarga
30 Sebagai Agen Rahasia
31 Seoul, Korea Selatan
32 Azka Leon Remanov
33 Mengawasi
34 Pengawal Adikku
35 Siapa kau? Berani sekali membuatku tertarik
36 Visual tokoh
37 Bekerja samalah denganku
38 Respon pertama Shin-Young
39 Moonbin
40 Sadarnya Shin-Young
41 Penyesalan Tuan Lee
42 Kabar Mike
43 Sulit mengatakan Maaf dan Terima kasih
44 Hampir ketahuan
45 Mengambil Alih Hotel
46 Apa itu sungguh kau, Noona?
47 Kantor Polisi
48 Pertemuan kakak beradik
49 Azka yang menggemaskan
50 Menggemaskan
51 Terkejut
52 Chapter 52
53 Makan Siang Bersama
54 Kabar dari Axila
55 Kedatangan Mike
56 Chapter 56
57 Mengusir dengan halus
58 Klitik maut Moonbin
59 Pulang
60 Pertemuan Azka-Levi
61 Ahjussi? Memangnya aku setua itu?
62 Chapter 62
63 Makan malam dengan Levi
64 Tak terima
65 Putus?
66 Keluarga rumah Kost Azka
67 Chapter 67
68 Siapa yang berani menyentuh mu?!
69 Bergerak lebih cepat
70 AKU MEMBENCIMU!
71 Pergi mendadak
72 Kepulangan Axila
73 Note
74 Kepulangan Axila
75 Pagi hari di rumah
76 Rekan kerja baru
77 Menjalankan Tugas
78 Bermain
79 Bermain (2)
80 Bermain (3)
81 Penuh kekaguman
82 Bertemu mantan
83 Saingan Baru
84 Indri
85 Indri (2)
86 Kampus
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Ingatan masa lalu
90 Aku bahagia memiliki kakak sepertimu
91 Caffe
92 Chapter 92
93 Perpisahan
94 Welcome to Indonesia
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Ternyata
98 Bingung
99 Serangan
100 Keputusan
101 Sadar
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Penculikan
105 Penculikan 2
106 Tindakan Axila
107 Monster
108 Kematian Zain
109 Mimpi Azka
110 Kami berbeda, Dia bukan Aku
111 chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 chapter 115
116 Undangan pernikahan Mike
117 Chapter 117
118 Kekacauan di hari pernikahan
119 Pernikahan yang kacau
120 Wedding Party
121 Hari pertama
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Mulai ada rasa
125 Bukan Update
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Axila Pov
132 Chapter 132
133 Kita pacaran?
134 Chapter 134
135 Ketahuan
136 Kencan
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Terbalaskan
141 Sindrom Putri tidur
142 Berkunjung
143 Promo
144 Berkunjung ll
145 Akhir
146 Extra Part
147 NOVEL BARU
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Berpindah Dimensi
2
Ikan Bakar
3
Harta Karun
4
Menangkap Mata-mata
5
Prajurit Cantik
6
Harta Karun Berjalan
7
Mendapat Kakak Baru
8
Serigala & penyerangan
9
Kembali ke Kota
10
Koin Emas
11
Ruang Dimensi Teratai Emas
12
Bertemu Lagi
13
AL/Axila Lian.
14
Bermain Drama
15
Salah Paham
16
Club Malam
17
Pelelangan
18
Pelelangan 2
19
Lee Shin-Young
20
Meninggalkan Mu.
21
Pacar Pura-pura
22
Aku bukan orang yang kalian maksud
23
Menyembuhkan orang lain
24
Aku Harus Pergi
25
Berpisah untuk sementara
26
Kita bertemu lagi, Dokter Robin
27
Kalian saling kenal?
28
Kembali
29
Makan Malam Keluarga
30
Sebagai Agen Rahasia
31
Seoul, Korea Selatan
32
Azka Leon Remanov
33
Mengawasi
34
Pengawal Adikku
35
Siapa kau? Berani sekali membuatku tertarik
36
Visual tokoh
37
Bekerja samalah denganku
38
Respon pertama Shin-Young
39
Moonbin
40
Sadarnya Shin-Young
41
Penyesalan Tuan Lee
42
Kabar Mike
43
Sulit mengatakan Maaf dan Terima kasih
44
Hampir ketahuan
45
Mengambil Alih Hotel
46
Apa itu sungguh kau, Noona?
47
Kantor Polisi
48
Pertemuan kakak beradik
49
Azka yang menggemaskan
50
Menggemaskan
51
Terkejut
52
Chapter 52
53
Makan Siang Bersama
54
Kabar dari Axila
55
Kedatangan Mike
56
Chapter 56
57
Mengusir dengan halus
58
Klitik maut Moonbin
59
Pulang
60
Pertemuan Azka-Levi
61
Ahjussi? Memangnya aku setua itu?
62
Chapter 62
63
Makan malam dengan Levi
64
Tak terima
65
Putus?
66
Keluarga rumah Kost Azka
67
Chapter 67
68
Siapa yang berani menyentuh mu?!
69
Bergerak lebih cepat
70
AKU MEMBENCIMU!
71
Pergi mendadak
72
Kepulangan Axila
73
Note
74
Kepulangan Axila
75
Pagi hari di rumah
76
Rekan kerja baru
77
Menjalankan Tugas
78
Bermain
79
Bermain (2)
80
Bermain (3)
81
Penuh kekaguman
82
Bertemu mantan
83
Saingan Baru
84
Indri
85
Indri (2)
86
Kampus
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Ingatan masa lalu
90
Aku bahagia memiliki kakak sepertimu
91
Caffe
92
Chapter 92
93
Perpisahan
94
Welcome to Indonesia
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Ternyata
98
Bingung
99
Serangan
100
Keputusan
101
Sadar
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Penculikan
105
Penculikan 2
106
Tindakan Axila
107
Monster
108
Kematian Zain
109
Mimpi Azka
110
Kami berbeda, Dia bukan Aku
111
chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
chapter 115
116
Undangan pernikahan Mike
117
Chapter 117
118
Kekacauan di hari pernikahan
119
Pernikahan yang kacau
120
Wedding Party
121
Hari pertama
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Mulai ada rasa
125
Bukan Update
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Axila Pov
132
Chapter 132
133
Kita pacaran?
134
Chapter 134
135
Ketahuan
136
Kencan
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Terbalaskan
141
Sindrom Putri tidur
142
Berkunjung
143
Promo
144
Berkunjung ll
145
Akhir
146
Extra Part
147
NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!