Adventure sehari

Ziva, Sarah beserta Baron sudah siap untuk menyaksikan motor trail. Tapi sebelum berangkat mereka sempat berpamitan kepada tuan Harris. Tuan Harris sempat berpikir untuk melarang Ziva menyaksikan motor trail namun berkat bujukan Ziva yang memohon akhirnya tuan Harris luluh dan membiarkan mereka pergi asalkan Baron tetap mengikuti mereka.

Sarah secara perlahan berubah seratus delapan puluh derajat menjadi gadis yang modis dengan pakaian yang super keren, padahal di sekolah ia di kenal sebagai gadis yang cupu dengan kacamata yang super tebal di tambah pakaian yang ia kenakan terlihat dari keluarga miskin. Sarah melakukan penampilan menjadi cupu dan terlihat miskin itu cuman penyamaran semata karena ia ingin berteman dengan teman yang mau menerima ia apa adanya bukan karena ada apanya. Bahkan sopir yang selalu mengantar ia ke sekolah ia kenalkan sebagai papahnya dan mengaku hanya anak pembantu segala.

Setelah bertemu dengan Ziva, Sarah merasa akrab dengan Ziva dan hanya Ziva yang ingin berteman dengannya. Di situlah mereka saling mengenal satu sama lain dan mulai bersahabat, namun lambat lain Ziva mengenal identitas Sarah pada saat berkunjung ke rumahnya untuk mengerjakan tugas bareng. Di situlah Sarah menceritakan jati dirinya bahwa ia anak sultan dari timur tengah.

Ziva dan Sarah menikmati perjalanan mereka dengan udara yang masih sejuk padahal matahari sudah meninggi. Sementara Baron yang hampir beberapa kali mendorong motor bututnya tampak kelelahan.

"Om Baron taruh saja motor itu di warung, biar Ziva yang bonceng om Baron, nanti kita telat deh " ucap Ziva yang melihat warung di sebrang jalan.

"Nggak usah non biar om Baron ikutin kalian di belakang non Ziva dan non Sarah duluan saja" ucap Baron dengan ngos-ngosan.

"Ya sudah kalau begitu, Ziva tinggal ya" ucap Ziva yang mulai melajukan motornya diikuti Sarah dibelakangnya.

Beberapa kemudian Ziva dan Sarah sudah sampai di tujuan yaitu perlombaan motor trail.

Dan sudah dipenuhi dengan kalangan komunitas motor trail atau cross. Suasana itu begitu ramai dengan banyaknya wisatawan asing dan masyarakat setempat yang menjajakan dagangannya berupa souvernir khas negara C. Ziva dan Sarah memilih duduk di bawah pohon Pinus untuk menyaksikan perlombaan itu dan sebentar lagi perlombaan balap itu akan dimulai.

Panitia perlombaan balap motor trail mengumumkan bahwa masih tersisa 3 peserta yang belum daftar ulang. Kemudian panitia menyebutkan satu persatu nama itu dan salah satunya nama Ziva yang ia sebutkan dan menyuruh mereka untuk ke area panitia lalu kembali memberikan semangat kepada para peserta karena hadiah dari perlombaan itu bukan main-main.

Ziva yang mendengar namanya di sebut hanya bingung dan tidak berani bergerak ke area panitia. Sarah yang melihat Ziva tidak bergerak mulai berkata.

"Ziva cepat kau ke panitia nanti kamu di diskualifikasi. Sayang loh hadiahnya gede" ucap Sarah yang heboh.

"Ini pasti ulah kau kan, siapa yang menyuruh kau daftarkan aku ke perlombaan ini" ucap Ziva sambil berkacak pinggang.

"Aku, pliss ya Ziva ikut perlombaan itu soalnya aku juga ikut dan tidak ada yang tau kalau kau dan aku ikut perlombaan itu" ucap Sarah memohon.

Ziva sempat berpikir namun dengan cepat Sarah menyeretnya ke area panitia untuk melakukan pendaftaran ulang. Setelah selesai Sarah membawa Ziva ke ruang ganti untuk memakai baju jirah khusus pembalap setelah selesai mereka mengendarai motornya ke res area lintasan dan siap melakukan adventure dalam hutan.

"Ziva semangka ya, kau pasti kalah dari aku" ucap Sarah jahil.

"Jangan ngelucu, kita berdoa dulu semoga kita selamat dalam perlombaan balap ini dan selamat dari amarah kakekku nanti bila ia tahu bahwa aku ikut-ikutan beginian bisa berabe tau" ucap Ziva.

"Ayo kita berpetualangan" ucap Sarah.

"Ok adventure sehari" tawa Ziva.

Kemudian Mereka pun berdoa kepada Tuhan sang pencipta.

Sementara sekitar 30 peserta memenuhi area lintasan itu dan siap mengikuti lomba balap motor trail. Dan bunyi semprotan Pluit dari sang panitia menandakan bahwa mereka siap melajukan motornya dan bertarung untuk menjadi juara.

Satu persatu dari mereka mulai berjatuhan sementara Ziva dan Sarah melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan siap memperebutkan posisi pertama.

Ziva terus melajukan motornya dan begitu ahli melewati lintasan di daerah hutan, melintasi sungai, bebatuan,melewati lumpur bahkan membantu sesama peserta yang kesulitan.

"Ziva aku terjebak" ucap Sarah dengan berteriak yang sedang terjebak di area lumpur.

" Iya tunggu" ucap Ziva yang ingin membelokkan motornya.

"Nggak usah Ziva aku bisa keluar dari lumpur ini, cepat kau lajukan motormu kedepan" ucap Sarah.

"Ya sudah aku duluan ya" ucap Ziva yang meninggalkan Sarah.

Semoga kamu yang menang Ziva. batin Sarah.

Ziva melajukan terus motornya melewati semua lintasan yang sulit dan mendahului para peserta yang berada di kanca depan. Ia kini berduet sengit dengan sang juara bertahan motor trail itu. Sang juara bertahan dengan curang nya mendorong motor Ziva hingga motor itu oleng dan menabrak pohon Pinus sementara Ziva terjatuh dari motornya lalu berguling- guling hingga hampir saja terjatuh ke jurang dan untungnya ia masih bisa berpegangan di ranting pohon. Kemudian Ziva bangkit dan berjalan menuju motornya yang sudah tergeletak.

"Astaga orang itu cari gara-gara dengan aku" ucap Ziva kesal dengan kemarahannya karena berani berbuat curang terhadapnya.

Lalu Ziva menyalakan mesin motornya dan siap menyusul orang yang membuatnya hampir celaka.

Di pertengahan jalan motor yang sudah mendorong Ziva sudah terlihat di susul oleh Ziva dibelakangnya yang terus saja melajukan motornya karena sedikit lagi akan mencapai finis dan Ziva tidak mau kalah ia juga bergerak cepat dengan melajukan motornya. Peserta dengan no urut 1 itu pun adu kecepatan dengan Ziva namun Ziva yang terlihat ahli mengendarai motor cross mampu mendahului peserta itu. Kini riuh penonton yang heboh dengan kedatangan sosok pembalap yang hampir mencapai finis.

Ziva melajukan motornya dengan melintasi tebing yang menjulan tinggi dan berhasil menjadi juara 1 di perlombaan motor trail tahun ini, di susul peserta no urut 1 menjadi juara ke 2 dan beberapa peserta lainnya yang mencapai finis. Sementara Sarah menduduki posisi ke tujuh.

"Selamat ya, kau jadi juara motor trail tahun ini" ucap Sarah kemudian memeluk Ziva sebagai ucapan selamat dan salam persahabatan.

"Makasih ya, ini semua berkat kamu juga aku bisa memenangkan perlombaan ini" ucap Ziva bahagia.

"Sudah nama kamu sudah di sebut di podium" ucap Sarah yang begitu heboh.

"Ok aku ke situ dulu, kamu tunggu aku di sini ya" ucap Ziva.

Para peserta yang menempati posisi juara mulai berada di atas podium sama seperti Ziva yang sudah bergabung dengan mereka tanpa melepas helm yang ia kenakan.

"Bro lepas kek helemmu, nanti kita akan foto bersama" ucap peserta no urut 1 yang sewot melihat Ziva memakai helm terus dan sudah merebut posisi nya.

Untung mereka tidak tahu bahwa aku seorang wanita. Batin Ziva.

"Saya lagi flu bro" ucap Ziva dengan suara serak ala lelaki dewasa.

"Jangan di gangguin bro sang juara kita" ucap peserta satunya yang mungkin mereka saling kenal.

Panitia penyelenggara acara itu menyerahkan piala dan uang tunai. Untuk juara pertama memenangkan hadiah 30 juta, juara ke 2 20 juta dan juara ke 3 10 juta. Para pemenang perlombaan balap motor trail tampak bahagia menerima hadiah nya termasuk Ziva. Namun peserta no urut 1 yang bernama Yuda tidak rela gelar juara nya di menenangkan oleh Ziva. Semua para peserta balap itu tidak mengetahui bahwa yang menjadi juara motor trail tahun ini adalah seorang wanita, toh yang bernama Ziva kan bisa lelaki maupun perempuan.

Sementara Sarah bersorak gembira dan heboh menyaksikan sahabat nya di atas podium menerima piala. Sarah mengedarkan pandangannya karena suara segerombolan lelaki begitu heboh berbicara dengan temannya tepat disampingnya dan betapa kagetnya Sarah melihat orang yang ia kenal bahkan sering membullinya ada di sini siapa lagi kalau bukan Raihan.

Sarah sempat ingin bersembunyi tapi ia berfikir mana mungkin Raihan akan mengenali Sarah dengan baju balap yang belum sempat ia ganti. Sementara Ziva yang sudah turun dari podium berjalan menghampirinya.

"Ayo Ziva kita pergi dari sini" ucap Sarah berbisik dan menyeret Ziva ke ruang ganti.

"Iya deh, pelan-pelan tariknya" ucap Ziva.

Ruang ganti..........

"Aku melihat Raihan dan temannya ada di sini dan pasti mereka juga mengikuti lomba balap ini. Soalnya masih mengenakan baju balap" ucap Sarah sambil membuka resleting baju balapnya.

"Ooh, tapi untung mereka tidak mengenali kita" ucap Ziva yang sudah mengganti pakaiannya.

"Kita harus balik sebentar lagi mau turun hujan" ucap Sarah.

"Ayo" ucap Ziva yang sudah siap meninggalkan tempat itu.

"Tunggu om Baron kemana dari tadi tidak terlihat nyusulin kita" ucap Ziva bingung.

Tiba-tiba suara Baron terdengar mengomel.

"Hei kalian itu anak nakal dari tadi om Baron nyariin kalian dan ternyata kalian di sini" ucap Baron.

Mereka pun meninggalkan lokasi itu. Namun di perjalanan yang begitu sepi mereka di hadang oleh sekelompok lelaki berbaju hitam.

"Ziva tolong" ucap Sarah.

"Tidak...."

Bersambung............

Ini ya foto Ziva lagi balap....

semoga kalian suka 😁

Terpopuler

Comments

Leli Noer Octavia

Leli Noer Octavia

siapa itu yang nyulik?

2022-11-02

0

@. mm03

@. mm03

kreen...,joki motor triel nya cewek

2021-10-12

0

hiatus

hiatus

Bismillahirohmanirrohim ...amin😎😎🤦🏼‍♀️

2021-10-06

0

lihat semua
Episodes
1 Awal mula
2 Kehancuran
3 Bersembunyi
4 Ziva yang malang
5 Menjalani Kehidupan Baru
6 Perkelahian di sekolah
7 Mereka berdua
8 Hukuman membawa berkah
9 Hadiah dari Kakek
10 Adventure sehari
11 Pertarungan
12 Amarah Ziva
13 Tuan Harris mulai bertindak
14 Ziva kelaparan
15 Rumah Baru
16 Perpisahan
17 Menuruti kemauan kakek
18 Hari yang melelahkan
19 Halte Bus
20 Fino Alexander
21 Khawatir
22 Ragu
23 Rumah Sakit
24 Perusahaan ZD Group
25 Harus Bisa
26 Tatapan membunuh
27 Darren Alexander Tiger
28 Pesta
29 Pesta 2
30 Lampion
31 Aku tidak mau tahu
32 Harus berpikir
33 Bertemu Kembali
34 Pengumuman
35 Di rundung
36 Ziva vs Darren
37 Mengetahui kebenaran
38 Gara-gara perjanjian
39 Menuju Kehancuran Perusahaan ZD Group
40 Kehancuran Perusahaan ZD Group
41 Kesedihan Ziva
42 Memulai usaha baru
43 Jadi bahan tertawaan
44 Merenovasi bangunan
45 Teman masa SMA (Raihan sang ketos)
46 Lagi-lagi Lelaki berbaju hitam
47 Semakin Dewasa
48 Fino jatuh cinta?
49 Berkenalan
50 Makan malam bersama
51 Menikahlah denganku
52 Rebutan Tissue
53 Terima kasih
54 Menjelang Ulang Tahun Alexander Group
55 Ulang tahun Alexander Group
56 Ceroboh
57 Kemarahan Darren
58 Musuhku yang sesungguhnya
59 Daerah Perbatasan
60 Berkumpul bersama
61 Sholat berjamaah
62 Tidak asing
63 Gadis cantik
64 Jangan Salahkan Aku
65 Terluka
66 Pemeriksaan
67 Di Ujung Tanduk
68 Perjodohan
69 Persiapan pernikahan
70 Menuju Akad
71 Sah
72 Berduka
73 Menolong
74 Jangan mendekat
75 Jangan tinggalkan aku
76 Tempat apa ini
77 Sebuah ciuman
78 Kabur
79 Fino pulang
80 Aku tidak berbuat apa-apa
81 Pertarungan kakak beradik
82 Dia Istriku
83 Pernikahan yang kedua kalinya
84 Menjadi Istri yang Baik
85 Aku ingin kau Hamil
86 Gara-gara Parfum
87 Salah Paham
88 Lebur seperti cendol
89 Merajuk
90 Tidak tahu jalan pulang
91 Aku membenci diriku
92 Aku membencimu tuan Alexander
93 Aku ingin pulang
94 Merindukanmu
95 Aku akan menjemputmu Zivanna
96 Meminta maaf
97 Ungkapan perasaan + Visual Pemain
98 Berusaha meminta restu
99 Ziva hamil ?
100 Titik terang
101 Pernikahan lagi
102 Menjadi istri seutuh mu
103 Menjadi Milikku
104 Siap menjadi ayah dan ibu
105 Kecemburuan Darren
106 Milan di jebak
107 Fino Bimbang
108 Kembalinya ke negara A
109 Hamil
110 Kekesalan Fino
111 Terbongkarnya kebusukan Sarah
112 Pernikahan Fino
113 Milan mempelai wanita nya
114 Tirai Pemisah
115 Memeriksa kandungan
116 Cobaan Ibu Hamil
117 Permintaan Ziva
118 Pencarian Sekretaris Baru
119 Teman Kecil
120 Rissa Ngamuk
121 Menjadi suami siaga
122 Jones Si Pemberani
123 Detik-detik persalinan Ziva
124 Lahirnya Buah Hati Kembarku
125 Promosi Novel Baru
126 Promosi Novel Baru
127 Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
128 Promosi Novel Baru ( Pernikahan Yang Terpaksa)
Episodes

Updated 128 Episodes

1
Awal mula
2
Kehancuran
3
Bersembunyi
4
Ziva yang malang
5
Menjalani Kehidupan Baru
6
Perkelahian di sekolah
7
Mereka berdua
8
Hukuman membawa berkah
9
Hadiah dari Kakek
10
Adventure sehari
11
Pertarungan
12
Amarah Ziva
13
Tuan Harris mulai bertindak
14
Ziva kelaparan
15
Rumah Baru
16
Perpisahan
17
Menuruti kemauan kakek
18
Hari yang melelahkan
19
Halte Bus
20
Fino Alexander
21
Khawatir
22
Ragu
23
Rumah Sakit
24
Perusahaan ZD Group
25
Harus Bisa
26
Tatapan membunuh
27
Darren Alexander Tiger
28
Pesta
29
Pesta 2
30
Lampion
31
Aku tidak mau tahu
32
Harus berpikir
33
Bertemu Kembali
34
Pengumuman
35
Di rundung
36
Ziva vs Darren
37
Mengetahui kebenaran
38
Gara-gara perjanjian
39
Menuju Kehancuran Perusahaan ZD Group
40
Kehancuran Perusahaan ZD Group
41
Kesedihan Ziva
42
Memulai usaha baru
43
Jadi bahan tertawaan
44
Merenovasi bangunan
45
Teman masa SMA (Raihan sang ketos)
46
Lagi-lagi Lelaki berbaju hitam
47
Semakin Dewasa
48
Fino jatuh cinta?
49
Berkenalan
50
Makan malam bersama
51
Menikahlah denganku
52
Rebutan Tissue
53
Terima kasih
54
Menjelang Ulang Tahun Alexander Group
55
Ulang tahun Alexander Group
56
Ceroboh
57
Kemarahan Darren
58
Musuhku yang sesungguhnya
59
Daerah Perbatasan
60
Berkumpul bersama
61
Sholat berjamaah
62
Tidak asing
63
Gadis cantik
64
Jangan Salahkan Aku
65
Terluka
66
Pemeriksaan
67
Di Ujung Tanduk
68
Perjodohan
69
Persiapan pernikahan
70
Menuju Akad
71
Sah
72
Berduka
73
Menolong
74
Jangan mendekat
75
Jangan tinggalkan aku
76
Tempat apa ini
77
Sebuah ciuman
78
Kabur
79
Fino pulang
80
Aku tidak berbuat apa-apa
81
Pertarungan kakak beradik
82
Dia Istriku
83
Pernikahan yang kedua kalinya
84
Menjadi Istri yang Baik
85
Aku ingin kau Hamil
86
Gara-gara Parfum
87
Salah Paham
88
Lebur seperti cendol
89
Merajuk
90
Tidak tahu jalan pulang
91
Aku membenci diriku
92
Aku membencimu tuan Alexander
93
Aku ingin pulang
94
Merindukanmu
95
Aku akan menjemputmu Zivanna
96
Meminta maaf
97
Ungkapan perasaan + Visual Pemain
98
Berusaha meminta restu
99
Ziva hamil ?
100
Titik terang
101
Pernikahan lagi
102
Menjadi istri seutuh mu
103
Menjadi Milikku
104
Siap menjadi ayah dan ibu
105
Kecemburuan Darren
106
Milan di jebak
107
Fino Bimbang
108
Kembalinya ke negara A
109
Hamil
110
Kekesalan Fino
111
Terbongkarnya kebusukan Sarah
112
Pernikahan Fino
113
Milan mempelai wanita nya
114
Tirai Pemisah
115
Memeriksa kandungan
116
Cobaan Ibu Hamil
117
Permintaan Ziva
118
Pencarian Sekretaris Baru
119
Teman Kecil
120
Rissa Ngamuk
121
Menjadi suami siaga
122
Jones Si Pemberani
123
Detik-detik persalinan Ziva
124
Lahirnya Buah Hati Kembarku
125
Promosi Novel Baru
126
Promosi Novel Baru
127
Promosi Novel ( Hot Daddy And Miss Mafia )
128
Promosi Novel Baru ( Pernikahan Yang Terpaksa)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!