Dia bernama Monica Young. Gadis cantik, model internasional, smart, anak taipan kaya blesteran Tarakan-Hongkong.
Cinta pertama Alexander Kemal Malik. Teman satu kampus saat di Harvard University, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.
Saat ini, Monica sedang membangun kerajaan bisnisnya sendiri di Hongkong.
Ketika orang tuanya bercerai, Monica lebih memilih ikut Mommy-nya pulang kembali ke Hongkong daripada mengikuti daddy-nya yang asli Tarakan-Kalimantan.
Gadis yang luar biasa cantik ini bergelut di bidang fashion. Jika Malik's Corp dan Young Enterprise bergabung pasti akan menjadi perusahaan raksasa di Asia yang bisa menguasai pasar dunia.
"Halo, Alex," suara renyah dari bibir mungil Monica membuat Alex tersenyum simpul meski tak melihat wajah cantik itu secara langsung.
Ya. Alex dan Monica memang sedang LDR.
Alex yang diberi tanggung jawab mengurus cabang perusahaan di Indonesia dan Singapura sedangkan Monica menjalankan bisnisnya di Hongkong.
“Hai. Bagaimana kabarmu, Sayang?" Alex tersenyum, meski sekarang ia masih ada di meeting room.
Pria itu duduk dengan santai sambil menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi walau diiringi dengan tatapan heran dari beberapa petinggi perusahaan karena Alex menghentikan begitu saja meeting mereka hanya karena panggilan telepon.
Pastilah telepon itu sangat penting. Kalau tidak, mana mungkin bos yang sangat perfecksionis seperti Alex mengangkat tangannya untuk menghentikan meeting?
Bahkan saat direktur bagian pemasaran tengah melakukan presentasi?
Tetapi, ketika melihat bos besar mereka yang biasanya bermuka datar itu sedang tersenyum dengan wajah bahagia, mereka seakan rela meetingnya ditunda.
“Aku baik. Kamu tahu, aku akan kembali ke Indonesia." Monica tersenyum bahagia. Membayangkan akan segera bertemu dengan Alex saja sudah membuat wajahnya merona.
“Benarkah?"
“Ya. Hari ini. Aku ada pemotretan di Bali selama beberapa hari."
"Oh.
“Baiklah. Sampai bertemu lagi. Aku sangat merindukanmu."
"Aku juga merindukanmu," Alex tertawa.
Oh God. Bos besar yang minim ekspresi itu tertawa? Rasanya akan banyak karyawan wanita Malik's Coorporation yang patah hati masal karenanya.
"Ok. Lanjutkan presentasinya!" Suara baritone Alex kembali terdengar mengintimidasi begitu panggilan dari ponselnya dimatikan.
🍁🍁🍁
Sementara itu di Kowloon, Hongkong.
Monica tersenyum tipis. Bibirnya yang merah merona itu tak henti-hentinya menyunggingkan senyum indahnya.
“Alex. Sebentar lagi kita bertemu. Aku sangat-sangat merindukanmu," gumam Monica sambil segera berkemas untuk menuju ke Hongkong International Airport. Langkahnya ringan dan lebar.
"Anda akan langsung ke Bandara, Nona?" Tanya Lucy, sekretaris Monica memastikan.
“Tentu."
"Tidak pulang dulu ke rumah?"
“Tidak."
"Mommy Anda?"
Monica mengernyit tak suka. "Katakan pada Mommy, aku pergi ke Jepang untuk kerja. Jangan katakan apapun tentang Indonesia."
“Yes, Miss," Lucy menganguk pasrah.
"Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan."
Monica berdecak.
Mommynya pasti akan melarangnya ke Indonesia. Selain karena trauma rumah tangga dengan Daddy-nya, juga karena Alex.
Entah kenapa Nyonya Alycia Young melarang keras hubungan putrinya dengan CEO muda Malik's Corporation itu.
🍁🍁🍁
"Kamu tahu sayang, kau tidak boleh berhubungan dengan Aexander. Keyakinan kita berbeda. Dan lagi, Alexander anak dari istri keduanya Mr. Malik. Mommy paling tidak suka dengan pelakor." Kata Nyonya Alycia berapi-api dalam bayangan Monica.
“Pelakor? Apa semua istri kedua pelakor, Mom?"
"Bukan seperti itu, tapi kamu tahu kan, orang biasa menikah dengan bangsawan kaya. Bisa jadi karena harta."
Monica mendengus. "Bagaimana Mommy tahu tentang keluarga Malik Mom?"
"Aku tahu. Dari gosib. Majalah, televisi, semua menyiarkan keluarga itu. They are crazy rich Asian (Mereka orang yang sangat kaya). Siapa yang tidak tahu tentang mereka? Semua orang juga tau.”
Monica berdecak malas. Jadi, Mommy lebih percaya dengan gosib?
"No.. No.. No tidak akan ada asap kalau tidak ada api. You bisa cari pria manapun, selain Alexander. Selain itu, dia juga selalu berganti-ganti wanita. Seperti pengaman saja. Hanya digunakan sekali pakai.”
"What?" mata Monica melotot.
Nyonya Alycia menyeringai tajam, "Hei, kenapa kamu terkejut? Bukankah kenyatannya seperti itu? Alex dengan mudahnya mendapatkan dan mencampakkan wanita? Hanya sekali pakai."
Monica menggelengkan kepalanya jengah. Kenapa harus seperti itu peribahasa yang digunakan Mommy?
"Seperti daddy, bukan?"
“No. Daddymu menikah lagi semua karena kesalahan Mommy."
"No..No...No..., itu karena Daddy tidak setia."
“Dear, kamu harus bisa memaafkan Daddy.”
"No! Mom. Daddy meninggalkan Mommy demi wanita lain."
Nyonya Alycia mengambil napas panjang, "Mungkin bukan Daddy yang selingkuh, tapi Mommy yang salah. Mommy meninggalkan Daddy tanpa pamit. Ketika Grandpa sakit. Hingga Grandpa meninggal. Bertahun-tahun Mommy meninggalkan Daddy. Dan ketika Mommy kembali Daddymu sudah menikah, " mata Nyonya Alycia berkaca-kaca.
"I love him so much. And I hope he's happily ever after. (Aku sangat mencintainya dan berharap dia bahagia selamanya)."
"Meski Mommy terluka?"
"Ya. Daddy lebih bahagia dengan Mariana daripada sama Mommy. Kamu tahu, Indonesian's tradition, makan tidak makan asal kumpul. Mommy yang mewarisi perusahaan grandpa akan tetap tinggal di Hongkong. Dan Daddy-mu tidak akan mungkin meninggalkan Indonesia," Mommy terdiam.
"Bagiku, mencintai saja cukup. Dan melihat mereka bahagia, Mommy juga bahagia."
"Aku sayang Mommy.”
Alycia Young tersenyum.
“Please, lupakan Daddy. Mommy wanita cantik yang bisa dapatkan pria yang lebih segalanya dari Daddy."
Nyonya Alycia menyentil dahi putrinya, sayang.
"Kau. Anak nakal. Mommy tidak akan menikah sebelum kamu menikah."
"Benarkah? Dan artis muda yang mendekati, Mommy itu? Siapa dia?" Monica mengedipkan matanya.
"No... No... No. Itu hanya gosip," Nyonya Alicia tertawa.
Monica memeluk Mommynya erat. Itulah kenapa, Monica lebih memilih tinggal dengan Mommynya untuk mengurus perusahaan grandpa setelah beliau meninggal.
Hanya dia yang Mommynya punya. Karena setelah perceraiannya dengan Daddynya, Alycia Young, belum menikah lagi hingga sekarang.
🍁🍁🍁
"Nona, kita sudah sampai di bandara Sukarno-Hatta, Jakarta," Suara pilot mengagetkan Monica.
Ternyata cukup lama dia melamunkan Mommy-nya. Ada gelenyar aneh di hatinya. Perasaan bersalah karena tidak memberitahu Mommy kemana dia akan pergi.
Rasa rindunya yang membuncah pada Alex membuatnya tidak bisa berpikir jernih.
"Ok," Monica berjalan dengan tergesa diiringi dua bodyguardnya begitu tangga jet pribadinya terbuka.
“Sebentar lagi kita akan bertemu, Alex." gumamnya sambil tersenyum bahagia.
Penerbangan selama hampir lima jam membuat Monica meregangkan tubuhnya. Meski privat room-nya terasa nyaman tapi tetap saja capek mendera tubuhnya.
Mata Monica menyipit ketika hawa panas menyeruak saat Monica menginjakkan kaki keluar dari jet pribadinya yang terparkir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Di terminal kedatangan, Monica berusaha mencari sesosok wajah yang sangat dirindukannya. Tapi wajah blesteran tampan itu sama sekali tidak kelihatan.
“Miss, siapa yang Anda cari?" seorang pria tampan berwajah oriental berjas rapi menjajari langkahnya.
Monica menggeleng lemah. "Seseorang, Anton. Dia pasti lupa. Oh.. shit. Aku lupa memberitahunya untuk menjemputku." Monica menghentakkan kakinya kesal.
"Monica?! Kamu benar Monica, bukan?" Seorang pria setengah baya, botak dan tambun tiba-tiba saja datang tergopoh-gopoh menghampiri.
Kedua bodyguard Monica sigap melindunginya dari sisi kiri dan kanan wanita itu.
"Ini Daddy, Monica. Daddy! Aku kira, Mommymu bercanda ketika menelpon Daddy tadi."
"Daddy?"
"Yes. Your Daddy," pria itu menunjukkan foto Monica dan ibunya, Nyonya Alycia yang ada di layar ponselnya.
"Ini nomor Mommy-mu, kan? Alycia Young. Apakah kamu melupakan Daddy-mu?"
Monica mengerutkan keningnya, matanya memicing,
"Daddy. I'm sorry. Sudah lama sekali kita tidak bertemu. Apa yang daddy lakukan di sini?" Gadis itu kelihatan terkejut.
Sudah bertahun-tahun dan Daddynya berubah menjadi seperti ini?
Seorang pria setengah baya yang botak lagi gendut?
"Apalagi? Daddy menjemputmu!" Pria itu tersenyum.
"Hug me (peluk aku)," Pria itu melebarkan tangannya dan menarik putrinya lembut ke pelukannya.
Pria itu mengusap sudut matanya. Sudah sangat lama rasanya tidak memeluk gadis kecilnya itu seerat ini. Setelah bertahun-tahun hubungannya memburuk akibat perceraiannya dengan Alycia.
Monica membalas pelukan itu dengan canggung. Meski dulu ia masih sangat kecil saat perceraian kedua orang tuanya, tapi selama bertahun-tahun pria ini sama sekali tidak pernah menemuinya. Hingga Monica tidak mengenal Daddynya sendiri.
"Bagaimana Daddy tahu aku datang ke Indonesia?"
"Pagi tadi begitu Daddy selesai meeting, Mommy-mu menelpon Daddy. Dia sangat khawatir. Untung saja sekretarismu memberitahukan keberadaanmu. Mommy-mu segera meminta Daddy untuk memastikan keberadaanmu di sini.”
"Daddy masih berhubungan dengan Mommy?"
"Why not? Meski bukan suami istri lagi, tapi kita masih bisa bersaudara, bukan?"
Monica tertunduk,
"I'm Sorry Daddy. Aku memang tidak izin Mommy, karena Mommy pasti akan melarangku ke Indonesia seandainya dia tahu."
Pria itu mengacak rambut putrinya dengan sayang. Dia merasa benar-benar beruntung memiliki putri secantik ini. Monica memang seakan kloningan Park Min Young, model papan atas Korea Selatan.
"Jangan cemberut. Daddy akan mengajakmu pulang ke rumah. Adikmu sudah jadi model di Jakarta. Jadi kami membeli rumah juga di sini. Atau kau ingin pulang ke Tarakan?”
Alis Monica tertaut, " Oh Gosh. Rumah? Adik?"
Pria itu tersenyum lebar, “Yes, Bunda Marlina dan juga adikmu, Elena."
"No, aku bisa tinggal di hotel, Dad."
"Monica, sampai kapan kamu tidak bisa memaafkan Daddy? Daddy sayang sama kamu dan juga Mommy Alycia, nak. Tapi keadaanlah yang membuat semua menjadi rumit begini. Daddy mohon. Maafkan daddy."
🍁🍁🍁
Mencoba mencari visual Monica Young
Semoga cocok dengan espektasi yaa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 192 Episodes
Comments
Em Mooney
park min Young y...
2023-12-16
0
💋ShasaVinta💋
Anda salahh esemrealdaaa 😂😂😂😂 gak selamanya juga kaleeee istri kedua itu valak…. Lah eman salah kalo org biasa dpt jodohnya orang kaya….
2022-11-05
2
🍁ɴᷠɪͥʟͤᴜᷝᴅͣ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
wah2 monica anaknya pak budi yah😅😅😅
2022-11-05
0