Bermain Drama

Perlahan tapi pasti, langkah kaki seorang gadis mendekat kearah para prajurit yang sedang berlatih.

Dia mengambil satu revolver dan berjalan ke area pelatihan.

"Dorr..."

"Dorr..."

"Dorr...."

Suara pistol terus saja berbunyi diarea pelatihan para prajurit.

"Cukup latihan hari ini!" Pekik seorang pria dengan suara bariton miliknya dari kejauhan.

Axila menghentikan aktivitas nya yang mengasikkan, lalu menatap pria itu dari kejauhan. Segera Axila menyimpan kembali revolver itu pada tempatnya, lalu berjalan meninggalkan area pelatihan. Dia malas menghadapi pria yabg sedang menatapnya itu, siapa lagi jika bukan Jendral Michael, Ayah dari kakak angkatnya.

"Aku ijin sebentar, aku mau mencari apertemen untukku hari ini." Ujar Axila pada Jendral Michael, tanpa mau mendengarkan persetujuan dari atasannya itu.

"Kau tak ingin tinggal di rumah, Lian?" Tanya Michael dengan lembut, rumahnya cukup besar jika Axila ingin tinggal bersama mereka. Bahkan sangat besar, luas dan mewah.

"Tidak, terima kasih. Aku akan tinggal sendiri, Jendral." Balas Axila.

"Tapi bunda ingin kau tinggal di rumah, Lian."

"Jangan memaksa atau kau tak akan pernah melihatku lagi, Papa." Balas Axila dengan malas.

Michael diam, dia tak akan pernah bisa memaksakan kehendaknya pada putri angkatnya itu. Meski yang dia tahu Axila adalah seorang agen rahasia, namun dia juga mempunyai kasih sayang pada Axila, apa lagi umur Axila yang masih sangat muda itu.

"Aku akan menginap beberapa hari di rumah, sisanya aku tinggal sendirian." Ujar Axila setelah membaca pikiran Michael yang merasa sedih.

"Kau serius?" Tanya Michael, dia tak ingin membuat Axila jadi merasa tak nyaman saat bersama mereka.

"Hmmt.."

"Syukurlah, jika begitu papa akan setuju." Ujar Michael dengan perasaan senang.

Axila berjalan meninggalkan Michael yang menatapnya, berjalan kembali ke asrama dan membersihkan tubuhnya.

******

Kini Axila sudah berada diparkiran perusahaan Anggara Company, Axila melepas pengait helm lalu membuka helmnya, lalu merapikan rambutnya yang berantakan dengan jemarinya yang lentik.

Axila mengenakan baju kaos putih, dipadukan dengan jaket berbahan levis, dan celana jeans hitam sobek-sobek, terakhir sepatu kets putih bermerek yang dibelikan Putra beberapa hari yang lalu.

Langkah kaki nya memasuki pintu dan berjalan kearah loby, mendekati resepsionis dan menanyakan sesuatu.

"Apa tuan Mike nya ada ditempat?" Tanya Axila.

Resepsionis wanita itu menatap Axila dari atas sampai kebawah, lalu ke.balu lagi keatas. "Ada perlu apa nona mencari Tuan muda?" Tanyanya dengan sombongnya.

"Kau hanya perlu menjawab, apa dia ada ditempat atau tidak. Itu saja." Balas Axila dingin, jika bukan karena Putra ya g menyuruhnya datang kesini, dia juga tak mau. Hanya saja, Axila membutuhkan seseorang untuk membantunya mencari apertemen sesuai keinginannya, dan Putra menyarankan agar Axia datang ke perusahaan ini.

"Apa nona sudah membuat janji?" Tanya Resepsionis itu lagi.

Axila menggeleng, "bukan aku, tapi kakakku." Balas lalu berjalan kearah lift, memasukinya dan mulai memencet tombol kelantai paling atas.

**Sedangkan di ruang Presiden Direktur**

Mike jengah melihat seorang wanita muda yang berada dihadapannya, sudah berkali-kali ditolak, namun selalu saja kembali.

"Stop, Helena! Sudah cukup!" Bentak Mike pada wanita dihadapannya, wanita ya g saat ini sedang duduk berhadapan dengan dirinya menggunakan pakaian seksi, bahkan kedua gunung kembarnya hampir saja keluar dari dress yang dia gunakan.

"Mengapa? Apa aku kurang seksi? Aku kurang cantik? Apa kekurangan ku?" Balasnya dengan suara manja. Dia terus saja berjalan mendekati Mike.

Axila baru saja keluar dari lift, berjalan kearah ruangan Presdir. Setiap orang yang melihatnya akan merasa takjub dengan kecantikan wajahnya yang sangat natural. Ada juga yang mengejeknya karena pakaian yang melekat pada tubuhnya seperti seorang wanita nakal.

Jack yang saat itu akan pergi ke toilet melihat Axila yang berjalan mendekat, dia tahu siapa gadis itu. Gadis yang berada di kendaraan militer satu Minggu yang lalu, dan juga tahu jika gadis itu akan bertemu dengan tuannya untuk membicarakan tentang apertemen yang ingin gadis itu beli.

"Selamat datang, Nona Axila. Daya Jack Dany, anda bisa memanggil saya Jack. Saya adalah Asisten tuan Mike." Ujar Jack memperkenalkan diri dan diangguki oleh Axila.

"Selesaikan urusanmu, jika tak ingin sakit." Balas Axila, dia tahu jika Jack mau ke toilet, ada panggilan alam yang harus dia selesaikan.

"Terimakasih, Nona. Tuan muda sedang berada di ruangannya, Saya permisi sebentar." Ucap Jack dan berlalu meninggalkan

Axila menataap Jack yang berjalan tergesa-gesa ketoilet, lalu menatap pintu yabg berada lima meter didepannya.

Kaki Axila kembali melangkah dan mendekat, sebelum dia mendorong pintu kaca itu, dia mendengar suara yang samar-samar. Axila mencoba untuk membaca pikiran orang yang berada didalam sana.

Axila menggeleng kepalanya saat mendengar suara pikiran seorang wanita yabg mengatakan, "Jika aku berhasil menggodamu, kau dan seluruh hartamu juga akan jatuh ke tangan ku. Aku tak boleh gagal lagi kali ini."

Sedangkan pria yang digodanya sedang mengumpat, "untuk apa wanita menjijikkan ini kembali lagi, aku sudah muak dengannya."

Axila terkekeh sebentar sebelum dia mempunyai ide yang cemerlang.

Axila mengubah wajah dinginnya menjadi sedikit ceria, lalu mendorong pintu dengan sedikit kasar sehingga pintu terbuka dengan lebar.

"Darling, i'm back..." Ujar Axila dengan ceria.

Dua orang berbeda jenis kelamin itu menatap Axila yang berada diambang pintu, wanita bernama Helena itu segera menjauhkan tubuhnya yang menempel dari Mike, lalu menatap Axila sinis.

"Siapa kau? Lancang sekali masuk keruangan ini?!" Ujarnya dengan sinis.

Axila mengangkat kedua bahunya acuh dan berjalan kearah Mike, sedangkan Mike.

Jantungnya berdegup kencang melihat gadis yang selalu berada dalam pikirannya beberapa hari ini tiba-tiba muncul dihadapannya.

Tubuhnya terasa kaku saat tiba-tiba gadis itu sudah duduk dipangkuan nya.

"Aku menangkap basah kau berselingkuh dariku, Bebe."

'Deggg..'

Tatapan mata Axila bagikan samurai yang menusuk, jantungnya berdegup kencang saat mendengar kata yang baru saja Axila ucapkan. Ada rasa takut dan senang diwaktu yang bersamaan.

"A..aku" bibir Mike keluh, entah mengapa tiba-tiba dia tak bisa berbicara dengan lancar saat ini.

Axila mendekatkan wajahnya pada Mike, lalu berbisik tepat ditelinga Mike.

"Ayo bermain drama."

Mike menatap wajah Axila dengan bingung, dia mengerti. Ternyata Axila sedang berakting, "kau salah paham, Honey. Aku tak menduakan mu." Ujar Mike lembut.

"Namun aku melihat sendiri, bagaimana kau bermesraan dengannya, Bebe." Balas Axila sambil menatap Helena dengan tatapan sinis.

"Siapa kau, huhh? Beraninya merebut tunangan ku!" Ujar Helena dengan geram, bagaimana tidak? Pria yang dia incar ternyata mempunyai wanita lain.

"Aku?" Tanya Axila sambil menunjuk kearah dirinya sendiri, lalu merangkul leher Mike dan bergelut manja disana. "aku kekasihnya, bukankah begitu, Bebe?" Ujar Axila pada Mike.

Mike merangkul pinggang Axila, lalu mengecup puncak kepala Axila mesra. "Tentu saja, kau adalah kekasih hatiku. Gadis kesayangan dan tercintaku."

Helena yang melihat kemesraan itu menjadi geram, tangannya mengepal kuat. "Beraninya kau!"

"Apa?!" Tanya Axila pada Helena, "ingin memberitahu pada calon mertuaku? Silahkan saja, aku rasa. Aku lah yang akan dia pilih dari pada wanita manja seperti mu. Kau bahkan tak bisa menjaga dirimu untuk calon suamimu nanti. Entah bagaimana reaksi nya saat mengetahui, kau bukanlah seorang gadis lagi." Ujar Axila pedas.

Mike menatap Axila dengan kagum, dia bahkan tak tahu akan hal ini.

"Jangan menatapku begitu, Bebe. Kau membuatku malu." Tatapan Axila seperti kucing yang sangat manis saat ini.

"Ak...aku.."

"Bebe, sebaiknya kau suruh dia pergi dari sini. Aku mual melihat wajahnya disini. Ini permintaan calon anakmu, Bebe." Axila benar-benar sangat pandai berakting, dia bahkan sedang mengelus perutnya yabg rata dan langsing itu.

"Apa?!" Pekik Helena.

Bukan hanya Helena saja yang terkejut, tapi Jack yang baru saja datang juga ikut terkejut mendengar ucapan Axila barusan. Mike? Jangan tanya lagi. Jantungnya bahkan berdegup semakin kencang, dia tak bisa mengontrol detak jantungnya saat ini.

"No.. nona, kau..."

"Oh, kak Jack. Syukurlah kau disini, tolong bawa wanita itu keluar dari sini, aku mual melihat wajahnya." Ujar Axila lagi.

Mendengar permintaan Axila untuk kedua kalinya, Mike pun angkat suara.

"Bawa wanita itu keluar dari sini, Jack. Jangan biarkan dia menginjakkan kakinya di kantor ini lagi!" Perintah Mike.

Jack segera mendekat, dia menyeret Helena yang masih dalam keadaan terkejut keluar dari sana. Dia bahkan membawa wanita itu sampai luar dari Perusahaan, lalu menyuruh security untuk tak pernah mengijinkan Helena masuk kedalam perusahaan.

Ketika Jack dan Helena sudah tak nampak batang hidungnya, Axila segera bangkit dari pangkuan Mike.

"Maaf atas ketidak sopanan ku yang barusan terjadi." Ujar Axila.

Terpopuler

Comments

Land19

Land19

dasar , rupanya kau pandai berakting ye


good job

2024-12-12

0

Elok Fauziah

Elok Fauziah

Daya ➡️ Saya ✌🏻

2025-01-28

0

an-nuur H💞

an-nuur H💞

aku ngakak thor🤣🤣

2024-10-04

0

lihat semua
Episodes
1 Berpindah Dimensi
2 Ikan Bakar
3 Harta Karun
4 Menangkap Mata-mata
5 Prajurit Cantik
6 Harta Karun Berjalan
7 Mendapat Kakak Baru
8 Serigala & penyerangan
9 Kembali ke Kota
10 Koin Emas
11 Ruang Dimensi Teratai Emas
12 Bertemu Lagi
13 AL/Axila Lian.
14 Bermain Drama
15 Salah Paham
16 Club Malam
17 Pelelangan
18 Pelelangan 2
19 Lee Shin-Young
20 Meninggalkan Mu.
21 Pacar Pura-pura
22 Aku bukan orang yang kalian maksud
23 Menyembuhkan orang lain
24 Aku Harus Pergi
25 Berpisah untuk sementara
26 Kita bertemu lagi, Dokter Robin
27 Kalian saling kenal?
28 Kembali
29 Makan Malam Keluarga
30 Sebagai Agen Rahasia
31 Seoul, Korea Selatan
32 Azka Leon Remanov
33 Mengawasi
34 Pengawal Adikku
35 Siapa kau? Berani sekali membuatku tertarik
36 Visual tokoh
37 Bekerja samalah denganku
38 Respon pertama Shin-Young
39 Moonbin
40 Sadarnya Shin-Young
41 Penyesalan Tuan Lee
42 Kabar Mike
43 Sulit mengatakan Maaf dan Terima kasih
44 Hampir ketahuan
45 Mengambil Alih Hotel
46 Apa itu sungguh kau, Noona?
47 Kantor Polisi
48 Pertemuan kakak beradik
49 Azka yang menggemaskan
50 Menggemaskan
51 Terkejut
52 Chapter 52
53 Makan Siang Bersama
54 Kabar dari Axila
55 Kedatangan Mike
56 Chapter 56
57 Mengusir dengan halus
58 Klitik maut Moonbin
59 Pulang
60 Pertemuan Azka-Levi
61 Ahjussi? Memangnya aku setua itu?
62 Chapter 62
63 Makan malam dengan Levi
64 Tak terima
65 Putus?
66 Keluarga rumah Kost Azka
67 Chapter 67
68 Siapa yang berani menyentuh mu?!
69 Bergerak lebih cepat
70 AKU MEMBENCIMU!
71 Pergi mendadak
72 Kepulangan Axila
73 Note
74 Kepulangan Axila
75 Pagi hari di rumah
76 Rekan kerja baru
77 Menjalankan Tugas
78 Bermain
79 Bermain (2)
80 Bermain (3)
81 Penuh kekaguman
82 Bertemu mantan
83 Saingan Baru
84 Indri
85 Indri (2)
86 Kampus
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Ingatan masa lalu
90 Aku bahagia memiliki kakak sepertimu
91 Caffe
92 Chapter 92
93 Perpisahan
94 Welcome to Indonesia
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Ternyata
98 Bingung
99 Serangan
100 Keputusan
101 Sadar
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Penculikan
105 Penculikan 2
106 Tindakan Axila
107 Monster
108 Kematian Zain
109 Mimpi Azka
110 Kami berbeda, Dia bukan Aku
111 chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 chapter 115
116 Undangan pernikahan Mike
117 Chapter 117
118 Kekacauan di hari pernikahan
119 Pernikahan yang kacau
120 Wedding Party
121 Hari pertama
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Mulai ada rasa
125 Bukan Update
126 Chapter 126
127 Chapter 127
128 Chapter 128
129 Chapter 129
130 Chapter 130
131 Axila Pov
132 Chapter 132
133 Kita pacaran?
134 Chapter 134
135 Ketahuan
136 Kencan
137 Chapter 137
138 Chapter 138
139 Chapter 139
140 Terbalaskan
141 Sindrom Putri tidur
142 Berkunjung
143 Promo
144 Berkunjung ll
145 Akhir
146 Extra Part
147 NOVEL BARU
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Berpindah Dimensi
2
Ikan Bakar
3
Harta Karun
4
Menangkap Mata-mata
5
Prajurit Cantik
6
Harta Karun Berjalan
7
Mendapat Kakak Baru
8
Serigala & penyerangan
9
Kembali ke Kota
10
Koin Emas
11
Ruang Dimensi Teratai Emas
12
Bertemu Lagi
13
AL/Axila Lian.
14
Bermain Drama
15
Salah Paham
16
Club Malam
17
Pelelangan
18
Pelelangan 2
19
Lee Shin-Young
20
Meninggalkan Mu.
21
Pacar Pura-pura
22
Aku bukan orang yang kalian maksud
23
Menyembuhkan orang lain
24
Aku Harus Pergi
25
Berpisah untuk sementara
26
Kita bertemu lagi, Dokter Robin
27
Kalian saling kenal?
28
Kembali
29
Makan Malam Keluarga
30
Sebagai Agen Rahasia
31
Seoul, Korea Selatan
32
Azka Leon Remanov
33
Mengawasi
34
Pengawal Adikku
35
Siapa kau? Berani sekali membuatku tertarik
36
Visual tokoh
37
Bekerja samalah denganku
38
Respon pertama Shin-Young
39
Moonbin
40
Sadarnya Shin-Young
41
Penyesalan Tuan Lee
42
Kabar Mike
43
Sulit mengatakan Maaf dan Terima kasih
44
Hampir ketahuan
45
Mengambil Alih Hotel
46
Apa itu sungguh kau, Noona?
47
Kantor Polisi
48
Pertemuan kakak beradik
49
Azka yang menggemaskan
50
Menggemaskan
51
Terkejut
52
Chapter 52
53
Makan Siang Bersama
54
Kabar dari Axila
55
Kedatangan Mike
56
Chapter 56
57
Mengusir dengan halus
58
Klitik maut Moonbin
59
Pulang
60
Pertemuan Azka-Levi
61
Ahjussi? Memangnya aku setua itu?
62
Chapter 62
63
Makan malam dengan Levi
64
Tak terima
65
Putus?
66
Keluarga rumah Kost Azka
67
Chapter 67
68
Siapa yang berani menyentuh mu?!
69
Bergerak lebih cepat
70
AKU MEMBENCIMU!
71
Pergi mendadak
72
Kepulangan Axila
73
Note
74
Kepulangan Axila
75
Pagi hari di rumah
76
Rekan kerja baru
77
Menjalankan Tugas
78
Bermain
79
Bermain (2)
80
Bermain (3)
81
Penuh kekaguman
82
Bertemu mantan
83
Saingan Baru
84
Indri
85
Indri (2)
86
Kampus
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Ingatan masa lalu
90
Aku bahagia memiliki kakak sepertimu
91
Caffe
92
Chapter 92
93
Perpisahan
94
Welcome to Indonesia
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Ternyata
98
Bingung
99
Serangan
100
Keputusan
101
Sadar
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Penculikan
105
Penculikan 2
106
Tindakan Axila
107
Monster
108
Kematian Zain
109
Mimpi Azka
110
Kami berbeda, Dia bukan Aku
111
chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
chapter 115
116
Undangan pernikahan Mike
117
Chapter 117
118
Kekacauan di hari pernikahan
119
Pernikahan yang kacau
120
Wedding Party
121
Hari pertama
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Mulai ada rasa
125
Bukan Update
126
Chapter 126
127
Chapter 127
128
Chapter 128
129
Chapter 129
130
Chapter 130
131
Axila Pov
132
Chapter 132
133
Kita pacaran?
134
Chapter 134
135
Ketahuan
136
Kencan
137
Chapter 137
138
Chapter 138
139
Chapter 139
140
Terbalaskan
141
Sindrom Putri tidur
142
Berkunjung
143
Promo
144
Berkunjung ll
145
Akhir
146
Extra Part
147
NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!