Belajar Mencintai Raffa

Setelah kembali ke kostannya, dia memikirkan keluarga Hadibrata, bagaimana bisa Raffa sekasar itu kepada orang tuanya sendiri? Dia kesel kepada Raffa yang menyia nyiakan perhatian kedua orang tuanya sementara Alina sangat merindukan ayah dan ibunya tetapi dia tidak bisa bertemu lagi oleh ayah dan ibunya

"Andai saja aku masih nemiliki orang tua, aku akan sangat bahagia karena mendapat perhatian mereka. Ah apa yang aku pikirkan, aku ga mau ayah dan ibu bersedih karena melihatku seperti ini" Alina menepuk nepuk wajahnya dengan kedua tangannya.

"Ayah, ibu aku rindu kalian" Alina pun tak kuasa menahan tangisnya. "Aku harus semangat, semua ini aku lakukan juga demi mereka, aku ga akan menyia nyiakan permintaan terakhir mereka yang memintaku untuk menjaga nenek dan juga Syakila" Alina menyemangati dirinya sendiri, dia mengepalkan kedua tangannya dan menaruhnya di depan dadanya

"Aku harus menolong kekuarga Hadibrata, biar bagaimana pun mereka sudah baik sekali kepadaku, nenek dan juga kila. Apa yang harus aku lakukan agar mas Raffa mau menikah denganku? Aku saja belum melihat wajahnya, tadi aku baru melihat dirinya dari belakang saja. Aku harus berhasil membuat dia melihatku terlebih dahulu baru aku akan memikirkan cara lagi agar dia bersedia menerimaku"

Disisi lain, Raffa masih bad mood. Dia sangat kesal dengan kehadiran Alina. Dia tidak mengerti mengapa kedua orang tuanya mengharapkan dia untuk menikahi orang yang tidak dikenalnya. Raffa kembali mengurung diri di kamarnya, dia tetap tidak mau makan

...

Keesokan harinya, Alina siap siap menuju rumah keluarga Hadibrata, tak lupa ia menyantap sarapannya terlebih dahulu. "Aku harus kuat dan bisa menghadapi Mas Raffa" gumamnya

Setelah selesai sarapan, dia mandi dan berdandan senatural mungkin. Di halaman kostannya, driver dari keluarga Hadibrata sudah menunggunya

"Pagi mas Kus" sapa Alina

"Pagi mba" mas Kus membukakan pintu untuk Alina

Selama di perjalanan, Alina pun memikirkan cara agar Raffa mau bertemu dengannya. Tak lama kemudian mereka sampai di rumah keluarga Hadibrata

"Pagi mba Alina, tadi ibu berpesan kalau mba sudah datang tunggu saja dulu karena Ibu dan Bapak sedang keluar sebentar"

"Baiklah, apa boleh aku tunggu di taman?"

"Silakan mba" Bu Dar ingin mengantar Alina tapi Alina menolaknya, dia tidak ingin merepotkan siapa pun dirumah itu

Alina berjalan menuju taman dan juga kolam renang, dia menyapa semua orang yang berpapasan dengannya. Semua asisten rumah tangga disana sangat menyukai kehadiran Alina yang ramah dan sopan

Alina berhenti di sudut taman. Dia memandangi bunga anggrek. Di sekelilingnya sudah tidak ada orang lain. Ketika dia asyik memandangi bunga anggrek yang telah mekar dengan sempurna, seketika itu dia terkaget karena mendengar suara orang berdeham

"Ehem.. ehem"

Alina terperanjat dan ingin berbalik badan, tetapi langkahnya gontai sehingga dia terjatuh ke tanah.

"Aawww.." Alina mencoba berdiri dan membersihkan pakaiannya. Dia mencoba untuk melihat ke depan. Matanya langsung melotot ketika Raffa sudah menatapnya dengan tajam

"Hai Mas Raffa" Alina gugup karena pertama kalinya melihat wajah calon suaminya itu

"Ngapain kamu kesini lagi? Apa belum cukup kamu membuatku kesal dengan kehadiranmu dirumah ini?"

Alina menghela napas. Dia mengumpulkan keberanian untuk menjawab Raffa yang berteriak teriak padanya

"Mas Raffa.. Mas Raffa tenang dulu ya, aku kesini diminta sama Mama Kirana"

"Beraninya kamu menyebut mamaku dengan sebutan Mama, kamu pikir siapa dirimu?"

"Aku ini kan calon istrimu, lagian Mama Kirana sendiri yang minta, bukan aku yang minta ko, beneran deh" Alina sudah mulai menguasai keadaan, dia tidak mau kalah dengan Raffa

"Katakan padaku, apa sebenarnya maksudmu datang ke keluarga kami? Kamu hanya mengincar harta keluargaku saja kan? Jawab" Raffa semakin emosi melihat Alina, nada bicaranya makin tinggi dari yang pertama tadi

"Iya,, aku menginginkan uang Papa, aku menginginkan uang itu untuk biaya pengobatan nenekku dan biaya kuliah adikku, sebagai gantinya orang tuamu memintaku untuk menikah denganmu"

"Beraninya kau berkata seperti itu padaku,aku sudah tau dari awal kalau kau hanya menginginkan harta keluargaku saja"

"Aku hanya menginginkan hal itu saja, bukan untukku semata tapi untuk keluargaku juga, aku ga akan meminta lebih dari itu, mas Raffa tenang aja aku akan menjadi istri yang baik untukmu"

"Aku ga mau nikah dengan cewek matre sepertimu"

"Huft.. aku bukan cewek matre mas, aku sudah bilang tadi kalau aku cuma butuh uang untuk pengobatan neneku dan biaya kuliah adikku, itu saja, ga lebih"

"Tetap saja dimataku kamu itu cewek matre. Kamu hanya mengambil keuntungan semata. Parahnya kamu memanfaatkan aku yang seperti ini"

Alina memutar bola matanya, dia gregetan dengan jawaban Raffa. "Terserah mas mau bilang apa ke aku, aku ga akan keberatan, yang jelas aku mau belajar untuk mencintai mas Raffa" Alina tersenyum tulus pada Raffa

Hal ini membuat Raffa semakin kesal padanya. Kesal karena kedua orangtuanya menjodohkan dia dengan wanita seperti itu. Raffa pun memutar kursi rodanya dan berniat untuk meninggalkan Alina seorang diri. Alina yang menyadari hal itu, langsung berjalan menuju Raffa dan memegang kursi rodanya

"Singkirkan tanganmu" Raffa kembali berteriak teriak

"Ga mau, aku mau mulai pendekatan ke mas, mana bisa aku ngebiarin mas meninggalkanku begitu saja disini"

"Kenapa kamu begitu keras kepala? Kamu ga takut sama aku?"

"Memang butuh orang seperti aku yang keras kepala untuk menghadapi mas Raffa, aku ga akan takut sama mas karena setelah menikah aku akan menghabiskan sisa waktuku sama mas" Alina mendorong kursi roda Raffa ke dalam rumah sambil tersenyum. Raffa hanya bisa pasrah dan marah

Ketika sampai di dalam rumah, Papa dan Mama pun dikejutkan dengan pemandangan tersebut. Mereka begitu senang karena akhirnya Raffa mau terbuka dengan Alina

"Pa.. Ma.. sudah pulang?" tanya Alina ramah

"Sudah,, kalian habis dari mana?"

"Kami habis mengobrol di taman Ma" jawab Alina dengan riang. Raffa masih terdiam tak mengeluarkan suara sedikit pun, bahkan menoleh ke arah mereka pun tidak

Raffa bergegas ingin meninggalkan mereka tapi Alina menahan kursi roda Raffa. "Mas Raffa mau kemana? Aku temenin ya"

"Aku mau ke kamar, kamu ga boleh ikut"

"Aku antar ya mas, aku ga akan masuk ko"

"Aku ga mau, kamu disini aja"

"Jangan gitulah Raffa, biarkan Alina mengantarmu, lagian kan cuma sampai depan kamar aja, dia juga ga akan masuk" pinta Papa

Raffa pun segera menuju kamarnya, dia tidak memperdulikan Alina yang sedari tadi mendorong kursi rodanya

"Mas, aku ga akan menyerah, mulai sekarang aku akan belajar untuk mencintai dan menyayangi mas Raffa"

Terpopuler

Comments

Ariyanti

Ariyanti

jangan ksh kendor 😂😂

2023-05-12

0

R⃟_nDia😎

R⃟_nDia😎

Pepet terus Lin.. tajir juga kan 🤣🤣🤣🤣🤣

2021-10-10

0

Fahri Surbakti Fahri

Fahri Surbakti Fahri

asyik...maju terus

2021-06-08

0

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan Dengan Big Boss
2 Bimbang Tiada Akhir
3 Persetujuan Alina
4 Fasilitas dari Keluarga Hadibrata
5 Pertemuan Dengan Mama Kirana
6 Gosip Tentang Alina
7 Hukuman Untuk Pembuat Onar
8 Penolakan Raffa
9 Penyebab Kecelakaan Raffa
10 Kunjungan ke Rumah Keluarga Hadibrata
11 Pertemuan Pertama Alina dan Raffa
12 Belajar Mencintai Raffa
13 Kembali Bekerja
14 Kedatangan Neysha dan Ettan
15 Persetujuan Raffa
16 Penampilan Baru Raffa
17 Pertemuan Keluarga
18 Persiapan Pernikahan
19 Gaun Pengantin
20 Ketemu Sahabat Lama
21 Senyuman Raffa
22 Menginap di Rumah Keluarga Hadibrata
23 First Kiss
24 Strawberry Cheesecake
25 Genggaman Tangan
26 Let Me Hug You
27 Reuni
28 Lunch Berdua
29 Bertemu Neysha
30 Kedatangan Nenek dan Syakila
31 Perhatian Raffa
32 Mengasuh Chelsea
33 Kejutan Untuk Alina
34 Dipingit
35 Akad Nikah
36 Resepsi
37 Konferensi Pers
38 Malam Pertama
39 Hari Manis
40 Kunjungan Setelah Nikah
41 Janji Raffa
42 Pendekatan
43 Jadian
44 Ketakutan Alina
45 Pernikahan Ettan dan Neysha
46 Masuk Kerja Lagi
47 Obrolan Ringan
48 Rapat
49 Nostalgia
50 Acara Amal
51 Lagu Untuk Suami Tercinta
52 Viral
53 Mata Mata
54 Ketahuan
55 Masalah Alina
56 Raffa Is Back
57 Pemecatan Juan
58 Lembur
59 Eric Kenzie
60 Raffa vs Eric
61 Berdamai
62 Photoshoot
63 Launching Produk
64 Liburan
65 Penculikan
66 Penembakan
67 Kehamilan Alina
68 Masih Kritis
69 Sadar
70 Keputusan Alina
71 Catra Levi Pradana
72 Surat Cerai
73 Cerai
74 Saling Merindu
75 Yuma Manggala Hadibrata
76 Mendekati Alina
77 Bertemu Lagi
78 Berhadapan
79 Jalan Jalan Dengan Yuma
80 Mulai Terungkap
81 Makan Siang
82 Kekesalan Alina
83 Bertengkar
84 Makan Malam
85 Kebenaran Yang Terungkap
86 Saran dari Mama dan Catra
87 Bertemu Yuma
88 Ruang Makan
89 Bertemu Neysha
90 Perlakuan Raffa
91 Tempat Favorit Raffa
92 Membuka Luka Lama
93 Quality Time
94 Mendesak Neysha
95 Majalah
96 Luluh
97 Bertemu Eric Lagi
98 Rencana Pernikahan
99 Meminta Restu
100 Menikah Lagi
101 Malam Yang Indah
102 Ingin Pulang
103 Rumah Penuh Kenangan
104 Ngemall
105 Syukuran
106 Kasih Sayang
107 Dukungan Orang Terdekat
108 Pertemuan Ettan dan Eric
109 Syal
110 Rencana Raffa
111 Acara Tahunan Pengusaha Muda
112 Acara Tahunan Pengusaha Muda (2)
113 Menjalani Perawatan
114 Hukuman Yang Setimpal
115 Harapan Yang Terkabul
116 Hal Bahagia
117 Wisata Lombok
118 Gili Terawangan
119 Makan Malam Romantis
120 Beli Oleh Oleh
121 Kesiangan
122 Menjemput Yuma
123 Ngantor Lagi
124 Ngantor Lagi (2)
125 Kehilangan Hp
126 Beli Hp Baru
127 Raffa Sakit
128 Ancaman Alina
129 Rencana Keluar Kota
130 Baking
131 Bernyanyi Bersama
132 Belajar Renang
133 Mengantar Yuma
134 Bali (1)
135 Bali (2)
136 Tom Yam
137 Alina Sakit
138 Hamil Anak Kedua
139 Morning Sickness
140 Ingin Selalu Berada Di Dekat Raffa
141 Siomay
142 The One And Only You
143 Kontrol Kehamilan Pertama
144 Manjat Pohon
145 Piano
146 Kram
147 Keputusan Yang Berat
148 Kontraksi Palsu
149 Saat Saat Menegangkan
150 Lahirnya Anak Kedua
151 Veeya Malika Hadibrata
152 Pertemuan Yuma dan Veeya
153 Kedatangan Teman Kantor
154 Kembali ke Rumah
155 Pengertian Alina
156 Kontrol Pertama
157 Restu Alina
158 Kabar Tentang Ethan
159 Kebaikan Hati Raffa
160 Sarapan Spesial
161 Anniversary
162 Restu Catra
163 Persiapan Lamaran
164 Beli Dress
165 Melamar Kila (1)
166 Melamar Killa (2)
167 Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (1)
168 Kebersamaan Keluarga Kecil Raffa
169 Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (2)
170 Ngedate
171 Akhir Bahagia
Episodes

Updated 171 Episodes

1
Pertemuan Dengan Big Boss
2
Bimbang Tiada Akhir
3
Persetujuan Alina
4
Fasilitas dari Keluarga Hadibrata
5
Pertemuan Dengan Mama Kirana
6
Gosip Tentang Alina
7
Hukuman Untuk Pembuat Onar
8
Penolakan Raffa
9
Penyebab Kecelakaan Raffa
10
Kunjungan ke Rumah Keluarga Hadibrata
11
Pertemuan Pertama Alina dan Raffa
12
Belajar Mencintai Raffa
13
Kembali Bekerja
14
Kedatangan Neysha dan Ettan
15
Persetujuan Raffa
16
Penampilan Baru Raffa
17
Pertemuan Keluarga
18
Persiapan Pernikahan
19
Gaun Pengantin
20
Ketemu Sahabat Lama
21
Senyuman Raffa
22
Menginap di Rumah Keluarga Hadibrata
23
First Kiss
24
Strawberry Cheesecake
25
Genggaman Tangan
26
Let Me Hug You
27
Reuni
28
Lunch Berdua
29
Bertemu Neysha
30
Kedatangan Nenek dan Syakila
31
Perhatian Raffa
32
Mengasuh Chelsea
33
Kejutan Untuk Alina
34
Dipingit
35
Akad Nikah
36
Resepsi
37
Konferensi Pers
38
Malam Pertama
39
Hari Manis
40
Kunjungan Setelah Nikah
41
Janji Raffa
42
Pendekatan
43
Jadian
44
Ketakutan Alina
45
Pernikahan Ettan dan Neysha
46
Masuk Kerja Lagi
47
Obrolan Ringan
48
Rapat
49
Nostalgia
50
Acara Amal
51
Lagu Untuk Suami Tercinta
52
Viral
53
Mata Mata
54
Ketahuan
55
Masalah Alina
56
Raffa Is Back
57
Pemecatan Juan
58
Lembur
59
Eric Kenzie
60
Raffa vs Eric
61
Berdamai
62
Photoshoot
63
Launching Produk
64
Liburan
65
Penculikan
66
Penembakan
67
Kehamilan Alina
68
Masih Kritis
69
Sadar
70
Keputusan Alina
71
Catra Levi Pradana
72
Surat Cerai
73
Cerai
74
Saling Merindu
75
Yuma Manggala Hadibrata
76
Mendekati Alina
77
Bertemu Lagi
78
Berhadapan
79
Jalan Jalan Dengan Yuma
80
Mulai Terungkap
81
Makan Siang
82
Kekesalan Alina
83
Bertengkar
84
Makan Malam
85
Kebenaran Yang Terungkap
86
Saran dari Mama dan Catra
87
Bertemu Yuma
88
Ruang Makan
89
Bertemu Neysha
90
Perlakuan Raffa
91
Tempat Favorit Raffa
92
Membuka Luka Lama
93
Quality Time
94
Mendesak Neysha
95
Majalah
96
Luluh
97
Bertemu Eric Lagi
98
Rencana Pernikahan
99
Meminta Restu
100
Menikah Lagi
101
Malam Yang Indah
102
Ingin Pulang
103
Rumah Penuh Kenangan
104
Ngemall
105
Syukuran
106
Kasih Sayang
107
Dukungan Orang Terdekat
108
Pertemuan Ettan dan Eric
109
Syal
110
Rencana Raffa
111
Acara Tahunan Pengusaha Muda
112
Acara Tahunan Pengusaha Muda (2)
113
Menjalani Perawatan
114
Hukuman Yang Setimpal
115
Harapan Yang Terkabul
116
Hal Bahagia
117
Wisata Lombok
118
Gili Terawangan
119
Makan Malam Romantis
120
Beli Oleh Oleh
121
Kesiangan
122
Menjemput Yuma
123
Ngantor Lagi
124
Ngantor Lagi (2)
125
Kehilangan Hp
126
Beli Hp Baru
127
Raffa Sakit
128
Ancaman Alina
129
Rencana Keluar Kota
130
Baking
131
Bernyanyi Bersama
132
Belajar Renang
133
Mengantar Yuma
134
Bali (1)
135
Bali (2)
136
Tom Yam
137
Alina Sakit
138
Hamil Anak Kedua
139
Morning Sickness
140
Ingin Selalu Berada Di Dekat Raffa
141
Siomay
142
The One And Only You
143
Kontrol Kehamilan Pertama
144
Manjat Pohon
145
Piano
146
Kram
147
Keputusan Yang Berat
148
Kontraksi Palsu
149
Saat Saat Menegangkan
150
Lahirnya Anak Kedua
151
Veeya Malika Hadibrata
152
Pertemuan Yuma dan Veeya
153
Kedatangan Teman Kantor
154
Kembali ke Rumah
155
Pengertian Alina
156
Kontrol Pertama
157
Restu Alina
158
Kabar Tentang Ethan
159
Kebaikan Hati Raffa
160
Sarapan Spesial
161
Anniversary
162
Restu Catra
163
Persiapan Lamaran
164
Beli Dress
165
Melamar Kila (1)
166
Melamar Killa (2)
167
Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (1)
168
Kebersamaan Keluarga Kecil Raffa
169
Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (2)
170
Ngedate
171
Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!