Contract

Tommy, asisten Alex, datang sambil membawa paper bag hanya selang beberapa menit setelah pria itu menelponnya untuk membawakan baju ganti ke VIP Room di restoran tempat Rianti bekerja.

Tommy mengernyit heran ketika melihat bos besarnya duduk berhadapan dengan seorang berseragam pelayan pada meja yang sama. Apalagi dengan kekacauan di hadapannya.

Pria tampan dengan wajah minim ekspresi itu masih menggunakan pakaian lengkap tapi dengan asesoris noda masakan di sekujur tubuhnya.

Tommy semakin tidak mempercayai penglihatannya, bukankah pria itu menderita obsessive compulsive disorder? Kecemasan yang berlebihan akan kebersihan?

Dan apa-apaan ini, kenapa pria itu masih duduk dengan santai sementara biasanya hanya karena debu saja dia mencuci tangannya berulang-ulang?

Dan lagi?

Mata Tommy semakin memicing. Pria berkaca mata itu terlihat heran menatap bos besarnya itu masih terlihat tenang dengan keadaan celana bahannya yang terlihat basah seolah habis tercebur di selokan.

What the hell?

Apakah bosnya punya kebiasaan baru? Kencan dengan wanita dan memakan makanannya langsung dari tubuhnya?

Semacam nyotaimori? Sashimi girl? Dan ini, Sashimi boy? Ish.

"Cepat berikan padaku, Tom."

Tommy segera mengangsurkan paper bag kepada Alex. pria itu segera berdiri dan menuju ke kamar mandi di sebelah dalam ruangan.

Rianti mendesah lega. Rasanya duduk berdua dengan Alex membuatnya sulit bernapas.

Tommy memandang gadis itu lekat, matanya membulat sempurna. Bukankah gadis ini yang dicari oleh bosnya.

"Apa yang terjadi?" tanya Tommy datar. Pengendalian diri yang luar biasa untuk tidak menunjukkan keterkejutannya pada gadis itu.

Bertahun-tahun mengikuti Alex membuat Tommy hampir sama sifat dan ekspresinya dengan Alex.

"Kau bertanya padaku?" Rianti menunjuk dirinya.

"Siapa lagi yang ada di sini?"

Rianti menarik napas. Detik jarum jam menjadi suara satu-satunya yang mengisi ruangan ini. Memang ruangan ini di setting kedap suara, sehingga kekacauan seperti apapun tidak akan terdengar dari luar ruangan.

"Aku menumpahkan makanan dan minuman pada pria tadi," Rianti tertunduk.

"Pria tadi? Kau tahu siapa dia?"

Rianti menggeleng lemah, "Mana aku tahu? Dia bukan presiden yang semua orang harus tahu, kan?"

"Dia Alexander Kemal Malik."

"Dari tadi semua orang membicarakan Alexander Kemal Malik... Alexander Kemal Malik. Aku sama sekali tak mengenal pria itu," napas gadis itu memburu menahan rasa takut dan marah sekaligus.

"Dan lagi, aku tidak sengaja menumpahkan semua ini. Pria itu menjegal kakiku. Aku terjatuh. Dan makanan itu tumpah ke arahnya," Nada Rianti terdengar putus asa. Air matanya mulai menggenang. Bagaimana bisa dia terlibat dengan pria yang sama sekali tidak dikenalnya?

“Hei! Why you're crying? Tommy, what are you doing?" suara Alex mengagetkan mereka. Pria itu menatap Tommy dan Rianti bergantian.

Rianti tersentak. Pria itu sudah kembali rapi dan sekarang sudah berdiri menjulang di hadapannya.

"Apa yang terjadi? Kenapa kamu menangis?"

"Sa-saya," Rianti gugup.

Mau berapa kali pun dia dengar, suara Alex memang tidak bagus untuk kesehatan jantungnya.

"Tommy?" Nada dingin yang menyebalkan, tapi memiliki daya pikatnya tersendiri.

"Maaf Sir. Saya hanya bertanya pada nona ini apa yang terjadi?"

Mata biru kehijauan Alex memancarkan sinar dingin yang membekukan.

"Urus kekacauan ini. Tommy!" perintahnya pada asistennya. "Dan kau," Alex memandang Rianti tajam, "ikut denganku. Aku akan meminta ganti rugi darimu.”

Rianti mendongak menatap wajah pria minim ekspresi yang sangat ingin sekali ditamparnya, namun sayangnya sangat tampan itu.

"Ma-maaf, Tuan. Sudah berulang kali saya bilang. Saya tidak punya lima ratus juta. Tidak bisakah jika saya mencucikan baju Anda saja?"

"Tidak. Bajuku sudah ternoda. Aku tidak bisa memakainya lagi. Kau ganti rugi atau aku telepon polisi."

Rianti berdecih, pria ini sungguh sangat sombong. Apa dia tidak pernah menonton televisi? Ada banyak deterjen yang bisa menghilangkan noda dengan sekali cuci?

"Tapi Tuan, apa tidak ada pilihan lain?"

"Aku tidak suka mengulang kalimatku dua kali."

Rianti mendengus pelan. Gadis itu tidak tahu lagi harus berkata apa. Lima ratus juta? Uang dari mana? Dan polisi? Ya Tuhan. Kenapa hari ini dia begitu sial?

Rianti hanya terdiam termangu tidak tahu harus berbuat apa? Otaknya susah untuk loding ketika melihat tatapan tajam pria itu.

Decakan terdengar, dan dengan kasarnya pria itu menyeret paksa Rianti keluar dari ruangan.

Rianti mencoba berontak tapi gengaman tangan itu terlalu kuat memaksanya hingga menjadi tontonan semua pengunjung restoran.

Beberapa pria bertubuh besar berseragam berusaha mengamankan tuan mereka sambil membentak beberapa pengunjung restoran yang ingin mengabadikan peristiwa itu dengan kamera handphonenya.

Bahkan manajer restoran, Pak Bramantyo tergopoh-gopoh mendekati Rianti dan Alex tapi hanya sia-sia karena bodyguard-bodyguard itu menahan mereka.

Sia-sia sudah. Percuma Rianti berteriak ketika tak seorang pun berani membantunya. Pesona dan kekayaan pria ini memang bisa membungkan apapun yang menghalangi jalannya.

"Masuk."

Rianti merasa tubuhnya terhempas di jok mobil warna silver yang empuk.

Alex mengitari mobil dan duduk di kursi kemudi. Rianti memperhatikan dalam diam.

Jika tidak ketakutan, mungkin Rianti akan terpesona dengan keindahan interior mobil ini. Sejenak ada keraguan ketika Rianti melirik sepatunya yang mungkin akan menodai karpet beludru hitam di bawah kursi penumpang. Rianti duduk dengan kaku berusaha agar kakinya tidak banyak bergerak dan mengotori isi mobil.

Gadis itu hanya bisa menahan napas, mulutnya komat-kamit berdoa agar sepatu buluknya tidak meninggalkan jejak di sana.

Mengotori bajunya saja dendanya lima ratus juta, apalagi mobilnya?

"Kau suka?"

Rianti mengernyit keheranan. Suka? Siapa yang suka dijebak? didenda? Apalagi duduk satu mobil dengan pria angkuh, minim ekspresi, dan seenaknya sendiri menculik anak gadis orang seperti ini? Meskipun sebenarnya dia kaya, tampan, dan berbadan seksi.

"Hei, kamu suka My Koeny? Koenigsegg CCXR Trevita? Dia sangat tampan, bukan?"

Mulut Rianti terbuka.

"Mobil ini. Kamu suka mobil ini?" Alex mendengus kesal Rianti tak memahami arah pembicaraannya.

"Mobil ini hanya ada beberapa saja di dunia."

Rianti memandang keheranan ke arahnya. Siapa yang tanya? Pikirnya dengan jengah.

Alex tersenyum manis. Alex sangat yakin kalau Rianti pasti akan menyukai dirinya.

Tidak ada wanita yang mampu menolak pesonanya. Tapi saat ini, pria itu hanya akan memamerkan mobil kebanggaannya yang ia dibeli dengan harga yang menguras kantong bahkan baginya yang merupakan pewaris kerajaan bisnis Malik's Corp.

Namun, tampaknya gadis di sampingnya itu justru terlihat ketakutan. Alih-alih kagum dengan fitur mewah mobilnya, Rianti semakin meringkuk dengan tubuh kaku. Itu bisa dilihat bagaimana Rianti meletakkan kedua tangan di atas pangkuan, sementara kakinya juga tidak bergerak dari posisinya.

Demi Tuhan! Gadis ini sangat menarik.

Bahkan saat berdua di mobil yang mana biasanya para wanita dengan agresif menyerangnya, Rianti hanya diam dengan wajah tegang dan ketakutan.

Apa mungkin pesonanya kini berubah menakutkan di mata wanita?

Ah Alex menyukai pemikiran itu.

Gadis ini berbeda dengan wanita lainnya. Dan dialah pilihan yang tepat untuk menjadi istri pura-puranya.

Alex tersenyum sambil melirik gadis di sampingnya. Di mobil termahal yang mungkin gadis itu pernah naiki, bukannya menggoda seperti kebanyakan wanita lain lakukan, ia justru memilih membeku di kursinya.

Haruskah Alex mengujinya dengan melepas dasi dan membuka sedikit kemejanya untuk memamerkan otot dadanya yang terbentuk sempurna?

"Kau tidak merasa gerah?" Alex mulai membuka dasi dan kancing atas kemejanya.

Gadis itu mengernyit keheranan, "Apakah Anda punya kelainan pada indra perasa Anda, Tuan? Ac mobil ini sangat dingin."

Shit.

Alex mengumpat dalam hati. Gadis itu sama sekali tidak melirik ke arahnya.

🍁🍁🍁

"Kita sudah sampai." Alex melepas sabuk pengaman dan bergegas turun dari mobil.

Pria itu berjalan memutar untuk membukakan pintu mobil untuk Rianti. Dilemparnya kunci mobil kepada para bodyguarnya yang mengikutinya sejak tadi.

Rianti mengerjap tak percaya melihat rumah yang begitu besar. Beberapa maid tampak membuka pintu lebar-lebar. Rianti membeku di tempat.

"Ini di mana?" Rianti mendesis ketakutan. Air matanya mulai mengembang. Hilang sudah rasa segan pada pria di depannya itu. “Apa yang akan kau lakukan? Kau tak berencana menjualku, kan?"

"Kalau kau tak segera masuk, aku bisa saja menjual organmu untuk ganti rugi padaku."

Mata Rianti melotot. "Kau apa?" air matanya mulai tumpah.

Alex meremas rambutnya kasar. Gadis ini benar-benar membuat emosinya terkuras.

"Demi Tuhan Rianti. Kenapa aku harus menjual organmu? Aku sudah cukup kaya tanpa menjualmu," Alex mendesis marah.

"Kalau kau merasa cukup kaya, kenapa kau masih minta ganti rugi padaku? Kau sudah tahu kan, kalau aku tidak punya uang sebanyak itu?"

Alex mengatupkan giginya, “Aku tidak butuh uangmu. Tapi aku butuh tanggung jawabmu."

"Kenapa aku harus bertanggung jawab padamu? Aku tidak menghamilimu?"

Alex menyugar rambutnya kasar, "Jadi harus hamil dulu untuk bertangung jawab? As you wish, baby. Aku bisa membuatmu hamil sekarang juga," Pria itu tersenyum smirk, memangkas jarak antara dirinya dan Rianti.

Gadis itu mundur selangkah dan menutup muka dengan kedua tangannya.

"Baik, baik. Aku akan tanggung jawab. Aku akan ganti rugi. Tapi menjauhlah dariku!”

Alex menyeringai, gadis ini sungguh unik. Dia seperti kucing kecil yang lucu. Berpura-pura kuat hanya untuk menutupi ketakutannya.

"Kalau begitu kita buat perjanjian. Agar kau tak kabur nantinya."

"Perjanjian?"

"Iya. Ikut aku masuk. Pengacaraku sudah menunggumu."

🍁🍁🍁

Terima kasih atas like, komen, dan vote-nya ya, readers.

Teşekkür ederim.

Terpopuler

Comments

Dessy Lisberita

Dessy Lisberita

seru ni

2024-11-02

0

Vien

Vien

anggap aja alex itu main course dan makanan di tubuh nya sebagai toping 😂

2023-01-06

2

Laela

Laela

hadeuh...🤣🤣🤣🤣

2022-12-11

0

lihat semua
Episodes
1 PENGENALAN TOKOH
2 Alexander Kemal Malik
3 Monica Young
4 Dinner
5 Monica's Family
6 Crazy Idea
7 She is Rianti Azalea Jauhar
8 The Woman Selected
9 Target
10 A Trap
11 Contract
12 Terikat
13 Terpesona
14 Bimbang
15 Sakitnya Dikhianati
16 Dating
17 Visual Tokoh
18 Romantic Dinner
19 Dragonfly
20 Jadian?
21 This Is Love
22 Tunangan
23 Terhempas Kenyataan
24 Jealous
25 Lamaran
26 Married
27 I'm Sorry
28 Honeymoon
29 Rencana Anne
30 Full Moon
31 Beautiful Night
32 Pulang
33 Inikah Rindu
34 Sickness
35 Shocked
36 Shocked (2)
37 I'm Promise
38 Keputusan
39 Oh My God, Lewi?
40 You Are Mine
41 Monica's Mission
42 Who is He?
43 Who is He? (2)
44 Monica Mission (1)
45 William Sean Waston
46 Trouble
47 Trouble (2)
48 Punishment
49 Trouble (3)
50 Trouble (4)
51 He is Dangerous
52 This is Time
53 This Is Time
54 Was She Kidnapped?
55 New Friend
56 Suspicious Thing
57 Angry
58 Mr. Arrogant
59 Meeting
60 The Games
61 The Retaliation
62 Rencana
63 Mengidam
64 Monica Mission (2)
65 Monica Mission (3)
66 She's Crazy
67 Trust Me
68 Help Me
69 Be Careful
70 Poor Lyca
71 Kabur
72 Let's Start This Game
73 The Paradise
74 The Paradise (2)
75 Play With Me? I'll Kill You
76 You Hit Me And I Hit You
77 Game Over
78 RIP Mach
79 I Love You
80 Kasta
81 Lelang Amal (Special Episode)
82 Firasat
83 Sakit Tapi Tak Berdarah
84 Sakit Tapi Tak Berdarah (2)
85 You are My Sunshine
86 Bayangan Masa Lalu
87 Dia Mesum
88 Taruhan
89 Kamu adalah Bukti
90 Sepenggal Kisah Masa Lalu
91 Sepenggal Kisah Masa Lalu (2)
92 The Love Triangle
93 Persiapan Reuni
94 Dori (Dorian Barqi Abbasy)
95 Perjalanan
96 Tanda Cintaku Untuk Pembaca Semua
97 Mantis
98 Reuni
99 Nikah Kontrak
100 Lyca Anabella Malik
101 Teşekkür ederim
102 Antonio Young
103 Perjanjian
104 Penghargaan
105 Penyesalan
106 Pengakuan
107 Bad News
108 Balap Mobil
109 Seni Seviyorum (Aku Mencintaimu)
110 Cinta Tak Harus Memiliki
111 Racing Car
112 Mengungkap Rahasia
113 Obat Nyamuk
114 Kencan Pertama
115 Aku Mau Kamu
116 Patah Hati
117 Who is She?
118 Sean's Mission
119 Kebohongan Itu Menyakitkan
120 Pasti akan Ada Pelangi Setelah Hujan
121 Ayo pulang!
122 Pulanglah
123 Sweetheart, Aku Mencintaimu
124 Mabuk
125 Birbirlerine ver ve birbirini tamamla
126 Morning Sickness
127 Morning Sickness (2)
128 Skandal
129 Menyusul Rianti
130 Pengakuan Anton
131 Perjuangan
132 Kejutan
133 Sabar
134 Gangguan
135 Dilema
136 Jejak Elena
137 Dia seorang psikopat
138 Maafkan Monica
139 Tetaplah di Sisiku
140 Poor Monica
141 Khawatir
142 Kencan
143 Malaikat Tak Bersayap
144 Umpan sudah Masuk Perangkap
145 Benimle Evlenir Misin?
146 RIP Elena?
147 Karma
148 Apa yang Terjadi dengan Sean?
149 White Room
150 Gundah
151 RIP ELENA
152 Perjuangan Anton
153 Queen?
154 Harapan
155 Akhir yang Indah?
156 Bucin
157 Ujian Cinta
158 Ujian Cinta Lyca
159 Anton's Choice
160 Rud Amnesia
161 Ngambeg
162 Salah Paham
163 Pupus
164 Poor Dori
165 Berharap Ditemukan
166 Gagal Lagi
167 Bad Boy
168 Undangan
169 Rahasia Anton
170 It's Hurt
171 Galau
172 Lewi Barqi Abbasy
173 Diterima
174 Perpisahan
175 Like Father, Like Son
176 The Wedding
177 Happily Ever After
178 Pesan dan Kesan
179 SPECIAL CAST
180 Give Birth
181 Welcome to The World, Baby El
182 Behind the Scenes
183 Pengumuman
184 Back To You
185 Leedon Road, Singapore
186 Hari Pertama Kuliah
187 TANDA CINTA BUAT PEMBACA
188 PULANG KAMPUNG
189 MY BABY GIRL
190 GIVEAWAY
191 MALAM PERTAMA
192 PERJODOHAN
Episodes

Updated 192 Episodes

1
PENGENALAN TOKOH
2
Alexander Kemal Malik
3
Monica Young
4
Dinner
5
Monica's Family
6
Crazy Idea
7
She is Rianti Azalea Jauhar
8
The Woman Selected
9
Target
10
A Trap
11
Contract
12
Terikat
13
Terpesona
14
Bimbang
15
Sakitnya Dikhianati
16
Dating
17
Visual Tokoh
18
Romantic Dinner
19
Dragonfly
20
Jadian?
21
This Is Love
22
Tunangan
23
Terhempas Kenyataan
24
Jealous
25
Lamaran
26
Married
27
I'm Sorry
28
Honeymoon
29
Rencana Anne
30
Full Moon
31
Beautiful Night
32
Pulang
33
Inikah Rindu
34
Sickness
35
Shocked
36
Shocked (2)
37
I'm Promise
38
Keputusan
39
Oh My God, Lewi?
40
You Are Mine
41
Monica's Mission
42
Who is He?
43
Who is He? (2)
44
Monica Mission (1)
45
William Sean Waston
46
Trouble
47
Trouble (2)
48
Punishment
49
Trouble (3)
50
Trouble (4)
51
He is Dangerous
52
This is Time
53
This Is Time
54
Was She Kidnapped?
55
New Friend
56
Suspicious Thing
57
Angry
58
Mr. Arrogant
59
Meeting
60
The Games
61
The Retaliation
62
Rencana
63
Mengidam
64
Monica Mission (2)
65
Monica Mission (3)
66
She's Crazy
67
Trust Me
68
Help Me
69
Be Careful
70
Poor Lyca
71
Kabur
72
Let's Start This Game
73
The Paradise
74
The Paradise (2)
75
Play With Me? I'll Kill You
76
You Hit Me And I Hit You
77
Game Over
78
RIP Mach
79
I Love You
80
Kasta
81
Lelang Amal (Special Episode)
82
Firasat
83
Sakit Tapi Tak Berdarah
84
Sakit Tapi Tak Berdarah (2)
85
You are My Sunshine
86
Bayangan Masa Lalu
87
Dia Mesum
88
Taruhan
89
Kamu adalah Bukti
90
Sepenggal Kisah Masa Lalu
91
Sepenggal Kisah Masa Lalu (2)
92
The Love Triangle
93
Persiapan Reuni
94
Dori (Dorian Barqi Abbasy)
95
Perjalanan
96
Tanda Cintaku Untuk Pembaca Semua
97
Mantis
98
Reuni
99
Nikah Kontrak
100
Lyca Anabella Malik
101
Teşekkür ederim
102
Antonio Young
103
Perjanjian
104
Penghargaan
105
Penyesalan
106
Pengakuan
107
Bad News
108
Balap Mobil
109
Seni Seviyorum (Aku Mencintaimu)
110
Cinta Tak Harus Memiliki
111
Racing Car
112
Mengungkap Rahasia
113
Obat Nyamuk
114
Kencan Pertama
115
Aku Mau Kamu
116
Patah Hati
117
Who is She?
118
Sean's Mission
119
Kebohongan Itu Menyakitkan
120
Pasti akan Ada Pelangi Setelah Hujan
121
Ayo pulang!
122
Pulanglah
123
Sweetheart, Aku Mencintaimu
124
Mabuk
125
Birbirlerine ver ve birbirini tamamla
126
Morning Sickness
127
Morning Sickness (2)
128
Skandal
129
Menyusul Rianti
130
Pengakuan Anton
131
Perjuangan
132
Kejutan
133
Sabar
134
Gangguan
135
Dilema
136
Jejak Elena
137
Dia seorang psikopat
138
Maafkan Monica
139
Tetaplah di Sisiku
140
Poor Monica
141
Khawatir
142
Kencan
143
Malaikat Tak Bersayap
144
Umpan sudah Masuk Perangkap
145
Benimle Evlenir Misin?
146
RIP Elena?
147
Karma
148
Apa yang Terjadi dengan Sean?
149
White Room
150
Gundah
151
RIP ELENA
152
Perjuangan Anton
153
Queen?
154
Harapan
155
Akhir yang Indah?
156
Bucin
157
Ujian Cinta
158
Ujian Cinta Lyca
159
Anton's Choice
160
Rud Amnesia
161
Ngambeg
162
Salah Paham
163
Pupus
164
Poor Dori
165
Berharap Ditemukan
166
Gagal Lagi
167
Bad Boy
168
Undangan
169
Rahasia Anton
170
It's Hurt
171
Galau
172
Lewi Barqi Abbasy
173
Diterima
174
Perpisahan
175
Like Father, Like Son
176
The Wedding
177
Happily Ever After
178
Pesan dan Kesan
179
SPECIAL CAST
180
Give Birth
181
Welcome to The World, Baby El
182
Behind the Scenes
183
Pengumuman
184
Back To You
185
Leedon Road, Singapore
186
Hari Pertama Kuliah
187
TANDA CINTA BUAT PEMBACA
188
PULANG KAMPUNG
189
MY BABY GIRL
190
GIVEAWAY
191
MALAM PERTAMA
192
PERJODOHAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!