Persetujuan Raffa

Neysha segera bangun dan merapikan pakaiannya yang sudah acak acakan. Ettan membantu Neysha

"Kalian memang pasangan yang cocok, sama sama suka kekerasan" Neysha menyerang Alina

"Kamu jangan bicara macam macam. Selama kita kenal aku ga pernah melalukan kekerasan verbal ataupun fisik kepadamu" Raffa membela diri

"Sudahlah sebaiknya kalian pergi saja dari sini, kalian mau bikin keributan sampai kapan?"

Ettan mendekat ke Alina. "Kamu.. kamu belum menjadi istri Raffa saja sudah seperti ini, kalian tunggu saja pembalasanku" Ettan memegang rahang Alina

Raffa yang melihat itu langsung marah pada Ettan. "Lepaskan calon istriku, Lepaskan, kamu ga berhak menyentuh dia"

"Kenapa, kamu cemburu? Gimana kalau aku merebutnya dari kamu seperti aku merebut Neysha dari kamu? Akan seperti apa kamu nanti kalau aku merebutnya darimu?"

"Kamu ga akan bisa merebutnya dariku, aku akan melindunginya sekuat tenagaku"

"Hahahahaha" Ettan tertawa mendengar perkataan Raffa

"Aku tau kamu itu gimana Fa, aku akan membuktikan ucapanku itu. Lihat saja nanti, lagian ga ada satupun wanita yang tahan dekat orang pemarah sepertimu"

Ettan merangkul Neysha dan mengajaknya kembali ke mobil. Di mobil mereka masih melihat Raffa yang menatap mereka marah. Ettan pun mengemudikan mobilnya keluar rumah Raffa. Ettan merasa menang saat ini

Melihat mereka sudah keluar, Mama ingin menghampiri Raffa dan Alina tapi lagi lagi Papa menahannya. "Biarkan mereka Ma, biarkan mereka nenyelesaikan ini sendiri. Kita ga usah ikut campur. Biar Raffa keluar dari masalah ini. Biarkan dia mencari jalan keluar sendiri

"Tapi Pa.."

"Biarkan Raffa menyadari kalau Alina tulus dengannya Ma, mudah mudahan Raffa akan luluh dan menerima Alina dengan adanya kejadian ini"

" Iya Pa" Papa dan Mama pun masuk ke dalam rumah

Raffa masih mengepalkan tangannya dan masih memperlihatkan mukanya yang sedang marah. Alina sangat sadar akan hal itu. Alina pun menghampiri Raffa

"Mas Raffa gapapa?"

Raffa langsung menuju ke kamarnya, Alina memberikan waktu pada Raffa. Di dalam kamarnya, Raffa berteriak teriak sampai suaranya serak. Hal itu membuat hati Alina terenyuh. Dia sedikit lega karena bisa membantu Raffa

"Kamu gapapa Lin" tanya Mama saat Alina masuk ke rumah

"Aku gapapa Ma, tapi mas Raffa pasti sangat menderita" Alina pun menceritakan kejadian yang menimpa mereka. Dia menceritakan secara detail kejadian itu, tak ada yang ditutup tutupi

Tanpa sadar Mama kembali menetaskan air mata. "Lin, makasih ya kamu sudah bersama Raffa tadi. Mama ga tau apa yang akan terjadi kalau Raffa cuma sendiri"

....

Di dalam perjalanan, Neysha terus aaja memandang jendela. Ettan menyadarinya. "Kamu kenapa sayang?"

"Gapapa ko sayang, aku baik baik aja"

Ettan segera memarkirkan mobilnya di tepi jalan. Dia ingin berbicara pada Neysha. "Kamu ga usah bohong sama aku, kamu lagi mikirin Raffa kan?"

"Ga ko Tan, aku ga mikirin apa apa. Aku hanya liat pemandangan aja"

"Kamu ga pernah seperti ini dan sekarang tiba tiba melamun setelah bertemu sama mantanmu itu, apa kamu masih menyukainya?"

Neysha menggeleng. "Aku cemburu melihat dia ingin menikah dengan wanita itu, aku merindukan tatapan mata hangatnya kepadaku, aku merindukan tangannya yang selalu membelai rambutku, kenapa dia bisa menikahi wanita itu? Apa dia sudah benar benar melupakan aku?" gumam Neysha

....

Raffa terus saja memikirkan Neysha. Ini adalah pertama kalinya mereka bertemu kembali setelah kecelakaan yang dialaminya. Ada perasaan rindu dengannya tetapi lebih banyak perasaan kesal. Kesal karena wanita yang dicintainya ternyata selingkuh dengan temannya sendiri, kesal karena tiba tiba dia datang membawa undangan pernikahan, kesal karena mereka datang kesini hanya untuk berbuat onar

Raffa melihat undangan pernikahan Neysha dan juga Ettan. Tinggal beberapa minggu lagi mereka menikah. Raffa masih tidak dapat berpikir jernih, dia hanya memandang jendela kamarnya dan melamun disana

Malam harinya Raffa tidak bisa tidur. Dia terus memikirkan pernikahan Neysha dan Ettan. Masih ada cinta di hati Raffa untuk Neysha. Tetapi dia terlalu takut untuk memulai kembali. Dia takut kejadian yang sama akan terulang kembali. Oleh karena itu dia menutup diri pada semua wanita yang dikenalkan oleh kedua orang tuanya

Raffa tidak dapat tidur semalaman, dia terus terjaga. Alina yang sudah datang, langsung mencari Raffa di perpustakaan. Ketika Alina masuk, dia melihat Raffa yang tengah tertidur, tapi tidurnya tidak nyenyak. Alina memandangi wajah Raffa cukup lama

"Bagaimana perasaan mas Raffa sebenarnya, apa mas Raffa masih mencintai dia? Apa aku bisa menyembuhkan luka hati mas Raffa?" batin Alina. Alina pun menyentuh rambut gimbal Raffa bagian depan

Sadar ada seseorang yang telah menyentuhnya, Raffa pun terbangun dan membuka mata tiba tiba. "Sedang apa kamu disini?"

Alina kaget dan dia jatuh terduduk. "Aww.. mas Raffa kenapa sih selalu bikin kaget aku aja"

"Ck, kamu yang ngapain disini, pake acara megang megang rambutku segala"

"Ya gapapa dong, masa pegang rambut calon suaminya ga boleh, mas Raffa juga boleh ko pegang rambut aku, meluk juga boleh tapi ga boleh lebih" Alina memamerkan giginya yang putih

"Siapa juga yang mau meluk kamu"

"Ya siapa tau aja kangen sama aku terus mau meluk aku, aku ga bakalan nolak"

"Apa kamu selalu begini ke semua cowok?"

"Ya ga lah, aku kaya gini kan cuma sama mas Raffa aja, ke yang lain mana mau aku, aku kan bukan cewek yang gampang dipegang pegang sama cowok"

Raffa terdiam, dia teringat moment dimana Neysha berciuman dengan Ettan dan juga kejadian saat Ettan dan Neysha datang kerumah untuk memberikan undangan pernikahan. Seketika Raffa memejamkan mata sambil menggeleng keras dan raut wajahnya berubah marah

"Mas Raffa kenapa? Ko mukanya berubah banget kaya gitu" Alina heran melihat perubahan Raffa. Dia sudah menduga bahwa Raffa sedang mengingat kejadian yang berhubungan dengan Neysha

Raffa melihat Alina dengan sungguh sungguh, tatapan matanya sangat dalam seperti memohon agar dia dapat melupakan Neysha. "Kamu.. apa kamu benar benar mau menikah denganku dan menerima semua kekuranganku?"

Alina kaget Raffa menanyakan hal itu. Tatapan Alina berubah ke Raffa. Tatapannya sangat dalam seperti meyakinkan Raffa, "Aku mau menikah sama mas Raffa. Sebelum aku memutuskan untuk menerima pernikahan ini, aku sudah memutuskan untuk menerima semua kelebihan dan kekurangan mas Raffa. Aku akan belajar mencintai mas Raffa dan menjadi istri serta menantu yang baik"

"Aku setuju menikah denganmu, bantu aku melupakan Neysha"

Alina sangat senang mendengar hal ini. Dia refleks bangun dari posisi duduknya dan langsung memeluk Raffa. Raffa tidak menolak dan membalas pelukan Alina

"Makasih ya mas, aku janji akan sayang dan cinta sama mas Raffa"

Terpopuler

Comments

Queen Tdewa

Queen Tdewa

nyesel ujung2 jdi pelakor krna gak terima mantan kekasih udh pnya pengganti...emang enak

2022-11-22

0

fanthaliyya

fanthaliyya

yeeeeeey 👏👏

2021-05-10

0

Akbar

Akbar

alina orang yg berhati mulia, mga kebahagian menghampiri hidupnya

2020-12-17

4

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan Dengan Big Boss
2 Bimbang Tiada Akhir
3 Persetujuan Alina
4 Fasilitas dari Keluarga Hadibrata
5 Pertemuan Dengan Mama Kirana
6 Gosip Tentang Alina
7 Hukuman Untuk Pembuat Onar
8 Penolakan Raffa
9 Penyebab Kecelakaan Raffa
10 Kunjungan ke Rumah Keluarga Hadibrata
11 Pertemuan Pertama Alina dan Raffa
12 Belajar Mencintai Raffa
13 Kembali Bekerja
14 Kedatangan Neysha dan Ettan
15 Persetujuan Raffa
16 Penampilan Baru Raffa
17 Pertemuan Keluarga
18 Persiapan Pernikahan
19 Gaun Pengantin
20 Ketemu Sahabat Lama
21 Senyuman Raffa
22 Menginap di Rumah Keluarga Hadibrata
23 First Kiss
24 Strawberry Cheesecake
25 Genggaman Tangan
26 Let Me Hug You
27 Reuni
28 Lunch Berdua
29 Bertemu Neysha
30 Kedatangan Nenek dan Syakila
31 Perhatian Raffa
32 Mengasuh Chelsea
33 Kejutan Untuk Alina
34 Dipingit
35 Akad Nikah
36 Resepsi
37 Konferensi Pers
38 Malam Pertama
39 Hari Manis
40 Kunjungan Setelah Nikah
41 Janji Raffa
42 Pendekatan
43 Jadian
44 Ketakutan Alina
45 Pernikahan Ettan dan Neysha
46 Masuk Kerja Lagi
47 Obrolan Ringan
48 Rapat
49 Nostalgia
50 Acara Amal
51 Lagu Untuk Suami Tercinta
52 Viral
53 Mata Mata
54 Ketahuan
55 Masalah Alina
56 Raffa Is Back
57 Pemecatan Juan
58 Lembur
59 Eric Kenzie
60 Raffa vs Eric
61 Berdamai
62 Photoshoot
63 Launching Produk
64 Liburan
65 Penculikan
66 Penembakan
67 Kehamilan Alina
68 Masih Kritis
69 Sadar
70 Keputusan Alina
71 Catra Levi Pradana
72 Surat Cerai
73 Cerai
74 Saling Merindu
75 Yuma Manggala Hadibrata
76 Mendekati Alina
77 Bertemu Lagi
78 Berhadapan
79 Jalan Jalan Dengan Yuma
80 Mulai Terungkap
81 Makan Siang
82 Kekesalan Alina
83 Bertengkar
84 Makan Malam
85 Kebenaran Yang Terungkap
86 Saran dari Mama dan Catra
87 Bertemu Yuma
88 Ruang Makan
89 Bertemu Neysha
90 Perlakuan Raffa
91 Tempat Favorit Raffa
92 Membuka Luka Lama
93 Quality Time
94 Mendesak Neysha
95 Majalah
96 Luluh
97 Bertemu Eric Lagi
98 Rencana Pernikahan
99 Meminta Restu
100 Menikah Lagi
101 Malam Yang Indah
102 Ingin Pulang
103 Rumah Penuh Kenangan
104 Ngemall
105 Syukuran
106 Kasih Sayang
107 Dukungan Orang Terdekat
108 Pertemuan Ettan dan Eric
109 Syal
110 Rencana Raffa
111 Acara Tahunan Pengusaha Muda
112 Acara Tahunan Pengusaha Muda (2)
113 Menjalani Perawatan
114 Hukuman Yang Setimpal
115 Harapan Yang Terkabul
116 Hal Bahagia
117 Wisata Lombok
118 Gili Terawangan
119 Makan Malam Romantis
120 Beli Oleh Oleh
121 Kesiangan
122 Menjemput Yuma
123 Ngantor Lagi
124 Ngantor Lagi (2)
125 Kehilangan Hp
126 Beli Hp Baru
127 Raffa Sakit
128 Ancaman Alina
129 Rencana Keluar Kota
130 Baking
131 Bernyanyi Bersama
132 Belajar Renang
133 Mengantar Yuma
134 Bali (1)
135 Bali (2)
136 Tom Yam
137 Alina Sakit
138 Hamil Anak Kedua
139 Morning Sickness
140 Ingin Selalu Berada Di Dekat Raffa
141 Siomay
142 The One And Only You
143 Kontrol Kehamilan Pertama
144 Manjat Pohon
145 Piano
146 Kram
147 Keputusan Yang Berat
148 Kontraksi Palsu
149 Saat Saat Menegangkan
150 Lahirnya Anak Kedua
151 Veeya Malika Hadibrata
152 Pertemuan Yuma dan Veeya
153 Kedatangan Teman Kantor
154 Kembali ke Rumah
155 Pengertian Alina
156 Kontrol Pertama
157 Restu Alina
158 Kabar Tentang Ethan
159 Kebaikan Hati Raffa
160 Sarapan Spesial
161 Anniversary
162 Restu Catra
163 Persiapan Lamaran
164 Beli Dress
165 Melamar Kila (1)
166 Melamar Killa (2)
167 Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (1)
168 Kebersamaan Keluarga Kecil Raffa
169 Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (2)
170 Ngedate
171 Akhir Bahagia
Episodes

Updated 171 Episodes

1
Pertemuan Dengan Big Boss
2
Bimbang Tiada Akhir
3
Persetujuan Alina
4
Fasilitas dari Keluarga Hadibrata
5
Pertemuan Dengan Mama Kirana
6
Gosip Tentang Alina
7
Hukuman Untuk Pembuat Onar
8
Penolakan Raffa
9
Penyebab Kecelakaan Raffa
10
Kunjungan ke Rumah Keluarga Hadibrata
11
Pertemuan Pertama Alina dan Raffa
12
Belajar Mencintai Raffa
13
Kembali Bekerja
14
Kedatangan Neysha dan Ettan
15
Persetujuan Raffa
16
Penampilan Baru Raffa
17
Pertemuan Keluarga
18
Persiapan Pernikahan
19
Gaun Pengantin
20
Ketemu Sahabat Lama
21
Senyuman Raffa
22
Menginap di Rumah Keluarga Hadibrata
23
First Kiss
24
Strawberry Cheesecake
25
Genggaman Tangan
26
Let Me Hug You
27
Reuni
28
Lunch Berdua
29
Bertemu Neysha
30
Kedatangan Nenek dan Syakila
31
Perhatian Raffa
32
Mengasuh Chelsea
33
Kejutan Untuk Alina
34
Dipingit
35
Akad Nikah
36
Resepsi
37
Konferensi Pers
38
Malam Pertama
39
Hari Manis
40
Kunjungan Setelah Nikah
41
Janji Raffa
42
Pendekatan
43
Jadian
44
Ketakutan Alina
45
Pernikahan Ettan dan Neysha
46
Masuk Kerja Lagi
47
Obrolan Ringan
48
Rapat
49
Nostalgia
50
Acara Amal
51
Lagu Untuk Suami Tercinta
52
Viral
53
Mata Mata
54
Ketahuan
55
Masalah Alina
56
Raffa Is Back
57
Pemecatan Juan
58
Lembur
59
Eric Kenzie
60
Raffa vs Eric
61
Berdamai
62
Photoshoot
63
Launching Produk
64
Liburan
65
Penculikan
66
Penembakan
67
Kehamilan Alina
68
Masih Kritis
69
Sadar
70
Keputusan Alina
71
Catra Levi Pradana
72
Surat Cerai
73
Cerai
74
Saling Merindu
75
Yuma Manggala Hadibrata
76
Mendekati Alina
77
Bertemu Lagi
78
Berhadapan
79
Jalan Jalan Dengan Yuma
80
Mulai Terungkap
81
Makan Siang
82
Kekesalan Alina
83
Bertengkar
84
Makan Malam
85
Kebenaran Yang Terungkap
86
Saran dari Mama dan Catra
87
Bertemu Yuma
88
Ruang Makan
89
Bertemu Neysha
90
Perlakuan Raffa
91
Tempat Favorit Raffa
92
Membuka Luka Lama
93
Quality Time
94
Mendesak Neysha
95
Majalah
96
Luluh
97
Bertemu Eric Lagi
98
Rencana Pernikahan
99
Meminta Restu
100
Menikah Lagi
101
Malam Yang Indah
102
Ingin Pulang
103
Rumah Penuh Kenangan
104
Ngemall
105
Syukuran
106
Kasih Sayang
107
Dukungan Orang Terdekat
108
Pertemuan Ettan dan Eric
109
Syal
110
Rencana Raffa
111
Acara Tahunan Pengusaha Muda
112
Acara Tahunan Pengusaha Muda (2)
113
Menjalani Perawatan
114
Hukuman Yang Setimpal
115
Harapan Yang Terkabul
116
Hal Bahagia
117
Wisata Lombok
118
Gili Terawangan
119
Makan Malam Romantis
120
Beli Oleh Oleh
121
Kesiangan
122
Menjemput Yuma
123
Ngantor Lagi
124
Ngantor Lagi (2)
125
Kehilangan Hp
126
Beli Hp Baru
127
Raffa Sakit
128
Ancaman Alina
129
Rencana Keluar Kota
130
Baking
131
Bernyanyi Bersama
132
Belajar Renang
133
Mengantar Yuma
134
Bali (1)
135
Bali (2)
136
Tom Yam
137
Alina Sakit
138
Hamil Anak Kedua
139
Morning Sickness
140
Ingin Selalu Berada Di Dekat Raffa
141
Siomay
142
The One And Only You
143
Kontrol Kehamilan Pertama
144
Manjat Pohon
145
Piano
146
Kram
147
Keputusan Yang Berat
148
Kontraksi Palsu
149
Saat Saat Menegangkan
150
Lahirnya Anak Kedua
151
Veeya Malika Hadibrata
152
Pertemuan Yuma dan Veeya
153
Kedatangan Teman Kantor
154
Kembali ke Rumah
155
Pengertian Alina
156
Kontrol Pertama
157
Restu Alina
158
Kabar Tentang Ethan
159
Kebaikan Hati Raffa
160
Sarapan Spesial
161
Anniversary
162
Restu Catra
163
Persiapan Lamaran
164
Beli Dress
165
Melamar Kila (1)
166
Melamar Killa (2)
167
Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (1)
168
Kebersamaan Keluarga Kecil Raffa
169
Persiapan Pernikahan Kila-Ivan (2)
170
Ngedate
171
Akhir Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!