Setelah mendapatkan semua gaun dan jas untuk resepsi, Mama dan Alina pun memilih baju untuk dipakai di akad nikah
"Ma, apa Mama sudah pilih baju untuk akad nikahnya?"
"Belum sayang, kamu mau pakai apa?"
"Apa boleh aku yang pilih baju sendiri?"
"Boleh banget, ini kan pernikahanmu, kamu mau pakai baju yang mana?" tanya Mama antusias
Alina pun memilih baju untuk dipakai saat akad nikah, semua bajunya bagus bagus sehingga dia bingung sendiri. "Ma semuanya bagus bagus deh, aku jadi bingung"
Mama tersenyum, "Coba kamu kerucutkan kalau begitu biar ga bingung"
"Aku suka yang ini Ma" Alina memilih tiga kebaya berwarna putih
"Coba kamu liat liat dulu, diantara tiga kebaya itu kamu paling suka yang mana?"
"Hmm,, yang mana ya? Kayanya ini kebaya yang paling manis deh Ma kalau dipakai" tunjuk Alina
"Oke, kita pilih yang itu aja"
Mama pun meminta manager butik itu untuk menyiapkan pilihan baju yang akan dipakai Raffa. Sambil menunggu, Mama memilih kebaya berwarna peach yang disesuaikan dengan baju Papa. Alina juga memilih baju untuk dipakai keluarganya
"Bu, ini pilihan baju baju yang akan dipakai calon pengantin"
"Yang mana yang bagus Lin?"
"Hmm, aku suka yang tengah Ma" Alina memilih baju yang tengah diantara lima pilihan baju
"Selera kamu bagus Lin, Mama suka" puji Mama
"Makasih Ma" Alina tersenyum sambil tersipu malu
Setelah semuanya dapat, Mama mengajak Alina pergi ke kafe. Setelah sampai di kafe, Mama memberitahukan Alina bahwa asisten Raffa akan datang untuk mengurus surat surat pernikahan mereka
"Lin,, kamu mau pesan apa?" Mama mulai melihat lihat menu yang ada di kafe itu
"Aku mau pesen oreo cheese crepes cake aja Ma"
"Minumnya apa?"
"Hmm.. apa ya.. mau fresh kiwi lemonade, biar seger" Alina tersenyum riang sambil memamerkan gigi putihnya
"Kalau gitu Mama pesan smoke beef pancake sama caffee latte aja"
Mama pun memanggil pegawa kafe dan memesan menu untuk Alina dan dirinya. Setelahnya mereka pun mengobrol ringan sambil menunggu asisten Raffa
"Ma, apa mas Raffa saat ini bekerja di perusahaan Hadibrata?"
"Dia sebelum kecelakaan adalah pekerja keras, dia sangat rajin untuk bekerja dan menjadi problem solver dari setiap masalah, waktu itu perusahaan melejit banget saat Raffa yang pimpin. Tapi setelah kejadian nahas itu, Raffa sama sekali ga berminat untuk bekerja lagi, sebelum kenal sama kamu sehari hari dia cuma termenung memikirkan masa lalunya tapi tidak punya semangat untuk sembuh dan melanjutkan hidup" ucap Mama sedih
"Apa mas Raffa sangat mencintai Neysha Ma?"
"Neysha adalah cinta pertama Raffa, mereka kenal dari kuliah, setelah lulus kuliah mereka mulai pacaran dan sebelum kecelakaan itu terjadi mereka sudah bertunangan dan berencana untuk menikah tahun ini"
Alina langsung murung begitu mendengar penjelasan Mama. Hal itu sangat jelas terpancar di wajahnya. Mama yang melihat reaksi Alina langsung menghiburnya sambil memegang tangannya
"Kamu jangan khawatir Lin, Mama yakin kamu bisa membuat Raffa mencintai kamu seutuhnya, Mama sangat yakin itu, Mama percaya kalau kamu bisa melakukan itu Lin"
"Makasih Ma" Alina tersenyum tapi dia masih sangat ragu apakah ia akan berhasil membuat Raffa jatuh cinta padanya
"Lin, kamu tau waktu kita pertama kali ketemu Mama sudah ada feeling seperti itu, feeling tentang hubungan kalian.. Mama sudah mengetahui bahwa Raffa akan tertarik padamu karena selain kamu itu cantik, kamu juga sangat menyenangkan. Dan setelah Mama kenal kamu lebih dalam lagi, kamu juga selalu punya cara untuk membuat Raffa menyetujui permintaan kamu"
"Masa sih Ma?" Tiba tiba Alina bersemangat mendengar perkataan Mama
"Kamu tau, Mama dan Papa sudah berulang kali untuk meminta Raffa memperbaiki penampilannya. Dan kamu, baru beberapa saat kenal sama dia langsung bisa merubah penampilannya yang sangat tak terurus itu"
"Dan yang lebih bagus lagi, dia sekarang bersedia menikah dengan kamu padahal Mama dan Papa selama ini sudah mencarikan dia pacar, dan calon calon yang kami pilih tidak kalah cantik dari Neysha" Mama melanjutkan perkataannya
"Hmm sejujurnya, mas Raffa setuju untuk menikah denganku karena dia ingin melupakan Neysha Ma"
"Mama rasa saat ini sudah waktunya Raffa untuk melupakan masa lalu yang buruk dan melanjutkan hidupnya denganmu Lin"
"Permisi Nyonya" Seketika Mama dan Alina menoleh ke sumber suara
"Eh Adrian, kamu sudah datang"
Alina terkejut begitu melihat pria yang menghampiri mereka. "Adrian?"
"Alina? Kamu.. calon istri mas Raffa?"
"Iya, wah sudah lama banget kita ga ketemu ya" Alina berjabat tangan dengan Adrian
"Kalian sudah saling mengenal?"
"Iya Ma, kami itu teman kuliah"
"Oh ya ampun, dunia ini sempit banget ya" Mama tertawa renyah
"Gimana kabar kamu Dri?"
"Baik Lin, kamu sendiri gimana? Aku beneran ga nyangka kalau kamu akan menikah dengan mas Raffa, aku tahu Alina adalah calonnya tapi aku ga nyangka itu kamu"
Alina pun tersenyum, dia senang Adrian yang menjadi asisten Raffa, dia bisa menggali info lebih dalam lagi tentang Raffa
"Dri kamu mau pesen apa?"
" Makasih Nyonya, saya sudah makan tadi"
"Kamu ga mau pesan minum?"
"Boleh Nyonya, apa Nyonya ada tambahan pesanan lagi?"
"Ga ada Dri"
"Kamu gimana Lin?"
"Aku juga ga ada Dri"
Adrian pun berdiri dan menghampiri pegawai disana untuk memesan minuman. "Lin, gimana kabar keluarga kamu? Mereka masih di Surabaya apa disini?"
"Mereka masih di Surabaya Dri, sekarang aku cuma punya nenek dan Syakila aja, kedua orang tuaku sudah meninggal karena kecelakaan"
"Maaf Lin, aku ga tau"
"Gapapa Dri, kita kan juga udah lama banget ga ketemu"
"Kamu berarti sekitar 4 tahunan bareng terus ya Dri sama Alina?"
"Iya Nyonya, dari awal sampai akhir kami bareng terus"
"Iya Ma, kami emang temen main bareng, ada beberapa temen juga, ah aku jadi kangen sama mereka, kamu pernah ketemu mereka lagi Dri?"
"Aku ketemu Nita setiap hari"
"Nita juga kerja di perusahaan Hadibrata?"
Adrian menggeleng dan melanjutkan, "Aku ketemu dia di rumah Lin"
"Maksud kamu?"
"Aku sudah menikah dengan Nita"
"Waaaaaaahh selamat, akhirnya Dri.. Dari dulu kan kamu sayang banget sama dia, aku seneng deh" Alina tersenyum bahagia
"Iya aku juga ga nyangka kalau dia akhirnya luluh juga sama aku, kamu tau sendiri Nita itu fans cowonya banyak banget"
"Jodoh kan emang ga kemana Dri"
"Iya kaya kamu dan mas Raffa, ga pernah kedengeran kabarnya tiba tiba nikah aja"
Tak lama makanan dan minuman yang mereka pesan datang, mereka bertiga mengobrol ringan sambil menghabiskan pesanan mereka
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 171 Episodes
Comments
Athaya Taya
*i
2023-01-21
0
Akbar
makin seru thor lnjut dong
2020-12-17
2