P17

Nafas Disya tersenggal-senggal menuju satu rumah hijau yang ditunjuki oleh pemuda tadi, Ia menggaruk rambutnya yang sudah acak-acakan karena sudah banyak helaian yang keluar dari ikatannya yang mengendur, ia melirik sekitar rumah Caisar dengan diam dan rumit.. bahkan bibirnya terbuka sedikit melihatnya. Rumah ini hanya rumah yang terbuat dari papan dan dicat berwarna Hijau,. Meski begitu didepan rumahnya dipagar dengan rapi dan juga bersih. Ia membuka pagar itu dan meneguk salivanya, dibelakangnya ada supirnya yang mengikutinya.

Ia melirik sekeliling, rumah ini kecil, tapi ada banyak bunga-bunga cantik yang ditaroh didalam pot dari bungkusan Rondo yang dipotong, atau ada juga kaleng dari cat rumah, dan juga beberapa perkarangan lain, sangat cantik, ada juga pohon tebu berwarna ungu, namun sangat terawat dan juga bersih disana memanjang. Ada juga pohon mangga yang ada didepan rumahnya, dibawahnya ada kursi untuk duduk terbuat dari kayu-kayu yang dipotong rapi, lalu mejanya terbuat dari BAN Bekas. Rumah ini rumit untuk ia ceritakan. Ini jelek hanya saja menjadi cantik karena tataletak dan juga kebersihannya.

Ia gugup mengetuk pintu yang hampir lapuk dimakan rayap dihadapannya.

Tok.. Tok.. Tok... ia mengetoknya pelan dan memilih tangannya yang lain gugup, melirik kanan dan kiri masih penasaran akan rumah ini. ia mengipasi tubuhnya yang terasa panas.

“Iyaa .” Ujar dari dalam. Disya menegang dikalah mendengar suara perempuan, siapa itu? Perasanya jadi tak jaruan hingga sosok perempuan manis mengenakan baju sederhana keluar dan menatapnya.”Ehh iya kak cari siapa yah??” Tanyanya disana sopan.

Disya menatapnya tajam dan juga melirik dari atas kebawah,, ia tersenyum sinis. “Masih kalah jauh’ Gumamnya mengibaskan rambutnya kebelakang. Hal yang Disya lakukan itu tak sengaja membuat Cessy tak suka. itu tak sopan baginya.

Ehemmm..” gue kesini mau ketemu sama PACAR gue Pangeran.. dia sakit jadi gue mau jenguk.”Ujarnya disana dengan menekan kata pacar disana. Ia melirik perubahan wajah perempuan dihadapannya ini dengan tajam. Ia seakan-akan menekan jika Caisar adalah miliknya!

Cessy disana mengerutkan keningnya.” Kayaknya kamu salah rumah deh, disini enggak ada yang namanya Pangeran..” Ujarnya disana biasa saja. Matanya sudah menunjukan keyidak sukaan yang kentaa akibat etitut jeleknya Disya.

Disya melotot.”Enggak usah Bohong deh, tadi orang bilang ini rumahnya. Enggak mungkin dia bohong, Loe kalo mau nyembunyiin PACAR Gue sadar diri dong..”Ia menjulak bahunya Cessy membuat Cessy mundur beberapa langkah.

“Lohhh kurang ajar yah..!! kerumah orang nggak punya etitut.. pergi loe.!” Bentak Cessy tak suka. matanya yang garang menatap Disya tak suka. Disya disana membulatkan bibirnya. Baru kali ini ada yang mengusirnya dan berani kepadanya..!! waahwahh..!!!

Tapi sbeleum ia menjawab ada suara yang menghentikannya.” Cessy ada siapa? Kenapa tidak disuruh masuk???” Suara yang Disya kenal, ia mengerjab matanya menunjukan asal suara. Itu yang ia cari membuat ia mendorong Cesys ingin masuk.

“ISS apaan si nggak sopan banget. Keluar..!! ini kak ada cewek gila nyari pangeran,”Ujarnya Cessy menahan tubuhnya. Disya menepuk tangan Cessy keras.”minggir loe jangan halangin jkalan gue. itu pangeran gue..!!” Teriaknya.

Cessy tak terima menarik rambut Disya.”Pangeran pala loe..!! nggak ada pangeran-pangeran..!!” Bentaknya disana.

Cessy tak terima rambutnya ditarik ikut menarik rambut Disya membuat Disya mengerang merasakan sakit. Terjadilah perkelahian saling menarik, menjambak, memukul bahkan saling tending hingga pintu terbuka meniampilkan sosok pria yang menatap mereka kaget.

Caisar yang dari tadi mengerjakan tugasnya itu terganggu dengan suaranya tamu dan adiknya membuat ia mengernyit.. ia bertanya tapi makin rebut. Ketika ia ingin melihat pintu terbuka menampilksan Dosya dan sang adik saling jambak, ia mengerjab kaget dibuatnya.

Disya segra melepaskan cekalannya menatap Caisar penuh binar. Caisar disana terdiam melihat Disya yang ehem.. mirip gembel dan Cessy yang ikutan acak-acakan.. apa yang terjadi? Bagaimana pula ada Disya yang super kaya ada disini, tempat kumuh ini??

Oke Caisar terdiam menghentikan kedua perempuan tadi, ia sekarang tengah duduk dihadapannya Cessy dan Disya yang beradu sengit. Tadi Disya smepat diusir lagi oleh Cessy namun dihalangi oleh Caisarr karena membenarkan Disya pacarnya. Cessy menatapnya tak pecaya dan menggeleng.

Bagaimana bisa kakaknya punya pacar yang tak punya etitit begini ha?? Ini diluar nalarnya. Oh malangnya kakakku yang bagaikan malaikat harus berpacaran dengan Iblis. Apa tidak jungkar balik tu dunia?

Sedangkan Disya disana melirik rumah Caisar dengan pelan-pelan supaya tak terlihat oleh Caisar, tapi tingkahnya masih bisa idlihat oleh Caisar. Malah ia terlihat bagai anak kecil saat ini. Disya disana mengernyit panas, dirumah ini ada satu TV yang gendut tak seperti dirumahnya ramping, ada kursi juga tapi sudah using, lantainya sudah dilapisi dnegan semen namun aak kasar mangkanya dilapoisi tikar oleh Caisar.

“Cessy tolong bikin minuman buat kak Sasanya dong.”Ujar Caisar menyadarkan keduanya.

Cessy mendelik tak suka.”Ngapain kak? Nggak usah biar dia cepet pulang.”Ujarnya tak suka. ia melirik gelang Disya saja sudah tau bahwa Disya itu orang kaya

Disya disana mendelik.”He jadi adik kok durjana. Mau masuk neraka jalur apa loe.. ambilin cepet, gue kutukin juga loe nanti. Inget gue calon ipar loe.”Ujar Disya disana mengangkat dagunya sombong melirik Cessy.

Cessy melotot.”Najis. Sampek Kerbo betelur gue nggak bakal mau loe jadi ipar gue. gue bakal cari ipar yang seribu kali lebih baik dan beretitut dari loe..!” Ujar Cessy mengepalkan tangannya.

Pak. Disya tak segan memukul kepala Cessy. Cesy melotot dibuatnya.” Pangeran liat adik kamu jahat sama aku. Masa giyu padahalkan aku mau jenguk kamu.”Ujar Cessy menatap Caisar meminta pembelaan, wajanya ia iimut-imutkan dan suara yang manjanya. Cessy disana memberikan wajah hendak muntah dibuatnya.

Caisar disana memijit pelipisnya. “Cessy jangan cari masalah yah dek.”Ujar Caisar. Disya yang didukung memeleti Cessy dengan lidahnya seakan mengejek dan berkata jika ia menang.

Cessy tak terima.”Wah-wah. Ngajak gelud nih...!! Kakak nggak liat dia yang mukul kepala aku?”Tanya adik memelas. Caisar disana mengerjab menandakan Cessy harus mengala. Cesy yang dibuat begitu memeluk wajahnya dan memankan bahunya taks enang Karenna merajuk,. Ia menipiskan bibirnya dan juga mencebik.

Caisar menatap Disya menghela nafas.”Kamu sama siapa disini? Dan kenapa bisa jadi gini penampilan kamu???”Tanya Caisar dengan pelan.

“Yahhh kayak gembel yahkan kak? Mana bauk comberan lagi.”Ujar Cessy dengan riang dan polos mengejek Disya.

“Pangeran liat adik kamu.”Ujar Disya menatap Caisar seakan ternistakan dan teraniaya.

Caisar menghela nafas lagi, entah berapa kali ia menghela nafas. “ Kamu kenapa hmm?? kamu tidak apa-apa kan?”Tanyanya mengabaikan Cessy dna Disya yang rebut hal sepele.

“Kayaknya si masalahnya riimit kak, masuk kegangguan jiwa alias gila.”Sahut Cessy lagi polos denganw ajah tak berdosa.

Disya meliriknya dengan ancaman ’Kita musuhan’’ Itulah isyarat yang ia tunjukan.

Dan Cessypun juga mendelik seakan berkata ’Bendera perang berkibarlah..!!!’

Terpopuler

Comments

Pangeran Matahari

Pangeran Matahari

bom like thor



folback y

2021-10-30

0

fellyzziania

fellyzziania

whahahaha

2021-10-30

0

Herni Wati

Herni Wati

skalian lingling nya he he

2021-10-30

0

lihat semua
Episodes
1 Aku bukan pangeran 1
2 Bab 2
3 P3
4 p4
5 P5
6 p6
7 p7
8 p8
9 P9
10 P9
11 P11
12 P12
13 013
14 p14
15 p15
16 p16
17 P17
18 p18
19 P19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 23
25 24
26 25
27 26
28 27
29 28
30 29
31 30
32 32
33 32
34 33
35 34
36 35
37 36
38 Malam
39 Naif
40 Pergi
41 Pergi2
42 Siapa?
43 Terpisah
44 Keluarga Impian
45 Memulai
46 Jepit
47 Penolong
48 Perasaan
49 kabar
50 Kabar duka
51 Hampir
52 Alasan
53 Alasan
54 Tidak gratis
55 Curiga
56 Pergi
57 Pergi2
58 Bertemu
59 Bertemu 2
60 pulang
61 Siapa?
62 Marah
63 mencari
64 Mencari bantuan
65 Teman
66 Kalah materi
67 Kalah
68 Hilang
69 Tidak terima
70 Bertemu
71 Jahat
72 Alasan
73 Bukti
74 Pria Asing
75 Bertemu
76 Hutang Budi
77 Aku saja
78 Tetap kakak
79 Nakal
80 Pergi
81 Pilihan
82 Disya 1
83 Disya 2
84 Latihan
85 Marah
86 Rambutan
87 Teman baru
88 Bertemu kakak
89 Farel
90 Percakapan
91 Siapa?
92 Rahasia Caisar
93 Projek utama
94 Projek pertama 2
95 Cerita
96 cerita Disya
97 Cerita Disya lagi
98 Alasan lagi
99 Sultan edan
100 Ayah?
101 Pengumuman
102 Bukan ayahku
103 Cessy
104 Dendam Cleo
105 Anak baru
106 Sekolah baru
107 Disya jahat
108 Berangkat
109 Rafael
110 Hangat
111 Novel Baruuu
112 Lontong sayur
113 air keras
114 Balas
115 berikut menyeramkan
116 Horor
117 Sempurna
118 Sempurna
119 Disya
120 Bucin
121 Cleo
122 Sok berkuasa
123 Morgan
124 Alice sebenarnya
125 Pulang
126 Menurut Disya
127 Anak baru
128 Cio VS Caisar
129 Berantem
130 Volly
131 Sudah tau
132 Rafael sadar
133 Takut kehilangn
134 Fadly dan Cleo
135 marah
136 Biar aku
137 Healing
138 Bunga kembali mekar
139 Senyuman Itu
140 Tekanan
141 Bukan pilihan orang tua
142 Ancaman
143 SIAPA YANG SALAH?
144 Cari masalah
145 Anak dan bapak
146 Dava dan Disya
147 Dava dan Disya 2
148 Jawaban
149 Pembunuh
150 Resiko
151 Balas dendam
152 Pulang
153 membagongkan
154 Di pecat dari OSIS
155 Terganggu
156 Papa
157 Ungkapan hati Cleo
158 Aku pelaku
159 Di Usir
160 Tanpa syarat
161 Berkabar
162 Penculik
163 Morgan
164 Cemburuan
165 Disya bersalah?
166 Menolak
167 Juara
168 Berharga
169 Alasan bolos
170 Bagiku dia malaikat
171 Mama?
172 Sebenarnya tau
173 Cincin
174 Pemberian pertama
175 Pergi lagi
176 Salah kaprah
177 Bukan persoalan harta
178 Obat disya
179 Bertemu Ibu?
180 hanya orang asing
181 Sakit hati?
182 Masakan
183 CAISAR SAKIT
184 Berita Heboh
185 marahnya Cessy
186 Rekan kerja
187 beli tas
188 Menyenangkan
189 makan seafood
190 Ikut
191 Pengusaha nomor 1
192 Bertemu di acara
193 Fakta Alice dan Disya
194 Dalang semuanya
195 perkara sama
196 Masa lalu keluarga Willy
197 sudah tau
198 Sudah kaya baik hati juga
199 Menginap di rumah sultan
200 Makan malam
201 Penyerangan
202 tetap lebih baik
Episodes

Updated 202 Episodes

1
Aku bukan pangeran 1
2
Bab 2
3
P3
4
p4
5
P5
6
p6
7
p7
8
p8
9
P9
10
P9
11
P11
12
P12
13
013
14
p14
15
p15
16
p16
17
P17
18
p18
19
P19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
23
25
24
26
25
27
26
28
27
29
28
30
29
31
30
32
32
33
32
34
33
35
34
36
35
37
36
38
Malam
39
Naif
40
Pergi
41
Pergi2
42
Siapa?
43
Terpisah
44
Keluarga Impian
45
Memulai
46
Jepit
47
Penolong
48
Perasaan
49
kabar
50
Kabar duka
51
Hampir
52
Alasan
53
Alasan
54
Tidak gratis
55
Curiga
56
Pergi
57
Pergi2
58
Bertemu
59
Bertemu 2
60
pulang
61
Siapa?
62
Marah
63
mencari
64
Mencari bantuan
65
Teman
66
Kalah materi
67
Kalah
68
Hilang
69
Tidak terima
70
Bertemu
71
Jahat
72
Alasan
73
Bukti
74
Pria Asing
75
Bertemu
76
Hutang Budi
77
Aku saja
78
Tetap kakak
79
Nakal
80
Pergi
81
Pilihan
82
Disya 1
83
Disya 2
84
Latihan
85
Marah
86
Rambutan
87
Teman baru
88
Bertemu kakak
89
Farel
90
Percakapan
91
Siapa?
92
Rahasia Caisar
93
Projek utama
94
Projek pertama 2
95
Cerita
96
cerita Disya
97
Cerita Disya lagi
98
Alasan lagi
99
Sultan edan
100
Ayah?
101
Pengumuman
102
Bukan ayahku
103
Cessy
104
Dendam Cleo
105
Anak baru
106
Sekolah baru
107
Disya jahat
108
Berangkat
109
Rafael
110
Hangat
111
Novel Baruuu
112
Lontong sayur
113
air keras
114
Balas
115
berikut menyeramkan
116
Horor
117
Sempurna
118
Sempurna
119
Disya
120
Bucin
121
Cleo
122
Sok berkuasa
123
Morgan
124
Alice sebenarnya
125
Pulang
126
Menurut Disya
127
Anak baru
128
Cio VS Caisar
129
Berantem
130
Volly
131
Sudah tau
132
Rafael sadar
133
Takut kehilangn
134
Fadly dan Cleo
135
marah
136
Biar aku
137
Healing
138
Bunga kembali mekar
139
Senyuman Itu
140
Tekanan
141
Bukan pilihan orang tua
142
Ancaman
143
SIAPA YANG SALAH?
144
Cari masalah
145
Anak dan bapak
146
Dava dan Disya
147
Dava dan Disya 2
148
Jawaban
149
Pembunuh
150
Resiko
151
Balas dendam
152
Pulang
153
membagongkan
154
Di pecat dari OSIS
155
Terganggu
156
Papa
157
Ungkapan hati Cleo
158
Aku pelaku
159
Di Usir
160
Tanpa syarat
161
Berkabar
162
Penculik
163
Morgan
164
Cemburuan
165
Disya bersalah?
166
Menolak
167
Juara
168
Berharga
169
Alasan bolos
170
Bagiku dia malaikat
171
Mama?
172
Sebenarnya tau
173
Cincin
174
Pemberian pertama
175
Pergi lagi
176
Salah kaprah
177
Bukan persoalan harta
178
Obat disya
179
Bertemu Ibu?
180
hanya orang asing
181
Sakit hati?
182
Masakan
183
CAISAR SAKIT
184
Berita Heboh
185
marahnya Cessy
186
Rekan kerja
187
beli tas
188
Menyenangkan
189
makan seafood
190
Ikut
191
Pengusaha nomor 1
192
Bertemu di acara
193
Fakta Alice dan Disya
194
Dalang semuanya
195
perkara sama
196
Masa lalu keluarga Willy
197
sudah tau
198
Sudah kaya baik hati juga
199
Menginap di rumah sultan
200
Makan malam
201
Penyerangan
202
tetap lebih baik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!