Semuanya menganga mendengarnya membuat mereka mau menjawab tapi Caisar sudah lebih dulu menyelah. " Oh maaf. Gue lupa..! Kan otak kalian kotor, mana bisa dicuci sama yang kotor... Temenan dong otak kalian sama godd nanti haha... " Caisar terkekeh dengan sinisya...
tangan mereka mengepal tat kalah Caesar memainkan mereka dan menghina mereka seperti itu membuat mereka menarik kera baju Caesar dan berteriak "Berani Loe sama gue ya? Ingat... Beasiswa Loe itu dari orang tua gue... jadi kalo bukan karena orang tua gue. Loe nggak bakal bisa sekolah disini.. paham? "Tanya dari Fadli sinis kepada Caesar yang tak tau diri gumamnya itu.
Caesar malah tersenyum "Ingat ya... Garis bawahi orang tua... Jadi loe harus tau karena orang tua loh, Lagi pula bukan Loe kan alasan kenapa gue bisa sekolah disini, jadi apa yang perlu Loe banggain ha? Dan satu hal lagi yang harus Loe tau. Kalo gue enggak pinter gue juga nggak bakal bisa dapat beasiswa.."Ujarnya dingin dikalah itu.
Bugh....
satu pukulan melayang Dipipinya caesar namun dengan mudahnya Caesar menahannya dan menatap tajam Bastian disana"Berani main tangan? Maaf tujuan gue sekolah bukan jadi tukang tinju ataupun aduh tanding. Tapi buat mas depan gue... jadi... "Ia menghempaskan tangan Fadli cepat karena tak suka diginikan. "Jangan ganggu gue...! Karena gue enggak selevel bukan sama kalian? jadi ngapain ngabisin waktu buat gue? "Ujarnya lalu pergi dari sana.
Fadli menatap Caesar dengan alis terangkat menguat yang lain diam.. "Sebenarnya apa si yang bikin kita benci sama dia semenjak masuk SMA? "Tanya Bastian aneh pada dirinya sendiri.
Fadli mengangkat bahu acuhnya. "Karena dia pernah nolak kita buat jadi teman nya dia. padahal dia nggak punya apa apa.. May Be. "Ujar Fadli.
Sedangkan Caesar sendiri tetap berjalan dengan santainya menuju sekolahnya namun ia sebenarnya sekarang sedang gelisah karena ia sudah telat. tapi ia harus apa sekarang? berlari juga tidak ada gunanya.
Ini semua gara gara anak yang enggak ada kerjaan itu...!... Dan sesampainya ia didepan gerbang sekolah ia menatap nanar sekolahnya yang sudah tutup itu..
Caisar mengusap kepalanya kasar karena telat...
tintin.....
suara mobil itu membuat Caisar menatap kebelakang.."Minggir.. minggir... Orang kaya mau lewat..! "teriak fadly dan teman temannya membuat Caisar tertegun...
Seketika pula gerbang itu dibuka, mungkin karena mereka adalah orang kaya dan juga anak pemilik yayasan membuat Caisar cepat cepat menyusul, namun Fadly dengan lantangnya bilang. "Jangan Sampek dia masuk pak... Jika dia masuk awas aja... Bapak kita hukum..!"Teriak Fadli kepada sang satpam Disana yang membuka pintu gerbang dan diangguki oleh teman temannya.
Satpam yang memang tau kearoganannya itu dengan gugup membuka pintu dan mengangguk"Ba baik dennn... "Jawabnya takut kepada Fadli.
Fadli tersenyum dibuat nya menatap Caisar yang ada Disana diam menatap mereka. "Bay bay anak yang dibuang...! "Ujarnya dengan lantang lalu memadukan mobilnya kedalam bagasi sekolah.
Satpam itu mendengus dibuatnya lalu mendekati Caisar yang diam menatap mereka karena sadar diri... ia menepuk pundaknya Caisar dan berkata. "Sekarang kamu biarkan mereka menghina kamu... Tapi kamu harus bisa membungkam mulut mereka dirasa depan ya..! " Ujarnya menepuk nepuk pundaknya Caisar dengan sayang.
Caisar yang dibuat seperti itu dan diberlakukan lembut membuat ia tersenyum. "Pasti...! "Jawabnya dengan penuh keyakinan meski sakit dihina tapi baginya lebih sakit lagi jika ia tetap ditempat tanpa ada kemajuan.
Satpam itu mengangguk menatap Caisar. "Yasudah kamu masuk gih... Kamu pergi keWC. bilang sama guru kalo bapak suruh kamu bersih WC sebagai hukumannya. Bapak tau kamu lelah... Sana... "Ujarnya.
Caisar tersenyum dibuatnya karena memang Satpam ini sangat baik, Ia mengambil tangan satpam tersebut dan berucap. "Makasih ya pak.. Bapak baik banget... "Jawabnya karena ini bukan pertama kali satpam ini berlaku baik dengannya
Satpam itu mengangguk dibuatnya membuat Caisar berjalan hati hati menuju WCnya, karena Satpam disini itu yang mengurus bidang kesiswaan yang telat...
Satpam pun kenapa berlaku seperti itu karena tak suka jika anak yang kaya yang telat biarkan sedangkan anda miskin harus dihukum. Baginya itu tidak adil membuat ia mencari cara sebaik mungkin supaya orang miskin pun bisa merasakan hal yang sama.
Menghukum anak orang kaya pasti sia sia saja karena ia kalah, kenapa tidak memberikan hukum sama dengan orang miskin saja bukan? Ia orang miskin membuat ia tau apa yang dirasakan orang lain.
Caisar cepat cepat masuk kedalaman WC yang ada dibagikan belakang... Dimana tempat yang sepi dan sunyi, Dimana ia bisa duduk sambil baca buku untuk menghabisi waktu hukumannya. Ya.. ia hanya pura pura dihukum saja dan ini lebih baik bukan?
Dulu Caisar selalu menolak jika dibuat begini. tapi ketika tau jika keadilan tak ditegakkan disini membuat ia juga tak menegakkan peraturan yang ada, baginya menjadi orang baik ditengah tengah orang jahat itu adalah kebodohan yang hakiki...
Bukan sekali atau dua kali ia telat.. Tapi berkali kali..
Ada yang bertanya kenapa?
karena ia harus mengurus adik adiknya dulu setiap pagi, memasak, menyiapkan baju adik nya yang paling kecil... Menunggu semua sudah siap baru ia bisa berangkat...
Ia mengambil sesuatu dalam tanya yang berisikan buku Filosofis yang sangat ia gemari karena ia suka berfikir... buku yang sudah usang karena ia beli buku bekas itu.. Iya hanya buku bekas karena tak mampu membeli buku baru..
Tapi tak apa baginya, selagi bisa dibaca dan dipamahi baginya... Ilmu itu tak akan berkurang hanya karena itu buku bekas atau buku baru bukan? dia akan tetap sama.. sama sama berisikan ilmu dan juga wawasan meskipun ia sudah usang sekalipun.
Sama dengan motonya Caisar.. Meskipun kaya sekalipun.. Jika tak bisa berguna untuk orang banyak. maka ia adalah orang yang paling miskin didunia dan hanya sampah masyarakat.. Lebih baik miskin tapi berguna maka ia adalah orang paling kaya...
Caisar sibuk membaca bukunya sampai lupa pada waktu... Terseret keduniawian Filosofi yang mampu membuat otaknya tak berhenti untuk berfikir...
sampai pada satu suara yang membut ia mengerutkan keningnya karena merasa terganggu..
Srekkk Sreeekkkk...
Caisar menghela nafas lalu menatap kesembarang arah disekitarnya... "Siapa Disana? "Gunanya Disana. Tapi Disana sangat sepi membuat ia melanjutkan bacaannya. Tak ada yang menyahut menguat ia berfikir mungkin cicak.. Karena ia sedang dibelakang gedung toilet itu...
Srekk... srekkkkk... sreekkkkk..
bunyinya semakin berisik membuat Caisar menutup bukunya kasar.. "Pengganggu... "Gumamnya kesal karena sudah mengganggukan konsentrasi nya dalam membaca. "Siapa Disana...?!! "Teriaknya Caisar disana karena tak juga disahuti...
.
.
Maaf ya selama ini belum Ya Up .. soalnya laptop author dibawa siangnya Novi buat kerja, dia pulang nya jam 4 sore kadang magrib juga... Jadi ya author fokus sama dua novel autogen yang udah lama aja dulu.
Dan sekarang Alhamdulillah Author udah punya laptop baru jadi insyallaha kan jalan lagi meski mungkin enggak serutan novel yang lama. Soalnya author juga kejar target Tanahnya mereka dan harus lulus dan ngerjain Tugas yang numpuk...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
@𝕳𝖆𝖜𝖆
mampir ka
2022-02-24
0
KHUMAIRA ALWI
suka sama cerita kaya gini g bosen dan menarik, dr pd cerita ttg casanova menggagahi atau mafia tergila2 gadis desa atau suggar baby g suka kr udh ke tebak jalan cerita nya gimana, lebih baik kaya gini perjalanan hidup
2021-12-16
0
fellyzziania
lanjut thor...
2021-10-03
1