P3

Semuanya menganga mendengarnya membuat mereka mau menjawab tapi Caisar sudah lebih dulu menyelah. " Oh maaf. Gue lupa..! Kan otak kalian kotor, mana bisa dicuci sama yang kotor... Temenan dong otak kalian sama godd nanti haha... " Caisar terkekeh dengan sinisya...

tangan mereka mengepal tat kalah Caesar memainkan mereka dan menghina mereka seperti itu membuat mereka menarik kera baju Caesar dan berteriak "Berani Loe sama gue ya? Ingat... Beasiswa Loe itu dari orang tua gue... jadi kalo bukan karena orang tua gue. Loe nggak bakal bisa sekolah disini.. paham? "Tanya dari Fadli sinis kepada Caesar yang tak tau diri gumamnya itu.

Caesar malah tersenyum "Ingat ya... Garis bawahi orang tua... Jadi loe harus tau karena orang tua loh, Lagi pula bukan Loe kan alasan kenapa gue bisa sekolah disini, jadi apa yang perlu Loe banggain ha? Dan satu hal lagi yang harus Loe tau. Kalo gue enggak pinter gue juga nggak bakal bisa dapat beasiswa.."Ujarnya dingin dikalah itu.

Bugh....

satu pukulan melayang Dipipinya caesar namun dengan mudahnya Caesar menahannya dan menatap tajam Bastian disana"Berani main tangan? Maaf tujuan gue sekolah bukan jadi tukang tinju ataupun aduh tanding. Tapi buat mas depan gue... jadi... "Ia menghempaskan tangan Fadli cepat karena tak suka diginikan. "Jangan ganggu gue...! Karena gue enggak selevel bukan sama kalian? jadi ngapain ngabisin waktu buat gue? "Ujarnya lalu pergi dari sana.

Fadli menatap Caesar dengan alis terangkat menguat yang lain diam.. "Sebenarnya apa si yang bikin kita benci sama dia semenjak masuk SMA? "Tanya Bastian aneh pada dirinya sendiri.

Fadli mengangkat bahu acuhnya. "Karena dia pernah nolak kita buat jadi teman nya dia. padahal dia nggak punya apa apa.. May Be. "Ujar Fadli.

Sedangkan Caesar sendiri tetap berjalan dengan santainya menuju sekolahnya namun ia sebenarnya sekarang sedang gelisah karena ia sudah telat. tapi ia harus apa sekarang? berlari juga tidak ada gunanya.

Ini semua gara gara anak yang enggak ada kerjaan itu...!... Dan sesampainya ia didepan gerbang sekolah ia menatap nanar sekolahnya yang sudah tutup itu..

Caisar mengusap kepalanya kasar karena telat...

tintin.....

suara mobil itu membuat Caisar menatap kebelakang.."Minggir.. minggir... Orang kaya mau lewat..! "teriak fadly dan teman temannya membuat Caisar tertegun...

Seketika pula gerbang itu dibuka, mungkin karena mereka adalah orang kaya dan juga anak pemilik yayasan membuat Caisar cepat cepat menyusul, namun Fadly dengan lantangnya bilang. "Jangan Sampek dia masuk pak... Jika dia masuk awas aja... Bapak kita hukum..!"Teriak Fadli kepada sang satpam Disana yang membuka pintu gerbang dan diangguki oleh teman temannya.

Satpam yang memang tau kearoganannya itu dengan gugup membuka pintu dan mengangguk"Ba baik dennn... "Jawabnya takut kepada Fadli.

Fadli tersenyum dibuat nya menatap Caisar yang ada Disana diam menatap mereka. "Bay bay anak yang dibuang...! "Ujarnya dengan lantang lalu memadukan mobilnya kedalam bagasi sekolah.

Satpam itu mendengus dibuatnya lalu mendekati Caisar yang diam menatap mereka karena sadar diri... ia menepuk pundaknya Caisar dan berkata. "Sekarang kamu biarkan mereka menghina kamu... Tapi kamu harus bisa membungkam mulut mereka dirasa depan ya..! " Ujarnya menepuk nepuk pundaknya Caisar dengan sayang.

Caisar yang dibuat seperti itu dan diberlakukan lembut membuat ia tersenyum. "Pasti...! "Jawabnya dengan penuh keyakinan meski sakit dihina tapi baginya lebih sakit lagi jika ia tetap ditempat tanpa ada kemajuan.

Satpam itu mengangguk menatap Caisar. "Yasudah kamu masuk gih... Kamu pergi keWC. bilang sama guru kalo bapak suruh kamu bersih WC sebagai hukumannya. Bapak tau kamu lelah... Sana... "Ujarnya.

Caisar tersenyum dibuatnya karena memang Satpam ini sangat baik, Ia mengambil tangan satpam tersebut dan berucap. "Makasih ya pak.. Bapak baik banget... "Jawabnya karena ini bukan pertama kali satpam ini berlaku baik dengannya

Satpam itu mengangguk dibuatnya membuat Caisar berjalan hati hati menuju WCnya, karena Satpam disini itu yang mengurus bidang kesiswaan yang telat...

Satpam pun kenapa berlaku seperti itu karena tak suka jika anak yang kaya yang telat biarkan sedangkan anda miskin harus dihukum. Baginya itu tidak adil membuat ia mencari cara sebaik mungkin supaya orang miskin pun bisa merasakan hal yang sama.

Menghukum anak orang kaya pasti sia sia saja karena ia kalah, kenapa tidak memberikan hukum sama dengan orang miskin saja bukan? Ia orang miskin membuat ia tau apa yang dirasakan orang lain.

Caisar cepat cepat masuk kedalaman WC yang ada dibagikan belakang... Dimana tempat yang sepi dan sunyi, Dimana ia bisa duduk sambil baca buku untuk menghabisi waktu hukumannya. Ya.. ia hanya pura pura dihukum saja dan ini lebih baik bukan?

Dulu Caisar selalu menolak jika dibuat begini. tapi ketika tau jika keadilan tak ditegakkan disini membuat ia juga tak menegakkan peraturan yang ada, baginya menjadi orang baik ditengah tengah orang jahat itu adalah kebodohan yang hakiki...

Bukan sekali atau dua kali ia telat.. Tapi berkali kali..

Ada yang bertanya kenapa?

karena ia harus mengurus adik adiknya dulu setiap pagi, memasak, menyiapkan baju adik nya yang paling kecil... Menunggu semua sudah siap baru ia bisa berangkat...

Ia mengambil sesuatu dalam tanya yang berisikan buku Filosofis yang sangat ia gemari karena ia suka berfikir... buku yang sudah usang karena ia beli buku bekas itu.. Iya hanya buku bekas karena tak mampu membeli buku baru..

Tapi tak apa baginya, selagi bisa dibaca dan dipamahi baginya... Ilmu itu tak akan berkurang hanya karena itu buku bekas atau buku baru bukan? dia akan tetap sama.. sama sama berisikan ilmu dan juga wawasan meskipun ia sudah usang sekalipun.

Sama dengan motonya Caisar.. Meskipun kaya sekalipun.. Jika tak bisa berguna untuk orang banyak. maka ia adalah orang yang paling miskin didunia dan hanya sampah masyarakat.. Lebih baik miskin tapi berguna maka ia adalah orang paling kaya...

Caisar sibuk membaca bukunya sampai lupa pada waktu... Terseret keduniawian Filosofi yang mampu membuat otaknya tak berhenti untuk berfikir...

sampai pada satu suara yang membut ia mengerutkan keningnya karena merasa terganggu..

Srekkk Sreeekkkk...

Caisar menghela nafas lalu menatap kesembarang arah disekitarnya... "Siapa Disana? "Gunanya Disana. Tapi Disana sangat sepi membuat ia melanjutkan bacaannya. Tak ada yang menyahut menguat ia berfikir mungkin cicak.. Karena ia sedang dibelakang gedung toilet itu...

Srekk... srekkkkk... sreekkkkk..

bunyinya semakin berisik membuat Caisar menutup bukunya kasar.. "Pengganggu... "Gumamnya kesal karena sudah mengganggukan konsentrasi nya dalam membaca. "Siapa Disana...?!! "Teriaknya Caisar disana karena tak juga disahuti...

.

.

Maaf ya selama ini belum Ya Up .. soalnya laptop author dibawa siangnya Novi buat kerja, dia pulang nya jam 4 sore kadang magrib juga... Jadi ya author fokus sama dua novel autogen yang udah lama aja dulu.

Dan sekarang Alhamdulillah Author udah punya laptop baru jadi insyallaha kan jalan lagi meski mungkin enggak serutan novel yang lama. Soalnya author juga kejar target Tanahnya mereka dan harus lulus dan ngerjain Tugas yang numpuk...

Terpopuler

Comments

@𝕳𝖆𝖜𝖆

@𝕳𝖆𝖜𝖆

mampir ka

2022-02-24

0

KHUMAIRA ALWI

KHUMAIRA ALWI

suka sama cerita kaya gini g bosen dan menarik, dr pd cerita ttg casanova menggagahi atau mafia tergila2 gadis desa atau suggar baby g suka kr udh ke tebak jalan cerita nya gimana, lebih baik kaya gini perjalanan hidup

2021-12-16

0

fellyzziania

fellyzziania

lanjut thor...

2021-10-03

1

lihat semua
Episodes
1 Aku bukan pangeran 1
2 Bab 2
3 P3
4 p4
5 P5
6 p6
7 p7
8 p8
9 P9
10 P9
11 P11
12 P12
13 013
14 p14
15 p15
16 p16
17 P17
18 p18
19 P19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 23
25 24
26 25
27 26
28 27
29 28
30 29
31 30
32 32
33 32
34 33
35 34
36 35
37 36
38 Malam
39 Naif
40 Pergi
41 Pergi2
42 Siapa?
43 Terpisah
44 Keluarga Impian
45 Memulai
46 Jepit
47 Penolong
48 Perasaan
49 kabar
50 Kabar duka
51 Hampir
52 Alasan
53 Alasan
54 Tidak gratis
55 Curiga
56 Pergi
57 Pergi2
58 Bertemu
59 Bertemu 2
60 pulang
61 Siapa?
62 Marah
63 mencari
64 Mencari bantuan
65 Teman
66 Kalah materi
67 Kalah
68 Hilang
69 Tidak terima
70 Bertemu
71 Jahat
72 Alasan
73 Bukti
74 Pria Asing
75 Bertemu
76 Hutang Budi
77 Aku saja
78 Tetap kakak
79 Nakal
80 Pergi
81 Pilihan
82 Disya 1
83 Disya 2
84 Latihan
85 Marah
86 Rambutan
87 Teman baru
88 Bertemu kakak
89 Farel
90 Percakapan
91 Siapa?
92 Rahasia Caisar
93 Projek utama
94 Projek pertama 2
95 Cerita
96 cerita Disya
97 Cerita Disya lagi
98 Alasan lagi
99 Sultan edan
100 Ayah?
101 Pengumuman
102 Bukan ayahku
103 Cessy
104 Dendam Cleo
105 Anak baru
106 Sekolah baru
107 Disya jahat
108 Berangkat
109 Rafael
110 Hangat
111 Novel Baruuu
112 Lontong sayur
113 air keras
114 Balas
115 berikut menyeramkan
116 Horor
117 Sempurna
118 Sempurna
119 Disya
120 Bucin
121 Cleo
122 Sok berkuasa
123 Morgan
124 Alice sebenarnya
125 Pulang
126 Menurut Disya
127 Anak baru
128 Cio VS Caisar
129 Berantem
130 Volly
131 Sudah tau
132 Rafael sadar
133 Takut kehilangn
134 Fadly dan Cleo
135 marah
136 Biar aku
137 Healing
138 Bunga kembali mekar
139 Senyuman Itu
140 Tekanan
141 Bukan pilihan orang tua
142 Ancaman
143 SIAPA YANG SALAH?
144 Cari masalah
145 Anak dan bapak
146 Dava dan Disya
147 Dava dan Disya 2
148 Jawaban
149 Pembunuh
150 Resiko
151 Balas dendam
152 Pulang
153 membagongkan
154 Di pecat dari OSIS
155 Terganggu
156 Papa
157 Ungkapan hati Cleo
158 Aku pelaku
159 Di Usir
160 Tanpa syarat
161 Berkabar
162 Penculik
163 Morgan
164 Cemburuan
165 Disya bersalah?
166 Menolak
167 Juara
168 Berharga
169 Alasan bolos
170 Bagiku dia malaikat
171 Mama?
172 Sebenarnya tau
173 Cincin
174 Pemberian pertama
175 Pergi lagi
176 Salah kaprah
177 Bukan persoalan harta
178 Obat disya
179 Bertemu Ibu?
180 hanya orang asing
181 Sakit hati?
182 Masakan
183 CAISAR SAKIT
184 Berita Heboh
185 marahnya Cessy
186 Rekan kerja
187 beli tas
188 Menyenangkan
189 makan seafood
190 Ikut
191 Pengusaha nomor 1
192 Bertemu di acara
193 Fakta Alice dan Disya
194 Dalang semuanya
195 perkara sama
196 Masa lalu keluarga Willy
197 sudah tau
198 Sudah kaya baik hati juga
199 Menginap di rumah sultan
200 Makan malam
201 Penyerangan
202 tetap lebih baik
Episodes

Updated 202 Episodes

1
Aku bukan pangeran 1
2
Bab 2
3
P3
4
p4
5
P5
6
p6
7
p7
8
p8
9
P9
10
P9
11
P11
12
P12
13
013
14
p14
15
p15
16
p16
17
P17
18
p18
19
P19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
23
25
24
26
25
27
26
28
27
29
28
30
29
31
30
32
32
33
32
34
33
35
34
36
35
37
36
38
Malam
39
Naif
40
Pergi
41
Pergi2
42
Siapa?
43
Terpisah
44
Keluarga Impian
45
Memulai
46
Jepit
47
Penolong
48
Perasaan
49
kabar
50
Kabar duka
51
Hampir
52
Alasan
53
Alasan
54
Tidak gratis
55
Curiga
56
Pergi
57
Pergi2
58
Bertemu
59
Bertemu 2
60
pulang
61
Siapa?
62
Marah
63
mencari
64
Mencari bantuan
65
Teman
66
Kalah materi
67
Kalah
68
Hilang
69
Tidak terima
70
Bertemu
71
Jahat
72
Alasan
73
Bukti
74
Pria Asing
75
Bertemu
76
Hutang Budi
77
Aku saja
78
Tetap kakak
79
Nakal
80
Pergi
81
Pilihan
82
Disya 1
83
Disya 2
84
Latihan
85
Marah
86
Rambutan
87
Teman baru
88
Bertemu kakak
89
Farel
90
Percakapan
91
Siapa?
92
Rahasia Caisar
93
Projek utama
94
Projek pertama 2
95
Cerita
96
cerita Disya
97
Cerita Disya lagi
98
Alasan lagi
99
Sultan edan
100
Ayah?
101
Pengumuman
102
Bukan ayahku
103
Cessy
104
Dendam Cleo
105
Anak baru
106
Sekolah baru
107
Disya jahat
108
Berangkat
109
Rafael
110
Hangat
111
Novel Baruuu
112
Lontong sayur
113
air keras
114
Balas
115
berikut menyeramkan
116
Horor
117
Sempurna
118
Sempurna
119
Disya
120
Bucin
121
Cleo
122
Sok berkuasa
123
Morgan
124
Alice sebenarnya
125
Pulang
126
Menurut Disya
127
Anak baru
128
Cio VS Caisar
129
Berantem
130
Volly
131
Sudah tau
132
Rafael sadar
133
Takut kehilangn
134
Fadly dan Cleo
135
marah
136
Biar aku
137
Healing
138
Bunga kembali mekar
139
Senyuman Itu
140
Tekanan
141
Bukan pilihan orang tua
142
Ancaman
143
SIAPA YANG SALAH?
144
Cari masalah
145
Anak dan bapak
146
Dava dan Disya
147
Dava dan Disya 2
148
Jawaban
149
Pembunuh
150
Resiko
151
Balas dendam
152
Pulang
153
membagongkan
154
Di pecat dari OSIS
155
Terganggu
156
Papa
157
Ungkapan hati Cleo
158
Aku pelaku
159
Di Usir
160
Tanpa syarat
161
Berkabar
162
Penculik
163
Morgan
164
Cemburuan
165
Disya bersalah?
166
Menolak
167
Juara
168
Berharga
169
Alasan bolos
170
Bagiku dia malaikat
171
Mama?
172
Sebenarnya tau
173
Cincin
174
Pemberian pertama
175
Pergi lagi
176
Salah kaprah
177
Bukan persoalan harta
178
Obat disya
179
Bertemu Ibu?
180
hanya orang asing
181
Sakit hati?
182
Masakan
183
CAISAR SAKIT
184
Berita Heboh
185
marahnya Cessy
186
Rekan kerja
187
beli tas
188
Menyenangkan
189
makan seafood
190
Ikut
191
Pengusaha nomor 1
192
Bertemu di acara
193
Fakta Alice dan Disya
194
Dalang semuanya
195
perkara sama
196
Masa lalu keluarga Willy
197
sudah tau
198
Sudah kaya baik hati juga
199
Menginap di rumah sultan
200
Makan malam
201
Penyerangan
202
tetap lebih baik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!